Anda di halaman 1dari 30

NASIONALISME DAN DEMOKRASI, ROUSEVELT, KENNEDY

Tugas Matakuliah : Sejarah Amerika II

Dosen Pengampu : Dra. Theresia Sumini, M.Pd.

Disusun Oleh :

Jemi Fantula 121314012


Paulinus Yanto 121314013
Khusnul Tabah Suciati 121314015

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH


JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2015
DAFTAR ISI

Daftar isi..........................................................................................................................................i

BAB I: Pendahuluan .......................................................................................................................1

A Latar Belakang ......................................................................................................................1

B Rumusan Masalah .................................................................................................................1

BAB II: Pembahasan.......................................................................................................................2

I Pengertian Nasionalisme dan Demokrasi ...............................................................................2

a Nasionalisme .....................................................................................................................2

b Demokrasi ........................................................................................................................3

II Latar Belakang Tumbuhnya Nasionalisme ...........................................................................3

a Tumbuhnya Nasionalisme .................................................................................................3

III Perkembangan Nasionalisme dan Demokrasi ......................................................................5

a Nasionalisme Franklin Delano Roosevelt .........................................................................5

b Nasionalisme John Fitzgerald Kennedy ...........................................................................8

c Demokrasi Franklin Delano Roosevelt............................................................................ 10

d Demokrasi John Fitzgerald Kennedy .............................................................................. 12

Nilai-nilai Universal ........................................................................................................... 13

BAB III: Penutup .......................................................................................................................... 14

Pertanyaan ..................................................................................................................................... 18

Daftar Pustaka ............................................................................................................................... 28

i
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kebaradaan lahirnya Nasionalisme di Amerika membangkitkan gairah demokrasi


yang ada di Amerika. Diantara orang Amerika pada masa itu kata demoktasi mendapat
dua konotasi yang berbeda tetapi antara kedua konotasi itu saling berkaitan yaitu makna
realistik dan romantik. Demokrasi realistik adalah pola perilaku yang mencangkup
kegiatan seperti rapat panitia partai politik dan saling mencari dukkungan, perjuangan
memperoleh jabatan diantara tokoh partai dan perdebatan untuk memenangkan ide
diantara kelompok atau pressure group. Sedangkan demokrasi romantik adalah
seperangkat gagasan yang membentuk suatu kepercayaan bangsa, atau national faith,
yang sebenarnya mengandung kekuatan agama negara, meskipun hal itu tidak diakui.
Perbedaan antara pandangan nasionalisme pada masa Roosevelt maupun Jhon F.
Kennedy menjadi topik bahasan yang sangat menarik lantaran kedua tokoh ini
memberikan kontribusi besar bagi sistem demokrasi di Amerika yang sampai pada saat
ini masih bisa dirasakan.

Nasionalisme merupakan suatu paham rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air
yang ditimbulkan oleh persamaan tradisi yang berkaitan dengan sejarah, agama, bahasa,
kebudayaan, pemerintahan, tempat tinggal dan keinginan untuk mempertahankan dan
mengembangkan tradisinya sebagai milik bersama dari anggota bangsa itu sebagai
kesatuan bangsa. Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy berkata Jangan tanya apa
yang bias Negara berikan padamu, tapi tanyalah apa yang bisa kauberikan pada Negara.
Pernyataaan John F. Kennedy tersebut bagaimana sebagai bangsa yang besar dan
berdaulat, haruslah ikut berperan aktif untuk memajukan Negara sebagai integrasi tujuan
dari nasionalisme tersebut.

B. Rumusan Masalah

1. Bagimana Latar Belakang nasionalisme Amerika Serikat.


2. Bagimana perkembangan Nasionalisme dan demokrasi menurut Rousevelt, dan J.F
Kennedy.

1
BAB II
PEMBAHASAAN

I. Pengertian Nasionalisme dan Demokrasi

a. Nasionalisme

Setiap Negara di dunia itu pasti memiliki sejarah masing-masing tentang


kemerdekaannya, entah itu atas perjuangan dari rakyatnya sendiri atau atas pemberian
dari Negara lain yang pernah menjajah. Nasionalisme adalah paham yang meletakkan
kesetiaan tertinggi individu yang harus diberikan kepada negara dan bangsanya, dengan
maksud bahwa individu sebagai warga negara memiliki suatu sikap atau perbuatan
untuk mencurahkan segala tenaga dan pikirannya demi kemajuan, kehormatan dan
tegaknya kedaulatan negara dan bangsa. Nasionalisme dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia, berasal dari kata "Nasional" dan "isme", yaitu paham kebangsaan yang
mengandung makna kesadaran dan semangat cinta tanah air. Rasa nasionalisme juga
identik dengan memiliki rasa solidaritas. Nasionalisme juga mengandung makna
persatuan dan kesatuan. Dari beberapa makna tersebut, pengertian nasionalisme adalah
paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (nation)
dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.

Pengertian nasionalisme yang dihubungkan dengan perasaan kebangsaan telah


dijelaskan oleh pemikir-pemikir seperti Joseph Ernest Renan (1823-1892) dan Otto
Bouwer (1882-1939). J.Ernest Renan yang menganut aliran nasionalisme yang
didasarkan faktor kemanusiaan, mengemukakan bahwa munculnya suatu bangsa karena
adanya kehendak untuk bersatu (satu suara persatuan). Sedangkan Otto Bouwer
mengungkapkan bahwa perasaan kebangsaan timbul karena persamaan perangai dan
tingkah laku dalam memperjuangkan persatuan dan nasib bersama. Keduanya
berpendapat bahwa nasionalisme timbul karena faktor kemanusiaan.

Nasionalisme di Amerika Serikat mempunyai beberapa pengertian seperti istilah


liberalisme dan demokrasi. Nasionalisme Amerika bersifat equivokal artinya
dipengaruhi oleh waktu dan tempat sehingga masing-masing periode mempunyai istilah
yang berbeda. Nasionalisme Amerika muncul karena tertanam mental yang kuat dari
bangsa Amerika yang merupakan warisan leluhur mereka yaitu Self Goverment, hak
untuk menentukan nasib sendiri. Pada tahap selanjutnya manifestasi nasionalisme

2
Amerika diwujudkan dalam perang kemerdekaan melawan Inggris (1775) yang berakhir
dengan Amerika yang ditandai dengan keluarnya Declaration of Independent pada
tanggal 4 Juli 1776. Perang kemerdekaan terjadi karena adanya reaksi dari koloni
terhadap negara induk yang mengeluarkan macam-macam pajak seperti Quatering act,
Stamp act. Dengan demikian nasionalisme Amerika bersifat Kemerdekaan, kebebasan,
persamaan, keagungan, dan kebahagian.

Bentuk-bentuk nasionalisme

Bentuk Nasionalisme John F Kennedy

Dalam Negeri

Gaji presiden Amerika Serikat, John Fitzgerald Kennedy dulu sebesar 100 ribu
Dollar Amerika dengan tambahan 50 ribu Dollar untuk digunakan sebagai
tunjangan sehari-hari. Alih-alih menikmati gajinya yang besar tersebut, John F.
Kennedy ternyata menolak untuk menerimanya dan memilih untuk mendonasikan
seluruhnya untuk kegiatan amal. Hal ini dilakukan Kennedy sebagai salah satu
caranya membantu rakyat miskin dan juga merupakan salah satu kebijakan yang dia
buat sebagai presiden. Uniknya, presiden Amerika ke-35 ini tak pernah sesumbar
dengan donasi yang dia lakukan.

Kennedy menyebut program dalam negerinya "New Frontier" (Batas Baru).


Program ini dengan ambisiusnya menjanjikan kucuran dana federal untuk sektor
pendidikan, layanan kesehatan untuk lansia, bantuan ekonomi untuk kawasan
pedesaan, dan intervensi pemerintah untuk menghambat resesi. Kennedy juga
menjanjikan berakhirnya diskriminasi rasa (orang kulit hitam memiliki hak pilih).

