Anda di halaman 1dari 9

PSIKODINAMIKA

Psikodinamika adalah suatu pengetahuan yang sistematik tentang tingkah laku manusia dan motivasinya. Digunakan untuk memahami perilaku orang sehat dan orang sakit. Sedangkan motivasi adalah tenaga atau kekuatan yang mendorong seseorang untuk bertindak memuaskan atau memenuhi kebutuhan. Menurut Abraham Maslow, tingkat kebutuhan manusia sendiri terdiri dari 7 tingkatan: 1. ebutuhan !isiologik dan biologik Merupakan kebutuhan dasar berupa rasa haus kapar men"aga suhu tubuh menghindari rsa nyeri dan sebagainya. #. $asa Aman eutuhan akan rasa aman baik material maupun dari an%amandan bahaya &. $asa di%intai dan rasa dimiliki Merupakan kebutuhan sosial bisa diterima oleh sesama '. (arga diri)keper%ayaan diri Pen%apaian pu"ian prestise status penghargaan *. ogniti! +lmu pengetahuan pemahaman pemuasan rasa ingin tahu ,. -stetika eindahan ke%antikan kerapihan seni penampilan 7. Aktualisasi diri $ealisasi potensi keberhasilan. +dentitas diri. Dekade . */ tahun. Pemenuhan kebutuhan berurutan dari nomor satu sampai tu"uh. 0iasanya kebutuhan berikut1berikutnya dipenuhi setelah kebutuhan sebelumnya terpenuhi. Sedangkan kepuasaan terhadap kebutuhan sangat individual. uatnya motivasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut dipengaruhi oleh adanya moti! 2tantangan3 untuk pen%apaian keberhasilan 2serta mengatasi hambatan dan kesulitan3. Adanya kemungkinan untuk berhasil dan nilai nilai relati! terhadap obyek atau tu"uan yang berbeda1beda.

Dalam mempela"ari psikodinamika perlu dipahami struktur kepribadian, motivasi, gerakan serta maksud dan tu"uan !enomena psikologik yang ada pada seseoorang. Struktur kepribadian seseorang terdiri atas & komponen yaiti id ego dan superego. +d 2naluri, the drive, dan instin%ts3 telah ada se"ak individu dilahirkan ke dunia ini. +d mempunyai kekuatan dan dorongan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan biologis manusia antara lain instink berna!as lapar seks. +d biasanya mendominasi individu pada usia bayi hingga kurang lebih satu tahun. Pada saat itu pula konsentrasi libido berada pada daerah oral. Dalam perkembangannya sebagian id akan mengalami di!erensiasi me"adi ego. -go terbentuk karena pertentangan antara id dengan lingkungan yang tidak selalu bersahabat dan tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Prinsip yang dianut id yaitu pemuasan kebutuhan sedangkan ego menganut prinsip realitas bahwa kebutuhan atau dorongan dapat ditunda sesuai dengan realitas yang ada. -go bersi!at sebagai mediator, integrator antara superego dan id. anal. Superego terbentuk dari hasil absorsi pegambilan nilai1nilai kultur agama, hal1hal kebaikan yang ditanamkan oleh orang tua. Superego merupakan wakil orang tua dalam diri anak yang mengingatkan akan hal1hal yang baik dan yang buruk, yang boleh dan yang tidak boleh. Superego terbentuk pada usia anak & sampai * tahun Pada saat ini konsentrasi libido pada daerah phallus. etiga elemen struktur kepribadian tersebut saling berinteraksi. 0ila ter"adi kon!lik diantaranya individu akan mengalami ketidak puasan ke%emasan serta ge"ala1 ge"ala psikologik lain. Dalam perkembangannya timbullah stressor psikologis yang dapat berupa kon!lik 2double approah, double avoidan%e, approa%h avoidan%e3, !rustasi 2personal, environment3 dan upaya penyesuaian diri. 4paya penyesuaian diri yang sadar dapat berupa usaha yang kuat untuk mengatasi rintangan, menurunkan target, memperendah atau merubah tu"uan "ika upaya tidak berhasil dan menilai kembali situasi 2!rustasi dan kon!lik3 se%ara lebih realistis. onsentrasi libido selan"utnya bergerak dari mulut ke

