Anda di halaman 1dari 3

All materials change their size when subjected to a temperature change as long as the pressure is held

constant. In the special case of solid material, the pressure does not appreciably affect the size of an
object, and so for solids, it usually not necessary to specify that the pressure be held constant. The
coefficient of thermal expansion describes how the size of an object changes with a change in
temperature.

Koefisien ekspansi termal merupakan gambaran bagaimana ukuran suatu benda berubah dengan
perubahan suhu karena emua bahan mengubah ukurannya bila mengalami perubahan suhu selama
tekanan dipertahankan konstan. Dalam kasus khusus bahan padat, tekanan tidak mempengaruhi
ukuran suatu benda, dan untuk padatan, biasanya tidak perlu ditentukan bahwa tekanan
dipertahankan konstan.

Thermal expansion is the tendency of matter to change in volume in response to a change in


temperature. When a substance is heated, its particle begin moving and thus usually maintain a
greater average separation. Materials which contract with increasing temperature are rare; this effect
is limited in size, and only occurs within limited temperature ranges.

Ekspansi termal adalah kecenderungan materi berubah dalam volume sebagai respons terhadap
perubahan suhu. Bila zat dipanaskan, partikelnya mulai bergerak dan dengan demikian biasanya
mempertahankan pemisahan rata-rata yang lebih besar. Bahan yang berkontraksi dengan suhu yang
meningkat jarang terjadi; Efek ini terbatas dalam ukuran, dan hanya terjadi dalam rentang suhu yang
terbatas.

Dapus : Hofmann, Philip. 2013. Solid state physics: the introduction. Camp101 publisher: united states

The change in length per unit length of a material per degree of temperature change is called the
coefficient of linear thermal expansion. The measurement of the coefficient of linear thermal
expansion is covered by several ASTM and ISO methods. The coefficient of linear thermal expansion is
commonly measured using a silica dilatometer.

Koefisien ekspansi linear adalah Perubahan panjang per satuan panjang material per derajat
perubahan suhu. Pengukuran koefisien ekspansi termal linier biasanya dilakukan melalui beberapa
metode ASTM dan ISO. Koefisien ekspansi linier umumnya diukur dengan menggunakan dilatometer
silika.

Dapus : McKeen, Laurence W. 2014. The effect of temperature and other factors on plastics and
elestomers. Oxford: Elsevier.

Coefficient of volume expansion is defined as the fractional increase in volume per oC rise in
temperature. There is only volume expansion in liquids. Liquids have two coefficient of volume
expansion.

Koefisien ekspansi volume didefinisikan sebagai kenaikan fraksional dalam volume per oC kenaikan
suhu. Hanya ada ekspansi volume cairan. Cairan memiliki dua koefisien ekspansi volume.

Dapus : Agarwal, Er Deepak.2017. NEET Guide for Physics, Chemistry & Biology. New Delhi: Disha
publisher.

Coefficient of superficial expansion is defined as the change in area per unit area per degree Celsius.
The expansion in area of an object due to change in temperature is known as superficial expansion. It
is represented by if At and A0 represent the area of the surface at toC and zero degree centigrade.
Koefisien ekspansi luas didefinisikan sebagai perubahan area per satuan luas per derajat Celsius.
Ekspansi di area objek karena perubahan suhu dikenal sebagai ekspansi luas. Hal ini ditunjukkan oleh
jika At dan A0 mewakili luas permukaan pada toC dan nol derajat celcius.

Dapus : sharma, shobhna. 2010. Objective physics. Meerut: KRISHNA Prakashan Media

Nilai koefisien termal setiap bahan atau zat

Dapus : siegesmund, Siegfried. 2014. Stone in Architecture. New York: Springer-Verlag

Factor factor yang mempengaruhi koefisien ekspansi termal

a. Thermal expansion is related to the amount and type of silica used


b. Effect of the W/P ratio: more the water, less the Thermal Expansion
c. Effect of chemical modifiers: small amounts of sodium chloride, potassium chloride, and
lithium chloride increases thermal expansion and eliminates the contraction caused by
gypsum.

a. Ekspansi termal berhubungan dengan jumlah dan jenis silika yang digunakan
b. Efek rasio W / P: lebih banyak air, kurang Ekspansi Termal
c. Efek pengubah kimia: sejumlah kecil natrium klorida, kalium klorida, dan klorida lithium
meningkatkan ekspansi termal dan menghilangkan kontraksi yang disebabkan oleh
gipsum.

Dapus : Rao, J Jyotsna. 2014. QRS for BDS II. Haryana: reed Elsevier india private limited publisher