Dalam pidato State of the Union-nya tahun 1963, ia mengusulkan reformasi pajak
besar-besaran dan pengurangan pajak pendapatan dari kisaran 2090% menjadi 14
65%; ia mengusulkan pengurangan pajak perusahaan dari 52 menjadi 47%.
Kennedy menambahkan bahwa batas tertinggi pajak seharusnya 70% jika
pengurangan tertentu tidak diterapkan pada penduduk berpendapatan tinggi.

Luar Negeri

John F Kennedy ingin menjatuhkan Castro dari kekuasaannya Pada tanggal 17 April
1961, Kennedy memerintahkan serangan yang kelak diberi nama "Invasi Teluk
Babi": "Brigade 2506" yang terdiri dari 1.500 warga Kuba didikan A.S. mendarat di

3
pulau Kuba. Tanggal 19 April 1961, pemerintah Kuba telah menangkap atau
menewaskan para penyerbu yang terasingkan ini, dan Kennedy terpaksa
menegosiasikan pembebasan 1.189 tentara yang selamat. Setelah 20 bulan, Kuba
membebaskan mereka dengan imbalan makanan dan obat-obatan senilai $53 juta.

Salah satu keputusan pertama Kennedy sebagai presiden adalah meminta Kongres
membentuk Korps Perdamaian. Saudara tirinya, Sargent Shriver, menjadi direktur
pertamanya. Melalui program ini, warga Amerika Serikat secara sukarela
membantu negara-negara tertinggal dibidang pendidikan, pertanian, kesehatan,
dan pembangunan. Organisasi ini berkembang menjadi 5.000 anggota pada Maret
1963 dan 10.000 pada tahun berikutnya. Sejak 1961, lebih dari 200.000 warga
A.S. telah bergabung dengan Korps Perdamaian dan bekerja di 139 negara.

Bentuk Nasionalisme Roosevelt

Dalam Negeri

Beberapa prestasi Theodore Roosevelt terbesar berada di konservasi. Pada tahun


1905, Presiden Roosevelt membentuk Dinas Kehutanan AS dan diangkat Gifford
Pinchot sebagai kepala pertama di lembaga baru ini. Di bawah arahan Roosevelt
itu, tanah yang disediakan untuk kepentingan umum dan proyek-proyek irigasi
besar dimulai. Selama Roosevelt menjabat sebagai Presiden, cadangan hutan di
AS naik dari sekitar 43 juta hektar menjadi sekitar 194 juta hektar.

Luar Negeri

Terusan Panama
Yang paling spektakuler dari inisiatif negeri Roosevelt kebijakan adalah pembentukan
Terusan Panama. Selama bertahun-tahun, para pemimpin angkatan laut AS telah
bermimpi membangun bagian antara Samudera Atlantik dan Pasifik melalui Amerika
Tengah. Selama perang dengan Spanyol, kapal Amerika di Pasifik harus steam sekitar
ujung Amerika Selatan dalam dua bulan perjalanan untuk bergabung dengan armada
AS di lepas pantai Kuba. Pada tahun 1901, Amerika Serikat melakukan negosiasi
dengan Inggris untuk mendukung sebuah kanal Amerika terkontrol yang akan
dibangun baik di Nikaragua atau melalui strip tanah Panama yang dimiliki oleh
Kolombia. Dalam berkembang dari tertutup manuver, Senat menyetujui rute melalui
Panama, bergantung pada persetujuan Kolombia. Ketika Kolombia menolak keras

4
ketentuan perjanjian, Amerika Serikat mendukung revolusi Panama dengan uang dan
blokade laut, yang terakhir yang mencegah tentara Kolombia mendarat di Panama.
Pada tahun 1903, pembangunan Terusan Panama di mulai. Terusan Panama akhirnya
selesai pada tahun 1914. Terusan Panama membuat Amerika Serikat kekuatan militer
yang dominan di Amerika Tengah.
Pendamai
Roosevelt juga terkenal sebagai seorang pendamai. Saat Perang Rusia-Jepang
berkobar dan kemenangan banyak di pihak Jepang, Roosevelt mendekati kedua
negarasebagai mediasi untuk melakukan perundingan perdamaian. Meskipun Rusia
dan Jepangpada awalnya menolak tawarannya, mereka akhirnya menerima "jasa
baik" untuk membantu menegosiasikan perdamaian. Pertemuan terjadi pada tahun
1905 di Portsmouth, New Hampshire. Atas perannya sebagai mediator, Roosevelt
memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian dan merupakan Presiden AS pertama yang
melakukannya. Roosevelt juga menjadi penengah perselisihan antara Prancis dan
Jerman atas pembagian Maroko. Penyelesaian perselisihan ini terjadi pada tahun 1906
di Algeciras, Spanyol.
Great White Fleet
Roosevelt percaya bahwa Angkatan Laut yang besar dan kuat adalah komponen
penting dari pertahanan nasional. Selama masa jabatannya sebagai Presiden, ia
membangun Angkatan Laut Amerika Serikat menjadi salah satu yang terbesar di
dunia. Diameyakinkan kongres untuk menambah kapal perang dan meningkatkan
jumlah kantor tamtama. Pada tahun 1907, ia mengusulkan mengirimkan armada
keluar, untuk mengelilingidunia. Salah satu alasannya adalah untuk memamerkan
"Armada Great White" agar negara-negara lain di seluruh dunia terkesan dengan
kekuatan angkatan laut AS.

b. Demokrasi
Secara etimologi, demokrasi berarti rakyat berkuasa atau government or rule
by the people. (kata Yunani demos berarti rakyat, kratos/ kratein berarti kekuasaan/
berkuasa). Dalam demokrasi dikenal konsep Rechstaat (negara hukum). Menurut
Frederik Julius Stahl, salah satu unsur dalam konsep Rechstaat adalah hak- hak asasi
manusia. Menurut Todung Mulya Lubis, hak asasi manusia adalah hak yang dimiliki
oleh seluruh manusia pada segala waktu dan tempat berdasarkan takdirnya sebagai
manusia. Salah satu ajaran dalam konsep hak asasi manusia adalah Four Freedom

5
(empat kebebasan) yang dicetuskan oleh Franklin Delano Roosevelt. Franklin Delano
Roosevelt merumuskan asas-asas tersebut dalam Four Freedom (empat kebebasan) yang
terdiri dari:
Kebebasan untuk berbicara dan menyatakan pendapat.
Kebebasan beragama.
Kebebasan dari ketakutan.
Kebebasan dari kemelaratan.
Sebagai pribadi, manusia pada dasarnya dapat berbuat menurut kehendaknya
secara bebas. Dalam kehidupan bermasyarakat, kebebasan manusia dibatasi oleh
ketentuan- ketentuan yang mengatur tingkah laku dan sikap tindak mereka. Kaidah-
kaidah tersebut antara lain Kaidah agama, Kaidah kesopanan, Kaidah kesusilaan,
Kaidah hukum.

II. Latar Belakang Tumbuhnya Nasionalisme


a. Tumuhnya Nasionalisme
Masyarakat Amerika Serikat meskipun menjadi multi-etnis dan multi-budaya
yang masih memiliki rasa identitas nasional dan sejarah; orang-orang yang tinggal di
atau dari Amerika Serikat mengacu pada 'orang-orang Amerika', dan patriotisme sangat
menonjol dalam kehidupan publik. Nasionalisme adalah benar dan diakui terkait istilah
untuk ideologi dan gerakan-gerakan politik, dalam masa kini Amerika Serikat, dan
selama sejarahnya. Nasionalisme adalah benar dan diakui terkait untuk istilah ideologi
dan gerakan-gerakan politik dalam masa kini Amerika Serikat, dan selama sejarahnya.
Itu tidak selalu sesuai dengan arus penggunaan istilah dalam politik Amerika, atau
dengan pandangan yang menggambarkan dirinya 'nasionalis Amerika'. Itu tidak selalu
sesuai dengan arus penggunaan istilah dalam politik Amerika, atau dengan pandangan
yang menggambarkan dirinya Nasionalis Amerika.
Amerika Serikat menelusuri asal-usulnya sepanjang perjalanan kembali ke
koloni yang didirikan oleh Kerajaan Inggris pada awal 1600-an Setiap koloni diatur
secara independen dan berada di bawah otoritas dari Crown, seorang penjajah tidak
punya kewajiban untuk koloni lain selain mereka sendiri. Pada 1732, Kerajaan Britania
Raya telah mendirikan 13 koloni Britania di Amerika. Ketika koloni-koloni menghadapi
ancaman umum selama Perang Perancis dan Indian, rencana Albany mengusulkan
persatuan antara koloni. Meskipun gagal, ia menjabat sebagai referensi untuk diskusi
masa depan kemerdekaan.

