Anda di halaman 1dari 26

Merumuskan masalah dan jenis intervensi psikologi

Perbedaan Diagnosis dan Intervensi (Caring VS Curing)

Diagnosa Medis: mengungkapkan penyakit yang diderita (diagnosis penyakit) Diagnosa Keperawatan: Identifikasi masalah dan penyebab berdasarkan kebutuhan dan respon pasien. Intervensi Kedokteran: melakukan tindakan pengobatan dengan drug dan tindakan operatif Intervensi keperawatan membantu klien memenuhi kebutuhan dasarnya dan membantu menyelesaikan masalah klien baik fisik, psikologis, sosial dan spiritual dengan tindakan keperawatan yang meliputi intervensi keperawatan, observasi,pendidikan kesehatan dan konseling (terapi non drug)

Asesmen dalam Psikologi Kesehatan

Ada hubungan antara kepribadian dengan kerentanan terhadap gangguang fisik Friedman & Rosenman (1974) mengidentifikasikan tipe kepribadian A dan tipe B Fitur Kepribadian A berkorelasi dengan penyakit jantung koroner

Fitur Kepribadian Tipe A : perfeksionis, banyak menuntut dirinya sendiri maupun orang lain, tak sabar, kurang toleran terhadap frustrasi, cenderung mengembangkan rasa permusuhan bila ekspektasi/harapannya tidak terpenuhi

Fitur Kepribadian Tipe B : kebalikan dari tipe A, lebih santai.

VARIABEL DALAM ASESMEN


Variabel Stimulus Anteseden

Segala hal yg mencetuskan perilaku yg dipermasalahkan situasi tertentu sendiri, bersama teman, saat tertentu, tempat, melakukan aktivitas, dsb.

VARIABEL DALAM ASESMEN (Lanjutan)


Variabel Organismik Faktor fisiologis Genetik

Proses belajar
Harapan subjek thd situasi

bagaimana ia menginterpretasi situasi

VARIABEL DALAM ASESMEN (Lanjutan)


Variabel Respon

Segala hal ttg perilaku yg dipermasalahkan Frekuensi Intensitas Lamanya Variabel Konsekuensi Akibat yg diperoleh setelah perilaku terjadi. Konsekuensi inilah yg memelihara perilaku yg menjadi masalah

Metode asemen psikologi kesehatan klinis

Kuesioner Observasi /Inventori gejala Wawancara terstruktur Alat asesmen spesifik (dukungan sosial, optimisme, kualitas hidup) Formulir pemantauan diri (self monitoring)

Contoh alat/instrumen asesmen :


The 90 item symptom checklist (SCL 90) Millon Behavioral Health Inventory (MBHI) Skala Multidimensional Health Locus of Control (MHLC)

INTERVIEW
Penting digunakan untuk menggali

informasi yg berhubungan dg masalah klien Fokus pada variabel anteseden, organismik, respon, dan konsekuensi Mempunyai kelebihan dan kelemahan Teknik: refleksi perasaan, klarifikasi, meringkas, pertanyaan terbuka &

METODE OBSERVASI
Pengamatan/ pengumpulan data OBSERVASI Perilaku Penemuan Penilaian ASESMEN PENELITIAN

Non perilaku

Pemberian arti Inferensi


DIAGNOSTIK

Sampel perilaku Konstruk hipotetis

Penegakan diagnosis

OBSERVASI dalam PSIKODIAGNOSTIKA


Berkaitan dengan proses penyelidikan identifikasi variabel psikologis dlm penegakan diagnosis psikologis Multi teknik diperlukan untuk mampu memahami dan mendiagnosis variabel psikologis Salah satu tools penting bagi psikolog terutama utk mengamati gejala / simptom / gangguan

Mengapa Perlu Observasi bagi Psikolog


Goodwin & Driscoll (dalam Bentzen, 1993) Mengukur perilaku yg tidak dapat diukur dengan alat ukur psikologis lain (banyak pada anak) Lebih tidak mengancam (pada anak lebih akurat)

APA YANG DIOBSERVASI ??


