Anda di halaman 1dari 6

Corporate Communication kemampuan organisasi untuk mempertahankan lisensi

untuk beroperasi. (http://wikipedia.org)


a) Pengertian Corporate Communication
Corporate Communication adalah pesan yang dikeluarkan Struktur Corporate Communication adalah sistem yang
oleh sebuah organisasi atau perusahaan, badan, atau lembaga mengatur perusahaan agar mempunyai komunikasi yang
kepada publik. Baik itu publik internal maupun eksternal. strategis dalam jenis komunikasi apapun. Corporate
Publik internal yaitu karyawan, stakeholder, dan pemegang Communication menangani isu yang sedang menerpa suatu
saham. Publik eksternal yaitu, media, pemerintah, perusahaan atau organisasi, agar isu tersebut tidak terlalu
masyarakat umum, badan industri, dan institusi institusi. luas, agar cepat teratasi isu yang sedang berkembang.
Corporate Communication membantu perusahaan atau
Corporate Communication sebagai mediator melakukan
organisasi menjelaskan visi misi dan nilai-nilai menjadi
kegiatannya dalam bentuk sebagai berikut:
sebuah pesan kohesif kepada stakeholder. Karna itu,
Corporate Communication harus mengomunikasikan pesan a. Membantu manajemen untuk memonitor isu-isu yang
yang sama ke semua yang berkepentingan, untuk sedang berkembang.
mengirimkan koherensi, kredibilitas dan etika. Jika salah
satu esensi ini ada yang hilang, maka seluruh organisasi b. Membantu manajemen dalam membangun opini publik.
kemungkinan akan gagal. Identitas, kepercayaan, citra,
c. Membantu manajeman membangun citra perusahaan.
image, dan reputasi adalah faktor penting atau hal utama
yang akan dilaksanakan oleh corporate communication.
b) Tugas Corporate Communication
Menurut buku Essentials Corporate Communication oleh
Cees van Riel dan Charles Fombrun : Tanggung jawab Corporate Communication adalah:

Corporate Communication dapat didefinisikan Untuk menyempurnakan profil dari perusahaan (corporate
sebagai serangkaian kegiatan yang termasuk dalam branding);
pengelolaan dan pengaturan segala komunikasi
internal dan eksternal yang ditujukan untuk Mengaktifkan dan mengelola media center sebagai pusat
menciptakan titik awal yang menguntungkan dengan informasi bagi media massa.
para pemilik kepentingan, tempat di mana perusahaan Bertindak sebagai juru bicara perusahaan.
bergantung. Komunikasi perusahaan terdiri 32 dari Menyampaikan penjelasan pertama mengenai isu yang
penyebaran informasi oleh sebuah divisi ahli dalam terjadi sesegera mungkin, dan memberikan updated
sebuah organisasi, dengan tujuan umum meningkatkan informasi kepada media sesuai perkembangan penanganan
isu yang terjadi.
Menyiapkan atau membuat statement bagi CEO berkaitan - Penggunaan komunikasi pemasaran terpadu.
dengan isu yang terjadi. Perencanaan komunikasi pemasaran yang
Menyiapkan atau membuat berita pers secara berkelanjutan memperkenalkan nilai tambah dari rencana
sesuai perkembangan penanganan accident. komprehensif yang mengevaluasi peran strategis
Menyelenggarakan konferensi pers sesuai perkembangan dari berbagai disiplin komunikasi, misalnya
yang tejadi. periklanan, umum, respon langsung, sales
Memonitor perkembangan pemberitaan media. promotion, dan PR. dan mengombinasikan disiplin -
Menganalisa pemberitaan media. disiplin ini untuk memberikan kejelasan, konsistensi
Menyampaikan pemberitaan atau informasi kepada publik dan dampak komunikasi yang maksimal. Koordinasi
internal menyangkut accident yang terjadi. antara marketing dan promotional tools agar dapat
Untuk menggerakkan dukungan internal dan eksternal demi mengkomunikasikan produk (barang dan jasa)
tujuan- tujuan perusahaan. secara efektif dan merepresentasikan image dari
Untuk berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan bisnis produk (barang dan jasa) kepada target pasar.
internasional. Merupakan upaya perusahaan memadukan dan
mengkoordinasikan semua saluran komunikasi
c) Sasaran Corporate Communication : untuk menyampaikan pesannya secara jelas,
- Secara bertahap mampu menciptakan maupun konsisten dan berpengaruh kuat tentang organisasi
merubah situasi ketidakpastian menjadi kondisi dan produk-produknya. Intinya agar mempengaruhi
yang pasti. target pasar.
- Membantu media massa untuk senantiasa fokus - Ketergantungan pada koordinasi. Koordinisasi yang
terhadap data dan fakta yang ada, sesuai efektif dalam organisasi diperlukan karena tanpa
perkembangan. adanya koordinasi maka setiap anggota dalam
- Menjaga kepercayaan publik organisasi tidak memiliki pegangan mana yang harus
diikiti, yang akhirnya akan merugikan organisasi itu
d) Alat Corporate Communication sendiri. Dan adanya ketergantungan agar tidak
berjalan sendiri sendiri.