6
Segera setelah itu, koloni melenyapkan beberapa keluhan atas tindakan umum
yang disahkan oleh Parlemen Inggris, termasuk pajak tanpa perwakilan. Ketika
perselisihan memuncak, kolonis mulai melihat pemerintahan Inggris sebagai penindas
dan memusuhi, dan mencari kerjasama dengan koloni lain untuk menanggapi.
Kerjasama ini melahirkan Kongres Kontinental, Deklarasi Kemerdekaan, Perang
Revolusi Amerika, dan akhirnya kemerdekaan. Hubungan antara negara diperkuat
dengan ratifikasi Konstitusi Amerika Serikat.
Perang Saudara Amerika menandai transisi terbesar dalam identitas nasional
Amerika. Ratifikasi dari amandemen Fifteenth Fourteenth dan menyelesaikan
pertanyaan dasar identitas nasional: Siapakah yang sebenarnya warga negara Amerika
Serikat? Di bawah amandemen, siapa pun yang lahir di Amerika Serikat dan tunduk
pada yurisdiksi adalah seorang warga negara, tanpa memandang etnis atau status sosial.
Namun, penduduk asli Amerika tidak memperoleh kewarganegaraan di bawah
amandemen tersebut. Pada tahun 1919 semua Pribumi yang pernah bertugas di militer
diberi kewarganegaraan penuh tapi sisa penduduk asli Amerika tidak termasuk sebagai
warga negara hingga 1924, ketika Undang-undang Kewarganegaraan India disahkan
oleh Kongres.
Nasionalisme tetap menjadi topik di Amerika Serikat. Profesor Paul McCartney
dari Universitas Rutgers misalnya, berpendapat bahwa bangsa ditentukan oleh
keyakinan dan misi., Amerika cenderung menyamakan kepentingan mereka dengan
kemanusiaan mereka, yang pada waktunya akan memberitahu postur mereka pada
dunia. Pembawa acara Talk show Michael Savages telah menyatakan dirinya sebagai
nasionalis dan mendukung kebijakan Borders, Bahasa dan Budaya termasuk
pengamanan UA-Mexico dan perbatasan US- Kanada, melestarikan bahasa Inggris
sebagai satu satunya bahasa di Amerika, dan menekankan konservatif libertarian
identitas budaya. Nasionalis kontemporer di Amerika Serikat biasanya memuja bendera
Amerika, Bill of Rights, militer dan sumber Kristen Amerika. Faktanya, bagaimanapun
juga nasionalisme di Amerika tidak pernah mudah didefinisikan. Pada tanggal
11 September 2001 serangan terhadap Amerika Serikat menyebabkan gelombang
ekspresi nasionalis. Ini disertai dengan kenaikan enlistment militer yang mencakup
tidak hanya berpendapatan rendah Amerika, tetapi juga kelas menengah dan atas warga
negara berpendapatan.

III. Perkembangan Nasionalisme dan Demokrasi


7
Amerika sebagai salah satu koloni Inggris mengobarkan semangat nasionalismenya
berdasarkan semangat kemerdekaan, kebebasan, dan toleransi yang tertuang dalam
Declaration of Independence (Pernyataan Kemerdekaan) tanggal 4 Juli 1776. Perkembangan
nasionalisme Amerika Serikat telah timbul, dimana suatu rasa kesadaran yang terus
berkembang, yaitu kesadaran terhadap situasi yang tertinggal atau terbelakang sebagai hasil
dari kolonialisme maupun tradisionalisme. Dengan adanya diskriminasi di dalam
masyarakat, maka rakyat menjadi sadar akan ketidaksamaan hak-hak yang dimilikinya dan
akan keadaannya yang terjajah itu. Karena mereka menjadi sadar akan posisi mereka yang
tertinggal atau terbelakang, maka timbullah keinginan untuk maju dan kebutuhan akan
pendidikan, ekonomi, politik, dan sosial khususnya.
Nasionalisme Amerika sangat terlihat dari beberapa Presiden yang pernah
menduduki jabatan presiden Amerika, dan juga Tipe Nasialisme mereka Pun berbeda-beda
sesuai Zaman dan Tahun Serta masalah yang di hadapi pada saat mereka memerintah yaitu:

a) Nasionalisme Franklin Delano Roosevelt

Franklin Delano Roosevelt lahir di Hyde Park, New York, 30 Januari 1882
meninggal di Warm Springs, Georgia, 12 April 1945 pada umur 63 tahun beliau adalah
Presiden Amerika Serikat ke-32 dan merupakan satu-satunya Presiden Amerika yang
terpilih empat kali dalam masa jabatan dari tahun 1933 hingga 1945. Franklin D.
Roosevelt adalah seorang Presiden yang paling kontraversial dalam sejarah Aerika
Serikat. Meskipun banyak dipuja dan tidak kurang dibenci, kepemimpinannya memberi
ilham ketika depresi besar mencapai puncaknya, diakui oleh semua orang. Salah satu
pencapaian Roosevelt yang terkenal dikarenakan kepemimpinannya membantu Amerika
Serikat memulihkan diri dari masa "Depresi Hebat". Dalam perencanaan
terhadap Perang Dunia II, dia mempersiapkan AS untuk menjadi "Gudang Senjata
Demokrasi" melawan kekuatan Jerman Nazi dan Kekaisaran Jepang, namun aspek-aspek
kepemimpinannya, terutama sikapnya terhadap Joseph Stalin yang dipandang naif, telah
dikritik oleh beberapa sejarawan. Akhirnya visinya tentang organisasi internasional yang
efektif untuk menjaga perdamaian tercapai dengan dibentuknya Perserikatan Bangsa-
Bangsa.

Franklin Delano Roosevelt memegang jabatan Presiden pada tahun 1933. Saat itu
Amerika mengalami puncak masa depresi. Lebih dari 13 juta rakyat Amerika tidak
mempunyai pekerjaan, dan susunan perbankan tak berketentuan. Ia memberikan harapan

8
kepada rakyat Amerika dan berjanji akan mengambil tindakan tegas dan cepat. Dalam
seratus hari pertama ia mengusulkan rencana besar-besaran untuk:

Menghidupkan kembali kegiatan perusahaan dan pertanian.


Memberi bantuan kepada para penganggur dan kepada mereka yang terancam akan
kehilangan ladang dan tempat tinggalnya

Rencana "Seratus Hari Pertama"-nya ini disetujui oleh Kongres. Setelah masa
seratus hari pertama memegang jabatan, Roosevelt telah menunjukkan diri sebagai
pemimpin negara yang cakap. Ia memperoleh dukungan rakyat yang unik dalam sejarah
Amerika dalam melancarkan sebuah program percobaan yang bertujuan mencapai apa
yang disebut sebagi sistem yang bersifat lebih sosial dan lebih demokratis. Program itu
dikenal dengan nama "New Deal."

Pada 1936 di tahun pemilihan Presiden, revolusi damai dalam bidang ekonomi dan
sosial yang dilancarkan oleh Presiden Roosevelt telah berhasil membawa perbaikan dan
pembangunan kembali sebagian Amerika. Oleh karena itu ia dipilih kembali sebagai
Presiden Amerika dengan jumlah suara yang besar sekali. Selama jabatannya yang
kedua, dari 1937 sampai 1940 Presiden Roosevelt menghadapi banyak kesukaran. Ia
berbeda pendapat dengan Mahkamah Agung Amerika, perekonomian Amerika
menderita kemunduran dan pada September 1939, perang pecah di Eropa dengan
penyerbuan Jerman ke Polandia. Melalui perundang-undangan, Presiden Roosevelt
berusaha untuk menghindarkan Amerika dari peperangan, tetapi di samping itu ia juga
memperkuat negara-negara yang terancam atau diserang. Ketika Jepang menyerang
Pearl Harbor di Hawaii pada tanggal 8 Desember 1941, Presiden Roosevelt memimpin
pengerahan tenaga rakyat serta sumber-sumber yang ada untuk menjalankan perang
total. Sebelum Amerika Serikat, Churchill telah menyusun sebuah Deklarasi delapan
pasal yang terkenal dengan nama Piagam Atlantik. Program ini dapat dikatakan sebagai
program perdamaian. Dalam program itu dimasukkan antara lain;

Negera mereka tidak berusaha untuk memperoleh perluasan, wilayah atau yang lain
Mereka tidak ingin melihat perubahan wilayah yang tidak sesuai dengan keinginan
yang dinyatakan secara bebas oleh rakyat yang bersangkutan.
Menghormati hak semua bangsa untuk memilih bentuk pemerintahan dalam
kehidupan mereka.

