Anda di halaman 1dari 45

NEURODERMATITIS

Lokasi ekstensor tungkai bawah


Likenifikasi di dorsum pedis
Gatal saat malam hari
Dipicu oleh Stress Psikologis

Lichen Simplex
Chronic

Lichen Vidal

Neurodermatitis
Sirkumskripta

ANXIETAS
PARANOID
PESIMISME
AMBIVAlENS
I
DEPRESSI

TEMPAT:

Scalp, Tengkuk, Leher, Lengan bawah ekstensor,


Vulva, Pubis, Perianal, Skrotum, Paha bag.medial,
Lutut, Tungkai bawah, Pergelangan kaki depan, dan
Punggung kaki

UMUR:

Dewasa - Tua antara usia

(35 - 50 tahun)

SEX:

Wanita > Pria (2:1)

PENYAKiT
DASAR

Gambaran
Histopatologi

Hiperplasia epidermal
Ortokeratosis, dan hipergranulosis dengan pemanjangan rete
ridges
secara reguler.
Terdapat infiltrat limfosit perivaskular dan terkadang infiltrat
makrofage.
Makrofage tidak dendritus jelas jauh lebih kecil.
Tidak terdapat hiperplasia neural dan kelimpahan
NGF,kurangnya

Penyuntikan
Kortikosteroid intralesi.

Biasanya DIPAKAI

suspensi Triamsinolon
asetonid 2,5-12,5
mg/ml.
Dosis 0,5-1
ml/ cm2

Dermatitis akibat dari bendungan darah Vena

SINONIM D`is
Stasis

Dermatitis gravitasional
Eksim stasis
Dermatitis hipostatik
Eksim varikosa
Dermatitis venosa

Epidemiologi
- Wanita > Pria.
- Umumnya dewasa tua.
- Faktor predisposisi:
1. Perempuan : - kehamilan
- obesitas
- hak sepatu
tinggi
- korset
2. Laki-laki: - obesitas
- decomp cordis
- sirosis
hepatis
3. Terdapat trombus atau emboli
atau tumor yang menekan

Patogenesis
Teori mengatakan :
1. Tekanan hidrostatik dalam sistem vena
Fibrinogen bocor masuk ke dermis
Fibrinogen di luar pembuluh darah polimerisasi
(membentuk selubung fibrin pericapiler &
interstitium)
Menghalangi difusi O2 & makanan
Sel Mati

2. Sel darah putih terperangkap oleh tekanan vena yg

terjadi

kebocoran
fibrinogen
( Perbedaan
tekanan
antara arterimasuk
& vena ke
< )

dermis
terbentuk
lapisan
disekeliling
Kecepatan aliran
darahfibrin
kapiler
kapiler &
Agregasi
eritrosit &
sumbatan
o.k. lekosit
dlm O2
interstitium
menghalangi
difusi
& kapiler
bahan makanan
yang dibutuhkan untuk kelangsungan
Iskemi
hidup kulit.
Hubungan arteri & vena terganggu

2. Adanya hubungan arteriovena


hipoksia dan
kekurangan
Hipoksia
& makanan di kulit
bahan makanan pada kulit .
Lesi Dermatitis Stasis

Pemeriksaan
Kulit
Lokalisasi
: Umumnya 1/3 distal
tungkai bawah

bagian medial.
bisa sampai ke bawah
lutut
dorsum pedis
Efloresensi
:
Makula hiperpigmentasi numuler plakat
Kulit di atas varices, kebiruan coklat
Edema kulit tipis
Batas tidak tegas
Skwama halus (kronis)
Dapat berupa ulkus varikosus berbenjolbenjol

Gejala Klinis
Perjalanan penyakit termasuk keluhan utama dan
keluhan tambahan:
Kerusakan katup vena bendungan di distal katup .
Sel darah merah yg keluar dr pembuluh kapiler yg
melebar & bocor hemosiderosis (kulit
berwarna kehitaman)
Kronis
: kulit
menjadi GATAL
tebal &&fibrotik
Penderita
mengeluh
NYERI
meliputi tungkai bawah diatas
pergelangan kaki tampak spt botol
terbalik

Lipodermatosklerosis

Atrophy blanche
Daerah-daerah
jaringan
parut
dimana di dalamnya terlihat jelas
kapiler yang melebar.
Tampak
bintik-bintik merah muda yang
tersebar dengan latar belakang
putih. Sering terjadi pada tempat
yg ada ulcus sangat nyeri.

