Anda di halaman 1dari 27

MAKALAH KIMIA UNSUR

Lantanida dan Aktinida

Dosen Pembimbing : Eka Putra Ramdhani, S.T., M.Si.

Disusun Oleh Kelompok 5 :

M. ikhsan 150384204008

Cici Sahriani Br. Manullang 150384204026

Siti Rohayati 150384204020

Zesa Maulana Kasogi 150384204041

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI

TANJUNGPINANG

2017

KATA PENGNTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami
ucapkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Kimia Unsur tentang
Golongan Lantanida dan Aktinida .

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan
banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik
dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya.Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami
menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.

Tanjung Pinang, 25 Februari 2017

Penyusun

Lantanida dan Aktinida Page 2


DAFTAR ISI

KATA PENGNTAR....................................................................................................................2
DAFTAR ISI...............................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN...........................................................................................................4
1.1. Latar Belakang...............................................................................................................4
1.2. Rumusan Masalah..........................................................................................................5
1.3. Tujuan.............................................................................................................................5
BAB II PEMBAHASAN............................................................................................................6
2.1. Pengertian Lantanida dan Aktinida.................................................................................6
2.2. Cara Pembuatan..............................................................................................................7
2.3. Sifat-sifat dan Kegunaan...............................................................................................10
BAB III PENUTUP..................................................................................................................24
3.1. Kesimpulan...................................................................................................................24
3.2. Saran..............................................................................................................................24
DAFTA PUSTAKA...................................................................................................................25

Lantanida dan Aktinida Page 3


BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Lantanida dan aktinida merupakan unsur transisi blok f yang sifatnya sangat berbeda
dengan unsur transisi blok d. Unsur ini biasanya diletakkan terpisah dalam tabel periodik unsur,
ini dikarenakan keperiodikan strukrur elektronik yang sangat berbeda dengan yang lain.
Lantanida sering disebut sebagai tanah jarang. Walaupun Lantanida sering disebut sebagai tanah
jarang namun, kelimpahan unsur ini sangat banyak di kerak bumi. Lantanida ini biasanya
menggunakan simbol Ln. Karena lantanida memiliki sifat yang sangat mirip dan sukar
dipisahkan satu sama lain, di waktu yang lalu unsur-unsur ini belum banyak dimanfaatkan dalam
riset dasar dan terapan, jadi nama tanah jarang berasal dari fakta ini. Karena adanya metoda
ekstraksi pelarut cair-cair dengan menggunakan tributilfosfin oksida sejak tahun 1960-an, unsur-
unsur lantanoid menjadi mudah didapat dan mulai banyak dimanfaatkan tidak hanya untuk riset
dasar tetapi juga dalam material seperti dalam paduan logam, katalis, laser dan tabung sinar
katode.
Simbol umum untuk unsur aktinida adalah An. Semua unsur aktinida bersifat radioaktif
dan sangat beracun. Di alam aktinoid yang ada dalam jumlah yang cukup adalah torium(Th),
protaktinium(Pa) dan uranium(U). Unsur-unsur ini diisolasi dari bijihnya dan digunakan dalam
berbagai aplikasi. Logam plutonium(Pu) diproduksi dalam jumlah besar untuk bahan pembuatan
nuklir. Unsur-unsur aktinida memiliki sifat yang mirip dengan Lantanida. Namun pada unsur
aktinida ini memiliki isotop utama untuk mencapai kestabilannya sehingga dapat dimanfaatkan
untuk kimia nuklir.

Lantanida dan Aktinida Page 4


1.2. Rumusan Masalah
1. Bagaimana mengetahui perbedaan antara lantanida dan aktinida?
2. Apa jenis-jenis unsur dari lantanida dan aktinida?
3. Apa sifat-sifat dari unsur-unsur lantanida dan aktinida?
4. Apa kegunaan dari unsur-unsur lantanida dan aktinida?

1.3. Tujuan
1. Mengetahui pengertian dari lantanida dan aktinida.
2. Mengetahui jenis-jenis unsur dari lantanida dan aktinida.
3. Mengetahui sifat-sifat dari unsur-unsur lantanida dan aktinida.
4. Mengetahui kegunaan dari unsur-unsur lantanida dan aktinida.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Lantanida dan Aktinida


Lantanida dan aktinida merupakan unsur transisi blok f yang sifatnya sangat berbeda
dengan unsur transisi blok d. Unsur ini biasanya diletakkan terpisah dalam tabel periodik unsur,
ini dikarenakan keperiodikan strukrur elektronik yang sangat berbeda dengan yang lain.
Lantanida dan Aktinida Page 5
A. Lantanida
Lantanida adalah kelompok unsur kimia yang terdiri dari 15 unsur, mulai lantanum (La)
sampai lutetium (Lu) pada tabel periodik, dengannomor atom 57 sampai 71. Semua lantanida,
kecuali lutetium, adalah unsur blok-f yang berarti bahwa elektronnya terisi sampai orbit 4f.
Golongan ini diberi nama berdasarkan lantanum. Lantanida sering disebut sebagai tanah jarang.
Walaupun Lantanida sering disebut sebagai tanah jarang namun, kelimpahan unsur ini sangat
banyak di kerak bumi. Lantanida ini biasanya menggunakan simbol Ln.
Karena lantanida memiliki sifat yang sangat mirip dan sukar dipisahkan satu sama lain, di
waktu yang lalu unsur-unsur ini belum banyak dimanfaatkan dalam riset dasar dan terapan, jadi
nama tanah jarang berasal dari fakta ini. Karena adanya metoda ekstraksi pelarut cair-cair dengan
menggunakan tributilfosfin oksida sejak tahun 1960-an, unsur-unsur lantanoid menjadi mudah
didapat dan mulai banyak dimanfaatkan tidak hanya untuk riset dasar tetapi juga dalam material
seperti dalam paduan logam, katalis, laser dan tabung sinar katode. Adapun unsur-unsur dari
lantanida yaitu Lantanum (La), Cerium (Ce), Praseodymium (Pr), Neodymium (Nd),
Promethium (Pm), Samarium (Sm), Europium (Eu), Gadolinium (Gd), Terbium (Tb),
Disprosium (Dy), Holmium (Ho), Erbium (Er), dan Iterbium (Yb).

