Anda di halaman 1dari 20

MENGANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL

PERUSAHAAN

DISUSUN OLEH:
DEANITA RAHMALIA A. (1411011022)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS LAMPUNG


TAHUN AKADEMIK 2014/2015

BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Definisi Pemasaran dan Manajemen Pemasaran


Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah proses sosial dan manajerial
yang seseorang atau kelompok memperoleh yang mereka butuhkan dan inginkn
melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai. Sedangkan menurut The
American Marketing Association mendefinisikan pemasaran adalah proses
perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi
ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan
individu dan organisasi. Maka manajemen pemasaran dapat didefinisikan sebagai
proses perencanaan,

pelaksanaan dan evaluasi konsepsi, penetapan harga,

promosi dan distribusi ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang
memuaskan tujuan individu dan organisasi.
2.2. Mendesain Produk merek kemasan dan layanan
Persaingan dalam dunia bisnis saat ini semakin lama terasa semakin
tajam. Persaingan dalam memperebutkan dan mempertahankan konsumen
menjadi semakin ketat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya alternatif produk
yang dapat dipilih oleh konsumen. Munculnya produk-produk yang inovatif
secara terus-menerus dalam waktu yang relatif singkat menuntut perusahaan
untuk berupaya mengembangkan produk-produknya agar tidak tertinggal oleh
pesaing-pesaingnya.
Salah satu industri yang dilanda persaingan ketat dewasa ini adalah industri yang
bergerak di kategori fast moving customer product. Jenis barang-barang yang
termasuk dalam kategori ini diantaranya adalah minuman, sabun, shampoo, pasta
gigi, rokok, dan barang-barang lain yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi pasar bagi industri fast moving customer product ini adalah buyers
market, dimana konsumen dihadapkan pada begitu banyak pilihan produk yang

variatif sehingga konsumen memiliki kekuatan yang sangat besar dalam


menentukan pilihannya. Khususnya pada lini shampoo, dimana semakin banyak
jenis dan merek yang beredar di pasaran. Konsumen pun semakin jeli dan kritis
dalam memilih shampoo yang ada. Konsumen akan menggunakan produk
shampoo yang menurut persepsinya terbaik.
Oleh karena itu, di dalam memasarkan produknya, setiap perusahaan senantiasa
berusaha untuk menciptakan keunggulan kompetitif agar mampu bertahan dan
sekaligus mampu memenangkan persaingan dengan produk sejenis yang dimiliki
oleh para pesaing. Hal ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh
perusahaan P&G (Procter & Gamble) dalam berhadapan dengan ketatnya
persaingan.
Dewasa ini, P&G sebagai perusahaan multinasional, dalam usaha memperluas
pasar yang dikuasainya, khususnya pada lini shampoo, dihadapkan kepada
berbagai bentuk persaingan yang datang dari para pesaingnya. Para pesaingnya,
baik itu yang datang dari pesaing lama maupun pesaing baru merupakan ancaman
terhadap pertumbuhan pangsa pasar produknya, yakni Pantene . Terbukti dengan
menurunnya jumlah pangsa pasar Pantene yang pada tahun 1999 telah menguasai
pasar sebesar 20 % menjadi 18,84 % di tahun 2001.
1. Arti Produk
Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memuaskan
suatu kebutuhan dan keinginanan.
Produk

merupakan

variabel

pemasaran

yang

paling

mendasar dari bauran pemasaran karena produk merupakan


sesuatu yang ditawarkan oleh perusahaan pada pasar. Pantene
merupakan produk sampo dengan formula khusus terdapat pro
vitamin

B5

yang

berfungsi

menguatkan

rambut.

Vitamin

memberikan lapisan pelindung tambahan bagi kutikula yang


mengalami

kerusakan

akibat

faktor

cuaca,

kimiawi,

dan

metabolisme tubuh. Kunci keistimewaan produk pantene terletak


pada kemampuan formula dalam meningkatkan batang rambut
menjadi lebih kuat, khususnya pada bagian yang rusak. Dalam

14 hari rambut bertransformasi menjadi lebih sehat, mudah


diatur, lembut lurus, tidak kusut, dan lebih bercahaya.
Rangkaian produk Pantene baru kini hadir dalam dalam
lima varian, yakni Pantene Hair fall Control, Pantene Smoot and
Silky, Pantene Nourised dan Pantene Long Black.