Ulcus Venosum
Tempat ulcus tersering : medial
tungkai, tepat diatas maleolus
medial, walaupun maleolus lateral
bisa juga terkena.
Kasus yg jarang terjadi : Karsinoma
sel skuamosa yg bisa tumbuh dari

Infeksi Sekunder
Selulitis
Ulkus Varicosum
Autosensitisasi mudah
iritasi

Pemeriksaan
Kulit
Lokalisasi
: Umumnya 1/3 distal
tungkai bawah

bagian medial.
bisa sampai ke bawah
lutut
dorsum pedis
Efloresensi
:
Makula hiperpigmentasi numuler plakat
Kulit di atas varices, kebiruan coklat
Edema kulit tipis
Batas tidak tegas
Skwama halus (kronis)
Dapat berupa ulkus varikosus berbenjolbenjol

Histopatologi
- Kelainan di epidermis :
> Hiperkeratosis.
> Akantosis.
- Kelainan di dermis :
> Vasodilatasi ujung-ujung
pembuluh
darah.
> Sebukan hemosiderin & sel
polinukleus.

Pemeriksaan
Penunjang

MRV

Magnetic Resonance
Venography
Sonografi Duplex
Doppler

Diagnosis Bandi
Dermatitis Kontak Alergi
Ada riwayat kontak, batas tegas, tidak
ada
hemosiderin

Dermatitis Numularis
Bentuk bundar, batas tegas.

Penatalaksanaa

Non Medika Mentosa


- Bila ada obesitas turunkan BB
- Penderita istirahat dengan posisi kaki
ditinggikan
lebih tinggi dari posisi jantung untuk
memperbaiki
mikrosirkulasi
- Saat beraktivitas menggunakan kaos kaki
kompresi
(stocking)
- Jangan menggunakan sepatu / sandal
berhak tinggi
- Berolahraga secara teratur
- Jangan mengangkat barang berat
- Jangan berdiri / duduk dalam waktu lama.

Medika Mentosa
- Topikal :
Jika basah Kompres larutan KMnO4 1/5000

H2O2 sol 3 %, Oxoferin ( Tetra chlorodeca


oxygen anion complex) dipakai untuk
membersihkan luka bernanah
antiseptik & merangsang proliferasi
jaringan.
Jika sudah kering Kortikosteroid topikal
potensi
rendah-sedang ( Hidrokortison 1-2%)
Preparat vasoprotektif /antivarises ( tidak untuk
luka terbuka)
mencairkan bekuan darah mengurangi
bengkak
efek anestesi ringan mengurangi gatal

SISTEMIK :
AH-1 yang tipe sedatif Anti gatal &
penenang
Zat penstabil kapiler memperkuat
dinding pembuluh
darah.
contoh : bioflavonoid ( diosmin, hesperidin :
Ardium )
Antibiotik Untuk infeksi sekunder spt
Selulitis. (Penisillin / Eritromisin)
SELULITIS
Scleroterapi (zat sclerosing) :

Polidocanol. disuntikkan langsung


ke vena menciut.

Tindakan pembedahan
menghilangkan

Sering residif.
Jika faktor penyumbat
dapat dihilangkan
Prognosis Baik

Dermatitis Stasis
Fase Awal

Dermatitis Stasis Ulcus

Lokasi lesi: Medial


Bagian lateral tidak ada lesi.