Anda di halaman 1dari 8

5 KLASIFIKASI TUMBUHAN

1. PADI

Terdapat banyak jenis dari Oryza. Namun yang sering kita kenal adalah Oryza sativa. Padi ini
memiliki dua subspesies, yaitu padi bulu (Indica) dan padi cere (Sinica).
Struktur dari batang padi berbuku-buku dan berongga. Dari batang yang berbuku-buku
tersebut akan tumbuh daun. Setelah mencapai buku terakhir padi akan memunculkan bunga.
Salah satu ciri-ciri tanaman padi adalah tanaman monokotil atau berkeping satu, oleh karena
itu padi ini memiliki jenis akar serabut. Akar serabut ini efektif terhadap penyerapan unsur
hara namun sangat rentan terhadap kekeringan.
Habitat tanaman padi : pada lahan berlumpur.

Klasifikasi tanaman padi :


Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Genus: Oryza
Spesies: O. Sativa

2. KACANG PANJANG

Ciri Ciri Kacang Panjang – Kacang panjang merupakan salah satu sayuran yang sangat
baik untuk tubuh. Kacang panjang dapat dimasak menjadi sayur maupun menjadi lalapan
bersama daun sawi dan jenis sayuran yang lain. Bagian yang dapat dimakan adalah bagian
yang masih muda, karena pada bagian ini kacang panjang masih lunak dan tidak sekeras
kacang panjang yang sudah tua.
KALSIFIKASI KACANG PANJANG:
Ordo Rosales

Familia Leguminocae

Subfamilia Papilonaceae

Genus Vigna

Spesies Vigna Sinensis L. Savi ex Hassk

Habitat : tegalan atau kebon

3. MAWAR

Klasifikasi Bunga Mawar

Pengelompokkan tumbuhan memang sangat beragam, ada yang dikelompokkan berdasarkan


genusnya, ada juga yang didasarkan pada jenis akarnya. Pada morfologi bunga mawar disini
juga memiliki klasifikasi sendiri, adapun klasifikasi bunga mawar adalah sebagai berikut:

Kingdom : Plantae
Kelas : Dicotyledonae
Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Famili : Rosaceae
Ordo : Rosanales
Genus : Rosa
Spesies : Rosa Hiproida atau Rosa sp.

Dari klasifikasi diatas dapat diterjemahkan bahwa bunga mawar merupakan salah satu
tumbuhan dikotil, yang masuk pada jenis tumbuhan angiospermae.

Sukunya Rosaceae merupakan bagian dari keluarga besar tumbuhan dengan memiliki spesies
sekitar 3000-4000 spesies yang terdapat pada 100-120 marganya.
Adapun beberapa jenis tumbuhan yang masuk suku ini diantaranya adalah apel, pir, cerry dan
arbei. Genusnya Rosa didasarkan pada marga yang diberikan pada tumbuhan tersebut.

4. JAHE

Klasifikasi tanaman jahe


Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Commelinidae
Ordo: Zingiberales
Famili: Zingiberaceae (suku jahe-jahean)
Genus: Zingiber
Spesies: Zingiber officinale Rosc.

Ciri morfologis
Batang jahe merupakan batang semu dengan tinggi 30 hingga 100 cm.
Akarnya berbentuk rimpang dengan daging akar berwarna kuning hingga kemerahan
dengan bau menyengat.
Daun menyirip dengan panjang 15 hingga 23 mm dan panjang 8 hingga 15 mm.

Habitat: lahan yang subur dan gembur


5. ENCENG GONDOK

Klasifikasi dan Morfologi Eceng Gondok – Tanaman eceng gondok merupakan salah satu
jenis tanaman yang tumbuh di perairan dan juga tanaman ini mengapung. Tanaman ini
memiliki nama dan sebutan yang berbeda – beda tergantung tempat atau daerah
pertumbuhannya diantaranya Palembang disebut kelipuk, lampung disebut ringgak, dan
Manado disebut tumpe, tanaman ini di pertama kalinya ditemukan dan dikembangkan oleh
pakar botani yang berasal dari Jerman bernama Friedrich Phillipp von Martius.