Jajaran Pantene Baru

Pantene Total Care


Bantu atasi rambut bercabang
Melindungi rambut Anda dari kerusakan dari hari ke hari, melindungi dari rambut
bercabang dan membuat rambut Anda terasa lembab,

Pantene Hair Fall Control


Mengurangi Rambut Rontok karena patah
Penggunaan secara teratur membantu menguatkan rambut dari pangkal hingga ke
ujung dan mengurangi rambut rontok karena patah

Pantene Smooth & Silky


Mengurangi Rambut Kusut yang Susah Diatur
Melembabkan rambut dengan membentuk lapisan pelindung di atas kutikula,
sehingga rambut terasa lebih lembut dan tampak berkilau
2.3. Penetapan Harga Produk

A. Pengertian dan Fungsi Harga


Harga adalah nilai pertukaran atas manfaaat produk yang
umumnya dinyatakan dalam satuan moneter. Harga terbentuk
dari kompetensi produk untuk memenuhi tujuan dua pihak yaitu
produsen dan konsumen. Produsen memandang harga adalah
nilai barang yang mampu memberikan manfaat keuntungan
diatasbiaya produksinya. Sedangkan konsumen memandang
harga adalah nilai barnga yang mampu memberikan manfaat
atas pemenuhan kebutuhan dan keinginannya.
Fungsi harga untuk perusahaan maupun konsumen yaitu :
Sebagai sember pendapatan atau keuntungan perusaahaan
untuk pencapaian tujuan produsen,
Sebagai pengendali tingkat permintaan dan penawaran
permintaan akan meningkat (jika harga turun),
Dapat mempengaruhi program pemasaran dan fungsi-fungsi
bisnis lainnya bagi perusahaan, Mempengaruhi perilaku
konsumsi dan pendapatan masyarakat (harga rendah dapat

meningkatkan konsumsi masyarakat dan upah yang tinggi bagi


jasa masyarakat akan mempengaruhi perilaku konsumsinya).
B.Faktor Penentu Harga
Fakor internal meliputi :
1. Tujuan pemasaran ( biaya, penguasaan pasar dan usaha)
2. Strategi marketing mix (aspek harga dan non-harga)
3. Organisasi (strktur, skala dan tipe)
Faktor eksternal meliputi :
1. Elastisitas permintaan dan kondisi persaingan pasar
2. Harga pesaing dan reaksi pesaing terhadap perubahan harga
3. Lingkungan mikro (pemasok, penyalur, asosiasi, dan
mayarakat), lingkungan makro (pemerntah, cadangan sumber
daya, keadaan masyarakat,sosial).

Tahap Penentuan Harga :


1. Memilih tujuan dan orientasi harga
2. Memperkirakan permintaan produk dan perilakunya
3. Memperkirakan biaya dan perilakunya
4. Melakukan analisis perilaku pesaing
5. Menentukan strategi harga
6. Menyesuaikan harga akhir
Strategi-Strategi Harga
Strategi harga berorientasi kepada biaya
Strategi harga yang berorientasi kepada biaya akan
mendasarkan pada perhitungan biaya ( tetap dan variabel ) dan
menentukan targer keuntungan yang diinginkan ( atau target
pengembalian investasi ) untuk dapat menetapkan harga.

Strategi harga berorientasi kepada permintaan


Penetapan harga yang berorientasikan kepada permintaan akan
mempertmbangkan kondisi prmintaan pasar. Harga akandiserap apabila ada
permintaan, atau dengan kata lain harga dapat ditetapkan menurut tingkat
permintaannya. Sehingga perusahaan perlu memahami sampai dimana
permintaan terhadap barang tersebut terbeentuk. Dengan mempertimbangkan
permintaan pasar, maka strategi harga ini dapat diarahkan untuk mencapai tingkat
atau pertumbuhan penjualan atau market-share.

C.Kebijaksanaan dan metode penetapan harga


Adapun harga yang ditawarkan oleh produk pantene lihat tabel
dibawah ini :

Nama Barang :

Harga (Rp)

Kelompok

1.
2.
3.
4.

Pantene Scalp 90ml-Shampo


Pantene Shampo Anti Ketombe 90ml
Pantene Hair Fall Shampoo 90ml
Pantene Pro-V Smooth & Silky 90ml-

8.000,8.000,8.000,8.000,-

Pembersih
Pembersih
Pembersih
Pembersih

5.
6.
7.
8.

