Anda di halaman 1dari 14

Teori Ekonomi Makro I

Investasi merupakan semua pengeluaran


pada barang-barang modal (kapital riil)
dalam jangka panjang

Investasi Riil
Investasi Investasi Finansial

Teori Ekonomi Makro I


Jenis Investasi
I. Investasi Riil

Investasi terhadap barang-barang


tahan lama (barang-barang modal
yang akan digunakan dalam proses
produksi

 Investasi tetap perusahaan (Business fixed


investment )

 Investasi untuk perumahan ( residental


constraction )

 Investasi perubahan bersih perusahaan ( Net


change in business inventory )

Teori Ekonomi Makro I


II. Investasi Finansial

Investasi terhadap surat-surat berharga


(saham, obligasi dan surat bukti hutang)

Teori Ekonomi Makro I


Pertimbangan utama dalam memilih
suatu jenis investasi :

 Tingkat bunga (i)

Tingkat pengembalian barang


 modal (rate of return) MEC

Prospek dari kegiatan investasi


 tersebut

Teori Ekonomi Makro I


Bagaimana menentukan tk.
Pengembalian barang modal (MEC)

Untuk menentukan besarnya tk. Pengembalian dari


suatu barang modal dapat dilakukan dgn jalan
mencari tingkat diskonto yang menyamakan antara
harga barang modal dengan pendapatan-
pendapatan yang diharapkan ditambah dgn nilai
sisa (nilai residu)
Nilai residu
Jumlah yg diterima

V=
R
+
R2
+
R3
+ +
Rn
+
s
(1+i) (1+i) 2
(1+i) 3 (1+i) (1+i)n
n

Nilai sekarang Tingkat diskonto

Teori Ekonomi Makro I


Contoh :

Suatu investasi yang potensial pada


setiap akhir tahun selama empat tahun
akan memberikan hasil Rp. 100 jt,
tingkat bunga yang berlaku 3%; 4%; 5%;
dan 6%. Bila mana biaya investasi
Rp. 354,60 jt, maka pada tingkat bunga
manakah kegiatan investasi itu dapat
dilihat keuntungan atau kerugiannya (go/
no go).

Teori Ekonomi Makro I


Jawab :

Hasil yg diharapkan Nilai diskonto

( x Rp juta ) 3% 4% 5% 6%
Akhir thn pertama 100 97,09 96,15 95,24 94,34
Akhir thn kedua 100 94,26 92,46 90,70 89,00
Akhir thn ketiga 100 91,51 88,90 86,38 83,96
Akhir thn ke empat 100 88,85 85,48 82,27 79,21

Jumlah hsl diskonto 371,71 362,99 354,60 346,60


Biaya investasi 354,60 354,60 354,60 354,60

MEC > i MEC > i MEC = i MEC < i

Teori Ekonomi Makro I


Slop/lereng kurva MEC dan MEI sama-sama
menunjukkan kondisi yang negatif, dikarenakan
hubungan antara tk bunga dengan investasi
menunjukkan hubungan yang negatif.

Perbedaan MEI menunjukkan hubungan


nilai I dan tk.i pada harga
MEC dan MEI barang modal yang berubah
walaupun tk i berubah

i
MEC menunjukkan
hubungan nilai I dan
io tk. i pada harga
barang modal yang
tetap walaupun tk. i
berubah
MEC
MEI I
0
Io I1
Teori Ekonomi Makro I
Faktor – faktor
Yang Mempengaruhi MEI

 Jumlah aktivitas investasi sosial yang


terselenggara dalam masyarakat
 Pertumbuhan Penduduk (Population
Growth)
 Technoligical invention and innovation
 Capital acumulation

 State of business confidence

 Struktur Pajak
Teori Ekonomi Makro I
III-9

Siapa Pelaksana-pelaksana Investasi ?


 Pemerintah ( Public Investment )

 Swasta ( Pivate Investment )

 Pemerintah dan Swasta


( Foreign Investment )

- Bersifat otonom
- Tujuannya tdk mencari keuntungan
- Bersifat Social Overhead Capital (SOC) -SOC
-EOC
Teori Ekonomi Makro I
III-10

Kapasitas Produksi Nasional, COR dan ICOR

COR dan ICOR merupakan suatu alat yang banyak


dipergunakan dalam teori pembangunan, dimana
pembangunan ekonomi bertujuan utk menaikkan tk
kemakmuran msy. Tingginya tk kemakmuran msy dicerminkan
oleh besarnya pendapatan nasional.

Jmlh pendapatan nasional tergantung pada kapasitas


produksi nasional dan kapasitas produksi itu
tergantung pada kualitas, kuantitas, serta komposisi
faktor-faktor produksi itu sendiri.

INVESTASI
Teori Ekonomi Makro I
III-11

MENENTUKAN COR & ICOR

COR (Capital Output Ratio) yaitu suatu angka yang


menyatakan perbandingan antara besarnya
investasi dengan besarnya hasil produksi nasional
K
COR =
Q

Bilamana yang diperbandingkan adalah tambahan


investasi dengan tambahan pendapatan, maka
hasilnya adalah ICOR (Incremental Capital Output
Ratio)

K
ICOR =
Q
Teori Ekonomi Makro I