B. Aktinida
Aktinida adalah kelompok unsur kimia yang mencakup 15 unsur
antara aktinium dan lawrensium pada tabel periodik, dengan nomor atom antara 89 sampai
dengan 103. Seri ini dinamakan menurut unsur aktinium. Semua aktinida, kecuali lawrensium
merupakan unsur blok-f. Unsur-unsur kelompok aktinida adalah radioaktif, dengan hanya
aktinium, torium, danuranium yang secara alami ditemukan di kulit bumi.
Simbol umum untuk unsur aktinida adalah An. Semua unsur aktinida bersifat radioaktif
dan sangat beracun. Di alam aktinoid yang ada dalam jumlah yang cukup adalah torium(Th),
protaktinium(Pa) dan uranium(U). Unsur-unsur ini diisolasi dari bijihnya dan digunakan dalam
berbagai aplikasi. Logam plutonium(Pu) diproduksi dalam jumlah besar untuk bahan pembuatan
nuklir. Unsur-unsur aktinida memiliki sifat yang mirip dengan Lantanida. Namun pada unsur
aktinida ini memiliki isotop utama untuk mencapai kestabilannya sehingga dapat dimanfaatkan
untuk kimia nuklir. Adapun unsur-unsur dari aktinida yaitu Actinium(Ac), Torium(Th),
Protaktinium(Pa), Uranium (U), Neptunium(Np), Plutonium(Pu), Amerisium (Am), Kurium
(Cm), Berkelium (Bk), Kalifornium(Cf), Einsteinium (Es), Fermium (Fm), Mendelevium (Md),
Nobelium(No), dan Lawrensium (Lr).

Lantanida dan Aktinida Page 6


2.2. Cara Pembuatan
Skandium adalah unsur yang sangat biasa yang melimpah seperti As dan dua kali
kelimpahan Boron. Meskipun demikian, ia tidak mudah tersedia, sebagian disebabkan oleh
langkanya bijih yang kaya, dan sebagian lainnya karena sulitnya dalam pemisahannya. Ia
mungkin dipisahkan dari Y dan lantanida yang mungkin bergabung dengan mineral Sc dengan
cara penukar kation yang menggunakan asam oksalat sebagai pengelusi. Unsur-unsur lantanida,
termasuk La dan Y, mula-mula dikenal sebagai Unsur Tanah jarang-keberadaannnya dalam
campuran oksida. Mereka sebenarnya bukan unsur-unsur jarang dan juga kelimpahannya
absolutnya relatif tinggi. Jadi, walaupun yang paling langka, Tm adalah sama umumnya dengan
Bi, dan lebih umum daripada As, Cd, Hg atau Se. Sumber utamanya adalah mineral monazite,
pasir gelap yang berat dengan komposisi beragam. Monazite sesungguhnya adalah lantanida
ortofosfat, tetapi dapat mengandung sampai 30% thorium. La, Ce, Pr dan Nd biasanya terdapat
sebanyak 90% kandungan lantanida suatu mineral dengan Y dan unsur-unsur yang lebih berat
sebagai sisanya. Mineral yang mengandung lanthanida dalam tingkat oksidasi +3 biasanya
sedikit sekali mengandung Eu yang disebabkan oleh kecenderungannya menghasilkan keadaan
+2 dan seringkali terdapat dalam mineral golongan Ca.

Promethium terdapat hanya dalam jumlah runutan bijih Uranium sebagai fragmen Fisi
spontan dari 238U. Garam 147Pm3+ merah jambu dalam jumlah miligram, dapat diisolasi dengan
147
metode penukar-ion dari produk fisi dalam simpanan bahan bakar reaktor nuklir di mana Pm
(-, 2,64 tahun) dibentuk. Lantanida dipisahkan dari unsur lain dengan pengendapan oksalat atau
fluorida dari larutan HNO3, dan dari satu sama lain dengan penukar ion dalam resin.

Cerium dan Europium biasanya dipisahkan pertama kali. Cerium dioksidasi menjadi Ce
(IV) dan kemudian diendapkan dari HNO 3 6M sebagai ceric iodat atau dipisahkan dengan
ekstraksi pelarut. Europium direduksi menjadi Eu2+ dan dipisahkan dengan pengendapan sebagai
EuSO4. Perilaku penukar ion pertama-pertama tergantung kepada jari-jari ion terhidrasi. Seperti
dengan alkali, ion terkecil secara kristalografi yaitu Lu memiliki jari-jari terhidrasi terbesar,
sedangkan La memiliki jari-jari terhidrasi terkecil. Dengan demikian, La adalah yang paling kuat
terikat dan Lu yang paling lemah ikatannya. Dan urutan elusinya adalah Lu menuju La.
Kecenderungan ini dipertegas oleh penggunaan zat pengompleks pada pH yang tepat; ion dengan
jari-jari terkecil juga membentuk komplek terkuat , dan dengan demikian , pilihan terhadap fase
akua bertambah. Ligan pengompleks yang khas adalah -hidroksiisobutirat,

Lantanida dan Aktinida Page 7


(CH32<CH(OH)COOH,EDTAH4 dan asam-asam hidrokso dan amino karboksilat lainnya. Dari
eluat, ion-ion M3+ diperoleh kembali dengan pengasaman dengan HNO3 encer dan penambahan
ion oksalat, yang mengendapkan oksalat secara benar-benar kuantitatif. Ini kemudian dipijarkan
menjadi oksidanya.

Cerium (IV) juga Zr(IV), Th(IV) dan Pu(IV) mudah diekstraksi dari larutan HNO 3 oleh
tributil fosfat yang dilarutkan dalam kerosen atau pelarut inert lainnya dan dapat dipisahkan dari
ion-ion lantanida +3. Nitrat Lantanida +3 juga dapat diekstraksi dalam kondisi tertentu
bertambah dengan bertambahnya nomor atom; ia lebih tinggi dalam asam kuat dan konsentrasi
NO3- yang lebih encer.

1. Oksidasi dan Hidroksida

Oksida Sc2O3 kurang basa dibandingkan oksida lainnya dan sangat mirip Al2O3; ia sama-
sama larut secara amfoter dalam NaOH menghasilkan ion skandat [Sc(OH) 6]3-. Oksida unsur
lainnya mirip CaO dan menyerap CO2 dan H2O dari udara membentuk berturut-turut karbonat
dan hidroksida. Hidroksida, M(OH)3, benar-benar senyawaan yang kebasaannya menurun
dengan naiknya Z, seperti yang diharapkan dari penurunan jari-jari ion. Mereka diendapkan dari
larutan akua dengan basa sebagai massa gelatin. Mereka tidak amfoter.