Shampo
Pantene Hitam Panjang 90ml-Shampo
Pantene Pro-V Total Care 90ml-Shampo
Pantene Pro-V 5ml-Shampo
Pantene Pro-V Hitam Panjang 5ml-

8.000,8.000,1.800,1.800,-

Pembersih
Pembersih
Pembersih
Pembersih

1.800,-

Pembersih

Shampo
10 Pantene Pro-V Antiketombe 200ml-

16.000,-

Pembersih

. Shampo
11 Pantene Pro-V Hairfall Control 200ml-

16.000,-

Pembersih

. Shampo
12 Pantene Harifall Conditioner 180ml

17.500,-

Pembersih

.
13

17.500,-

Pembersih

450,-

Pembersih

Pantene Pro-V Perawatan Total 5ml

1.800,-

Pembersih

. /sachet
16 Pantene Long Black 200ml-Shampo

16.000,-

Pembersih

.
17

16.000,-

Pembersih

Shampo
9. Pantene Pro-V Rambut Rontok 5ml 4s-

Pantene Smooth & Silky Conditioner

. 180ml
14 Pantene Pro-V Hijau 4s-Shampo
.
15

Pantene Total Care 200ml-Shampo

4.linkungan Mikro
Untu

D. Lingkungan makro
penentuan harga produk sampo pantene, mulai dari pemasok harganya
lebih murah sesuai harga pasaran pabrik, akan tetapi apabila sudah sampai kepada
perantara harganya dinaikan karena perantara ingin mempunyai keuntungan dari
hasil produk sampo Pantene tersebut. Apabila telah sampai kepada pelanggan
harga akan berubah menjadi sedikit mahal sesuai dengan ketetapan harga
pemasaran.
2.4. Lingkungan Pemasaran
Lingkungan pemasaran erupakan kekuatan-kekuatan linngkungan makro
dan lingkungan mikro yang memperngaruhi sistem pemasaran perusahaan yang
merupakan peluang dan ancaman.
Kita bisa mengambil sample analisa linkungan pemasaran yaitu dari
produk Sampo Pantene, yang akan di analisa dengan menggunakan konsep
analisa lingkungan ekternal.
Kekuatan Lingkungan Makro :
A. Demografi
Dilihat dari segi demografi yaitu di negara indonesia, produk sampo
pantene sangat cocok digunakan khusus bagi para wanita maupun pria dari usia
remaja hingga dewasa, karena dilihat dari segi iklim yang ada di indonesia yaitu
iklim tropis yang membuat kulit kepala menjadi rusak dan rambut menjadi mudah
patah dan kering bila terkena matahati, maka sampo pantene memberikan
kenyamanan bagi rambut wanita maupun pria.
Karena kandungan dari sampo pantene terdapat provitamin B5 yang
berfungsi menguatkan rambut. Vitamin memberi lapisan pelindung tambahan
bagi kutikula yang mengalami kerusakan akibat faktor cuaca, kimia dan
metabolisme tubuh.

B. Ekonomi
Melihat keadaan sektor ekonomi yang ada di wilayah indonesia yang
sedang mengalami perkembangan dan era globalisasi terutama bagi para
masyarakat yang terdiri dari beberapa golongan, terdiri dari kelas atas, menengah
maupun bawah dari penghasilan masyarakat yang penghasilannya perbulan diatas
maupun dibwah upah minimum kerja, Sampo Pantene bisa dibeli di toko-toko
atau warung terdekat oleh masyarakat sekitar yang ingin mencoba produk
Pantene terutama bagi para wanita yang mempunyai rambut panjang dan lebat.
Karena harga sampo Pantene sangat murah mulai dari Rp. 500,- satu set sangat
terjangkau bagi golongan manapun murah dan higienis.
C.Teknologi
Dengan adanya teknologi dan infomatika yang sangat canggih terutama
di bidang komunikasi yang mudah berkembang di seluruh, dunia baik diluar
maupun didalam negeri. Produk sampo pantene dalam pembuatan suatu produk
dari segi desain hingga ke pada kemasan menggunakan mesin-mesin yang sangat
mutakhir yang dirancang kusus untuk menjadi produk yang berkualitas dan
bermutu di kalangan konsumen, dari segi pemasaran dan periklanan produk
Pantene menggunakan teknologi informasi untuk menyampaikan produknya
melalui alat elektronik seperti televisi dan internet, yang bertujuan untuk
memenuhi pangsa pasar dan daya tarik konsumen terhadap produk sampo
Pantene.
D. Politik
Peristiwa politik dan sosial yang terjadi di Indonesia saat ini dapat
memberi dampak merugikan pada kegiatan bisnis di Indonesia. Indonesia telah
mengalami proses perubahan demokrasi, yang mengakibatkan timbulnya berbagai
peristiwa sosial dan politik yang menimbulkan ketidakpastian peta politik di
Indonesia. Peristiwa ini secara umum telah menimbulkan ketidakpastian politik,
di samping gejolak sosial dan sipil yang tercermin dengan adanya sejumlah
kejadian dalam beberapa tahun terakhir.Tidak ada jaminan bahwa situasi politik
di Indonesia akan stabil atau Pemerintah akan menerapkan kebijakan ekonomi

