Anda di halaman 1dari 7

Penanganan perilaku abnormal

Pada pasien gangguan kecemasan

1. Obat penenang,

Contohnya antidepressant, antihistamines, Benzodiazepines. Efek samping

pemberian obat dalam jangka panjang yaitu ketergantungan dan gangguan saraf.

2. Teknik relaksasi

Jika di lakukan secara teratur akan membuat sel pada saraf menjadi lebih relax

dan dilakukan secara sistematis pada bagian tubuh, seperti meditasi dan yoga.

3. Cognitive behavioral therapy

Terapi perilaku kognitif (CBT) adalah suatu pendekatan psikoterapi dengan

bicara. CBT bertujuan untuk memecahkan mas alah tentang disfungsional emosi,

perilaku dan kognisi melalui prosedur yang berorientasi dan sistematis dimasa

sekarang , membantu pasien mengenali pikiran yang bersangkutan pada kecemasan.

Cara ini biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Beberapa dokter dan peneliti lebih berorientasi kognitif (misalnya restrukturisasi

kognitif), sementara yang lain lebih berorientasi perilaku (dalam terapi pemaparan in

vivo). Intervensi lain mengkombinasikan keduanya (terapi eksposur misalnya

imaginal). CBT ini terutama dikembangkan melalui integrasi dari terapi perilaku

dengan terapi kognitif. Sementara berakar pada teori yang agak berbeda, kedua tradisi

menemukan landasan bersama dalam memfokuskan pada "di sini dan sekarang", dan
mengurangi gejala pada program pengobatan Banyak CBT untuk gangguan tertentu

telah dievaluasi untuk keberhasilan;. Tren kesehatan dari pengobatan berbasis bukti,

di mana perawatan spesifik untuk diagnosis berdasarkan gejala disarankan, telah

disukai CBT atas pendekatan lain seperti perawatan psikodinamik. Di Inggris, Institut

Nasional untuk Kesehatan danClinical Excellence (NICE) merekomendasikan CBT

sebagai pengobatan pilihan bagi sejumlah masalah kesehatan mental, termasuk

gangguan stres pasca trauma, OCD, bulimia nervosa, dan depresi klinis.

4. Emotional Freedom Technique.

Sebuah terapi memanfaatkan energy dalam tubuh dengan cara menstimulasi pada

titik-titik meridian tubuh untuk memperbaiki aliran energy tubuh.Emotional Freedom

Technique (EFT) adalah sebuah terapi psikologi praktis yang dapat menangani

banyak penyakit, baik itu penyakit fisik dan penyakit psikologis (masalah pikiran dan

perasaan). Dapat dikatakan EFT adalah versi psikologi dari terapi akupunktur yang

menggunakan jarum.EFT tidak menggunakan jarum, melainkan dengan

menyelaraskan sistem energi tubuh pada titik-titik meridian di tubuh pasien, dengan

cara mengetuk (tapping) dengan ujung jari.Cara ini merupakan cara yang efektif dan

cepat untuk mengatasi tidak hanya kecemasan, tapi juga masalah emosional lainnya.

Gary Craig, sang penemu EFT tidak mengklaim bahwa EFT itu sempurna. Tetapi

pada banyak kasus, EFT bekerja sangat cepat dan dengan hasil spektakuler. EFT

sering kali berhasil menyembuhkan dimana teknik lainnya tidak sanggup.

Beberapa masalah yang bisa diselesaikan dengan EFT antara lain: Kecemasan,

Kemarahan, Compulsive Behavior, Panic disorder, Kecanduan (rokok atau obat-


obatan), Stress dan Depresi, Trauma, Ketakutan dan Phobia (ketinggian, binatang,

atau benda tertentu), Kecemasan di tempat umum, Ketakutan berbicara di depan

umum, Sakit Kepala / Migren, Menghilangkan keyakinan negatif, Perasaan malu /

bersalah, Insomnia, Kekecewaan atau sakit hati, Peak Performance, Masalah seksual,

Masalah pada anak atau wanita, Kanker, Allergi dan masalah lainnya.

Prinsip Kerja EFT

EFT merupakan teknik akupuntur versi emosional. Berbeda

dengan teknik akupuntur pada umumnya yang menggunakan jarum, EFT

menggunakan tapping (ketukan ringan) dengan jari di 18 titik meredian tubuh untuk

mengatasi hampir semua hambatan emosi dan fisik. Delapan belas saja? Ya, memang

hanya ada 18 titik yang perlu pelajari dalam EFT. Anda tidak perlu mempelajari 300

titik akupuntur yang menggunakan jarum.

Ketika seseorang mengalami hambatan emosional seperti marah, kecewa, sedih,

cemas, stress, trauma dsb., aliran energi di dalam tubuh yang melalui titik meredian

tubuh akan terganggu. Dan untuk menghilangkan hambatan-hambatan emosi di atas,

kita perlu memperbaiki gangguan aliran di titik meredian dengan cara mengetukkan
jari dengan cara tertentu sesuai teknik EFT.