9
Berusaha keras, sesuai dengan kewajiban mereka yang ada, untuk memajukan
kenikmatan oleh semua Negara, besar maupun kecil.
Ingin menghasilkan kerja sama sepenuhnya antara semua Negara di bidang
ekonomi.
Mengharapkan dapat melihat tercapainya perdamain yang akan memberikan kepada
semua Negara dan akan memberi jaminan bahwa semua orang disemua negeri dapat
menjalankan kehidupan dalam kehidupan yang bebas dari rasa takut dan kemiskinan
Perdamaian
Dihapuskannya pemakaian kekerasaan

Empat kebebasan yang dicantumkan Presiden Roosevelt dalam amanat tahunannya


kepada Kongres pada 6 Januari 1941.

Keempat kebebasan itu adalah:

Kebebasan untuk berbicara dan mengungapkan di manapu di dunia


Kebebasan untuk memilih agama sendiri di manapun di dunia.
Kebebasan dari kemelaratan dan kemiskinan yang dalam bahasa sehari-hari berarti
pengertian ekonomi, yang akan mnjamin setiap negara kehidupan damai yang sehat
untuk penduduknya di manapun di dunia.
Kebebasan dari rasa takut

Karena merasa bahwa perdamaian dunia pada masa datang akan tergantung pada
hubungan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet, Presiden Roosevelt banyak
mencurahkan pikirannya untuk mendirikan Perserikatan Bangsa-Bangsa, di mana
kesulitan-kesulitan internasional dapat diselesaikan. Sementara perang mendekati saat
terakhir, kesehatan Presiden Roosevelt memburuk.

b) Nasionalisme John Fitzgerald Kennedy

John Fitzgerald Kennedy (lahir di Brookline, Massachusetts, 29 Mei 1917


meninggal di Dallas, Texas, Amerika Serikat, 22 November 1963 pada umur 46 tahun),
sering disebut John F. Kennedy, Kennedy, John Kennedy, Jack Kennedy,
atau JFK adalah Presiden Amerika Serikat yang ke-35. Pada 1960, ia menjadi termuda
yang dipilih menjadi Presiden Amerika Serikat dan termuda kedua setelah Theodore

10
Roosevelt untuk jabatan presiden. Kennedy menjadi presiden setelah dilantik pada 20
Januari 1961. Jabatan kepresidennya terhenti setelah terjadi pembunuhan terhadap
dirinya pada 1963. Ia tewas oleh terjangan peluru saat melakukan kunjungan
ke Dallas (Texas) pada 22 November 1963. Kennedy roboh saat mobil terbuka yang
membawanya melintas di kerumunan orang yang menyambut kunjungannya. Pada 25
November 1963, jenasahnya dimakamkan di Arlington, Washington, DC. Sebanyak
800.000 orang ikut berkabung di jalanan Washington.

Kennedy adalah anggota klan Kennedy yang berdarah Irlandia-Amerika, sebuah


keluarga terkemuka di dunia politik negaranya. Ia dianggap sebagai lambang liberalisme
Amerika. Pada Perang Dunia II, ia dikagumi karena keberanian dan heroismenya ketika
ia menyelamatkan seorang rekan pelaut di Samudra Pasifik Selatan. Kennedy mewakili
Massachusetts pada 19471960, sebagai anggotaDewan Perwakilan dan Senat AS. Ia
terpilih sebagai Presiden pada 1960dengan kemenangan yang tipis dalam salah satu
pemilu yang paling ketat dalam sejarah Amerika. Kennedy adalah orang termuda yang
terpilih sebagai presiden (jangan disamakan dengan orang termuda yang memegang
jabatan presiden, sebuah rekor yang dipegang oleh Theodore Roosevelt), presiden AS
pertama yang lahir di abad ke-20, dan juga presiden termuda yang meninggal.
Hingga 2005, ia juga merupakan satu-satunya pemeluk Katolik Roma yang pernah
terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, presiden pewakil Partai Demokrat dari Utara
terakhir, dan presiden terakhir yang meninggal sewaktu menjabat. Setelah pembunuhan
John F. Kennedy pada 22 November 1963, dunia turut berduka cita atas kematiannya.
Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh C-SPAN yang mengurutkan presiden AS,
sebuah panel sejarawan memberikan dia nilai di posisi kedua dalam keseluruhan dan
populasi umum memberikan dia peringkat ketiga dari empat puluh dua presiden yang
pernah menjabat. Agendanya tidak selesai karena kematiannya; kebanyakan
kebijakan hak masyarakatnya menunjukkan hasil melalui penerusnya, Lyndon B.
Johnson.

Secara domestik, JFK menfokuskan dirinya untuk menyelesaikan permasalahan


yang berkaitan dengan hak-hak sipil dan juga peningkatan ekonomi dengan reformasi
pajak. Selain itu JFK juga terkenal ambisius dalam memberikan janji untuk
mengeluarkan dana untuk pendidikan dan untuk orang tua. Sedangkan di dalam politik
luar negerinya, JFK mengembangkan dari kebijakan Do not supply those armies of

11
countries that plan to do us harm, do not give weapons to the Communists, do not supply
bombs to the middle east. Dalam kebijakan politik luar negeri, JFK sempat meneruskan
beberapa kebijakan luar negeri dari pemimpin sebelumnya, Eisenhower. Dengan
masukan-masukan dari kelompok administratif Eisenhower, JFK terpengaruh dan
akhirnya melaksanakan dan mengeluarkan perintah untuk pelaksanaan rencana
menjatuhkan Rezim Fidel Castro di Kuba. Secara geopolitik, Kuba adalah negara yang
sangat strategis baik bagi Uni Sovyet, maupun AS sendiri apabila bisa menjatuhkan
rezim Komunis di Kuba. Pertimbangan agar tidak ada terjadinya serangan dari Kuba,
JFK melakukan tindakan preemptive dengan melaksanakan rencana menjatuhkan Rezim
Komunis di Kuba yang ditawarkan kelompok administratif Eisenhower. Adapun
kebijakan dengan mempersenjatai 1500 orang kelompok insurgensi anti-revolusi dan
berusaha mengambil alih kekuasaan yang dikirim ke ke Kuba pada tanggal 17 April
1961, berhasil ditangkap atau terbunuh pada tanggal 19 April 1961. Kegagalan operasi
yang bernama Operation Moongose atau dikenal dengan Bay of Pigs Invasion tersebut
disebabkan karena kurangnya koordinasi di kalangan pemimpin militer, sehingga
serangan tersebut hancur karena pasukan artileri yang terorganisir. Jika JFK berhasil
mengkoordinir agar terjadinya dialog antara pemimpin militer dan mengerahkan
angkatan laut untuk membantu serangan, maka hasilnya akan berbeda. Dengan gagalnya
serangan pada tahun 1961, pada tahun 1962, JFK mengeluarkan kebijakan embargo
ekonomi kepada Kuba. Selain itu kongres juga menimpalinya dengan mengeluarkan
resolusi untuk pemberian izin penggunaan kekuatan militer di Kuba jika semisalnya
kepentingan AS diganggu. Selain itu banyak aksi-aksi latihan militer yang dilakukan
oleh AS di kawasan Karibia. Hal itu terang membuat Kuba merasa terancam.