No. 1 2 3 4 Materi Observasi Perilaku Verbal Perilaku Non-verbal Peristiwa / kejadian Setting & Lingkungan alam Contoh Dialek, volume, intonasi, salah ucap, content, gagap, cadel Ekspresi wajah, bahasa tubuh Banjir, kebakaran, upacara pernikahan, wisuda Setting tempat : dirumah, dikampus, dipasar Setting waktu : pagi, siang, saat matahari terbenam, jam ... WIB Lingk. Fisik : warna cat, pintu, jendela, lampu, hiasan dinding, marka jalan Lingk. Sosial : jumlah siswa, interaksi yg tjd Cara pedagang melayani pembeli Sikap ramah, kedisiplinan

Interaksi objek & lingkungan

Webb dkk (1966) & Denzin (1970) Yang diobservasi :


Exterior physical signs : pakaian, gaya rambut, sepatu, tato, rumah, perhiasan Expressive movements : gerakan-gerakan tubuh seperti gerakan mata, wajah, postur, lengan, senyum, kerutan dahi dll Physical location : perhatikan personal space dan lingkungan fisik Body Language behaviour : menyilangkan kaki dll Time duration Diterapkan pada kelas sosial, status, Gender, dan sikap sosial

Syarat-syarat Observer yang baik


1. Memiliki alat indera yang baik 2. Adanya minat dan kesediaan melakukan observasi 3. Mengerti latar belakang ttg materi yg akan diobservasi 4. Mampu memahami kodekode/tandatanda tingkah laku untuk membedakan tingkah laku yang satu dg yang lain. 5. Membagi perhatian dan memusatkan perhatian 6. Dapat melihat hal hal yang detail 7. Dapat mereaksi dengan cepat dan menerangkan contoh contoh tingkah laku secara verbal/ nonverbal. 8. Menjaga hubungan antar observer dan observee. 9. Observer sebaiknya bersikap netral dan bebas prasangka serta tidak cepat mengambil keputusan,

JARAK PERSONAL
Kita semua ounya jarak yang merasa nyaman. Jarak personal bervariasi tergantung kultur dan situasi.Perbedaan daerah jarak dibagi 4:
1.Area umum: sekitar 3 m atau lebih. Jarak normal yang kita pilih dengan kelompok orang 2.Area sosial: 1 3 m, jarak yang digunakan untuk komunikasi dengan orang yang tidak begitu kita kenal. 3.Area personal: 0,5 1 m, jarak yang merasa nyaman dengan orang yang kita kenal. 4.Area sahabat: 0 50 cm, jarak untuk orang yang kita kenal benar. Suami, istri, anak, sahabat dekat, keluarga

PELOPOR PENYUSUNAN LEMBAR OBSERVASI


1.

2.

Dr. Dorothy Thomas Dr. Charlotte Buhler

Mereka menemukan cara mereka pada saat melakukan observasi dalam setting situasi bermain dari anak-anak balita sewaktu mereka bertemu pertama kali di taman kanak-kanak

LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN LEMBAR OBSERVASI


1.

Tentukan terlebih dahulu tujuan observasi secara jelas dan terperinci. Jelaskan tujuan yang terperinci ini dalam pola tingkah laku yang diobservasi
Buatlah inventarisasi pola tingkah laku pada butir 1 di atas secara terperinci mulai dari penampilan tingkah laku yang paling sederhana sampai penampilan tingkah laku yang paling kompleks

2.

Tuangkanlah invetarisasi pola tingkah laku tsb. Dalam suatu lembar rekaman observasi (recording sheet) sekaligus dengan frekuensi, durasi dan keteranganketerangan lain 4. Lembar observasi beserta lembar rekaman tadi sebelum dipergunakan dalam penelitian yang sesungguhnya harus dicoba terlebih dahulu melalui suatu trial observation. Di dalam observasi percobaan ini usahakan agar baik participant, setting maupun gejala tingkah lakunya mendekati atau sama dengan yang diteliti
3.

5.

Setelah dilakukan percobaan lembar observasi dan lembar rekaman bila perlu diadakan perbaikan-perbaikan agar lebih sempurna
Hy

6.