Sedangkan penyesuaian diri yang asadar dilakukan melalui mekanisme pertahanan "iwa 2de!en%e me%hanism3 Mekanisme Pertahanan 5iwa Adalah upaya asadar seseorang untuk mempertahankan dirinya terhadap an%aman1 an%aman pada integritas ego serta untuk menghilangkan stres dan rasa %emas seagai akibat dari !rustasi dan kon!lik yang tak terselesaikan. $eaksinya dapat berupa upaya1upaya yang: a. onstrukti! +ntegritas ego dipertahankan. mengalihkan tu"uan ke sesuatu yang lain mengalihkan sesuatu hal yang bertentangan dengan norma ke hal lain yang daoat diterima oleh norma1norma yang berlaku kemampuan men%ontohkan diri terhadap suatu %ontoh tertentu sehingga mampu memiliki %ontoh tersebut. b. Destrukti! Mengalihkan suatu hal ditimpakan kepada orang lain. lasi!ikasi Mekanisme Pertahanan 5iwa: Dikelompokkan se%ara hierarkis menurut dera"at relati! maturitas 1. Pertahanan 6arsistik Merupakan pertahanan yang paling primiti! yaitu pertahanan dengan men%intai diri sendiri digunakan oleh anak1anak dan orang yang mengalami gangguan psikotik. #. Pertahanan +matur 7aitu pertahanan yang belum matang dipaksakan karena dituntut oleh keadaan terlihat pada rema"a dan beberapa pasien non psikotik. &. Pertahanan 6eurotik 7aitu pertahanan dengan melindungi diri sendiri dari an%aman ditemukan pada pasien obsesi! kompulsi!, pasien histerikal dan pada orang dewasa dalam stres. '. Pertahanan Matur

7aitu pertahanan yang merupakan mekanisme adaptasi yang normal dan sehat dari kehidupan dewasa.

Pertahanan 6arsistik: a. Penyangkalan Penghindaran penyadaran aspek yang menyakitkan dari kenyataan dengan menghilangkan data sensoris. $epresi menahan a!ek dan dorongan yang dihasilkannya b. Distorsi enyataan eksternal dibentuk kembali se%ara kasar untuk menyesuaikan dengan kebutuhan internal termasuk keyakinan megalomanik yang tidak realistik, halusinasi, waham pemenuhan harapan dan digunakan untuk mempertahankan perasaan superior atau hak yang bersi!at waham %. +dealisme primiti! 8b"ek eksternal yang dipandang sebagai 9baik: atau 9"ahat: adalah diberkati se%ara tidak realistik oleh kekuatan yang besar. Sangat sering ob"ek 9baik: dipandang sebagai maha kuasa atau ideal dan keburukan pada ob"ek 9"ahat: sangat dibesarkan. d. Proyeksi +mpuls internal yang tidak dapat diterima dan yang dihasilkannya adalah dirasakan dan ditanggapi seakan1akan berasal dari luar diri. Pada tingkat psikotik hal ini mengambil bentuk waham yang "elas tentang kenyataan eksternal biasanya waham ke"ar dan termasuk persepsi perasaan diri sendiri dalam orang lain dan tindakan selan"utnya terhadap persepsi 2wahan paranoid psikotik3. +mpuls mungkin berasal dari id atau superego 2tuduhan halusinasi3 tetapi dapat mengalami trans!ormasi dalam proses. 5adi menurut analisis ;reud tentang proyeksi paranoid impuls libido homoseksual diubah me"adi rasa ben%i dan selan"utnya diproyeksikan kepada sasaran impuls homoseksual yang tidak dapat diterima. e. +ndenti!ikasi Proyeksi tetapi penyangkalan menghilangkan kenyataan eksternal. Penyangkalan dapat digunakan pada keadaan normal maupun patologis.