2. Halida

Halida Skandium sekali lagi juga merupakan perkecualian. Fluoridanya mirip AlF 3,
menjadi larut dalam HF berlebihan menghasilkan ion ScF63-; Na3S

cF6 adalah seperti kryolit. Meskipun demikian , ScCl3 bukanlah katalis Friedel-Craft seperti
AlCl3 dan tidak berperilaku sebagai asam lewis; strukturnya seperti FeCl 3. Fluorida lantanida
adalah penting karena ketidak larutannya. Penambahan HF atau F - mengendapkan MF3bahkan
dari larutan 3M HNO3 dan merupakan uji khas ion lanthanida fluorida dari lantanida yang lebih
berat agak larut dalam HF berlebih yang menyebabkan pembentukan kompleks. Fluorida dapat
dilarutkan kembali dalam HNO3 3M jenuh dengan H3BO3 yang menghilangkan F- sebagai BF4-.
Kloridanya larut dalam air, yang mana mereka mengkristal sebagai hidrat. Klorida anhidrat
dibuat paling baik dengan reaksi

Lantanida dan Aktinida Page 8


M2O3 + 6NH4Cl 2MCl3 + 3H2O + 6NH3

3. Ion akuo, Garam okso dan Kompleks

Skandium membentuk suatu ion heksa-akuo [Sc(H 2O)6]3+ yang mudah terhidrolisis.
Skandium -diketon merupakan suatu oktahedral seperti dengan Al dan tidak seperti lantanida.
Bagi lantanida dan yttrium, ion akuo, [M(H 2O)n]3+, memiliki bilangan koordinasi melampaui 6
seperti [Nd(H2O)9]3+. Ini mudah terhidrolisis dalam air:

[M(H2O)n]3+ + H2O [M(OH)(H2O)n-1]2+ + H3O+

Kecenderungan menghidrolisis bertambah dari La ke Lu, yang konsisten dengan


penurunan jari-jari ion. Begitu pula Yttrium terutama Y(OH) 2+ . Bagi Ce3+, meskipun demikian,
hanya sekitar 1% ion logam dihidrolisis tanpa membentuk suatu endapan, dan kesetimbangan
utama Nampak sebagai:

3Ce3+ + 5H2O [Ce3(OH)5]4+ + 5H+

Dalam larutan akua, kompleks fluoride yang agak lemah, MFaq2+ dibentuk. Anion kompleks
tidak dibentuk, suatu keistimewaan yang membedakannya dari lantanida +3 sebagai suatu
golongan unsure aktinida +3 yang membentuk kompleks anionic dalam larutan HCl kuat.

Kompleks yang paling stabil dan umum adalah kompleks dengan ligan oksigen
pengkhelat. Pembentukan kompleks yang larut dalam air dengan sitrat dan asam hidrokso
lainnya, dimanfaatkan dalam pemisahan penukar ion seperti disebutkan di atas. Kompleks
biasanya memiliki bilangan koordinasi lebih besar daripada 6. Ligan -diketon seperti
asetilaseton khususnya adalah penting, karena beberapa -diketon terfluorinasi memberikan
kompleks yang mudah menguap dan cocok untuk pemisahan kromatografi gas. Pembuatannya
bila -diketon dengan cara kuno menghasilkan spesies yang terhidrasi atau tersolvasi seperti
M(acac)3.C2H5OH.3H2O, memiliki bilangan koordinasi 6. Pengeringan yang lama di atas
MgClO4 memberikan M(-diketon)3 yang sangat higroskopis.

Kegunaan penting kompleks Eu dan Pr -diketon yang larut dalam pelarut organic seperti yang
diturunkan dari 1,1,1,2,2,3,3-heptafluoro-7,7-dimetil-4,6-oktanedion, adalah sebagai pereaksi
penggeser dalam spektrometri nmr. Kompleks paramagnet melindungi kembali proton dari

Lantanida dan Aktinida Page 9


molekul yang rumit, dan memperbaiki secara besar-besaran pemisahan garis resonansi dapat
diperoleh.

Manfaat lain senyawaan lantanida bergantung kepada sifat spektroskopinya. Y dan Eu


dalam kisi oksida atau silikat memiliki sifat fluoresensi atau luminisensi, dan fosfornya
digunakan dalam tabung televisi berwarna. Dalam kisi CaF 2, ion-ion +2 memperlihatkan
keaktifan laser seperti halnya garam Eu (-dik)4-

2.3. Sifat-sifat dan Kegunaan


A. Lantanida
1. Lantanum (La)
Lantanum adalah logam lembut, lunak, ulet, perak-putih. Lantanum adalah kimia aktif,
salah satu yang paling reaktif dari logam langka bumi, ia mengoksidasi dengan cepat di udara
dan bereaksi dengan air untuk membentuk hidroksida tersebut. Lantanum mudah terbakar, garam
seringkali sangat tidak larut.
Lantanum adalah salah satu bahan kimia langka, yang dapat ditemukan di rumah-rumah
dalam peralatan seperti televisi warna, lampu neon, lampu hemat energi dan kacamata. Semua
bahan kimia jarang memiliki sifat sebanding. La2O2 digunakan untuk membuat gelas optik
khusus (inframerah adsorbing kaca, kamera dan lensa teleskop). Jika ditambahkan dalam jumlah
kecil itu meningkatkan kelenturan dan ketahanan baja. Lantanum digunakan sebagai bahan inti
dalam elektroda karbon busur. garam Lantanum termasuk dalam katalis zeolit digunakan dalam
penyulingan minyak bumi karena dapat menstabilkan zeolit pada suhu tinggi.
2. Cerium (Ce)
Cerium adalah logam lunak lembut, ulet, logam besi abu-abu, sedikit lebih keras dari
timah, sangat reaktif, mengoksidasi perlahan dalam air dingin dan cepat dalam air panas. Larut
dalam asam dan dapat terbakar ketika dipanaskan atau tergores dengan pisau.
Logam ini digunakan sebagai inti untuk elektroda karbon lampu busur, untuk kaos lampu
pijar untuk penerangan gas. Cerium digunakan dalam paduan aluminium dan besi, dalam
stainless steel sebagai agen pengerasan presipitasi, membuat magnet permanen. oksida Cerium
adalah bagian dari katalis konverter katalitik yang digunakan untuk membersihkan gas buang
kendaraan, juga mengkatalisis reduksi oksida nitrogen (NOx) ke gas nitrogen.
Semua mobil baru sekarang dilengkapi dengan conveter katalitik yang terdiri dalam
substrat keramik atau logam, lapisan oksida aluminium dan cerium dan lapisan logam terdispersi
halus seperti platinum atau rhodium, yang merupakan permukaan aktif. Sulfida Cerium (Ce 2S3)

