Anda di halaman 1dari 11

Memahami Sistem Moneter Internasional dan Kekuatan

Finansial

Dosen :

Ida Maftukhah

Disusun oleh :

1. Ayu Milatina Asti 7311415012


2. Nurul Fatimah 7311415013
3. Sangrila Resti A 7311415173

Universitas Negeri Semarang

2016

Pencucian Uang, Terorisme, dan Pengaturan Moneter Internasional


Operasi toris membutuhkan kemampuan untuk mencuci uang,
menyembunyikan sumbernya, dan memindahkannya tanpa diketahui melewati
perbatasan-perbatasan antarnegara. Lembaga moneter internasional memegang
peranan penting adalah FATF (Finalcial Action Task Force on Money Laundering) ,
FATF mengawasi apa yang dilakukan oleh negara untuk mengontrol pendnaan
terorisme dan secara berkala mempublikasikan informasi untuk temuan-temuanya..
pemerintah diberikan informasi untukmemberikan masukan kepada bank dan
lembaga keuangan lain untuk memberikan perhatian khusus kepada transaksi-
transaksi di negara-negara yang terdaftar dengan melaksanakan penelitian dan sikap
hati-hati yang sesuai.

Sistem moneter internasional terdiri dari beberapa lembaga, perjanjian,


peraturan, dan proses yang memungkinkan bterjadinya pembayaran, pertukaran mata
uang, dan pergerakan modal yang dibutuhkan untuk transaksi internasional.

Sejarah Singkat Standar Emas.

Karena kelangkaan dan kemudahan untuk diperiksa kemurniannya, emas


dipercaya sebagai media utmutk menyimpan kekayaan, tukar-menukar, dan alat untuk
mengkukur nilai suatu benda. Tahun 1717, inggris memosisikan diri secara de facto
sebagai penganut standar emas ( penggunaan emas pasa nilai tertentu yang tetap
untuk nilai mata uang) . kemudahan dari standar emas merupakan kelebihan utama
sistem ini, disaat terjadi ketidakseimbangan, transaksi akan dapat diperbaiki dengan
arus emas ke arah surplus. Jumlah uang yang beredar akan mengalamin peningkatan
atau penurunan sesuai arah yang ditunjukan oleh arus emas.

Meskipun standar emas tidak menjadi sistem moneter internasional untuk


waktu yang lama, sistem ini terus memiliki peminat ang antusias dan berpengarauh,
namun sebagian besar ekonom tidak masuk didalamnya. Di bawah standar emas,
pemerintah tidak dapat menciptakan uang yang tidak dijamin oleh emas.
Sistem Brettin Woods

Sistem moneter internasional yang berlaku pada tahun 1945 hingga tahun
1971, dengan nilai pari didasarkan pada emas dan dolar amerika serikat. Nilai tukar
tetap merupakan keseragaman nilai tukar mata uanngtertentu yang ditetapkan oleh
pemerintah. Sedangkan nilai pari adalah nilai yang ditetapkan. Pada sistem ini
menetapkan nilai tukar tetap diantara mata uang negara-negara anggotanya, dengan
nilai pari yang didasarkan pada emas dan dolar amerika serikat.

Dolar amerika serikat dijadikan sebagai alat pembayran internasional dan


mata uang devisa bagi pemerintah dinegara-negara lain. Negara lain mengubah nilai
mata uang mereka terhadap emas dan dolar, tetapi dolar amerika serikat sendiri tidak
berubah. Hal ini menyebabkan amaeika serikat mengalami defisit neraca pembayaran
(arus dolar yang keluar lebih besar dibandingkan arus dolar yang masuk;permintaan
terhadap dolar untuk dijadikan sebagai cadangan devisa diluar negri lebih besar
dibandingkan dolar yang masuk sebagai hasil penjualan ekspor. Paradoks Triffin
adalah konsep bahwa sebuah mata uang yang juga menjadi mata uang cadangan pada
akhirnnya akan menyebabkan defisit pembayaran di negara asal mata uang tersebut,
dan akhirnya menyebabkan turunya kepercayaan pada mata uang ini dan
menimbulkan krisis keuangan . Special Drawing Rights (SDR) merupakan usaha
untuk menghindari krisis yang menghambat dengan menciptakan aset cadangan
internasional.

