Anda di halaman 1dari 14

RENCANA USAHA

(BUSINES PLAN)
SALON KECANTIKAN PW
Untuk Memenuhi Salah Satu Ujian Take Home Lab Kewirausahaan

Disusun Oleh :

AVONY OLGA PRATIWI WIJAYA

123402179

MANAJEMEN E

PROGRAM STUDI MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SILIWANGI
2015

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis sanpaikan kepada Allah SWT yang telah memberikan petunjuk Nya
dalam menyelesaikan makalah ini, shalawat salam juga terpanjatkan kehadirat Rasulullah
Muhammad SAW.
Terimakasih penulis sampaikan pula kepada Bapak/Ibu selaku Dosen matakuliah Lab
Kewirausahaan fakultas Ekonomi Manajemen Universitas Siliwangi atas bimbingannya. Juga
kepada pihak yang bersangkutan yang membantu penyelesaian makalah ini.
Makalah ini diajukan untuk memenuhi tugas Ujuian Tengah Smester matakuliah Lab
Kewirausahaan.
Mungkin dalam makalah ini terdapat beberapa kekurangan yang disengaja ataupun
yang tidak disengaja. Oleh karena itu penulis mohon memekluminya, karena pembuatan
makalah ini tidak lain adalah salah satu proses pembelajara.
Dan semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua

Tasikmalaya, April 2015

Avony Olga Pratiwi BAB

I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Membuka usaha memang menjadi impian banyak orang, sebab banyak sekali
keuntungan yang bisa kita dapatkan dari situ. Selain bisa menjadi bos dari diri sendiri, jam
kerja bisa diatur dengan fleksibel juga potensi penghasilan yang bisa lebih besar
dibandingkan bekerja sebagai karyawan. Selain itu dengan membuka usaha sendiri kita tidak
hanya membantu diri kita tetapi juga membantu orang lain dengan memberi kesempatan
mereka bekerja pada usaha kita. Karena itu saya turut mendukung niat Anda untuk membuka
usaha.
Adapun bidang usaha yang penulis minati adalah usaha salon, dengan alasan kebutuhan
akan jasa kecantikan ini tidak pernah habis. Terutama wanita yang sedari dulu sudah sangat
sadar perlunya merawat kecantikan dari ujung kaki sampai ujung kepala. Wanita dulu biasa
melakukan perawatan tubuhnya sendiri di rumah dengan ramuan kecantikan tradisional yang
diolah sendiri. Jaman sekarang yang serba praktis ini, wanita tidak lagi membuat ramuan
kecantikan sendiri namun bisa membelinya dalam kemasan siap pakai di toko-toko. Namun,
walau banyak alternatif perawatan tubuh yang dapat dilakukan sendiri di rumah, namun
beberapa hal tetap harus dibantu orang lain misalnya gunting rambut dan blow. Lagipula pada
dasarnya wanita senang dimanjakan, sehingga walaupun bisa mencuci rambut sendiri,
luluran, creambath, facial atau gunting kuku mereka tetap saja jika orang lain yang
mengerjakannya. Layaknya putri raja yang dilayani para dayang, begitulah perasaan wanita
di salon.
Wanita juga berharap penampilan menjadi lebih cantik dengan rambut yang tertata, baik
cuma di-blow biasa, blow variasi , pengeritingan, rebonding atau disanggul, alis yang
dibentuk bak bulan sabit, kuku tangan dan kaki yang lentik dan berkilat, semua hal tersebut
membutuhkan jasa salon sebab sulit dilakukan sendiri. Datang ke salon juga menjadi lebih
menyenangkan sebab jasa perawatan kecantikannya semakin variatif misalnya pelangsingan,
pemutihan kulit, bahkan perawatan kesehatan seperti refleksi kaki dan back therapy juga
ditawarkan. Jasa salon sudah menjadi bagian hidup wanita, ibaratnya tidak mungkin wanita

tidak ke salon. Bahkan cewek paling tomboy sekalipun memotong rambutnya di salon
bukan?
Bukan hanya wanita, namun pria juga tidak mau ketinggalan. Buat pria yang peduli
dengan penampilannya maka sekedar gunting rambut dan pijat saja tidak cukup. Pria saat ini
juga ingin punya penampilan bak model dan peragawan . Tampil dengan kulit wajah yang
halus, kulit tubuh yang lebih terawat, tidak terlalu banyak bulu, kuku yang rapi, juga gaya
rambut ala " Lee Min Ho . Tren pria metro seksual memang "menjadi pemicu meningkatnya
jumlah pria yang datang ke salon.

