Anda di halaman 1dari 34

PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS (PKP)

TAHUN 2021

UPT PUSKESMAS BLAMBANGAN UMPU


J l . J e n d r a l S u d i r m a n N o . 1 8 5 K e c a m a t an B l a m b an g a n U m p u
Kabupaten Way Kanan
Email : pkmblumpu@gmail.com HP : 0813-8587-5331

i
KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Allah SWT,Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan nikmat yang telah
dilimpahkanNya,sehingga penyusunan Penilaian Kinerja Puskemas (PKP) UPT Puskesmas Blambangan Umpu ini
dapat selesai pada waktunya.

Penilaian Kinerja Puskesmas ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun yang bertujuan untuk
melihat sampai dimana tingkat pelayanan yang telah dilakukan oleh UPT Puskesmas dalam melaksankan tugasnya
sebagai Fasilitas Kesehatan Pemerintah yang melayani Masyarakat dibidang kesehatan.Dalam Penilaian ini Kinerja
Puskesmas ini juga untuk melihat sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia Capain Kinerja
Manjemen.Program UKM,Pelayanan dalam gedung baik rawat inap dan non rawat inap serta mutu

UPT Puskesmas agara dapat meningkatkan Kinerja nya dalam menjalankan Fungsi nya sabagai Pusat
Kesehatan Masyarakat.Tentunya dengan dukunngan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan dan Dinas Kesehatan
Kabupaten Way Kanan,untuk mengadakan sarana dan prasarana yang belum tersedia ataupun yang sudah ada tapi
belum mencukupi termasuk Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Dalam Kesempatan ini juga tidak lupa mengucapakan terima kasih Kepada semua Staf UPT Puskesmas
Blambangan Umpu yang telah menyumbang saran dan pemikiranya serta dokumen yang diperlukan oleh
Penyusun,serta mohon saran dan masukan dari semua pihak demi kesempurnaan dalam penyusunan Penilaian Kenerja
Pusekesmas UPT Puskesmas Blamabangan Umpi ini

Blambangan Umpu, Juni 2022

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…….......................................................................................................................................i
DAFTAR ISI...........................................................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG.................................................................................................................................1
B. PENGERTIAN PENILAIAN KIERJA PUSKESMAS................................................................................1
C. TUJUAN DAN MANFAAT........................................................................................................................2
D. RUANG LINGKUP...................................................................................................................................2
E. VISI DAN MISI DAN MOTTO..................................................................................................................4
F. GAMBARAN PUSKESMAS BLAMBANGAN UMPU...............................................................................4
BAB II PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA......................................................................................................9
BAB III HASIL KINERJA PUSKESMAS BLAMBANGAN UMPU...........................................................................11
A. HASIL KINERJA PELAYANAN KESEHATAN.........................................................................................12
B. HASIL KINERJA KEGIATAN MANAJEMEN...........................................................................................12
C. HASIL KINERJA MUTU...........................................................................................................................13
BAB IV ANALISIS HASIL KINERJA..........................................................................................................17
A. PERBANDINGAN KINERJA...................................................................................................................17
B. IDENTIFIKASI MASALAH DAN RENCANA TINDAK LANJUT..............................................................24
BAB V PENUTUP3
A. KESIMPULAN..........................................................................................................................................30
B. USUL DAN SARAN.................................................................................................................................31
LAMPIRAN

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan dan pembinaan kesehatan masyarakat telah di
bangun UPT Puskesmas. Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten yang
bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja tertentu.
Puskesmas berfungsi sebagai :
1. Pelaksana Upaya Kesehatan Masyarakat Tingkat Pertama di wilayah kerjanya
2. Pelaksana Upaya Kesehatan Perorangan Tingkat Pertama di wilayah kerjanya.
3. Sebagai tempat wahana pendidikan.
Untuk menunjang pelaksanaan fungsi dan penyelenggaraan upaya kesehatan,Puskesmas
dilengkapi dengan instrumen manajemen yang terdiri dari :
1. Perencanaan tingkat Puskesmas
2. Lokakarya Mini Puskesmas
3. Penilaian Kinerja Puskesmas dan Manajemen Sumber Daya termasuk alat, obat, keuangan dan
Tenaga serta didukung dengan manajemen sistem pencatatan dan pelaporan disebut Sistem Informasi
Manajemen Puskesmas (SIMPUS) dan upaya peningkatan mutu pelayanan (antara lain melalui
penerapan qualityassurance).
Mempertimbangkan rumusan pokok-pokok program dan program-program unggulan sebagaimana
disebutkan dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan dan program spesifik daerah, maka area
program yang akan menjadi prioritas di suatu daerah, perlu dirumuskan secara spesifik oleh daerah sendiri
demikian pula strategi dalam pencapaian tujuannya, yang harus disesuaikan dengan masalah, kebutuhan
serta potensi setempat.
Puskesmas merupakan ujung tombak terdepan dalam pembangunan kesehatan, mempunyai
peran cukup besar dalam upaya mencapai pembangunan kesehatan. Untuk mengetahui tingkat kinerja
Puskesmas, perlu diadakan Penilaian Kinerja Puskesmas.
B. Pengertian Penilaian Kinerja Puskesmas
Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) adalah suatu upaya untuk melakukan penilaian hasil kerja/prestasi Puskesmas.
Pelaksanaan penilaian dimulai dari tingkat Puskesmas sebagai instrumen mawas diri karena setiap Puskesmas
melakukan penilaian kinerjanya secara mandiri, kemudian Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan melakukan verifikasi
hasilnya. Adapun aspek penilaian meliputi hasil pencapaian cakupan dan manajemen kegiatan termasuk mutu
pelayanan atas perhitungan seluruh Puskesmas. Berdasarkan hasil verifikasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan
bersama Puskesmas

1
dapat menetapkan Puskesmas kedalam kelompok (I, II, III) sesuai dengan pencapaian kinerjanya.
Pada setiap kelompok tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan dapat melakukan analisa tingkat
kinerja puskesmas berdasarkan rincian nilainya, sehingga urutan pencapaian kinerjanya dapat diketahui,
serta dapat dilakukan pembinaan secara lebih mendalam dan terfokus.
C. Tujuan dan Manfaat
1. Tujuan
a) Tujuan Umum
Tercapainya tingkat kinerja puskesmas yang berkualitas secara optimal dalam mendukung
pencapaian tujuan pembangunan kesehatan kabupaten Way Kanan.
b) Tujuan Khusus
1) Mendapatkan gambaran tingkat pencapaian hasil cakupan dan mutu kegiatan serta manajemen
puskesmas pada akhir tahun kegiatan.
2) Mendapatkan masukan untuk penyusunan rencana kegiatan ditahun yang akan datang.
3) Dapat melakukan identifikasi dan analisis masalah, mencari penyebab masalah di wilayah
kerjanya berdasarkan kesenjangan pencapaian kegiatan.
4) Dapat menetapkan tingkat urgensi suatu kegiatan untuk dilaksanakan segera pada tahun yang
akan datang berdasarkan prioritasnya.
5) Mengetahui tingkat kinerja puskesmas pada akhir tahun berdasarkan urutan peringkat kategori
kelompok puskesmas.
2. Manfaat Penilaian Kinerja Puskesmas:
a) Puskesmas mengetahui tingkat pencapaian (prestasi) kunjungan dibandingkan dengan target yang
harus dicapai.
b) Puskesmas dapat melakukan identifikasi dan analisis masalah, mencari penyebab dan latar
belakang serta hambatan masalah kesehatan di wilayah kerjanya berdasarkan adanya kesenjangan
pencapaian kinerja puskesmas (out put dan outcome)
c) Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan dapat menetapkan tingkat urgensi suatu
kegiatan untuk dilaksanakan segera pada tahun yang akan datang berdasarkan prioritasnya.
d) Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan dapat menetapkan dan mendukung kebutuhan sumber
daya puskesmas dan urgensi pembinaan puskesmas.
D. Ruang Lingkup
Indikator dan penilaian kinerja puskesmas meliputi antara lain :
1. Pelayanan UKM Esensial Puskesmas
a. Upaya Promosi Kesehatan
b. Upaya Kesehatan Lingkungan
c. Upaya Pelayanan KIA–KB
2
d. Upaya Pelayanan Giz
e. Upaya Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menular dan tidak menular
2. Pelayanan UKM Pengembangan
a. Keperawatan Kesehatan Masyarakat
b. Upaya Kesehatan Jiwa
c. Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat
d. Upaya Kesehatan Tradisional
e. Upaya Kesehatan Olahraga
f. Upaya Kesehatan Kerja
g. Upaya Kesehatan Indera
h. Upaya Kesehatan Lanjut Usia
i. Upaya Kesehatan Matra
3. Pelayanan UKP
a. Pelayanan Rawat Jalan
b. Pelayanan Gawat Darurat
c. Pelayanan Kefarmasian
d. Pelayanan Laboratorium
e. Pelayanan Rawat Inap
4. Manajemen
a. Manajemen Umum
b. Manajemen Pemberdayaan Masyarakat
c. Manajemen Peralatan
d. Manajemen Sarana Prasarana
e. Manajemen Keuangan BLUD
f. Manajemen Sumber Daya Manusia
g. Manajemen Pelayanan Kefarmasian
h. Manajemen Data dan Informasi
i. Manajemen Program UKM Esensial
j. Manajemen Program UKM Pengembangan
k. Manajemen UKP
l. Manajemen Mutu
5. Mutu
a. Survei Kesehatan Masyarakat
b. Survei Kepuasan Pasien

3
c. Penanganan Pengaduan Pasien
d. Sasaran Keselamatan Pasien
e. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
Penilaian terhadap kegiatan upaya kesehatan wajib puskesmas yang telah ditetapkan di tingkat
kabupaten dan kegiatan upaya kesehatan pengembangan dalam rangka penerapan dua fungsi puskesmas
yang diselenggarakan melalui pendekatan kesehatan masyarakat, dengan tetap mengacu pada kebijakan
dan strategi untuk mewujudkan visi dan misi Puskesmas
E. Visi, Misi, Tata Nilai, dan Motto Puskesmas Blambangan Umpu
1. Visi Terciptanya Pelayanan yang Berkalitas dan Profesional

2. Misi 1 Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat Secara Optimal Dengan


Menggunakan Nilai-Nilai Norma yang Luhur,
Mewujudkan Pelayanan Bidang Kesehatan Yang Bermutu dan dapat di
2 Pertanggungjawabkan sesuai Peraturan dan Perundang-undangan yang
berlaku,
3 Memberikan Pelayanan Terpadau dan Profesional Kepada Seluruh
Masyarakat,
3. Tata Nilai CAKEP
4. Motto Melayani Dengan Sehat

F. Gambaran Puskesmas Blambangan Umpu


1. Kondis iGeografis
Peta wilayah kerja serta fasilitas pelayanan Puskesmas Blambangan Umpu
U

S
Secara geografis, posisi Puskesmas Blambangan Umpu terletak pada -4.55609O ”Lintang Utara dan
104.502569O ”Bujur Selatan dengan luas wilayah kerja 228,18 Km2 serta batas wilayah kerja:
a) Sebelah Utara : Kecamatan Negeri Agung
b) Sebelah Selatan : Kecamatan Umpu Semenguk
c) Sebelah Timur : Kecamatan Kasui
d) Sebelah Barat : Kecamatan Way Tuba
Kecamatan Blambangan Umpu terletak di wilayah Timur Kabupaten Way Kanan dengan jarak ± 2 km
dari Pusat Kota Way Kanan. Puskesmas Blambangan Umpu berjarak ± 15 km dari RS Rujukan, dan hal ini

4
merupakan suatu kemudahan bagi Puskesmas Blambangan Umpu dalam hal melakukan pelayanan
rujukan ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) yang lebih tinggi.
Kecamatan Blambangan Umpu sendiri terdiri dari 13 Kampung, dan mempunyai 2 puskesmas yaitu
1) Puskesmas Blambangan Umpu
(wilayah kerja: 1 Kelurahan dan 6 Kampung)
2) Puskesmas Bumi baru
Wilayah Kerja ( 6 Kampung)
Tabel 1. Luas wilayah kerja UPT Puskesmas Balmbangan Umpu dapat diligat dari table berikut ini ini :
LUAS JUMLAH KAMPUNG
NAMA KAMPUNG/ WILAYAH
NO JARAK KE PUSKESMAS (km)
KELURAHAN Kelurahan Kampung
(km2)
1 Blambangan Umpu 60,00 √ 1
2 Lemabsung 16,00 √ 2
3 Umpu Bhakti 10,02 √ 3,2
4 Umpu Kencana 10,05 √ 11
5 Karang Umpu 25,00 √ 18
6 Sri Rejeki 10,67 √ 23
7 Gungung Sangkaran 100 √ 20

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa wilayahnya paling luas adalah Kelurahan
Blambangan Umpu 60 km2 dan Kampung Gunung Sangkaran dengan luas 100 km 2 sedangkan luas
wilayah terkecil adalah Kampung Umpu Bhakti dengan luas wilayaha 10,02 km 2 Kampung yang jaraknya
terjauh dari Puskesmas adalah Kampung Gedung Srirejeki yaitu 23 Km sedangkan yang terdekat adalah
Kelurahan Blambanga Umpu
2. Kondisi Demografis
Jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Blambangan Umpu tahun 2020 adalah 29.761jiwa,
dengan rincian per Kelurahan dan Kampung seperti dapat dilihat dalam tabel data jumlah penduduk
berikut :
Tabel 2. Data jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Blambangan umpu tahun 2021
JUMLAH PENDUDUK
NO NAMA KEL/ KAMPUNG TOTAL
L P
1 Blmbangan Umpu 2.821 2.386 5.207
2 Lembasung 1.529 1.361 2.890
3 Umpu Bhakti 1.494 1.361 2.855
4 Umpu Kencana 1.607 1.496 3.103
5 Karang Umpu 965 1.135 2.100
6 Sri rejeki 938 789 1.727
7 Gunun Sangkaran 1.679 1.551 3.230
Jumlah 11.033 10.079 21.112

5
Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa penduduk jenis kelamin Laki-laki lebih banyak
dibanding dengan jenis kelamin Pria. Adapun distribusi penduduk terbanyak terdapat pada Kelurahan
Blambangan Umpu
3. Sarana Pelayanan Kesehatan
Secara umum jumlah sarana pelayanan kesehatan yang berada di wilayah kerja Puskesmas
Blambangan Umpu tahun 2020 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3. Jenis sarana fasilitas kesehatan.


NO JENIS SARANA YAN KES JUMLAH KETERANGAN
1 RSU Pemerintah 0
2 RSU Swasta 0
3 RS Khusus Swasta 0
4 Klinik Swasta 3
5 Puskesmas 1
6 Pustu 1
7 Ponkestren 2
8 Pusling 1
9 Poskesdes 1
10 Apotek 1
11 Dokter Umum Praktek Swasta 6
12 Dokter Gigi Praktek Swasta 0
13 Bidan Praktek Mandiri 10
14 Posyandu 11
15 Rumah Bersalin 0
Total 37
Sumber data: Data Profil Puskesmas Blambangan Umpu tahun 2021

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa, sarana kesehatan terbanyak di wilayah kerja
Puskesmas Blambangan Umpu adalah Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yaitu Posyandu,
diikuti Bidan Praktek Mandiri (BPM),dan Dokter Praktek Swasta
4. Ketenagaan
Kualifikasi ketenagaan berdasarkan tingkat pendidikan dan status kepegawaian di Puskesmas
Blambangan Umpu tahun 2021 beserta jaringannya dapat dilihat pada tabel berikut.
.
Berdasarkan tabel di bawah menunjukkan bahwa, ketenagaan di Puskesmas Blambangan Umpu
sebagian besar berstatus Pegawai Negeri Sipil kontrak, berpendidikan D3 dan berprofesi sebagai Bidan .
Dan pada saat ini Puskesmas Blambangan Umpu Belum memiliki tenaga Apoteker, Analis
Kesehatan,Dokter Gigi dan Petugas Rekam Medik

6
Tabel 4 Data Pegawai UPT Puskesmas Blambangan Umpu
Status
No Jenis Pegawai Jumlah Tenaga
PNS PTT Kontrak TKS
NS
1 Dokter Umum 4 2 2 - - -
2 Dokter Gigi - - - - - -
3 D.4 Keperawatan 5 3 - - - 2
4 D.3 Keperawatan 14 10 - - - 2
5 SPK 1 1
6 D.4 Kebidanan 4 1 - - - 1
S.1 Sarjana Terapan
2 2 - - - -
7 Kebidanan
8 D.3 Kebidanan 27 11 - - - 17
9 S.1 SKM 4 3 - 1 - 1
10 D.3 Kesling 2 1 - 1 - -
11 D.3 Analis Kesehatan 1 - - 1 -
12 D.3 Analis Kimia 1 1 - - - -
13 S.1 Gizi 1 - - 1 -
14 D.3 GIZI - - - - - -
14 D.3 Keperawatan Gigi 2 2 - - - -
15 D.1 Administrasi 1 1 - - - -
16 S1.Apoteker 1 - - 1 - -
17 D.3 Farmasi 1 - - - - 1
18 S.1 Sarjana Ekonomi 1 1 1
19 Pekarya 1 1 - - - -
20 Tenaga Lainya 9 - - - 9
81 39 2 4 ` 34

5. Sarana dan Prasarana Penunjang


Bangunan gedung Puskesmas Blambangan Umpu terdiri dari 1 lantai, terbagi atas :
Tabel 5. Ruangan Puskesmas.
NO NAMA RUANG Ada / Tidak
1 Ruangan Kepala Puskesmas Ada
2 Ruangan Administrasi Kantor Ada
3 Ruangan Rapat Ada
4 Ruagan pendaftaran dan rekam medic Ada
5 Ruangan Tunggu Ada
6 Ruangan Pemeriksaan Umum Ada
7 Ruangan Tindakan Ada
8 Ruang UGD Ada
9 Ruang Perawatan Laki-laki Ada
10 Ruang Perawatan Perempuan Ada
11 Ruang Perawatan Anak Ada
12 Ruang Isolasi Ada

7
13 Ruangan KIA KB Ada
14 Ruangan Kesehatan Gigi dan Mulut Ada
15 Ruangan Promosi Kesehatan Ada
16 Ruangan ASI Ada
17 Ruang Farmasi Ada
18 Ruangan persalinan Ada
19 Ruangan rawat paska persalinan Ada
20 Laboratorium Ada
21 Ruangan sterilisasi Ada
22 Ruangan penyelenggaraan makanan Ada
23 Kamar Mandi 4 (petugas dan pasien)
24 Gudang Umum Ada
25 Rumah Dinas 4
26 Garasi Ada
Sumber data : Data Inventaris Barang Puskesmas Blambangan Umpu 2021

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa, ruang pelayanan rawat jalan adalah Belum
memenuhi jumlah ruang Belum terdapat ruangan pemeriksaan Khusu menurut PMK No 43 Tahun 2020
Tentang Puskesmas Karena .Tata letak ruang pelayanan pada bangunan Puskesma Blambangan Umpu
belum memperhatikan kelompok zona infeksius dan noninfeksius.
Pencahayaan dan penghawaan untuk semua bangunan Puskesmas dirasa Sudah maksimal,
karena setiap ruangan telah tersedia lampu penerang di semua ruangan pada saat pelayanan.
Dalam rangka pelaksanaan program di Puskesmas beserta jaringannya dibutuhkan sarana dan
prasarana penunjang yang dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

Tabel 6. Jenis sarana penunjang

Jumlah Sarana Penunjang


No Jenis Sarana Penunjang Kurang Cukup Lebih
1 Obat obatan √
2 Laboratorium √
3 Sterilisator √
4 Alkes lainnya √
5 Genset √
6 Pusling √
Sumber data : Data Inventaris Barang Puskesmas Blambangan Umpu,
Berdasarkan PMK No 43 Tahun 2020, maka sarana penunjang yang sama sekali belum terpenuhi
adalah : Alkes Pusling

BAB II
8
PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA

Penilaian Kinerja Puskesmas adalah Penilaian yang dilakukan oleh tenaga Puskesmas sebagai
instrument mawas diri untuk mengukur tingkat capaian kinerja Puskesmas. Pelaksanaan Penilaian Kinerja
Puskesmas meliputi serangkaian kegiatan sebagai berikut :
1. Pengumpulan data
2. Pengolahan Data, meliputi pengisian dan penghitungan capaian hasil PKP
3. Penyajian data PKP bulanan dan tiga bulanan dalam bentuk grafik sarang laba –laba
4. Analisa kinerja yang meliputi indetifikasi masalah, menentukan prioritas masalah, menganalisis
penyebab masalah, menentukan alternative pemecahan masalah.
5. Pelaporan hasil kinerja Puskesmas ke Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan.
Teknis pelaksanaan penilaian kinerja Puskesmas Blambangan Umpu tahun 2021, sebagaimana berikut di
bawah ini:
1. Pengumpulan Data.
a) Pengumpulan data dilaksanakan dengan memasukkan data hasil kegiatan puskesmas tahun 2020
(Januari s.d Juni 2020) dengan variabel dan sub variabel yang terdapat dalam formulir penilaian
kinerja puskesmas tahun2020.
b) Data yang diperoleh dari data program UKM esensial, UKM pengembangan, UKP, serta data
manajemen dan mutu puskesmas.
2.Pengolahan Data.
Setelah proses pengumpulan data selesai, dilanjutkan dengan penghitungan sebagaimana berikut di
bawah ini :
a) Penilaian Cakupan Kegiatan Pelayanan Kesehatan
1) 1an Sasaran adalah 1an kegiatan program seperti orang, ibu hamil, bayi, balita dan lainnya
sesuai dengan NSPK masing – masing program
2) Target Sasaran (TS) adalah jumlah dari sasaran yang akan diberikan pelayanan Oleh
Puskesmas, dihitung berdasarkan factor koreksi kondisi geografis, jumlah sumber daya, target
indicator kinerja dan pencapaian terdahulu. TS = TxS
3) Total sasaran (ToS) adalah sasaran target keseluruhan (100%)
4) Pencapaian (P) diisi dengan hasil yang dicapai masing – masing kegiatan selama kurun waktu
tertentu
5) % Cakupan diperoleh dengan menghitung pencapian hasil kegiatan
6) Cakupan riil (CR) adalah dengan menghitung P : ToS x100%
7) % Cakupan variable (CV) = P : TS x100%
9
8) Total nilai kinerja Puskesmas adalah jumlaah nilai upaya Puskesmas
9) Analisa adalah evaluasi terhadap capaian target
10) Rekomendasi / Tindak lanjut adalah tindak lanjut dari capaian kinerja yang tidak terpenuhi
target.
b) Penilaian Kegiatan ManajemenPuskesmas
Penilaian kinerja ditetapkan menggunakan nilai ambang untuk tingkat kelompok
Puskesmas,yaitu :
1) Rata rata nilai UKM Esensial, UKM Pengembangan, UKP dan Mutu
Kelompok I (kinerja baik) : Tingkat pencapaian hasil ≥ 91 %
Kelompok II (kinerja cukup) : Tingkat pencapaian hasil 81–90 %
Kelompok III (kinerja rendah) : Tingkat pencapaian hasil ˂ 81%
2) Manajemen Puskesmas
Baik : Nila rata – rata >8,5
Cukup : Nilai 5,5 – 8,4
Kurang : Nilai <5
Dinas Kesehatan Kabupaten untuk mengetahui tingkat kinerja Puskesmas di wilayahnya, maka
kinerja Puskesmas akan dikelompokkan menjadi tiga kelompok Puskesmas :
1. Kelompok I : Puskesmas dengan tingkat kinerja baik
2. Kelompok II : Puskesmas dengan tingkat kinerja cukup
3. Kelompk III : Puskesmas dengan tingkat kinerja Kurang

BAB III
10
HASIL KINERJA PUSKESMAS BLAMBANGAN UMPU
TAHUN 2021

Hasil Kinerja Puskesmas Blambangan Umpu tahun 2021 dapat kami sajikan sebagai berikut:

A. Hasil kinerja Pelayanan Kesehatan


1. Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)Esensial
Tabel 1. Hasil Pencapaian Kinerja Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Esensial Puskesmas Blambangan Umpu
tahun 2021

KOMPONEN UKM ESSENSIAL HASI CAKUPAN TINGKAT


NO KETERANGAN
(%) KINERJA
1 Upaya Promosi Kesehatan 100,00 Baik Baik ≥ 91
2 Upaya Kesehatan Lingkungan 84,49 Cukup Cukup ≥81-90
3 Upaya Kesehatan Ibu-Anak & KB 91,26 Baik Kurang ≤ 81
4 Upaya Pelayanan Gizi 98,71 Baik
Upaya Pencegahan & Pengendalian
5 92,22 Baik
Penyakit (P2)
Rata-rata Kinerja 93,34 Baik

Cakupan nilai rata-rata UKM Esensial adalah 91,56 dengan kategori Baik, dimana cakupan tertinggi
dicapai oleh Upaya Pelayanan Gizi dengan nilai rata-rata 99,67, sedangkan terendah adalah Upaya
Pencegahan penyakit Nilai rata rata 84,09 dengan katagori Cukup
2. Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)Pengembangan
Tabel 2. Hasil Pencapaian Kinerja Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Pengembangan Puskesmas Blambangan
Umpu tahun 2021
KOMPONEN UKM HASIL CAKUPAN TINGKAT
NO PENGEMBANGAN (%) KINERJA KETERANGAN
1 Perkesmas 81,55 Cukup Baik ≥ 91
2 Upaya Kesehatan Jiwa 91,11 Baik Cukup ≥ 81-90
3 Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat 93,75 Baik Kurang ≤ 81
4 Upaya Kesehatan Tradisional 100 Baik
5 Upaya Kesehatan Olah raga 100 Baik
6 Upaya Kesehatan Indra 97,69 Baik
7 Upaya Kesehatan Lansia 92,58 Baik
8 Upaya Kesehatan Kerja 100 Baik
9 Upaya Kesehatan Matra 97,78 Baik
Rata-rata Kinerja 94,94 Baik
Cakupan nilai rata-rata UKM Pengembangan adalah 94,94 (kategori kurang), dimana cakupan tertinggi
dicapai oleh Upaya Kesehatan Tradisional dan Upaya Kesehatan Olah Raga masing-masing nilai rata-
rata 100, sedangkan terendah adalah Upaya Perkesmas dengan nilai rata-rata 81,55 (kategori Cukup).

B. Hasil Kinerja Usaha Perorangan


Tabel 3. Hasil Pencapaian Kinerja Upaya Kesehatan Perorangan (UKP Pengembangan Puskesmas
11
Blambangan Umpu tahun 2021

CAKUPAN TINGKAT
NO KOMPONEN MANAJEMEN UKP KETERANGAN
KEGIATAN KINERJA
1 Pelayanan Non Rawatt Inap 88.16 Cukup
2 Pelayanan Gawat Darurat Inap 86.75 Cukup
3 Pelayanan Kefarmasian 86.72 Cukup
4 Pelayanan Laboratorium 100 Baik
5 Pelayanan Rawat Inap 100 Baik
Total 92.33 Baik

Cakupan nilai rata-rata Kinerja UKP adalah 92,33 (kategori Baik) dimana cakupan tertinggi dicapai oleh
Pelayanan Laboratorium dan Rawat Inap masing-masing nilai rata-rata 100, sedangkan terendah adalah
Pelayanan Kefarmasian dengan nilai rata-rata 86,72 (kategori Cukup).
C. Hasil Kinerja Kegiatan Manajemen
Tabel 4 .Pencapaian Kinerja Manajemen Puskesmas Blambangan Umpu Tahun 2021
CAKUPAN TINGKAT
NO KOMPONEN MANAJEMEN PUSKESMAS KET
KEGIATAN KINERJA
1 Manajemen Umum 10,00 Baik Baik ≥ 8,5
Manajemen Pemberdayaan Cukup ≥ 5,5–
2 8,50 Cukup
Masyarakat 8,4
3 Manajemen Peralatan 7 Cukup Kurang ≤ 5,5
4 Manajemen Sarana Prasarana 7 Cukup
5 Manajemen Keuangan 10 Baik
6 Manajemen Sumber Daya Manusia 10 Baik
7 Manajemen Pelayanan Kefarmasian 6,93 Cukup
8 Manajemen Data dan Informasi 9 Baik
9 Manajemen Program UKM esensial 10 Baik
Manajemen Program
10 8 Cukup
UKM Pengebang.
11 Manajemen Program UKP 9,25 Baik
12 Manajemen Mutu 8,71 Baik
Rata-rata 8.88 Baik

Jadi hasil Kinerja Manajemen Puskesmas Blambangan Umpu tahun 2021 adalah 8.88 (Katagori Baik).

12
A. Hasil Kinerja Mutu
Tabel 5 Hasil Pencapaian Kinerja Mutu Puskesmas Blambangan Umpu Tahun 2021
No JENIS KEGIATAN Nilai rata- rata Tingkat Kinerja

1 Indeks Kepuasan Masyarakat 85,00 Cukup


2 Survei Kepuasan Pasien 90,63 Baik
3 Standar jumlah dan kualitas tenaga di Puskesmas 93,75 Baik
4.. Standar ruang pelayanan Puskesmas 100,00 Baik
5 Standar peralatan kesehatan di Puskesmas 87,50 Cukup
6 Sasaran keselamatan pasien 99,05 Baik
7 PPI 98,80 Baik
Rata-rata nilai 93.53 Baik

Dengan melihat tabel diatas hasil Kinerja Mutu Puskesmas Blambangan Umpu tahun 2020 adalah 92,43
(Kategori Bai), dimana program Standar Ruangan Pelayanan Puskesmas yang mencapai nilai rata-rata
100 sedang IKM 95,31,Sasaran Keselamatan Pasien 96,31 dan PPI 96,33 (katogari Baik) sedangkan untik
kinerja dalam Katagori Cukup Survei Kepuasan Pasien dengan Nilai rata rata 85, Standar jumlah dan
kualitas tenaga di Puskesmas 86,48 dan standar perlatan 87,50 Masyarakat dengan cakupan nilai 77
(kategori kurang).

13
BAB IV
ANALISIS HASIL KINERJA

A. Perbandingan Hasil Kinerja Tahun 2020 dengan Tahun 2021


1. Hasil Kinerja Kegiatan (UKM Esensial dan UKM Pengembangan) Puskesmas Blambangan Umpu
tahun 2020 dan tahun 2021

a) UKM ESENSIAL PUSKESMAS BLAMBANGAN UMPU TAHUN 2020-2021

UKM ESENSIAL
Upaya Promosi Kesehatan
100.00
100.00

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit 80.00


84.49 Kesehatan Lingkungan
92.22

60.00

91.26
98.71
Upaya Pelayanan Gizi Kesehatan Ibu, Anak dan KB

Dari grafik diatas dapat dilihat bawah kinerja Promgram UKM Esensial pada tahun 2021 Upaya
Promosi Kesehatan yang memperoleh kinerja katagori Baik dengan nilai rata-rata 100 dan Upaya
Kesehatan Lingkungan dengan Nilia rata-rata 84,49 Katagori Cukup ,Upaya Pelayanan Gizi Masyarakat
dengan nilai rata-rata 98,71 Katagori Baik adalah Upaya Pencegahan Penyaki dengan nilai rata rata 92,22
dengan katagori baik
Kemudian dapat kita jabarkan lagi ke dalam pencapaian kinerja per program seperti dijelaskan
dalam grafik-grafik berikut.
Tahun 2020 Tahun 2021
1. PROMOSI KESESEHATA UPAYA PROMKES
98 100 100 100 98 100 98 100 96.33100 97.12
100 99.23 100
100
80
60
40
20
t n M A a n n
ha ha KB FZ ag ta ng
a
S e
ulu U NA Si eha a
n ny a s b
na ng De
s
Ke m
ta / Pe ba i ng
e
Ta
ns
i
em os Pe
ve ng om
te
r Pe Pr
In

14
Cakupan program promosi kesehatan seperti digambarkan pada grafik diatas dapat diuraikan sebagai
berikut :
a. Subvariabel tatanan sehat terjadidimana tahun 2020 capaiannya adalah 98, sedangkan pada tahun
2021 tercapai 100 dari semua tatanan yang di kaji.
b. Nilai kinerja intervensi/penyuluhan pada semua tatanan pada tahun 2020 dan tahun 2021 sama-samam
memperoleh nilai kinerja 100 dengan katagori baik
c. Pengembangan UKBM tahun 2020 mempreroleh nilai kenerja sebesar 98 dan tahun 2021 memproleh
nilai kinerja 100
d. Penyuluhan napza tahun 2020 98 dan dan tahun 2021 menjadi 100
e. Pengembangan Kampung Siaga tahun 2020 96,33 , sedangkan pada tahun 2021 tercapai 100.
f. Promosi kesehatan tahun 2020 memperoleh nila kinerja 97,12 dan semester tahun 2021 adalah 100.
g. Program pengembangan tahun 2020 memperoleh nilai 99,23 sedangkan pada dan 2021 memperoleh
nilai 100

2. KESEHATAN LINGKUNGAN

KESLING
120
100 95 100 94 100 99 100 93
100 100 100

80
2020
60
2021
40
20 12 7
0
Penyehahatan Penyehahatan Perumahan Pembinaan Yankesling STMBM
Air Makmin dan Sanitasi TTU
Dasar

Cakupan program kesehatan lingkungan sesuai grafik diatas dapat diuraikan bahwa :
a. Kinerja kegiatan penyehatan air pada tahun 2020 tercapai nilai 95 pada tahun 2021 mencapai 100
b. Kegiatan penyehatan makanan dan minuman mencapai nilai 100 tahun 2021 sedangkana pada tahun
2020 hanya memperoleh Nilai kinerja 94
c. Kegiatan perumahan-sanitasi dasar pada tahun 2021 memperoleh nilai 6,96 pada tahun memperoleh
nilai kineeja 12 .
d. Kegiatan pembinaan TTU tahun ditahun 2020 dengan memperoleh nilai sebesar 99 sedangkan pada
tahun 2021 telah mempreroleh nilai kinerja 100
e. Kegiatan klinik sanitasi memperoleh nilai 100 di tahun 2021, demikian pula tahun 2020 memperoleh
nilai kinera 93
f. Kegiatan STBM pada tahun 2020 memperoleh nilai kenerja 100 bigitu pula pada tahun 2021

15
3. Pelayanan Kesehatan Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana

98.22 99.56 100.00 100 100.00


100 97.23
90 82 83.90
80
70 72.82
70
60
50
2020
40
2021
30
20
10
0
Kesehatan Ibu Kesehatan Anak Kes.Anak Balita & Kes.Anak sekolah Pelayanan KB
anak Sekolah dan Remaja

Dari grafik diatas menunjukkan bahwa :

a. Nilai kinerja kegiatan kesehatan ibu Pad tahun 2021 tercapai 83,90 sedangkan tahun 2020 dengan
capaian nilai kinerja 82
b. Kegiatan kesehatan bayi pada tahun 2021 mempreroleh nilai 73 naik naiak dibandingkan dengan di
tahun 2020 dengan nilai yakni sebesar 70
c. Kegiatan kesehatan balita-anak pra sekolah dengan nilai 100 pada ditahun 2021 sedangkan tahun
2020 dengan nilai kenerja 98,22
d. Demikian pula kegiatan kesehatan anak usia sekolah (AUS) dan remaja pada tahun 2020 nilai 97,23
sedang tahun 2021 memperoleh memperoleh nilai kineja sebesar 100
e. Kegiatan keluarga berencana mencapa 100 tahun 2020, begitu juga pada tahun 2021 sebesar 100
nilai kenerja
4. PELAYANAN GIZI
96.14 100 100 100 100
94
100.00
80.00
60.00
40.00
20.00
Tahun 2020
Tahun 2021

16
Dari grafik diatas dapat diuraikan bahwa:
a. Nilai kinerja kegiatan pelayanan gizi masyarakat pada tahun 2020 memperoleh nilai kinerja mencapai
nilai 94,12 sedangkan di tahun 2021 memperoleh nilai kinerja 96,14
b. Kegiaitan penanggulangan gangguan gizi tahun 2020 memperoleh capaian kineja denangan niali 100
begitu jugad pada ahir tahun 2021 dengan nilai kinerja 100
c. Sedangkan kegiatan pemantauan status gizi yang pada tahun 2020 memperoleh nilai kinerja 100
begitu pula 2021 sebesar 100 capaian nilai kinerja
Sedangkan uraian capaian upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit ditunjukkan dalam grafik
berikut:

5. UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT (P2P)

UPAYA P2P 100


100 100 100 100
95 97 100 100 100 100 100
95
100 93
90 76
80 70
70
60 51 54
50
40
30
20
10 00 00
0
ar
e a sta C ID D ria es si it M
Di Isp Ku TB /A DB ala abi s isa yak PT
V n
HI M R un Pe Tahun 2020
S& Im a n
M at
P am Tahun 2021
ng
Pe

Dari grafik diatas dapat diuraikan :


a. Cakupan program yang mencapai target nilai kinerja 100 tahun 2021 Diare,Ispa,PMS dan
HIV/AID,DBD,Rabie .P2P dan PTM
b. Program Kusta dan malaria tidak ditemukan kasus Baik pada tahun 2020 dan 2021
c. Program TB Paru tahun 2021 memperoleh kinerja 54 pada ahir tahun tahun 2020 memperoleh nilai
kinerja 51
d. Malaria memang tidak ada kasus lagi
e. Pengamatan Penyakit (Surveillance Epidemiology) mengalami pada tahun 2021 memperoleh nilai 100
pada tahun 2020 mencapai nilai kinerja sebesar 100

17
f. Imunisasi pada tahun 2021 memperoleh nilai kinerja 73 tahun 2020 mencapai 70
g. Sedangkan program PTM memperoleh nilai kinerja 100 ditahun 2021 begitu juga pada tahun 2020
memperoleh nilai kinerja 100

b) UKM PENGEMBANG PUSKESMAS BLAMBANGAN UMPU TAHUN 2020-2021

2021
Perkesmas
Kesehatan Matra 100.00 Keswa
81.55 91.11
97.78
50.00
100.00
Kesh Keselamatan kerja Pesgilut
93.75
0.00

92.58 100
KeshLansia Kesh Tradisinal

97.69 100,
Kesh .Kes Indra Kesh.Kesjaor

Adapun pencapaian upaya kesehatan pengembangan pada tahun 2021 digambarkan pada grafik berikut :

UKM PENGEMBANG
91.11 93.75 100.00 100.00 97.69 92.58100.00 97.78
100 81.55 100 97.22 92.12 89.22 90
89.32 88
80 78.09
60
40 2020
20 2021
0
0
as a
ilu
t al r
dr
a ia ja ra
sm esw sg isin sjao In a ns ker at
e l.K e d e s L n M
rk Pe l.K ra l.K Ke an ta an
Pe P e l.T P e l. at a at
Pe Pe eh lam eh
K es ese K es
l. l. K
Pe Pe

Pencapaian kinerja UKM pengembangan yang pada tahun 2021 memperoleh nilai rata rata dari
semua sub variabel 94,94 dari semua jumlah .Capai Sub Variabel UKM Pengembangan pada tahun 2020
Program Perkesmas hanya memperoleh nilai kinerja sebesar 78,09 yang pada tahun 2021 memperoleh
nilai kineja 85,55 sedangkan Kesehatan jiwa pada tahun 2020 memperoleh nilai kinerja 89,32 tahun 2020
memperoleh nilai kinerja 91,11 untuk UKGMD pada tahun 2020 memperoleh nilai kinerja 88, sedangkan
pada tahun 2021 memperoleh nilai kinerja dengan katagori baik (93).Untuk pelayanan Kesehatan
Tradisonal memperoleh nilai kinerja pada tahun 2020 memperoleh nilai 100 nilai kinerja tahun 2021
sebesar 100,sedangkan untuk kesehatan dan olah raga Padatahun 2020 memperoleh nilai kinerja 97,22

18
pada tahun 2021 memperoleh nilai kinerja 100, Kesehatan Indra 92,12 pada tahun 2020 pada tahun 2021
menjadi 97,69 ,lansia 89,22 pada tahun 2021 memjadi 92,58 sedangkan serta kesehatan matra
memperoleh nilai 96,pada tahun 2020 sama capaian dengan tahun 2021 nilai kinerja 100 ,sedangkan
untuk Usaha Kesehatan kerja belum berjalan sehingga capaian masih 0 pada 2020 dan pada tahun
setelah berjalan sehingga memperoleh kinerja 97,78
2. Hasil Kenerja Program UKP

PROGRAM UKP
100 100 100 100 100 97.12 100
88 94.22
90 85.22
70
50
2020
30 2021
10
ap at ian m p
In ur as riu na
t ar
m to ati
wa td ar r a w
Ra wa
K ef bo Ra
n ga an La
No an an na
n
n an y a
na y ela y
lay
a
P ela P P ela
Pe

Dari grafik diatas dapat diuraikan :


a. Pelayanan non rawat inap (rawat jalan) memperoleh nilai kinerja 85,22 pada tahun 2020 pada tahun
2021 memperoleh nilai kinerja 87,50
b. Pelayanan Gawat Darurat memperoleh Nilai kinerja 100 pada tahun 2020 begitu juga pada tahun 2021
memperoleh nilai kineja sebesar 100
c. Untuk pelayanan Kefarmasian pada tahun 2021 dengan nilai 100 pada dan pada tahun 2020 hanya
memperoleh nilai kinerja 94,22
d. Untuk Pelayana Laboratorium dan ranap meperoleh nilai kinerja yang sama yaitun nilai 100 pada
semester tahun 2021 sama dengan capaian pada tahun 2020

19
B. PROGRAM UKP TAHUN 2021

Pelayanan Non Rawat Inap

120.00

88
70.00
Rawat inap Pelayanan gawat darurat
100
100

20.00

100
100

Pelayanan Laboratorium Pelayanan Kefarmasian

3. Hasil Kinerja Manajemen

Manajemen Umum
 Manajemen Mutu Manajemen Pemberdayaan Masyarakat
10.00
10.00
Manajemen Program UKP 8.50 Manajemen Peralatan
8.71
5.00
9.25 7.00

 Manajemen Program UKM Pengembangan 8.00 0.00 7.00 Manajemen Sarana Prasarana

10.00 10.00
9.00 7
Manajemen Program UKM esensial Manajemen Keuangan
10.00
Manajemen Data dan Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen Pelay Kefarmasian

Terlihat bahwa pencapaian kinerja sebagian pada tahun 2021 sebagian besar memperolh hasil dengan
Katagori Cukup (5,5>8,4), tetapi dan terlihat bahwa manjemen Data dan Informasi Peralatan dan Saprana
dan dan pemberdayaan masyarakat dan sasarana dan prasarana dan manajemen pelayanan
kemfarmasian memperoleh nilai terkecil yaitu 7 hasil ini disebabkan masih banyak susuanan dan

20
kelangkapan belum sempuran atau sesuai dengan ketentuan yang telah di tentukan.Untuk Manajemen
yang lain memperoleh nilai cukup desebabkan karena masih kelengkapan pelaporan belum dan syarat
belum terpenuhi secara maksimal.Tapi masih terdapat nilai kategori Baik yaitu manajemen
umum ,Manajemen SDM dan Majemen Keuangan 10
Hasil kinerja Manjemen dapat tahun 2020-2021 dapat dilihat dalam grafik berikut
10.0 10.0 10.0 10.0
9.1 10.0 10.0 9.0 9.3
10.00 8.5 8.5 8.7
9.00 8.0 8.08.0 8.0 7.9
8.00 7.0 7.0 6.7 7.0
7.00 7.0 7.0 7.0
6.00
5.00
4.00
3.00
2.00
1.00 2020
0.00 2021

1. Hasil Kinerja Mutu PelayananKesehatan

Variabel Pengukuran Kinerja Mutu di akur dengan 7 Variabel yaitu IKM, kepuasan pasien, standar
tenaga, standar ruang pelayanan, standar peralatan, sasaran keselamatan pasien, serta PPI. Semester
1 Tahun 2020 Variabel yang memperoleh katagori baik dengan Nilai (>91) adalah IKM (95,31),Sasaran
Kepuasan Pasien (96,31) dan PPI (96,33) dan ruang Pelayanan dengan nilai (100), Variebel yang
memperoleh nilai cukup Standar jumlah dan kualitas tenaga di Puskesmas (86,54),Survei Kepuasan
Pesien (85),Standar Peralatan Kesehatan (87,50).Variabel yang memperoleh Katagori cukup
disebabkan Seperti Standar jumlah kualitas tenaga belum ada Tenaga Apoteker,Dokter Gigi dan
petugas Rekam medik dan tenaga Analis Kesehatan,sedang survei kepuasan Pasien belum
dilaksankan dengan maksimal dam dokem sering tidak dicatat,untuk standar peralatan disebabkan
karena peralatan yang ada saat ini merupakan alat lama dan untuk ruang perawatan alat yang ada saat
ini masih tidak standar

21
Hasil Kinerja Mutu Pelayanan Kesehatan

105 100.00 99.05 98.80


93.75
84 85.00 8790.63 91.11 95 87.50 86.11 94.32
90
83
75
60
45
30
15
0
) n as as as n I
I( K
M
asie sm sm sm asie PP
at P k e ke k e p
n us us us an
r ak asa P P P at
ya u d i n n m
as Ke
p a na ta la
M i n ag a ya e ha e se
an v e e l s K
as ur ast g pe Ke an
u S t n n r
ep ali ru
a ta sa
ksK ku r r ala Sa
de da
n da e
 In h t an a rp
la S nd 2020
jum Sta
ar 2021
and
St

Hasil Kinerja Mutu Pelayanan Kesehatan dari 7 Variabel yang diukur maka maka diperoleh hasil Bahwa
Variabel dengan kataogori Baik yaitu, Ruang Pelayanan (100) PPI (98,80),Sasaran Keselamatan
Pasien (99,95) dan IKM (85,00) katagore Cukup Sedangkan Untuk Variabel SDM 86,54 dengan
katagori Cukup disebabkan oleh kurangnya tenaga kesehatan Dokter Gigi,Tenaga Perkesmas dan
Rekam medic,Peralatan 87,50 dengan katagori Cukup hal ini dikarenakan perlatan yang ada saat ini
masih kurang seperti belum cukupnya alat seterilisator dan lain-lain,untuk Survei Kepuasan Masyarakat
masih kurang tepat waktu petugas piket datang pendafaran dan rekam medik dengan nilai (90,63)
HASIL KINERJA MUTU 2021

 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)


110.00
85.0090.00
Sasaran Keselamatan pasien 70.00 Survei Kepuasan Pasien
99.05 50.00 100.00
30.00
10.00

87.50 93.75
Standar peralatan Kesehatan Puskesmas Standar jumlah dan kualitas tenaga di Puskesmas
100.00

Standar ruang pelayanan Puskesmas

22
Hasil Kinerja Blambangan Umpu Tahun 2021

Tabel 6. Trend Pencapaian Kinerja Blambangan Umpu


Pencapaian
No Jenis Kegiatan Trend
Tahun 2020 Tahun 2021
1. Cakupan Pelayanan Kesehatan 82,86 94,89 ↑
2. Manajemen Puskesmas 7,86 8,71 ↑
3. Mutu Pelayanan Kesehatan 88,649 93,53 ↑

23
B. IDENTIFIKASI MASALAH DAN RENCANA TINDAKLANJUT
UPAYA KESEHATAN & RERATA RERATA INTER-
No PROGRAM PROGRAM UPAYA PRETASI ANALISA HAMBATAN RENCANA TINDAK LANJUT
I. UKM ESENSIAL 93,34 Cukup
Kegiatan Upaya Promosi Kesehatan Kegiatan sering Bersamaan dengan Koordinas Lintas Prgram
1 Upaya Promkes 100 Baik tercapai disebakan ada nya tenaga Kegiatan Lain,Belum Semua Semua 1. Membentuk PJ.UKK dan TIM
Promkes TTU Ber PHBS
Upaya Kesehatan 84,49 Cukup 1. Pemb sanitasi perumahan 7 % Tingginya sasaran yang ada 1. Monitoring Evalusi dan Evaluasi
Lingkungan Tidak tercapai Jauh dibawah target hasli 2. Melaksana kan sesuai jadwal
2 ini disebabkan tiinggi jumlah sasaran dan 3. Mengadakan Evaluasi sasaran
juga dipengaruhi oleh efek pandemi covid- 4. Perencanaan tahun 2022
19
1. Pelayanan kesehatan untuk ibu 1. Sasaran SUPAS lebih tinggi 1. Peningkatan
hamil 96 % dari real, tetapi semua kasus kerjasamaLinsek, PWS
2. Pelayanan Persalinan oleh tenaga terlaporkan. Bumil, Bulin danBufas.
kesehatan 88,46 & 2. Sasaran SUPAS lebih tinggi 2. Peningkatan
3. Pelayanan Persalinan oleh tenaga dari real, tetapi semua kasus kerjasamaLinsek, PWS dan
kesehatan di fasilitas kesehatan terlaporkan. validasi databayi.
88,46 3. Ada PUS yang 3. Peningkatan
4. Pelayanan Nifas oleh tenaga ingin kerjasamaLinsek, PWS dan
kesehatan (KF) 91% menambahanak. validasi dataKB.
5. Penanganan komplikasi kebidanan 4. Idem 4. Idem
(PK) 40%
5. Idem 5. Idem
6. Pelayanan Kesehatan neonatus
Upaya kesehatan ibu dan pertama ( KN1) 93 %
6. Idem 6. Iden
3 91,26 Baik
anak 7. Pelayanan Kesehatan Neonatus 0 - 7. Sering Tidak hadir dalam 7. Idem
pelayanan
28 hari (KN lengkap) 92%
8. Idem
8. Penanganan komplikasi neonates 6
9. Belum Berjalan
9. Pelayanan kesehatan balita (0 - 59
Pelaksanaan Bulan
bulan) 100%
Agusus
10. Pelayanan kesehatan Anak pra
10. Target sasasran
sekolah (60 - 72 bulan 99,14%
merupakan angka SUPAS,
11. Kesehatan Anak Usia Sekolah dan semua sasaran riil sudah
Remaja 100 terlaporkanIdem
12. Peserta KB baru 100 % 11. Idem
13. PUS dengan 4 T ber KB 66,4% 12. Idem
14. Ibu Hamil Diperiksa HIV 100%

24
1. Pemberian kapsul vitamin A dosis 1. Masih Sering Ibu tidak membawa 1. Penimbangan Kembali
tinggi pada balita umur 12-59 bulan 2 anak saat posyandu 2. Idem
(dua) kali setahun 85 % 2. Idem
4 Upaya perbaikan gizi 98,71 Cukup 2. Pemberian 90 tablet Besi pada ibu 3. Idem 3. Idem
hamil 4. Idem 4. Idem
3. Ibu Hamil KEK 85% 5. Tidak ditemukan kasus Stunting 5. Koordinasi LS dan LP serta
4. Balita pendek (Stunting ) 0% jaringan dan jejaring
Pencegahan dan
5 92,22 Baik
pengendalian penyakit
Diare 100 Cukup Cakupan pelayanan Diare balita 100% Belum Semua penderita Terlacak koordinasi dengan jaringan
Cakupan penemuan penderita Pneumonia Keterlabatan dalam pelaporan setipa Monitoring dan evaluasi
ISPA 100 Baik balita 100 buln
Tidak ditemukan kasus Belum terlaskananya Program Kusta Akan diusulkan dan evaluasi Program
Kusta 0 0 0 denga kusta
Baik
Tinggi Target yang harus dicapai Koordinasi dengan Dinkes Lintas
Kurang kesadaran Masyarkat untuk Program Promkes
Program TB 54 Kurang Tidak tercapai melaksanakan Pemeriksakan keluarga
yang mempunyai tanda-tanda
penyakit TB
Cakupan 100% IDEM Koordinasi antar listas program dan
PMS, HIV/AIDS 100 Baik
sektoral tetap tetap dilaksanakan

DBD 100 Baik Masyarakat masih memandang remeh Penyuluhan kelompok masyarakat
Tida ada Masalah
(+) jentik
Kusta` 0 0 0 Tidak diyemukan kasus
Pencegahan dan Masih belum tersedia stok Vaksin Anti
100 Baik Target Tercapai Uslulan pengadaan stok
penggulangan Rabies Rabies
1. Imunisasi DT,TT,Campak belum 1. Jadwal pada Belum terlaksana 1. Segara Dilaksanakan
trerlaksana 2.WUS masih belum jarang 2. Monitoring Program
Imunisasi 69,64 Kurang melakukan Imunisasi
2. TT2 WUS 96,

Pencegahan dan Masih belum tersedia stok Vaksin Anti


100 Baik Target Tercapai Uslulan pengadaan stok
penggulangan Rabies Rabies
Pengamatan Penyakit
(Surveillance 100 Baik Target Tercapai Laporan dilaksnakan per bulan Idem
Epidemiology)
Pencegahan dan 1. Setiap WNI diskrining sesuai standar Idem
pengendalian penyakit 100%
100 Baik Koordinasi LP
tidak
Menular

25
WNI usia 92,58 mendapat skrining 1. Lansia risti kadang tidak 1. Edukasi pada keluarga tentang
ada yang mengantar pentingnya kesehatan lansia
2. Lansia lupa jadwal 2. Sosialisasi jadwal posyandu
posyandu lansia
Upaya Kesehatan
7 92,58 Baik PWS kurang optimal, data 3. Mengingatkan kembali
Lansia dari Polindes, Pustu, posyandu bila jadwal sudah
Perkesmas belum masuk dekat
4. Koordinasi linprog (pustu,
polindes, perkesmas)
Upaya Kesehatan Tecapai Target Idem
8 100 Baik Lintas Program saling loordin1asi
Kerja
Upaya Kesehatan Tidak ada masalah Masih Belun berjalan masksimal dalam
9 100 Baik pelaksanaan Monotoring dan evaluasi
Matra
UPAYA
III. KESEHATAN 97,50 Baik
PERORANGAN
1. Rasio gigi tetap yang ditambal 2. Alat Rusak dan Petugas rangkap
terhadap gigi tetap yang dicabut Tugas 1. Usul Perbaikan dan penambahan
Pelayanan Non >1 0 3. Sering Terlamabat Bumil hadir petugas
1 87,50 Cukup
Rawat Inap pada saat Pelayana dan 2. Memberi penjelasan/edukasi
Pj.Prigram rangkap Tugas di Usulan penambahan Tenaga
Poli gigi dan bendahara barang
Standar fasilitas, peralatan, sarana, Sebagian alat Pelayana sudah tidak layak
prasarana dan obat emergensi di Pakai dan belum memenugi standar
2
Pelayanan Gawat
100 Baik UGDKelengkapan informed
1. Pengadaan Alat usulan Ke Dinlkes
Darurat Kab.
consent dalam 24 jam setelah
selesai pelayanan60,2%
Masih banyak obat yang belum tersedia
Kesesuaian item obat yang tersedia dalam
Pelayanan dalam Fornas
3 100 Baik Fornas 97,71% Pengadaan obat sesuai fornas
Kefarmasian
Penggunaan obat rasional 68,70
Pelayanan Target Tercapai Tidak tersedia darah kontrol sesuai Pengusuan bahan kontrol pada
4 100 Baik kebutuhan awal tahun dengan
Laboratorium
Pelayanan Rawat Bed Occupation Rate(BOR) 67,66 Masih Kurang Pemahaman BOR alat Mengadakan BIMTEK
5 100 Baik Petugas
Inap

26
MANAJEMEN
IV 8,88 Baik
PUSKESMAS
1. Pembinaan wilayah dan jaringan 1. Masih ada jadwal di semester
Puskesmas 7% kedua yang blm dilaksanakan 1. Pembinaan dilakukan minimal 2x
dalam setahun dan melakukan tindak
1 Manajemen Umum 10 Baik 2. Pembinaan dilakukan minimal 2x dalam 2. Belum Semua Pj.Program
lanjut evaluasi di semester kedua
setahun dan melakukan tindak lanjut melaksanakan Peloporan sesuai
2. Monitoring dan pembinaan
evaluasi di semester kedua 7% Ketentuan
Manajemen Pertemuan dengan masyarakat dalam Idem
2 Pemberdayaan 8,50 Baik rangka pemberdayaan Individu, Idem
Masyarakat Keluarga dan Kelompok 8,50
1. Data peralatan belum adaevaluasi 1. Belum dibuatevaluasi 1. Melengkapi data peralatan
2. Rencana perbaikan belum ada 2. Belum dibuatevaluasi 2. Membuat evaluasi
Manajemen
3 7 Cukup tindaklanjut danevaluasi 3. Belumdilengkapi rencana kalibrasi
Peralatan
3. Jadwal pemeliharaan belumlengkap 3. Melengkapi jadwalpemeliharaan
alat.
Manajemen Data sarana prasana belum ada Belum dibuat evaluasi Membuat evaluasi sarana
4 7 Cukup
sarana prasarana Evaluasi Prasarana
Manajemen Target Tercapai Laporan Hasil Kegiatan dari Kegiatan
5 10 Baik sering tidak waktu Monev dan pembinaan
Keuangan
Manajemen Penilaian kinerja pegawai Belum ada penilaian kinerja untuk tenaga
6 Sumberdaya 100 Baik kerja Melengkapi dokumen
manusia
1. AA apoteker TTK belum mempunyai 1. AA Merangkap Tugas dan belum
STR ada STR dan SIK
2. Gudang obat 2. Pintu teralis belum ada
1. Peningkatan SDM ke jenjang
3. Ada SOP Penerimaan 3. Belum tersedia SOP penerimaan
lebih,tinggi Segera mengurus STR
4. Form Permintaan dari sub unit 4. Belum Tersedianya From Khusu
& SIP pengajuan tenaga apoteker
pelayanan 5. Belum Ada SOP Pengendalian 2. Memperbaikl pintu teralis
5. Ada SOP Pengendalian obat dan obat dan BMHP
Manajemen 3. Membuat SOP Penerimaan
BMHP 6. Tidak ada apoteker 4.
7 Pelayanan 6,63 Cukup Membuat From Khusus
6. Dilakukan pengkajian persyaratan 7. Belum semua obat ada etike
Kefarmasian 5. Membuat SOP
Klinis resep 8. Belum ada berita acara 6. pengajuan tenaga apoteker
7. Semua obat masing-masingd iberi penghapusan
7. Membua Etiket dan Evaluasi
etiket sesuai dengan ketentuan
8. Membuat berita acara
8. esep yang sudah tersimpan > 5
.
tahun dapat dimusnahkan dengan
disertai dokumentasi dan berita acara
pemusna-han resep.

27
Manajemen
sistem Pelopran belum berjalan dengan Memperbaiki sistem manajemen dan
8 Data dan 9 Baik Target belum tercapai
informasi baik melengkapi dokumen
1. Rancangan kegiatan yang digunakan sebagai 1. Belum semua Program membuat 1. Semua Pj Program .membuat
Manajemen acuan pelaksanaan kegiatan kak KAK
9 Program UKM 10 2. Data program, analisa pelaksanaan program 2. Belum semua Program RLT dan 2. Evaluasi dan pembinaan
Esensial UKMesensialn, rencana tindak lanjut, tindak evaluasi
lanjut dan evaluasi
1. Rancangan kegiatan yang digunakan sebagai 1. Belum semua program membuat KA 1. Evaluasi dan pembinaan
Manajemen Program
acuan pelaksanaan kegiatan 2. Belum semua program membuat 2. Semua program membuat RTL
10 UKM 8 Cukup
Pengembangan 2. Analisa pelaksanaan program UKM rencana tindak lanjut
pengembangan dan rencana tindak lanjutnya
1. SOP masing-masing pemeriksaan ( medis, 1. SOP Belum Tersusun Sesuai 1. Memperbaiki SOP
gawat darurat, tindakan, keperawatan, standar 2. EValuasi dan pembinaan
Manejemen kebidanan, farmasi, gizi, laboratorium) 2. Pecacatan dan pelaksanan 3. Membuat RTL
11 9 Baik
Program UKP 2. Pencatatan dan Pelopran Pelopran belum tepat waktt
3. Tersedia data UKP, dianalisa pelaksanaan 3. Belum semua unit membuat
program UKP, rencana tindak lanjut
1. Rencana kegiatan perbaikan/peningkatan 1. Belum ada evaluasi TL 1. Membuat evaluasi TL
mutu dan keselamatan pasien lengkap 2. Belum ada tindak lanjut 2. Idem
dengan sumber dana dan sumber daya, 3. Idem 3. Idem
jadwal audit internal,kerangka acuan 4. Belum berjalan dengan maksimak 4. Evalausi dan pembinaan
kegiatan dan notulen serta bukti 5. Belum ada evaluasi 5. Rvaluasi dan segara
12 Manjemen Mutu 8 Cukup pelaksanaan serta evaluasinya membuat RTM
2. Pengelolaan risiko di Puskesma
3. .Pengelolaan Pengaduan Pelanggans
4. Audit internal UKM, UKP, manajemen dan
mutu
5. Rapat Tinjauan Manajemen

V MUTU 92,43 Baik

Target Belum tercapai Masih Seringnya Petugas Loket dan RM Pembinaan Petugas
Survei Kepuasan
1 85,00 Cukup Terlambat
Masyarakat
Alat lama dan semua set belum terpenuhi
Masih dibawah target Segera Melakukan Evaluasi
Belum dilakukan evalausi secara
2 Survei kepuasan pasien 90,63 Cukup
menyeluruh

28
Standar jumlah dan Usulan pengadaan Nakes ke
Belum Semua Tenaga Kesehatan ada
3 kualitas 86,54 Cukup Target Belum tercapai Dinkes dan Bagian SDMK
tenaga di Puskesmas
Standar ruang Belum Belum Ruangan Sesuia Standar
4 100 Baik Target Tercapai Usulan pengadaan Alat
pelayanan Puskesmas (Alat Kesehatan)
Alat lama dan semua set belum
5 Standar peralatan 87,50 Cukup Target Belum tercapai Usulan pengadaan Alat
terpenuhi
1. Masih Kurangnya Kepatuhan
1. Kepatuhan pelaksanaan SBAR dan
Petugas dalam pelaksanaan
TBK di Unit Gawat Darurat
Sasaran keselamatan SBAR dan TBK dalam melayani 1. Monev dan pembinaan
6 99,05 Baik 2. Penyimpanan dan pelabelan obat
pasien pasien 2. Usulan pengadaan Alat
LASA dan high alert di ruang
2. Masih Kurangnya sarana pada
farmasi dan gudang obat
ruang obat
3. Kepatuhan petugas masih
3. Kepatuhan pelaksanaan SBAR dan
kurangTBK dalam melayani
TBK di Unit Gawat Darurat 1. Refreshing tentang Han
pasien
4. Kepatuhan terhadap prosedur 2. HygieneUsulan pengadaan
4. Kepatuhan melakukan asesmen
Bedah minor (compliance rate) di Alat
jatuh pada pasien rawat inap dan
UGD dan Persalinan
rawat jalan
1. Masih ada petugas yang tidak 1. Monev dan pembinaan
Pencegahan dan 1. KIE etika batuk
mengunakan masker 2. Monev dan pembinaan
7 pengendalian infeksi 98,80 Baik 2. Pembuangan jarum suntik
(PPI) 2. Masih sering ditemukan Jarum berkala
memenuhi standar
suntik tempat samapah

29
BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan
Puskesmas Puskesmas Blambangan Umpu telah melaksanakan penilaian kinerja 2021 dengan
hasil sebagai berikut:
1. Kinerja UKM Esensial dengan nilai 93.34, kategori kinerja baik
2. Kinerja UKM Pengembangan dengan nilai 94,94 kategori kinerja Baik.
3. Kinerja UKP dengan nilai 92,33 kategori kinerja baik.
4. Kinerja manajemen puskesmas dengan nilai 8,11 kategori Cukup.
5. Kinerja mutu dengan nilai 92,53 kategori baik.
Sesuai dengan gambaran diatas, maka hasil kinerja Puskesmas Blambangan Umpu tahun 2021
dapat dikategorikan perjenis kegiatan sebagai berikut :
1. Kategori Kinerja Baik
a. Upaya Promosi Kesehatan
b. Upaya Kesehatan Ibu anak dan Keluarga Berencana
c. Upaya Kesehatan Gizi
d. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
e. Pelayanan Kesehatan Jiwa
f. Pelayanan UKGMD
g. Upaya Kesehatan Olah Raga
h. Upaya Kesehatan Lansia
i. Upaya Kesehatan Kerja
j. Upaya Kesehatan Matra
k. Pelayanan Laboratoriumm
l. Pelayanan Rawat Inap
m. Manajemen Umum
n. Manajemen SDM
o. Manajemen Keuangan
p. Manajemen data dan Informasi
q. Manajemen Program UKP
r. Survein Kepuasan Masyarakat
31
s. Standar jumlah dan kualitas tenaga puskesmas
t. Standar ruang pelayanan di Puskesmas
u. Pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI)

2. Kategori Kinerja Cukup


a. Upaya Kesehatan lingkungan
b. Perkesmas
3. Kategori Kinerja Kurang
4. Untuk kinerja manajemen puskesmas yang termasuk kinerja Rata-rata baik
B. Usul dan Saran
1. Monitoring dan evaluasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten lebihdiaktifkan.
2. Meningkatkan kerjasama lintas program dan lintas sektor serta berbagai upaya untuk lebih
meningkatkan partisipasimasyarakat.
3. Kegiatan tahun mendatang, masing–masing program diharapkan dapat meningkatkan hasil
kinerjanya, terutama untuk program–program yang hasil pencapaian kegiatannya masih di bawah
targetsasaran.
4. Untuk lebih meningkatkan kualiatas pelayanan dan mengantisipasi segala dampak pembangunan
perlu dibuat upaya baru dalam menanggulangi dan menghadapi masalah– masalah yang timbul.
5. Sumber daya kesehatan perlu terus ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitas, khususnya untuk
tenaga yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan dan administrasi puskesmas.

Blambangan Umpu, 02 Juni 2022


Kepala Puskesmas Blambangam Umpu

WIWIN SRI WAHYUNI,SKM,.MM


NIP. 19840612 200604 2 015

32