Komunikasi yang terintegrasi dapat dicapai dalam berbagai - Adopsi sistem perencanaan terpusat. Mengadopsi
cara. Empat hal yang utama adalah: perencaan yang ada lalu di breakdown kembali
- Penerapan sistem identitas visual, system identitas menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
visual ini contohnya dengan logo perusahaan, merk,
seragam. e) Corporate Communication menghasilkan dan
mempromosikan
- Budaya perusahaan yang kuat. Budaya yang kuat injak oleh masyarakat yang antre untuk
adalah organisasi yang ideal. mendapatkan es krim gratis tersebut. Risma sangat
- Identitas korporat marah karena dengan adanya kegiatan tersebut
Identitas korporat menurut M. Linggar semua tanaman yang di tanam oleh Ibu Risma mati,
Anggoro( 2000:280) adalah suatu cara atau dan menjadi kotor. Terlebih lagi sampah plastic es
suatu hal yang memungkinkan suatu krimnya berantakan dimana mana. Hal ini lah yang
perusahaan dikenal dan dibedakan dari membuat Risma marah dan akan melaporkan pihak
perusahaan-perusahaan lainnya. Ia juga PT. Unilever ke pengadilan, apalagi Rrisma sama
menyebutkan bahwa identitas perusahaan sekali tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut
harus diciptakan melalui suatu rancangan yang berarti tidak adanya kejelasan tentang
desain khusus yang meliputi hal-hal unik atau perizinan kegiatan tersebut. PR PT. Unilever pun
khas tentang perusahaan yang bersangkutan langsung meminta maaf dan berjanji mengganti rugi
secara fisik. semua biaya kerusakan yang ada.
- Filosofi perusahaan
- Corporate Citizenship Dalam kasus ini PT. Unilever membuat citranya
Corporate Citizenship berkaitan dengan masalah
kurang baik, sehingga korporat langsung
pembangunan sosial (social development) serta
mengendalikan masalah tersebut dengan langsung
diterapkan dalam konteks kemitraan (partnership)
meminta maaf dan berjanji akan mengganti rugi
dan tata kelola (governance). Ajaran-ajarannya
kerusakan. Jadi menurut kami dengan penangannya
antara lain, pembangunan masyarakat, pelestarian
yang cepat dan benar maka, masalah pun tidak
lingkungan untuk keberlangsungan ekosistem, serta
terlalu menjadi luas. Maka dari itu Corporate
memperbaiki kualitas hidup manusia.
Communication sangat berperan penting dalam
- Menjalin hubungan dengan pers secara professional,
perusahaan.
respons yang cepat saat terjadinya isu
- Memahami alat komunikasi dan teknologinya
- Pendekatan untuk komunikasi global Komunikasi krisis adalah proses dialog antara
perusahaan dengan publik yang dilakukan dengan
f) Contoh kasus tujuan untuk menangani krisis yang sedang melanda
kami mengambil contoh kasus PT. Unilever
perusahaan. Strategi dan taktik komunikasi yang
membagikan es krim walls gratis kepada masyarakat
digunakan organisasi ketika menghadapi krisis ini
Surabaya. Namun hal ini membuat Ibu Risma
dapat memperbaiki citra dan reputasi pasca krisis [1].
(walikota Surabaya) marah karena kegiatan ini Krisis komunikasi terkait dengan penggunaan semua
merusak tanaman karna tanaman tersebut diinjak peralatan public relations yang ada, dalam rangka
memelihara dan memperkuat reputasi organisasi Bencana Alam. Badai, gempa bumi, letusan gunung berapi,
dalam jangka panjang serta pada waktu ketika banjir, dan yang sejenisnya masuk dalam kategori ini.
organisasi berada dalam kondisi bahaya. Setiap hari, Masalah Mekanis. Contohnya adalah pecahnya pipa atau
organisasi selalu berhadapan dengan masalah. jatuhnya skywalk.
Keterlambatan pengiriman barang, konsumen yang Kesalahan Manusia. Seorang karyawan salah membuka
tidak puas, peluang kerja yang tidak terpenuhi, katup air dan menyebabkan air berserakan atau
meningkatnya harga, dan layanan yang kacau adalah kesalahpahaman tentang bagaimana mengerjakan sebuah
beberap tantangan yang sering dihadapi dunia usaha. tugas dalam waktu sulit ini.
Namun masalah tersebut tidak selalu berarti Keputusan Manajemen. Eksekutif level senior kadang tidak
mendatangkan krisis kepada perusahaan. menganggap serius masalah atau malah mereka beranggapan
Krisis merupakan suatu permasalahan besar yang bahwa tak seorang pun yang akan mengetahui masalah
tidak terduga dan memiliki dampak negatif sekaligus tersebut.
positif. Permasalahan ini bisa menghancurkan Peran Public Relations[sunting | sunting sumber]
organisasi, karyawan, hingga reputasi perusahaan [2]. Ada lima tipe tahapan krisis menurut Firsan
Namun jika krisis dapat ditangani dengan baik oleh Nova dalam bukunya Crisis Public relations:
organisasi atau perusahaan, maka reputasi dan citra Bagaimana PR Menangani Krisis Perusahaan
perusahaan tersebut justru akan menjadi lebih (2009: 109 111), antara lain:
Tipe Tahapan Sebelum Krisis (Pra Krisis).
positif.