Setelah ke lima langkah tersebut dilakukan, sudah siap untuk melakukan observasi pada penelitian yang sesungguhnya

Contoh Psychological Assessment


CANDIDATE RESUME & PSYCHOLOGICAL ASSESSMENT
Position applied A. PERSONAL DATA : Name Sex Place & Date of Birth Address Marital Status : SINDUYONO NATAN : Male : Malang, February 20, 1969 : Perumnas I Jalan Wijaya No. 19 RT06 / RW02 , Tangerang : Married : PRODUCTION SUPERVISOR NIC : 009

B. FORMAL EDUCATION: 1994 - Bachelor (S1) in Mechanical Engineering, ITN Malang.

C. COURSE / SEMINAR / WORKSHOP ATTENDED No. 1 2 3 4 5 Title Glass Printing and Screen Making Tool room Procedure Crystal Resonator Piping Design Technology Process dan Pengolahan Bahan Provider Macro Packing, Singapore Macro Packing, Singapore KDS Tottori Japan Darma Profesi ITN Course Dates 1998 1997 1993 1993 1990 Period (Hours, days) 2 weeks 4 months 1 year 4 months 1 day

20

PSYCHOGRAM Name Date of test Position Applied : SINDUYONO NATAN : 29 September 2003 : PRODUCTION SUPERVISOR 1 NIC : 009

(lanjutan)
4 5 X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X 6 7

PSYCHOLOGICAL ASPECT A. INTELLIGENCE 1 General Knowledge 2 Ability to analyze a problem in depth 3 Ability to organize thinking process systematically and logically 4 Ability to plan the work 5 Ability to learn new things B. COMMUNICATION 1 Ability to present his/ her ideas clearly and logic 2 Ability to lesson to other person C. PERSONALITY 1 Emotional stability, able to control her/ his emotional 2 Social Maturity 3 Able to adjust with changing, accept new approach and not preoccupied with one style 4 Self confidence 5 Achievement motivation D. INTERPERSONAL SKILL 1 Initiative 2 Able to work in a team work 3 Able to persuade and perform positive impression to gain trust 4 Showing attention to other's feeling and needs 5 Able to work under stress 6 Able to work carefully and diligently 7 Able to deal with other's in various situations 8 Able to make decision 9 Leadership potentiality E. MANAGERIAL SKILL 1 Skill based on task oriented 2 Skill based on relationship oriented 3 Skill based on effectiveness oriented Note: 1 - 2 : Low 3 - 5 : Average 6 7 : High X Minimum requirement Present achievement subject

X X

21

DESCRIPTION Psychological assessment result indicates that subject has high average intelligence level within his group. He also indicates his knowledge development by mastering the area he is working presently. His capability is organizing his conceptual skill is good, enable him to properly analyze a problem and learn new things. His has good communication skill, reflected by his ability to express his opinion and accept other suggestion and opinion. Emotional stability and social maturity of subject is good, together with his capability to adapt with new condition and changing situation. Subject has high degree of self confidence and enthusiastic for good performance. Working in a group, subject can stay together for a long period of time. This is supported by his ability to contribute positive influence and attention to the need of his group colleagues. Besides that subject can work in a working situation full of pressure without leaving his concern to tidiness, perfect and clean work. Leadership capability is high, supported by his ability to take decision in his work. As a leader subject is result as well as effectiveness oriented rather than developing good relationship among his working colleagues in finalizing his tasks. However in general, his managerial style is suitable for the position being offered to him. From this psychological assessment result, subject SINDUYONO NATAN is recommended to be hired as the PRODUCTION SUPERVISOR. Assessed by,

RAHMAN HALIM, S.Psi. Psychologist

22

Tujuan Pengobatan dan Perawatan

1.
2.

Tujuan Pengobatan: Menentukan dan menyingkirkan penyebab penyakit atau mengubah problem penyakit dan penanganannya.(Kuratif) Tujuan Perawatan: Membantu pelaksanaan rencana pengobatan/terapi Membantu pasien/klien beradaptasi dengan masalah kesehatan, mandiri memenuhi kebutuhan dasarnya, mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, dan meningkatkan fungsi tubuh (prefentif, promotif , kuratif dan rehabilitatif)

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan


Menetapkan

tahapan penanganan Mempertimbang kan adherensi (kepatuhan) klien/pasien

Faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kapatuhan Karakteristik perintah/aturan atau rutinitas. Umur Gender dan sosiokultural

Prosedur Penanganan Psikologis

Self observation & self monitoring Biofeedback Latihan relaksasi Edukasi

TERIMA KASIH