Lantanida dan Aktinida Page 10


cenderung untuk menggantikan kadmium dalam pigmen merah untuk kontainer, mainan, barang-
barang rumah tangga dan krat, karena kadmium kini dianggap lingkungan undesiderable.
Kegunaan lain cerium di televisi layar datar, lampu rendah energi cahaya dan CD magnet-optik,
di krom plating. Penggunaan cerium masih terus berkembang, karena fakta bahwa itu adalah
cocok untuk menghasilkan catalysers dan untuk memoles kaca.
3. Praseodymium(Pr)
Praseodymium adalah logam lunak lembut, logam keperakan-kuning. Ini adalah anggota
kelompok lantanida dari tabel periodik unsur. Ia bereaksi dengan oksigen perlahan-lahan: ketika
terkena udara membentuk oksida hijau yang tidak melindunginya dari oksidasi lebih lanjut. Hal
ini lebih tahan terhadap korosi di udara logam langka lainnya, tetapi masih harus disimpan dalam
minyak atau dilapisi dengan plastik. Ia bereaksi cepat dengan air.
Sebuah penggunaan utama dari logam berada dalam paduan piroforik digunakan dalam
batu api rokok ringan. senyawa Praseodymium memiliki kegunaan yang berbeda: oksida
digunakan dalam elektroda karbon untuk penerangan busur, dan tahu kemampuannya untuk
memberikan kaca warna kuning yang bagus. Kaca ini menyaring radiasi inframerah, sehingga
digunakan dalam kacamata yang melindungi mata tukang las. Garam digunakan untuk warna
enamel dan kaca. Praseodymium dapat digunakan sebagai agen paduan dengan logam
magnesium untuk menciptakan kekuatan tinggi yang digunakan dalam mesin pesawat.
Praseodymium adalah salah satu bahan kimia langka, yang dapat ditemukan di rumah-
rumah dalam peralatan seperti televisi warna, lampu neon, lampu hemat energi dan kacamata.
Semua bahan kimia jarang memiliki sifat sebanding. Penggunaan praseodymium masih terus
berkembang, karena fakta bahwa itu adalah cocok untuk menghasilkan catalysers dan untuk
memoles kaca.
4. Neodimium(Nd)
Neodimium adalah logam keperak-kuning mengkilap. Hal ini sangat reaktif dan turnishes
qickly di udara dan membentuk dilapisi logam tidak melindungi dari oksidasi lebih lanjut,
sehingga harus disimpan jauh dari kontak dengan udara. Bereaksi lambat dengan air dingin dan
cepat dengan panas.
Neodymium adalah salah satu bahan kimia langka, yang dapat ditemukan di rumah-
rumah dalam peralatan seperti televisi warna, lampu neon, lampu hemat energi dan kacamata.
Semua bahan kimia jarang memiliki sifat sebanding. Nedymium adalah salah satu dari beberapa
logam paduan yang biasa digunakan dalam batu api ringan. Yang paling penting adalah
neodybium paduan, besi dan boron (NIB), ditemukan untuk membuat magnet permanen yang

Lantanida dan Aktinida Page 11


sangat baik. Magnet ini merupakan bagian dari komponen kendaraan modern, digunakan dalam
penyimpanan data komputer dan pengeras suara. Neodymium digunakan dalam pewarnaan gelas
(kaca didymium) mampu menyerap sorotan natrium kuning api. Kaca semacam ini digunakan
untuk melindungi mata tukang las. Hal ini juga digunakan untuk kaca nuansa warna ungu yang
menarik.
5. Promethium(Pm)
Promethium adalah logam langka-bumi yang memancarkan radius beta. Hal ini sangat
radoiactive dan langka, sehingga sedikit dipelajari: kimia dan sifat fisik yang tidak didefinisikan
dengan baik. garam promethium memiliki warna merah muda atau merah yang coluors udara
sekitarnya dengan cahaya biru-hijau pucat.
Prometium sebagian besar digunakan untuk tujuan penelitian. Hal ini dapat digunakan
sebagai sumber radiasi beta pada cat bercahaya, dalam baterai nuklir untuk peluru kendali, jam
tangan, alat pacu jantung dan rados, dan sebagai sumber cahaya untuk sinyal. Ada kemungkinan
bahwa di masa depan akan digunakan sebagai sumber X-ray portabel.
6. Samarium(Sm)
Samarium adalah logam keperak-putih milik kelompok lantanida dari tabel periodik. Hal
ini relatif stabil pada suhu ruang di udara kering, tetapi menyatu ketika dipanaskan di atas 150 oC
dan membentuk lapisan oksida di udara lembab. Seperti samarium europium mempunyai
keadaan oksidasi yang relatif stabil (II).
Samarium digunakan sebagai katalis dalam reaksi organik tertentu: iodida samarium
(SmI2) digunakan oleh ahli kimia penelitian organik untuk membuat versi sintetis produk alami.
Oksida, Samaria, digunakan untuk membuat kaca menyerap khusus inframerah dan inti dari
elektroda karbon busur-lampu dan sebagai katalis untuk dehidrasi dan dehidrogenasi etanol. Its
senyawa dengan kobalt (SmCo5) digunakan dalam pembuatan bahan magnet permanen baru.

7. Europium(Eu)
Europium merupakan logam lunak keperakan, keduanya dan mahal. Ini adalah yang
paling reaktif dari kelompok lantanida: itu tarnishes cepat di udara pada suhu kamar, luka bakar
di sekitar 150 oC hingga 180 oC dan bereaksi readly dengan air.
Europium adalah adsorber neutron,, sehingga digunakan dalam batang kendali reaktor
nuklir. Europium fosfor digunakan dalam tabung televisi untuk memberikan warna merah cerah
dan sebagai penggerak untuk fosfor itrium berbasis. Untuk kuat penerangan jalan yang sedikit
europium ditambahkan ke lampu uap merkuri untuk memberikan cahaya lebih alami. Sebuah
garam europium dipakai bedak pendar yang lebih baru dan cat.

Lantanida dan Aktinida Page 12


8. Gadolinium(Gd)
Gadolinium adalah lembut, mengkilap, ulet, logam keperakan milik kelompok lantanida
dari bagan periodik. Logam tidak becek di udara kering tetapi bentuk film oksida di udara
lembab. Gadolinium bereaksi perlahan dengan air dan larut dalam asam. Gadolinium menjadi
superkonduktif bawah 1083 K. Sangat magnet pada suhu kamar.
Gadolinium telah menemukan beberapa digunakan dalam batang kendali untuk reaktor
nuklir dan pembangkit listrik tenaga nuklir, melainkan digunakan untuk membuat garnet untuk
aplikasi microwave dan senyawanya digunakan untuk membuat fosfor untuk tabung TV warna.
Metalic gadolinium jarang digunakan sebagai logam itu sendiri, tapi paduan perusahaan
digunakan untuk membuat magnet dan komponen elektronik seperti rekaman kepala untuk
perekam video. Hal ini juga digunakan untuk pembuatan compact disk dan memori komputer.

