Anda di halaman 1dari 25

mempersembahkan

REKTOR ISI PADANGPANJANG

Sambutan
Dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas
terselenggaranya konser Opera Komik Malin Kundang ISI Padangpanjang dengan
Pusat Kebudayaan Universitas Malaya Kuala Lumpur Malaysia, sebagai langkah awal
kerjasama pada penandatanganan MUO antara ISI Padangpanjang dengan Universiti
Malaya Malaysia pada tanggal 22 November 2019. Kegiatan ini akan berlanjut terus
dengan MOA kedua institusi dan kedua negara serumpun.

ISI Padangpanjang salah satu institusi seni terbesar di Indonesia telah banyak
mengadakan MOU dengan institusi lain Internasional maka ini merupakan kelompok
Musik pertama pertama sejak berdiri dengan institusi luar negeri yaitu dengan personil
pendukung 63 orang. Opera komik Malin Kundang adalah salah satu program
penelitian, penciptaan dan penyajian seni yang dimenangkan oleh dosen ISI
Padangpanjang sebanyak 10 karya dikemenristek Dikti Indonesia. Pada pelaksanaan
konser saat ini sangat mendukung segala daya upaya untuk memajukan ISI
Padangpanjang dalam hal konser bersama, penelitian bersama dan saling tukar dosen
serta mahasiswa sehingga cita-cita menjadi kelas dunia akan terujud. Antara ISI
Padangpanjang dan Universitas Malaya dapat menjalankan program kerja dengan
sebaik baiknya dan berkesinambungan.

Ucapan terima kasih kepada Universitas Malaya Malaysia atas terselenggaranya


konser kolaborasi opera ini.

Rektor ISI PadangPanjang

Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, MS


PENGARAH PUSAT KEBUDAYAAN UNIVERSITI MALAYA

Pusat Kebudayaan, Universiti Malaya (PKUM) mengucapkan ribuan terima kasih


kepada pihak Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang atas kunjungan
persembahan ini. Pada tahun lepas ISI Padangpanjang telah membawakan Opera
Batak dan kali ini membawakan persembahan Opera Komik Malin Kundang. Lebih
bermakna lagi apabila kunjungan kali ini akan merealisasikan hasrat menjalinkan
MoU antara kedua-dua institusi.

Pihak kami sentiasa membuka ruang untuk melebarkan kerjasama dengan institusi
seni dalam dan luar negara, apatah lagi dengan salah sebuah institut seni yang
terbesar di Indonesia. PKUM menerusi jabatan-jabatan yang bernaung di
bawahnya terus berusaha untuk menempatkan diri sebagai hub kesenian serantau,
menjadi pusat perkongsian pengetahuan seni yang bukan sahaja boleh dihampiri
oleh ahli akademik, tetapi juga masyarakat umum. Saya mengharapkan semoga
persembahan Opera Komik Malin Kundang ini dapat membawa khalayak penonton
terutamanya di Kuala Lumpur untuk lebih menghargai seni persembahan menerusi
platform universiti.

Tahniah diucapkan kepada pihak ISI Padangpanjang yang bekerja dengan gigih
membawa persembahan ini ke Universiti Malaya. Syabas dan tahniah juga kepada
Jabatan Drama dan seluruh kakitangan PKUM yang bertungkus-lumus
menjayakan program ini. Semoga penonton yang hadir mendapat manfaat yang
besar daripada persembahan ini.

PROFESOR MADYA DR. MOHD NASIR HASHIM


OPERA QOMIQUE MALIN KUNDANG

Komposer: Sastra Munafri

Sinopsis Karya

Kisah cerita legenda Malin Kundang adalah cerita yang melegenda di


Minangkabau sejak zaman dahulu kala. Malin Kundang yang dikenal seorang
anak patuh dimasa kecilnya setelah beranjak dewasa Malin pergi merantau
ke negeri seberang. Kehidupan Malin Kundang di rantau orang mengalami
banyak perubahan sebagaimana orang kota. Kekerasan hidup di kota
membuat Malin berubah menjadi watak yang keras, tapi hatinya tetap lembut.
Sekian lama di negeri orang sang ibu sangat rindu menunggu menanti
kepulangan anak telah lama pergi. Pada suatu saat Malin Kundang berlayar
dengan istrinya, secara tidak sengaja berlabuh di sebuah pantai yang indah
secara tiba-tiba bertemu seorang ibu.