Untuk melakukan ketukan pada 18 titik meredian tubuh hanya memerlukan 4

prosedur yang sederhana dan mudah diingat, yang dinamakan resep dasar (basic

recipe). Prosedur ini dapat digunakan untuk mengatasi hampir semua masalah emosi

negatif dan fisik. Sangat mudah untuk belajar EFT, anda hanya perlu waktu sekitar 3

jam saja.

5. Hypnotherapy

`Sebuah cara pengobatan yang menjangkau pikiran bawah sadar yang merupakan

sumber "program kecemasan" tersimpan. Hypnotherapy bisa membenarkan program

pikiran yang salah tersebut.

Cara Kerja Hypnotherapy

Kita bisa mengucapkan suatu afirmasi atau sugesti kepada seseorang dalam kondisi

sadar tanpa hasil apapun, tetapi apabila kita mengucapkan sugesti yang sama dalam

kondisi hypnosis, maka hasilnya sangat luar biasa.


Pikiran sadar / conscious mind adalah proses mental yang Anda sadari dan bisa

Anda kendalikan.

Pikiran bawah sadar / subconscious mind adalah proses mental yang berfungsi

secara otomatis sehingga Anda tidak menyadarinya.Besarnya pengaruh pikiran sadar

terhadap seluruh aspek kehidupan seseorang, misalnya sikap, kepribadian, perilaku,

kebiasaan, cara pikir, dan kondisi mental seseorang hanya 12%. Sedangkan besarnya

pengaruh pikiran bawah sadar adalah 88%. Untuk mudahnya kita bulatkan menjadi

10% dan 90%. Dari sini dapat kita ketahui bahwa pikiran bawah sadar mengendalikan

diri kita 9 kali lebih kuat dibandingkan pikiran sadar.Pikiran sadar mempunyai fungsi

mengidentifikasi informasi yang masuk, membandingkan dengan data yang sudah

ada dalam memori kita, menganalisa data yang baru masuk tersebut dan memutuskan

data baru akan disimpan, dibuang atau diabaikan sementara.Sementara itu pikiran

bawah sadar yang kapasitasnya jauh lebih besar dari pikiran sadar mempunyai fungsi

yang jauh lebih komplek. Semua fungsi organ tubuh kita diatur cara kerjanya dari

pikiran bawah sadar. Selain itu nilai-nilai yang kita pegang, sistem kepercayaan dan

keyakinan terhadap segala sesuatu juga disimpan di sini. Memori jangka panjang kita

juga terdapat dalam pikiran bawah sadar.Garis putus-putus (pada gambar di atas)

meng-ilustrasi-kan Critical Factor. Critical Factor adalah bagian dari pikiran yang

selalu menganalisis segala informasi yang masuk dan menentukan tindakan

rasional seseorang. Critical Factor ini melindungi pikiran bawah sadar dari ide,
informasi, sugesti atau bentuk pikiran lain yang bisa mengubah program pikiran yang

sudah tertanam di bawah sadar.Ketika kita dalam kondisi sadar seperti sekarang ini,

Critical Factor akan menghalangi afirmasi atau sugesti yang ingin kita tanamkan ke

pikiran bawah sadar. Sugesti yang diucapkan dalam kondisi sadar terhalang oleh

Critical Factor, sehingga efeknya sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali.Saat

hypnotist melakukan hypnosis, yang terjadi adalah hypnotist mem-by-pass Critical

Factor subjek (orang yang dihipnotis) dan langsung berkomunikasi dengan pikiran

bawah sadar subjek. By-pass di sini jangan disalah artikan sebagai suatu bentuk

manipulasi. Menembus Critical Factor ini dilakukan dengan suatu teknik yang

dinamakan "induksi".

Induksi bisa dilakukan dengan cara membuat pikiran sadar subjek dibuat sibuk,

lengah, bosan, bingung (tidak memahami) atau lelah sehingga pintu gerbang menuju

pikiran bawah sadar, yaitu Critical Factor terbuka atau tidak berfungsi sebagaimana

mestinya. Karena Critical Factor terbuka atau pengawasannya lemah maka sugesti

akan langsung menjangkau pikiran bawah sadar.Critical Factor menjadi tidak aktif

ketika seseorang dalam kondisi trance hypnosis. Maka dari itu, semua sugesti -

selama tidak bertentangan dengan sistem kepercayaan dan nilai-nilai dasar yang

dianut seseorang - akan diterima oleh pikiran bawah sadar sebagai kebenaran,

kemudian disimpan sebagai program pikiran. Program pikiran yang sudah

ditanamkan melalui sugesti dalam kondisi hypnosis, akan menjadi pemicu perubahan

yang seketika dan permanen.