9. Terbium(Tb)
Terbium adalah lembut, lunak, ulet, perak abu-abu logam anggota kelompok lantanida
dari tabel periodik. Hal ini cukup stabil di udara, tetapi perlahan-lahan dioksidasi dan bereaksi
dengan air dingin.
Terbium jarang dan mahal, sehingga memiliki sedikit penggunaan komersial. Beberapa
menggunakan minor di laser, peralatan semikonduktor, dan fosfor dalam tabung televisi
berwarna. Hal ini juga digunakan dalam perangkat solid-state, sebagai stabilisator sel bahan
bakar yang beroperasi pada suhu tinggi.
10. Disprosium(Dy)
Disprosium adalah, berkilau sangat lembut, logam keperakan. Hal ini stabil di udara pada
suhu kamar bahkan jika itu secara perlahan oxydized oleh oksigen. Bereaksi dengan air dingin
dan cepat larut dalam asam. Ia membentuk beberapa garam berwarna cerah. karakteristik
Disprosium bisa menjadi sangat dipengaruhi oleh keberadaan kotoran.
Disprosium digunakan dalam reaktor nuklir sebagai keramik logam, material komposit yang
terbuat dari keramik dan logam disinter, untuk membuat bahan laser, batang kendali reaktor
nuklir, sebagai sumber radiasi inframerah untuk mempelajari reaksi kimia. Lain digunakan dalam
bidang radioaktivitas adalah dosimeter untuk pemantauan paparan radiasi pengion.
11. Holmium(Ho)

Lantanida dan Aktinida Page 13


Holmium adalah, melleable lembut, logam berkilau dengan warna perak, milik seri
lantanides dari tabel periodik unsur. Hal ini perlahan diserang oleh oksigen dan air dan larut
dalam asam. Hal ini stabil di udara kering pada suhu kamar.
Paduan holmium digunakan sebagai konsentrator fluks magnetik untuk menciptakan
medan magnet terkuat yang dihasilkan secara artifisial. Hal ini juga digunakan dalam reaktor
nuklir untuk batang kendali nuklir. Holmium oksida digunakan sebagai pewarna gas kuning.
12. Erbium(Er)
Erbium adalah lembut, lunak, berkilau, logam keperakan. Hal ini sangat stabil di udara,
bereaksi sangat lambat dengan oksigen dan air dan larut dalam asam. garam nya adalah berwarna
merah dan memiliki spektrum adsorpsi tajam dalam cahaya tampak, ultraviolet dan inframerah.
Beberapa erbium ditambahkan ke paduan dengan logam vanadium tersebut karena
menurunkan kekerasan mereka, membuat mereka lebih bisa diterapkan. Karena adsorpsinya
cahaya inframerah, erbium ditambahkan di kaca kacamata pengaman khusus bagi pekerja,
seperti tukang las dan-kaca blower. Hal ini digunakan sebagai filter fotografi juga, dan untuk
serat optik ganja secara berkala untuk memperkuat sinyal. Akhirnya, karena warna pink nya,
erbium kadang-kadang digunakan sebagai enamel kaca dan porselen Glaze pewarna.

13. Iterbium(Yb)
Iterbium adalah elemen lembut, mudah dibentuk dan agak ulet yang menunjukkan yang
kilau keperakan cerah. Sebuah tanah jarang, unsur ini mudah diserang dan dilarutkan oleh asam
mineral, perlahan bereaksi dengan air, dan mengoksidasi di udara. oksida Bentuk lapisan
pelindung di permukaan. Senyawa Iterbium jarang terjadi.
Iterbium kadang-kadang dikaitkan dengan itrium atau unsur-unsur terkait lainnya dan
digunakan dalam baja tertentu. Logam tersebut dapat digunakan untuk membantu meningkatkan
penyempurnaan butir, kekuatan, dan sifat mekanis lainnya dari baja stainless. Beberapa paduan
Iterbium telah digunakan dalam kedokteran gigi. Satu isotop Iterbium telah digunakan sebagai
pengganti sumber radiasi untuk mesin X-ray portabel ketika listrik tidak tersedia. Seperti unsur
jarang-bumi lainnya, dapat digunakan untuk fosfor obat bius, atau untuk kapasitor keramik dan
perangkat elektronik lainnya, dan bahkan dapat bertindak sebagai katalis industri.
B. Aktinida
1. Actinium(Ac)

Lantanida dan Aktinida Page 14


a) Sifat Fisika
Densitas : -
Titik leleh : 1323,2 K
Titik didih : 2743 K
Bentuk (25C) : padat
Warna : putih perak

b) Sifat Atomik
Nomor atom : 89
Nomor massa : 227,03
Konfigurasi elektron : [Rn] 6d1 7s2
Volume atom : -
Afinitas elektron : -
Keelektronegatifitasan : 1,1
Energi ionisasi : - pertama : 499 kJ/mol
- kedua : 1170 kJ/mol
Bilangan oksidasi utama : +3
Bilangan oksidai lainnya : -
Struktur Kristal : Face Centered Cubic Unit Cell
c) Sifat Kimia
Reaksi dengan oksigen
Aktinium mudah terbakar membentuk aktinium (III) oksida

4Ac(s) + 3O2(g) 2Ac2O3(s)


Actinium digunakan sebagai tenaga listrik panas dan sumber nuklir.
2. Torium(Th)
Torium murni merupakan logam putih seperti perak yang stabil di udara dan kilapnya dapat
bertahan beberapa bulan. Ketika bereaksi dengan oksida, torium pelan-pelan memudarkan di
udara menjadi keabu-abuan yang akhirnya menjadi hitam. Torium oksida mempunyai titik-lebur
dari 33000C, paling tinggi dari semua oksida. Torium sukar bereaksi dengan air, dan sukar

