Anda di halaman 1dari 14

1

Makna Taqiluun dan Tatafakkaruun dalam Al-Quran


Oleh: Iman Maulana Zulfa

A. Pendahuluan
Al-Quran sebagai salah satu mujizat Nabi s.a.w. Merupakan suatu pedoman
multidimensi dan meliputi semua aspek kehidupan alam semesta. Di dalamnya
tersusun ayat-ayat secara sistematis yang ditujukan kepada manusia. Sebagai
pedoman yang telah ditetapkan oleh pencipta alam semesta yaitu Allah s.w.t.
Manusia diciptakan oleh Allah s.w.t. dengan segala kesempurnaannya, melebihi
ciptaan Allah lainnya. Sudah sepatutnya apabila manusia itu bersyukur dengan
memanfaatkan kelebihan yang diberikan oleh-Nya. Salah satu kesempurnaan yang
dimiliki manusia adalah akal yang bisa berfungsi untuk berfikir.
Akal merupakan suatu kelebihan yang dimiliki manusia sebagai alat untuk
berpikir terhadap sesuatu yang telah dipesankan oleh Allah dan segala sesuatu yang
terjadi pada alam. Jika seorang muslim telah bisa menelaah kandungan Al-Quran,
baik yang tersurat dan tersirat tentang ayat-ayat Allah, maka manusia akan menempati
pada derajat yang tinggi.
Al-Quran dengan bahasa yang dimilikinya, mampu melahirkan ilmu-ilmu yang
berkembang pada saat ini. Maka dalam karya ilmiah ini, penulis akan mencoba
menggali makna yang terkandung dalam lafadz taqiluun dan tatafakkaruun dengan
kemampuan dan keilmuan yang penulis miliki. Diharapkan nantinya bisa
mengkondisikan akal terhadap makna-makna yang terkandung dalam Al-Quran, baik
yang tersurat maupun yang tersirat. Dan diharapkan juga bisa diaplikasikan untuk
kemanfaatan bagi kehidupan.

B. Pengertian Lafadz Taqiluun Dan Tatafakkaruun.
1. Lafadz Taqiluun
Dalam kamus bahasa arab lafadz taqiluun berasal dari akar kata aqala, dalam
bentuk masdarnya yaitu aqlun yang memiliki arti : akal/pikiran, hati, ingatan,
daya/kekuatan pikiran, faham, diyat, benteng, tempat berlindung
1
. Akal dalam Al-
Quran sering digambarkan dengan kegiatan orang-orang yang memahami,
mengamati dan mendalami segala ciptaan Tuhan (alam semesta) dan sekaligus
berdzikir mengenai kekuasaan Tuhan. Firman Allah :

1
.Ahmad Warson Munwwir,Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia,Pustaka Progressif,Surabaya,Cet.14-1997(Hal.957).

2
l. `_.:. !,. _!.ll !. !l1-, | .l.-l __
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada
yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu. (Q.S. Al-Ankabuut : 43)
Ayat Al-Quran maupun uraian kamus yang diberika diatas tidak menyebutkan
bahwa akal adalah daya pikir yang berpusat dikepala. Al-aql malahan dikatakan sama
dengan al-qalb yang berpusat didada.
2
Tetapi kata al-aql sering diartikan leterlek,
yaitu dengan pengertian otak yang ada dikepala.
Dapat penulis simpulkan,bahwa taqiluun merupakan proses bekerjanya akal
dalam mengkaji sesuatu. Karena dalam kondisi taqiluun, seseorang itu mempunyai
keterkaitan dengan kemampuan/kesanggupan berpikiran, sehingga akan menghasilkan
sesuatu pemahaman murni yang bermuara di dalam hati.

