Anda di halaman 1dari 18

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMK Model Patriot IV Ciawigebang
Program Keahlian : Administrasi
Paket Keahlian : Administrasi Pekantoran
Kelas/Semester : XI AP 1 - 9/5
Mata Pelajaran : Administrasi Kepegawaian
Materi Pembelajaran : Pengertian cuti
Jenis cuti
AlokasiWaktu : 4 x 6 JP (@ 45 menit)

A. Kompetensi Inti (KI)
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya;
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia;
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuanfaktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian
dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.8 Mengemukakan tentang peraturan cuti
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
1. Mengidentifikasi pengertian cuti
2. Mengemukakan pengertian cuti
3. Menerangkan jenis cuti
4. Mengklasifikasikan jenis cuti
5. Mengemukakan jenis cuti
6. Menganalisis peraturan cuti

4.8 Melaksanakan tentang peraturan cuti
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
1. Mengulangi pengertian cuti
2. Melaksanakan pengertian cuti
3. Menunjukkan jenis cuti
4. Merumuskan jenis cuti
5. Menentukan jenis cuti

Sumber lain yang relevan G. Mengondisikan suasana belajar yang 20 menit n menyenangkan dengan salam pembuka. kursi (sarana dan prasarana)  Bahan : Buku Inventaris. Jenis Cuti E. Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan. Modul/bahan ajar. Model dan Metode Pembelajaran  Pendekatan : Saintifik  Model Pembelajaran : Discovery Learning  Metode : Paparan. Materi Pembelajaran 1. 4. Buku Mutasi Barang  Media : LCD projector.C. Diskusi. Pengertian Cuti 2. berdoa untuk memulai pembelajaran. dan Tanya jawab F. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran siswa dapat melakukan inventarisasi sarana dan prasarana dengan benar sesuai prosedur  Siswa dapat mengidentifikasi pengertian Cuti karyawan dengan benar dan santun. memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 2. Bahan. dan Sumber Belajar  Alat : Meja. Media. internet. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Alokasi Kegiatan DeskripsiKegiatan Waktu Pendahulua 1. . Buku Golongan.  Siswa dapat menganalisis pengertian cuti karyawan dengan baik dan santun D. Pendekatan. Buku Pegangan Guru. dan Laptop  Sumber Belajar: Buku Teks Siswa. Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.  Siswa dapat mengemukakan pengertian cuti karyawan dengan baik dan benar  Siswa dapat menerangkan pengertian cuti karyawan dengan santun  Siswa dapat mengemukakan jenis-jenis cuti dengan baik dan santun  Siswa dapat mengklasifikasi jenis-jenis cuti dengan baik dan santun. Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajri dengan memberikan apersepsi dan pretest 3. Alat.

berdoa untuk memulai pembelajaran. Menutup pelajaran dengan salam Pertemuan 2 Alokasi Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu Pendahuluan 1. memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 2. tentang pengertian cuti. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya 7. Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. 3. Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dengan memberikan apersepsi dan pretest 3. Mengondisikan suasana belajar yang 20menit menyenangkan dengan salam pembuka. Kegiatan Mengamati (Orientasi Masalah) 230menit Inti  Siswa mengamati pengertian cuti dari berbagai sumber secara berkelompok Menanya (pengumpulan dan Verifikasi)  Siswa menanyakan hasil pengamatan yang belum dipahami. Mengumpulkan informasi(Pengumpulan data melalui eksperimen)  Siswa dibagi beberapa kelompok untuk mencari informasi dari berbagai sumber (buku siswa dan internet) tentang pengertian cuti Penutup 1. 2. Guru memberikan tugas individu untuk mencari artikel yang berhubungan dengan pengertian cuti 4. Siswa bersama dengan guru membuat rangkuman/simpulan materi yang telah dipelajari. Menyampaikan strategi pembelajaran yang akan dilakukan 6. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut untuk pembelajaran remedy. layanan konseling dan memberikan tugas baik individual maupun kelompok 6. program pengayaan. Alokasi Kegiatan DeskripsiKegiatan Waktu 5. Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai . Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran 5. Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti 230 menit Menalar  Guru/pendidik memberikan kesempatan kepada siswa/peserta didik dalam kelompok membuat uraian. 2. 1. 4. Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan. Lembar Tugas 1. Menutup pelajaran dengan salam H. Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan. Sikap Non tes (KI-1 dan KI-2)  Observasi  Lembar Observasi  Jurnal  Form Jurnal 2. Alokasi Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.2.1. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut untuk pembelajaran remedy.2. Soal Test tertulis mengemukakan 1. program pengayaan. dan 5. Pengetahuan Test KD 3.1. Penilaian Hasil Belajar No. Lembar jawaban tes tertulis tentang peraturan Non Test cuti 1. Mengkomunikasikan  Guru/pendidik memberikan kesempatan kepada siswa/peserta didik untuk mengkomunikasikan hasil kerja kelompoknya Penutup 1. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya 6. Lembar Penilaian Tugas . Penugasan 1. Tertulis 1. Memberikan umpanbalik terhadap proses danhasil pembelajaran 4. Aspek Jenis/Teknik Instrumen Penilaian *) 1.8. layanan konseling dan memberikan tugas baik individual maupun kelompok 5. Melakukan refleksi terhadap kegiatanyang sudah dilaksanakan. Siswabersama dengan guru membuat 20 Menit rangkuman/simpulan materi yang telah dipelajari. 3.