Lantanida dan Aktinida Page 15


terurai dalam asam, kecuali asam klorida. Ketika dipanaskan di udara, bubuk torium menyala
dan terbakar dengan nyala putih.
Jari-jari : 180 ppm
Kondukti vitas termal : 54 Wm-1 K-1
Hfo : 602 J/mol; Gfo : 561 J/mol; S : 90,2 J/mol
Senyawa ini mempunyai kegunaa yaitu :
Menyiapkan mantel Welsbach, untuk lampu gas jinjing. Mantel ini terdiri torium oksida
(ThO2) dengan 1% serium oksida dan bahan lain yang bercahaya dengan cahaya yang
menyilaukan ketika terjadi panas pada nyala gas.
Campuran logam magnesium, memberikan hambatan tinggi dan ketahanan terhadap
tempetatur tinggi.
Pelindung kawat tungsten yang digunakan pada peralatan elektronik sebab mempunyai suatu
fungsi kerja yang rendah dan pancaran electron yang tinggi.
Oksida torium digunakan untuk kendali ukuran butir tungsten pada lampu listrik
Kacamata yang mengandung oksida torium mempunyai suatu indeks refraksi tinggi dan
difraksi rendah yang kemudian digunakan untuk lensa kamera mutu tinggi dan instrumen yang
ilmiah
Oksida torium merupakan katalisator untuk konversi amoniak ke asam nitrat, pembuat asam
sulfat.
Sumber energi nuklir. Meskipun tidak cenderung membelah sendiri, torium-232 akan
menyerap inti menghasilkan torium-233 yang meluruh menjadi Pa-233 dan U-233.
3. Protaktinium(Pa)
Protactinium secara luas ditemukan di sejumlah kecil di kulit luar bumi. Protactinium
merupakan salah satu unsure paling mahal dan paling jarang terjadi secara alami. Protactinium
terdapat di bijih uranium pada konsentrasi 1-3 ppm. Protactinium mempunyai kilat metalik
terang yang tahan beberapa waktu di udara. Protactinium merupakan unsure superconduktiv
sekitar 1.4 K. Protaktium terdapat di minyak merupakan material beracun berbahaya dan
memerlukan tindakan penanganan yang serupa digunakan ketika menangani plutonium.
Protaktinium secara umum memberikan resiko terhadap kesehatan jika masuk kedalam badan,
walaupun ada resiko eksternal kecil berhubungan dengan sinar gamma yang dipancarkan oleh
protactinium-231 dan sejumlah hasil luruhan yang berumur pendek dari actinium-227.
Jari-jari :180 ppm
Kondukti vitas Termal : 47Wm-1 K-1
Hfo : 607 J/mol; Gfo : 563 J/mol; S : 198,1 J/mol
Tidak ada penggunaan komersial atau industry dari protactinium berkaitan dengan
kelangkaannya, biaya, dan radiotoksisitasnya. Penggunaan hanya sebatas untuk aktivitas riset
ilmiah.

Lantanida dan Aktinida Page 16


4. Uranium (U)

Uranium adalah unsur yang terjadi secara alami yang dapat ditemukan di dalam semua
batu karang, tanah, dan air. Uranium memiliki bilangan tertinggi yang ditemukan secara alami
dalam jumlah yang banyak di atas bumi dan selalu ditemukan berikatan dengan unsure yang lain.
Uranium secara alami yang di bentuk dari ledakan supernova. Uranium member warna
fluorescence hijau dan kuning ketika ditambahkan ke gelas bersama dengan zat adiktif yang lain.
Logam uranium bereaksi dengan hamper semua unsure non logam dan senyawanya dengan
peningkatan kereaktifan seiring peningkatan temperatur. Uranium dapat bereaksi dengan air
dingin. Di udara logam uranium menjadi terlapis dengan lapisan gelap uranium oksida. Bijih
uranium dapat di reaksikan secara kimiawi dan diubah menjadi uranium dioksida atau senyawa
lain yang berguna di industry.
Resiko kesehatan terbesar dari masukan yang besar uranium dalam tubuh adalah
kerusakan pada ginjal karena uranium adalah unsure radioaktif yang bersifat toksik. Tidak
ditemukan kangker sebagai hasil penelitian uranium, tetapi penelitian dari hasil luruhannya,
terutama radon/radium, menjadi ancaman kesehatan yang penting.
Jari-jari :175 ppm
Kondukti vitas Termal : 27,5Wm-1 K-1
Hfo : 533 J/mol; Gfo : 488 J/mol; S : 199,8 J/mol
gambar : struktur Kristal Uranium
Struktur Kristal dari uranium : ortorombik.

5. Neptunium(Np)
Neptunium tidak terjadi secara alami tetapi disintesis dengan reaksi tangkapan neutron
pada uranium. Neptunium secara khas terjadi di lingkungan sebagai suatu oksida, walaupun
senyawa lain mungkin ada. Neptunium lebih reaktif disbanding unsure-unsur yang transuranik
lain seperti plutonium, amerisium, dan kurium. Neptunium secara lebih bertahan pada partikel
berpasir sekitar 5kali lebih tinggi disbanding pada tanah yang mengandung air.
Neptunium masuk kedalam badan dengan makan makanan, air minum, atau menghirup
udara. Setelah proses pencernaan atau hal penghisapan, kebanyakan neptunium dikeluarkan dari
badan di dalam beberapa hari dan tidak pernah masuk sistem darah. Neptunium secara umum
memberikan resiko terhadap kesehatan jika masuk ke dalam badan, walaupun ada resiko

Lantanida dan Aktinida Page 17


eksternal kecil berhubungan dengan sinar gama yang dipancarkan oleh neptunium-236 dan
neptunium-237 serta sejumlah hasil luruhan yang berumur pendek dari protactinium-233.
Struktur Kristal dari neptunium adalah ortorombik.
Jari-jari :175 ppm
Kondukti vitas Termal : 6,3Wm-1 K-1
gambar : struktur Kristal Neptunium
Tidak ada penggunaan komersial utama dari neptunium, walaupun neptunium-237
digunakan kebagai komponen dalam instrument pendeteksi netron. Neptunium-237 dapat juga
digunakan untuk membuat plutonium-238 (dengan penyerapan suatu netron). Neptunium bias
dipertimbankan untuk digunakan pada senjata nuklir, walaupun tidak ada Negara yang diketahui
menggunakan neptunium untuk membuat bahan peledak berbahan nuklir.
6. Plutonium(Pu)
Sebuah logam berat, beracun berwarna putih keperakan dan radioaktif alami.
Volume molar ; 12.29 cm3 rigidity modulus : 43 Gpa
Velocity of sound : 2260 m/s Poissons ration :0.21
Youngs modulus : 96 GPa Resivitas elektrik : 150.10-8 m
Jumlah plutonium di alam sangat kecil, yaitu 1/1011 bagian, sebagian besar dihasilkan
dalam reactor sebagai hasil samping proses fisal. Besarnya kandungan isotop Pu dalam bahan
bakar bekas tergantung pada derajat bakar dan pengkayaan, yang dapat dipungut kembali melalui
prosae daur ulang.
Plutonium dan beberapa isotopnya memegang peranan penting dalam bidang teknologi
nuklir. Pu digunakan untuk bahan bakar dalam reactor daya dan pembiak, bahan perunut pada
pengeboran sumur minyak, kalibrasi peralatan, bahan pembuatan baterai nuklir berumur panjang,
stasiun cuaca terpencil, rambu navigasi, dan bahan pembuatan senjata nuklir.
7. Amerisium (Am)
Amerisium didefinisikan oleh Glenn Seaborg, Ralph James, L. morgan, Albert Ghiorso di
USA 1944. Amerisium dihasilkan oleh reaksi netron oleh isotop Pu dalam reactor nuklir.
Penamaannya diambil dari kata America. Persenyawaan unsur ini adalah :
Florida : AmF3; AmF4
Klorida : AmCI2; AmCI4
Bromida : AmBr2; AmBr3

Lantanida dan Aktinida Page 18


Iodida : AmI2; AmI3
Oksida : AmO; AmO2; Am2O3
Digunakan Sumber ionisasi untuk smoke detector dan Am-241 sebagai sumber sinar .

