Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN PRAKTIK DRAINASE

Disusun oleh :

Nama : Bariq Kurnia Sandi

NIM : 1641320045

Kelas / No. Absen : 2 MRK 6 / 03

Kelompok :1

MANAJEMEN REKAYASA KONSTRUKSI


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI MALANG
2018
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami
panjatkan puji syukur atas kehadirat – Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayah – Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Praktikum drainase.

Maksud dan tujuan penyusunan laporan ini adalah sebagai pemenuhan tugas yang
dimaksudkan untuk kelengkapan bukti keikutsertaan pelaksanaan praktikum drainase.

Laporan Praktikum drainase ini telah kami susun dengan maksimal, dan mendapatkan
bantuan dari berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar dalam pembuatannya.

Kami menyadari bahwa hal tersebut terlaksana berkat bantuan berbagai pihak, baik secara
langsung maupun tidak langsung. Untuk itu, izinkan kami mengucapkan terima kasih kepada
:

1. Bpk. Moh. Charits, ST., MT selaku Instruktur 1


2. Bpk. Pur. selaku teknisi

Terlepas dari itu semua, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan
baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka
kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca, agar kami dapat memperbaiki laporan
praktikum ini menjadi lebih baik.

Akhir kata, kami berharap semoga Laporan Praktikum drainase ini dapat memberikan
manfaat maupun inspirasi bagi pembaca dan mahasiswa lainnya dan tentunya dapat
digunakan sebagaimana mestinya.

Penulis

Bariq Kurnia Sandi


LEMBAR PENGESAHAN

Mata Kuliah : Praktikum Drainase

Nama : Bariq Kurnia Sandi

NIM / No.Absen : 1641320045 / 03

Tanggal Praktikum : 25 Juni 2018 - 06 Juli 2018

Pembimbing : 1. Moh. Charits, ST., MMT

Diperiksa Tanggal :

Malang, 15 Juli 2018

Menyetujui ,

Instruktur Penulis

MOH. CHARITS, ST., MMT BARIQ KURNIA SANDI


NIP. 19610331 199003 1 001 NIM. 1641320045
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Ilmu drainase bermula tumbuh dari kemampuan manusia mengenali lembah-
lembah sungai yang mampu mendukung kehidupannya. Adapun kebutuhan pokok
tersebut berupa penyediaan air bagi keperluan rumah tangga, pertanian, perternakan,
perikanan, dll. Dari siklus keberadaan air disuatu lokasi dimana manusia bermukim,
pada masa tertentu selalu terjadi keberadaan air secara berlebih, sehingga mengganggu
kehidupan manusia itu sendiri. Selain hal tersebut diatas, kegiatan manusia semakin
bervariasi sehingga menghasilkan limbah berupa air buangan yang dapat mengganggu
lingkungan hidupnya. Berangkat dari kesadaran akan arti kenyamanan hidup sangat
tergantung pada kondisi lingkungan, maka orang mulai berusaha mengatur
lingkungannya dengar cara melindungi daerah pemukimannya dari kemungkinan
adanya gangguan air berlebih atau kotor.
Drainase adalah tindakan atau proses pengeringan/ pembuangan air bak yang
dihasilkan oleh proses kegiatan manusia seperti air buangan rumah tangga, air
banguna industri, maupun proses alam seperti hujan, genangan air, banjir, dan
menurunkan permukaan air tanah. Yang menjadi masalah utama dalam drainase
perkotaan adalah penanggulangan air yang diakibatkan oleh limpasan air hujan karena
air buangan rumah tangga maupun air buangan industri yang kontribusinya dalam
drainase perkotaan relatif kecl.
1. Fungsi Drainase
a. Mengeringkan daerah becek dan genangan air
b. Menurunkan permukaan air tanah
c. Mengendalikan air hujan yang berlebihan/ mencegah banjir
d. Pensuplaian air untuk penduduk
e. Pembuangan air kotor
2. Teknik – teknik pengerjaan drainase
a. Teknik drainase pekerjaan jalan raya
b. Teknik drainase pekerjaan pertanian
c. Teknik drainase pekerjaan bahan bangunan
d. Teknik drainase pekerjaan bendungan
e. Teknik drainase pekerjaan industry, dll.
1.2 Tujuan Praktikum
Tujuan penulisan laporan ini adalah agar dapat digunakan sebagai pedoman belajar
bagi Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang, sehingga mahasiswa
dapat mengetahui gambaran awal dari prosedur pelaksanaan praktikum secara
sistematis sehingga nantinya dapat dipraktikumkan di lapangan yang sesungguhnya
sesuai dengan materi yang didapat.

