Anda di halaman 1dari 12

KEPERAWATAN KRITIS

DRUGS ICU !!!


Disusun Oleh :
Maulana Imanullah (1611011007)
Faik nuris syamsiah (1611011008)
Fepti Andriani (1611011025)
dibina oleh
Mohammad Ali Hamid, S.Kep., M.Kes., CWCCA
• Kesehatan manusia merupakan masalah yang dihadapi masing- masing
individu untuk mempertahankan dirinya agar selalu dalam keadaan sehat
fisik, mental dan social. Begitupun seorang tenaga kesehatan, sudah
selayaknya mereka melakukan usaha-usaha untuk meminimalkan resiko
kecacatan maupun kematian pada pasien yang gawat maupun darurat
sebagai pertolongan yang pertama dan menyelamatkan pasien dari
kematian. Kondisi yang seperti itu dinamakan sebagai emergency.
Emergency merupakan suatu usaha dimana penanganannya harus cepat dan
tepat untuk menghindari kematian.
• Pelayanan kesehatan kegawatdaruratan atau emergency adalah hak asasi
setiap orang dan merupakan kewajiban yang harus dimiliki semua orang.
Dimana pasien yang gawat darurat mendapatkan hak untuk diberikan suatu
pengobatan sebagai penunjang hidupnya. Apalagi jika pasien hanya mampu
hidup dengan bantuan alat kesehatan khusus yang berada pada ruang yang
khusus maupun tergantung pada obat-obatan, sudah seharusnya tenaga
kesehatan memberikan apa yang pasien butuhkan termasuk pemberian obat.
• AntiKoagulan
• AntiDisritmia
• Bedah Saraf
• Jantung
• Keracunan
• Krisis hipertensi
• Syok
golongan obat yang dipakai untuk
menghambat pembekuan darah.
a) Heparin
berfungsi untuk mencegah pembentukan pembekuan
darah.
a) Warfarin
Obat ini terutama dipakai untuk mencegah keadaan
troboembolik
a) Quinidin Sulfat (Cin-Quin)
b) Prokainamid (Pronestyl,Procan)
c) Disopiramid (Norpace)
a)Manitol
untuk mengobati peningkatan takanan intrakranial, yang
bisa timbul setelah suatu trauma kepala, bedah saraf, dan
jenis0jenis patologi intrakranial lain.

b) Metilprednisolon (Solu-Medrol)
dapat memperbaiki fungsi sensorik dan motorik pada
pasien yang mengalami cedera traumatik medula spinalis dari 6
minggu sampai 6 bulan setelah cidera.
a) Adenosin (Adenocard)
b) Atropin Sulfat
c) Bretilium Tosilat (Bretylol)
d) Epinefrin
e) Lidokain
f) Morfin Sulfat
g) Natrium Bikarbonat
h) Nitrogliserin (Nitrostat, Tridil)
a) Arang Aktif
b) Digosin Immune Fab (Digibind)
c) Magnesium Sulfat
d) Nalokson (Narcan)
a) Diazoksid (Hyperstat)
suatu agen hipertensi intravena yang diberikan untuk krisis
hipertensi.
a) Natrium Nitroprusid (Nipride)
suatu agen intravena yang dipakai untuk menurunkan
tekanan darah arteri pada kegawatdaruratan hipertensi
a) Dekstrose 5% :adalah suatu larutan pekat karbohidrat tinggi yang dipakai
untuk mengobati hipoglikemia yang diinduksi oleh insulin atau syok karena
insulin.
b) Difenhidramin (Benadryl) :adalah suatu antihistamin yang sering diberikan
bersama-sama epinefrin pada syok anafilaktit.
c) Dobutamin (Dobutrex) :adalah suatu obat simpatomimetik dengan kerja
beta1 adrenergik
d) Dopamin (Itropin) :adalah suatu agen simpathomimetik yang sering dipakai
untuk mengobati hipotensi dalam keadaan syok
e) Epinefrin :adalah obat pilihan dalam mengobati syok anafilaktik, respon
alergi yang paling gawat
f) Glukagon : adalah suatu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang
bekerja meningkatkan gula darah
g) Norepinefrin:adalah suatu ketokelamin dengan kerja vasokontriksi yang
sangat kuat