Sistem Kurs Mata Uang Mengambang

Presiden amerika serikat berhasil menutup jendela emas yakni melepaskan


peran dolar amerika serikat dari perannya sebagai pengganti emas dan mata uang
yang berfungsi menstabilkan sistem moneter internasional. Akhirnya dibuatlah dua
usaha, yakini pada bulan desember 1971 dan dibulan februari 1973 yang
menghasilkan Smithsonian Agreements. Namun , dikedua waktu terserbut
bank,nisnis, dan individu berpikir bahwa bank sentral mematok nilai tukar dengan
nilai yang salah, dan biasanya spekulan selalu benar. Sehingga mata uang mulai
mengambang dengan adanya perjainjian Jamaica Agreement, perjanjian yang dibuat
IMF yang memnungkinkan adanya nilai tukar yang fleksibel antar anggota, jamaica
agreement juga menarik peredaran emas, emas tidak lagi dijadikann sebagai mata
uang cadangan devisa.

Pengaturan Mata Uang Saat Ini

Awalnya ada tiga jenis pengaturan nilai tukar, akan tetapi kemudian IMF
menambahkan kategorinya menjadi delapan. Tiga jenis kategori aslinya yaitu 1.
mengambang bebas (salah satu pendekatan yang paling mendekati persaingan bebas
sebab sama sekali tidak ada intervensi dari pemerintah dan beragam jenis mata uang
dalam jumlah besar diperdagangkan oleh ribuan pembeli dan penjual) 2.
Mengambang yang dapat dikonntrol ( pemerintah melakukan intervensi dipasarmata
uang saat mereka merasa kebutuhan mereka telah terpenuhi. Intervensi dilakukan
untuk memperlancar kondisi pasar yang tidak beraturan) 3. Nilai tukar tetap (negara
menolak nilai tukar mata uangnya pada satu nilai yang tetap terhadap mata uang
negara lain.

Delapan kategori nilai uang yang digunakan IMF saait ini untuk
mengga,barkan bagaimana posisi mata uang sebuah negara terkait dengan mata uang
dari negara lain adalah sebagai berikut:

1. Pengaturan pertukaran tanpa adanya mata uang resmi merupakanpemakaian


mata uang negara lain oleh suatu negara atau sekelompok negara yang
memakai mata uang bersama
2. Pengaturan dewan maga uang menggambarkan komitmen legislatif untuk
menukar mata uang dalam negri ke mata uang negara tertentu dengan
menggambarkan nilai tukar tetap.
3. Pengaturan nilai tukar tetap konvensional lain menggambarkan pematokan
mata uang ketika terdapat hubungan nilai tukar tetap dan dibolehkan adanya
fluktuasi nilai tukar dikisaran yang sempit disekitar nilai tukar terseebut, tetapi
tidak lebih dari satu persen.
4. Patokan nilai tukar didalam kisaran horisontal menggambarkan pengaturan
yang ditetapkan ketika dibolehkan adanya fluktuasi nilai tukar lebih dari 1
persen disekitar nilai tukar yang telah ditetapkan
5. Crawling pegs adalah pengaturan ketika mata uang disesuaikan ulang secara
berkala pada suatu nilai tertentu.
6. Crawling banks menggambarkan penyesuaian ulang nilai tukar untuk
mempertahankan margin fluktuasi dikisaran nilai tukar yang terpusat.
7. Kurs mengambang yang dapat dikontrol tanpa adanya bagian dari nilai tukar
yang ditentukan sebelumnya
8. Kurs mengambang bebas adaalah pendekatan yang tergantung sepenuhknya
ke pasar

Bank For International Settlemest (BIS)


Dikenal sebagai lembaha keuangan paling aman di dunia. Bank-bank diidunia
setidaknya serkumpul selama tujuh kali dalam setahuun untuk mendiskusikan tetang
sistem keuangan global. Empat fungsi utama BIS
1. Bank untuk bank-bank sentral
2. Forum kerjasama moneter internasional
3. Pusat riset
4. Agen atau lembaga kepecayaan pemerintah dalam berbagai kepercayaan
keuangan internasional.