Pd.1.1. M. Portofolio 1.2. Tes unjuk kerja 3. Guru Mata Pelajaran Drs. Skor untuk setiap kriteria menggunakan skala penilaian 1 . NIP 19670512 199303 1 010 NIP 19720610 200801 1 004 LAMPIRAN 1. PENILAIAN RANAH SIKAP (OBSERVASI) a. Observasi 1. Lembar pengamatan peraturan cuti kemampuan belajar (5M) Test 3. Iip Sabit. Keterampilan Non Test KD 4. Toto Junarto. 3. Juni 2015 Kepala Sekolah. Nama Disiplin Jujur Tanggun Santun Rasa Nilai Siswa gJawab Ingin Akhi Tahu r . H. semakin tinggi skor yang diberikan.2. Instrumen dan Rubrik Penilaian No. Semakin baik hasil penugasan/karya peserta didik. Soal tes unjuk kerja 3.4 atau 0 .100.A. Kolom keterangan diisi dengan catatan guru/pendidik tentang kelemahan dan kekuatan/kelebihan bukti belajar (evidence) yang dinilai. S. Lembar observasi unjuk kerja Catatan : Setiap karya peserta didik sesuai Kompetensi Dasar yang masuk dalam daftar portofolio dikumpulkan dalam satu file (tempat) untuk setiap peserta didik sebagai bukti pekerjaannya. Dokumen Portofolio Melaksanakan 2. Ciloto.8 1.

7. 16. 19. 30. 20 21 22. 18. apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 : kadang-kadang. 12. 31. 5. 9. 28. 24. apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 : sering. 23. 17. N b. 4. 13. 2. 3. 33. 11. 8. 6. 14. 25. 10. 26. 34. 15. apabila kadang-kadang melakukan sesuai pernyataan dan sering tidak melakukan 1 : tidak pernah. 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 27. 29. apabila tidak pernah melakukan Kategori nilai sikap: . Rubrik Penilaian Kriteria penskoran 4 : selalu. 32.

Menggunakan bahasa santun saat menyampaikan pendapat 4. senyum. Tidak menjadi plagiat (mengambil/menyalin karya orang lain tanpa menyebutkan sumber) dalam mengerjakan setiap tugas 3. Aktif mencari informasi 2. Mengumpulkan tugas tepat waktu 3. Melaporkan data atau informasi apa adanya 6. Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan 3. Aktif bertanya permasalahan yang belum diketahui 2. Melaksanakan tugas individu dengan baik 2. Mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki Tanggung Jawab 1. Mengemukakan perasaan terhadap sesuau apa adanya 4. Menghormati orang yang lebih tua 2. Menaati perintah kerja secara lisan dan tertulis 4. Khusuk dalam beribadah 4. Mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain 3. Tidak menyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan 2. Meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan Santun 1. Sangat baik: apabila memperoleh nilai akhir 4 Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3 Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2 Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1 Nilai akhir sikap diperoleh berdasarkan modus (skor yang sering muncul) Indikator Penilaian Sikap: Sikap spiritual 1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan aktivitas 2. Melaporkan barang yang ditemukan 5. FORMAT JURNAL JURNAL . Menggunakan bahasa santun saat mengkritik pendapat orang lain (teman) 5. Mengucapkan syukur atas karunia tuhan Disiplin 1. Beribadah tepat waktu 3. sapa saat bertemu orang lain Rasa Ingin Tahu 1. sMasuk kelas tepat waktu 2. Bersikap salam. Memakai seragam sesuai ketentuan Jujur 1. Mengembalikan barang yang dipinjam 4.