2. Lafadz Tatafakkaruun.
Dalam qaidah ilmu shorof, bahwa lafadz tatafakkaruun yang diartikan
memikirkan, teringat atau terkenang
3
, itu berasal dari kata fakara (fiil tsulatsi)
dengan ditambah ta dan tadhif ain fiil-nya, maka salah satu fungsinya yaitu:
menunjukan hasil dari asal fiil dengan tahapan satu demi satu.
Dari pengertian bahasa diatas dapat disimpulkan, bahwa tatafakkaruun
merupakan bekerjanya akal dalam mengkaji sesuatu secara mendalam dan terus
menerus dengan tahapan-tahapan, sehingga dapat menghasilkan pemahaman atau
pengetahuan yang baru.
Raghib Al-Ashfihani meriwayatkan beberapa pendapat kalangan sastrawan
Arab untuk menjelaskan makna asli penggunaan term bahasa Arab fikr. Ia berkata
Kalimat ini merupakan hasil proses perubahan dari bentuk kata al-fark (menggosok).
Bentuk fark digunakan untuk objek yang konkrit , sedangkan term fikr digunakan
untuk makna-makna objek pemikiran (abstrak). Ia adalah usaha menggali sesuatu dan
menemukannya untuk mencapai hakikatnya.
4





2
.Nasution Harun,Akal Dan Wahyu Dalam Islam,Universitas Indonesia (UI-Press),Jakarta,1986(Hal.8).
3
. Ahmad Warson Munwwir ,op.cit (Hal.1068).
4
.Yusuf Qardhawi,Al-Quran Berbicara Tentang Akal Dan Ilmu Pengetahuan;Penerjamah,Abdul Hayyie Al-Kattani,Irfan
Salim & Sohimien MH,Gema Insani Press,Jakarta,1998(Hal.42)

3
C. Ayat-Ayat Yang Berhubungan Dengan Lafadz Taqiluun Dan Tatafakkaruun.
Agar karya ilmiah ini tidak terlampau jauh dari masalah yang ada, maka penulis
akan membatasi pada ayat-ayat yang didalamnya terdapat lafadz taqiluun dan
tatafakkaruun, yaitu fiil mudhari dengan dhamir mukhothob dan jama, tidak dalam
bentuk lainnya. Dan disini penulis akan mengelompokan berdasarkan urutan surat
didalam Al-Quran.
Dalam buku Konkordansi Quran, disebutkan bahwa lafadz taqiluun didalam
Al-Quran ada 25 ayat yang terkandung dalam 17 surat,dan lafadz tatafakkaruun
didalam Al-Quran ada 4 ayat yang terkandung dalam 3 surat.
a. Ayat-ayat yang mengandung istifham inkari (afalaa taqiluun)
Q.S. Al-Baqarah : 44.
'.! . _!.l l!, ... >.. .. l.. ..>l l1-. __
mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan
diri (kewajiban) mu sendiri, Padahal kamu membaca Al kitab (Taurat)? Maka
tidaklah kamu berpikir?
Ayat-ayat yang senada dengan ayat diatas, separti terdapat dalam Al-Baqarah :
76, Ali Imran : 65, Al-Anam : 32, Al-Araaf : 169, Yunus : 16, Hud : 51, Yusuf : 109,
Al-Anbiyaa : 10 & 67, Al-Muminun : 80, Al-Qashash : 60, Yaasiin : 62 dan Ash-
Shaasaffat : 138.
b. Ayat-ayat yang berkaitan dengan Al-Quran.
Q.S. Yusuf : 2.
!.| ..l. !., !,,s >l-l _l1- . _
Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab,
agar kamu memahaminya.
Ayat yang berkaitan dengan Al-Quran seperti ayat diatas, yaitu Q.S. Az
Zukhruf : 3.
c. Ayat-ayat yang menjelaskan kekuasaan Allah.
Q.S. Al-Baqarah : 73.
!.l1 :,. !.-,, ,l . _`>`, < _..l ,`, ...,, >l- l
l1- . __