Orang kampung tidak mengenal bahwa itu adalah Malin Kundang. Sebelum
bertemu ibunya Malin kundang selalu di desak oleh istrinya dan bertanya
diamana mertuanya, Malin selalu mengelak. Pucuk dicinta ulam tiba, betapa
senangnya hati istri Malin bertemu seorang ibu walaupun berpenampilan
kumuh dan compang camping, maka sangat terkejut Malin tidak mangakui itu
adalah ibunya. Sang ibu sangat terenyuh iba hatinya maka berdoalah kepada
Allah S W T agar Malin diberi petunjuk dan hukuman yang setimpal atas
perbuatannya mendurhaki ibu kandungnya, sehingga secara tiba-tiba bumi
berguncang dan air laut naik sehingga menimbukan gelombang besar
membawa kapal malin kundang jauh ketepi pantai dan terdampar di sebuah
pantai yang tidak jauh dari Kota Padang.
Latar Belakang

Opera Komik Malin Kundang merupakan hasil dari penelitian anak Durhaka
dari tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunai Darussalam yang
mempunyai cerita legenda yang sama yaitu Malin Kundang, Si Tanggang, dan
Nakhoda Manis. Pada karya opera ini menampilkan beberapa aspek menjadi
satu yaitu pertunjukan yang komplek dengan memadukan unsur-unsur music
selayaknya opera di Barat dan Asia seperti China dan Jepang yaitu Musik
Orkestra menegiringi Lagu dan Paduan Suara, Tari, Drama dan unsur seni
pertunjukan lainnya, sehingga ingin menemukan Opera Minangkabau yang akan
berbagai cerita dan legenda pada saat ini adalah cerita Malin Kundang. Tidak
kalah penting Film pendek anak durhaka zaman sekarang yang bertujuan
edukasi untuk generasi muda saat ini.

Pertunjukan Opera Komik Malin Kundang


Tokoh Mande

Malin Kundang
Tokoh Udin

Tokoh Siti

Dari ke lima tokoh inilah dapat memberikan edukasi melalui lagu-lagu opera Minang
dan karakter masing-masing yang dapat mencerminkan pola kehidupan dan sifat
manusia pada saat ini.
TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN

Kegiatan kerjasama ini bertujuan diantaranya adalah :

1. Menciptakan pementasan Opera Komik Malin Kundang sebagai pertunjukan yang


bersumber dari legenda maupun sejarah menyesuaikan konflik yang bersifat
kekinian sebagai implementasi artistik yang baru.
2. Menggali dan memadukan unsur-unsur pertunjukan demi mewujudkan Opera
Komik Malin Kundang dalam sebuah pementasan yang inovatif.
3. Menjalin kerjasama (MOU) antar ISI Padang Panjang dan Perguruan Tinggi tuan
rumah di negara yang dikunjungi.
4. Membagi informasi tentang Opera Komik Malin Kundang termasuk di lingkungan
perguruan tinggi dan negara tetangga.
5. Memberikan ruang seluas-luasnya kepada dosen untuk berkarya sebagai
tugas pokok pada T r i darma perguruan tinggi yaitu meneliti dalam hal ini
pertunjukan karya seni.

Selain itu memperkenalkan budaya Sumatera Barat ke mancanegara dengan


program kerjasama antar lembaga perguruan tinggi ISI Padang Panjang dengan
Masyarakat Minang di Malaysia. Promosi budaya Indonesia dengan berbagai
seni tradisi dalan bentuk seni pertunjukan yang berkualitas dan lengkap seperti
opera Komik Malin Kundang

Untuk hal diatas kami dari tim peneliti dibawah naungan Kemenristek Dikti
(P3S) dan ISI Padang Panjang bermaksud untuk melakukan kerjasama
pementasan di UiTM Pahang sebagai salah satu uji penelitian, dan kami berharap
pada kegiatan ini:

1. Menemukan formulasi yang melahirkan konvensi terhadap keberadaan Opera


Komik Malin Kundang atau kemungkinan terwujudnya Opera Komik Malin
Kundang sebagai seni yang secara konvensi disepakati, memiliki unsur yang
bukan seni musik saja tetapi juga drama, tari dan seni rupa yang dikemas secara
‘modern’.
2. Menjadi sarana perekat yang kreatif antar kreator lintas seni sekaligus
menciptakan ruang bagi kreator lintas seni tersebut untuk menciptakan produk
karya seni kolaboratif yang unik dan memiliki kepaduan dan keutuhan yang
maksimal.
LAGU-LAGU OPERA KOMIK MALIN KUNDANG DAN TERJEMAHAN

Lagu 1 : OVERTURE

Solo vokal tradisi : Admiral


Musik : Orkestra
Choir : Di atas panggung sebagai nelayan

Oh oh oh Malin.. Malin Si Malin Kundang Oh oh oh Malin Malin

Oh oh oh Malin...Malin Si Malin Kundang Oh oh oh Malin Malin

Sudah rame konser sekarang ini Alah rami alek nan kini nangk
Dekat dan Jauh sudah berdatangan Dakek jo jauah lah badatangan
Hadir bersama di tempat ini, ya taun- Hadia basamo di tampek nangko, yo tuan oi

(Choir) Yo yo Malin Kundang

Bukan Kabar Bukan cerita Bukan tambo bukan carito


Kisah lama yang kami sampaikan Kisah lamo kami sampaikan
Supaya jelas cerita yang sebenarnya Nak jaleh carito sabananyo mamak oi

(Choir) Yo yo Malin Kundang

Orang banyak tolong dengarkan- Urang banyak tolonglah dangakan


Ini kisah cerita yang kami tampilkan- Iko kisah nan kami baok
Supaya jelas ujung dan pangkalnya - Nak jaleh ujuang jo pangkanyo tuan oi Legenda Minang
yang menceritakan- Legenda minang nan manyatokan Malin Kundang Anak
Durhaka- Malin Kundang anak durako
Sengsara hidup nantinya- ansaro hiduik kasudahannyo tuan oi

Oh oh oh Malin.. Malin Si Malin Kundang Oh oh oh Malin Malin


Oh oh oh Malin...Malin Si Malin Kundang Oh oh oh Malin Malin
Lagu 2 : Aria Makan Ikan
Oleh: Dede dan Yutri

Kayu dibelah menjadi kecil


Untuk menanak nasi dan goreng ikan
Dari kecil hidup dengan ibu
Setelah besar menjala ikan.