1.3 Manfaat Praktikum

1. Mahasiswa mampu menggunakan peralatan dengan cara yang baik dan benar.
2. Mahasiswa dapat mengetahui teknik pemasangan drainase terbuka dan tertutup
dengan baik dan benar.
3. Mahasiswa dapat membiasakan diri untuk bekerja dengan disiplin, teliti, dan
mempunyai rasa tanggung jawab dalam melaksanakan praktikum kerja
4. Mahasiswa memiliki dasar teori yang benar dalam pembuatan saluran drainase

1.4 Metode yang Digunakan


Dalam melaksanakan praktikum kerja drainase, metode yang digunakan antara
lain adalah manual, yaitu dengan menggunakan tangan sebagai tenaga yang dilakukan
secara berkelompok dimana setiap kelompok ada 6 orang.
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pipa

Syarat pipa secara umum

a. Harus mampu menyalurkan debit yang diperluang atau dibuang


b. Harus kuat awet dan ekonomis
c. Mudah dikerjakan dan mampu menahan tekanan tanah

Jenis – jenis pipa yang digunakan

a. Pipa paralon/ PVC : digunakan untuk saluran air minum dan bangunan
b. Pipa besi tuang : digunakan untuk instalasi air minum
c. Pipa beton : digunakan untuk saluran air minum dan bangunan
d. Pipa asbes : digunakan untuk instalasi pipa bawah tanah, dll

Syarat pemasangan pipa

a. Diletakkan diatas tanah dan dilapisi dengan pasir


b. Pada tanah berbatu tidak boleh bersentuhan dengan batu
c. Hilangkan hal – hal yang menggangu pekerjaan, misalnya akar pohon,dll
d. Pipa dipasang selurus mungkin
e. Pemasangan pipa dimulai dari yang terendah

2.2 Saluran

Saluran drainase adalah suatu sistem saluran atau proses pengeringan atau
pembuangan air baik yang dihasilkan oleh proses kegiatan manusia ataupun dari proses
alam.

2.2.1 Sistem saluran dibedakakan menjadi tiga :

a. Sistem terpisah
yaitu satu saluran hanya mengalirkan air kotor dari rumah tangga / industri,
sedangkan saluran lainnya hanya mengalirkan buangan air hujan.
b. Sistem terpisah sebagian
hanya dipasang pada daerah tertentu saja, yaitu pada titik tertentu pada saluran
yang membawa air hujan yang dipasang Valve (Katub/Klep) atau pintu air yang
dihubungkan dengan saluran yang membawa limbah domestik untuk penggelontoran
terhadap endapan pada dasar saluran limbah domestik yang sewaktu-waktu
dibutuhkan, yang dioperasikan pada waktu air hujan cukup untuk penggelontoran
(Flushing).
c. Sistem kombinasi/ gabungan
merupakan satu saluran yang membawa air buangan rumah tangga/industri dan
buangan air hujan. Pada sistem ini (system Kombinasi) sering dijumpai pada kota-
kota di negara berkembang, oleh karena faktor ekonomi, tetapi pada daerah
perdagangan dan pariwisata yang bertaraf internasional di negara berkembang
sudah menerapkan sistem terpisah.

2.2.2 Jenis – jenis saluran

a. Saluran terbuka
Pada umumnya saluran terbuka hanya untuk mengalirkan air buangan yang relatif
tidak berbau, seperti air hujan maupun air permukaan (rembesan sistem irigasi, mata
air, dll).
b. Saluran tertutup
Pada umumnya saluran tertutup digunakan untuk mengalirkan air buangan dari kamar
mandi, WC, dapur, cucian maupun buangan hasil proses industri.

2.2.3 Bak Kontrol

Bak kontrol merupakan suatu konstruksi yang berfungsi untuk menahan atau menyaring
kotoran kotoran yang berada di saluran air, dan sebagai pengontrol dari fungsi saluran

2.3 Alat
No. Peralatan Nama Fungsi
1. Meter/ Rol meter Berfungsi untuk
mengukur jarak atau
panjang suatu benda
kerja.
2. Gergaji Untuk memotong
kayu suatu benda
kerja

3. paku Untuk melekatkan


kedua bahan (kayu)
dan sbg tanda suatu
titik tertentu

4. palu Untuk memukul


paku/ benda kecil
lainnya

5. Palu godam Untuk memukul


patok patok kayu
sebagai penanda

6. Selang level Untuk melevelkan/


menyamakan titik
satu dengan yang
lain

7. Water level Untuk mengecek


kedataran bidang
kerja

8. sekop Untuk mengambil


galian tanah, pasir,
kerikir spesi, dll.
9. cangkul Untuk menggali tanah,
mengambil galian
tanah, pasir, kerikir
spesi, mengaduk
spesi dll.