4
Lalu Kami berfirman: "Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina
itu !" Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dam
memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaanNya agar kamu mengerti.
Adapun ayat-ayat yang sejalan tentang menjelaskan tentang kekuasaan Allah
selain ayat diatas yaitu: Q.S. Al- Mumin : 67, Q.S. Asy-Syuaraa : 28 dan Q.S. Al-
Hadiid : 17.
d. Ayat-ayat yang berisikan tentang perintah dan larangan.
Q.S. Al-Baqarah : 219.
,.l:`. _s .>l ..l _ !., ".| ,, _... _!.ll
!...| _. !.-. .l :`. :!. 1.`, _ -l l.
_,,`, < `>l ., l- l `> .. __
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya
terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya
lebih besar dari manfaatnya". dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka
nafkahkan. Katakanlah: " yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir.
Ayat-ayat senada dengan ayat yang berisikan tentang perintah dan larangan
dalam pembahasan ini antara lain: Al-Baqarah : 242, Ali Imran : 118, Al-Anam : 151
dan An-Nuur : 61.
e. Ayat yang berisiskan tentang cobaan.
Q.S. Al-Baqarah : 266.
:, .> _>. .l .> _. _,>. ,!.s _>. _. !.`> .
`.. .l !, _. _ ,..l ,!. >l .` `,: ',!-.
!,!.! "!.s| , "! . .>! l. _,,`, < `l .,
>l-l _`>. . ___
Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan
anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; Dia mempunyai dalam kebun itu
segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang
Dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras

5
yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-
Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.
f. Ayat yang mengandung perbandingan.
Q.S. Al-Anam : 50.
_ `_ `>l _..s _> < `ls ,-l `_ >l _.| , l.
| _,. | !. _-`, _|| _ _> _.`. _.s ,.,l `>..
_
Katakanlah: aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada
padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku
mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. aku tidak mengikuti kecuali apa
yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan
yang melihat?" Maka Apakah kamu tidak memikirkan(nya)?".

D. Tafsir Ayat-Ayat Yang Berhubungan Dengan Lafadz Taqiluun Dan
Tatafakkaruun.
a. Q.S. Al-Baqarah : 44.
'.! . _!.l l!, ... >.. .. l.. ..>l l1-. __
Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan
diri (kewajiban) mu sendiri, Padahal kamu membaca Al kitab (Taurat)? Maka
tidaklah kamu berpikir?
Diketengahkan oleh Al-Wahidi Tsalabi, dari jalur Al-Kalbiy dan Abu Shalih,
dari Ibnu Abbas, berkata: Diturunkan ayat ini mengenai orang-orang Yahudi
Madinah. Seorang laki-laki diantara mereka mengatakan kepada saudara serumah dan
kaum kerabatnya serta kepada saudara-saudara sepersusuan mereka yang beragama
Islam: Tetaplah tinggal dalam agama yang kamu anut dan ikutilah apa yang
dianjurkan oleh laki-laki ini, karena kebenaran berada dipihaknya!, jadi mereka
menyuruh orang dengan demikian, tetapi meraka sendiri tidak melakukuanya!
5
.
Walaupun ayat ini yang dikhithob adalah orang-orang Yahudi, tetapi isi
kandungan ayat ini berlaku bagi orang-orang (lebih-lebih mubaligh atau ulama) yang

5
.Imam Jalaluddin Al-Mahalli & Imam Jalaluddin As-Suyuthi,Terjemah Tafsir Jalalain Berikut Asbaabun Nuzul,Sinar
baru,Bandung,1997.(Jilid 1,Hal.175)

6
selalu senantiasa mengajak orang lain untuk berbuat yang maruf, tetapi dirinya
sendiri tidak melakukan apa yang diserukan kepada orang lain,maka Allah mencela
kepada mereka dengan adanya ayat ini.
Tujuan ayat ini bukan hanya mencela mereka karena menyuruh kepada amal
maruf sedang mereka sendiri meninggalkanya, namun karena mereka meninggalkan
amal maruf itu sebab hal itu merupakan kewajiban setiap individu yang
mengetahuinya. Akan tetapi, hal yang wajib dan utama bagi seorang ulama ialah dia
melakukan beramal maruf dan memerintahkanya kepada orang lain, dan tidak
menyalahi mereka.
6