8. Kurium (Cm)
Kurium ditemukan oleh Glenn Seaborg, Ralph James, dan Albert Giorso di USA pada
tahun 1944, sebagai hasil dari bombardier ion Helium pada isotop Pu 239. Penamaan dari nama
akhir Pierre dan Marie Curie
Bentuk Kristal
Space group : P23/mmc (space group number : 194)
Struktur : hcp (hexagonal close-packed)
Persenyawaan
a) Florida : CmF3; CmF4
b) Klorida : CmCI3
c) Bromid : CmBr3
d) Iodida : CmI3
e) Oksida : CmO; CmO2; Cm2O3
9. Berkelium (Bk)
Berkelium ditemukan oleh Glenn T. Seaborg, Stanley G. Thompson, dan Albert Ghiorso
pada tahun 1949 di USA, dengan menembakkan Amerisium dengan partikel alpha (ion He)
dalam cliclotron. Penamaannya diambil dari nama koyta California. Berkelium merupakan
unsure transuranium kelima yang berhasil di sintesis.
Bentuk Kristal
hexagonal close-packed
Persenyawaan
a) florida : BkF3; BkF4
b) Klorida : BkCI3
c) Bromida : BkBr3
d) Iodida : BkI3

Lantanida dan Aktinida Page 19


e) Oksida : BkO; BkO2; Bk2O3
Berkelium adalah radioaktif, hanya terdapat dalam jumlah yang sangat kecil, penggunaannya
seakan tidak ada.

10. Kalifornium(Cf)
Kalifornium ditemukan oleh Glenn T Seaborg, Stanley G. Thompson, Albert Ghiorso, dan
Kenneth Street pada tahun 1950 di USA, dengan membombardir Cm-242 dengan ion He.
Penamaannya diambil dari nama unversitas di USA yaitu California.
Bentuk Kristal
Space group : P63/mmc (space group number : 194)
Struktur : hcp (hexagonal close-packed)
Persenyawaan
a) Florida : CfF3; CfF4
b) Klorida : CfCI2; CfCI3
c) Bromida : CfBr2; CfBr3
d) Iodida : CfI2; CfI3
e) Oksida : CfO2; Cf2O3
Penggunaan kalifornium hanya untuk keperluan tertentu. Bahan bakar dari Cf-252
digunakan sebagai fragmen sumber fisi untuk tujuan penelitian. Kalifornium merupakan sumber
netron yang baik, digunakan untuk deteksi emas dan perak.
11. Einsteinium (Es)
Ditemuakn oleh Albert Ghiorso dari Universitas Kalivornia pada tahun 1952. Diberi
nama seperti nama Albert Einstein. Isotop 253Es dibuat dengan penembakan 15 neutron pada
238U. pada tahun 1961. Eineteinium disintesis untuk menghasilkan jumlah mikroskopik 253U.
berat sampel kira-kira 0,01 mg dan digunakan untuk membuat mendelevium. Lebih jauh
einsteinium dihasilkan oleh Oak Ridge National Laboratorys High Flux Isotop Reactor,
Tennesse dengan menembakan neutron pada 239Pu. Selama 4 tahun dihasilkan kira-kira 3 mg.
19 isotop dari einsteinium yelah dihasilkan. Bentuk paling stabil 252Es dengan waktu paruh
471,7 hari. Einsteinium merupakan logam radioaktif.

Lantanida dan Aktinida Page 20


Persenyawaan
a) Florida : EsF3
b) Klorida : EsCI2; EsCI3
c) Bromida : EsBr; EsBr3
d) Iodida : EsI2; EsI3
e) Oksida : EsO3
Kegunaan einsteinium belum banyak diketahui kegunaannya.
12. Fermium (Fm)
Fermium ditemukan oleh Albert Ghiorso dari Universitas Kalivornia bersama Stanley G.
Thompson, Gary H. Higgins, Glenn T. Seaborg (tim dari laboratorium Radiasi dan departemen
kimia Universitas Kalifornia) pada tahun 1953. Namanya diambil dari seorang ilmuan Enrico
Fermi.
Sifat umum
Dihasilkan dari 235U yang bergabung dengan 17 neutron pada ledakan bom hydrogen.
253Fm, dapat dihasilkan dari penembakan neutron pada 239Pu. Fermium adalah logam
radioaktif dengan isotop stabil adalah 257Fm dengan waktu paruh 100,5 hari.
Kegunaan
Hingga saat ini belum diketahui kegunaan dari fermium
13. Mendelevium (Md)
Pertama kali ditemukan oleh G.T. Seaborg, S. G. Thompson, A. Ghiorso, K. Street Jr
pada tahun 1955 di amerika serikat tepatnya di UniVersitas Kalivornia. Mendelevium dihasilkan
dari penembakan 253Es oleh partikel . Nama unsure ini di ambil dari Dmitri Ivanovitch
Mendeleyev, orang yang menyusun table periodic unsure.
Bentuk dan sifat umum
Termasuk unsure logam dengan bilangan oksidasi : 2,3
Kegunaan
Kegunaan dari mendelevium belum diketahui
14. Nobelium(No)

Lantanida dan Aktinida Page 21


Nobelium ditemukan oleh Albert Ghiorso, T. Seaborg, Johan R. Watson dan Torborn
Skkeland (1958) di universitas kalivornia, USA. Nama unsure ini di ambil dari Alfert Nobel,
ilmuan yang menemukan dinamit dan mendirikan penghargaan nobel.
Bentuk dan sifat umum
Nobelium dihasilkan dari penembakan kurium oleh karbon-13 yang kemudian dihasilkan
254 No dengan waktu paruh 55 detik. Terakhir dihasilkan isotop nobelium dengan waktu paruh
10 menit pada 8,5 MeV dengan penembakan 244Cm oleh 13C. merupan unsure logan demgan
bilangan oksidasi : 2,3
Kegunaan
Belum banyak diketahui tentang penggunaan nobelium
15. Lawrensium (Lr)
Ditemukan oleh Albert Ghiorso, torborn Sikkelland, Almon Larsh, Robert dirubah
menjadiM. lattimer pada bulan February tahun 1961 di universitas kaklifornia, amerika serikat.
Diberi nama sepertin Ernest O. Lawrence, penemu cyclotron. Sebelumnya digunakan symbol Iw,
tapi pada tahun 1963
Bentuk dan sifat umum
Unsur ini dihasikan dengan menembakan ion boron-10 dan 11 pada kalifornium.
Kegunaan
Hingga saat ini belum diketahui kegunaan dari lawrensium

