Anda di halaman 1dari 8

FAPET 13

BIOSINTESIS KOMPONEN SUSU

FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS UDAYANA

Susu merupakan cairan bergizi berwarna putih yang di hasilkan


kelenjar susu mamalia betina, dan susu adalah sumber gizi utama
bagi bayi sebelum mereka dapat mencerna makanan padat.
Komposisi susu terdiri atas: protein, lemak, karbohidrat, mineral,
vitamin dan air, tetapi pada dasarnya air susu mengandung air,
lemak susu, protein susu, laktosa, mineral, asam sitrat, vitamin dan
enzim.
BIOSINTESIS ???
Enzim-dikatalisis proses dalam sel hidup organisme dimana substrat yang
lebih kompleks di konversi ke produk. Proses biosintesis sering terdiri dari
beberapa enzimatik di mana produk dari satu langkah di gunakan sebagai
substrat pada langkah berikut.

BIOSINTESIS SUSU
Meliputi :
1. Sintesa Protein Susu
2. Sintesa Lemak
3. Sintesa Laktosa
4. Sintesa Air, Mineral, Vitamin

1. Sintesa Protein Susu


Terdapat 3 sumber utama bahan pembentuk protein susu yang
berasal dari darah, yaitu peptida-peptida, plasma protein, dan asamasam amino yang bebas. Di sintesa di kelenjar susu
Sintesa protein dari susu terjadi didalam sel epitel dikontrol oleh gen
yang mengandung bahan genetik yaitu Deoxyribo nucleic
acid (DNA). Urut-urutan pembentukan protein susu yaitu replikasi
dari DNA, transkripsi dari Ribonulec acid (RNA) dari DNA, dan
translasi terbentuknya protein menurut informasi RNA.
Sintesa protein terjadi di ribosome, sedangkan besar dari ribosome
terikat pada membran rangkap dari endoplasmic reticulum, tetapi
sebagian lainnya terletak bebas di dalam sitoplasma.

2. Sintesa Lemak Susu Komponen yang paling bervariasi


Bahan-bahan pembentuk lemak susu yang terutama adalah : (1)
glukosa, asetat, asam beta hidroksibutirat, trigliserida dari
chylomicra, dan low density lipoprotein dari darah, (2) asam-asam
lemak yang berantai pendek, dan (3) beberapa asam palmitat yang
disekresi didalam kelenjar susu.
Kelenjar susu ruminansia tidak dapat menggunakan acetyl CoA
yang berasal dari glukose dalam mitokondria. Betahidrosibutirat juga
digunakan untuk sintesa asam-asam lemak. Sebagian dari padanya
digunakan untuk rantai karbon permulaan untuk tambahan unit-unit
C2 dan sebagian lagi untuk pembentukan unit-unit C2 dan digunakan
sebagai unit Acetyl CoA untuk sintesa asam lemak.

3. Sintesa Laktosa
Sebagian besar glukosa dan galaktosa dalam sintesa laktosa berasal dari
substansi-substansi yang mudah dapat diubah menjadi glukosa. glukosa
merupakan bahan utama pembentuk laktosa pada kambing dan sapi.
Proses sintesa laktosa adalah 2 molekul glukosa masuk ke saluran
ambing kemudian 1 molekul glukosa diubah menjadi galaktosa. Terjadi
kondensasi galaktosa dengan glukosa kemudian terbentuklah laktosa
dengan bantuan enzym lactose syntetase.
Dengan adanya lactose ini maka susu akan memberi rasa manis serta
merangsang bakteri tertentu di dalam usus pedet untuk membentuk asam
laktat, sehingga akan merangsang penyerapan Ca dan pospor pada tulang.

4. Sintesa Mineral, Vitamin, Dan Air


Vitamin, mineral, air tidak disinstesa oleh sel-sel sekresi ambing melainkan
berasal dari tanah. Mineral yang penting adalah Ca, P, Cl, Na dan Mg.
Kadar laktose, Na dan K dalam susu biasanya relatif konstan. Ketiga
komponen ini bersama dengan clorida berperan menjaga keseimbangan osmose
dalam susu.
Kandungan vitamin dan mineral susu diatur dalam proses filtrasi, dimana selsel jaringan sekresi ambing bertindak sebagai membran barier atau carrier
terhadap partikel vitamin dan mineral yang berasal dari darah yang akan masuk
ke lumen alveoli. Sel epitil menggabungkan mineral dengan sel organik, dimana
75% Ca terikat dalam kasein, pospor, dan sitrat, dan dari 75% tersebut 50%
terikat dengan kasein.
Molekul-molekul vitamin ditransfer langsung dari darah ke dalam sel-sel
sekresi ambing, tanpa mengalami perubahan, sehingga langsung masuk menjadi
komponen susu. Konsentrasi vitamin dalam susu (terutama yang terlarut dalam
lemak) dapat ditingkatkan dengan meningkatkan vitamin dalam plasma darah
atau dengan meningkatkan kandungan vitamin dalam pakan.

SEKIAN DAN TERIMAH KASIH