Dapat diambil pemahaman, bahwa kewajiban untuk saling mengingatkan
untuk beramal maruf kepada orang lain, agar tidak terrmasuk tergolong orang-orang
yang merugi. Fiman Allah (QS. Al Ashr : 3) :
| _ `.., l.s .>l..l .. _>l!, . . .l!, _
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat
menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi
kesabaran.
Dapat difahami juga, misalkan seseorang melakukan keburukan, maka
bukannya orang tersebut dilarang untuk melarang keburukan tersebut kepada orang
lain, dengan maksud supaya orang lain tidak terjerumus kedalam perbuatan buruk
tersebut, bahkan hal tersebut diwajibkan untuk mencegah orang lain berbuat yang
demikian pula. Jadi, saat seseorang menyerukan kepada orang lain untuk melakukan
kebaikan, seyogyanya kebaikan tersebut telah menjadi amalan orang yang
menyerukannya. Sebuah kenistaan jika ucapan berbanding balik dengan perbuatan,
maka ajaran Islam itu akan dianggap sebagai omong kosong belaka.
Pada penghujung ayat, Allah mecela dengan kalimat Maka tidaklah kamu
berpikir?. Ketika nafsu itu tidak dikendalikan dengan semestinya, maka akan
berakibat berkeseberangan antara ucapan dan perbuatan.
Janagan sampai kita membacanya, lalu Yahudi yang terbayang dihadapan kita,
tidak ingat bahwa Islam sendiripun akan runtuh dari dalam, kalau sudah hanya jadi

6
.AR-RIFAI Muhammad Nasib,Kemudahan dari Allah: ringkasan tafsir ibnu Katsir / Muhammad Nasib Ar-
Rifai : penerjemah, Syihabuddin,Gema Insani,Jakarta,1999.(Jilid 1,Hal.120)

7
hafalan mulut, tidak rumpunan jiwa.
7
seperti tulis Abduh, Al-islamu mahjubun bil
muslimin (Keindahan Islam ditutupi oleh ulah orang-orang Islam).
8

b. Q.S. Yusuf : 2.
!.| ..l. !., !,,s >l-l _l1- . _
Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab,
agar kamu memahaminya.
Dipilihnya bahasa Arab untuk menjelaskan petunjuk Allah s.w.t. dalam al-
Kitab ini disebabkan masyarakat pertama yang ditemui Al-Quran adalah masyarakat
berbahasa Arab. Tidak ada satu ide yang bersifat universal sekalipun kecuali
menggunakan bahasa masyarakat pertama yang ditemuinya.
9

Pada ayat ini dijelaskan secara tegas bahwa Al-Quran diturunkan dengan
menggunakan bahasa Arab, masyarakat yang dihadapi Nabi adalah mayoritas orang-
orang Arab. Salah satu dari kemukjizatan Al-Quran dipandang dari keindahan
bahasanya adalah untuk menandingi karya-karya sastra dan sajak-sajak yang dibuat
oleh orang-orang musyrik dengan keahlian bahasa yang mereka miliki.
Bahasa Arab adalah bahasa yang unik, karena dari satu kata bisa melahirkan
beberapa kata yang berbeda arti, bahkan berbeda harakat pun bisa mengakibatkan
berbedanya arti.
Diturunkannya Al-Quran dalam bahasa Arab, adalah buat dibaca dan
difikirkan.
10
Sebagai sumber berbagai ilmu, keontektikan dan keabadian isi Al-Quran
tetap terjaga dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Al-Quran memiliki
banyak hal yang terkandung didalamnya, dari berbagai aspek yang harus terus
menerus difikirkan supaya menjadi pemahaman yang bisa bersarang didalam hati,
yang kemudian diaplikasikan dalam kehidupan.
Hal-hal yang diterangkan adalah hukum-hukum agama, berita-berita para
Rasul Allah, hikmah urusan kemasyarakatan, prinsip-prinsip kemajuan dan tataa
kesopanan berpolitik, supaya kamu memikirkan makna-maknanya dan memahami
ajaran yang diajarkannya, berupa kebutuhan-kebutuhan rohani dan hal-hal yang ingin