Konflik-konflik AS dengan Kuba yang diperburuk dengan berbagai aksi AS


tersebut, akhirnya menarik Uni Sovyet untuk turut campur dan mengambil keuntungan
dari konflik ideologi dan kawasan dari AS dan Kuba. Selain itu Uni Sovyet juga
memiliki kepentingan dengan Kuba yang merupakan sekutu yang berideologi sama dan
kawasan yang strategis. Selain itu Uni Sovyet juga merasa bahwa pembuatan dan
peletakan IRBM milik AS di Turki. Walaupun beberapa ahli berpendapat bahwa itu
bukanlah penyebab bantuan Uni Sovyet ke Kuba dengan memberikan misil-misil
berhulu ledak nuklir Aksi Uni Sovyet tersebut ditanggapi oleh JFK dengan cepat dengan
melakukan karantina perairan Kuba dan berusaha mengancam pihak Kuba dan Uni
Sovyet yang terlihat di dalam pidatonya pada 22 Oktober 1962 : It shall be the policy of

12
this nation to regard any nuclear missile launched from Cuba against any nation in the
Western Hemisphere as an attack on the United States, requiring a full retaliatory
response upon the Soviet Union.

Ketegasan pernyataan JFK tersebut juga diikuti persiapan serangan udara


berkekuatan penuh jika pihak Uni Sovyet tidak mau menanggalkan misil nuklirnya.
Diskusi dengan Dewan Militer AS, JFK menekan mereka untuk mencoba jalan damai.
Setelah lama munculnya konfrontasi Barat dan Timur tersebut akhirnya berhasil diakhiri
dengan tidak mencapai kejadian yang ditakutkan oleh dunia, perang nuklir. Negosiasi
yang alot tersebut diakhiri dengan perjanjian rahasia pelucutan misil AS di perbatasan
Uni Sovyet dan pelucutan misil milik Uni Sovyet di Kuba. Konflik ini dikenal dengan
nama October Crisis atau Cuban Missile Crisis.

c) Demokrai Franklin Delano Roosevelt

Roosevelt yang terpilih lagi menjadi Presiden AS menunjuk seorang Politisi


Partai Republik Henry Stimson dan dua orang lainnya ke dalam kabinetnya. Roosevelt
pun menginginkan AS menjadi "Gudang Senjata Demokrasi." Doktrin itu memiliki arti,
meski AS tidak ikut dalam perang, AS akan terus membantu Inggris. AS bahkan ikut
membantu Uni Soviet dan militer AS dan Inggris sudah mengadakan pertemuan untuk
membahas perang tersebut. Franklin Delano Roosevelt memegang jabatan Presiden pada
tahun 1933. Saat itu Amerika mengalami puncak masa depresi. Lebih dari 13 juta rakyat
Amerika tidak mempunyai pekerjaan, dan susunan perbankan tak berketentuan. Ia
memberikan harapan kepada rakyat Amerika dan berjanji akan mengambil tindakan
tegas dan cepat. Salah satu pernyataannya yang terkenal pada amanat pelantikannya
adalah, Satu-satunya yang harus kita takuti adalah rasa takut itu sendiri.

Dalam seratus hari pertama ia mengusulkan rencana besar-besaran untuk:

Menghidupkan kembali kegiatan perusahaan dan pertanian.

Memberi bantuan kepada para penganggur dan kepada mereka yang terancam akan
kehilangan ladang dan tempat tinggalnya.

Rencana "Seratus Hari Pertama"-nya ini disetujui oleh Kongres.

13
Setelah masa seratus hari pertama memegang jabatan, Roosevelt telah menunjukkan diri
sebagai pemimpin negara yang cakap. Ia memperoleh dukungan rakyat yang unik dalam
sejarah Amerika dalam melancarkan sebuah program percobaan yang bertujuan mencapai apa
yang disebut sebagi sistem yang bersifat lebih sosial dan lebih demokratis. Program itu
dikenal dengan nama "New Deal." Pada 1936 pada tahun pemilihan Presiden, revolusi damai
dalam bidang ekonomi dan sosial yang dilancarkan oleh Presiden Roosevelt telah berhasil
membawa perbaikan dan pembangunan kembali sebagian Amerika. Oleh karena itu ia dipilih
kembali sebagai Presiden Amerika dengan jumlah suara yang besar sekali. Selama jabatannya
yang kedua, dari 1937 sampai 1940 Presiden Roosevelt menghadapi banyak kesukaran. Ia
berbeda pendapat dengan Mahkamah Agung Amerika, perekonomian Amerika menderita
kemunduran dan pada September 1939, perang pecah di Eropa dengan penyerbuan Jerman ke
Polandia. Melalui perundang-undangan, Presiden Roosevelt berusaha untuk menghindarkan
Amerika dari peperangan, tetapi di samping itu ia juga memperkuat negara-negara yang
terancam atau diserang. Ketika Jepang menyerang Pearl Harbor di Hawaii pada tanggal 8
Desember 1941, Presiden Roosevelt memimpin pengerahan tenaga rakyat serta sumber-
sumber yang ada untuk menjalankan perang total. Sebelum Amerika Serikat, Churchill telah
menyusun sebuah Deklarasi delapan pasal yang terkenal dengan nama Piagam Atlantik.
Program ini dapat dikatakan sebagai program perdamaian. Dalam program itu dimasukkan
antara lain;

Hak rakyat untuk menentukan nasib sendiri.

Jaminan perdamaian serta bebas dari kemelaratan dan ketakutan.

Dua di antara empat kebebasan yang dicantumkan Presiden Roosevelt dalam amanat
tahunannya kepada Kongres pada 6 Januari 1941.

Keempat kebebasan itu adalah:

Kebebasan untuk menyatakan pendapat.

Kebebasan untuk beragama.

Kebebasan dari kemelaratan

Kebebasan dari ketakutan.

14
Karena merasa bahwa perdamaian dunia pada masa datang akan tergantung pada hubungan
antara Amerika Serikat dan Uni Soviet, Presiden Roosevelt banyak mencurahkan pikirannya
untuk mendirikan Perserikatan Bangsa-Bangsa, di mana kesulitan-kesulitan internasional
dapat diselesaikan. Sementara perang mendekati saat terakhir, kesehatan Presiden Roosevelt
memburuk. Pada 12 April 1945, ia meninggal dunia akibat pecahnya pembuluh darah di otak
yang mengakibatkan pendarahan otak.

d) Demokrasi John Fitzgerald Kennedy

John F. Kennedy disumpah sebagai Presiden ke-35 pada siang 20 Januari 1961.
Dalam pidato pelantikannya, ia meminta agar semua penduduk Amerika Serikat aktif
dengan menyatakan, "Jangan tanya apa yang bisa negara berikan untuk kalian; tanyalah
apa yang bisa kalian berikan untuk negara." Ia meminta negara-negara di dunia ikut
memerangi "musuh bersama umat manusia: tirani, kemiskinan, penyakit, dan perang itu
sendiri". Ia menambahkan: "Semuanya tidak akan selesai dalam kurun seratus hari
pertama, tidak pula dalam seribu hari pertama, tidak juga dalam masa pemerintahan ini,
bahkan tidak dalam kurun hayat kita di planet ini. Tetapi marilah kita merintisnya."
Sebagai penutup, ia mengutarakan keinginannya untuk menciptakan internasionalisme
yang lebih besar: "Akhirnya, entah kalian warga Amerika atau warga dunia, berikan kami
standar kekuatan dan pengorbanan yang sama tingginya seperti yang kami mintakan
kepada kalian."