Kekuatan Finansial

Berikut kami kaji mengenai kekuatan finansial dengan fokus pada fluktuasi
nilai tukar, menguji kurs valuta asing (foreign exchange-FX), kuotasi FX, penyebab
pergerakan nilai tukar, dan prediksi nilai tukar. Selanjutnya kita akan melanjutkan
kekuatan lain seperti kontrol nilai tukar, perpajakan, inflasi, dan neraca pembayaran
sebagai cara untuk membangun pemahaman mengenai arah ekonomi dan kebijakan
moneter sebuah negara.

Fluktuasi Nilai Mata Uang


Fluktuasi dianggap sebagai dampak dari transaksi keuangan.

Nilai Tukar Valuta Asing

Nilai tukar adalah harga satu mata uang dinilai berdasarkan nilai mata uang
lain. Kuotasi nilai tukar kemudian dilaporkan di pasar mata uang global dalam dolar
Amerika Serikat, kemudian dalam euro dan mata uang lokal. Nilai tukar mata uang
kita diambil dari Financial Times. Setiap mata uang dapat digunakan untuk
menentukan nilai tukar, tetapi yang sering terjadi dolar Amerika Serikat memiliki
peranan utama sebagai aset cadangan utama dari banyak negara, sebuah alat mata
uang, dan mata uang untuk intervensi.

Kuotasi Nilai Tukar

Kurs spot adalah nilai tukar hari ini untuk pengiriman maksimal dua hari
kerja. Kurs forward adalah biaya hari ini untuk komitmen membeli atau menjual
sejumlah mata uang yang telah disepakati pada tanggal tertentu di masa depan,
biasanya dalam 30, 60, 90, dan 180 hari. Komitmen ini dinamai kontak forward.

Pasar mata uang forward adalah pasar perdagangan untuk kontrak mata uang
yang pengirimannya pada 30, 60, 90, atau 180 hari kedepan. Pasar ini memungkinkan
manajer untuk mengunci pembelian mata uang dalam kurs tertentu. Pasar ini dapat
membantu memperoleh pemahaman kemana ekspetasi arah pergerakan mata uang.
Arah dan besaran trend mata uang tergantung pada ekspektasi komunitas keuangan
global, bisnis, individu, dan pemerintah mengenai masa depan. Ekspektasi yang
digunakan merupakan faktor pertimbangan seperti prediksi permintaan dan
penawaran untuk dua mata uang, inflasi relatif dalam dua negara, produktivitas relatif
dan perubahan biaya tenaga kerja per unit, ekspektasi hasil pemilihan atau
perkembangan politik lain, ekspektasi kebijakan fiskal dan moneter, serta aksi pasar
valuta asing oleh pemerintah; neraca pembayaran; dan aspek psikologis.
Pasar valuta asing dibentuk dari bank bank dan lembaga keuangan besar
lainnya seperti dana pensiun dan reksadana. Harga terdiri dari harga beli (bid price)
dan harga jual (ask price), dengan harga beli selalu lebih rendah dibandingkan harga
jual. Pasar valuta asing sangat besar, liquid, dan penuh persaingan dengan waktu
transaksi selama 24 jam melalui bank bank internasional. Pasar valuta asing atau
FX beroperasi nyaris tanpa peraturan atau pengawasan pemerintah.