Aspek yang tidak diinginkan dari diri diendapkan kepada orang lain sehingga orang memproyeksikan merasa bersatu denga obyek proyeksi. Aspek yang keluar dimodi!ikasi oleh dan ditutupi oleh resipien. Pertahanan memungkinkan seseorang untuk men"auhi dan membuat dirinya sendiri mengerti dengan mengeluarkan tekanan pada orang lain untuk mengalami perasaan yang serupa dengan perasaannya. !. Pembelahan 8b"ek eksternal dibagi men"adi 9baik: dan 9"ahat: disertai oleh pergeseran suatu ob"ek yang tiba1tiba dari suatu kategori ekstrim kepada kategori lainnya. Pembalikan perasaan yang tiba1tiba dan lengkap dan konseptualisasi tentang seseorang mungkin ter"adi. Pertahanan +matur a. Memerankan 8rang mengungkapkan harapan atau impuls bawah sadar dengan memerankannya untuk menghindari men"adi disadari dari a!ek yang menyertai. (ayalan bawah sadar dihidupkan se%ara impulsi! dalam perilaku dengan demikian memuaskan impuls bukannya melarang impuls. Memerankan merupakan pengalahan kronis kepada impuls untuk menghidari ketegangan yang akan ter"adi dari penundaan pengungkapan. b. Penghambatan +nhinisi sementara atau transien dari pikiran. A!ek dan impuls mungkin "uga terliat. Penghamatan sangat menyerupai represi tetapi berbeda dimana ketegangan timul "ika impuls a!ek atau pikiran dihalangi. %. (ipo%ondriasis <elaan yang timbul dari kehilangan, kesepian atau impuls agresi! yang tidak dapat diterima kepada orang lain diubah me"adi %elaan terhadap diri sendiri berupa keluhan nyeri, penyakit somatik dan neurastenia. d. +denti!ikasi +denti!ikasi terhadap ob"ek %inta dapat berperan sebagai pertahanan terhadap ke%emasan atau rasa sakit yang menyertai perpisahan dari kehilangan ob"ek baik yang nyata maupun an%aman. 5ika identi!ikasi ter"adi karena rasa bersalah orang

beridenti!ikasi untuk menghukum dirinya sendiri dengan kualitasatau ge"ala orang yang merupakan sumber perasaan bersalah. e. +ntroyeksi Proses introyeksi melibatkan internalisasi kualitas ob"ek= dapat menghalangi perbedaaan antara sub"ek dan ob"ek. Melalui introyeksi suatu ob"ek yang di%intai , kesadaran akan perpisahan yang menyakitkan atau an%aman kehilangan akan dihindari. +ntroyeksi ob"ek yang ditakuti berperan unttuk menghindari ke%emasan "ika karakteristik agresi! dari o"ek diinternalisasikan, "adi menempatkan agresi dalam pengendalian dirinya sendiri. !. Perilaku Pasi! Agresi! Agresi kepada orang lain diekspresikan se%ara tidak langsung melalui pasivitas, masokisme dan berbalik menentang diri sendiri. Mani!estasi perilaku pasi!1agresi! adalah kegagalan, penundaan dan penyakit yang lebih mempengaruhi orang lain diandingkan diri sendiri. g. Proyeksi Seseorang menempatkan perasaannya dan harapannya sendiri kepada orang lain karena perasaan internal atau a!ek yang menyakitkan yang tidak dapat ditoleransi. Se%ara karakteristik ditemukan pada pasien psikotik, khususnya sindroma paranoid, proyeksi "uga banyak digunakan dalam kondisi normal. Dalam psikosis , proyeksi mengambil bentuk waham yang "elas tentang kenyataan eksternal , biasanya bersi!at waham ke"ar, dan termasuk persepsi perasaan diri sendiri kepada orang lain dan memerankan persepsi selan"utnya. h. $egresi Melalui regresi orang berusaha untuk kembali ke !ase !ungsi libido yang lebih awal untuk menghindari ketegangan dan kon!lik yang ditimbulkan pada tingkat perkembangan sekarang. +ni men%erminkan ke%enderungan dasar untuk mendapatkan pemuasan instiktual pada periode yang kurang berkembang. i. (ayalan Ski>oid Melalui hayalan, orang menuruti kemunduran autistik untuk meme%ahkan kon!lik dan mendapatkan kepuasan. eintiman interpersonal dihindari dan eksentritas berperan