NIP 19670512 NIP 19720610 200801 1 004 3. Juni 2015 Kepala Sekolah.8 Melaksanakan peraturan cuti Hari. LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI PRESENTASI Nama : Prog. Keahlian : Administrasi Paket keahlian : Administrasi Perkantoran Kelas/Semester : XI / 5 Mata pelajaran : Administrasi Kepegawaian Materi pembelajaran : 3. Guru Mata Pelajaran Drs. M. S. tanggal Kegiatan Keterangan Ciloto.Nama : Prog. Keahlian : Administrasi Paket keahlian : Administrasi Perkantoran Kelas/Semester : XI / 5 Mata pelajaran : Administrasi Kepegawaian . Toto Junarto. H. Iip Sabit.A.8 Mengemukakan peraturan cuti 4.Pd.

18. 6. Kisi-kisi dan Soal Indikator Kompetensi Pencapaian Jenis Dasar Indikator Soal Soal Kompetensi Soal (KD) (IPK) 3. Nama Siswa Isi Presentasi Bahan Menjawab (1) (2) (3) 1. 10. 11. 2. 20.8 Melakukan Pengertian Cui 3. 8. 16. 13. 4. 17. 14. 5.8 Mengidentifikasi Siswa/peserta didik Tes Apa yang dimaksud Mengemukakan pengertian cuti dapat mengemukakan tertulis dengan pengertian cuti tentang peraturan pengertian cuti cuti Mengemukakan Siswa/peserta didik Sebutkan Tujuan dari pengertian cuti dapat cuti? mengemukankan pengertian cuti .1 Menentukanventarisasivensarana dan prasarana Presentasi Kemampuan Kemampun No. Materi pembelajaran : 3. 19. PENILAIAN RANAH PENGETAHUAN a. 4. 9.8 Mengemukakan Pengertian Cuti 4. 3. 7. 15. 12.

8 Mengulangi Siswa dapatTes Melaksanakan pengertian cuti melakukan Tulis peraturan cuti pengulangan materi pengertian cuti Melaksanakan Siswa dapat Apa yang dimaksud Pengertian cuti melaksanakan dengan cuti besar? pengertian cuti. b.. Sebutkan tujuan cuti? 3. Apa yang dimaksud dengan pengertian cuti? 2. Apa yang dimaksud dengan jenis cuti! 4. Menerangkan Siswa/peserta didik Apa yang dimaksud jenis cuti dapat menerangkan dengan jenis cuti! jenis cuti Mengklasifikasi Siswa/peserta didik Sebutkan jenis-jenis kan jenis cuti dapat menentukan cuti yang kamu klasifikasi jenis cuti ketahui? Mengemukakan Siswa/peserta didik Sebutkan jenis-jenis jenis cuti dapat mengemukakan cuti yang kamu jenis soal ketahui! Menganalisis Siswa/peserta didik Apa yang dimaksud pengertian cuti dapat menganalisis dengan cuti tahunan? pengertian cuti 4. Menunjukkan Siswa dapat Sebutkan peraturan jeni-jenis cuti menentukan jenis cuti cuti pada jenis cuti diluar tanggungan Negara Merumuskan Siswa dapat Apa yang dimaksud Jenis cuti merumuskan jenis cuti dengan cuti tahuanan? Menentukan Siswa dapat Diberikan kepada jenis cuti menentukan jenis cuti pegawai negeri sipil yang telah bekerja sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun secara terus menerus disebut. Lembar Soal Tertulis (Pengetahuan dan keterampilan) Pengetahuan 1. Sebutkan jenis-jenis cuti yang kamu ketahui? .