Ikan, ikan ayo makan ikan Ikan, ikan digulai masin


Ikan, ikan digoreng enak rasanya Ikan, ikan……

Lagu 3 :Pituah Guru


Oleh : Admiral dan Dede

Guru :
Ondeh Malin sangat rajin dan cepat Ondeh malin, sabana rajin jo capek
pandai pandai
Jangan suka berkelahi setalah Janlah suko bacakak isuak kalau lah
besar nanti Silat dan ilmu dipakai gadang Silek jo ilmu dipakai bilo
bila perlu paralu
Seribu kawan sangatlah kurang Saribu kawan sangatlah kurang
Seorang musuh sangat berlebih Surang musuh iyo molah balabiah
Kalau lah ada pantang dielakkan Kalau tibo pantang di ilakan
Malin:
Iyo mamak, wak den ketek tantu ka
Iya Paman, saya kecil tentu akan gadang
besar nanti
Kalau sudah besar pergi merantau Kalau lah gadang pai marantau Di
Di kampung belum berguna Karena kampuang paguno balun Dek umua
umur baru setahun Jagung Darah sa tahun jagung Darah baru
baru secangkir pinang satampuak pinang Kok ilmu indak
Kok Ilmu tidak seberapa kabara
Belajar dengan Paman guru Baraja jo mamak guru den kiniko
sekarang Silat dan nasehat minta Silek jo pituah pinta jo pinto
dan minta
Guru :
Iyo malin, kalau lah gadang,
Iya Malin, jika besar nanti
Bagusnya pergi merantau Elok lah marantau
Ingat dengan mandeh yang Ingek jo mandeh nan malaiakan
melahirkan Ingat juga kampung Kana juo kampuang halaman
halaman
Narasi Guru :
Sarato juo sanak sudaro
Semua sanak saudara
Ibu ditinggal ibu dicari Mandeh ditingga mandeh dicari
Saudara ditinggal saudara dicari Dunsanak ditingga dunsanak dicari
Bak kata pepatah, kalau kita pergi Bak kato pepatah, Kalau kito pai ka
ke pasar Hiu beli balanak beli, Ikan pasa
panjang beli dahulu Ibu cari Hiu bali balanak bali, Ikan panjang
saudara cari, bali dahulu Ibu cari dunsanak cari,
Berpandai dengan induk semang Bapandai-pandai jo induak samang
Jujur dan rajin jangan dilupa Jujur jo rajin usah di lupo
Berpandai pandai dengan sama Basanting-santiang josamo gadang
besar Budi baik jasa dikenang Budi baik jaso dikanang
Indak lupa sepanjang masa Bak Indak lupo sepanjang maso Bak
nasehat orang tua Karatau madang pituah urang tuo Karatau madang
dahulu dahulu
Di kampung belum berguna Ke Di kampuang paguno balum Ka
rantau bujang dahulu Dikampung rantau bujang dahulu
belum berguna Di kampuang paguno balun
Malin :
Ondeh mamak, baitu bana
Iya Paman sangat betul pengajaranyo
pelajarannya
Akan diingat sepanjang masa Biar Kadiingek sapanjang maso Bia
miskin maupun kaya Kampung bansaik bia pun kayo
halaman tetap diingat Ibu kandung Kampuang halaman tatap di kanang
yang disayang Mende Kanduang nan di sayang
Mengasuh dari kecil sekarang Maasuah dari ketek kinilah gadang
dewasa Ibu kandung selalu Mende Kanduang nan di sayang
disayang
LAGU 4 : Nyanyian Anak Nelayan (Pegawai Randah)

Bapak ku Pegawai rendah Bapak den pagawai randah


Bulan ke bulan hidupnya susah Bulan ka bulan hiduiknyo susah
Entah kapan akan senangnya Antah pabilo kasanangnyo
Nasib kami semuanya Nasib kami kasadonyo
Nasib kami semuanya Nasib kami kasadonyo

Bapak ku jadi petani Bapak den jadi petani


Kerja di sawah menanam padi Karajo di sawah batanam padi
Entah kapan akan senangnya Antah pabilo kasanangnyo
Nasib kami semuanya Nasib kami kasadonyo
Nasib kami semuanya Nasib kami kasadonyo

Beban berat kami pikul Baban barek kami pikua


Beban ringan kami jinjing Baban ringan kami jinjiang
Jauh dekat kami jalani Jauah dakek kami turuik
Tidak boleh berkata letih Indak buliah bakato latiah

Kalau kami tidak bekerja Kalau kami tak karajo


Duduk bermenung berpangku tangan Duduak bamanuang bapangku tangan
Anak dan cucu teraniaya Anak jo cucu taniayo
Mungkin akan mati tidak makan Mungkin ka mati indak makan

Bapak ku Pegawai rendah Bapak den pagawai randah


Bulan ke bulan hidupnya susah Bulan ka bulan hiduiknyo susah
Entah kapan akan senangnya Antah pabilo kasanangnyo
Nasib kami semuanya Nasib kami kasadonyo
Nasib kami semuanya Nasib kami kasadonyo

Bapak Ku jadi nelayan Bapak den jadi nelayan


Kerja melaut mencari ikan Karajo di lauik mancari ikan
Entah kapan akan senangnya Antah pabilo kasanangnyo
Nasib kami semuanya Nasib kami kasadonyo
Nasib kami semuanya Nasib kami kasadonyo

Beban berat kami pikul Baban barek kami pikua


Beban ringan kami jinjing Baban ringan kami jinjiang
Jauh dekat kami jalani Jauah dakek kami turuik
Tidak boleh berkata letih Indak buliah bakato latiah

Kalau kami tidak bekerja Kalau kami tak karajo


Duduk bermenung berpangku tangan Duduak bamanuang bapangku tangan
Anak dan cucu teraniaya Anak jo cucu taniayo
Mungkin akan mati tidak makan Mungkin ka mati indak makan
Lagu 5 : Malin Anak Kandung Ku