Selain itu, tanaman ini termasuk juga gulma karena memiliki pertumbuhan yang sangat cepat
dan juga dapat merusak tanaman yang ada disekitarnya. Berdasarkan pakar botani eceng
gondok inj, diklasifikasi dan morfologi diantaranya adalah :
Klasifikasi tumbuhan eceng gondok
Kingdom : Plantae ( Tumbuhan )
Subkingdom : Trcahebionta ( Tumbuhan bepembuluh )
Super divisi : Spermatophyta ( Menghasilkan biji )
Divisi : Magnoliophyta ( Tumbuhan berbunga )
Kelas : Liliopsida ( berkeping satu / monokotil )

6. POHON JATI
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pohon Jati (Tectona grandis)– Pohon jati memiliki
nama ilmiah “Tectona grandis” dengan ordo Lamiales dan masih famili dengan jenis
tanaman Verbenaceae. Pohon jati berasal dari India, di negera asal tanaman jati dikenal
berbagai macam nama tergantung daerah, seperti ching-jagu (wilayah asam), saigun
(Bengkali), tekku (Bombay) dan kyun (Burma). Pohon jati juga dalam bahasa jerman dikenal
dengan teck (teakbun) dan di Inggris dikenal dengan sebutan teak.

Pohon jati ini memiliki kualitas kayu yang tinggi dan memiliki berbagai macam kegunaan
dalam kehidupan sehari-hari, terutamanya dibidang industri perabot rumah tangga misalnya
pembuatan meja, kursi, lemari dan sebagainya. Adapun klasifikasi dan morfologi tanaman
pohon jati berdasarkan taksonomi dan botani adalah sebagai berikut:

Klasifikasi Pohon Jati


Kingdom: Plantae
Subkingdom: Viridiplantae
Divisi: Tracheophyta
Subdivisi: Spermatophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae
Genus: Tectona
Spesies: Tectona grandis Linn. F

7. MANGGA

Ciri Ciri Pohon Mangga – Pohon Mangga merupakan salah satu tanaman yang sering
dijumpai di sekitar kita. Terutama jika rumah kita masih terdapat banyak pohon dan jauh dari
keramaian kendaraan yang lalu lalang.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan beberapa pengetahuan saya mengenai
tanaman ini. Untuk mengetahui deskripsi pohon mangga, silahkan lihat di bawah ini.

Akar merupakan salah satu bagian yang sangat penting untuk kelangsungan hidup setiap
tumbuhan. Salah satunya adalah pohon mangga. Pohon mangga memiliki akar yang berjenis
tunggang.

Akar ini sangat kuat dan panjang. Panjang akar dari pohon mangga ini dapat mencapai
kedalaman hingga 6 meter dari permukaan tanah. Batang Tanaman ini memiliki ciri ciri
tegak, besar, keras, dan kuat. Hal ini dikarenakan batang pohon mangga memiliki kambium
yang merupakan lapisan jaringan yang selnya aktif membelah. Tekstur kulit pada pohon
mangga tebal dan kasar, dan jika kulit ini terluka akan mengeluarkan getah. Warna kulit
batang pohon mangga ini adalah coklat muda hingga coklat kehitaman. Pohon mangga juga
mempunyai cabang dan ranting yang ditumbuhi banyak daun.

daun pada pohon mangga. Selain dua bagian diatas, daun pada pohon mangga juga
merupakan salah satu bagian paling penting pada pohon mangga.
Daun ini berfungsi untuk mengolah zat makanan yang disebut dengan fotosintesis. Daun pada
pohon mangga berwarna hijau dan berbentuk melebar panjang dengan ujung yang runcing
tergantung varietasnya. Daun pohon mangga ini memiliki tulang daun menyirip.

Klasifikasi tanaman mangga


Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Anacardiaceae
Genus: Mangifera
Spesies: Mangifera indica L.