3. Pengertian dari cuti adalah: keadaan tidak masuk kerja yang diizinkan dalam jangka waktu tertentu. 2. Untuk memudahkan pengawasan dan pengendalian sarana dan prasarana yang dimiliki oleh suatu sekolah. Untuk menjaga dan menciptakan tertib administrasi sarana dan prasarana yang dimiliki oleh suatu sekolah. Berdasarkan soal diatas (No. Amati pengertian dan jenis cuti 2.cuti besar c. b. Lama cuti maksimal 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang paling lama 1 (satu) tahun. Apa yang dimaksud dengan cuti bersalin Keterampilan 1. 1). c. Sebutkan 2 peraturan cuti pada jenis cuti diluar tanggungan Negara 8. a. cuti yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah bekerja sekurang- kurangnya 1 (satu) tahun secara terus menerus (termasuk calon pegawai negeri sipil 6. Untuk memberikan kesempatan istirahat bagi PNS dalam rangka menjamin kesegaran jasmani dan rohaninya. Cuti yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang mengalami persalinan . d. permintaan perpanjangan harus sudah diajukan sekurang- kurangnya 3 (tiga) bulan sebelum masa cuti berakhir 8. 4. Buatlah laporan tentang pengertian dan jenis cuti! c. Tujuan Inventarisasi adalah : a. cuti sakit d cuti bersalin e. b. a. Opsi Kunci Jawaban Kunci Jawaban soal : 1. a. contoh pegawai negeri sipil wanita mengikuti suaminya yang tugas di luar negeri.Untuk kepentingan PNS yang bersangkutan. Cuti yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah bekerja sekurang- kurangnya selama 5 (lima) tahun secara terus menerus karena alasan mendesak dan penting. Apa yang dimaksud dengan cuti tahunan? 6. coba paparkan hasil kerja tersebut! 3. cuti karena alasan penting f. Apa yang dimaksud dengan cuti besar? 7. cuti dilaur tangungan Negara 5. cuti tahuanan b. Untuk menghemat keuangan sekolah baik dalam pengadaan maupun untuk pemeliharaan dan penghapusan sarana dan prasarana sekolah. b. cuti yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang bekerja sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun secara terus menerus. Sebagai bahan atau pedoman untuk menghitung kekayaan suatu sekolah dalam bentuk materil yang dapat dinilai dengan uang.5. dengan lama cuti 3 (tiga) bulan termasuk cuti tahunan yang sedang berjalan 7.

81 – 85 3.00 D Nilai = Jumlah Skor * 2 Penilaian Ranah Keterampilan . 2 No. Sebutkan jenis-jenis cuti yang kamu ketahui? (bobot 5) 5. 3. Apa yang dimaksud dengan cuti tahunan? (bobot 5) 6. Apa yang dimaksud dengan pengertian cuti? (bobot 5) 2.66 A- 6. INTERVAL HASIL KONVERSI PREDIKAT 4. Sebutkan tujuan cuti (bobot 5) 3. 70 – 74 2. 91 – 95 3. 5 No. 75 – 80 2.33 C+ 10. 4 k 1 2 3 4 5 Perolehan skor peserta didik untuk setiap nomor soal. Apa yang dimaksud dengan cuti bersalin? (bobot 5) Pedoman Penilaian SOAL BOBOT SOAL 1. Tabel 1. Apa yang dimaksud dengan cuti besar? ( bobot 5) 7. Instrumen dan Rubrik Penilaian Nama Skor setiap nomor soal No Siswa/Kelompo No.00 C 11.33 B+ 7.66 C- Jmh Skor 55 – 59 1. 1 No.33 D+ < 54 1. sebagai berikut: Indikator penilaian pengetahuan 1.00 B 8. Apa yang dimaksud dengan jenis cuti! (bobot 5) 4. Konversi dari skor 1 – 100 ke 1 . No. d.67 B- 9.6 Nilai . 60 – 64 1. 86 – 90 3. 96 – 100 4.00 A 5.4 2. Sebutkan 2 peraturan cuti pada jenis cuti diluar tanggungan Negara? (bobot 10) 8. 65 – 69 2. 3 No.

Mempraktik- kan inventarisasi sarana dan prasarana . KD Periode Kualitas / Waktu Ket. Pelaksanaan 30 3. Keahlian : Administrasi Paket Keahlian : Administrasi Perkantoran Kelas/Semester : XI / 5 Mata Pelajaran : Administrasi Kepegawaian Materi Pembelajaran : Pengertian dan Jenis cuti Tanggal : No. Keahlian : Administrasi Paket Keahlian : Administrasi Perkantoran Kelas/Semester : XII / 5 Mata Pelajaran : Administrasi Kepegawaian Materi Pembelajaran : Pengertian dan Jenis cuti Tanggal : Kriteria No. Aspek Yang Dinilai Bobot Nilai 1. Hasil 30 4. Waktu 20 JUMLAH PENILAIAN PORTOFOLIO Nama : Prog. Keaslian Kesesuaian Kerapihan Pembuatan 1. PENILAIAN PRAKTIK Nama : Prog. Persiapan awal 20 2.