10. lempak Untuk menggali tanah


dan mengambil tanah

11. linggis Untuk menggali tanah,


menggemburkan tanah
yang keras bebatu dll

12. ganco Berfungsi untuk


menggali tanah keras
berbatu dan untu
menggemburkan tanah

13. garpu Berfungsi untuk


menggemburkan tanah

14. Gerobak dorong/ artco Untuk mengangkut


bahan dan material
15. ember Untuk wadah spesi
dan air

16. Sendok spesi Untuk mengambil


spesi

17. Bak spesi Untuk wadah


mecampur spesi

18 Ruskam kayu Untuk meratakan


plesteran dinding
saluran

19. Unting - unting Untuk menentukan


kesikuan dan
kelurusan ketinggian

20. stamper Untuk pemadatan


tanah
2.4 Bahan
No. Bahan Nama Fungsi
1. Kayu usuk 4/6 Sebagai patok
bowplank

2. Kayu papan 2/20 Sebagai papan


bowplank

3. Pipa PVC 6 inch Sebagai jalan utama


Pipa PVC 10 inch aliran saluran drainase

4. benang Sebagai acuan galian

5. pasir Untuk bahan utama


pembuatan spesi

6. air Untuk bahan utama


pembuatan spesi
7. kapur Untuk bahan utama
pembuatan spesi

8. Bata merah Untuk pembuatan


dinding saluran

9. Tutup beton lingkaran Sebagai penutup bak


inspeksi

10. Pipa beton setengah lingkaran Sebagai saluran


drainase terbuka
2.5 Alat Pelindung Diri
Sebelum melakukan praktikum, mahasiswa wajib menggunakan alat pelindung diri
guna meminimalisir tingkat resiko kecelakaan kerja. Adapun alat pelindung diri yang
dibutuhkan pada praktikum ini adalah:
No. Alat Pelindung Diri Nama Fungsi

1 Safety Helmet Berguna untuk


melindungi kepala kita
dari risiko terkena benda
yang membentur kepala
baik secara langsung
maupun tidak langsung.

2 Sarung Tangan berfungsi sebagai


pelindung tangan agar
tidak terkena cidera,
bahan kimia yang
berbahaya jika
bersentuhan langsung
dengan tubuh, terhindar
dari panas, dll.

3 Safety Shoes
Sepatu berfungsi untuk
melindungi kita dari
bahaya, umumnya agar
tidak terpeleset karena
becek atau berlumpur,
tidak bersentuhan
dengan benda panas,
cairan kimia, tidak
terkena sengatan listrik,
dan sepatu kebanyakan
dilapisi metal sehingga
dapat melindungi kaki
dari benda tajam atau
berat.
4 Masker Berfungsi sebagai
penyaring udara yang
dihirup saat bekerja di
tempat dengan kualitas
udara buruk (misal
berdebu, beracun, dsb).

5 Kacamata Berfungsi melindungi


mata dari percikan
dalam pengerjaan,
memotong keramik, dan
pembongkaran.
BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK DRAINASE
JOB I
BOWPLANK

1.1 Tujuan

Bowplank ditujukan sebagai pembatas lahan kerja sekaligus acuan ketinggian, lebar
galian dan as galian

1.2 Alat

1. Roll meter/ meteran


2. Selang level
3. Water level
4. Palu
5. Palu godam
6. Gergaji
7. Penanda/cat air

1.3 Bahan

1. Paku
2. Kayu usuk 4/6
3. Kayu papan 2/20
4. Benang

1.4 Langkah kerja

1. Mengukur panjang area kerja


2. Merencanakan elevasi hulu dan hilir, kemiringan dan lebar galian
3. Memasang tiang bowplank pada bagian hulu dengan patok kayu dan tancapkan
dengan palu godam
4. Memasang tiang bowplank pada bagian hilir dengan patok kayu dan tancapkan dengan
palu godam
5. Mengatur elevasi dengan selang level sesuai dengan rencana lalu diberi tanda
6. Pasang papan bowplank di hulu dan hilir dengan mengecek kedataran dengan water
level
7. Tentukan as bowplank lalu tarik benang antara hulu dan hilir sebagai lebar galian
JOB II
PENGGALIAN TANAH
2.1 Tujuan
Tujuan dari penggalian tanah adalah sebagai tempat pipa dan bak kontrol saluran
tertutup serta saluran terbuka
2.2 Alat
1. Cangkul
2. Sekop
3. Lempak
4. Ganco
5. Garpu
6. Rol meter
2.3 Bahan
1. Kayu usuk 4/6
2. Kayu papan 2/2
3. benang