yang kondusif untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi atau yang tidak


berdampak negatif terhadap kondisi regulasi produk sampo Pantene pada saat ini.

E. Sosial dan budaya


Dengan adanya sosialisasi para masyarakat terhadap produk sampo
Pantene, maka pangsa pasar sampo pantene semakin meningkat karena adanya
konsumen yang mengsosialisasikan sampo Pantene dengan cara komunikasi dari
mulut kemulut agar mencoba produk sampo pantene, maka para masyarakat
banyak yang menjadi pelanggan sampo pantene. Selain itu adanya budaya
mencontoh dari iklan Pantene yaitu suatu strategi yang sangat baik, Pantene
mengadakan kompetisi yaitu pantene hair model pencarian bintang pantene, yang
dikususkan bagi para wanita yang mempunyai rambut panjang hitam dan lebat,
yang menjadi kebiasaan bagi para wanita untuk menggunakan sampo Pantene
agar terpilih menjadi bintang iklan sampo Pantene.
2.5. Prilaku Pasar
Prilaku pasar adalah pola kebiasaan pasar meliputi proses (mental)
pengambilan keputusan serta kegiatan fisik individual atau organisasional
terhadap produk tertentu, konsisten selama periode waktu tertentu. Kegiatankegiatan prilaku meliputi tindakan penilaiain, keyakinan, usaha memperoleh,
pola, penggunaan, maupun penolakan suatu produk.
Sampo Pantene sebagian yang menggunakan adalah perempuan dan lakilaki, baik dari kalangan remaja sampai kalangan orang tua, dan harganya Rp. 500
per set, biasanya sampo Pantene digunakan apabila seseorang ingin mencuci
rambut dan dibeli diwarung atau toko-toko terdekat, seseorang membeli sampo
pantene karena mereka membutuhkan sampo tersebut untuk perawatan rambut
supaya sehat dan indah pada saat mandi atau pun creambat. Proses membeli
sampo pantene tersebut adalah orang tersebut ingin mendapat perawatan rambut
indah sehat tanpa ketombe dan berkilau.
A. Karakteristik yang mempengaruhi pembelian

Yang menjadi pengaruh konsumen untuk membeli sampo Pantene adalah


keunggulan sampo pantene tersebut yaitu Untuk mendapatkan

rambut

yang sehat dan indahUntuk menjaga kebersihan dan keharuman


Untuk menghilangkan ketombe Sekedar coba-coba. Adapun
dalam segi kemasan yang dapat mudah di ingat oleh para
konseman yaitu dari segi ukuran kemasan 5 ml (sachet) 100 ml
200 ml 400 ml. Faktor inilah yang mempengaruhi konsumen
tertarik untuk membeli sampo Pantene.
B. Proses Keputusan Membeli
Menurut Kotler tahap- tahap yang dilewati pembeli untuk
mencaoai keputusan membeli melewati 5 tahap-tahap, yaitu :
a. Pengenalan Masalah
b. Pencarian informasi
c. evaluasi alternatif
d. Keputusan membeli
e. Tingkat laku pasca pembelian
Dari kelima tahapan diatas kebanyakan konsumen sampo
Pantene dalam melakukan keputusan membeli, yaitu dengan
cara pencarian informasi melalui Televisi, Radio, Majalah, Surat
kabar, Papan reklame, Teman atau saudara.
C. Pasar Konsumen
Pasar konsumen adalah pasar yang dimana pembelinya
dalah individual yang membeli produk untuk digunakan atau
disewakan.
Faktor yang mempengaruhi prilaku pembelian tehadap
sampo pantene adalah karena adanya :

Faktor budaya
Conto: dalam lingkungan keluarga seorang ibu rumah
tangga

kebiasan menggunakan sampo pantene, dalam

jangka waktu 1minggu sekali,

sebab apabila digunakan

setiap hari maka membuat kulit kepala menjadi rusak dan

berketombe, maka mulai dari anak- anaknya ikut juga

mencoba dan merasakan shal-hal seperti itu.