Cuti tahunan yang tidak diambil dalam tahun yang bersangkutan dapat diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 18 (delapan belas) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun yang sedang berjalan. Lamanya cuti tahunan adalah 12 (dua belas) hari kerja. Cuti tahunan yang tidak diambil dalam kurun waktu 2 (dua) tahun berturut-turut atau lebih. 2. Cuti Tahunan Setiap Pegawai Negeri Sipil yang telah bekerja sekurang-kurangnya satu tahun secra terus menerus berhak atas cuti tahunan. dapat diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 (dua puluh empat) hari kerja. Juni 2015 Kepala Sekolah. JENIS-JENIS CUTI PEGAWAI: a. Cuti Tahunan dapat diambil secara terpecah-pecah. termasuk cuti tahunan dalam tahun yang sedang berjalan. Guru Mata Pelajaran Drs. M. Toto Junarto.A. NIP 19670512 199303 1 010 NIP 19720610 200801 1 004 LAMPIRAN 1.Pd. S. . H. dengan ketentuan setiap bagian tidak boleh kurang dari 3 (tiga) hari kerja. Ciloto. Iip Sabit. PENGERTIAN CUTI Cuti adalah keadaan tidak masuk kerja yang diizinkan dalam jangka waktu tertentu.

maka waktu cuti tahunan dapat ditambah untuk paling lama 14 (empat belas) hari. c. Apabilan ada kepentingan dinas yang mendesak maka pelaksanaan cuti besar dapat ditangguhkan untuk paling lama 2 (dua) tahun. Cuti Besar Setiap PNS yang telah bekerja sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun secara terus-menerus berhak atas cuti besar selama 3 (tiga) bulan. Ketentuan ini tidak berlaku bagi cuti tahunan yang diambil kurang dari 12 (dua belas) hari kerja. tetapi keterlambatan pengambilan cuti besar itu tidak dapat diperhitungkan untuk pengambilan cuti besar yang berikutnya.Apabilan cuti tahunan dijalankan ditempat yang sulit perhubungannya. Cuti besar dapat digunakan oleh PNS yang bersangkutan untuk memenui kewajiban agama seperti menunaikan ibadah haji. Cuti Sakit Setiap Pegawai Negeri Sipil yang menderita sakit berhak atas cuti sakit. PNS yang sakit lebih dari 14 (empat belas) hari harus mengajukan permintaan cuti sakit secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter pemerintah atau dokter swasta yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. Yang dimassud bekerja secara terus-menerus adalah bekerja dengan tidak terputus karena menjalankan cuti diluar tanggungan negara atau karena diberhentikan dari jabatan negara dengan menerima uang tunggu. Untuk kepentingan dinas cuti tahunan dpat ditangguhkan pelaksanaannya oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti tahunan. maka sisa cuti besar yang menjadi haknya hapus. PNS yang mengambil cuti besar kurang dari 3 (tiga) bulan. baik dokter pemerintah maupun dokter swasta. Penangguhan ini tidak boleh lebih lama dari satu tahun. termasuk cuti tahunan dalam tahun yang bersangkutan. dapat diambil pada tahun-tahun berikutnya. PNS yang sakit lebih dari 2 (dua) hari sampai dengan 14 (empat belas) hari. PNS yang sakit selama 1 (satu) atau 2 (dua) hari harus memberitahukan kepada atasannya baik secara tertulis maupun dengan pesan melalui perantara orang lain. . Dalam hal yang demikian maka waktu penangguhan itu dihitung penuh untuk perhitungan hak atas cuti besar berikutnya. Cuti besar yang tidak diambil oleh PNS yang bersangkutan tepat pada waktunya. Apabila terjadi penangguhan maka cuti tahunan yang ditangguhkan itu dapat diamil oleh PNS yang bersangkutan dalam tahun berikutnya selama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk cuti tahunan yang sedang berjalan. b. harus mengajukan permintaan cuti sakit secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter.