B. Maksud dan Tujuan


Adapun Maksud dan Tujuan dari laporan usaha Kewirausahaan Rencana Bisnis
Usaha yang saya lakukan :
1. Memenuhi persyaratan ujian Take Home Lab Kewirausahaan Jurusan Manajemen.
2. Melatih diri agar mampu hidup mandiri dan terampil dalam memasuki dunia usaha di
masyarakat.
3. Sebagai Laporan Akhir atas Rencana Bisnis Usaha Kewirausahaan.

C. Manfaat Rencana Bisnis Usaha


1. Menyiapkan lapangan kerja yang produktif.
2. Menyiapkan kemampuan dalam memilih usaha yang sesuai di masyarakat.
3. Menyiapkan tenaga kerja yang profesional yang dibutuhkan oleh perusahaan.
4. Memberikan pembekalan kepada para Mahasiswa untuk dapat berwirausaha.

BAB II
RENCANA USAHA

Nama Usaha

: SALON KECANTIKAN PW

Nama Penyusun

: AVONY OLGA PRATIWI

Alamat Rumah

: Bojong kaum gg.hj. sapei Rt.02 Rw 11 kec. Cipees. Kel


cipedes kota Tasikmalaya

BAB III

PEMBAHASAN
Aspek Pasar dan Pemasaran

Rencana Pemasaran

Bisnis Usaha salon kecantikan ini mungkin sudah banyak yang mendirikan, namun
disamping itu masih banyak juga pelayanan yang kurang memuaskan pelanggan, layaknya
candu, jika seseorang sudah mencoba suatu salon dan merasa nyaman, maka orang tersebut
akan jadi pelanggan tetap, oleh karena itu pelayanan yang ekstra adalah langkah awal dalam
memulai persaingan dengan usaha lain.
Promosi yang lain adalah dengan membuat brosur dan pasang iklan di beberapa media,
termasuk internet..
Penelitian tentang saingan pun akan berpengaruh bagi proses pemasaran produk makanan ini,
oleh karena itu kami pun meneliti para pesaing dengan meneliti jenis-jenis pelayanan,
ekurangan dan kelebihannya secara spesifik, shingga perusahaan salon kecantikan ini
mempunyai nilai lebih dari salon biasa, yaitu dengan harga yang murah dan prlayanan yang
lebih memuaskan.
Selain itu kita juga menggunakan beberapa konsep bauran promosi, manfaatnya dengan
mengoptimalkan proses promosi maka akan lebi mudah juga dalam memasarkan produk
usaha ini, kita akan coba semua teori tentang bauran promosi, dan kemudian akan kami
seleksi cara yang mana yang lebih efektif dan efisien. Adapun jenis bauran promosi tersebut
antara lain :
1.

Periklanan (Advertising): Merupakan alat utama bagi pengusaha untuk mempengaruhi

konsumennya. Periklanan ini dapat dilakukan oleh pengusaha lewat surat kabar, radio,
majalah, bioskop, televisi, ataupun dalam bentuk poster-poster yang dipasang dipinggir jalan
atau tempat-tempat yang strategis.
2. Penjualan Pribadi (Personal selling): Merupakan kegiatan perusahaan untuk melakukan
kontak langsung dengan calon konsumennya. Dengan kontak langsung ini diharapkan akan
terjadi hubungan atau interaksi yang positif antara pengusaha dengan calon konsumennya itu.
Yang termasuk dalam personal selling adalah: door to door selling, mail order, telephone
selling, dan direct selling.
3. Promosi Penjualan (Sales Promotion): Merupakan kegiatan perusahaan untuk menjajakan
produk yang dipasarkarlnya sedemikian rupa sehingga konsumen akan mudah untuk

melihatnya dan bahkan dengan cara penempatan dan pengaturan tertentu, maka produk
tersebut akan menarik perhatian konsumen.
4. Publsitas (Pubilicity): Meripakan cara yang biasa digunakan juga oleh perusahaan untuk
membentuk pengaruh secara tidak langsung kepada konsumen, agar mereka menjadi tahu,
dan menyenangi produk yang dipasarkannya, hal ini berbeda dengan promosi, dimana
didalam melakukan publisitas perusahaan tidak melakukan hal yang bersifat komersial.
Publisitas merupakan suatu alat promosi yang mampu membentuk opini masyarakat secara
tepat,

