Anda di halaman 1dari 17

ERUPSI OBAT

DIAH INTAN FIRDAUS (201110330311079)

DEFINISI
Erupsi obat alergi : reaksi alergi pada kulit atau daerah mukokutan yang terjadi sebagai akibat pemberian obat dengan cara sistemik. Faktor faktor yang memperbesar timbulnya erupsi obat adalah : Jenis kelamin (wanita mempunyai resiko besar) Imunitas (Lebih mudah terjadi pada orang yang mengalami penurunan sistem imun) Usia dosis Infeksi dan keganasan Atopik

PATOGENESIS
1. Mekanisme imunologos Tipe I (reaksi anafilaksis) Tipe II (autotoksis) Tipe III (reaksi kompleks imun)

Tipe IV (reaksi alergi seluler tipe lambat)


2. Mekanisme non imunologis 3. Unknown mechanisms

MANIFESTASI KLINIK
Urtikaria Purpura Fixed drug eruption Eritroderma

Vaskulitis
Reaksi fotoalergik Eritema multiforme Sindrom Stevens-johnson dll

URTIKARIA DAN ANGIOEDEMA


Kemerahan pada kulit akibat melebarnya pembuluh darah.warna merah akan hilang pada penekanan. Pada angioedema biasanya terjadi didaerah bibir, kelopak mata ,genitalia ekstena,tangan dan kaki. Keluhan umum : gatal dan panas pada pada tempat lesi. biasanya timbul mendadak dan hilang perlahan-lahan dalam 24 jam. Dapat disertai demam dan gejala-gejala umum misal malese,nyeri kepala dan vertigo. Penyebab tersering adalah penisilin, asam asetilsalisilat dan NSAID.

urtikaria

PURPURA
Pendarahan didalam kulit berupa kemerahan pada kulit yang tidak hilang bila ditekan. Purpura dapat timbul bersamaan dengan eritema dan biasanya disebabkan karena permeabilitas kapiler yang meningkat.dan disertai dengan gatal. Biasanya simetris serta muncul disekitar kaki atau tungkai bawah

PURPURA

FIXED DRUG ERUPTION


Kelainan ini umumnya berupa eritema dan vesikel berbentuk bulat atau lonjong dan biasanya numular, kemudian meninggalkan bercak hiperpigmentasi yang lama baru hilang, dan bahkan sering menetap. Tempat prediksi disekitar mulut,didaerah bibir, dan daerah penis pada laki-laki. Obat penyebab yang paling sering adalah sulfonamid,barbiturat,trimetropin,dan analgesik

FIX DRUG ERUPTION

ERITRODERMA
Eritroderma pada alergi obat berbeda dengan eritroderma pada umumnya yang biasanya disertai eritem dan skuama. Pada alergi obat terlihat adanya eritem tanpa skuama. Skuama baru timbul pada stadium penyembuhan.

Obat-obat yang biasa menyebabkannya : sulfonamid, penisilin, dan fenilbutazon.

ERITRODERMA

VASKULITIS
Ialah : radang pembuluh darah. Biasanya disertai demam,mialgia, anoreksia. Penyebab : anti depresan, dan antiaritmia.

Jika terjadi pada pembuluh darah sedang berbentuk : eritema nodosum. Yakni berupa kelainan kulit eritema dan nodus yang nyeri dangan eritema diatasnya disertai demam dan malese. Tempat prediksi : ekstensor tungkai bawah Penyebab : sulfonamid ,kontrasepsi oral.

VASKULITIS

FOTOALERGIK
Gambaran klinis reaksi fotoalergik sama dengan dermatitis kontak alergik, Lokasi : tempat yang terpajan sinar matahari. Kemudian meluas kedaerah yang tidak terpajan matahari. Penyebab : fenotiazin, sulfonamida, NSAID,griseofulvin.

PENGOBATAN
Terapi umum : Melindungi kulit.pemberian obat yang diduga menyebakan erupsi kulit dihentikan segera. Menjaga kondisi pasien dengan selalu melakukan pengawasan untuk mendeteksi kemungkinan terjadi erupsi yang lebih parah. Menjaga kondisi pasien termasuk asupan nutrisi dan cairan tubuhnya. Transfusi darah apabila terapi tidak memberikan perbaikan pada 2-3 hari.

PENGOBATAN
Penatalaksanaan khusus : Sistemik Kortikosteroid Antihistamin Topikal Dalam keadaan kering : bedak salisilat 2 % ditambah antipruritus Dalam keadaan basah : kompres larutan asam salisilat 1 % Pada eksantema fikstum: basah (kompres), kering (krim kortikosteroid) Eritema menyeluruh dan skuamasi : salep lanolin 10% yang dioleskan sebagian-sebagian.