Cuti sakit tersebut diberikan untuk paling lama 6 (enam) bulan berdasarkan surat keterangan dokter pemerintah atau dokter swasta yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. PNS wanita yang telah selesai menjalankan cuti diluar tanggungan negara untuk persalinan. PNS wanita yang mengalami gugur kandungan berhak atas cuti sakit paling lama 1 ½ (satu setengah) bulan. behak atas cuti sakit sampai sembuh. karena PNS wanita tersebut tidak diberikan cuti bersalin. PNS wanita yang akan bersalin untuk yang keempat dan seterusnya. kedua. dapat menggunakan cuti besar tersebut sebagai cuti persalinan. dengan keputusan pejabat yang berwenang diaktifkan kembali dalam jabatan semula. maka ia diberhentikan dengan hormat sebagai PNS dengan mendapatkan hak-hak kepegawaian menurut peraturan perundng-undangan yang berlaku. PNS yang telah menderita sakit selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan belum sembuh dari penyakitnya. apabila menjelang saat persalinan tersebut mempunyai hak atas cuti besar. belum sembuh dari penyakitnya dan tidak ada harapan untuk dapat bekerja kembali sebagai PNS. Cuti Karena Alasan Penting PNS dapat cuti karena alasan penting untuk paling lama 2 (dua) bulan. Sedangkan untuk persalinan anak yang keempat dan seterusnya. tetapi dapat diberikan cuti diluar tanggungan negara. maka ia diberhentikan dengan hormat dari jabatan karena sakit. harus diuji kembali kesehatannya oleh dokter yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. PNS yang mengalami kecelakan dalam dan karena menjalankan tugas kewajibannya yang mengakibatkan PNS tersebut perlu mendapatkan perawatan. sehingga benar-benar hanya untuk waktu yang diperlukan saja. Yang dimaksud cuti karena alasan penting adalah cuti karena : . dengan mendapat uang tunggu menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan ketiga. e. Lamanya cuti besar adalah 1 (satu) bulan sebelum dan 2 (dua) bulan setelah persalinan. tetapi ada harapan sembuh dan dapat bekerja kembali sebagai PNS. d. Persalinan pertama yang dimaksud adalah persalinan pertama sejak yang bersangkutan menjadi PNS. Lamanya cuti karena alasan penting hendaknya ditetapkan sedemikian rupa. 2. belum sembuh dari penyakitnya. Cuti Bersalin PNS wanita berhak atas cuti bersalin untuk persalinan anaknya yang pertama. Apabilan berdasarkan hasil pengujian kesehatan tersebut PNS yang bersangkutan : 1.

Cuti di Luar Tanggungan Negara Cuti diluar tanggungan negara dapat diberikan kepada PNS yang telah bekerja sekurang- kurangnya 5 (lima) tahun secra terus-menerus dan adanya alasan-alasan pribadi yang penting dan mendesak. karena itu permintaan cuti diluar tanggungan negara dapat dikabulkan atau ditolak oleh pejabat yang berwenang. adik. 1. PNS yang bersangkutan dibebaskan dari jabatanyan. mertua. Untuk mendapat cuti karena alasan penting. kakak. Selama menjalankan cuti diluar tanggungan negara. Karena alasan penting diberikan dengan surat keputusan pejabat yang berwenang. kecuali dalam hal PNS wanita menjalankan cuti di luar tanggungan negara untuk persalinan yang keempat dan seterusnya. Dalam hal mendesak. Cuti diluar tanggungan negara diambil untuk waktu paling lama 3 (tiga) tahun dan apabila ada alasan penting dapat diperpanjang untuk paling lama satu tahun. f. PNS harus mengajukan secara tertulis dengan menyebutkan alasannya kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti. anak. diberhentikan dengan hormat sebagai PNS. sehingga mengharuskan PNS wanita tersebut mendampingi suaminya di tempat tugasnya itu. 2. 3. Salah seorang anggota keluarga yang dimaksud dalam huruf a diatas meninggal dunia dan menurut ketentuan hukum yang berlaku PNS yang bersangkutan harus mengurus hak-hak dari anggota keluarganya yang meninggal itu. PNS setelah habis menjalankan cuti di luar tanggungan negara wajib melaporkan diri kepada instansi induknya untuk ditempatkan kembali apabila ada lowongan. Cuti diluar tanggungan negara hanya dapat diberikan dengan surat keputusan pejabat yang berwenang memberikan cuti setelah mendapat persetujuan dari kepala BKN. demi kepentingan dinas. Yang dimasud dengan alas-alasan pribadi yang penting dan mendesak misalnya seorang PNS wanita yang suaminya bertugas di luar negeri. Jabatan yang lowong karena pemberian cuti di luar tanggungan negara dapat diisi. atau menantu sakit keras atau meninggal dunia. Cuti diluar tanggungan negara bukanlah hak. bapak. PNS yang tidak melaporkan diri kepada instansi induknya setelah habis masa menjalankan cuti diluar tanggungan negara. sehingga PNS yang bersangkutan tidak dapat menunggu keputusan dari pejabat yang berwenang. . 4. Isteri/suami. Alasan penting lainnya yang ditetapkan oleh Presiden. Ibu. Melangsungkan perkawinan pertama. maka PNS tersebut dapat mengajukan permintaan izin sementara kepada Kepala Pemerintah setempat.