Anda di halaman 1dari 53

LAPORAN AKHIR KULIAH LAPANGAN PROFESI (KKLP)

MAHASISWA IAIN BONE TAHUN 2021


DI KANTOR LAPAS KELAS IIA WATAMPONE

Oleh :
MUH. YUSRIL HIDAYAT
NIM. 01.18.4102

PANITIA PELAKSANA KULIAH KERJA LAPANGAN PROFESI (KKLP)


INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN ) BONE
TAHUN 2021
PENGESAHAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN PROFESI

Setelah memberikan pengarahan, koreksi dan perbaikan seperlunya


terhadap laporan kegiatan profesi Mahasiswa KKLP Fakultas Syariah dan Hukum
Islam IAIN Bone Tahun Akademik 2021/2022, oleh :
Nama : MUH. YUSRIL HIDAYAT
NIM : 01.18.4102
Fakultas : Syariah dan Hukum Islam
Prodi : Hukum Tata Negara
Lokasi : KANTOR LAPAS KELAS IIA WATAMPONE
Maka dinyatakan telah memenuhi syarat dan dapat diteruskan kepada Panitia
Pelaksana KKLP Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone Tahun
Akademik 2021/2022.
Demikian pengesahan laporan kegiatan profesi ini dibuat untuk
dilanjutkan pada proses berikutnya.
Watampone, 5 November 2021
Dosen Pembimbing KKLP PendampingKKLP

Dr. Jumriani Nawawi, SH., MH. Azhar, S.H., MH.


NIP. 19880923 201903 2 006 NIP. 19830617 200801 1 010

Mengetahui
Ketua Panitia KKLP Sekretaris Panitia KKLP

Dr. Asni Zubair, S.Ag.,M.HI. Irfan Amir, S.H., M.H.


NIP. 19710821 199802 2 001 NIP. 19870328 201903 1 003
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur atas kehadirat Allah Subhanahu wa


ta’ala sehingga Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP) Fakultas Syariah dan
Hukum Islam IAIN Bone dapat terlaksana. Shalawat dan salam semoga tetap
tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP) merupakan salah satu wujud
daripada cita-cita suatu perguruan tinggi, baik perguruan tinggi negeri maupun
swasta. Sejalan dengan hal tersebut, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
melaksanakan KKLP dengan menggabungkan berbagai kegiatan yang berkaitan
dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran
(akademik), penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dalam penulisan laporan ini penulis merasa masih banyak kekurangan,
mengingat akan kemampuan yang penulis miliki. Oleh karena itu, penulis
menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, terutama
kepada :
1. Kepada Orangtua saya tercinta, saudara-saudari serta keluarga yang telah
memberikan dukungan moril dan bantuan materil serta doa yang tulus dan
ikhlas, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan akhir
kegiatan profesi ini.
2. Bapak Prof. Dr. A. Nuzul, SH., M.Hum. selaku Rektor IAIN Bone serta
para Wakil Rektor I, II, dan III.
3. Bapak Dr. Andi Sugirman, S.H., M.H. Selaku Dekan Fakultas Syariah dan
Hukum Islam IAIN Bone, Penasehat Akademik Program Studi Hukum Tata
Negara (Siyasah Syar’iyyah) Kelompok I IAIN Bone, serta Wakil Dekan I
dan II Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone.
4. Ibu Muljan, S.Ag., M.HI. Selaku Ketua Program Studi Hukum Tata
Negara (Siyasah Syar’iyyah)
5. Ibu Dr. Asni Zubair, S.Ag.,M.HI. sebagai ketua panitia KKLP 2021 IAIN
Bone beserta para panitia Kuliah Kerja Lapangan Profesi ( KKLP ).
6. Ibu Dr. Jumriani Nawawi, SH., MH selaku Dosen Pembimbing Mahasiswa
KKLP di Kantor Lapas Kelas IIA Watampone.
7. Bapak Azhar, S.H., MH selaku pembimbing KKLP di Kantor Lapas Kelas
IIA Watampone yang telah memberikan perhatian dan pengorbanan
kepada penulis selama melaksanakan KKLP.
8. Kepada seluruh pejabat dan staf yang ada di Kantor Lapas Kelas IIA
Watampone yang telah memberikan informasi dan pengalaman.
9. Bapak/Ibu Dosen IAIN Bone yang telah memberikan informasi umum
mengenai KKLP, sehingga penulis dapat melaksanakan dengan benar.
10. Serta sahabat-sahabat penulis dalam melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan
Profesi ( KKLP ) begitupun kepada rekan-rekan mahasiswa Hukum Tata
Negara khususnya Hukum Tata Negara Kelompok I Angkatan 2018.
Semoga Allah Subhanahuwata’ala memberikan balasan kebaikan
yang berlipat ganda kepada semuanya. Demi perbaikan selanjutnya, saran
dan kritik yang membangun akan penulis terima dengan senang hati.

Watampone, 2 Desember 2021

MUH. YUSRIL HIDAYAT


NIM. 01.18.4102
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i

PENGESAHAN LAPORAN AKHIR KKLP ii

KATA PENGANTAR iii

DAFTAR ISI v

BAB I : PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pelaksanaan KKLP 1

B. Tujuan Pelaksanaan KKLP 3

C. Hambatan dan Keberhasilan yang dialami 4

D. Sistematika Laporan 5

BAB II: GAMBARAN UMUM TEMPAT KKLP

A. Lokasi Tempat KKLP 7

B. Klasifikasi Tempat KKLP 7

C. Profil Tempat KKLP 10

D. Struktur Organisasi Tempat KKLP 14

BAB III: RUANG LINGKUP PELAKSANAAN KKLP

A. Ruang Lingkup Pekerjaan 16

B. Organisasi Departemen 38

C. Personalia 39

D. Fasilitas 40

E. Teknik Operasional 42
BAB IV: PERMASALAHAN YANG DIHADAPI

 Ruang Lingkup Pekerjaan 43

 Masalah Organisasi 43

 Masalah Personalia 44

BAB V: PENUTUP

A. Kesimpulan 45

B. Saran-saran 45

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

CURRICULUM VITAE
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Pelaksanaan KKLP
1. Tempat
KKLP dilaksanakan pada lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat.
2. Waktu
KKLP dilaksanakan di lapangan selama dua bulan, dengan rincian
33 hari kerja untuk profesidan 18 hari untuk pengabdian. Pelaksanaan
KKLP yakni 22 September-25 November 2021 dan pelaksanaannya
disesuaikan dengan kalender akademik.
3. Obyek Kerja
Obyek kerja mencakup dua bidang yaitu; melaksanakan kegiatan
profesi di lembaga-lembaga dan pengabdian kepada masyarakat.
4. Pentingnya pelaksanaan KKLP
Dalam pembentukan mahasiswa menjadi sosok yang dicita-citakan
diatas, Institut Agama Islam Negeri Bone melakukan pengolahan dan
usaha secara saksama dengan menyiapkan perangkat sistem pendidikan
dan pengajaran, program pengembangan akademik, tenaga pengajar,
sarana dan prasarana pendukung yang memadai, lingkungan kampus
yang kondusif dan artistik, serta berbagai kegiatan yang mendukung
tercapainya cita-cita tersebut. Salah satu bentuk pengolahan dan usaha
itu adalah melakukan KKLP, dengan menggabungkan berbagai
kegiatan yang terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.1
Kerja Nyata (KKN) sebagaimana yang selama ini dilaksanakan
secara terpisah dengan Dharma pertama dan kedua. KKN dikenal di
lingkungan IAIN/STAIN sejak 1975. Dalam pelaksanaannya,
mahasiswa diterjunkan di pedesaan dengan program sebatas pada
perbaikan tempat Ibadah, kerja bakti, membantu menyempurnakan

1
IAIN BONE, “ Buku Panduan Pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan Propisi
( KKLP)”, Fakultas Syariah Dan Hukum Islam Tahun 2021.

1
administrasi desa, menggerakkan kegiatan kultural keagamaan, dan
lain-lain. Sesungguhnya program-program seperti Ini dapat
dilaksanakan meskipun tanpa adanya campur tangan mahasiswa peserta
KKN, sehingga kedatangan mahasiswa belum tentu bisa membawa
sesuatu yang baru. Oleh karena itu, perlu pemikiran baru tentang
kegiatan KKN yang lebih dinamis dan memberikan makna yang lebih
luas, baik bagi peserta KKN maupun masyarakat. Apalagi di era
reformasi ini, istilah KKN mengandung makna yang negatif.
KKN sebagai kegiatan akademik, seharusnya dapat memberikan
manfaat langsung kepada masyarakat, menambah pengetahuan atau
bahkan mencerdaskan mahasiswa dan dilakukan secara profesional
yang didasarkan pada profesionalisme bidang keilmuan yang
dikembangkan mahasiwa ketika kullah. Oleh karena itu, keglatan ini
dapat dihargal dengan Satuan Kredit Semester (SKS) seperti mata
kullah yang lain
Bertumpu pada pokok pikiran di atas, maka program-program
KKLP yang dikembangkan diorientasikan pada jenis kegiatan yang
relevan dengan fakultas dan program studi mahasiswa dengan cara
menerjunkan mereka pada lembaga profesional dan instansi terkait
lainnya sesual dengan profesi yang ditekuninya. Oleh karena itu,
Institut Agama Islam Negeri Bone melakukan perubahan mendasar
terhadap sistem pelaksanaan KKN dengan model dan sistem baru, yakni
dengan menggabungkan dan memadukan dua kegiatan dalam satu
wadah dan rentang waktu yang sarat dengan bidang garap dan jenis
kegiatan yang saling mendukung dan melengkapi. Integrasi dari kedua
kegiatan tersebut diberi nama Kuliah Kerja Lapangan Profesi.
KKLP adalah upaya Integratif dari pendidikan kellmuan
(pengembangan profesi) dan pengalaman lapangan. Dengan perkataan
lain, KKLP bukan hanya sekadar pengalaman lapangan bagi
mahasiswa, tetapi merupakan konsep integratif dari teori, praktik, dan
pengabdian.
B. Tujuan Pelaksanaan KKLP
a. Tujuan Umum
Memperoleh pengalaman tentang cara berpikir dan bekerja secara
disipliner dan Interdisipliner sehingga dapat memahami adanya
integrasi keilmuan dalam mengatasi permasalahan di lembaga dan
masyarakat.
b. Tujuan Khusus
1. Menigkatkan kualitas calon tenaga professional di bidang keilmuan
dan pembangunan kehidupan beragama melalui aktivitas KKLP
yang meliputi pembinaan profesi melalui praktik kerja lapangan, dan
penerapan keahlian/keilmuan melalui aktivitas pengabdian
masyarakat.
2. Melatih mahasiswa menangani dan memecahkan masalah yang
terkait dengan permasalahan pada bidang-bidang yang menjadi
konsentrasi pilihan dan permasalahan pada bidang keagamaan pada
umumnya.
3. Membantu pembinaan dan pengembangan lembaga-lembaga yang
ada di dalam masyarakat, khususnya lembaga yang terkait dengan
disiplin keilmuan yang dikembangkan oleh fakultas.
4. Menjalin kerjasama dalam rangka meningkatkan partisipasi
masyarakat untuk mendukung pengembangan kehidupan keagamaan
dan sosial kemasyarakatan, serta pelayanan melalui lembaga dan
masyarakat.
5. Menumbuhkan motivasi dan inovasi dalam pengembangan keilmuan
serta aplikasinya terhadap kehiudupan sosial.
6. Mendapatkan umpan balik untuk bahan penyempurnaan pelaksanaan
pendidikan di perguruan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan
masyarakat.
C. Hambatan dan keberhasilan yang dialami

Penulis mendapat banyak keterampilan baru, karena semua pekerjaan yang

dikerjakan selama KKLP merupakan kegiatan yang baru dilaksanakan yang

dulunya teori, kini dipraktekkan selama KKLP berlangsung.

1. Hambatan

Dalam melaksanakan suatu kegiatan tentu saja tidak selamanya berjalan

sesuai dengan apa yang diharapkan. Akan ada beberapa hambatan yang

menjadikan suatu kegiatan tersebut diluar rencana. Seperti halnya dalam

pelaksanaan KKLP Fakultas Syariah dan Hukum Islam di Kantor Lapas Kelas IIA

Watampone. Seperti pada umumnya yang dirasakan setiap orang apabila berada

dalam lingkungan yang baru ia akan mulai beradaptasi dengan hal-hal apa yang

biasanya dilakukan dalam lingkungan tersebut, sama halnya dengan penulis yang

awalnya merasa canggung dengan keadaan tempat KKLP. Memulai untuk

berinteraksi dengan pegawai, beradaptasi dengan situasi dan kondisi ditempat

KKLP. Kemudian banyaknya berkas-berkas Nara Pidana dari Pengadilan Negeri,

Kejaksaan, dan Badan Nasional Narkotika (BNN). Serta berhubung sebagian

pekerjaan ada yang bersifat penting, maka penulis tidak diperkenakan untuk

mengakses atau menjalankan sistem pengoperasian komputer secara langsung.

Namun seiring berjalannya waktu, penulis diperkenakan untuk mengoperasikan

komputer. Dalam hal ini berkat bimbingan dan penjelasan dari para pegawai,

penulis dapat memahami dengan baik pekerjaan yang dilakukan.

2. Keberhasilan KKLP

Terlepas dari hambatan pelaksanaan KKLP Fakultas Syariah dan Hukum

Islam, meskipun hanya terlaksana beberapa hari terdapat beberapa keberhasilan

yang dapat diperoleh oleh mahasiswa, adapun beberapa hal tersebut sebagai

berikut:
a. Mahasiswa mendapat pengalaman kerja dalam 33 hari.

b. Mahasiswa dapat mempelajari secara langsung bagaimana menjadi

bagian dari pelayanan di Kantor Lapas Watampone.

c. Mahasiswa dapat mempelajari bagaimana membangun kerjasama

dengan pihak lain.

d. Terjalinnya hubungan emosional yang baik antara mahasiswa,

pegawai, staf serta tahanan dan narapidana.

D. Sistematika Laporan

Sistematika laporan adalah urutan letak dari bagian-bagian yang ada dalam

sebuah laporan. Secara garis besar, semua laporan memiliki 3 (tiga) bagian utama,

yang terdiri atas bagian awal/pendahuluan, bagian inti, dan bagian penutup.

Namun demikian, setiap laporan memiliki sistematika yang khas.2

Sistematika Laporan Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP), penulis

tetap mengikuti sistem yang berlaku di IAIN Bone. Untuk memudahkan pembaca

dalam memahami laporan ini, maka perlu kiranya penulis memberikan rincian

dari bentuk Laporan Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP). Adapun garis besar

sistematika laporan ini adalah sebagai berikut:

Bab pertama, terdiri atas pendahuluan yang meliputi latar belakang

pelaksanaan KKLP (tempat, waktu, objek kerja, dan pentingnya pelaksanaan

KKLP), tujuan pelaksanaan KKLP (tujuan formal dan operasional), hambatan dan

keberhasilan yang dialami, serta sistematika laporan.

Bab kedua, terdiri atas gambaran umum tempat KKLP yang meliputi

lokasi tempat KKLP, klasifikasi tempat KKLP, profil tempat KKLP, dan struktur

organisasi tempat KKLP.

2
Pipit Pitrianingsih Suryana, “Sistematika dan Jenis Laporan”, diakses dalam
id.scribd.com/205928744/Sistemaika-dan-Jenis-Laporan, pada Senin 13 April 2020 pukul
18:41 WITA.
Bab ketiga, terdiri atas ruang lingkup pelaksanaan KKLP yang meliputi

ruang lingkup pekerjaan, organisasi departemen, personalia, fasilitas, dan teknik

operasional.

Bab keempat, terdiri atas permasalahan yang dihadapi yang meliputi

masalah operasional, masalah organisasi, dan masalah personalia.

Bab kelima, terdiri atas penutup yang meliputi kesimpulan mengenai

pelaksanaan kegiatan dan dilanjutkan dengan saran-saran dari penulis sebagai

sumbangsih pemikiran untuk meningkatkan kesuksesan pelaksanaan Kuliah Kerja

Lapangan Profesi (KKLP) berikutnya.


BAB II

GAMBARAN UMUM TEMPAT KKLP

A. Lokasi Tempat KKLP

Lokasi tempat Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP) mahasiswa

IAIN Bone yang berlangsung selama 33 (Tiga pulu tiga) hari sesuai dengan

ketentuan dari kampus dilaksanakan di Kantor Lapas Kelas IIA Watampone

Bagian di Jl. Laks. Yos Sudarso Km. 4, Kelurahan Cellu, Kec. Tanete

Riattang Timur, Kab. Bone.

B. Klasifikasi Tempat KKLP


Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA terdiri dari:
1. Sub Bagian Tata Usaha;
Tugas
Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan tata usaha
dan rumuah tangga LAPAS
Fungsi
a. Melakukan urusan kepegawaian dan keuangan;
b. Melakukan urusan surat-menyurat, perlengkapan dan rumah
tangga;
Sub Bagian Tata Usaha Terdiri dari :
a. Urusan Kepegawaian dan Keuangan;
Tugas
Urusan Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan
urusan kepegawaian dan keuangan;
b. Urusan Umum;
Tugas
Urusan Umum mempunyai tugas melakukan surat-menyurat,
perlengkapan dan rumah tangga;
Seksi Bimbingan Narapidana / Anak Didik;

Tugas

7
Seksi Bimbingan Narapidana / Anak Didik mempunyai tugas memberikan
bimbingan pemasyarakatan narapidana / anak didik
Fungsi
a. Melakukan registrasi dan membuat statistik serta dokumentasi
sidik jari narapidana / anak didik;
b. Memberikan bimbingan pemasyarakatan, mengurus kesehatan dan
memberikan perawatan bagi narapidana / anak didik;
Seksi Bimbingan Narapidana / Anak Didik Terdiri dari :
a. Sub Seksi Registrasi;
Tugas
Sub Seksi Registrasi mempunyai tugas melakukan pencatatan dan
membuat statistik serta dokumentasi sidik jari narapidana / anak
didik;
b. Sub Seksi Bimibingan Kemasyarakatan dan Perawatan;
Tugas
Sub Seksi Bimibingan Kemasyarakatan dan Perawatan mempunyai
tugas memberikan bimbingan dan penyuluhan rohani serta
memberikan latihan olah raga, peningkatan pengetahuan asimilasi,
cuti penglepasan dan kesejahteraan narapidana / anak didik serta
mengurus kesehatan dan memberikan perawatan bagi narapidana /
anak didik;
. Seksi Kegiatan Kerja;
Tugas
Seksi Kegiatan Kerja mempunyai tugas memberikan bimbingan kerja,
mempersiapkan sarana kerja dan mengolah hasil kerja
Fungsi
a. Memberikan bimbingan latihan kerja bagi narapidana / anak didik
dan mengelola hasil kerja;
b. Mempersiapkpan fasilitas sarana kerja;

Seksi Kegiatan Kerja Terdiri dari :


a. Sub Seksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja;
Tugas
Sub Seksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja
mempunyai tugas Memberikan Petunjuk dan Bimbingan Latihan
Kerja bagi narapidana / anak didik serta mengolah hasil kerja;
b. Sub Seksi Sarana Kerja;
Tugas
Sub Seksi Sarana Kerja mempunyai tugas Mempersiapkpan
fasilitas sarana kerja;
. Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib;
Tugas
Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib mempunyai tugas mengatur
jadwal tugas, penggunaan perlengkapan dan pembagian tugas
pengamanan, menerima laporan harian dan berita acara dari satuan
pengamanan yang bertugas serta menyusun laporan berkala di bidang
keamanan dan menegakkan tata tertib
Fungsi
a. Mengatur jadwal tugas, penggunaan perlengkapan dan pembagian
tugas pengamanan;
b. Menerima laporan harian dan berita acara dari satuan pengamanan
yang bertugas serta menyusun laporan berkala di bidang keamanan
dan menegakkan tata tertib;
Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Terdiri dari :
a. Sub Seksi Keamanan;
Tugas
Sub Seksi Keamanan mempunyai tugas mengatur jadwal tugas,
penggunaan perlengkapan dan pembagian tugas pengamanan;
b. Sub Seksi Pelaporan dan Tata Tertib;
Tugas
Sub Seksi Pelaporan dan Tata Tertib mempunyai tugas Menerima
laporan harian dan berita acara dari satuan pengamanan yang
bertugas serta menyusun laporan berkala di bidang keamanan dan
menegakkan tata tertib;
. Kesatuan Pengamanan LAPAS.
Tugas
Kesatuan Pengamanan LAPAS mempunyai tugas menjaga keamanan dan
ketertiban LAPAS
Fungsi
a. Melakukan penjagaan dan pengawasan terhadap narapidana / anak
didik;
b. Melakukan pemeliharaan dan tata tertib;
c. Melakukan pengawalan pemerimaan, penempatan dan pengeluaran
narapidana / anak didik;
d. Melakukan pemeriksaan terhadap pelanggaran keamanan;
e. Membuat laporan harian dan berita acara pelaksanaan
pengamanan;
Peran dalam menjalankan Tugas dan Fungsi Kesatuan Pengamanan
LAPAS yaitu:
a. Kesatuan Pengamanan LAPAS dipimpin oleh seorang Kepala dan
Membawahi Petugas Pengamanan LAPAS;
b. Kepala Kesatuan Pengamanan LAPAS berada dibawah dan
bertanggung jawab langsung kepada Kepala LAPAS.
C. Profil Tempat KKLP
PROFIL LAPAS KELAS IIA WATAMPONE
Sistem kepenjaraan yang menekankan pada unsur penjaraan dan
menggunakan titik tolak pandangannya terhadap narapidananya sebagai individu
semata-mata dipandang sudah tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia
yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Bagi bangsa Indonesia pemikiran-
pemikiran mengenai fungsi pemidanaan tidak sekedar pada aspek penjaraan
belaka, tetapi juga merupakan suatu rehabilitasi dan reintegrasi sosial telah
melahirkan suatu sistem pembinaan terhadap pelanggar hukum yang dikenal
sebagai sistem pemasyarakatan.3
Gagasan pemasyarakatan dicetuskan pertama kali oleh Dr. Saharjo, SH
pada tanggal 5 juli 1963 dalam pidato penganugerahan gelar Doktor Honoris
Causa di bidang hukum oleh Universitas Indonesia antara lain dikemukakan
bahwa: “di bawah pohon beringin pengayoman telah kami tetapkan untuk menjadi
penyuluh bagi petugas dalam membina Narapidana agar bertobat. Mendidik
supaya ia menjadi anggota masyarakat yang berguna. Dengan singkat tujuan
pidana penjara adalah pemasyarakatan”
Koreksional merupakan salah satu setting yang perlu mendapatkan
perhatian serius dari profesi pekerjaan social karena di dalamnya begitu banyak
permasalahan yang perlu ditangani, baik secara individu, kelompok maupun
masyarakat. Adanya perubahan paradigma dalam pelayanan koreksional dari
pendekatan hukuman menjadi pendekatan penyembuhan pun merupakan salah
satu hal yang menjadi perhatian dari profesi pekerjaan sosial. Dengan demikian,
para petugas koreksional perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan profesi
pekerjaan sosial yang mendukung dalam pelaksanaan tugas-tugas pembinaan dan
pembimbingan pada setting koreksional.
Latar Belakang
Sejarah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone, Lembaga
Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone berdiri pada tahun 1960 yang
terletak di Jalan Merdeka, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete

3
Widjaja, Lembaga Kemasyarakatan , (Cet. 1; Jakarta: PT Raja Grafindo
Persada), H. 12.
Riatttang, Kabupaten Bone di atas tanah seluas 6.413 m2.Pada tahun 1985,
Lapas Kelas IIA Watampone dipindahkan dari lokasi lama di jalan Merdeka
ke lokasi baru yang terletak di Jl. Laks. Yos Sudarso Km. 4, Kelurahan
Cellu, Kec. Tanete Riattang Timur, Kab. Bone.

1. Visi, Misi dan Motto


a. Visi
Visi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone yaitu :
Menjadi unit pelaksana teknis pemasyarakatan yang akuntabel,
transparan dan profesional di lingkungan Kementerian Hukun dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
b. Misi
Misi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone adalah
sebagai berikut :
1) Pemenuhan hak-hak narapidana berlandasakan nilai-nilai Hak
Asasi Manusia (HAM)
2) Melaksanakan registrasi dan pembinaan narapidana sesuai
dengan ketentuan yang berlaku
3) Meningkatkan kompetensi dan potensi sumber daya petugas
secara konsisten dan berkesinambungan
4) Mengembangkan kerjasama dengan stakeholder
5) Melaksanakan tata kehidupan yang aman dan tertib
6) Memberikan pelayanan prima kepada masyarakat
7) Melaksanakan dan mengelola administrasi secara transparan
dan akuntabel
c. Motto
Motto Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone adalah
Lapas Watampone Beriman (Bersih, Indah dan Nyaman) dengan
penjelasan sebagai berikut :
1) Bersih, memiliki arti :
a) Bersih dalam hal lingkungan tempat tinggal
narapidana/tahanan sehingga memberikan dampak yang
baik terhadap kesehatan warga binaan
b) Bersih dari segala macam pungli, tindak pidana korupsi
dan hal-hal lain yang bertentangan dengan undang-
undang.
2) Indah dalam hal lingkungan yang asri dan terawat dengan baik
3) Nyaman :
a) Bagi narapidana/tahanan dapat diartikan rasa nyaman
dalam menjalani pidananya sehingga secara tidak
langsung akan menjaga keamanan dan ketertiban di dalam
lapas. Serta rasa nyaman dalam proses administrasi
pengurusan Asimilasi CB, CMB, Remisi maupun
perolehan hak-hak warga binaan lainnya karena
dilaksanakan dengan bersih, terbuka dan transparan
b) Warga masyarakat, nyaman dalam artian kemudahan
dalam mengunjungi keluarga maupun kerabatnya di dalam
lapas serta memperoleh pelayanan yang baik dari petugas.
2. Periode Kepemimpinan
Berdasarkan sejarah berdirinya, urutan periode kepemimpinan Lembaga
Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone adalah sebagai berikut :
1960 – 1980 :-
19-01-1980 s/d 04-10-1986 : S. Duma, BA.
17-11-1086 s/d 25-11-1991 : Utomo Ismail, Bc.IP.
25-11-1991 s/d 31-07-1998 : Drs. Bambang Margono
19-10-1998 s/d 09-06-2000 : Drs. Subagyono, Bc.IP.
21-02-2003 s-d 17-01-2006 : Drs. I. W. K. Dusak, Bc.IP.,SH.
18-01-2006 s-d 15-01-2009 :I.NyomanPutra SuryaA.,
Bc.IP.,SH.,MH.
16-01-2009 s-d 31-05-2009 : Fatkhuluddin Alie, Bc.IP.,SH.
05-06-2009 s-d 29-01-2013 : Suprapto, Bc.lP.,SH.,MH.
29-01-2013 s-d 04-03-2014 :SupenoDjokoBintoro,
Bc.IP.,SH.,MH.
04-03-2014 s-d 29-11-2014 : Iwan Amir, Bc.IP.,SH.,M.Si.
29-11-2014 s-d 20-01-2017 :R.Sunarhadihartadi, Bc.IP.,SH.,MH.
20-01-2017 s-d 14-01-2021 : Lukman Amin, SH.,MH
14-01-2021 s-d Sekarang : Drs. Sudirman Zainuddin, M.Si.
3. Luas Lahan Dan Lokasi
Berdasarkan Laporan Barang Milik Negara Periode Juni 2021,
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone memiliki 3 lokasi
tanah sebagai berikut :
a. Tanah dengan luas 6.413 m2
Bersertifikat Hak Penguasaan (Hak Pakai Instansi) No. 7 an.
Pemerintah Republik Indonesia cq. Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia.Tanah ini merupakan lokasi
berdirinya Lapas Watampone lama sebelum pindah ke lokasi baru.
Pada tanah ini berdiri gedung lapas watampone lama dengan
kondisi rusak berat dan 2 unit rumah negara golongan I type C
permanen.
b. Tanah dengan luas 25.000 m2
Bersertifikat Hak Pakai No. 12 an. Pemerintah Republik Indonesia
cq. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia. Pada tanah ini berdiri gedung kantor Lembaga
Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone. Selain itu juga terdapat :

 1 unit rumah negara golongan I type C permanen


 6 unit rumah negara golongan I type E permanen
c. Tanah dengan luas 360 m2
Bersertifikat Hak Pakai No. 9 an. Pemerintah Republik Indonesia
cq. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia. Pada tanah ini berdiri 3 unit rumah negara golongan I
type D permanen
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone berlokasi di
Jl. Laks. Yos Sudarso Km. 4, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete
Riattang Timur, Kabupaten Bone, Propinsi Sulawesi Selatan. Memiliki
jalur akses yang sangat baik sehingga memudahkan setiap orang
khususnya warga masyarakat yang keluarga maupun kerabatnya berada
dalam lapas. Batas-batas Lapas Kelas IIA Watampone adalah sebagai
berikut :
Sebelah utara : jalan raya
Sebelah selatan : persawahan
Sebelah barat : perumahan warga
Sebelah timur : perumahan warga
D. Struktur Organisasi Tempat KKLP
Struktur organisasi ialah berupa susunan dari berbagai komponen
atau unit kerja dalam suatu organisasi. Struktur organisasi lebih
mengarah kepada pembagian kerja dan mengenai bagaimana fungsi dari
berbagai kegiatan berbeda yang telah dikoordinasikan.
Struktur Organisasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA
Watampone dapat dilihat pada bagan organisasi berikut :
Keterangan Bagan Organisasi :
No Nama Jabatan
.
1 Drs. Sudirman Zainuddin, M.Si. Kepala Lapas Kelas IIA Watampone
2 Sultan, S.H., M.H. Kasuba. Tata Usaha
3 Andi Uni, S.Sos. Kaur. Kepegawaian dan Keuangan
4 Muh. Aras, S.Sos. Kaur. Umum
5 Hj. Marwati, S. Ag., M.Si. Kasi. Administrasi Keamanan dan Tata Tertib
6 Muh. Rezah, SH Kasubsi. Keamanan
7 Irwan Kinas, SH.,MH. Kasubsi. Pelaporan dan Tata Tertib
8 Ramli, SH., MH. Kasi. Bimbingan Narapidana/Anak Didik
9 Surianto, SH.,MH. Kasubsi. Bimb. Kemasyarakatan dan Perawatan
10 Ashar, SH Kasubsi. Registrasi
11 Samsuddin, S.Sos. M.Si. Kasi. Kegiatan Kerja
12 Amar Ma’ruf, SE. Kasubsi. Sarana Kerja
13 Yusran, S.Sos. Kasubsi. Bimker dan Pengelolaan Hasil Kerja
14 Rustan, SH.,MH Ka. KPLP

A. Tugas, Fungsi dan Wewenang

Berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman RI Nomor :


M.01.PR.07.03 tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga
Pemasyarakatan, tugas pokok dan fungsi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA
Watampone adalah sebagai berikut :
1. Tugas
Melaksanakan pemasyarakatan narapidana dan anak didik
2. Fungsi
a. Memberikan bimbingan, mempersiapkan sarana dan mengelola hasil
kerja
b. Melakukan bimbingan sosial/kerohanian narapidana dan anak didik
c. Melakukan pemeliharaan keamanan dan tata tertib LAPAS
d. Melakukan urusan tata usaha dan rumah tangga

Sedangkan wewenang Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA


Watampone adalah memberikan pelayanan terkait hak tahanan dan warga
binaan pemasyarakatan dan juga pembinaan baik kepribadian maupun
keterampilan.4

4
Ruangguru.co.id,”Pengertian Struktur Organisasi beserta Fungsinya Lengkap”,
diakses.dalamhttps://www.ruangguru.co.id/pengertian-struktur-organisasi-beserta-
fungsinya-lengkap/, pada 7 November 2021, pukul 19:07 WITA.
BAB III

RUANG LINGKUP PELAKSANAAN KKLP

A. Ruang Lingkup Pekerjaan

Ruang lingkup pekerjaan pada pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan

Profesi berada pada bagian Kantor Sekertareat Daerah Bagian Tata

Pemerintahan meliputi:

1. Mengganti, mengarsipkan, dan menyusun berkas LKPJ, LPPD, IKK

keseluruhan kecamatan, dan keseluruhan dinas di Kabupaten Bone.

2. Melakukan kegiatan administrasi seperti menerima surat, membuat

surat, stempel surat, dan mengantar surat.

3. Disposisi surat masuk dari semua kalangan masyarakat, mulai dari

perorangan hingga organisasi masyarakat.

4. Mengetik berbagai macam berkas, seperti Standar Pelayanan Minimum

(SPM), rundown acara sambutan Bupati Bone, dan lain-lain.

5. Memberi nomor berkas bagi yang bermohon.

6. Photo Copy dan,

7. Tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian

serta Staf yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

25
26

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Pelepasan peserta Lapangan
11.00 KKLP Gelombang II Indoor Terlaksana
Rabu, 22 IAIN Bone 2021 IAIN Bone
1 Septembe Penerimaan mahasiswa Kantor
r 2021 KKLP di Kantor Lapas Lapas Kelas
14.00 Terlaksana
Kelas II A Watampone II A
oleh Kasubag Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel pagi Terlaksana
II A
Watampone
Penjelasan system kerja Kantor
Kamis, 23
di Lapas Kelas II A Lapas Kelas
2 Septembe 08.00 Terlaksana
Watampone oleh II A
r 2021
Kalapas Watampone
Kantor
Penerimaan barang dari Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
penjenguk II A
Watampone
3 Jum’at 24 Kantor
Septembe Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
r 2021 II A
Watampone
Kantor
Keliling Blok Warga Lapas Kelas
08.00 Terlaksana
Binaan II A
Watampone
09.00 Penerimaan barang dari Kantor Terlaksana
penjenguk Lapas Kelas
II A
27

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Sabtu, 25
Watampone
4 Septembe
Kantor
r 2021
Penerimaan barang dari Lapas Kelas
08.00 Terlaksana
penjenguk II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Watampone
Kantor
Senin, 27 Pengarahan tugas
Lapas Kelas
5 Septembe 08.00 masing-masing oleh Terlaksana
II A
r 2021 Pendamping KKLP
Watampone
Kantor
Pemutakhiran data
Lapas Kelas
09.00 pegaawai di ruang tata Terlaksana
II A
usaha
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Selasa, 28
Watampone
6 Septembe
Kantor
r 2021 Pusat pelayanan
Lapas Kelas
08.30 informasi dan Terlaksana
II A
pengaduan
Watampone
7 Rabu, 29 07.30 Apel Pagi Kantor Terlaksana
Septembe Lapas Kelas
r 2021 II A
28

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Watampone
Kantor
Pengarahan dari Lapas Kelas
08.00 Terlaksana
pembimbing KKLP II A
Watampone
Kantor
Penerimaan barang dari Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
pengunjung II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Kamis, 30
Watampone
8 Septembe
Kantor
r 2021
Penerimaan barang dari Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
penjenguk II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Watampone
Kantor
Jum’at, 01
Arahan dari Lapas Kelas
9 Oktober 08.30 Terlaksana
pembimbing KKLP II A
2021
Watampone
Kantor
Ruang penggeledahan Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
barang II A
Watampone
10 Sabtu, 02 07.30 Apel Pagi Kantor Terlaksana
Oktober Lapas Kelas
2021 II A
29

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Watampone
Kantor
Ruang penggeledahan Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
barang II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Senin, 04
Watampone
11 Oktober
Kantor
2021
Keliling blok warga Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
binaan II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Selasa, 05
Watampone
12 Oktober
Kantor
2021
Penerimaan barang dari Lapas Kelas
08.30 Terlaksana
penjenguk II A
Watampone
13 Rabu, 06 Kantor
Oktober Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
2021 II A
Watampone
Kantor
Arahan dari Lapas Kelas
08.00 Terlaksana
pembimbing KKLP II A
Watampone
08.30 Pusat pelayanan Kantor Terlaksana
informasi dan Lapas Kelas
pengaduan. II A
30

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Kamis, 07
Watampone
14 Oktober
Kantor
2021
Penerimaan barang dari Lapas Kelas
08.30 Terlaksana
penjenguk II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Jum’at 08
Watampone
15 Oktober
Kantor
2021
Rauang penggeledahan Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
barang II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Sabtu, 09
Watampone
16 Oktober
Kantor
2021
Ruang pelayanan tatap Lapas Kelas
08.00 Terlaksana
muka online II A
Watampone
17 Senin, 11 Kantor
Oktober Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
2021 II A
Watampone
08.30 Pengarahan dari Kantor Terlaksana
pendamping KKLP Lapas Kelas
II A
31

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Watampone
Melaksanakan tekhnikal
Kantor
meeting terkait
Lapas Kelas
09.00 perlombaan olahraga Terlaksana
II A
dan keagamaan antar
Watampone
warga binaan
Kantor
Pembuatan spanduk Lapas Kelas
13.30 Terlaksana
perlombaan II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Watampone
Upacara pembukaan
Kantor
olahraga dan
Lapas Kelas
08.00 keagamaan dalam Terlaksana
II A
Selasa, 12 rangka hari
Watampone
18 Oktober darmakaryadika ke-76
2021 Kantor
Pembuatan bagan
Lapas Kelas
08.30 pertandingan warga Terlaksana
II A
binaan
Watampone
Kantor
Pembuatan soal
Lapas Kelas
09.30 kadarkum (kesadaran Terlaksana
II A
hukum)
Watampone
19 Rabu, 13 Kantor
Oktober Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
2021 II A
Watampone
08.00 Pemantauan proses Kantor Terlaksana
32

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Lapas Kelas
pertandingan takraw II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Watampone
Tahap akhir pembuatan Kantor
soal kadarkum Lapas Kelas
08.00 Terlaksana
(Kesadaran Hukum) II A
Kamis, 14
warga binaan Watampone
20 Oktober
Pemantauan layanan Kantor
2021
pembuatan E-Ktp oleh Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
capil kepada warga II A
binaan Watampone
Kantor
Pemantauan proses Lapas Kelas
09.30 Terlaksana
pertandingan Volly II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Watampone
Pemantauan proses Kantor
Jum’at, 15
pertandingan takraw Lapas Kelas
21 Oktober 08.30 Terlaksana
antar warga binaan II A
2021
Lapas Watampone
Kantor
Pembuatan bagan Lapas Kelas
10.00 Terlaksana
kadarkum II A
Watampone
22 Sabtu, 16 07.30 Apel Pagi Kantor Terlaksana
33

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Lapas Kelas
II A
Watampone
Pembelian hadiah Surya Indah
Oktober 08.30 pertandingan warga MH. Terlaksan
2021 binaan Lapas Thamrin
Kantor
Pengemasan hadiah
Lapas Kelas
09.30 pertandingan warga Terlaksana
II A
binaan Lapas
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Senin, 18
Watampone
23 Oktober
Kantor
2021 Pengemasan hadiah
09.00- Lapas Kelas
pertandingan antar Terlaksana
14.00 II A
warga binaan Lapas
Watampone
24 Selasa, 19 Kantor
Oktober Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
2021 II A
Watampone
Pemantauan proses final Kantor
lomba adzan dan Lapas Kelas
08.45 Terlaksana
kultum antar warga II A
binaan Lapas Watampone
Kantor
Memantau jalannya Lapas Kelas
10.30 Terlaksana
sidang online II A
Watampone
16.00 Memantau final Kantor Terlaksana
pertandingan volley Lapas Kelas
34

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
antar warga binaan II A
Lapas Watampone
Rabu, 20
25 Oktober - - - -
2021
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Kamis, 21
Watampone
26 Oktober
Kantor
2021
Memantau jalannya Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
sidang online II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Jum’at, 22
Watampone
27 Oktober
Kantor
2021
Memantau jalannya Lapas Kelas
08.30 Terlaksana
persidangan online II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Sabtu, 23
Watampone
28 Oktober
Kantor
2021 Pusat pelayanan
Lapas Kelas
08.30 informasi dan Terlaksana
II A
pengaduan
Watampone
29 Senin, 25 07.30 Apel Pagi Kantor Terlaksana
Oktober Lapas Kelas
2021 II A
35

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Watampone
Kantor
Pengarahan dari Lapas Kelas
08.00 Terlaksana
pendamping KKLP II A
Watampone
Kantor
Penerimaan barang dari Lapas Kelas
08.30 Terlaksana
penjenguk II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Selasa, 26
Watampone
30 Oktober
Kantor
2021
Penyusunan soal akhir Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
kadarkum II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Watampone
Kantor
Rabu, 27
Pembuatan lot Lapas Kelas
31 Oktober 08.00 Terlaksana
kadarkum II A
2021
Watampone
Pemantauan Kantor
pertandingan Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
bulutangkis antar WBP II A
dan pegawai Lapas Watampone
32 Kamis, 28 07.30 Upacara memperingati Kantor Terlaksana
Oktober Hari Sumpah Pemuda Lapas Kelas
2021 II A
36

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Watampone
Kantor
Melakukan lot lomba
Lapas Kelas
09.00 kadarkum untuk WBP Terlaksana
II A
Rehabilitasi
Watampone
Kantor
Pembuatan tabel Lapas Kelas
14.00 Terlaksana
kadarkum II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Jum’at, 29
Watampone
33 Oktober
Melakukan kegiatan Kantor
2021
penjurian untuk lomba Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
kadarkum antar WBP II A
Rehabilitasi Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Watampone
Sabtu, 30 Upacara penutupan Hari
34 Oktober Dharma Karya Dika
Kantor
2021 sekaligus penyerahan
Lapas Kelas
08.30 hadiah untuk Terlaksana
II A
perlombaan olahraga
Watampone
dan keagamaan antar
warga binaan Lapas
35 Senin, 1 07.30 Apel Pagi Kantor Terlaksana
November Lapas Kelas
2021 II A
37

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Watampone
Kantor
Pusat pelayanan
Lapas Kelas
09.00 informasi dan Terlaksana
II A
pengaduan
Watampone
Kantor
Selasa, 2
Lapas Kelas
36 November 07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
2021
Watampone
Kantor
Penerimaan barang dari Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
penjenguk II A
Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Rabu, 3
Watampone
37 November
Penyerahan surat Kantor
2021
penarikan oleh Lapas Kelas
09.30 Terlaksana
Pembimbing KKLP dan II A
penyerahan cinramata Watampone
Kantor
Lapas Kelas
07.30 Apel Pagi Terlaksana
II A
Kamis, 4
Watampone
38 November
Kantor
2021
Pembuatan laporan Lapas Kelas
08.30 Terlaksana
harian KKLP II A
Watampone
39 Jum’at, 5 07.30 Apel Pagi Kantor Terlaksana
November Lapas Kelas
2021 II A
38

Tempat/ Target yang


No Hari/Tgl Jam Kegiatan Ket
Bagian dicapai
Watampone
Kantor
Penarikan Mahasiswa Lapas Kelas
09.00 Terlaksana
KKLP IAIN Bone II A
Watampone

A. Organisasi Departemen

Kepala Bagian

Kepala Bagian yaitu produksi yang memiliki tanggung jawab terhadap

kegiatan produksi yang berlangsung secara lancar dan efisien dalam memenuhi

target yang telah ditetapakan. Adapun tugas dari kepala bagian adalah mengawasi
semua kegiatan administrasi yang berlangsung, mengkoordinir dan mengarahkan

setiap stafnya serta menentukan pembagian tugas bagi setiap stafnya dan

mengawasi dan mengevaluasi seluruh kegiatan agar dapat mengetahui

kekurangan dan penyimpangan/kesalahan sehingga dapat dilakukan perbaikan

untuk kegiatan berikutnya.5

Kepala Sub Bagian

Kepala Sub Bagian bertugas mengoordinasikan penyusunan rencana,

pelaksanaan dan pemantauaan kebijakan daerah bidang administrasi


5
Veracious, “Organisasi”, diakses dalam https: //id.m.wikipedia.
org/wiki/Organisasi, Pada 7 November 2021, pukul 19:37 WITA.
39

kependudukan dan catatan sipil, bidang pemberdayaan masyarakat dan desa serta

bidang ketentraman dan ketertiban umum dan penyiapan bahan fasilitas dan

koordinasi serta pembinaan bidang administrasi dan perangkat kecamatan,

penetapan, perubahan batas daerah, pembentukan, penghapusan, perubahan nama

ibu kota wilayah/daerah dan kecamatan, pembentukan, penghapusan,

penggabungan.

Staf

Membantu Kepala Sub Bagian dalam menjalankan dan mengerjakan

tugasnya.

B. Personalia

Personalia atau sering disebut dengan sumber daya manusia (SDM)

merupakan aset (modal) perusahaan yang penting keberadaanya, karena maju

mundurnya sebuah usaha juga ditentukan sebuah ketepatan jumlah dan

profesional tidaknya personalia. Agar orang-orang yang ada dalam organisasi

dapat melakukan kerjasama dalam usaha mencapai tujuan bersama maka

diperlukan daya kerja.6

Daya kerja dibedakan menjadi dua macam, yaitu daya manusia dan bukan

manusia.

1. Daya manusia

Daya manusia terdiri dari kemauan dan kemanpuan yang meliputi:

a. Kemauan dan kemampuan untuk bekerja atau untuk berbuat.

b. Kemauan dan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain, dan


6
Rijalul Fahmi, “Rencana Operasional dan Rencana Strategik”, diakses dalam
http://rijaluljalul.blogspot.com/2012/Rencana-Operasional-dan-Rencana-Strategik.html?
m=1”, pada 7 November 2021, pukul 19:31 WITA.
40

c. Kemauan dan kemampuan untuk melaksanakan prinsip-prinsip

organisasi.

2. Daya Bukan Manusia

Daya bukan manusia adalah daya yang diperoleh dari sumber materi,

barang, benda. Misalnya: mesin, uang, waktu, metode, dan dari sumber

kekayaan alam lainnya (iklim, udara, cuaca, air, dan sebagainya).

Pada kantor Lapas Kelas IIA Watampone ini memiliki personalia atau

pegawai yang menjalangkan tugasnya masing-masing, diantaranya yaitu:


a. Kepala Lapas Kelas IIA Watampone
b. Kasuba. Tata Usaha
c. Kaur. Kepegawaian dan Keuangan
d. Kaur. Umum
e. Kasi. Administrasi Keamanan dan Tata Tertib
f. Kasubsi. Keamanan
g. Kasubsi. Pelaporan dan Tata Tertib
h. Kasi. Bimbingan Narapidana/Anak Didik
i. Kasubsi. Bimb. Kemasyarakatan dan Perawatan
j. Kasubsi. Registrasi
k. Kasi. Kegiatan Kerja
l. Kasubsi. Sarana Kerja
m. Kasubsi. Bimker dan Pengelolaan Hasil Kerja
n. Ka. KPLP

D. Fasilitas

1. Kamar koki

2. Blol wanita

3. Kamar narapidana umum B1

4. Kamar narapidana umum bila

5. Kamar asimilasi Luar


41

6. Kamar tamping

7. Kamar khusus narapidana narkotika

8. Kamar khusus tahanan narkotika

9. Kamar tahanan umum

10. Kamar khusus lansia dan disabilitas

11. Kamar isolasi

12. Kamar khusus rehabilitasi narkotika

13. Kamar admisi dan orientasi (Mapenaling)

14. Kamar anak

15. Ruang pendaftaran kunjungan

16. Parkiran

17. Rumah dinas kalapas

18. Rumah Adm. Kamtib

19. Ruang Ka. KPLP

20. Ruang penggeledahan

21. Rauang binadik

22. Pos komandan jaga

23. Ruang penggeledahan pintu 3

24. Ruang layanan informasi dan kunjungan online

25. Ruang ibu dan bayi

26. Koperasi

27. Ruang kunjungan

28. Dapur

29. Klinik pengayoman

30. Hidroponik

31. Yantel
42

32. Ruang belajar

33. Perpustakaan

34. Gudang

35. Ruang kegiatan kerja kerajinan tangan dan menjahit

36. Ruag kegiatan kerja las/bubut

37. Ruag kegiatan kerja pertukangan kayu

38. Ruang kegiatan kerja

39. Ruag pembuatan tempe

40. Pos atas

E. Teknik Oprasional

Teknik operasional yang digunakan pada Kantor Lapas Kelas IIA

Watampone yaitu memberikan pelayanan secara langsung kepada semua kalangan

masyarakat yang ingin berizin dan mengutamakan kepentingan Umum

dibandingkan dengan kepentingan pribadi sesuai dengan visi dan misi kantor

lapas. Selain itu fasilitas dan sarana prasana dikantor lapas watampone cukup

memadai sehingga kegiatan operasional di kantor Lapas Kelas IIA Watampone

berjalan dengan baik.


BAB IV
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI
A. Masalah Operasional
Perencanaan operasional adalah perencanaan jangka pendek yang
dirancang untuk menerjemahkan rencana jangka panjang ke dalam serangkaian
kegiatan yang lebih rinci.7 Dilihat dari tahap dan kegunaannya, perencanaan
operasional dapat dibedakan menjadi perencanaan dasar dan perencanaan untuk
pengendalian.
Masalah operasional yang dihadapi oleh Kantor Lapas Kelas IIA
Watampone adalah masalah kecepatan dan kinerja pegawai dalam pemenuhan
laporan-laporan penyusunan data atau berkas dan pengarsipan data karena
menyimpan data masih dalam bentuk arsip-arsip, maka informasi yang diberikan
tidak begitu akurat apabila terjadi kerusakan dan kehilangan arsip.

B. Masalah Organisasi

Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-

hubungan yang melalui orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan

bersama.8Masalah organisasi yang dihadapi oleh Kantor Lapas Kelas IIA

Watampone adalah masalah apabila terjadi pelayanan yang begitu ramai dalam
kunjungan tahanan dan napi sehingga para pegawai harus menyesuaikan diri pada

pelayanan dan apabila salah satu pegawai mempunyai kepentingan mendesak dan

mengharuskan tidak masuk kantor maka terjadi penumpukan pekerjaan berhubung

tidak semua pegawai memiliki keahlian yang sama.

7
Rijalul Fahmi, “Rencana Operasional dan Rencana Strategik”, diakses dalam
http://rijaluljalul.blogspot.com/2012/Rencana-Operasional-dan-Rencana-Strategik.html?
m=1”, pada 7 November 2021, pukul 19:31 WITA.
8

43
44

C. Masalah Personalia

Setiap unit perusahaan membutuhkan sumber daya manusia

(tenaga kerja) untuk menjalankan kegiatan usaha yang berbeda. Bahkan

tidak ada organisasi bisa ada atau beroperasi secara efesien tanpa

dukungan sumber daya manusia, sumberdaya manusia tersebut meliputi

manajer tingkat atas, eksekutif, supervaiser, dan bawahan lainnya, atau

karyawan/staf tingkat daerah.sebuah organisasi bisnis harus

memperkirakan memperkirakan kebutuhan masa depan tenaga kerja dan

menyesuaikan perencanaan tenaga kerja dan program pembangunan.

manajemen sumber daya manusia juga digambarkan sebagai manejemen

personalia atau manajemen sumber daya manusia.

Personalia merupakan aset yang sangat penting dari sebuah unit

bisnis atau perkantoran, terlatih tim yang loyan dan efisien pekerja

membawa kesuksesan dan stabilitas ke unut bisnis dan perusahaan yang

dijalankan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sumber daya manusia

dalam bisnis. Orang-orang dan organisasi dimana mereka bekerja saling

terkait dan saling tergantung.


BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan laporan Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP) diatas, dapat

disimpulkan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman secara operasional

dibagian pemerintahan yang selama ini hanya mendapatkan teori dibangku kuliah.

Dalam lingkup Kantor Lapas Kelas IIA Watampone telah didukung oleh

sumberdaya manusia yang berpotensi, baik dari segi ilmu maupun pengalaman

organisasi. Hingga saat sekarang ini jumlah pegawai dalam lingkup Kantor Lapas

Watampone keseluruhan tercatat berjumlah 112 orang.

Dari 112 orang tersebut ada pejabat struktural, yaitu Kasubag TU, Kaur.

Kepeg & Keu, Kaur Umum, KA KPLP, Kasi ADM Kamtib, Kasi Binadik, Kasi

Kegiatan Kerja, Regu Jaga, Kasubsi Keamanan, Kasubsi Pelatib, Kasi Binadik,

Kasubsi Registrasi, Kasubsi Bimaswat, Kasubsi Sarana, Kasubsi Peng. Hasil

Kerja, da Staf yang penempatanya dibawah Kepala Sub Bagian untuk membantu

pekerjaan yang sebagai mana mestinya.

B. Saran-saran

Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Perofesi (KKLP) akan menjadi maksimal

apabila semua pihak yang terkait juga maksimal dan bersungguh-sungguh dalam

pelaksanakan kewajibannya. Berikut ini mungkin beberapa saran atau usulan atau

rekomendasi sebagai koreksi dalam kegiatan KKLP, Supaya lebih baik lagi pada

kegiatan yang sama ditahun berikutnya.

45
46

1. Panitia

a. Panitia hendaknya melakukan kerja sama dengan pemerintah lebih

banyak lagi sehingga nantinya pembagian kelompok lebih efektif dan

berjalan sebagaimana mestinya.

b. Hendaknya persiapan KKLP lebih dimaksimalkan agar kekurangan

dapat diminimalisir.

2. Pendamping Lapangan

Hendaknya pendamping lapangan lebih mengintensifkan lagi

bimbingannya dilokasi Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP) agar

mahasiswa tidak banyak menemukan kebingungan dan lebih terarah

pelaksanaan kegiatan profesi ini.

Semoga hubungan antar pegawai tetap terjaga dan saling bekerjasama

dalam mencapai tujuan, semoga para mahasiswa dan mahasiswi mendapatkan

banyak pelajaran dan memiliki motivasi untuk lebih semangat dalam

mewujudkan masa depannya.


DAFTAR PUSTAKA

A. Buku

IAIN BONE, “ Buku Panduan Pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan Propisi


( KKLP)”, Fakultas Syariah Dan Hukum Islam Tahun 2021.

Widjaja, Lembaga Kemasyarakatan , (Cet. 1; Jakarta: PT Raja Grafindo


Persada), H. 12.

B. Internet

Pipit Pitrianingsih Suryana, “Sistematika dan Jenis Laporan”, diakses dalam


id.scribd.com/205928744/Sistemaika-dan-Jenis-Laporan, pada Senin 13
April 2020 pukul 18:41 WITA.
Ruangguru.co.id,”Pengertian Struktur Organisasi beserta Fungsinya Lengkap”,
diakses dalamhttps://www.ruangguru.co.id/pengertian-struktur-organisasi-
beserta-fungsinya-lengkap/, pada 7 November 2021, pukul 19:07 WITA.
Rijalul Fahmi, “Rencana Operasional dan Rencana Strategik”, diakses dalam
http://rijaluljalul.blogspot.com/2012/Rencana-Operasional-dan-Rencana-
Strategik.html?m=1”, pada 7 November 2021, pukul 19:31 WITA.
Veracious, “Organisasi”, diakses dalam https://id.m. wikipedia. Org /wiki/
Organisasi, Pada 7 November 2021, pukul 19:37 WITA.

C. Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 Tentang

Pemasyarakatan

LAMPIRAN
Melakukan Pemantauan Pembuatan Kerajinan Tangan Oleh Napi di Ruang
Giatja (Kegiatan Kerja)

Melakukan Pemutakhiran Data Pegawai di Ruang Tata Usaha


Melakukan Pendataan Peserta Perlombaan Pekan Olahraga dan Keagamaan
Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Watampone

Melakukan Pelayanan Penerimaan Barang di Tempat Penitipan Barang


Melakukan Pelayanan Penggeledahan Barang Bawaan Keluarga Napi di
Ruang Penggeledahan Barang

Melakukan Pelayanan Penerimaan Barang


Melakukan Pelayanan Tatap Muka Online di Ruang Informasi

Melakukan Pemantauan Sidang Online di Ruang Binadik


Foto Bersama Dengan Kalapas Sebelum Penarikan

Melakukan Upacara Memperingati Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2021


Sekaligus Pembukaan Pekan Olahraga dan Keagamaan Antar Warga
Binaan Pemasyarakatan

CURICULUM VITAE
Penulis yang diberi nama lengkap Muh. Yusril Hidayat,
dengan NIM: 01184102, Fakultas Syariah dan Hukum Islam,
Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syar’iyyah), Kelompok
IV (Empat), dilahirkan di Watampone pada tanggal 15
November 1999, penulis merupakan anak ke pertama dari
dua bersaudara dari pasangan Sudirman dan Jumiati.
Menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SDN 8 Watampone pada tahun 2012,
menengah pertama di MTsN Watampone pada tahun 2015, menengah atas di
SMA Negeri 4 Watampone jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada tahun
2018, pendidikan Strata Satu (S1) ditempuh di Prodi Hukum Tata Negara
(Siyasah Syar’iyyah), Fakultas Syariah dan Hukum Islam Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Bone (2021).
Pengalaman organisasi sejak memasuki dunia perkuliahan dimulai
dengan ikut sertanya penulis di organisasi Himpunan Mahasiswa islam
Indonesia (HMI) Cabang Bone.