Adalah kondisi sebelum munculnya sebuah krisis,
Krisis berbeda dengan masalah sehari-hari, krisis
namun benih krisis sudah mulai nampak sehingga
sering menarik minat dan menjadi perhatian publik
jika terjadi satu kesalahan kecil saja, maka krisis
melalui liputan media. Keadaan seperti ini dapat
akan dapat terjadi.
menggang operasional normal perusahaan dan dapat
Tipe Tahapan Peringatan.
berdampak pada kehidupan di Merupakan salah satu tahapan yang paling penting
bidang politik, hukum, keuangan, dan dalam daur hidup krisis, karena didalamnya, suatu
serta pemerintahan dalam perusahaan. masalah untuk pertama kali mulai dikenali,
dipecahkan, lalu diakhiri selamanya atau dibiarkan
Penyebab Komunikasi Krisis[sunting | sunting berkembang menuju kerusakan yang menyeluruh
Tipe Tahapan Krisis Akut.
sumber]
Nashville, Institute for Crisis Management yang Pada tahapan ini krisis biasanya mulai terbentuk,
berbasis di Tennesee, mengidentifikasi empat biasanya dicirikan dengan media dan publik sudah
penyebab mendasar terjadi sebuah krisis perusahaan: mengetahui adanya krisis atau masalah. Pada
tahapan ini, biasanya perusahaan tidak tinggal diam
dan mulai melakukan tindakan, karena sudah mulai yang terkena dampak situasi darurat sampai keadaan benar-
menimbulkan kerugian terhadap perusahaan. benar pulih.
Tipe Tahapan Pembersihan. Bertanggung jawab memperbaiki keadaan. Jarang sekali
Tahapan ini merupakan pemulihan perusahaan dari respons organisasi jika ditanya oleh media atau oleh
semua kerugian. Baik menyelamatkan apa saja yang kelompok stakeholder yang terkena dampak tentang krisis
tersisa, reputasi, citra perusahaan, kinerja, dan lini yang terjadi dengan menjawab, no comment.
produksi. Sebisa mungkin bersikap terbuka dengan kelompok
Tipe Tahapan Sesudah Krisis. stakeholder, seperti dengan badan pemerintah, investor,
Pada tahap ini dicirikan dimana perusahaan untuk karyawan dan keluarga mereka, korban dan keluarga mereka,
memenangkan kembali kepercayaan publik dan konsumen, masyarakat sekitar, penduduk, serta komunitas
dapat beroperasi kembali dengan normal maka yang terkena dampak krisis.
secara formal, tahap ini dikatakan krisis telah Menunjuk seorang juru bicara yang bertugas mengelola
berakhir. akurasi dan konsistensi pesan yang berasal dari organisasi.
Hal-Hal yang Dibahas Dalam Pengembangan Membuat pusat media dan informasi.
Perencanaan[sunting | sunting sumber] Merespons semua pertanyaan dan permintaan media
Bagaimana meningkatkat dukungan dari teman berdasarkan petunjuk yang sudah ada. Pastikan untuk
serikat. menanggapi pertanyaan media, tetapi jika anda tidak tahu
Pembuatan sebuah buku petunjuk yang dapat jawabannya, tidak perlu dipaksakan untuk dijawab.
digunakan jika sebuah krisis terjadi. Kemudian, berjanjilah untuk segera kembali dengan jawaban
Pembentukan komite krisis.
Pengembangan simulasi dan pelatihan. dari pertanyaan tersebut. Jangan merilis nama dari mayat
Pembentukan perencanaan kontingensi. atau korban yang terluka sampai diketahui siapa anggota
Penentuan bagaaimana posisi perusahaan dapat keluarganya.
dikuatkan selama krisis terjadi. Jangan berspekulasi.
Elemen dan Petunjuk Komunikasi Prinsip-Prinsip Komunikasi Krisis, yatiu
Krisis[sunting | sunting sumber] komunikasi yang proaktif dan responsif yang
Berikut merupakan elemen dan petunjuk lebih faktual:
spesifik lainnya. Kumpulkan Semua fakta yang ada.
Perhatikan kepentingan publik terlebih dahulu, khususnya putuskan fakta mana yang dapat disiarkan dan kapan waktu
kebutuhan mereka yang langsung terkait, seperti kebutuhan yang tepat untuk menyiarkan.
korban kecelakaan dan keluarga mereka, kebutuhan para Mulailah membuka jalur komunikasi secepat mungkin.
Berikan Jawaban/tanggapan secara terus terang dan terbuka
karyawan dan keluarga mereka. Hal ini berarti bagaimana
menghadapi situasi darurat dan melindungi orang-orang dengan informasi yang faktual.