Anda di halaman 1dari 32

Pertemuan 1 Pengantar Asesmen 1

Bagian 1: kuliah 60 menit

Bagian 2: diskusi 50 menit


Bagian 3 : kuliah 40 menit

Materi Pokok Bahasan Psikodiagnostika


Pengertian dan ruang lingkup psikodiagnostika Asesmen dan tes : Perbedaan, sifat dan fungsi Sejarah asesmen dan tes Terapan tes dalam psikologi Tes dan isu budaya Statistika dan tes Pengembangan tes Validitas, reliabilitas, dan kode etik Metode asesmen:
Wawancara dan observasi Pengukuran fungsi neurologis (Wright, 2011) Pengukuran kemampuan kognitif (Wright, 2011) Pengukuran kepribadian
Projective Non projective

Pengukuran lain
Minat Prestasi sekolah kerja Tes perkembangan

Materi Pokok Bahasan Observasi


Pengantar Pengertian dan pentingnya Observasi Observasi sebagai metode ilmiah Observasi
Penelitian Pemeriksaan psikologis

Observasi dan perkembangan ilmu Psikologi Jenis observasi Terstruktur dan tak terstruktur Partisipatif dan non partisipatif Eksperimental dan natural

Strategi observasi Naratif Behavioral checklist Rating scale Merancang Panduan observasi Pencatatan hasil observasi Pengolahan dan pelaporan hasil observasi Teknik observasi dan penerapannyanya dalam bidang Psikologi Perkembangan, Sosial, Klinis, PIO, Eksperimen, Pendidikan

Materi Pokok Bahasan Wawancara


Pengantar Pengertian dan pentingnya wawancara Wawancara sebagai metode
penelitian Pemeriksaan psikologi

Jenis wawancara Terstruktur, semi, dan tak terstruktur Lansung dan tidak langsung wawancara kognitif, behavioral Merancang panduan wawancara Ketrampilan mikro wawancara Building rapport Bertanya Mendengar empatik Probing

Wawancara kelompok (FGD) Wawancara anak dan wawancara klinis (pengahar dari perkembangan dan klinis) Wawancara khusus (wawancara seleksi BEI dan AI) pengajar dari PIO Pengolahan data wawancara Koding, interpretasi dan analisis Wawancara dan penerapannya dalam bidang Psikologi

Sumber belajar
Buku :
Anastasi A & Urbina S. 1997. Psychological Testing. New Jersey : Prentice-Hall, Inc Cohen R.J & Swerdlik M.E. 2005. Psychological Testing and Assesment ; an Introduction to tests and Measurement. New York : McGraw-Hill, Inc Gorden, R.L. Basic Interviewing Skills.1992. F.E Peacock Publishers, Inc. Irwin, D.M. & Bushnell, M.M., 1980. Observational strategies for child. New York : Holt, Rinehart and Wintson.

Internet Orang Institusi

PENGANTAR PSIKODIAGNOSTIKA

Apa yang Anda Pahami (diskusi kelas)


Apa yang Anda pahami tentang tes psikologi? Apa yang Anda pahami tentang asesmen? Apa yang Anda pahami tentang psikodiagnostik? Bagaimana pendapat Anda tentang hubungan antara Psikologi dan tes?

Psikodiagnostika
Definisi: Disiplin ilmu yang menggunakan dan mengembangkan pengukuran untuk melakukan asesmen karakteristik individu baik yang berkaitan dengan aspek dalam diri seseorang maupun kaitannya dengan institusi, situasi atau objek Hasilnya tidak bisa berdiri sendiri tetapi diintegrasikan dengan beberapa pengukuran yang lain jika akan digunakan untuk membuat keputusan. Untuk mengidentifikasi dan memahami variabel psikologis dalam penegakan diagnosis psikologis Ada 2 poin
proses pengukuran penggunaan berbagai teknik untuk mampu memahami variabel psikologis

Psikodiagnostika (Lanjt)
Psikodiagnostika untuk tujuan penelitian dimaksudkan sebagai alat tes untuk pengumpulan data Psikodiagnostika digunakan dalam berbagai bidang:
Pendidikan Perkembangan Klinis Sosial Industri dan organisasi

ASSESSMENT DAN PSYCHOLOGICAL TESTING


Tests and assessments dua komponen yang berbeda tetapi mempunyai kaitan erat dalam hal evaluasi psikologis Testing menunjuk pada penggunaan tes/alat ukur yang dilakukan secara formal
Psychological Testing menunjuk pada penggunaan alat ukur psikologi yang terstandard Pada perang dunia II, United States Office Services (USOS)
menggunakan sejenis prosedur dan alat pengukuran (termasuk tes) dalam menyeleksi militer dengan posisi khusus (mis: mata-mata, agen rahasia) dilakukan oleh orang-orang yang telah dilatih secara khusus