sehingga

sering

disebut

sebagai

usaha

untuk

"mensosialisasikan"

atau

"memasyarakatkan ".
Usaha Salon kecantikan ini adalah milik bersama yang beranggotakan 2 orang, modal
awalnya adalah 7.000.000,-. Dan masingmasing anggota menginfestasikan uang/modalnya
sebesar 3.500.000,- uang tersebut digunakan untuk membeli peralatan-peralatan dan
perlengkpan-perlengkapan, seperti halnya usaha lain usaha ini memiliki perencanaan baik
dari segi, SDM, pemasaran, produksi dan keuangannya, adapun pembelanjaan uang tersebut
adalah :
2. Peralatan
-

Alat kecantikan : Rp. 1.000.000.-

Kosmetik : Rp. 2.000.000,-

3. Perlengkapan :
-

Cermin dll : Rp. 500.000,Keseluruhan pengeluaran peralatan dan perlenglapan adalah Rp. 3.500.000, dan sisanya

akan diunakan untuk biaya oprasional yang dipastikan akan memerlukan biaya yang tidak
sedikit. Modal yang kita punya ini sangat sedikit, namun dengan uang hanya bermodal Rp.
7.000.000,- bias mendirikan usaha salon sderhana, untuk pembesaran usaha adalah proses
dari kehidupan usaha salon kecantikan ini.

Usaha ini didirikan dikawasan kota yang letaknya tidak jauh dari perumahan
masyarakat

dengan

maksud

mempermudah

membangun

komunikasi

dan

proses

pemasarannya, gedung dan tanah ini kami sewa dengan harga Rp250.000 / bulan, dengan
biaya sewa air dan listrik sendiri, karena latar belakangusaha ini adalah memberikan
pelayanan berupa periasan dan hal lain yang berkaitan dengan kecantikan.

Aspek Manajemen

Karyawan Salon

Bisnis ini adalah milik bersama dengan modal gabungan, adapun tenaga kerja yang di
gunakan hanya 2 orang, dan dibutuhkan keahlian husus bagi karyawan yang direkreut seperti
hairstylist, kapster, dll., oleh karena itu pengrekrutan karyawan kita lakukan dengan cara :
1.

Memasang pengumuman membutuhkan tenaga hairstylis & kapster berpengalaman.

Caranya, dengan menempelkan kertas di salon Anda, memasang iklan membutuhkan tenaga
kerja di surat kabar setempat atau meminta referensi dari hairstylist.
2.

Kerjasama dengan sekolah penata rambut atau kursus kecantikan dalam menyalurkan

siswanya. Biasanya siswa training center belajar sekaligus praktek kerja selama jangka waktu
tertentu . Setelah masa belajar selesai dan mendapat sertfikat siswa bebas memilih bekerja di
salon lain. Untuk tenaga kerja, kami pilih yang sudah berpengalaman sebelumnya dan
mempunyai sertifikat, untuk menjaga mutu salon.
. jika sudah didapatkan kriteria karyawan yang diinginkan maka pelatihan tenaga kerja
tersebut adalah dengan memberikannya konsep konsep pemeliharaan kecantikan dari
bukubuku dan dari sumberlain dari internet maupun pengalaman individu dari ahli yang
sudah terbukti masakannya.
Kompensasi dari masing-masing tenaga kerja tersebut adalah Rp. 700.000,- juga kami
berikan fasilitas makan. Semua tenaga kerja diberikan fasilitas dan kompensasi yang sama,
karena tidak ada posisi atatau hirarki yang signifikan, semua pekerja adalah karyawan.
Adapun sistem penggajian tersebut diatas yang kita pilih dari beberapa konsep penggajian.
Tapi juga kita tawarkan konsep penggajian lain kepada karyawan. yang kita gunakan
beberapa konsep penggajian karyawan salon :
1.