7
.Abdul Malik Abdul Karim Amrullah(HAMKA),Tafsir Al-Azhar,Pustaka Nasional Pte Ldt,Singapura,Cet.2,1986.
(Juz.1,Hal.182)
8
.Shihab,M.Quraisy,Tafsir Al-Mishbah:Pesan,Kesan,dan Keserasian Al Quran,Lentera Hati,Jakarta,Cet.3,2010.
(Vol.1,Hal.219)
9
.Ibid (Vol.6,Hal.10)
10
.Op.Cit.(Juz.12,Hal.3584)

8
dicapai oleh akal. Juga pensucian jiwa dan kebaikan keadaan masyarakat atau orang
seorang , yang membawa meraka kepada kebahagiaan di dunia atau di akhirat.
11

c. Q.S. Al-Baqarah : 73.
!.l1 :,. !.-,, ,l . _`>`, < _..l ,`, ...,, >l- l
l1- . __
Lalu Kami berfirman: "Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina
itu !" Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dam
memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaanNya agar kamu mengerti.
Ayat ini, menurut penganut paham rasionalis, mengisyaratkan salah satu cara
Bani Israil menampik tuduhan pembunuhan dan membuktikan siapa pembunuhnya,
yaitu dengan menyembelih binatang dan menyentuhkan tangan kedarahnya atau
kebadan sapi sebagaimana telah dikutip diatas dari Perjanjian Lama. Siapa yang
mencucinya sesuai petunjuk yang mereka tetapkan, ia akan bebas dari tuduhan.
Sedangkan, siapa yang enggan, dialah yang terdakwa.
12

Ayat ini sambungan dari ayat sebelumnya yang menceritakan pembunuhan
yang terjadi di Bani Israil pada zaman Nabi Musa, dimana diceritakan bahwa
pembunuhan tersebut tidak diketahui pelakunya, untuk melerai adanya pertikaian
maka Allah menyuruh kepada Nabi Musa untuk memerintahkan kepada kaumnya
menyembelih lembu. Karena kesombongan dan kebiasaan mereka selalu menanyakan
apa yang telah diperintahkan oleh Allah, maka Allah pun mempersulit mereka dengan
memerintahkan mencari lembu betina, umurnya diantara muda dan tua, berwarna
kuning berkilauan, belum pernah digunakan untuk bersawah dan tidak ada cacat satu
pun.
Pada akhirnya, mereka mendapatkan lembu tersebut dengan susah payah, yang
diakibatkan oleh perbuatan mereka sendiri. Kemudian Allah memerintahkan untuk
menyembelihnya dan memukulnya kepada mayit tersebut dengan menggunakan
bagian anggota tubuh lembu tersebut.lalu Kami berfirman: "Pukullah mayat itu
dengan sebahagian anggota sapi betina itu !" Demikianlah Allah menghidupkan

11
. Ahmad Mustafa Al-Maragi,Terjemah Tafsir Maragi / Anshori Umar Sitanggal dkk : penerjemah,Semarang,Toha
Putra,Cet.2,1992.(Juz.12,Hal.220)
12
. Shihab,M.Quraisy,Tafsir Al-Mishbah:Pesan,Kesan,dan Keserasian Al Quran,Lentera Hati,Jakarta,Cet.3,2010.
(Vol.1,Hal.274)

9
kembali orang-orang yang telah mati, dam memperlihatkan padamu tanda-tanda
kekuasaanNya agar kamu mengerti.
Demikian Allah menghidupkan yang mati. Dengan kata lain, begitulah
mudahnya Allah menghidupkan yang mati. Ada yang berpendapat bahwa komentar
ini diselipkan disini untuk ditujukan kepada kaum musyrik Mekkah dan orang-orang
yang tidak dipercaya tentang keniscayaan hari Kemudian, bukan ditujukan kepada
orang-orang Yahudi yang merupakan ahl al-Kitab dan percaya pada hari Kemudian.
13

