Anda di halaman 1dari 11

PERSEPSI SEHAT SAKIT,RESPON

SAKIT, ETIOLOGI SAKIT, PERAN


DAN PERILAKU PASIEN
TERHADAP SAKIT
Kelompok 3 :
Sulistyani
Lidya Permatasari Sunardi
Lisyaroh Nurul Sutrisno
Parwoso Yoan Aditia Murti
Roby Noor Jayadi Yulia Marasofi
Sri Pujiastuti Yustina Sri
Persepsi Sehat Sakit
 Persepsi merupakan salah satu proses psikologis yang
mendasar yang banyak pengaruhnya pada proses
terbentuknya ingatan (memory), pikiran (thinking) dan
proses belajar (learning)(Budioro, 1998)
 Sehat adalah bukan hanya sekedar sehat secara
jasmani dan badan saja, akan tetapi hal ini juga
mencakup akan kesehatan kita secara mental jiwa dan
juga spriritual sosial kita juga.
 Sakit adalah keadaan yang tidak normal atau tidak
sehat(Asmadi, 2001)
PERSEPSI SEHAT SAKIT
 Pandangan orang tentang kriteria tubuh sehat atau
sakit, tidak selalu bersifat obyektif
 Persepsi masyarakat tentang sehat/sakit
dipengaruhi oleh unsur pengalaman masa lalu &
unsur sosial-budaya.
 Petugas kesehatan berusaha menerapkan kriteria
medis yang obyektif berdasarkan simptom untuk
mendiagnosis kondisi fisik individu
RESPON SAKIT
Setiap inidividu memiliki respon sakit
yang berbeda-beda meskipun
menerima rangsangan nyeri yang
sama

Respon yang bervariasi terhadap stimulis


sakit yang identik bukan disebabkan oleh
perbedaan persepsi rasa sakit tetapi
disebabkan oleh variasi reaksi rasa sakit.

Respon individu terhadap gejala sakit


(Schuman) terdiri atas beberapa tahap yaitu ;
tahap pengenalan gejala, tahap asumsi
peranan sakit, tahap kontak dengan pelayanan
kesehatan, tahap ketergantungan si sakit dan
tahap penyembuhan atau rehabilitasi.
 Dipengaruhi oleh 3 faktor :
1. Agent (pembawa bibit penyakit),
2. Environment (lingkungan) dan
3. Host (manusia)
Faktor Agent

Unsur
kimiawi :
Unsur Unsur bahan dari
biologis : nutrisi : luar tubuh Unsur psikis
mikro bahan maupun atau Unsur unsur
organisme makanan dari dalam Unsur fisika genetik : kebiasaan fisioloigis
(virus, yang tidak tubuh :panas, terkait hidup seperti
bakteri, memenuhi sendiri benturan dengan (rokok, kehamilan
jamur, standar (karbon herediter alcohol) dan
parasit, gizi yang monoksid, atau persalinan.
protzoa, ditentukan, obat- keturun.
metazoa), obatan,
arsen,
pestisida),
Faktor Environment(Ekstrinsik)

1. Lingkungan Biologis
(flora & fauna)

2. Lingkungan Fisik

3. Lingkungan Sosial
Ekonomi
Faktor Host (intrinsik)
 Komponen :
1. Umur: usia lanjut lebih rentang unutk terkena penyakit karsinoma, jantung dan lain-
lain daripada yang usia muda.
2. Jenis kelamin (seks) :penyakit kelenjar gondok, kolesistitis, diabetes melitus
cenderung terjadi pada wanita serta kanker serviks yang hanya terjadi pada
wanita atau penyakit kanker prostat yang hanya terjadi pada laki-laki atau yang
cenderung terjadi pada laki-laki seperti hipertensi, dan jantung.
3. Ras, suku (etnik0 : pada ras kulit putih dengan ras kulit hitam yang berbeda dalam
hal kerentanan terhadap suatu penyakit.
4. Genetik (hubungan keluarga: penyakit yang menurun seperti hemofilia, buta
warna, sickle cell anemia.
5. Status kesehatan umum termasuk status gizi.
6. Bentuk anatomis tubuh
7. Fungsi fisiologis atau faal tubuh
8. Keadaan imunitas dan respons imunitas
9. Kemampuan interaksi antara host dengan agent
10. Penyakit yang diderita sebelumnya
11. Kebiasaan hidup dan kehidupan sosial dari host sendiri
PERAN PASIEN TERHADAP SAKIT

1. Sakit sebagai upaya untuk


menghindari tekanan
2. Sakit sebagai upaya untuk
mendapatkan perhatian
3. Sakit sebagai kesempatan
Peranan pasien terhadap sakit untuk istirahat
dibagi menjadi 6 yaitu :
4. Sakit sebagai alasan
kegagalan pribadi
5. Sakit sebagai penghapus dosa
6. Sakit untukmendapatkan alat
ukur
PERILAKU PASIEN TERHADAP SAKIT

Menurut Soekidjo
Notoatmodjo, 2005

Mencari
penyembuhan
atau
Mengambil pengobatan
tindakan dengan keluar yakni ke
melakukan fasilitas
pengobatan pelayanan
sendiri (self kesehatan
Didiamkan saja treatment atau
(no action), self medication).
artinya sakit
tersebut
diabaikan dan
tetap
Cont...
Perubahan perilaku selama sakit (Aimul, Aziz dan
Hidayat, 2004) :
 Adanya perasaan ketakutan

 Menarik diri

 Egosentris

 Sensitif terhadap persoalan kecil

 Reaksi emosional tinggi

 Perubahan persepsi

 Berkurangnya minat