Psychological testing (psikotes)


menunjuk pada lingkup yang lebih sempit, berkaitan dengan proses administrasi, skoring, dan interpretasi

PERBEDAAN TES DAN ASESMEN (MALONEY & WARD, 1976)

Asesmen adalah proses pengukuran dengan berbagai metode yang dapat digunakan untuk pemecahan masalah penggunaan alat dan prosesnya tergantung pada beberapa faktor antara lain tujuan, individu, dan keadaan. berkaitan dengan keputusan, prediksi atau keduanya, berdasarkan beberapa sumber data (termasuk tes)

PERBEDAAN TES DAN ASESMEN: Cakupan

aktivitas (MALONEY & WARD, 1976)


Asesmen

Psychological testing (psikotes) berkaitan dengan proses administrasi skoring interpretasi tes-tes psikologi. Bentuk nya Standard Penggunaannya Setiap alat digunakan untuk tujuan sesuai dengan tujuan pembuatan tes

Berkaitan dengan proses pemecahan masalah, keputusan, prediksi atau keduanya, berdasarkan beberapa sumber data (termasuk tes) bentuknya bermacam-macam penggunaan alat dan prosesnya tergantung pada beberapa faktor antara lain tujuan Keunikan masalah

PERBEDAAN TES DAN ASESMEN: Tujuan dan kegunaan (MALONEY & WARD, 1976)
Tes Asesmen

mengukur atribut atau trait lebih bersifat untuk evaluasi. psikologis yang penting, misalnya Misalnya evaluasi inteligensi dilakukan untuk inteligensi menjawab pertanyaan rujukan tentang (namun pada tahun 2002, WPPSIkemampuan intelektual siswa di kelas, III, mengantarkan manual tes sehingga tidak hanya kelebihan dan tersebut dengan kata-kat for kekurangan, IQ juga mencakup ketrampilan assesing the intelligence of sosial. children. Istilah tes tidak digunakan) Tes dilakukan tanpa ditujukan untuk menjawab pertanyaan spesifik yang dijadikan rujukan dan tanpa mempertimbangkan klien atau testee

PERBEDAAN TES DAN ASESMEN: Apa yang dinilai (MALONEY & WARD,

1976)
Tes Asesmen
Dalam tes, tergantung pada lebih fokus pada bagaimana berapa jawaban yang benar atau prosesnya dibandingkan dengan jumlah jenis respon tertentu hasilnya kurang memperhatikan bagaimana mekanismenya.

Metode
Tes aktivitas di dalam ruang. mengukur kekuatan dari ciri sifat, kemampuan individu Memerlukan observasi pada saat dilakukan tes Asesmen bukan hanya aktivitas di dalam ruang. Asesmen tidak banyak mengukur kekuatan dari ciri sifat, melainkan lebih berusaha memahami permasalahan dalam konteks sosial memerlukan aktivitas home visits dan observasi komunitas lainnya

PERBEDAAN DEFINISI
Asesmen Psikologis Psikotes

gathering and integration data psikologi dan (yang berhubungan) melalui penggunaan berbagai jenis alat seperti tes, wawancara, studi kasus, observasi perilaku,

proses pengukuran psikologi dan variabel-variabel yang berhubungan,

prosedur pengukuran dan penggunaan alat yang didesain secara khusus


untuk membuat evaluasi psikologis

menggunakan alat dan prosedur tertentu


ditujukan untuk mendapatkan sampel perilaku

PROSES ASESMEN
Keluhan atau rujukan
Apakah anak mampu di kelas akselerasi? Apakah karyawan X mampu menduduki jabatan eksekutif?

Wawancara klarifikasi alasan rujukan dan aspek yang terlibat Merancang asesmen Pelaksanaan asesmen Membuat laporan hasil

ASESMEN ALTERNATIF
Kasus khusus dengan subjek khusus : orang tunanetra dengan huruf braille dll Penggunaan performance based tasks, dibandingkan paper and pencil tasks, sampel pekerjaan di rumah Isu : apakah mampu mengukur hal yang sama (dengan asesmen tradisional), tingkat kesetaraan pengaruh modifikasi format tes, waktu, dan lainnya mempengaruhi skor tes Prosedur evaluasi/diagnostik atau proses yang berbeda dari biasanya atau standar dengan membuat perubahan-perubahan untuk mengakomodasi orang yang dihadapi, atau menggunakan metode alternatif dalam mengukur hal yang sama.