Dalam Tafsir Al-Maraghi, bahwa tafsir lafadz laallakum taqiluun yaitu:
Dengan demikian, barang kali kalian akan memahami syariat-syariat Allah dan
hikmah menuruti petunjuk-Nya.
14
Dan merenungkannya sehingga mengerti dan
mengimani Allah yang kuasa menghidupkan seorang manusia yang telah meninggal,
juga sanggup menghidupkan berjuta-juta manusia lainya.
15

Dengan ditunjukannya tanda-tanda kekuasaan Allah, semestinya menjadi
bahan perenungan yang mendalam sehingga akan memberikan dampak positif , yaitu:
mengetahui dan mempercayai akan kebesaran kekuasaan Allah, serta akan bertambah
kualitas ketaqwaan kita, karena Allah tidak akan memerintahkan kepada hambanya
sesuatu yang bias membahayakan.
d. Q.S. Al-Baqarah : 219.
,.l:`. _s .>l ..l _ !., ".| ,, _... _!.ll
!...| _. !.-. .l :`. :!. 1.`, _ -l l.
_,,`, < `>l ., l- l `> .. __
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya
terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya
lebih besar dari manfaatnya". dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka
nafkahkan. Katakanlah: " yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir.
Ayat ini sebagai permulaan diharamkanya minuman keras dan bentuk
perjudian. Khamar dan judi merupakan dua hal selalu berkaitan, dimana yang satu

13
.Ibid.(Hal.275)
14
.Ahmad Mustafa Al-Maragi,Terjemah Tafsir Maragi / Anshori Umar Sitanggal dkk : penerjemah,Semarang,Toha
Putra,Cet.2,1992.(Hal.259)
15
.Imam Jalaluddin Al-Mahalli & Imam Jalaluddin As-Suyuthi,Terjemah Tafsir Jalalain Berikut Asbaabun Nuzul,Sinar
baru,Bandung,1997.(Jilid 1,Hal.36)

10
bisa menyebabkan yang lain, bisa juga keduanya berjalan beriringan. Kemudian ayat
ini bersambung ke Q.S. An-Nisa : 43, yang menjelaskan keharaman khamar sebatas
pada saat menjelang sholat. Setelah dua ayat ini, lalu ditegaskan keharamanya dalam
Q.S. Al-Maidah : 90, bahwa khamar itu haram.
Khamar ialah seperti yang dikatakan oleh Amirul mukminin Umar bin
Khathab r.a., yaitu: perkara yang dapat menutupi (mengacaukan) akal. Yang
dimaksud dengan al-maisir ialah al-qamar (segala bentuk judi).
16

e. Q.S. Al-Baqarah : 266.
:, .> _>. .l .> _. _,>. ,!.s _>. _. !.`> .
`.. .l !, _. _ ,..l ,!. >l .` `,: ',!-.
!,!.! "!.s| , "! . .>! l. _,,`, < `l .,
>l-l _`>. . ___
Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan
anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; Dia mempunyai dalam kebun itu
segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang
Dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras
yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-
Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.
Kebanyakan kitab tafsir menjelaskan, bahwa ayat ini menjelaskan tentang
perumpamaan orang yang beramal baik tetapi mengharapkan imbalan atas amal
tersebut, maka Allah memperumpamakan lewat ayat ini. Yaitu bagaikan orang yang
mempunyai perkebunan yang didalamnya terdapat bermacam-macam tanaman buah-
buahan, diantaranya kurma dan anggur. Dan dialiri sungai, sehingga orang tersebut
tidak susah untuk merawat kebunnya. Sekian lama orang tersebut menikmati hasil
dari perkebunan tesebut sampai hari tuanya bersama anaknya yang masih kecil-kecil.
Maka suatu hari bertiuplah angin kencang dengan membawa bara api, sehingga
melahap habis perkebunan tersebut tanpa sisa. Sungguh sangat memperihatinkan
nasib orang tua tersebut untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil-kecil.