8. KAKTUS
Tumbuhan kaktus adalah salah satu tumbuhan yang bisa hidup di tempat yang kering dan
sedikit air, karena tumbuhan kaktus memiliki kemampuan bertahan hidup untuk bisa
menyesuaikan tempat lingkungannya, maka dari itu kita sering kali melihat tanaman kaktus
entah dari film maupun dari buku bergambar bahwa tanaman ini berada di daerah gurun
pasir. Karena kemampuan bertahan hidup dari tumbuhan ini banyak orang menjadikannya
tanaman hias untuk menghiasi perkarangan rumah.
Ciri-Ciri Tumbuhan Kaktus
Tumbuhan kaktus memiliki nama latin Cactaceae. Tumbuhan ini juga memiliki banyak
species. Sekitar 2000 species tumbuhan kaktus tersebar di berbagai negara dengan keunikan
dari bentuk dan ukurannya masing masing. Tumbuhan ini juga biasa disebut sebagai
tumbuhan sekulen. Tumbuhan sekulen adalah tumbuhan yang menyimpan air di dalam
tubuhnya.
Dalam ilmu biologi, bagian batang pada tumbuhan ini berukuran besar dikarenakan fungsinya
untuk menampung persediaan air. Pada tumbuhan kaktus ada beberapa bagian tubuh, yaitu
akar, batang, daun, bunga dan buah. untuk penjelasan lebih mendalam bagaimana bentuk dan
ciri ciri dari tumbuhan kaktus bisa dilihat di penjabaran dibawah.
AKAR
Akar kaktus pada umumnya memiliki bentuk yang panjang karena akar pada tumbuhan
kaktus memiliki fungsi menyerap air. Akar kaktus secara otomatis akan mencari sumber air
yang ada di dalam tanah maka dari itu akar tumbuhan kaktus akan memanjang mencari alur
ke sumber air.
Akar pada tanaman kaktus cukup rumit jika dilihat dikarenakan fungsinya tersebut, biasanya
tanaman kaktus yang kecil akan memiliki akar sedikit lebih besar dari tanaman kaktus yang
berukuran besar. Namun, pada umumnya akar pada kaktus tidak akan mencapai 10 cm karena
akar tumbuhan kaktus memiliki batasan tersendiri sampai mana ia mampu mencari sumber
air akan tetapi akar tumbuhan kaktus akan memanjang sekitar 2 meter diameternya untuk
mencari air.
DAUN
Daun kaktus memiliki peran sebagai alat pernapasan bagi tumbuhan kaktus. Daun pada
tumbuhan kaktus berbeda dari tumbuhan lainnya dikarenakan bentuknya yang berbentuk
duri. Fungsi lain dari bentuk duri pada daun tumbuhan kaktus adalah untuk mencegah
penguapan yang berlebih pada tumbuhan ini. Struktur dari daun tumbuhan kaktus memiliki
nama ilmiah areole.
Pada beberapa tumbuhan kaktus ada daun yang berwarna terang agar sinar matahari yang
mengarah ke tumbuhan ini akan dipantulkan sehingga tumbuhan kaktus akan tetap sejuk.
Daun pada tumbuhan kaktus ini juga bisa mempertahankan diri dari serangan hewan yang
ingin menyerap air dari batang kaktus karena bentuknya yang berupa duri.
BATANG
Batang pada tumbuhan kaktus memiliki ciri-ciri berbentuk besar dikarenakan fungsi dari
batang kaktus sendiri adalah menampung air dari akar. Batang kaktus juga memiliki lapisan
kulit yang tebal, batang yang tebal ini berfungsi meminimalisir penguapan pada tumbuhan
kaktus (baca juga : Struktur Batang Dikotil). Uniknya, tidak hanya kulit yang tebal, batang
pada tumbuhan kaktus juga dilapisi oleh zat lilin yang mampu menahan panas sinar matahari.
Pada bagian batang tumbuhan kaktus memiliki banyak pori-pori yang digunakan untuk
menyerap air. Saat musim penghujan, batang tumbuhan kaktus akan menggembung karena
menyerap dan menyimpan air untuk cadangan. Namun saat musim kering tumbuhan kaktus
akan mengkerut karena air cadangan telah dikeluarkan untuk proses pertumbuhan tumbuhan
kaktus.
Klasifikasi Tanaman Kaktus
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Ordo : Cactales
Famili : Cactaceae
Sub Famili : Pereskiae, Rebutia,
Notocactus, Mammilaria
Spesies : Mammillaria Xantina,
Opuntia ficus indica dan Achinocactsu
grusonii
TUGAS PELAJARAN
TEMATIK TEMA 2

NAMA : SEPTYA NUR AZIZAH


NO ABSEN : 22
KELAS : VI

SD NEGERI 1 KEDUNGWULUH