Penyebab Pergerakan Nilai Tukar

Kebijakan moneter dan kebijakan fiskal memegang peranan penting.


Kebijakan moneter mengontrol jumlah uang yang beredar, kebijakan fiskal mengacu
pada pendapatan dan pengeluaran uang oleh pemerintah.

rr = (rr) - I
Faktor yang menentukan nilai tukar sangat luas dan bervariasi. Sebagian besar
ekonom setuju bahwa inflasi, suku bunga, dan ekspektasi pasar memainkan peran
utama dalam penentuan nilai tukar. Ekonom telah menentukan beberapa hubungan
paritas (hubungan kesetaraan antara beberapa faktor rumit yang terkait dengan
pergerakan nilai tukar), dua diantaranya paritas suku bunga dan paritas daya beli.
Keduanya termasuk dalam hukum satu harga (law of one price) yang menyatakan
bahwa pada pasar efisien, produk yang sama akan memiliki harga yang sama. Jika
terdapat perbedaan harga, proses arbitrase akan dengan cepat menutupi selisih yang
terjadi dan pasar akan mencapai keseimbangan. Dampak Fisher (perbedaan suku
bunga diantara dua mata uang mencerminkan perubahan yang diharapkan dalam nilai
tukarnya) terjadi apabila hukum satu harga diterapkan pada tingkat suku bunga yang
bervariasi sebagai antisipasi perbedaan tingkat inflasi yang menyebabkan investor
mengharapkan uang lebih banyak dalam lingkungan dengan tingkat inflasi tinggi
untuk mengompensasi dampak inflasi terhadap investasinya. Konsep ini menyatakan
suku bunga riil adalah suka bunga nominal dikurangi ekspektasi inflasi. Jadi,
kenaikan tingkat inflasi yang diekspektasikan akan mendorong kenaikan suku bunga.
Turunnya tingkat inflasi yang diekspektasikan akan mendorong turunnya suku bunga.

Perbedaan antara suku bunga nominal di dua negara mencerminkan ekspektasi


perubahan nilai tukar.

Paritas daya beli (purchasing power parity-PPP) menyatakan bahwa setiap


dolar bisa membeli jumlah yang sama di dua negara misal di Amerika Serikat
maupun di Inggris.

P($/) = $P atau ($/) = $P/P

Proyeksi Nilai Tukar

Pergerakan nilai tukar sangat penting bagi semua aspek bisnis internasional.
rr = (rr) proyeksi,
Ada beberapa pendekatan untuk melakukan -I diantaranya :

1. Pendekatan pasar efisien harga saat ini mencerminkan seluruh informasi


relevan yang tersedia. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa kurs forward
merupakan alat prediksi terbaik untuk nilai tukar di masa depan.
2. Pendekatan fundamental cara untuk memprediksi pergerakan nilai tukar
dengan melihat berbagai faktor mendasar yang memiliki peranan untuk
menentukan nilai tukar dan mengembangkan berbagai model ekonometri yang
berusaha untuk menangkap variabel variabel dan hubungan mereka.
3. Pendekatan teknikal model ini menganalisis data data historis untuk trend
dan kemudian akan meproyeksikan trend ini ke depan, dengan asumsi bahwa
masa lalu akan menjadi masa depan.

Kontrol Nilai Tukar Mata Uang

Pemerintah dapat membatasi nilai tukar mata uangnya terhadap mata uang
lain. Secara umum, negara maju memiliki sedikit kontrol nilai tukar, akan tetapi
negara negara ini merupakan minoritas di dunia. Mayoritas negara di dunia
memberlakukan kontrol nilai tukar. Negara negara memberlakukan pembatasan
pada saat mereka khawatir cadangan devisa (sumber pendanaan untuk pembayaran
utang luar negeri, pembelian impor, dan permintaan lain terhadap mata uang asing)
mereka bisa berkurang.

Perpajakan

Perpajakan merupakan salah satu kekuatan finansial yang signifikan.