Faktor sosial
Conto : dalam lingkungan masyarakat seseorang mulai
mencoba mempengaruhi orang-oarang agar mencoba

sampo pantene.
Faktor Pribadi
Conto : Dari faktor usia, kebanyakan yang memakai sampo
Pantene adalah para remaja, karena seusia itu perawatan
rambut harus benar- benar di jaga dan terpilihlah sampo

pantene untuk menjaga kesehatan dan keindahan rambut.


Faktor psikologis
Conto : Dengan adanya iklan pantene dengan model
perempuan berambut panjang sehat dan indah, maka
seseorang temotivasi ingin memiliki rambut seperti model
bintang iklan tersebut.

2.6. Target Pasar


Target pasar

paroduk

sampo

Panten

yaitu

kepada

supermarket,grosir,salon hingga kepada pengecer kemudian


sampailah kepada para konsumen. Hal itu dilakukan karena dana
yangterbatas, segmen tersebut tidak memiliki pesaing, dan
merupakan segmen yang paling tepat sebagai landasan untuk
ekspansi ke segmen lainnya.
A. Segmentasi Pasar dan Posisi Keunggulan
Segmentasi

pasar

adalah

proses

membagi

pasar

keseluruhan suatu produk atau jasa yang bersifat heterogen


kedalam beberapa segmen, di mana masing-masing segmenya
cenderung bersifat homogen dalm segala aspek. segmentasi
pasar sampo pantene lebih di targetkan kepada segmentasi
pasar konsumen yaitu membentuk segmen pasar dengan
menggunakan ciri-ciri konsumen , kemudiaan perusahaan akan
menelaah apakah segmen-segmen konsumen ini menunjukan
kebutuhan atau tanggapan produk yang berbeda.

Positioning

berhubungan

dengan

upaya

identifikasi,

pengembangan, dan komunikasi keunggulan yang bersifat khas


serta unik.
Keunggulan dari sampo pantene adalah komposisi produk
tersebut dari bahan-bahan alami dan berkhasiat untuk merawat
rambut rusak, selain dari komposisi kemasannya pun di desain
cukup unik sehingga mudah di ingat oleh para konsumennya.
Sehingga memberikan keunggulan dari para pesaing produk
sampo lainnya.

B. Jenis Pasar
Pemasaran yang dilakukan oleh produk sampo Pantene
termasuk kedalam jenis Pasar persaingan sempurna karena :

Jumlah pembeli dan penjual banyak


Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen
Sumber produksi bebas bergerak
Pembeli dan penjual mengetahui keadaan pasar

2.7. Saluran Distribusi


Saluran Distribusi adalah suatu jalur perantara pemasaran baik
transportasi maupun penyimpanan suatu produk barang dan jasa dari tangan
produsen ke tangan konsumen. Saluran distibusi dipengaruhi faktor. Di antara
pihak produsen dan konsumen terdapat perantara pemasaran yaitu wholesaler
(distributor/agen) yang melayani pembeli retailer (peritel) dan juga retailer
(peritel) yang mengecerkan produk kepada konsumen akhir.
A. Fungsi Saluran Distribusi
Fungsi utama saluran distribusi adalah menyalurkan barang dari produsen ke
konsumen, maka perusahaan dalam melaksanakan dan menentukan saluran
distribusi harus melakukan pertimbangan yang baik.
Adapun fungsi-fungsi saluran distribusi menurut Kotler (1997 : 531-532) adalah :