untuk menolak orang lain. 8rang tidak sepenuhnya per%aya pada hayalan dan ingin memerankannya. ". Somatisasi Asal psikis diubah men"adi ge"ala tubuh, dan orang %enderung beraksi dengan mani!estasi somatik. Pada somatisasi respon in!antil digantikan oleh pikiran dan a!ek= pada orang somatisasi orang eregresi kepada bentuk somatik yang lebih awal saat berhadapan dengan kon!lik yang terpe%ahkan. Pertahanan 6eurotik a. Pengendalian ?erdapat usaha berlebihan untuk menangani atau mengatur peristiwa atau o"ek dalam lingkungan untuk menekan ke%emasan dan untuk meme%ahkan kon!lik dalam diri. b. Pengalihan Suatu emosi atau dorongan kahektis dari gagasan atau ob"ek dipindahkan kepada orang lain yang menyerupai aslinya dalam aspek atau kualitasnya. Pengalihan memungkinkan perwakilan simbolik gagasan atau ob"ek asli dengan %ara yang menimbulkan ketegangan yang lebih sedikit dibandingkan aslinya. %. Disosiasi Modi!ikasi sementara tetapi drastis dari karakter seseorang untuk menghindari ketegangan emosional. $eaksi konversi merupakan meni!estasi yang sering dari disosiasi. d. -ksternalisasi e%enderunan untuk merasakan kepribadian sendiri, termasuk impuls, instinktual, kon!lik, mood, sikap dan gaya berpikir pada dunia luar dan pada ob"ek luar. e. +nhibisi ?er"adi pembatasan atau penolakan !ungsi ego yang disadari, sendirian atau berkombinasi untuk menghilangkan ke%emasan yang ditimbulkan kon!lik dengan impuls instinktual, superego atau kekuatan. !. +ntelektualisasi Pemakaian berleihan proses intelektual untuk menghindari ekspresi atau pengalaman a!ekti!. ?ekanan yang tidak semestinya dipusatkan pada benda mati untuk menghindari keintiman dengan orang.

g. +solasi Pembelahan atau pemisahan gagasan dari a!ek yang menyertainya tetap direpresi. h. $asionalisasi Pertahanan untuk memenarkan sikap, keyakinan atau perilaku yang tidak dapat diterima. Moti! yang mendasarinya ditentukan se%ara instinktual. i. $epresi Suatu gagasan atau perasaan yang dapat dibuang atau ditahan dari kesadaran. $epresi primer adalah mengekang gagasan dan perasaan sebelum mereka men%apai kesadaran. $epresi sekunder adalah mengeluarkan dari kesadaran apa yang pernah dialami pada tingkat sadar. ". Seksualisasi Suatu on"ek atau !ungsi ditempel dengan kepentingan seksual yang tidak dimiliki sebelumnya atau yang dimilinya dengan dera"at lebih ke%il untuk menangkis ke%emasan yang berhubungan dengan impuls. Pertahanan Matur a. Altruisme 8rang men"alani pengalaman yang dilakukan untuk orang lain dengan %ara yang konstrukti! b. Antisipasi Peren%anaan masa depan karena adanya ketidaknyamanan dalam diri. Merupakan peren%anaan yang %ermat akan adanya kemungkinan hasil yang menge%ewakan. %. Pertapaan -!ek yang menyenangkan dari pengalaman dihilangkan. ?erdapat elemen moral dan kesenangan tertentu. Pertapaan diarakan memnentang semua kesenangan dasar yang dirasakan se%ara sadar. d. (umor (umor memungkinkan ekspresi perasaan dan pikiran se%ara "elas tanpa ketidaknyamanan atau imoilisasi pribadi dan tidak menghasilkan e!ek yang tidak menyenangkan bagi orang lain. dan se%ara instinktual. Suka menolong orang tanpa pamrih ,

menyenangkan orang tanpa alasan atau meng%ounter hal1hal buruk.

e. Sublimasi Pemuasan impuls dan penundaan tu"uan adalah di%apai tetapi tu"uan atau sasaran diubah dari yang mungkin ditolak se%ara sosial men"adi yang diterima se%ara sosial. !. Supresi eputusan yang disadari atau setengah disadari untuk menunda perhatian pada ter"adinnya impuls atau kon!lik yang disadari. Masalah dapat semata1mata dihalangi tetapi tidak dihindari. $asa tidak nyaman ditekan. ;ormulasi Psikodinamika ;ormulasi psikodinamika merupakan hal1hal yang melatarbelakangi keadaan pasien saat ini dari mulai !aktor genetik dan lingkungan pada pembentukan awal kepribadian. (arus di%ari in!ormasi tentang genetik, kelahiran, proses melahirkan, pola asuh, pola didik, peristiwa1peristiwa penting, mekanisme mental yang sering dipkai, kesenangan atau ketidaksukaan, %ara penderita mengatasi masalah dan !aktor presipitasi.