16
. Shihab,M.Quraisy,Tafsir Al-Mishbah:Pesan,Kesan,dan Keserasian Al Quran,Lentera Hati,Jakarta,Cet.3,2010.
(Vol.1,Hal.354)

11
Oleh karena itu, Allah berfirman, Demikianlah Allah menerangkan ayat-
ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya, maksudnya mengambil
pelajaran dan memahami perumpamaan serta maknanya dan mengambil tujuan dari
perumpamaan itu, sebagaimana Allah berfirman, Itulah berbagai perumpamaan
yang Kami berikan kepada manusia. Dan tidak ada yang dapat memahaminya kecuali
orang-orang yang mengetahui.
17

Al-Baqai berkata dalam tafsirnya Nuzhumud-Durar ,Maksud laallakum
tatafakkaruun adalah agar engkau menjadi orang yang selalu menggunakan
pikiranmu, dan orang yang telah menggunakannya berarti ia telah dapat mengambil
manfaat dari pemikirannya. Al-Harali berkata: sehingga engkau menilai dan
melakukan segala sesuatu dengan cermat, dan tidak ada kebaikan dalam ibadah
kecuali dengan bertafakur, seperti halnya seorang penbuat bangunan, ia harus
memikirkan apa yang sedang ia bangun.
18

f. Q.S. Al-Anam : 50.
_ `_ `>l _..s _> < `ls ,-l `_ >l _.| , l.
| _,. | !. _-`, _|| _ _> _.`. _.s ,.,l `>..
_
Katakanlah: aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada
padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku
mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. aku tidak mengikuti kecuali apa
yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan
yang melihat?" Maka Apakah kamu tidak memikirkan(nya)?".
Adapun ayat diatas menerangkan tentang perintah Allah untuk Nabi, sebagai
bantahan atas persangkaan orang-orang musyrik terhadap Nabi. Mereka menyangka
bahwa bahwa Nabi haruslah tidak sama dengan manusia, mestinya malaikat yang
diutus untuk menyampaikan risalah. Dan haruslah Nabi itu memegang
perbendaharaan Allah, dan mengetahui sesuatu yang kasat mata.
Ahmad Mustafa Al-Maragi dalam Tafsir Al-Maragi menjelaskan, bahwa tafsir
dari kalimat afalaa tatafakkaruun, apakah kalian tidak berfikir tantang hujjah-hujjah

17
. AR-RIFAI Muhammad Nasib,Kemudahan dari Allah: ringkasan tafsir ibnu Katsir / Muhammad Nasib Ar-
Rifai : penerjemah, Syihabuddin,Gema Insani,Jakarta,1999.(Jilid 1,Hal.442)
18
. Yusuf Qardhawi,Al-Quran Berbicara Tentang Akal Dan Ilmu Pengetahuan;Penerjamah,Abdul Hayyie Al-Kattani,Irfan
Salim & Sohimien MH,Gema Insani Press,Jakarta,1998(Hal.46)

12
yang Aku (Allah) kepada kalian sehingga kalian mengetahui kebenaran yang Aku
(Allah) katakan dan serukan kepada kalian, yang dapat membedakan antara kesesatan
syirikdengan petunjuk Islam, dan mahami bermacam-macam petunjuk dan
pengetahuan dengan uslub inda yang tidak pernah kalian ketahui sebelumnya.
19


E. Persamaan dan Perbedaan Antara Lafadz Taqiluun Dan Tatafakkaruun.
1. Persamaan antara lafadz taqiluun dan tatafakkaruun.
a) Akal sebagai pengerak kerja taqiluun dan tatafakkaruun.
Allah telah mendorong kepada manusi untuk memikirkan alam semest,
mengadakanpengamatan terhadapberbagai gejala alam, merenungkan keindahan
ciptaan-Nya dan mengungkap hukum-hukum-Nya di alam semesta.
20