15
Nilai-Nilai Universal yang dapat dipetik

Usaha
Tiada keberhasilan tanpa ada usaha, demikian kata-kata bijak yang dapat
mencerminkan semangat Franklin Delano Roosevelt dan John F. Kennedy sehingga
walaupun mereka menghadapi aneka tantangan pada masa kepemimpinannya mereka
tidak menyerah. Usaha mereka memberikan hasil yang membawa pengaruh yang
cukup besar begi perkembangan nasionalisme di Amerika Serikat. Dengan ini
mengingatkan pada kita bila kita ingin berhasil maka kita harus berusaha.
Tegas berpikir, berkata dan bertindak.
Dalam pembelajaran sejarah hal yang terpenting adalah bagaimana bisa mengambil
nilai-nilai dan makna yang bermanfaat. Dengan demikian berlaku sejarah guru
kehidupan. Akan tetapi menjadi percuma apabila nilai-nilai hanya sebatas perkataan
dan tulisan-tulisan belaka. Nilai-nilai akan

16
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Nasionalisme adalah paham yang meletakkan kesetiaan tertinggi individu yang


harus diberikan kepada negara dan bangsanya, dengan maksud bahwa individu sebagai
warga negara memiliki suatu sikap atau perbuatan untuk mencurahkan segala tenaga dan
pikirannya demi kemajuan, kehormatan dan tegaknya kedaulatan negara dan bangsa.
Nasionalisme di Amerika Serikat mempunyai beberapa pengertian seperti istilah
liberalisme dan demokrasi. Nasionalisme Amerika bersifat equivokal artinya dipengaruhi
oleh waktu dan tempat sehingga masing-masing periode mempunyai istilah yang berbeda.
Nasionalisme Amerika muncul karena tertanam mental yang kuat dari bangsa Amerika
yang merupakan warisan leluhur mereka yaitu Self Goverment, hak untuk menentukan
nasib sendiri.

Pada tanggal 11 September 2001 serangan terhadap Amerika Serikat


menyebabkan gelombang ekspresi nasionalis. Ini disertai dengan kenaikan enlistment
militer yang mencakup tidak hanya berpendapatan rendah Amerika, tetapi juga kelas
menengah dan atas warga negara berpendapatan. Tekanan-tekanan perang menimbulkan
garis-garis yang saling berlawanan dalam kebijakasanaan politik Presiden Wilson. bahwa
kemenangan Jerman akan menyebabkan merajalelanya militerisme di Eropa dan
mengancam keamanan Amerika. Franklin Delano Roosevelt memegang jabatan Presiden
pada tahun 1933. Saat itu Amerika mengalami puncak masa depresi. Lebih dari 13 juta
rakyat Amerika tidak mempunyai pekerjaan, dan susunan perbankan tak berketentuan. Ia
memberikan harapan kepada rakyat Amerika dan berjanji akan mengambil tindakan tegas
dan cepat. Secara domestik, JFK menfokuskan dirinya untuk menyelesaikan
permasalahan yang berkaitan dengan hak-hak sipil dan juga peningkatan ekonomi dengan
reformasi pajak. Selain itu JFK juga terkenal ambisius dalam memberikan janji untuk
mengeluarkan dana untuk pendidikan dan untuk orang tua. Sedangkan di dalam politik
luar negerinya, JFK mengembangkan dari kebijakan Do not supply those armies of
countries that plan to do us harm, do not give weapons to the Communists, do not supply
bombs to the middle east.

17
Pertanyaan

1. Bentuk bentuk nasionalisme dalam dan luar negri kedua prisden tersbut
Jawaban:

Dalam Negeri

Gaji presiden Amerika Serikat, John Fitzgerald Kennedy dulu sebesar 100 ribu Dollar
Amerika dengan tambahan 50 ribu Dollar untuk digunakan sebagai tunjangan sehari-
hari. Alih-alih menikmati gajinya yang besar tersebut, John F. Kennedy ternyata
menolak untuk menerimanya dan memilih untuk mendonasikan seluruhnya untuk
kegiatan amal. Hal ini dilakukan Kennedy sebagai salah satu caranya membantu
rakyat miskin dan juga merupakan salah satu kebijakan yang dia buat sebagai
presiden. Uniknya, presiden Amerika ke-35 ini tak pernah sesumbar dengan donasi
yang dia lakukan.

Kennedy menyebut program dalam negerinya "New Frontier" (Batas Baru). Program
ini dengan ambisiusnya menjanjikan kucuran dana federal untuk sektor pendidikan,
layanan kesehatan untuk lansia, bantuan ekonomi untuk kawasan pedesaan, dan
intervensi pemerintah untuk menghambat resesi. Kennedy juga menjanjikan
berakhirnya diskriminasi rasa (orang kulit hitam memiliki hak pilih).

Dalam pidato State of the Union-nya tahun 1963, ia mengusulkan reformasi pajak
besar-besaran dan pengurangan pajak pendapatan dari kisaran 2090% menjadi 14
65%; ia mengusulkan pengurangan pajak perusahaan dari 52 menjadi 47%. Kennedy
menambahkan bahwa batas tertinggi pajak seharusnya 70% jika pengurangan tertentu
tidak diterapkan pada penduduk berpendapatan tinggi.

Luar Negeri

John F Kennedy ingin menjatuhkan Castro dari kekuasaannya Pada tanggal 17 April
1961, Kennedy memerintahkan serangan yang kelak diberi nama "Invasi Teluk Babi":
"Brigade 2506" yang terdiri dari 1.500 warga Kuba didikan A.S. mendarat di pulau
Kuba. Tanggal 19 April 1961, pemerintah Kuba telah menangkap atau menewaskan
para penyerbu yang terasingkan ini, dan Kennedy terpaksa menegosiasikan
pembebasan 1.189 tentara yang selamat. Setelah 20 bulan, Kuba membebaskan
mereka dengan imbalan makanan dan obat-obatan senilai $53 juta.

18
Salah satu keputusan pertama Kennedy sebagai presiden adalah meminta Kongres
membentuk Korps Perdamaian. Saudara tirinya, Sargent Shriver, menjadi direktur
pertamanya. Melalui program ini, warga Amerika Serikat secara sukarela membantu
negara-negara tertinggal dibidang pendidikan, pertanian, kesehatan, dan
pembangunan. Organisasi ini berkembang menjadi 5.000 anggota pada Maret 1963
dan 10.000 pada tahun berikutnya. Sejak 1961, lebih dari 200.000 warga A.S. telah
bergabung dengan Korps Perdamaian dan bekerja di 139 negara.

Bentuk Nasionalisme Roosevelt

Dalam Negeri

Beberapa prestasi Theodore Roosevelt terbesar berada di konservasi. Pada tahun


1905, Presiden Roosevelt membentuk Dinas Kehutanan AS dan diangkat Gifford
Pinchot sebagai kepala pertama di lembaga baru ini. Di bawah arahan Roosevelt itu,
tanah yang disediakan untuk kepentingan umum dan proyek-proyek irigasi besar
dimulai. Selama Roosevelt menjabat sebagai Presiden, cadangan hutan di AS naik
dari sekitar 43 juta hektar menjadi sekitar 194 juta hektar.

Luar Negeri

Terusan Panama
Yang paling spektakuler dari inisiatif negeri Roosevelt kebijakan adalah pembentukan
Terusan Panama. Selama bertahun-tahun, para pemimpin angkatan laut AS telah
bermimpi membangun bagian antara Samudera Atlantik dan Pasifik melalui Amerika
Tengah. Selama perang dengan Spanyol, kapal Amerika di Pasifik harus steam sekitar
ujung Amerika Selatan dalam dua bulan perjalanan untuk bergabung dengan armada
AS di lepas pantai Kuba. Pada tahun 1901, Amerika Serikat melakukan negosiasi
dengan Inggris untuk mendukung sebuah kanal Amerika terkontrol yang akan
dibangun baik di Nikaragua atau melalui strip tanah Panama yang dimiliki oleh
Kolombia. Dalam berkembang dari tertutup manuver, Senat menyetujui rute melalui
Panama, bergantung pada persetujuan Kolombia. Ketika Kolombia menolak keras
ketentuan perjanjian, Amerika Serikat mendukung revolusi Panama dengan uang dan
blokade laut, yang terakhir yang mencegah tentara Kolombia mendarat di Panama.
Pada tahun 1903, pembangunan Terusan Panama di mulai. Terusan Panama akhirnya

