Anda di halaman 1dari 13

KEPERAWATAN SEBAGAI ILMU DAN TEORI

DISUSUN OLEH :

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

ANDI LESMANA ARDI TAQWADI ASTERIA DAYANG RATNA M JULIAWATI MADIA PUSPITA YUNIAR

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat karunia Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Pada kesempatan ini tidak lupa kami ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada pihak yang telah membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini. Makalah ini membahas tentang Keperawatan Sebagai Ilmu Dan Teori . Makalah ini kami selesaikan dalam rangka memenuhi tugas yang teleh diberikan oleh dosen mata ajar Konsep Dasar Keperawatan . Kami sadar bahwa makalah ini jauh dari sempurna, untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi perbaikan makalah ini selanjutnya. Namun kami juga berharap agar makalah ini dapat berguna bagi siapa saja yang membacanya khususnya mahasiswa/i di lingkungan Politeknik Kesehatan Pontianak Progrm Sudy Keperawatan Singkawang.

Singkawang,

16 September 2009

Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. I DAFTAR ISI .......................................................................................................... II

BAB I PENDAHULUAN........................................................................................ 1 a. Latar Belakang.................................................................... 1 b. Tujuan Penulisan................................................................. 1 c. Ruang Lingkup penulisan.................................................... 1 d. Metode Penulisan............................................................... 2 e. Sistematika Penulisan ...................................................... 2

BAB II KEPERAWATAN SEBAGAI ILMU DAN TEORI............................ 3 a. Pengertian Ilmu ................................................................. 3 b. Pengertian Teori................................................................. 3 c. Keperawatan Sebagai Ilmu dan Teori........................... 5

BAB III PENUTUP................................................................................................ 8 a. Kesimpulan........................................................................... 8 b. Saran..................................................................................... 8

DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... 9

II

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Setiap orang selalu berusaha mengenang, mempelajari dan menganalisa berbagai fenomena yang terjadi dalam hidupnya sebagai suatu pengetahuan dasar dan pengalaman hidup yang dimilikinya sehingga bermanfaat dalam kehidupan sehari hari yang meliputi ilmu dan teori. Ilmu dan teori tidak akan pernah terpisahkan, karena merupakan satu kesatuan yang memiliki aktifitas berfikir yang tingg. Dengan adanya ilmu maka teori menumbuh kembangkan pengetahuan yang diharapkan dapat membantu dan mengembangkan praktek dan proses pendidikan.

B. Masalah
Apa pengertian ilmu dan teori? Bagaimana ilmu dan teori dalam keperawatan?

C. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : Mahasiswa dapat memahami pengertian ilmu dan teori Mahasiswa dapat memahami keperawatan sebagai ilmu dan teori

D. Ruang Lingkup
Adapun ruang lingkup dari penulisan makalah ini, penyusun hanya membatasi pada pembahasan tentang keperawatan sebagai ilmu dan teori.

E. Metode Penulisan
Dalam mengumpulkan data, penyusun menggunakan metode : a. Studi literatur b. Diskusi kelompok c. Konsultasi dengan dosen pembimbing

F. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan makalh ini terdiri dari tiga bab yang disusun sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN f. Latar Belakang g. Tujuan Penulisan h. Ruang Lingkup penulisan i. Metode Penulisan j. Sistematika Penulisan BAB II KEPERAWATAN SEBAGAI ILMU DAN TEORI a. b. c. BAB III Pengertian Ilmu Pengertian Teori Keperawatan Sebagai Ilmu dan Teori

PENUTUP c. Kesimpulan d. Saran


2

BAB II KEPERAWATAN SEBAGAI ILMU DAN TEORI A. Pengertian Ilmu


Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya . Contoh: Ilmu Alam hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi kedalam hal yang bahani (materiil saja) atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika membatasi lingkup pandangannya ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang kongkrit. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jauhnya matahari dari bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi sesuai untuk menjadi perawat.

B.Pengertian Teori
Kata teori memiliki arti yang berbeda-beda pada bidang-bidang pengetahuan yang berbeda pula tergantung pada metodologi dan konteks diskusi. Secara umum, teori merupakan analisis hubungan antara fakta yang satu dengan fakta yang lain pada sekumpulan fakta-fakta . Selain itu, berbeda dengan teorema, pernyataan teori umumnya hanya diterima secara
3

"sementara" dan bukan merupakan pernyataan akhir yang konklusif. Hal ini mengindikasikan bahwa teori berasal dari penarikan

kesimpulan yang memiliki potensi kesalahan, berbeda dengan penarikan kesimpulan pada pembuktian matematika. Dalam ilmu pengetahuan, teori dalam ilmu pengetahuan berarti model atau kerangka pikiran yang menjelaskan fenomena alami atau fenomena sosial tertentu. Teori dirumuskan, dikembangkan, dan dievaluasi menurut metode ilmiah. Teori juga merupakan suatu hipotesis yang telah terbukti kebenarannya. Manusia membangun teori untuk menjelaskan, meramalkan, dan menguasai fenomena tertentu (misalnya, benda-benda mati, kejadiankejadian di alam, atau tingkah laku hewan). Sering kali, teori dipandang sebagai suatu model atas kenyataan (misalnya : apabila kucing mengeong berarti minta makan). Sebuah teori membentuk generalisasi atas banyak observasi dan terdiri atas kumpulan ide yang koheren dan saling berkaitan. Istilah teoritis dapat digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang diramalkan oleh suatu teori namun belum pernah terobservasi. Sebagai contoh, sampai dengan akhir-akhir ini, lubang hitam dikategorikan sebagai teoritis karena diramalkan menurut teori relativitas umum tetapi belum pernah teramati di alam. Terdapat miskonsepsi yang menyatakan apabila sebuah teori ilmiah telah mendapatkan cukup bukti dan telah teruji oleh para peneliti lain tingkatannya akan menjadi hukum ilmiah. Hal ini tidaklah benar karena

definisi hukum ilmiah dan teori ilmiah itu berbeda. Teori akan tetap menjadi teori, dan hukum akan tetap menjadi hukum.