Uang makan perhari. Uang makan ditetapkan harian untuk satu kali makan sejumlah

tertentu misalnya Rp 7.500,- perhari dan diberikan bulanan. Uang makan diberikan
proporsional, sehingga jika mereka tidak masuk kerja maka uang makan bisa dipotong

sejumlah hari tidak masuk kerja. Disini kita mempunyai sistem absensi yang bisa mendeteksi
hadir tidaknya seorang pegawai.
2. Bagi hasil dari pelanggaan yang dilayani.Untuk berbagai perawatan bisa ditetapkan bagi
hasil dari ongkos perawatan yang masuk antara salon dengan tenaga kerja. Misalnya untuk
potong rambut bagi hasil 70% untuk salon dan 30% untuk hairstylist. Jika ongkos potong
rambut Rp 15.000,- per pelanggan dan hairstylist kita telah melayani 3 pelanggan maka dia
mendapat bagi hasil Rp 15.000 x 3x 30% = Rp 13.500,- , sisanya adalah bagian salon kita.
Sehingga makin mahal ongkos perawatan maka makin besar juga bagi hasilnya. Untuk
perawatan seperti manicure/ pedicue, luluran, refleksi kaki bisa ditetapkan prosentase yang
sama atau berbeda, dan lain sebagainya.
3. Jika tidak menerapkan bagi hasil maka bisa juga diterapkan sistem komisi yang besarnya
tetap dari tiap pelanggan yang dilayani. Misalnya dari komisi Rp 5.000,- dari tiap pelanggan
yang dilayani tenaga kerja salon. Jika dia melayani 10 orang perhari maka dia mendapat Rp
50.000,- per hari. Disini berapapun jumlah ongkosnya maka komisi yang didapat tetap sama.
4. tidak lupa juga bahwa para tenaga kerja di salon kami juga kemungkinan mendapat tip
dari para pelanggan.Namun tip ini tentu sepenuhnya menjadi milik mereka, bukan milik
salon. Yang pasti semakin banyak pelanggan yang dilayani dengan pelayanan yang
memuaskan kemungkinan mendapatkan tips juga lebih besar.
Aspek Operasional
Kegitan oprasional atau produksi Usaha ini dilakukan ditempat sendiri yang dapat
ngontrak, dimulai dari persiapan pekerjaan, menyiapkan alat-alat make up salon, dan
perawatan lainnya, pemotongan rambut dngan gunting dll.
Selanjutnya karyawan akan standbay menunggu pelanggan, jika ada pelanggan lalu
ditawarkan jasa pelayana yang kami sediakan untuk kemudian dikerjakan.
Proses pekerjaannya sendiri dilakukan oleh 2 orang karyawan yang dipekerjakan secara
bersamaan, dengan dengan melayani 1 orang pelanggan oleh 1 orang, adapun jasa pelayanan
yang kami sediakan adalah :

1. Gunting cuci blow : Rp. 20.000,- _Rp. 30.000,2. Creambath buah : Rp. 20.000,-

3. Hair Energy : Rp.30.000,- _ Rp. 40.000,4. Hair Aroma therapy (anti stress) : Rp. 40.000,- _ Rp.50.000,5. Bonacure hair therapy : Rp.100.000,6. Clinical hair treatment : Rp. 60.000,- _ Rp. 80.000,7. cat Uban : Rp. 50.000,- _ Rp. 80.000,8. Rebonding : Rp. 120.000,9. perming : Rp. 60.000,- _ Rp. 120.000,10. make Up : Rp. 50.000,- _ Rp. 300.000,11. Sanggul : Rp. 30.000,12. Hair do : Rp. 30.000,13. body scrub : Rp. 60.000,14. Ficial Scrub : Rp. 20.000,15. Pedicure : Rp. 30.000,16. Refleksi : Rp. 30.000,17. Potong Rambut : Rp. 15.000,Aspek Keuangan
Modal yang digunakan adalah modal 100% milik sendiri, usaha milik bersama yang
sumbernya dari 2 orang. dan modal pertama bisnis ini adalah sebesar Rp. 7.000.000,- yang
dibagi masing-masing orang Rp. 3.500.000 dan digunakan untuk membeli
1. Peralatan
-

Alat kecantikan : Rp. 1.000.000.-

Kosmetik : Rp. 2.000.000,-

2. Perlengkapan :
-

Cermin dll : Rp. 500.000,-

3. biaya Perawatan Rp.100.000,- / Bulan


4.

gaji 2 orang @ Rp 700.000,-. / Bulan

5. Biaya listrik Rp. 150.000,- / Bulan


6. tambahan Modal salon : Rp. 500.000,- / Bulan
7. sewa gedung : Rp. 250.000,- / Bulan
Dengan perincian diatas dapat dihitung perkiraan pendapatan bisnis ini dalam jangka
waktu 1 Tahun, Usaha kecil ini tidaklah memerlukan perincian yang rumit, oleh karena itu
akan lebih jelas tergambarkan dengan pembukuan sebagai berikut :

Jurnal
No
1.

