Anda di halaman 1dari 20

REFERAT

GALLSTONE ILEUS
HENNING DWIANGGA., S.KED
N 111 15 031
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO

Department of Radiology

PENDAHULUAN

Batu empedu atau cholelithiasis adalah timbunan Kristal di dalam kandung


empedu atau di dalam saluran empedu atau kedua-duanya

Batu yang ditemukan di dalam kandung empedu bisa berupa batu kolesterol,
batu pigmen yaitu coklat atau pigmen hitam, atau batu campuran.

Gallstone ileus

atau ileus batu empedu adalah kondisi umum


yang mungkin terjadi ketika batu kandung empedu masuk ke dalam saluran
usus, biasanya sebagai akibat dari fistula internal antara kandung empedu
dan duodenum. Ini terhitung hanya 14% dari semua obstruksi usus Pada
pasien dengan cholilithiasis hanya 0,3-0,5% menjadikan batu empedu ileus.
Akibat dari ini, kematian dilaporkan berkisar 12-18%, terutama pada pasien
yang lebih tua yang sering berdampingan dengan penyakit morbid.

Ukuran batu >2,5cm dapat


Mengakibatkan SBO

EPIDEMIOLOGI

Gallstone Ileus
Adalah komplikasi jarang penyakit batu empedu, terjadi pada sekitar 0,5% dari
kasus. Ini menyumbang hanya sekitar 1-4% dari penyebab obstruksi usus, tetapi
sampai 25% kasus obstruksi usus pada orang-orang di atas usia 65. Hal ini lebih
sering terjadi pada wanita dibandingkan pria dan kejadian mencerminkan
prevalensi batu empedu dengan usia dan jenis kelamin. Hal ini dianggap sebagai
'langka dan kontroversial'.

ANATOMY & FISIOLOGI

Duodenum merupakan saluran berbentuk huruf C dengan panjang sekitar 10 inci (25cm)
yang merupakan organ penghubung gaster dengan jejunum. Duodenum adalah organ penting
karena merupakan tempat muara dari ductus choledochus dan ductus pancreaticus. Duodenum
melengkung disekitar caput pancreatikus. Panjang duodenum menyerupai gaster dengan
diameter 1 inchi (2,5cm).

ETIOLOGI
Mayoritas (80-90%) dari batu empedu terbentuk di dalam
kandung empedu terutama terdiri dari kolesterol (70%) dalam
matriks pigmen empedu, garam kalsium dan glikoprotein
Batu pigmen coklat berhubungan dengan infeksi pada saluran
empedu (deconjugation bakteri dan cacing dari glucuronides
bilirubin) dan lebih sering di Asia
Batu pigmen hitam terutama terdiri dari kalsium bilirubinate dan
ditemukan pada anemia hemolitik atau haematopoiesis tidak
efektif dan pada pasien dengan cystic fibrosis

PATOFISIOLOGI
Supersaturasi
kolesterol
Semakin tinggi kadar kolesterol
atau semakin
rendah kandungan garam empedu,
akan membuat kondisi di dalam kandung empedu jenuh akan kolesterol
(supersaturasi kolesterol)

Pembentukan
kolesterol
Apabila saturasi kolesterol
lebih tinggi,inti
maka
akan diangkut dalam bentuk
vesikel. Vesikel ini dengan adanya protein musin akan membentuk Kristal
kolesterol, disatukan oleh protein empedu membentuk batu kolesterol
Pembentukkan gallstone ileus
Peradangan yang dapat membuat nekrosis jaringan sehingga terbentukna
fistula yang menghubungkan GB dan Duodenum.

MANIFESTASI KLINIS
Terdapat 4 tanda kardinal gejala ileus obstruktif
1. Nyeri abdomen

2. Muntah

3. Distensi

4. Kegagalan buang air besar atau gas(konstipasi).

Gejala ileus obstruktif tersebut bervariasi tergantung kepada


1. Lokasi obstruksi

2. Lamanya obstruksi

3. Penyebabnya

4. Ada atau tidaknya iskemia usus

DIAGNOSIS
ANAMNESIS dan PEMFIS
Jenis kelamin

Berat badan

Kadar cholesterol yang tinggi

Penurunan berat badan disertai dehidrasi

Susah buang air besar

Perut terasa kembung

Nyeri tekan abdomen sesuai lokasi letak batu dan inflamasinya

Turgor kulit menurun

Penggunaan CT scan telah diterima secara luas sebagai penunjang pilihan untuk
obstruksi usus, karena sangat efektif dalam menentukan tingkat dan penyebab
obstruksi. Pada gallstone ileus CT scan memungkinkan deteksi lokasi yang spesifik
dan ukuran batu ektopik, lokasi obstruksi usus, dan visualisasi langsung dari
empedu-enterik fistula.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Obstruksi usus halus mengalami distensi dan
tidak ditemukan bayangan gas dalam kolon

Gambar A). CT of the upper abdomen showing air in the gallbladder (black arrow) and contrast
medium flowing from the gallbladder into the duodenum (white arrow).

Gambar B). CT of the lower abdomen showing the stone in the terminal ileum
(white arrow)

Gambar C). Dilated small bowel loops with large gallstone.

DIAGNOSIS BANDING
Small bowel obstruction other type (Intraluminal Obstruction)

Kondisi ini diketahui menyebabkan obstruksi usus kecil dan kadang-kadang CT dapat
menunjukkan bezoar sebagai massa di segmen terhalang usus. bezoar yang dapat
digariskan oleh cairan dalam usus kecil proksimal melebar, dan massa yang dapat
berbintik-bintik karena udara yang terjebak di dalamnya

PENATALAKSANAAN

Enterolithotomy dikombinasikan dengan pembedahan saluran empedu definitif dan


fistula penutupan keduanya telah terbukti prosedur aman dengan pendekatan bedah
tradisional terbuka. Secara teknis hal ini membutuhkan waktu operasi lebih singkat.
Dengan meningkatnya pengalaman dalam operasi usus, dengan enterolithotomy
dibantu laparoskopi dapat meminimalkan trauma bedah untuk pasien dan hasil lebih
cepat

PROGNOSIS
Berdasarkan demografi penduduk yang terkena dampak (lansia) dari kondisi
gallstone ileus ini dapat memiliki angka kematian yang tinggi (12-30%).
Pembedahan definitif, dengan penghapusan batu (enterolithotomy) dan
perbaikan fistula choledochoenteric, disertai dengan kolesistektomi dapat
memperbaiki harapan hidup orang dengan gallstone ileus .

TERIMAKASIH