Anda di halaman 1dari 5

TEORI – TEORI EKONOMI

1. TEORI KLASIK ADAM SMITH

Termausk teori ekonomi pembangunan.


Pembangunan ekonomi sebagai prose pertumbuhan dan perkembangan ekonomi dengan
memanfaatkan meknisme pasar.
Syarat pertumbuhan ekonomi : investasi dan spesialisasi yang dikontrol melalui mekanisme
pasar.
Campur tangan pemerintah : minimal ( the minimal government is the best government ),
dengan mengupayakan agar mekanisme pasar berjalan baik.
Ada 3 unsur utama proses pertumbuhan hasil produksi :
1. SDM : pertambahan jumlah penduduk
2. Pertambahan persediaan barang modal ( akumulasi modal ) karena tabungan masyarakat
diinvestasikan oleh pemilik modal dengan harapan memperoleh keuntungan
3. Spesialisasi dan pembagian kerja disertai perluasan pasar dan perkembangan perdagangan
baik perdagangan dalam negeri maunpun internasional.

Jumlah penduduk >  pasar >  tingakt spesialisasi dan pembagian kerja >  teknologi
inovasi > - produktivitas >  ekonomi >  Pendapatan nasional >
( catatan : > : meningkat )

2. TEORI NEO KLASIK DAVID RICARDO


Comparative Advantage

Teori keunggulan komparatif (theory of comparative advantage) merupakan teori yang


dikemukakan oleh David Ricardo. Menurutnya, perdagangan internasional terjadi bila ada
perbedaan keunggulan komparatif antarnegara. Ia berpendapat bahwa keunggulan komparatif
akan tercapai jika suatu negara mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan
biaya yang lebih murah daripada negara lainnya. Sebagai contoh, Indonesia dan Malaysia sama-
sama memproduksi kopi dan timah. Indonesia mampu memproduksi kopi secara efisien dan
dengan biaya yang murah, tetapi tidak mampu memproduksi timah secara efisien dan murah.
Sebaliknya, Malaysia mampu dalam memproduksi timah secara efisien dan dengan biaya yang
murah, tetapi tidak mampu memproduksi kopi secara efisien dan murah. Dengan demikian,
Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi dan Malaysia memiliki
keunggulan komparatif dalam memproduksi timah. Perdagangan akan saling menguntungkan
jika kedua negara bersedia bertukar kopi dan timah.

Dalam teori keunggulan komparatif, suatu bangsa dapat meningkatkan standar kehidupan dan
pendapatannya jika negara tersebut melakukan spesialisasi produksi barang atau jasa yang
memiliki produktivitas dan efisiensi tinggi.

3. TEORI HARROD DOMAR ( CAPITAL OUTPUT TEORI )

Melihat pentingnya investasi dalam tdh pertumbuhan ekononomi, karena investasi meningkatkan
barang modal. Yang memungkinkan peningkatan output.

1
5 TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI

1. THE LINEAR STAGES THEORY :

a. TAHAP – TAHAP PERTUMBUHAN – KARL MAX


 Perbudakan
 Feodalisme
 Kapitalisme
 Sosialisme
 komunisme

Proses Kemajuan ekonomi sebagai proses evolusi sosial.


Faktor pendinamis perkembangan ekonomi adalah teknologi.
Awalnya tekonologi dikuasai oleh kaum borjuis – kapitalis ( KAPITALISME )  penambahan
stok barang modal untuk maksimalisasi keuntungan dengan PERBUDAKAN ( ekspolitasi
buruh )  ada FEODALISME  jangka panjang : pasar melemah karena pertambahan stok
barang modal tidak diiringi hasil yang memadai.

 Lama – lama buruh berontak  barang modal jadi milik bersama  ZAMAN SOSIALISME
- dilanjutkan dengan zaman KOMUNISME dengan ciri tidak ada pemerintahan. Manusia
bekerja bukan sekedar cari makan tapi untuk ekspresi diri.

Teori evolusioner ini diubah oleh kaum komunis Rusia jadi teori Revolusioner :
1. Merebut kekuasaan dengan kekerasan dari tangan Tsar Rusia
2. membentuk monopoli politik dg mendirikan partai mayorita stangguh
3. Monopoli kekuatan militer
4. mempercepat kemajuan ekonomi dnegan menggunakan mekanisme non pasar ( perencanaan
terpusat ).

b. TAHAP – TAHAP PERTUMBUHAN EKONOMI DARI ROSTOW

Melihat pembangunan ekonomi sebagai proses perubahan yang bersifat garis lurus dan
bertahap.  lihat fotocopy

Ciri – ciri :
a. Tahap Masyarakat tradisional
b. Prakondisi untuk Take off
c. Era Take off
d. Tahap Menuju Kedewasaan
e. High Mass Consumption

2. Structtural Change Model  dikembangkan dari Teoir Arthur Lewis TWO SECTOR
MODELS : sektor modern dan sektor tenaga ekrja yang kelebihan tenaga kerja.
Lihat grafik Demand supply di fotocopyan

2
3. The International Dependency Theory

4. The Neo Classical Counter Revolution

Disebut Pendekatan yang bersahabat dengan pasar ( Market Friendly Approach ).