Pemerintah di seluruh dunia menggunakan tiga jenis pajak untuk mendorong
pendapatan, antara lain : pajak penghasilan, pajak petambahan nilai (PPN), dan
potongan pajak (withholding tax).

Tingkat Inflasi dan Bunga

Inflasi adalah kenaikan harga. Hal itu disebabkan oleh permintaan yang
melebihi penawaran, dan ada juga yang berpendapat inflasi adalah kenaikan pasokan
uang yang beredar.

Sebagian pengukuran inflasi menggunakan indeks harga konsumen (IHK).


Inflasi adalah kekuatan financial di luar perusahaan yang berdampak pada perusahaan
yang terkadang harus meminjam uang, dan tingkat inflasi menentukan biaya real
pinjaman di pasar modal. Inflasi yang tinggi membuat perencanaan pengeluaran
modal lebih berisiko. Contohnya, manajemen mungkin mengalokasikan 1 juta dolar
untuk membangun pabrik dan terpaksa membayar lebih banyak untuk melengkapi
konstruksinya akibat dampak dari inflasi.

Peningkatan inflasi mendorong pinjaman (utang) sebab pinjaman akan


dilunasi dengan uang yang terkena inflasi dan lebih murah. Inflasi ada kaitannya
dengan nilai tukar dan suku bunga.
Perbandingan tingkat inflasi juga akan berdampak pada perbandingan nilai
tukar karena nilai tukar dari mata uang di negara dengan inflasi yang tinggi melemah
terhadap uang dari negara dengan inflasi rendah.

Tingkat inflasi yang lebih tinggi mengakibatkan biaya produksi barang dan
jasa di sebuah negara menjadi meningkat sehingga barang dan jasa menjadi kalah
daya saing secara global.

Neraca Pembayaran

Neraca pembayaran (balance of payment-BOP )adalah catatan transaksi


sebuah negara dengan seluruh dunia. Neraca pembayaran menunjukan permintaan
terhadap mata uang sebuah negara. Jika ekspor negara lebih besar daripada impornya,
maka permintaan lain menjadi tinggi karena digunakan untuk membayar ekspor dari
negara tersebut, dan begitu juga sebaliknya.

Akun BOP

Akun BOP dicatat dalam bentuk pembukuan akun ganda. Tiap transaksi
merupakan pertukaran aset dengan sisi debit dan kredit. Pembayaran ke negara lain,
dana keluar, dimasukkan sebagai debit (-), sedangkan transaksi pembayaran dari
negara lain, arus dana masuk, dicatat sebagai kredit (+).

Defisit dan Surplus BOP

Transaksi berjalan dan transaksi modal di BOP disatukan menjadi transaksi


total yang seimbang karena adanya pendekatan akun ganda. Jadi, defisit pada neraca
berjalan akan selalu disertai dengan surplus yang sama di transaksi modal, begitu juga
sebaliknya.
Berkebalikan dengan keyakinan secara umum, defisit transakssi berjalan tidak
selalu menjadi tanda bahwa kondisi ekonomi negara tersebut memburuk. Defisit atau
surplus pada transaksi berjalan tidak bisa dijelaskan atau dievaluasi tanpa memeriksa
surplus dan defisit dalam jumlah yang sama di dalam transaksi modal secara
bersamaan.

Dalam kajian mengenai sistem moneter dan kekuatan finansial,kita membahas


sekilas tiga pengaturan mata uang: emas, sistem Bretton Woods (yang merupakan
modifikasi sistem nilai tukar tetap), dan sistem mengambang. Lalu kita mengkaji
kekuatan-kekuatan finansial utama yang harus ditangani oleh perusahaan: fluktuasi
niali mata uang, kontrol nilai tukarmata uang, perpajakan dan tingkat inflasi serta
suku bunga. Pada bagian akhir, kita mengkaji mengenai neraca pembayaran dan
signifikansinya terhadap manajer internasional.