2.4 Langkah kerja

1. gemburkan permukaan tanah dengan ganco dan garpu


2. menggali tanah sesuai dengan rencana dengan kemiringan 1%
3. agar galian lurus dan dan sesuai batas, gali bagian pinggir tanah menggunakan lempak
JOB III
BAK KONTROL DAN SALURAN TERTUTUP
3.1 Tujuan
Pembuatan bak kontrol bertujuan sebagai lubang kontrol aliran air pada saluran
tertutup
3.2 Alat
1. cangkul
2. sekop
3. stamper
4. meteran
5. ember
6. sendok spesi
7. bak spesi
3.3 Bahan
1. air
2. pasir
3. kapur
4. bata merah
5. tutup beton longkaran
6. pipa pvc
3.4 Langkah kerja
1. cangkul tanah tambahan sebagai bak inspeksi
2. memberi pasir urug kira kira 5 cm pada bagian dasar
3. ratakan dan padatkan menggunakan stamper
4. memasang pipa Pvc 6 inch bagian hulu dan 10 inch bagian hilir (memasang pipa dari
hilir terlebih dahulu)
5. memberi rolak pondasi setiap 2 meter saluran
6. membuat adukan spesi dengan perbandingan 1 : 6 dimana 1 pasir dan 6 kapur
7. menyusun bata berbentuk lingkaran dengan spesi
8. setelah mongering plester bagian dalam dan luar bak inspeksi
JOB IV
SALURAN TERBUKA
4.1 Tujuan
Tujuan praktik saluran terbuka ini adalah agar mahasiswa dapat mengetahui tata cara
membuat saluran terbuka dan dapat menggunakan peralatan kerja untuk membuat saluran
terbuka
4..2 Alat
1. cangkul
2. sekop
3. stamper
4. meteran
5. ember
6. sendok spesi
7. bak spesi
3.3 Bahan
1. air
2. pasir
3. kapur
4. bata merah
5. pipa beton
3.4 Langkah kerja
1. cangkul tanah kembali yang sebelumnya di buat saluran tertutup
2. memberi pasir urug kira kira 5 cm pada bagian dasar
3. ratakan dan padatkan menggunakan stamper
4. memasang pipa beton terbuka setengah lingkaran dari hilir terlebih dahulu
5. membuat adukan spesi dengan perbandingan 1 : 6 dimana 1 pasir dan 6 kapur
6. menyusun batu bata sepanjang saluran drainase terbuka
7. memberi rolak pondasi setiap 2 meter saluran
8. setelah mongering plester bagian dalam dan luar saluran drainase
BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Dari praktik yang telah dilaksanakan Drainasi merupakan satu pekerjaan utilitas dari
bangunan gedung, bagian dari bangunan sipil maupun bangunan transportasi yang
harus diadakan. Pekerjaan drainasi sangat penting dilakukan karena mempunyai tujuan
yang penting pula seperti mencegah banjir, pembuangan air kotor dan penyaluran air
lainnya pada suatu kota serta mencegah longsor. Oleh karena itu pekerjaan ini harus
dilakukan dengan hati-hati dan cermat dan dengan perhitungan yang teliti, mulai dari
ketinggian lokasi (elevasi), posisi dan menjaga kelurusannya serta kedap air, cukup kuat
dan tahan lama.

4.2 Saran
Dalam melaksanakan praktik drainase diharapkan memakai sfety yang sesuai dan
memakai peralatan yang aman, kemudian dalam menentukan elevasi awal harus teliti
karena elevasi awal tersebut sebagi acuan sehingga setelah selesai aliran air sesuai
dengan rencana.
BAB V
LAMPIRAN LAPORAN HARIAN

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


POLITEKNIK NEGERI MALANG
Jl. Soekarno Hatta 9 PO. Box 4 Malang – 65141
Telp. (0341) 404424 (Haunting) Fax. (0341) 404423
http://www.polinema.ac.id

LAPORAN HARIAN
PRAKTEK DRAINASE

Hari/Tanggal : Selasa, 26 Juni 2018


NAMA : BARIQ KURNIA SANDI
NIM : 1641320045
KELAS : 2 MRK 6
No. Abs : 03

CUACA
URAIAN KEGIATAN TEMPAT (INDIVIDU /
NO
PEKERJAAN PRAKTEK KELOMPOK) WAKTU KONDISI

Senam pagi dan Bengkel praktek


1 Kelompok 07.00-07.30 Mendung
peregangan drainase
Bengkel praktek
Absensi dan cek alat
2 drainase Kelompok 07.30-08.00 Mendung
praktik kerja drainase
Bengkel praktek
3 Pembersihan area praktik drainase Kelompok 08.00-08.30 Berawan

