Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

PENCEMARAN RADIASI

OLEH:

KELOMPOK 4

Andi Asyrah Ainun 14120170083


Dina Fajrina Nurhaliq 14120170107
Luthfiah Zulfa 14120170116
Susi Maetasari 14120170140

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT


UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
2020

i
KATA PENGANTAR
‫هللا الرَّ حْ َم ِن الرَّ ِحيْم‬
ِ ‫ــــــــــــــــــم‬
ِ ْ‫ِبس‬

Assalamualaikum wr.wb

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, yang telah

memberikan kenikmatan berupa kesehatan iman, islam, dan ikhsan.

Sholawat serta salam semoga tercurah limpahkan kepada Nabi Besar

Muhammad SAW. Sehingga penulis dapat menyelesaikan “Makalah

Pencemaran Radiasi” ini tepat pada waktunya.

Dalam penyusunan laporan ini, saya mengucapkan terimakasih

sebesar-besarnya kepadaa semua pihak yang telah membantu

terseleesaikan laporan ini.

Demikian, semoga Laporan Pratikum Pemeriksaan Sampel Air ini

dapat bermanfaat bagi setiap pihak terutama bagi mereka para pembaca.

Wassalamualaikum wr.wb

Makassar, 12 Mei 2020

Kelompok 4

ii
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI...............................................................................................

KATA PENGANTAR..................................................................................

BAB I PENDAHULUAN.............................................................................

A. Latar Belakang................................................................................

B. Rumusan Masalah...........................................................................

C. Tujuan..............................................................................................

BAB II PEMBAHASAN..............................................................................

A. Pengertian Radiasi..........................................................................

B. Sumber-Sumber Radiasi.................................................................

C. Pengaruh Radiasi pada Makhluk Hidup..........................................

BAB III PENUTUP.....................................................................................

A. Kesimpulan......................................................................................

B. Saran...............................................................................................

DAFTAR PUSTAKA..................................................................................

iii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Disadari ataupun tanpa disadari ternyata disekitar kita baik

dirumah, di kantor, dipasar, dilapangan, maupun ditempat-tempat

umum lainnya ternyata banyak sekali radiasi. Yang perlu diketahui

selanjutnya adalah sejauh mana radiasi tersebut dapat berpengaruh

buruk terhadap kesehatan kita.

B. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan radiasi?

2. Apa saja sumber-sumber radiasi?

3. Apa pengaruh radiasi pada makhluk hidup?

C. Tujuan

1. Untuk mengetahui pengertian radiasi.

2. Untuk mengetahui sumber-sumber radiasi.

3. Untuk mengetahui pengaruh radiasi pada makhluk hidup.

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Radiasi

Radiasi adalah suatu bentuk energi yang dipancarkan oleh

setiap benda yang mempunyai suhu di atas nol mutlak dan

merupakan satu-satunya bentuk energi yang dapat menjalar di dalam

vakum angkasa luar. Radiasi matahari merupakan gelombang

elektromagnetik yang terdiri atas medan listrik dan medan magnet.

Matahari setiap menit memancarkan energi sebesar 56x1026 kalori.

Dari energi ini bumi menerima 2,55x1018 kalori atau hanya ½ x 109

nya.

Radiasi dalam istilah fisika, pada dasarnya adalah suatu cara

perambatan energi dari sumber energi ke lingkungannya tanpa

membutuhkan medium. Beberapa contohnya adalah perambatan

panas, perambatan cahaya, dan perambatan gelombang radio. Selain

radiasi, energi dapat juga dipindahkan dengan cara konduksi, kohesi,

dan konveksi. Dalam istilah sehari-hari radiasi selalu diaso-siasikan

sebagai radioaktif sebagai sumber radiasi pengion. Secara garis besar

ada dua jenis radiasi yakni radiasi pengion dan radiasi bukan pengion.

Radiasi pengion adalah radiasi yang dapat menyebabkan proses

terlepasnya electron dari atom sehingga terbentuk pasangan ion.

Karena sifatnya yang dapat mengionisasi bahan termasuk tubuh kita

maka radiasi pengion perlu diwaspadai adanya utamanya mengenai

2
sumber-sumbernya, jenis-jenis, sifat-nya, akibatnya, dan bagaimana

cara menghindarinya.

B. Sumber- Sumber Radiasi

Berdasarkan asalnya sumber radiasi pengion dapat dibedakan

menjadi dua yaitu sumber radiasi alam yang sudah ada di alam ini

sejak terbentuknya, dan sumber radiasi buatan yang sengaja dibuat

oleh manusia untuk berbagai tujuan.

1. Sumber Radiasi Alam

Radiasi yang dipancarkan oleh sumber radiasi alam disebut

juga sebagai radiasi latar belakang. Radiasi ini setiap harinya

memajan manusia dan merupakan radiasi terbesar yang diterima

oleh manusia yang tidak bekerja di tempat yang menggunakan

radioaktif atau yang tidak menerima radiasi berkaitan dengan

kedokteran atau kesehatan. Radiasi latar belakang yang diterima

oleh seseorang dapat berasal dari tiga sumber utama yaitu :

1) Sumber radiasi kosmis

Radiasi kosmis berasal dari angkasa luar, sebagian

berasal dari ruang antar bintang dan matahari. Radiasi ini terdiri

dari partikel dan sinar yang berenergi tinggi dan berinteraksi

dengan inti atom stabil di atmosfir membentuk inti radioaktif

seperti Carbon -14, Helium-3, Natrium -22, dan Be-7. Atmosfir

bumi dapat mengurangi radiasi kosmik yang diterima oleh

manusia. Tingkat radiasi dari sumber kosmik ini bergantung

3
kepada ketinggian, yaitu radiasi yang diterima akan semakin

besar apabila posisinya semakin tinggi. Tingkat radiasi yang

diterima seseorang juga tergantung pada letak geografisnya.

