Anda di halaman 1dari 4

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes)

WIDYA DHARMA HUSADA TANGERANG


PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN
Jln. Surya Kencana No. 1 Pamulang Tangerang Telp. (021)7412566

DAFTAR TILIK ATONIA UTERI


Nilai setiap kinerja yang diamati menggunakan skala berikut
0 : Langkah kerja, kegiatan tidak dilakukan
1 : Langkah kerja, kegiatan tidak dilakukan dengan benar atau tidak sesuai dengan
Urutan jika memang harus berurutan
2 : Langkah kerja, kegiatan dilakukan dengan benar dan percaya diri
NamaMahasiswa :
Kelas :

DAFTAR TILIK ATONIA UTERI


No LANGKAH KERJA 1 2 3
A. Persiapan sebelum tindakan

KLIEN :
1 a. Jelaskan kepada ibu dan keluarga keadaan, diagnose dan
komplikasi atonia uteri
2 PENOLONG :
a. Menjelaskan prosedur yang dilakukan dan meminta
persetujuan tindakan ( bersikap sopan )
b. Menyiapkan alat

BAK Insrumen Steril :


- Duk 2 buah (untuk dibawah bokong dan diperut ibu)
- Sarung tangan pendek 1 pasang
- Sarung tangan panjang 1 pasang
- Kateter nelaton, kasa steril
- Hecting set dan speculum sim 2 buah

ALAT tidak steril


- Tensi meter
- Tabung oksigen dan alat resusitasi siap pakai
- Perlengkapan infuse set (Cairan infuse RL/NACL= 3
botol, jarum no 18, tranfusi set dan Spuit 3cc =2
buah)
- Obat injeksi ( oksitosin 4 ampul dan metil
ergometrin2 ampul )
- Bengkok
- Tempat sampah medis , non medis dan tempat
pakaian kotor ibu
- Tempat jarum
- Larutan klorin
- Kapas dan cairan DTT dan betadine

c. Memakai APD (celemek, masker, kacamata, sepatu


tertutup dan topi)
d. Menutup sampiran / jaga privasi pasen
e. memposisikan ibu dalam posisi lithotomi
B. Tindakan Atonia Uteri
3 Mencuci tangan secara 6 langkah (tepung selaci puput)

4 Memakai sarung tangan pendek ( 1 pasang ) melakukan


kateterisasi bila kandung kemih penuh dan bila pasen tidak bisa
BAK sendiri. (di omongkan saja )
Pasang speculum sim atas dan bawah kedalam vagina, untuk
memastikan asal perdarahan berasal dari ostium servik bukan
dari robekan jalan lahir.
Lepaskan speculum dan letakkan di bengkok

5 Mengganti underpad/kain yang basah oleh perdarahan

*Ukur darah yang ada di kain atau underpad dibantu asisten

6 Melepaskan sarung tangan pendek kedalam larutan klorin secara


terbalik

7 Memasang sarung tangan panjang (1pasang) untuk melakukan


tindakan KBI (kompresi bimanual interna)

* Cuci tangan kembali dilakukan bila tangan terkontaminasi oleh


darah atau cairan
8 Meletakkan duk steril di bawah bokong ibu dan di atas perut ibu

9 -Masukkan tangan secara obstetric kedalam vagina (punggung


tangan kebawah) *

10 Setelah tangan mencapai servik, ubah tangan obstetric menjadi


sebuah kepalan sehingga kelingking berada di fornik anterior,
dan dorong kearah kranio anterior (kearah atas )
.
11 Meletakkan tangan luar di fundus ibu

 Cakup semua rahim atau corpus uteri dengan ibu jari


diatas perut ibu , empat jari mencengkram fundus

12 Melakukan kompresi uterus dengan jalan mendekatkan kepalan
tangan di dalam dengan tangan diluar selama 5 menit.

*Kaji perdarahan dan kontraksi uterus


Bila perdarahan berhenti , keluarkan tangan secara hati-hati
Lakukan pengawasan kala 4
NB : KBI ini memberikan tekanan langsung pada pembuluh
darah didalam dinding uterus dan merangsang miometrium untuk
berkontraksi

13 Bila uterus belum berkontraksi, ajarkan keluarga atau asisten


untuk melakukan KBE (kompresi bimanual ekterna)

14 Langkah-langkah KBE :
- Asisten atau keluarga berdiri disamping kanan ibu
- Satu tangan menekan dinding abdomen tepat diatas
simfisis pubis
- Tangan yang lain menekan dinding abdomen tepat
dibelakang corpus uteri dan dorong kearah korpus
depan

 Pertahan kan sampai dengan bidan selesai memasang infuse RL


+ 20 unit oksitosin dalam 500cc di guyur dan berikan obat
metilergometrin 0,2 mg IV/IM (di omongkan saja)

* Metil ergometrin diberikan secara IM , obat akan bekerja 5-7


menit kemudian, dpt diberikan IV bila jalur infuse sudah
terpasang.
15
Lakukan KBI kembali bila uterus belum berkontraksi, selama 5
menit, sambil siapkan rujukan.

* Bila perdarahan berhenti keluarkan tangan perlahan ,


dekontaminasikan alat dan observasi pasen kala 4

Infuse RL kolf pertama habis ganti dengan RL kolf ke 2 +20


unit oksitoksin 500cc/jam.
Kontraksi baik RL kolf ke 2 habis ganti RL kosong berikan 20
tts/menit (8 jam)

16 Petugas melakukan observasi kala 4 ( TTV, TFU, kontraksi,


kandung kemih, perdarahan atau luka perineum) *
1 jam pertama setiap 15 menit
1 jam berikutnya setiap 30 menit

17 Menjelaskan kepada ibu dan keluarga bahwa tindakan sudah


selesai
Dokumentasi kan hasil tindakan dan pemeriksaan
Nilai : nilai total =
34 Batas minimal lulus = 72,00 = 3,00

Catatan Evaluasi Mahasiswa

Tangerang Selatan,……………………………
Penguji OSCHE

(Bd……………………………………………)