Mande :
Malin kundang anak kandung
Usahlah kata di ulangi
Luka lama anak singgung
Sakit tiada kan terobati

Yang lain saja anak tanyakan


Usah diungkit penyakit lama
Sudah lama Bunda tanggungkan
Hidup menderita menjadi janda

Suami pergi mamak menjauh


Sanak saudara lengah pula
Hati siapa tak kan luluh
Sudah jatuh di timpa tangga

Malin Kundang :
Maafkan ananda wahai bunda
Jika lidah lancang bicara
Sungguh ananda tidak menyangka
Bunda menanggung luka lara

Ananda tidak bertanya lagi


Janganlah bunda bersedih hati
Walau apa yang akan terjadi
Hidup ini kita jalani

LAGU 6 : Pisah Mandeh

Ampunkan denai Bundo Kanduang Ampun di bawah telapak kaki


Denai terniat meninggalkan kampung Tinggal lah tepian tempat mandi

Denai pergi kerantau orang Tinggallah ibu sementara


Hidup merantau bagi rang Minang Untuk mencari ilmu yang berguna

Jika buyung pergi merantau Bunda ditinggal dengan siapa Buyung bersenang hidup di rantau
Bunda menderita selamanya

Kerantau bukan bersenang Niat untuk mencari ilmu


Lepas lah bunda ananda pergi Tinggal lah bunda di kampung dulu

Ananda pergi tidakkan lama Hanya semusim pertahunan Lepas lah ananda wahai bunda Supaya
selamat perjalanan
Lagu 7 : Pituah Mandeh

Malin Kundang anak kandung Malin Kundang anak kandung


Dengar oleh anak ibu katakan Danga dek anak mande katokan
Saya tebas tidaklah tertebas Den tarah indak tatarah
Seperti menebas batang aren Bak manarah batang sisampia
Saya tebang juga jadinya Den tutuah juo malah nan jadi
Saya larang tidak terlarang Den tagah indak tatagah
Seperti melarang aliran air Bak managah aia hilia

Saya lepas juga jadinya nak oi Den lapeh juo malah nan jadi yo nak oi…..

Jika Malin pergi merantau Nan kok Malin pai marantau,


Ibu ditinggal dengan siapa Mande jan lamo di tinggakan
Ibu tinggal sendiri saja Mande nan tingga surang sajo
Saudara kandung sudah marah Dunsanak kanduang alah berang
Paman yang juga tidak peduli Mamak nan alah lengah pulo
Orang kampung semua menjauh Urang kampuang pado manjauah
Jika malang akan terjadi Kok nyampang malang tibo di badan

Putus yang tidak akan bersambung lagi Putuih nan indak kabasambuang anak oi

Jika sudah tercapai yang dicita Kok lah tacapai nan dicito
Cepat anak berbalik pulang Capek anak babaliak pulang
Jangan rantau di perlama Usah lah rantau di palamo
Jaganlah dagang diperjauh Usah lah dagang di pajauah
Ingatlah ibu ditinggalkan Kanalah mande di tinggakan

Hidup sengsara tinggal di kampung Hiduik sansaro tingga di kampuang


Anak oi Anak oi...........
Lagu 8 : Lamunan Malin

Aku akan pergi merantau Den ka pai marantau


Berlayar ke laut lepas Balaia ka lauik lapeh
Kapalku penuh dengan harta Kapa panuah dek harato
Membawa uang segudang Mambaok pitih sakambuik

Saya kaya bergulimang harta Aden kayo bagulimang harato


Gadis-gadis cantik-cantik Gadih-gadih rancak bana
Dikelilingi bawa menari Sakuliliang lah manari
Meliyuk-liyuk gemulai Maliyuak liuik gemulai

Saya nahkoda gagah berani Aden nakhoda gagah barani


Saya malin kundang anak Minang Aden malin kundang anak rang minang
Saya akan merajai lautan Aden ka marajoi lautan
Sekeliling wanita-wanita cantik sangat Sakuliliang wanita wanita rancak bana...