2) Sumber radiasi terestrial

Radiasi terestrial secara natural dipancarkan oleh

radionuklida di dalam kerak bumi. Radiasi ini dipancarkan oleh

radionuklida yang disebut primordial yang ada sejak

terbentuknya bumi. Radionuklida yang ada dalam kerak bumi

terutama adalah deret Uranium, yaitu peluruhan berantai mulai

dari Uranium-238, Plumbum-206, deret Actinium (U-235, Pb-207)

dan deret Thorium (Th-232, Pb-208).

Radiasi teresterial terbesar yang diterima manusia berasal

dari Radon (R-222) dan Thoron (Ra-220) karena dua

radionuklida ini berbentuk gas sehingga bisa menyebar kemana-

mana.

Tingkat radiasi yang diterima seseorang dari radiasi

teresterial ini berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain

bergantung pada konsentrasi sumber radiasi di dalam kerak

bumi. Beberapa tempat di bumi yang memiliki tingkat radiasi

diatas rata-rata misalnya Pocos de Caldas dan Guarapari di

Brazil, Kerala dan Tamil Nadu di India, dan Ramsar di Iran.

4
3) Sumber radiasi internal yang berasal dari dalam tubuh sendiri

Sumber radiasi ini ada di dalam tubuh manusia sejak

dilahirkan, dan bisa juga masuk ke dalam tubuh melalui

makanan, minuman, pernafasan, atau luka. Radiasi internal ini

terutama diterima dari radionuklida C-14, H-3, K-40, Radon,

selain itu masih ada sumber lain seperti Pb-210, Po-210, yang

banyak berasal dari ikan dan kerang-kerangan. Buah-buahan

biasanya mengandung unsur K-40.

2. Sumber Radiasi Buatan

Sumber radiasi buatan telah diproduksi sejak abad ke 20,

dengan ditemuk-annya sinar-X oleh WC Rontgen. Saat ini sudah

banyak sekali jenis dari sumber radiasi buatan baik yang berupa zat

radioaktif dan sumber pembangkit radiasi (pesawat sinar-X dan

akselerator).

Radioaktif dapat dibuat oleh manusia berdasarkan reaksi inti

antara nuklida yang tidak radioaktif dengan neutron atau biasa

disebut sebagai reaksi fisi di dalam reactor atom. Radionuklida

buatan ini bisa memancarkan radiasi alpha, beta, gamma dan

neutron.

Sumber pembangkit radiasi yang lazim dipakai yakni

pesawat sinar-X dan akselerator. Proses terbentuknya sinar-X

adalah sebagai akibat adanya arus listrik pada filamen yang dapat

5
menghasilkan awan elektron di dalam tabung hampa. Sinar-X akan

terbentuk ketika berkas elektron ditumbukan pada bahan target.

C. Pengaruh Radiasi pada Makhluk Hidup

Walaupun energi yang ditumpuk sinar radioaktif pada mahluk

hidup relatif kecil tetapi dapat menimbulkan pengaruh yang serius. Hal

ini karena sinar radioaktif dapat mengakibatkan ionisasi, pemutusan

ikatan kimia penting atau membentuk radikal bebas yang reaktif.

Ikatan kimia penting misalnya ikatan pada struktur DNA dalam

kromosom. Perubahan yang terjadi pada struktur DNA akan

diteruskan pada sel berikutnya yang dapat mengakibatkan kelainan

genetik, kanker dll.

Pengaruh radiasi pada manusia atau mahluk hidup juga

bergantung pada waktu paparan. Suatu dosis yang diterima pada

sekali paparan akan lebih berbahaya daripada bila dosis yang sama

diterima pada waktu yang lebih lama.

Secara alami kita mendapat radiasi dari lingkungan, misalnya

radiasi sinar kosmis atau radiasi dari radioakif alam. Disamping itu,

dari berbagai kegiatan seperti diagnosa atau terapi dengan sinar X

atau radioisotop. Orang yang tinggal disekitar instalasi nuklir juga

mendapat radiasi lebih banyak, tetapi masih dalam batas aman.

BAB III

6
PENUTUP

A. Kesimpulan

Radiasi adalah suatu bentuk energi yang dipancarkan oleh

setiap benda yang mempunyai suhu di atas nol mutlak dan

merupakan satu-satunya bentuk energi yang dapat menjalar di dalam

vakum angkasa luar. Sumber-sumber radiasi terbagi menjadi dua

yaitu sumber radiasi alam dan sumber radiasi buatan. Pengaruh

radiasi pada makhluk hidup sangat berbahaya dan dapat

mempengaruhi kesehatan setaip makhluk hidup bila terkena paparan

radiasi yang sangat tinggi.

B. Saran

Menghindari radiasi dengan tekanan yang tinggi agar tidak

membahayakan bagi kesehatan kita dan menggunakan alat pelindung

diri bila kita bekerja pada pekerjaan yang terkontaminasi dengan

radiasi.

DAFTAR PUSTAKA

7
Abdurrahman, I. 2017. Estimasi Radiasi Matahari Per jam Pada

Permukaan Horizontal dengan Adaptive Neuro Fuzzy Inference

System (ANIF) (Studi Kasus di Surabaya) (Doctoral dissertation,

Institusi Teknologi Sepuluh Nopember).

Lestari, D. K. 2017. Studi Penentuan Kualitas Berkas Radiasi Pesawat

Sinar-X Mammografi di RSUD Kota Makassar (Doctoral

dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

https:// www.academia.go.id/Pencemaran-lingkungan-radiasi.html