Keterangan
- Kas

Debit
Rp 7.000.000,-

- Modal
2.

- Peralatan

Rp 7.000.000,Rp 3.000.000,-

- Kas
3.

- Perlengkapan

Rp 3.000.000,Rp. 500.000,-

- Kas
4.

- Biaya Perawatan

Rp. 500.000,Rp. 1.200.000,-

Kas
5.

- Biaya tenaga kerja 2 orang

Rp. 1.200.000,Rp. 16.800.000,-

- Kas
6.

- Biaya listrik

Rp. 16.800.000,Rp. 1.800.000,-

- kas
7

- Biaya tambahan modal salon

Rp. 1.800.000,Rp.6.000.000

- Kas
8..

- Sewa gedung
- kas

Kredit

Rp. 6.000.000,Rp 3.000.000,Rp 3.000.000,-

Minimal Pendapatan dalam 1 bulan :


1. Dari potong Rambut : 3.000.000,-/ bulan
2. Dari penyucian dan perawatan Rambut : 3.000.000,- / bulan
3. Dari makeup : 3.000.000,- / bulan
Jumlah minimal pendapatan / bulan

: Rp. 9.000.000,-

Laporan Laba-rugi dalam 1 bulan


Pendapatan
1. Dari potong Rambut : 3.000.000,-/ bulan
2. Dari penyucian dan perawatan Rambut : 3.000.000,- /
bulan
Rp. 108.000.000,3. Dari makeup : 3.000.000,- / bulan
Jumlah minimal pendapatan 1 Tahun

Biaya- Biaya
Peralatan

: Rp. 3.000.000,-

Perlengkapan

: Rp. 500.000,-

biaya Perawatan

: Rp.1.200.000,-

gaji 2 orang @

: Rp 16.200.000,-.

Biaya listrik

: Rp. 1.800.000,-.

Tambahan modal salon

: Rp.6.000.000,: Rp 3.000.000,-

Jumlah Biaya
Laba Bersih

Rp. 31.700.000,Rp. 76.300.000,-

Kelanjutan Usaha
Rencana Usaha kecil ini adalah salah satu bentuk usaha yang gampang beradaptasi
dilokasi dan waktu apapun,karena segi peralatan yang sederhana dan bahan baku yang
gampang di dapat.
Selanjutnya jika usaha kecil ini sukses dalam waktu 1 tahun, maka akan di usahakan
terus supaya keuntungannya tetap seimbang bahkan bisa lebih besar, dengan cara dasar yang
sudah tertulis diatas, menggunakan beberapa strategi pemasaran dan meneliti kelemahan
pesaing maka akan lebih mempermudah menarik pelanggan.
Dalam segi keuangan sendiri akan jelas terealisasikan jika keuntungan sebesar Rp.
76.300.000,- , dan akan kami gunakan untuk pembelian bahan baku makanan selanjutnya
dengan taksiran biaya 30% dari keuntungan dan 20% persen akan kita tabungkan, lalu yang
50% akan kami bagi keuntungannya. Memang tidak terlalu besar dari pembagian
keuntungannya, namun ini adalah awal dari usaha yang akan terus berkembang yang ahirnya
akan meraup keuntungan yang lebih dari layak.

BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
Jenis usaha yang akan didirikan adalah menyediakan pelayanan salon kecantikan, mulai
dari perawatan rambut, wajah dan anggota tubuh lainnya, selain itu juga menerima periasan
atau make up pada pelanggan untuk acara tertentu..
Dengan beberapa bauran promosi dan meneliti kelemahan dan kelebihan pesaing akan
bias mencari cela dimana usaha ini akan menggaet para pelanggan, jaringan yang luas serta
didukung dengan pelayanan yang maksimal, maka dipastikan usaha ini layak dan akan jelas
kelangsungan hidup usahanya. Keuntungan yang tidak mengecewakan bagi usaha seperti ini
akan memberi jaminan bagi kelangsungan usaha dan tenaga kerja.
Dengan perkiraan keuntungan diatas maka dapat dipastikan juga perluasan usaha ini
akan mudah terealisasikan.