Diskusi kelompok
Proses Buatlah kelompok yang terdiri dari 5 orang Diskusikan
1. 2. Tentang nama tes yang sdr ketahui tuliskan sebanyak sdr tahu? Tentang metode asesmen yang sdr ketahui? hasil diskusi sdr pada selembar kertas Nama anggota kelompok

Tuliskan

Kumpulkan tulisan hasil diskusi pada dosen/asisten yang ada di kelas sdr

ASESMEN PSIKOLOGIS
Asesmen psikologi memaknai dari sisi psikologi Tes
Tes psikologi Tes hasil belajar Tes prestasi kerja Tes neurologis

Wawancara

Observasi

Metode untuk memperoleh informasi melalui komunikasi langsung dan melibatkan interaksi resiprokal Misal, wawancarab individual, FGD Pengamatan tindakan seseorang secara langsung atau penggunaan peralatan elektrik untuk merekam secara kuantitatif atau kualitatif informasi perilaku yang terjadi

Portofolio (sampel kerja) Data history

file masa lalu: dari sekolah, rumah sakit, kantor. Berupa tulisan atau benda (misal benda-benda koleksi)

LANJUTAN ALAT ASESMEN PSIKOLOGIS

Tes tipe role play (memerankan peran tertentu) Alat asesmen dengan cara orang yang diases melakukan peran dan tindakan tertentu dalam situasi tertentu (menghadapi konflik, kualitas solusi, waktu untuk memecahkan masalah Computer based Alat yang lain : termometer, bentuk gigi (kemampuan bicara) Inventory : skala sikap, self report, kuesioner Permainan dan simulasi Tugas khusus

TES PSIKOLOGIS
Inteligensi, kepribadian, bakat, sikap, dan values Perbedaan antar tes : content, format, prosedur administrasi, skoring, prosedur interpretasi, dan kualitas teknis Content (apa yang diukur subject matter):
2 tes mengukur yang sama dapat mempunyai isi aitem yang berbeda disebabkan oleh definisi dan orientasi teori yang dipakai

Format: bentuk, struktur, penataan, lay out aitem dan waktu. Termasuk bentuk administrasi tes : komputer, tertulis, dsb.

LANJUTAN
Prosedur administrasi : membutuhkan peran aktif tester (terlatih), bukan sekedar menyajikan kelompok Skoring Skor: kode atau statement ringkas yang mencerminkan hasil evaluasi performansi dalam tes Skoring : proses memberikan kode atau pernyataan berkaitan dengan performansi dalam tes Cut score (cut off) : nilai (angka) yang dijadikan acuan dalam memberikan judgment dan digunakan untuk memisahkan data

KUALITAS TEKNIS
Psychometric Soundness: referensi seberapa
konsisten reliabilitas akurat mampu mengukur apa yang ditujukan untuk diukur validitas

SETTING TERAPAN ASESMEN


Semua bidang kehidupan (dimana ada manusia yang hidup), antara lain: Pendidikan : kebutuhan khusus dalam pelayanan atau yang perlu difasilitasi (apa dan siapa) ability test, achievement test Tes Dianostik dalam konteks ini dapat diartikan sebagai alat asesmen yang digunakan untuk memperjelas dan mengidentifikasi area yang defisit dan membutuhkan intervensi : membaca, matematika, dan kebutuhan khusus lainnya. Evaluasi Informal : asesmen yang tidak sistematik untuk mendapatkan gambaran opini dan sikap seseorang/kelompok Tes kepribadian deteksi potensi dan masalah siswa

SETTING TERAPAN ASESMEN


Perkembangan anak potensi, masalah intervensi dan pengembangan Geriatrik : kelompok usia tua (75 tahun), membutuhkan desain rumah yang khusus dengan fasilitas yang khusus
Dibutuhkan asesmen psikologis terkait dengan evaluasi kognitif, kondisi psikologis, adaptasi, dan fungsi-fungsi yang lain

Klinis
Digunakan dalam rangka diagnosa masalah atau screening

SETTING TERAPAN ASESMEN


Konseling
Asesmen perlu dilakukan berkaitan dengan konteks klien misalnya sekolah, institusi bekerja, rumah dsb. Tes dilakukan untuk mengungkap ketrampilan akademik dan sosial, kepribadian, minat, sikap, dan nilai-nilai hidup Memahami kekuatan dan kelemahan, potensi untuk intervensi Evaluasi terhadap penyesuaian diri, produktivitas, kualitas hidup

SETTING TERAPAN ASESMEN


Bisnis dan militer
Pengambilan keputusan tentang karir : promosi, transfer, kepuasan kerja, dan kebutuhan training. Pengembangan produk dan lingkungan Pemasaran dan penjualan produk

Pemerintahan (dan politik) dan organisasi


Seleksi, promosi Intervensi dan pengembangan

Rumah sakit : pasien, karyawan, dan sistem Olah raga : pengembangan materi latihan, intervensi, dan prevensi terhadap persoalan psikologis atlet

Tugas Individual (dikumpulkan)


1. 2. 3. 4. 5. Pernahkah Anda mengikuti asesmen? Tes apa yang anda kerjakan? Kapan dan untuk apa ? Sebutkan penggunaan asesmen dalam praktik Psikologi! Sebut instrumen asesmen yang Anda ketahui!