19
selesai pada tahun 1914. Terusan Panama membuat Amerika Serikat kekuatan militer
yang dominan di Amerika Tengah.
Pendamai
Roosevelt juga terkenal sebagai seorang pendamai. Saat Perang Rusia-Jepang
berkobar dan kemenangan banyak di pihak Jepang, Roosevelt mendekati kedua
negarasebagai mediasi untuk melakukan perundingan perdamaian. Meskipun Rusia
dan Jepangpada awalnya menolak tawarannya, mereka akhirnya menerima "jasa
baik" untuk membantu menegosiasikan perdamaian. Pertemuan terjadi pada tahun
1905 di Portsmouth, New Hampshire. Atas perannya sebagai mediator, Roosevelt
memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian dan merupakan Presiden AS pertama yang
melakukannya. Roosevelt juga menjadi penengah perselisihan antara Prancis dan
Jerman atas pembagian Maroko. Penyelesaian perselisihan ini terjadi pada tahun 1906
di Algeciras, Spanyol.
Great White Fleet
Roosevelt percaya bahwa Angkatan Laut yang besar dan kuat adalah komponen
penting dari pertahanan nasional. Selama masa jabatannya sebagai Presiden, ia
membangun Angkatan Laut Amerika Serikat menjadi salah satu yang terbesar di
dunia. Diameyakinkan kongres untuk menambah kapal perang dan meningkatkan
jumlah kantor tamtama. Pada tahun 1907, ia mengusulkan mengirimkan armada
keluar, untuk mengelilingidunia. Salah satu alasannya adalah untuk memamerkan
"Armada Great White" agar negara-negara lain di seluruh dunia terkesan dengan
kekuatan angkatan laut AS.
2. Tison: Jelaskan Eksistensi kepemimpinan kedua tokoh
Jawaban:

Roosevelt Kennedy

Terpilih 2 kali Presiden AS termuda kedua


memulihkan AS dalam perencaan PD Mengajarkan nasionalisme yang
II tinggi terhadap rakyat AS( jangan
merumuskan 4 hak asasi manusia tanyakan apa yang negara berikan
dalam 4 kebebasan padamu tapi tanyakan pada dirimu
mengurangi pengangguran, damai. apa yang telah kamu berikan pada
negara)
Sangat memperhatikan pendidikan
pejuang HAM, menghapuskan
diskriminasi RAS(kaum Negro)

20
3. Fajar: Apa hubungan new deal dalam mempertahankan Demokrasi dan Nasionalisme
Jawaban: hubunganya memang tidak langsung terkait karena new deal merupakan
program dari seratus hari dari presisen Rousevelt yang isinya yaitu Menghidupkan
kembali kegiatan perusahaan dan pertanian. Memberi bantuan kepada para penganggur
dan kepada mereka yang terancam akan kehilangan ladang dan tempat tinggalnya. Hal ini
menujukan bahwa sisi lain sebagai bagian dari demokrasi, hal ini juga menjadi ceriminan
nasionalismenya Rousevelt yang beliau implentasikan melalui kepedulianya terhadap
rakyatnya

4. Lita: Adakah perhatian terhadap hak hak perempuan antara kedua tokoh
Jawaban:

Mereka bisa menduduki temapat temapat diparlemen maupun dalam pemerintahan

Dalam pidato pelantikannya, Presiden John F kennedy melukiskan tentan Pria dan Wanita
dimasanya sebagai berikut obor telah diberikan kepada sebuah generasi baru orang-
orang Amerika, yang dilahirkan dalam abad ke-20 ini, ditempa oleh perang, didisiplinkan
oleh perdamaian yang keras dan pahit, bangga terhadap warisan leluhur kita dan tidak
ingin lagi menyaksikan atau membiarkan dibunuhnya kembali langsung ataupun secara
perlahan-lahan hak asasi manusia yang selalu dijunjung tinggi oleh bangsa ini
Declaration of independence (1776)
Declaration of Independence adalah pernyataan kemerdekaan Amerika Serikat. Dalam
dokumen ini tertulis pernyataan bahwa sesungguhnya semua bangsa diciptakan sama
sederajat oleh Maha Pencipta-Nya, bahwa semua manusia dianugerahi oleh Pencipta-Nya
hak hidup, kemerdekaan, dan kebebasan untuk menikmati kebahagiaan.
The Four Freedom (1941)
The Four Freedom dipelopori oleh Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt,
yang mengemukakan adanya empat kebebasan, yaitu berikut.
Kebebasan untuk berbicara dan mengeluarkan pendapat.
Kebebasan untuk beragama.
Kebebasan dari rasa takut.
Kebebasan dari kekurangan.
5. Intan: Bagaimana strategi Rousevelt dalam memimpin Amerika Serikat sehingga dipilih
selama dua kali
Jawaban: Dalam seratus hari pertama ia mengusulkan rencana besar-besaran untuk:

21
Menghidupkan kembali kegiatan perusahaan dan pertanian.
Memberi bantuan kepada para penganggur dan kepada mereka yang terancam akan
kehilangan ladang dan tempat tinggalnya.

Rencana "Seratus Hari Pertama"-nya ini disetujui oleh Kongres.

Setelah masa seratus hari pertama memegang jabatan, Roosevelt telah menunjukkan diri
sebagai pemimpin negara yang cakap. Ia memperoleh dukungan rakyat yang unik dalam
sejarah Amerika dalam melancarkan sebuah program percobaan yang bertujuan mencapai
apa yang disebut sebagi sistem yang bersifat lebih sosial dan lebih demokratis. Program
itu dikenal dengan nama "New Deal."

Pada 1936 pada tahun pemilihan Presiden, revolusi damai dalam bidang ekonomi dan
sosial yang dilancarkan oleh Presiden Roosevelt telah berhasil membawa perbaikan dan
pembangunan kembali sebagian Amerika. Oleh karena itu ia dipilih kembali sebagai
Presiden Amerika dengan jumlah suara yang besar sekali.

6. Lius: Bentuk nasionalisme yang mereka lakukan selama menjabat


Jawaban:

Dalam Negeri Gaji presiden Amerika Serikat, John Fitzgerald Kennedy dulu sebesar 100
ribu Dollar Amerika dengan tambahan 50 ribu Dollar untuk digunakan sebagai tunjangan
sehari-hari. Alih-alih menikmati gajinya yang besar tersebut, John F. Kennedy ternyata
menolak untuk menerimanya dan memilih untuk mendonasikan seluruhnya untuk
kegiatan amal. Hal ini dilakukan Kennedy sebagai salah satu caranya membantu rakyat
miskin dan juga merupakan salah satu kebijakan yang dia buat sebagai presiden. Uniknya,
presiden Amerika ke-35 ini tak pernah sesumbar dengan donasi yang dia lakukan.
Sayangnya pemerintahan Kennedy harus segera berakhir karena dia tewas tertembak di
Texas pada tahun 1963, nyaris seribu hari dari masa jabatannya. Walau presiden John F.
Kennedy ini dikenal banyak memiliki skandal percintaan dan kontroversi politik, tetapi
ternyata dia tetap memiliki sisi lain yang patut diacungi jempol, yaitu rasa kepedulian
sosial yang tinggi.

7. Dami: Kontribusi terbesar, untuk pememerintah Amerika Serikat


Jawaban:

Roosevelt

22
Tahun 1936 Roosevelt mencanangkan revolusi damai dibidang sosial dan ekonomi untuk
perbaikan dan perdamaian Amerika. Rosevelt berhasil menghindarkan AS dari
peperangan negara-negara kuat lainnya di Asia. Rosevelt menjadi pemimpin perang di
pearl Harbour dengan Jepang di Hawai yang terjadi pada tanggal 8 Desember 1942

JFK

Pada tanggal 17 April 1961, Kennedy memerintahkan serangan yang kelak diberi
nama "Invasi Teluk Babi"
Salah satu keputusan pertama Kennedy sebagai presiden adalah meminta Kongres
membentuk Korps Perdamaian.
Kennedy juga menjanjikan berakhirnya diskriminasi ras
8. Metina: Usaha Rousevelt dalam menanggulangi kemiskinan
Jawaban: Adapun usaha presiden Rousevelt dalam menanggulangi kemeskinan kiata bisa
melihat program yang beliau glontorkan yaitu masuk dalam progam seratus harinya yang
tercantum Dalam seratus hari pertama ia mengusulkan rencana besar-besaran untuk:

Menghidupkan kembali kegiatan perusahaan dan pertanian.