C.Keperawatan Sebagai Ilmu Dan Teori 1.Keperawatan Sebagai Ilmu


Ilmu keperawatan merupakan suatu disiplin ilmu yang memiliki body of knowledge yang khas sehingga akan selalu berkembang. Perkembangan ilmu keperawatan menjadi tanggungjawab semua stakeholder keperawatan, diantaranya adalah para professional keperawatan, pendidik keperawatan, dan mahasiswa keperawatan. Salah satu bagian penting dalam proses pengembangan ilmu keperawatan adalah dengan adanya riset keperawatan. Keperawatan sebagai ilmu memilki objek formal dan materia, sebagai objek forma, keperawatan memilki cara pandang pada respons manusia terhadap masalah kesehatan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya,

kemudian bantuan pada manusia diberikan pada individu, kelompok atau masyarakat yang tidak mampu berfungsi secara sempurna dalam masalah kesehatan dan proses penyembuhan, dimana ilmu keperawatan sangat memperhatikan masalah-masalah keperawatan yang dilakukan dengan

mencari kebenaran secara ilmiah. Sebagai objek materia, keperawatan memiliki bahasan yang disusun secara sistematis dan menggunakan metode ilmiah dimana asuhan

keperawatan pada manusia ditujukkan kepada bagian yang tidak dapat

berfungsi secara sempurna yang berkaitan dengan kondisi kesehatan itu sendiri dan manusia sebagai makhluk yang utuh dan unik. Keperawatan dikatakan sebuah ilmu karena keperawatan memiliki landasan ilmu

pengetahuan yang ilmiah yaitu scientific nursing karena ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan selalu berkembang.

2. Keperawatan Sebagai Teori


Teori keperawatan adalah usaha-usaha untuk menguraikan atau menjelaskan fenomena mengenai keperawatan. Teori keperawatan digunakan sebagai dasar dalam menyusun suatu model konsep dalam keperawatan,dan model konsep keperawatan digunakan dalam menentukan model praktek keperawatan. Teori keperawatan disni sangat penting arti nya bagi pengembangan profesionalisme keperawatan keperawatan. Teori tersebut membedakan ilmu

dengan disiplan ilmu lainnya da berfungsi menggambarkan ,

menjelaskan, memperkirakan serta mengontrol hasil asuhan keperawatan yang diberikan. Karena nya, salah satu manfaat teori keperawatan adalah membantu menyampaikan pengetahuan dalam rangka memperbaiki praktik keperawatan melalui upaya penggambaran,penjelasan,prediksi,dan

pengendalian fenomena dlam ranah keperawatan. Tujuan pengembangan teori keperawatan sendiri adalah untuk mampu

menumbuhkan

serta mengembangkan

pengetahuan

diharapkan

membantu serta mengembangkan praktik keperawatan dan pendidikan

keperawatan. Ini penting, mengingat pengetahuan teoritis keperawatan akan berdampak pada kemampuan perawat dalam melakukan analisis serta berfikir secara logis, sistematis, dan analitis agar dapat meningkatkan profesionalisme keperawatan, baik dalam bidang pendidikan, penelitian maupun praktik keperawatan. Ada tiga pendekatan dalam pengembangan dan pembentukan teori keperawatan,yaitu : 1. Meminjam teori dari disiplin ilmu lain yang relevan dengan tujuan keperawatan dan mengintegrasikan nya ke dalam ilmu keperawatan. 2. Menganalisis situasi praktik keperawatn dalam rangka mencari konsep yang berkaitan dengan praktik keperawatan. 3. Menciptakan suatu kerangka konsep yang memungkin kan

pengembangan teori keperawatan.

Untuk memuahkan alur berfikir mengenai hubungan dan pengaruh logis antar konsep serta untuk merealisasikan teori keperawatan ke dalam praktik, diperlukan suatu model keperawatan. Model digunakan dan diwujudkan ke dalam praktik keperawatan yang konkret. Oleh sebab itu, keperawata sebagai ilmu harus didukung oleh teori dan model konseptual keperawatan agar layanan keperawatan yang diberikan semakin profesional.

BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN Setelah mengkaji berbagai hal yang menyangkut ilmu dan teori dalam keperawatan dapat disimpulkan bahwa sebuah ilmu keperawatan memiliki landasan pengetahuan yang ilmiah sciensfic nursing karena ilmu keperawatan dan tekhnlogi keperawatan selau berkembang mengikuti rotasi kehidupan dan sebuah teori merupakan landasan karakteristik suatu proses dalam kejadian atauperistiwa dan dasar dari pengamatan yang akan menjadi percobaan langsung.

B. SARAN Kami menyadari dalam penulisan makalh in terdapat banyak kekurangan, maka dari itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak demi perbaikan makalah ini selanjutnya. Atas kritik dan saran yang diberikan kami mengucapkan terima kasih.

DAFTAR PUSTAKA
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu 2. http://id.wikipedia.org/wiki/Teori 3. Sumber : http://blogs.unpad.ac.id/PDK/?p=6 4. Sumberhttp://www.keperawatan.net/tag/teori-keperawatan/ : 5. Asmadi, Konsep Dasar Keperwatan