LAGU 9 : Hidup di Rantau

Pagi- pagi sudah bekerja, Mencari rezki dari Illahi Siang malam berusaha, Begitu hidup orang di
kota Pegawai pergi ke kantor, Buruh pergi berkuli
Ada yang pakai motor, Ada pula berjalan kaki

Berdagang di kaki lima, Bersorak sorai di tempat ramai Ada pengusaha, Ada pula jadi pegawai
Yang kaya hidup senang, Yang miskin menderita Semua menbanting tulang, Supaya hidup bahagia

Kok si Malin Kundang, Baru mencoba hidup di kota Tak ada yang ditompang, Hidup sendiri
sebatang kara Mau jadi pedagang, Modal tidak ada
Jadi anak samang, Orang menolak semuanya

Terpaksa membanting tulang, Kerja keras setiap hari Tukang angkek tukang pakang, Yang penting
dapat rezeki Yang kaya hidup senang, Yang miskin menderita
Semua membanting tulang, Supaya hidup bahagia
LAGU 10 : Tukang Angkek

Choir :
Oo O kanai, baban barek aia angek
Oo O kanai, agiah jalan tukang angkek

Malin Kundang :
Bareklah di pikua (Berat Lah di pikul)
Ringan lah di Jinjiang (ringanlah lah dijinjing)
Dakek lah dijapuik (dekat lah dijemput)
Kok jauah lah den dituruik (Jauh saya turut)
Badan den marasai (badanku lah sengsara)
Tulang den lah leno (tulang ku sudah saki)
Upah indak sampai (upah tidak sampai)
Baa nyo den lai kakayo (Bagaiman saya akan kaya)

Choir
Oo O kanai, baban barek aia angek
Oo O kanai, agiah jalan tukang angkek

Pemuda 1:
Kok waang nio kayo
Manga karajo jadi kuli
Di kantua ang karajo
Atau sikola tinggi-tinggi ha ha ha ha haaaa

Malin Kundang
Yo lamak ang mangecek
Yo santiang ang bakato
Mangko jadi tukang angkek
Awak bansaik ijazah tiado
Lai jaleh tu dek waang tu hahahah
Pemuda 2 :
Kok baitu caritonyo
Ado caro nan ka elok
Pabini sajo urang kayo
Dek ang gagah elok pulo

Malin Kundang:
Ha ha ha Rancak bana pikiran waang
Ha ha ha Den cubo caro baitu
Ha ha ha Pado karajo manbantiang tulang
Ha ha ha Rancak babini den dahuluuuu....... ha ha ha

Orang Banyak (Choir) :


Oo O kanai baban barek aia angek
Oo O kanai agiah jalan tukang angkek ...

Ha ha kanai baban barek aia angek


Ha ha kanai agiah jalan tukang angkek ...(F.O)
Lagu 11: Taragak Mandeh

Mak, apo kaba Amak di rumah


Samoga slalu diberi kesehatan dih Amak
Pagiko taraso babeda dari pado biasonya
Bamandi paluah rasian malakik kasiang

Lagu
Takana Amak nan jauh di kampuang
Ndak sadar nan aia mato lansuang balinang
Bialah Malin tahan rindu di tanah subarang
Mudah-mudah aia matoko dibaia jo kasuksesan

Maafkan malin Mak


Salamoko acok mambangkang
Mambuek amak rusuah cameh bakapanjangan
Acok dongkol katiko Amak berangan
Ampun baribu kali ampun Mak,
Sungguah Malin manyasa gadang
Mungkin tahunko malin indank bisa pulang
Malin masih kuaek mah mak, amak ndak usah cameh dih..
Jago kesihatan amak yo, jan sakik-sakik nda mak

Lagu:
Malin salalu badoa ka nan kuaso
Semoga amak salalu di jago
salam malin juo ka si upiak
Tantu siupiak kini lah rancak

LAGU 12 : Kumbang dan Bunga (Siti dan Malin)

Harta banyak tak berguna Paras cantik sia-sia Kalau hidup tak bahagia Dunai kan terasa hampa

Mentari tolong sinari Rembulan tolong terangkan Sinari hati gelap ini Terangkan jalan di depan
Sungguh cantik bunga di taman Senang mata memandangi Semua kumbang pasti senang
Andaikan dapat menghinggapi

O hoi..
di mana-mana kumbang berterbangan Satupun belum menghinggapi
Bunga di taman akan senang Kalau ada yang menyirami

Ingin diri ini terbang tinggi, berkelana di udara memeluk cinta, Menerjang angkasa ke mana-mana.