Pengembangan kembali ide awal teori Neo Klasik untuk diterapkan dalam pengembangan
ekonomi dunia ketiga.
Mengakui kemungkinan terjadinya kegagalan pasar bila teori Neo Klasik diterapkan sepenuhnya
di dunia ketiga. -=-> setuju intervensi pemerintah.
Berpendapat bahwa campur tangan pemerintah yang terbaik adalah minimal ( idem Adam
Smith ) , namun pemerintah diharapkan memfasilitasi agar mekanisme pasar optimal. Misal :
investasi sarana fisik spt jalan raya, pelabuhan, dan sosial ( keshatan, pendidikan ).

5. The New Growth Theory

Proses pertumbuhan ekonomi bukan sebagai fenomena jangka pendek yang didorong semata –
mata oleh penggunaan modal seperti dikatakan oleh teori pertumbuhan klasik. Pertumbuhan
sebagai bagian tak terpisahkan dari system pengelolaan proses produksi ( endogenous growth ).

GLOBALISASI

Merupakan proses bukan tujuan dan bukan system


Globalisasi bukan privatisasi dan bukan deregulasi
Globalisasi didirong oleh inovasi teknologi yang cepat, ekspansi pasar dunia dan liberalisasi
perdagangan dan aliran modal. Globalisasi bukan ekspansionisme, bukan merupakan
perpanjangan tangan dari kolonisasi atau era industrial Timbulnya pasar bebas menimbulkan
perubahan paradigma dari era industrial ke era informasi.
Globalisasi menyebabkan terwujudnya perubahan kondisi menjadi lebih mudah, lebih cepat,
lebih bervariasi, interelasi dan migrasi :
 perubahan nilai ukuran kekayaan / kemakmuran : pada era pertanian ( 1700 – 1750 ):
kepemilikan lahan, pada era industri : akumulasi modal, pada era informasi, penguasaan
dan kemampuan memanfaatkan informasi.
 Kenisbian batas negara
 Mempermudah komunikasi : internet
 Investasi lintas batas negara  pesawat terbang
 Perlipatgandaan jumlah dan mutu produksi
 Mempermudah gerak
 Memperdekat jarak
 Migrasi / asimilasi

Munculnya Ekonomi Global

a. Integrasi Pasar Internasional

3
Dalam ekononomi global, kebijakan ekonomi domestik harus mencerminkan realitas global.
Konsekuensinya, pemerintah harus mengembangkan kebijakan yang menghasilkan insentif
ekonomi dan financial global. Pemerintah dan kalangan bisnis bersama – sama membentuk
aliansi internasional yang menghasilkan manfaat ekonomi secara timbal balik. Dampaknya :
krisis keuangan 1997-1998.

b. Agenda Liberalisasi

 Liberalisasi perdagangan dan Liberalisasi Pasar Modal

Ada dua komponen yang berkaitan, yaitu liberalisasi perdagangan dan liberalisasi pasar modal.
Liberalisasi perdagangan menciptakan terbentuknya irama perdagangan yang teratur dan
terkendali karena barang yang diperdagangkan dapat mudah dikenali dan diperdagangkan.
Namun liberalisasi pasar modal dianggap sebagai sesuatu yang problematic oleh ASEAN dan
APEC terutama pasca krisis keuangan. Hal itu mengingat aliran dana lintas negara sebagian
bsar tidak terdeteksi, dan dengan adanya e – commerce, pasar keuangan makin sulit diawasi
oleh pemerintah.

Dengan menyadari betapa dahsyatnya pergerakan pasar modal global, Negara ASEAN dan
APEC perlu membuat pembedaan antara liberalisasi perdagangan dan liberalisasi pasar modal.
Namun sulit memisahkan liberalisasi perdagangan dari isu makro ekonomi. Tujuan program
liberalisasi adalah menciptakan ekonomi pasar yang efisien dan disinilah peran APEC dan
ASEAN di tingkat regional.

d. Konsep GII ( Global Information Infrastructure ) dan GIS ( Global Information Society )

 GII ( Global Information Infrastructure )

Teknologi internet, e commerce, telepon genggam, satelit penurunan biaya telekomunikasi


membuat pelayanan jasa menjadi lebih terjangkau dan makin mudah diakses di Negara
berkembang.

E Commerce

Dengan e commerce terjadi pergeseran dimana pasar akan lebih responsife terhadap
permintaan konsumen, yaitu dari supply side marketing menuju ke demand side marketing.
Juga e commerce memperpendek rantai produksi dan distribusi, peningkatan belanja virtual
melalui internet, serta penurunan biaya untuk masuk ke pasar bagi industri kecil dan
menengah.

 GIS ( Global Information Society )


1. Produksi yang bersifat customized dan semi customized dan hubungan antara pelanggan –
pekerja dan klien akan membutuhkan perhatian yang lebih personal.
2. Pekerja manual dan kerah putih kantoran menuju ke pekerjaan berdasarkan pengetahuan (
knowledge based workers ). Pergeseran dari bekerja di kantor menjadi bekerja di luar kantor /
rumah.
3. Munculnya GIS juga dapat dilihat nyata dari industri komunikasi, dimana orang mempunyai
pergi nonton film ke bioskop, atau menontonnya melalui DVD, atau internet. Juga dalam
berkomunikasi ada telepon, telepon genggam, internet, net phone, fax, videokonferensi.

4
5