Anda di halaman 1dari 1

Aryochepridho

14/365092/PN/13668

Tahapan-tahapan Studi Kelayakan Bisnis:

1. Penemuan Ide Proyek


Setiap produk yang dikerjakan harus berpotensi laku dijual dan menguntungkan. Artinya,
produk tersebut dapat memenuhi kebutuhan pasar/konsumen dengan menerapkan ide-ide
sebagai berikut :
a. Proyek cocok dengan intuisi. Artinya sesuai dengan angan dan cita cita yang
ingin dicapai.
b. Mampu melibatkan diri dengan hal-hal teknis. Pebisnis yang sukses akan
melibatkan dirinya dengan hal hal teknis walau sekecil apapun, yang dapat
menunjang dengan bisnis yang di jalankannya.
c. Keyakinan akan kemampuan proyek untuk menghasilkan laba.

2. Tahap Penelitian
Setelah ide-ide proyek dipilih, lakukan penelitian dengan cara ilmiah, untuk memperoleh
data-data yang optentik.

Metode-metode :
1) Observasi/Survey.(Peninjauan langsung)
2) Inteview.(Wawancara)
3) Quistioner.(Daftar Pertanyaan)
4) Documentation.(Arsip-arsip tentang Pegawai)
5) Library Riset.(Penelitian & Perpustakaan)

3. Tahap Evaluasi Proyek Bisnis


a. Evaluasi terhadap proyek yang akan didirikan .
* Status tanah/lokasi.
b. Evaluasi proyek yang selesai dibangun.
* Fisik gedung.
c. Evaluasi proyek yang telah dioperasikan.
* Fungsi manajemen.

4. Tahap Urutan Usulan Proyek yang Layak


Jika lebih dari satu proyek yang layak maka, manajer harus memilih satu proyek yang
dianggap penting. Proyek yang dipilih harus benar benar menguntungkan di segala sisi,
sehingga manajer dapat terfokus pada satu bidang saja.

5. Tahap Perencanaan Pelaksanaan Bisnis


Setelah usulan dipilih untuk diaplikasikan maka perlu rencana kerja pembangunan yang
meliputi :
Waktu yang dibutuhkan, Jumlah & Kualifikasi Pelaksanaan Kerja, Ketersediaan dana &
Manajemen.

6. Tahap Pelaksanaan Proyek Bisnis


Bila persiapan telah selesai maka, seluruh pelaksanaan proyek, mulai dari pimpinan sampai
ke para bawahan harus bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diinginkan.