Uda Malin bawa aku pergi,


kemana saja uda mau ku dampingi,

Jika begitu hasrat di hati, Mari kita berangkat pergi, Kita tinggalkan negeri ini,
Kita harungi laut lepas biar hati sama puas.
Ohoi....
Sungguh terasa bahagia, Mendengar tutur kata uda, Uda Malin sungguh bijak sana, Dukun cinta
penabur bahagia.

LAGU 13 : Bulan Madu

Istri
Sungguh indah malam ini,
Bulan bercahaya terang,
Bintang-bintang bertaburan,
Desiram angin menghembuskan cinta bergelora,
Bagaikan kobaran api
Yang tak terpadamkan oleh apa-apa.

Uda Malin yang tercinta,


Untuk memupuk subur cintaku padamu,
Bolehkah aku bertanya sesuatu.

Malin Kundang

Istri ku cantik pelipur hati,


Cepat katakan maksud dihati,
Tanyakan dan minta apa yang dinda ingini,
Kan uda beri dengan senang hati.

Istri
Besar hasrat untuk bertanya,
Bapak dan Ibu mertua Dinda ada dimana,
rindu sekali Dinda ingin berjumpa.

Malin Kundang

O hoi dinda yang tercinta,


kalu lidah ini untuk berkata,
bingung uda menjawab tanya,
Kenangan cinta kita berdua,
telah mengikis habis kenangan lainnya.
Lagu 14: Pakiak Mandeh (pekik ibu)

Karena miskin menantang ombak


Anak bujang permainan hati
Pergi merantau ke negeri orang
Pengobat malu dan fitnah orang

Pekik hati ke langit tinggi


Pek ibu ke lubuk hati
Yang baik berbudi suci
Kok pulang pengobat luka dihati

Saya berharap anak pulang pengobat hati iba


Kiranya bertambah luka dihati yang iba
Sumpah lapeh sesal pun tiba
Anak binasa saya jua yang sengsara

Terkabar berita ya dinegeri


Oi Malin pulang dengan permaisuri
Dengan besar hati dengan baju lusuh mande berlari Memekik yo memekik
memanggil pautan hati
PARA PENDUKUNG
OPERA KOMIK MALIN KUNDANG

A. Personil/Aktor

NAMA POSISI

1 Sastra Munafri, S.Sn,M.Sn Ketua Peneliti/Komposer/Scribter


2 DR Zainal Warhat, S.S M.Pd Anggota Tim Peneliti/Pengarah
Hafir HR, S.Sn.M.Sn Anggota Tim Peneliti/Pimpinan
Produksi/Konduktor
Yan Stevenson S.Sn,M.Sn Stage Manager
Syafriandi S.Sn,M.Sn Sutradara
DR Yusril Skenografer
Enrico Alamo S.Sn,M.Sn Lighting Designer
Jhori Andela Sound Enggener
Sri Yolanda S.Sn Pelatih Paduan Suara/Penyanyi
Hendrizal,ST Administrasi
Winda Dwiyana Administrasi
Ganes Hariamansyah Dokumentasi
Afrestia Nadia Dewi Dokumentasi
Rio Nurul Zunof Pembantu Umum
Ikhsan Satria Irianto, S.Sn Aktor
Julia Lukman, S.Sn Aktor/Sopran
Elsa Pitaloka Aktor/Alto
Dede Suryadi, S.Sn Aktor/Tennor
Monika Beksela Aktor/Koor
Rustam Rusdi Aktor/Penyanyi
Arif Rahman Rusyid Aktor/Penyanyi
Bambang Sikumbang Aktor/Penyanyi
Ofa Yutri Kumala, S.Sn,M.Sn Aktor/Sopran
Velma Nesha Aktor/Sopran
Lenggo Geni Sista Paduan Suara
Sonia Agustari Paduan Suara
Ismail Paduan Suara
Anzal Zikri Paduan Suara
Maulanan Hasan Paduan Suara
Riko Eka Adi Putra Paduan Suara
Muhammad Hidayat Paduan Suara
Admiral S.Sn,M.Sn Vokal Tradisi
Muhammad Hadi Habib Pemusik Tradisi/vocal tradisi
Ioqo Alhamra Fikri,S.Sn Combo
M Deni Januar, S.Sn Combo
Andre Junaidi Combo
M Zulfikri Wanas, S.Sn Combo
Nurma Rahayu Penari
Wisnu Rahmat Penari
Syilvi Dwi Febriyanti,S.Sn Penari
Putri Wahyuni Penari

B. Pemusik Orkestra

Nama
Anugrah Febrian Orkestra/Violin I
M.Fajri Hamid Orkestra/Violin I
Tsaniayatul Asra Orkestra / Violin I
Seprizal Orkestra/ Violin II
Arsenius Edi Susilo Orkestra/ Violin II
Bima Irzandi Orkestra/ Violin II
Hidayat Ramadhani Orkestra/Viola
Muhammad Ade Kurniawan Orkestra/Viola
Diky Pratama Putra Orkestra/Cello
Edo Ronaldo Orkestra/Cello
Aluna Orkestra/Oboe
Ressy Transtian Orkestra/Clarinet
Nurhumania Orkestra/Trompet
Jefri Orkestra/Trompet
Fatrul Ansori Orkestra/Trombone
Hendipo Sibarani Orkestra/French Horn
Rengga Renofer Orkestra/Tenor Saxophone
JAWATANKUASA PENGURUSAN
PUSAT KEBUDAYAAN UNIVERSITI MALAYA

PENERBIT : Prof Madya Dr Mohd Nasir Hashim


PENGURUS PROJEK : Dr Marlenny Deenerwan
PENYELARAS MoU : Puan Wan Zatul Itri binti Wan Rosley
PENYELARAS PRODUKSI : Cik Rosnani Seman
PENYELARAS PENGURUSAN
PELAJAR : Puan Elezaa Zainuddin
PENYELARAS PUBLISITI : Puan Barirah Md Husin
PENYELARAS TEKNIKAL : Encik Rozaidin Totoi @ Tasin
PEMBANTU PENYELARAS
TEKNIKAL : Encik Mohd Hanif bin Shahimi
PENYELARAS AUDIO : Muhammad Zulhaffiz bin Mohamad
Nordin
PENYELARAS GRAFIK : Encik Ricky Anak Issau
PENYELARAS PANGGUNG : Encik Salim bin Che Mat Makhtar
PENGURUS JEMPUTAN &
PUBLISITI : Cik Nursyafeqa binti Razali
PENGURUS PENGANGKUTAN
& JEMPUTAN : Puan Norshafawaty Mohd Noor
PENGURUS LOGISTIK &
KEBAJIKAN : Cik Siti Fatimah binti Mohd Yusof
PENGURUS KEWANGAN : Cik Fazleyna Alias
PENGURUS DOKUMENTASI : Encik Simon Ho
Cik Sumazuita Baharuddin
PEMBANTU TEKNIKAL : Mohammad Hafizi Mohd Ghazali
Mohamad Nazrin Suhemi
PEMBANTU BUKU ACARA : Mohd Ridhuan Jul

PELAJAR-PELAJAR KURSUS RIB 2019 PENGURUSAN SENI:

Durugha A/P Eaganathan


Tan Chen Quan
Zhu Yijiao
Putu Parama Kesawa Ananda Putra
I Made Bayu Puser Bhumi
Novia Puspita Riza Arifin
Lyu Mingxia
Lu Yan
Jing Yichen
Ye Fan
Guo Lang
Xiang Yiyan
Li Tian
Liu Xiaofeng
Chang Xin
Guo Yufan
Chengjie
Tan Shu Hui
Yeo Kok Wei
Kuganeshwari A/P Kunasegar
Tan Ching Ting
Nur Aida Suraya Binti Baharin
Nur Fazierah Binti Ahmad Fauzi
Raziye Mohammadinia
Tan Zheng H'ng
Nur Natashya Nazlia Binti Nazri
Nur Sabrina Binti Abu Bakar
Pavitra A/P Sorganeshan