Information, yaitu mengumpulkan informasi penting tentang konsumen dan


pesaing untuk merencanakan dan membantu pertukaran.
Promotion, yaitu pengembangan dan penyebaran komunikasi persuasiftentang
produk yang ditawarkan.
Negotiation, yaitu mencoba untuk menyepakati harga dan syarat-syarat lain,
sehingga memungkinkan perpindahan hak pemilikan.
Ordering, yaitu pihak distributor memesan barang kepada perusahaan.
Payment, yaitu pembeli membayar tagihan kepada penjual melalui bank atau
lembaga keuangan lainnya.
Title, yaitu perpindahan kepemilikan barang dari suatu organisasi atau orang
kepada organisasi / orang lain.
Physical Possesion, yaitu mengangkut dan menyimpan barang-barang dari
bahan mentah hingga barang jadi dan akhirnya sampai ke konsumen akhir.
Financing, yaitu meminta dan memanfaatkan dana untuk biaya-biayadalam
pekerjaan saluran distribusi.
Risk Taking, yaitu menanggung resiko sehubungan dengan pelaksanaan
pekerjaan saluran distribusi.
B. Strategi dan keputusan rancangan saluran distribusi
Saluran distribusi Produk sampo Pantene salah satunya yaitu penyaluran meliputi:
Produsen Agen Pedagang Besar Pengecer Konsumen
Dalam saluran distribusi, produsen sering menggunakan agen sebagai perantara
untuk menyalurkan barangnya kepada pedagang besar yang kemudian
menjualnya kepada toko-toko kecil. Agen yang terlihat dalam saluran distribusi
ini terutama agen penjualan. (Swastha dan Irawan, 1997, p.295-297)
Produsen ---> Wholesaler ---> Retailer ---> Konsumen
2.8. Komunikasi Pemasaran
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan
mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi
atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
Tujuan Promosi

Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial


2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.

A.Bauran promosi
Bauran promosi merupakan gabugan dari berbagai jenis promosi yang ada
untuk suatu produk yang sama agar hasil dari kegiatan promo yang dilakukan
dapat memberikan hasil yang maksimal. Maka dari itu produk sampo Pantene
agar lebih efektif untuk memudahkan pengenalan produk maka sampo Pantene
melakukan bauran promosi meliputi :
- Iklan seperti iklan koran, tellevisi, majalah, radio, katalog, poster, dll.
- Publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar.
- Promosi dari mulut ke mulut dengan memaksimalkan hal-hal positif.
- Promosi penjualan dengan ikut pameran, membagikan sampel, dll.
- Public relation / PR yang mengupayakan produk diterima masyarakat.
- Personal selling / penjualan personil yang dilakukan tatap muka langsung.
B. Iklan
Untuk pembuatan iklan, agar lebih efektif sampo pantene menampilkan
iklan di televisi dengan menggunakan bintang iklan perempuan dengan rambut
panjang indah sehat dan berkemilau. Selain di iklankan di televisi produk sampo
Pantene mempromosikan iklan meliputi radio, famplete, baliho, majalah,dan
koran.
C.Promosipenjualan
Sales PromotionMerupakan suatu bujukan langsung yang menawarkan insentif
atau nilai lebih untuk suatu produk pada sales force, distributor atau konsumen
langsung dengan tujuan utama yaitu menciptakan penjualan yang segera.

Definisi promosi penjualan menurut institute of sales promotion in England:


Promosi penjualan terdiri dari serangkaian teknik yang digunakaan untuk
mencapai sasaran-sasaran penjualan/ pemasaran dengan menggunakan biaya yang
efektif, dengan memberikan nilai tambah pada produk atau jasa baik kepada para
perantara maupun pemakai langsung, biasanya tidak dibatasi dalam jangka waktu
tertentu.
Produk sampo Pantene dalam melakukan Promosi penjualan diarahkan pada
pengecer, pelangan dan tenaga penjualan. Pengecer akan bekerja lebih keras jika
diberi penawaran diskon harga, jatah iklan dan display, dan produk-produk gratis.
Mungkin pelanggan membeli produk kita jika disediakan kupon-kupon potongan
harga, paket harga, hadiah-hadiah dan jaminan-jaminan. Tenaga penjual akan
beroperasi dengan lebih giat sebagai respons atas diselenggarakannya konteskontes berhadiah untuk kinerja terbaik.
2.9. Manajemen Penjualan dan Personal Selling
Komunikasi langsung antara wakil pembayaran dan prospek yang
mengarah ke transaksi,kepuasanpelanggan,rekening pembangunan, dan hubungan
menguntungkan.

Posisi Penjualan Personal dan Manajemen


Penjualan dalam Bauran Pemasaran
MARKETIN
G
MIX

PRODUCK
ADVERTISI
NG

PUBLIC
RELATION

PRICE
PERSONAL
SELLING

SALES
MANAGEME
NT

PROMOTI
SALES
PROMOTIO
N

DISTRIBUS
INTERNET

Planning

Motivating

Budgeting

Compensating

Recruiting and

Designing

selecting

territories

Training

Evaluating

A. Membangun Armada penjualan


Setiap perusahaan yang membuat suatu produk pasti berusaha agar
produk itu dapat dikenal masyarakat seluas-luasnya. Penyebarluasan (promosi,
demontrasi, peragaan) itu melibatkan oarang-orang yang bekerja sebagai tenaga
pemasaran. Orang-orang pemasaran itu kemudian membentuk suatu organisasi
pemasaran yang ada akhirnya menjadi tulang punggung bisnis penjualan produk
perusahaan itu. Seperti halnya sama seperti yang dilakukan oleh produk sampo
pantene yaitu membangun armada penjualan dengan menggunakan pekerjanya
yaitu dengan cara melakukan promosi kelapangan dengan menggunakan sales,
produk tersebut ditawarkan secara langsung kepada konsumen atau langsung ke
rumah-rumah calon pembeli. Selain melakukan promosi sampo pantene
memasarkan produknya ke pasaran seperti supermarket, mini market, toko, kios
dan warung. Untuk lebih efektif maka sampo pantene di pasarkan kesalon dengan
cara di demontrasikan oleh konsumen secara langsung.
B. Wiraniaga dan Personal Sellling
Personal selling atau penjualan pribadi merupakan interaksi langsung
dengan satu calon pembeli atau lebih guna melakukan presentasi, menjawab
pertanyaan dan menerima pesanan. Penjualan pribadi yang dilakukan oleh produk
sampo pantene yaitu dengan cara pendekatan langsung kepada wiraniaga dengan
memberikan kuisioner berupa pertanyaan yang menyangkut tentang keunggulan
dan kelemahan bahkan kualitas dari produk sampo pantene tersebut. Selain
memberikan kuisioner langsung kepada wiraniaga, kuisioner juga dapat
informasikan melalui situs internet.

BAB III
PENUTUP

3.1. Simpulan

Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah proses sosial dan manajerial


yang seseorang atau kelompok memperoleh yang mereka butuhkan dan
inginkn melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai.

Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memuaskan


suatu kebutuhan dan keinginanan

Harga adalah nilai pertukaran atas manfaaat produk yang


umumnya dinyatakan dalam satuan moneter.

Lingkungan pemasaran erupakan kekuatan-kekuatan linngkungan makro


dan

lingkungan

mikro

yang

memperngaruhi

sistem

pemasaran

perusahaan yang merupakan peluang dan ancaman.

Prilaku pasar adalah pola kebiasaan pasar meliputi proses (mental)


pengambilan keputusan serta kegiatan fisik individual atau organisasional
terhadap produk tertentu, konsisten selama periode waktu tertentu.

Pasar konsumen adalah pasar yang dimana pembelinya


dalah individual yang membeli produk untuk digunakan
atau disewakan.

Segmentasi

pasar

adalah

keseluruhan

suatu

produk

proses
atau

membagi

jasa

yang

pasar
bersifat

heterogen kedalam beberapa segmen, di mana masingmasing segmenya cenderung bersifat homogen dalm
segala aspek,

Saluran Distribusi adalah suatu jalur perantara pemasaran baik


transportasi maupun penyimpanan suatu produk barang dan jasa dari
tangan produsen ke tangan konsumen. Saluran distibusi dipengaruhi
faktor.

Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan


mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan
transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.

Bauran promosi merupakan gabugan dari berbagai jenis promosi yang


ada untuk suatu produk yang sama agar hasil dari kegiatan promo yang
dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal.

Sales PromotionMerupakan suatu bujukan langsung yang menawarkan


insentif atau nilai lebih untuk suatu produk pada sales force, distributor
atau konsumen langsung dengan tujuan utama yaitu menciptakan
penjualanyangsegera.

Personal selling atau penjualan pribadi merupakan interaksi langsung


dengan satu calon pembeli atau lebih guna melakukan presentasi,
menjawab pertanyaan dan menerima pesanan.

3.2. Saran
Kami menyaran kan agar untuk analisa sebuah produk, harus sesuai
dengan data dan informasi sesuai analisa dan metode- metode yang obyektif,
supaya data-data yang didapat mudah di informasikan dan teruji kebenaranya.