Akal merupakan anugerah yang sangat besar dari Allah. Dengan akal, manusia
bisa membedakan antar yang baik dan buruk dan membedakan antara manusia
dengan makhluk Allah lainnya. Sebab kemampuan akalah manusia ditaklif berbagai
ibadah dan memikul tanggung jawab besar sebagai khalifah di atas bumi.
Firman Allah,QS. Al-Ankabut :20.
_ ,. _ `L.! , ., _l>l . < _:.`, :!:.l
:> | < _ls _ ,`_: ",. _
Katakanlah: "Berjalanlah di (muka) bumi, Maka perhatikanlah bagaimana
Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya
sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Dengan penggunaan akal yang sehat kerja taqiluun dan tatafakkaruun dapat
terealisasi dengan baik, sehingga bisa mencapai tujuannya taqiluun dan
tatafakkaruun itu sendiri.
b) Berbentuk kata kerja fiil mudlori.
Dilihat dari bentuk katanya, baik taqiluun dan tatafakkaruun merupakan
bentuk fiil mudlori. Dalam ilmu Nahwu, fiil mudlori itu menyimpan arti bahwa
pekerjaan tersebut sedang atau akan dailakukan. Penulisan berkesimpulan, bahwa
baik taqiluun dan tatafakkaruun itu merupakan pekerjaan yang tidak terbatas oleh

19
Ahmad Mustafa Al-Maragi,Terjemah Tafsir Maragi / Anshori Umar Sitanggal dkk : penerjemah,Semarang,Toha
Putra,Cet.2,1993.(Juz.7, Hal.223)
20
.Dr.Muhammad Utsman Najati,Al-Quran wa Ilmu al-Nafs/Ahmad Rofii
Usmani:penerjemah,Bandung,Pustaka,Cet.3,2000.(Hal.147)

13
adanya waktu tertentu. Karena manusia dalam kehidupannya selalu dituntut untuk
selalu memfungsikan dalam segala aktifitasnya.
c) Bentuk objek pemikiran.
Dalam Al-Quran, Allah menggunakan kata taqiluun dan tatafakkaruun untuk
mengkaji berbagai objek, baik yang materil maupun immateril.
Firman Allah, QS. Al-Hadid : 17.
.ls < _= _ .-, !: . . !., `>l ., >l-l l1- .
_
ketahuilah olehmu bahwa Sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah
matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran
(Kami) supaya kamu memikirkannya.
Dalam Q.S. Al-Baqarah : 266, Allah berfirman:
:, .> _> . .l .> _. _,>. ,!.s _> . _. !.`>.
`.. .l !, _. _ ,..l ,!. >l .` `,: ',!-.
!,!.! "!.s| , "!. .>! l . _,,`, < `l .,
>l-l _`>. . ___
Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan
anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; Dia mempunyai dalam kebun itu
segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang
Dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras
yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-
Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.

2. Perbedaan antara term lafadz taqiluun dan tatafakkaruun.
Berdasarkan dari pengamatan penulis dari segi pengkhitoban lafadz taqiluun
dan tatafakkaruun oleh Allah dalam Al-Quran, bahwa kebanyakan lafadz taqiluun
digunakan oleh Allah untuk mengkhitob orang-orang musyrik dan munafik,
sedangkan untuk lafadz tatafakkaruun yang dikhitob Allah adalah orang-orang
mukmin. Firman Allah, Q.S. Ali Imran : 65.

14
_>!., ..l l _>!>. _ ,>,| !. l. `.l `_,>. |
_. .:.-, _l1- . __
Hai ahli Kitab, mengapa kamu bantah membantah tentang hal Ibrahim, Padahal
Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak
berpikir?.
Firman Allah dalam Q.S. Al-Baqarah : 219.
,.l:`. _s .>l ..l _ !., ".| ,, _... _!.ll
!...| _. !.-. .l :`. :!. 1.`, _ -l l.
_,,`, < `>l ., l- l `> .. __
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya
terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya
lebih besar dari manfaatnya". dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka
nafkahkan. Katakanlah: " yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir.