Anda di halaman 1dari 26

Hukum Kedua

Termodinamika

Kelompok 2
Anggota :
1.
2.
3.
4.
5.

Megawati Fratiwi
Meidila Narasati
Rahma Suryani
Palajuna Septarina
M. Afif

Dosen Pembimbing

: Dr. Ir. H. Muhammad Yerizam,


M.T

Pernyataan Hukum Kedua


Termodinamika

Pernyataan Hukum Kedua


Termodinamika
Hukum

kedua
termodinamika
mengatakan bahwa aliran kalor memiliki
arah yang berarti tidak semua proses di
alam adalah reversibel (dapat dibalik)

kalor mengalir secara spontan dari


benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu
rendah dan tidak pernah mengalir secara
PROSE
spontan dalam arah
kebalikannya
T >>
T
<<
S

Hukum
Termodinamika
1

Hukum
Termodinamika
1

EFEK
LUAR

HK. TERMODINAMIKA 2 :

Memberi

batasan

batasan

tentang arah yang dijalani suatu


proses

dan

pada

hukum

II,

adanya

termodinamika
perubahan
ditambahkan

kalor
suatu

apabila
energi/panas

selama proses berlangsung.

Pernyataan Clausius

Tidak
mungkin
membuat sebuah alat
yang beroperasi pada
siklus
yang
memindahkan
panas
dari benda Trendah ke

Kalor tidak akan mengalir spontan


dari benda dingin ke benda panas
Refrigerator
Mesin
Pendingin

Refrigerator :

Perpindahan panas yang

alami terjadi dari media


Lingkungan

Ttinggi ke Trendah.

QH
Kondensor

Alat yang
digunakan untuk
memindahkan
panas dari media
temperatur
rendah ke

Katup
ekspansi

Wnet,in

Kompresor
Evaporator
QL
Ruangan yang
didinginkan

Pernyataan Kelvin Planck

Tidak mungkin membuat suatu mesin


kalor yang bekerja dalam suatu siklus yang
semata-mata mengubah energi panas yang
diperoleh dari suatu sumber pada suhu
tertentu seluruhnya menjadi usaha luar.

Tidak ada alat yang dapat merubah


panas seluruhnya menjadi kerja

12

Contoh penerapan dari


pernyataan Clausius

Pernyataan Clausius
13

Tidak mungkin untuk membuat sebuah


mesin kalor yang bekerja dalam suatu siklus
yang semata-mata memindahkan energi
panas dari suatu benda dingin ke benda
panas.
Dengan kata lain, seseorang tidak dapat
mengambil energi dari sumber dingin (suhu
rendah) dan memindahkan seluruhnya ke
sumber panas (suhu tinggi) tanpa
memberikan energi untuk melakukan usaha.

Contoh penerapan dari pernyataan Clausius


14

Contoh lain :
15

Contoh
penerapan dari
Kelvin Planck

MESIN
KALOR

Mesin kalor adalah suatu


alat
yang
dapat
mengkonversi
energi
internal menjadi energi
mekanik. Gagasan dasar
mesin kalor adalah bahwa
energi
mekanik
bisa
didapat dari energi termal
hanya
ketika
kalor
dibiarkan mengalir dari
temperatur
tinggi
ke
rendah. Dalam proses ini,
sebagian
kalor
dapat
diubah menjadi energi
mekanik, Masukkan kalor

Sebuah
mesin
kalor
dapat
dikarakteristikansebagai berikut:
a. Mesin kalor menerima panas
dari source bertemperatur tinggi
(energi matahari, furnace bahan
bakar, reaktor nuklir,dsb).
b.Mesin
kalor
mengkonversi
sebagian panas menjadi
kerja
(umumnya dalam bentuk poros
yang
berputar).
c. Mesin kalor membuang sisa
panas ke sink temperatur rendah.

LEMARI ES
Dan
PENYEJUK
UDARA

Prinsip kerja lemari es merupakan


kebalikkan mesin kalor. Masingmasing beroperasi untuk mentransfer
kalor keluar dari lingkungan yang
sejuk ke lingkungan yang hangat.
Lemari es dan penyejuk udara
melakukan kerja untuk melakukan
yang sebaliknya: membuat kalor
mengalir dari dingin ke panas. Kita
bisa
mengatakan
keduanya
memompa kalor dari daerah dingin
ke daerah yang lebih panas, melawan

Kesamaan
Pernyataan
antara Clausius
dan Kelvin Planck
terhadap
Hukum
Termodinamika
II

Hukum Kedua Termodinamika


Hukum 2 termodinamika merupakan salah satu prinsip
dasar dalam termodinamika
Pernyataan Kelvin - Planck dan Clausius dari hukum
kedua Termodinamika merupakan 2 pernyataan berbeda
tetapi memiliki dasar yang sama
Pernyataan Kelvin - Planck tentang Hukum Kedua:
Tidak ada sebuah proses yang berubah dengan
hanya menerima panas dari satu reservoir tinggi
dan mengubah seluruhnya menjadi kerja.
Lord Kelvin (William Thomson) (1824-1907)

Pernyataan Clausius tentang Hukum Kedua:


Tidak ada sebuah proses yang berubah dengan hanya
menerima panas dari satu reservoir dingin dan
mengubahnya menjadi panas.
Rudolf Clausius
(2.1.1822 -24.8.1888)

Untuk mengetahui apakah benar


bahwa kedua pernyataan tersebut adalah
sama, maka dapat dibuktikan dengan:

Melakukan
sistem
berdasarkan
pelanggaran terhadap pernyataan
Kelvin
Planck
yang
juga
melanggar pernyataan Clausius
Melakukan sistem berdasarkan
pelanggaran terhadap pernyataan
Clausius yang juga melanggar
pernyataan Kelvin - Planck

Pelanggaran
Terdapat sistem Non
Pernyataan Kelvin
Kelvin - Planck
- Planck
Mengkombinasikan antara sistem Non
Kelvin - Planck dengan Heat pump

Terdapat sistem Non


Clausius

Pelanggaran
pernyataan Clausius

Pelanggaran
pernyataan Clausius

Terdapat sistem Non


Clausius

Mengkombinasikan antara sistem Non


Clausius dengan Heat engine

Q
Q

Q Q

Terdapat sistem Non


Kelvin - Planck

Pelanggaran pernyataan
Kelvin - Planck