Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWATDARURATAN

TERAHADAP Tn. DIDI DENGAN STROKE HEMORAGIK


DI IGD RS ABDUL MOELOEK B. LAMPUNG

Di susun oleh:
MISSI FAMILLA PUTRI
07200027
TK III REGULER

DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLTEKKES DEP KES TANJUNG KARANG
JURUSAN KEPERAWATAN
2009
ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWATDARURATAN
TERAHADAP Tn. DIDI DENGAN STROKE HEMORAGIK
DI IGD RS ABDUL MOELOEK B. LAMPUNG

Nama mahasiswa : Missi Familla Putri


Nama klien : Tn. Didi
Diagnosa medis : Stroke Hemoragik
Tanggal : 21-12-2009

I. PENGKAJIAN PRIMER

Airway
• Terdapat sumbatan jalan nafas berupa sekret.
• Suara nafas : gargling / ngorok

Breathing
• Tampak sesak
• Penggunaan otot bantu pernafasan (-)
• Frekuensi nafas : 36x/menit
• Irama nafas : tidak teratur
• Kedalaman nafas : dangkal
• Terdapat suara nafas tambahan : ronchi basah

Circulation
a. Sirkulasi perifer
• Nadi : 100x/menit
• Tekanan darah : 230/120 mmHg
• Akral dingin
• Warna kulit pucat
• CRT < 1 detik
• Terdapat edeme pada kepala sebelah kanan
b. Sirkulasi jantung
• Irama jantung : teratur
• Bunyi jantung : BJ I/II
• Tidak ada keluhan
• Nyeri dada (-)

Disability
• Terjadi penurunan kesadaran
• GCS : 3 (e:1, v:1, m:1)
II. ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT

Nama klien : Tn. Didi


Dx. Medis : Stroke Hemoragik
Tanggal : 21-12-2009

DIAGNOSA RENCANA KEPERAWATAN


TUJUAN INTERVENSI
KEPERAWATAN
Bersihan jalan nafas Setelah dilakukan 1. Kaji frekuensi,
tidak efektif b.d. tindakan keperawatan kedalaman, dan
penumpukan sekret diharapkan bersihan kualitas nafas.
jalan nafas dapat 2. Auskultasi bunyi
efektif/tidak ada nafas tiap jam.
sumbatan nafas, dengan 3. Monitor TTV dan
kriteria hasil: tingkat kesadaran.
• Sekret ( - ) 4. Lakukan
• Sesak ( - ) penghisapan lendir

• Rr < 28x/menit 5. Berikan oksigen


sesuai kebutuhan
6. kolaborasi
pemberian terapi
sesuai indikasi:
• cef
otaxim 1 gr
• ran
itidin 1 amp
• fur
osemid 1 amp
III. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN

Nama klien : Tn. Didi


Dx. Medis : Stroke Hemoragik
Tanggal : 21-12-2009

NO. IMPLEMENTASI EVALUASI


DIAGNOSA
1 1. Meng S : ---
kaji frekuensi, kedalaman,
O:
dan kualitas nafas. • klien masih tampak
2. Meng tidak sadar
• klien masih tampak
auskultasi bunyi nafas tiap sesak
jam. • Rr : 32x/menit
• Ronchi ( + )
3. Memo
nitor TTV dan tingkat A : Masalah teratasi sebagian
kesadaran. P : Lanjutkan intervensi
4. Melak • Kaji frekuensi
dan bunyi nafas
ukan penghisapan lendir
• Kaji TTV
5. Memb • Lakukan
erikan oksigen sesuai penghisapan lendir
• Berikan O2
kebutuhan
6. Berkol
aborasi pemberian terapi
sesuai indikasi:
• c
efotaxim 1 gr
• r
anitidin 1 amp
• f
urosemid 1 amp