Lantanida dan Aktinida Page 22


BAB III

PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Laktinida dan aktinida merupakan unsur transisi blok f yang sifatnya sangat berbeda
dengan unsur transisi blok d. Unsur ini biasanya diletakkan terpisah dalam tabel periodik
unsur, ini dikarenakan keperiodikan strukrur elektronik yang sangat berbeda dengan yang lain.
Adapun unsur-unsur dari lantanida yaitu Lantanum (La), Cerium (Ce), Praseodymium (Pr),
Neodymium (Nd), Promethium (Pm), Samarium (Sm), Europium (Eu), Gadolinium (Gd),
Terbium (Tb), Disprosium (Dy), Holmium (Ho), Erbium (Er), dan Iterbium (Yb). Sedangakan
unsur-unsur dari aktinida yaitu Actinium(Ac), Torium(Th), Protaktinium(Pa), Uranium (U),
Neptunium(Np), Plutonium(Pu), Amerisium (Am), Kurium (Cm), Berkelium (Bk),
Kalifornium(Cf), Einsteinium (Es), Fermium (Fm), Mendelevium (Md), Nobelium(No), dan
Lawrensium (Lr).
Lantanida sering disebut sebagai tanah jarang. Walaupun Lantanida sering disebut sebagai
tanah jarang namun, kelimpahan unsur ini sangat banyak di kerak bumi. Lantanida ini
biasanya menggunakan simbol Ln. Karena lantanida memiliki sifat yang sangat mirip dan
sukar dipisahkan satu sama lain, di waktu yang lalu unsur-unsur ini belum banyak
dimanfaatkan dalam riset dasar dan terapan, jadi nama tanah jarang berasal dari fakta ini.
Simbol umum untuk unsur aktinida adalah An. Semua unsur aktinida bersifat radioaktif
dan sangat beracun. Di alam aktinoid yang ada dalam jumlah yang cukup adalah torium(Th),
protaktinium(Pa) dan uranium(U). Unsur-unsur ini diisolasi dari bijihnya dan digunakan
dalam berbagai aplikasi. Logam plutonium(Pu) diproduksi dalam jumlah besar untuk bahan
pembuatan nuklir. Unsur-unsur aktinida memiliki sifat yang mirip dengan Lantanida. Namun

Lantanida dan Aktinida Page 23


pada unsur aktinida ini memiliki isotop utama untuk mencapai kestabilannya sehingga dapat
dimanfaatkan untuk kimia nuklir.

3.2. Saran
Walapun unsur-unsur dari lantanida dan aktinida banyak memiliki sifat perusak. Namum,
senyawa ini memiliki banyak kegunaan tertentu khususnya dalam bidang industri.

DAFTA PUSTAKA

Anonim. 2011. Lantanida dan Aktinida. http://id.wikipedia.org/wiki/Aktinida.


(Diakases 25 Februari 2017).

Ariandy. 2010. Lantanida dan Aktinida. http://aryandi28.blogspot.com.


(Diakses 25 Februaril 2017).

Karyadi, Benny. 1983. Ringkasan Kimia Untuk Universitas. Baneca Exact. Bandung.
Taro, Saito.1996. Kimia Anorganik. Erlangga. Jakarta.

Lantanida dan Aktinida Page 24


Pertanyaan dan Jawaban

Kelompok 1 :

1. Praseodymium adalah logam lunak, lembut, dan logam K, Jelaskan maksud dari logam K
tersebut?

2. Pada uranium dapat bereaksi menjadi uranium oksida, buatlah reaksinya?

Kelompok 2 :

1. Lantanum banayak terdapat di peralatan rumah tangga, seperti televisi. Kegunaan Lantanum di
peralatan rumah tangga tersebut untuk apa jelakan?

2. Mengapa semua unsur lantanidadan aktinida bersifat lunak?


Padahal mereka adalah logam, bila orang awam bertanya mengapa bis aterjadi hal yang
demikian? Senyawa apa yang membuatnya menjadi lunak?

Kelompok 3 :

1. Lantanum bersifat mudah terbakar, mengapa pada kaca mata tidak mudah terbakar?

2. Mengapa Unsur Prometium sangat bersifat radioaktif?

Kelompok 4 :

1. Apa kegunaan dari unsur Protaktinium ?

2. Bagaimana kelimpahan unsur lantanida di alam?

Lantanida dan Aktinida Page 25


JAWAB

Kelompok 1

1. Maksusd dari Logam K tersebut ialah unsur Logam Kalium, maksudnya sifatnya ada
kemiripan dengan logam Kalium

2. 3U + 4O2 U3O8 (Uranium Oksida)

Kelompok 2

1. Lantanum yang ada pada rumah tangga yaitu dalam bentuk L2O2 dimana dia bersifat optic dan
dapat dibuat menjadi gelas, piring dan perabot lainnya.

2. Lanatanida dan Aktinida merupakan unsur yang lunak dan banyak bersifat radioaktif, ini
terjadi karena unsur-unsur pada golongan ini terbentuk akibat peluruhan unsur unsur
sebelumnya.

Kelompok 3

1. Sama halnya tadi ketika unsur Lantanum dalam keadaan bebas dia bersifat mudah terbakar,
ketika dia berikatan menjadi senyawa L2O2 maka dia akan stabil dan dapat digunakan sebagai
alat optic salah satunya adalah kaca mata.

2. Karena Prometium memancarkan radius Beta hal ini membuatnya sangat Radioaktif.

Kelompok 4

Lantanida dan Aktinida Page 26


1. Protaktinium hanya digunakan dalam penilitian ilmiah dasar karena kelangkaan zat tersebut,
radioaktivitas tinggi dan toksisitas.

2. Kelimpahan unsur Lantanida ini ditemukan dari Peluruhan unsur-unsur Logam maupun non-
logam, unsur ini dapat dibuat dengan cara Oksidasi Hidroksida, Halida, Ion aquo Garam okso
Kompleks.

Lantanida dan Aktinida Page 27