Persiapan bahan Bengkel praktek


4 bowplank drainase Kelompok 08.30-09.00 Berawan

Bengkel praktek
5 Pemasangan bowplank drainase Kelompok 09.00-10.00 Cerah

Bengkel praktek
6 istirahat drainase Kelompok 10.00-10.20 Cerah

Bengkel praktek
Penggalian tanah
7 drainase Kelompok 10.20-12.00 Cerah
drainase
Bengkel praktek
8 Clean up & Apel pulang drainase kelompok 12.00-12.40 Cerah
PERALATAN BAHAN
NO GAMBAR KERJA
NAMA JUMLAH NAMA JUMLAH
kayu papan
Gergaji kayu 1 buah 4 meter
2/20
Kayu usuk
Palu 2 buah 4 meter
4/6
Cangkul 1 buah Benang 1 bundel
Sekop 1 buah Paku 1 ons
Lempak 1 buah Kapur tulis 2 buah
Ganco 1 buah
Garpu 1 buah
Rol meter 1 buah
Selang level 1 buah
Water level 1 buah

LANGKAH KERJA

1. Menyiapkan kayu usuk 4/6 cm x 4 m sebagai patok bowplank dan papan kayu 2/20cm x 4 m
sebagai papan bowplank, kemudian dipotong sesuai ukuran rencana
2. Mengukur daerah yang akan di pasang bowplank kemudian pasang as bowplank, patok
bowplank dan papan bowplank
3. Sebelum papan bowplank di kunci memastikan ketinggiannya sama (selevel) dengan
titik elevasi acuan awal caranya menggunakan selang level yang telah di isi air dan
pastikan tidak ada gelembung air di dalamnya kemudian samakan tinggiya.
4. Jika titik awal acuan sudah siku dan selevel kemudian tarik benang sebagai acuan
penggalian tanah drainase

INSTRUKTUR : Moh. Charits, ST., MMT


BAB VI
LAMPIRAN
DAFTAR ISI

COVER ...................................................................................................................................... i

KATA PENGANTAR .............................................................................................................. ii

LEMBAR PENGESAHAN..................................................................................................... iii

DAFTAR ISI ............................................................................................................................ iv

BAB I
PENDAHULUAN………………………………………………………………………...1

1.1 Latar Belakang ............................................................................................................... 1


1.2 Tujuan Praktikum ........................................................................................................... 2
1.3 Manfaat Praktikum ......................................................................................................... 2
1.4 Metode yang Digunakan ................................................................................................ 2

BAB II
PEMBAHASAN…………………………………………………………………………3

2.1 Alat ................................................................................................................................. 3


2.2 Bahan .............................................................................................................................. 7
2.3 Alat Pelindung Diri ....................................................................................................... 8

BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK DRAINASE…………………………...…………10

3.1 Job I bowplank ............................................................................................................. 10

3.1.1 tujuan ................................................................................................................... 10

3.1.2 alat ....................................................................................................................... 10

3.1.3 bahan ................................................................................................................... 10

3.1.4 Langkah Kerja ..................................................................................................... 11

3.2 Job II Menggali tanah ................................................................................................... 11

3.2.1 tujuan ................................................................................................................... 11

3.2.2 alat ....................................................................................................................... 12


3.2.3 bahan ................................................................................................................... 12

3.2.4 Langkah Kerja ..................................................................................................... 13

3.3 Job III Membuat bak inspeksi dan saluran tertutup ..................................................... 14

3.3.1 tujuan ................................................................................................................... 14

3.3.2 alat ....................................................................................................................... 14

3.3.3 bahan ................................................................................................................... 14

3.3.4 Langkah Kerja ..................................................................................................... 15

3.4 Job IV Membuat saluran terbuka ................................................................................. 16

3.4.1 tujuan ................................................................................................................... 16

3.4.2 alat ....................................................................................................................... 16

3.4.3 bahan ................................................................................................................... 16

3.4.4 Langkah Kerja ..................................................................................................... 17

BAB IV PENUTUP………………………………………………………………………..18

4.1 Kesimpulan................................................................................................................... 18

4.2 Saran ............................................................................................................................. 18

BAB V LAMPIRAN LAPORAN HARIAN…………………………………………………

BAB VI LAMPIRAN DOKUMENTASI…………………………………………………….