Memberi bantuan kepada para penganggur dan kepada mereka yang terancam akan
kehilangan ladang dan tempat tinggalnya.
Rencana "Seratus Hari Pertama"-nya ini disetujui oleh Kongres.
9. Novianti : Apakah ada perbedaan cara memimpin antara Rousevelt dan JFK
Jawaban: Ada, cara memimpinya JFK belaiu lebih pada kerjasama dan diplomasi baik
dalam maupun luar negeri, sedangkan Rousevelt beliau lebih cendrung memperhatikan
kepentingan rakyat secara garis besar beliau dalam pemerintahanya fokus pada
kesejahteraan rakyat.

10. Heri: Bagaimana konsep Nasionalisme dari kedua presiden


Jawaban:Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan
kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggrisnation) dengan mewujudkan satu konsep
identitas bersama untuk sekelompok manusia yang mempunyai tujuan atau cita-cita yang
sama dalam mewujudkan kepentingan nasional, dan nasionalisme juga rasa ingin
mempertahankan negaranya, baik dari internal maupun eksternal.

23
1. Nasionalisme merupakan kehendak untuk bersatu dan bernegara. Siapakah yang
mengemukakan pengertian nasionalisme tersebut?
a. Dr. Hertz
b. Hans Kohn
c. L. Stoddard
d. Ernest Renan
e. Otto Bauwar
2. Salah satu kebijakan F.D. Rosevelt melalui New Deal. Pada tahun berapakah New Deal
tahap pertama berlangsung?
a. 1935-1936
b. 1935-1937
c. 1933-1936
d. 1933-1934
e. 1934-1935
3. Salah satu hasil dari New Deal tahap kedua yaitu...
a. Korps Konservasi Sipil
b. Agricultural Adjusment
c. Undang-undang Pertanaian
d. National Industrial Recovery
e. Social Security
4. Kebijakan luar negeri yang dilakukan oleh F. D. Rosevelt yang merupakan upaya untuk
menciptakan perdamaian dunia yaitu...
a. PBB
b. LBB
c. IFO
d. IMF
e. FAO
5. Mulai tahun berapakah John Kennedy menjadi seorang presiden?
a. 1957
b. 1959
c. 1970
d. 1965
e. 1960

24
6. Kebijakan apakah yang diambil F.D. Rosevelt untuk mengatasi Amerika dari masa depresi
hebat?
a. Poliik terbuka
b. Repelita
c. Maklumat
d. New Deal
e. Undang-Unang pertanian
7. Kebijakan apakah yang diambil F.D Rosevelt untuk mengembangkan industry di
Amerika!
a. National Industrial Recovery
b. New deal
c. Undang-undang pertanian
d. Social security
e. Korps konservasi sipil
8. Program apakah yang dilakukan oleh John F. Kennedy untuk mengembangkan satelit!
a. Pembuatan jet tempur
b. Penerbangan satelit Apollo
c. Perbaikan bandar udara
d. Pembuatan sistem komunikasi
e. Program rancangan gelombang radio
9. Mengapa Amerika ikut campur dalam perang dunia ke II!
a. Ganguan ideology komunis jepang
b. Pemboman pearl harbor oleh Jepang
c. Ganguan Ekonomi
d. Terancam oleh perang Jepang
e. Membantu perdamaian
10. Siapakah yang menjadi saingan John F. Kennedy dalam merebutkan kursi prsiden saat
pemilu!
a. Teodore Rosevelt
b. Thomas Jefferson
c. Franklin Delano Rosevelt
d. Rony Dapet
e. Richard M. Nixon

25
ESSAY

1. Jelaskan program New Deal tahap Pertama?

New Deal tahap pertama ditandai dengan usaha cepat untuk mengatasi masalah yang
paling mendesak dalam Great Depression dengan cara mengembalikan kepercayaan
publik terhadap lembaga keuangan dan menyediakan lapangan kerja dan dukungan
modal agar perekonomian rakyat dapat kembali aktif.Untuk mengembalikan
kepercayaan rakyat kepada lembaga keuangan, pemerintah Amerika Serikat membuat
beberapa kebijakan seperti misalnya mengizinkan bank-bank yang tutup karena krisis
untuk dibuka kembali dan melakukan revolusi perbankan dengan membuat peraturan
yang mengatur spekulasi saham dan regulasi moneter. Untuk mengaktifkan kembali
perekonomian rakyat, pemerintah Amerika Serikat membuat kebijakan seperti
misalnya penyediaan lapangan kerja bagi pemuda melalui Korps Konservasi Sipil
(Civilian Conservation Corps), pemberian bantuan pertanian kepada para petani
melalui Undang-Undang Penyesuaian Pertanian (Agricultural Adjusment Act), dan
pemulihan indsutri melalui Undang-Undang Pemulihan Indsutri Nasional (National
Industrial Recovery Act).

2. Jelaskan kebijakan luar negeri pada masa F. D. Rosevelt saat Perang Dunia II?

Masa pemerintahan Franklin Delano Roosevelt (FDR) diwarnai dengan terjadinya


Perang Dunia II pada 1939 1945. Amerika Serikat sebenarnya tidak terlibat secara
langsung dalam Perang Dunia II sampai dengan tahun 1941 ketika pasukan Jepang
menyerang pangkalan Pearl Harbor, yang memicu keikutsertaan aktif Amerika Serikat
dalam Perang Dunia II. Keikutsertaan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II disertai
dengan kebijakan untuk melupakan politik isolasionis. Amerika Serikat kemudian
menjadi anggota Sekutu, yang membuat Amerika Serikat tidak hanya terlibat
langsung dalam perang di zona Pasifik tetapi juga di zona Eropa.

3. Sebutkan Empat kebebasan yang dicantumkan Presiden Roosevelt dalam amanat


tahunannya kepada Kongres pada 6 Januari 1941. Keempat kebebasan itu adalah:

Kebebasan untuk berbicara dan mengungapkan di manapu di dunia


Kebebasan untuk memilih agama sendiri di manapun di dunia.

26
Kebebasan dari kemelaratan dan kemiskinan yang dalam bahasa sehari-hari
berarti pengertian ekonomi, yang akan mnjamin setiap negara kehidupan damai
yang sehat untuk penduduknya di manapun di dunia.
Kebebasan dari rasa takut

4. Apa alasan Wilson mengeluarkan program Empatbelas Pasal?

Pada Januari 1918, Presiden Wilson berbicara di depan Kongres untuk menjelaskan
tujuan-tujuan perang Amerika, yang disampaikan dalam bentuk empat belas pasal
yang terkenal, yang ia ajukan sebagai dasar bagi perdamaian abadi. Selain itu Wilson
ingin dunia itu lebih aman untuk demokrasi.

5. Perjuangan Kennedy selama menjabat presiden AmerikSerikat?

Dalam negeri Ia membela persamaan hak antara warga negara Amerika Serikat dan
pengawasan tindakan keras terhadap kejahatan terorganisasi. Ia menganjurkan
ditetapkan UU persamaan hak warga negara. Dalam bidang ekonomi Kennedy
berhasil. Mendorong pertumbuhan ekonomi nasional paling lama sejak Perang Dunia
II. Program paling ambisius dalam bidang luar angkasa adalah pengumuman yang
dilakukan pada tanggal 25 Mei 1961 yang berkaitan dengan peluncuran pesawat
angkasa berkat dukungan kongres, program Appolo menjadi tujuan nasional Amerika
Serikat dalam mewujudkan pendaratan manusia pertama di bulan sebelum tahun
1970.

27
DAFTAR PUSTAKA

Gabriel, Ralph H. 1991. Nilai-nilai Amerika Pelestarian dan Perubahan. Yogyakarta: _

Khon, Hans, 1984. Nasioalisme Arti dan Sejarahnya. Jakarta: Erlangga

Lubis, Mochtar,dkk,1991. Dokumen-Gokumen Pilihan Tentang Politik Luar Negeri


AmerikaSerikat dan Asia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
USIS, 2004. Garis garis besar Sejarah Amerika. Amerika Serikat: Badan Penerangan
Amerika Serikat.

Sumber internet :
http://id.wikipedia.org/wiki/Nasionalisme Amerika Serikat diakses tanggal 20 februari 2015
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_ Nasionlisme Amerika_Serikat diakses tanggal 15
Februari 2015

28