Anda di halaman 1dari 14

Cara penggunaan mikroskop dengan baik

Cara penggunaan mikroskop dengan baik


Cara menggunakan mikroskop siswa - Di proses pembelajaran, sangat penting untuk
memahami cara menggunakan mikroskop karena kita akan menggunakannya dalam
praktek, terutama biologi. Berikut Cara menggunakan mikroskop siswa:
Persiapan:
1. Keluarkan mikroskop dari tempanya (box), lensa okuler dann objektif dari kotak hitam bila
semua masih berada di tempatnya.
2. Pasanglah lensa okuler mulai dar perbesaran lemah, kemudian pasang semua lensa
objektif masing-masing pada tempatnya.
3. Siapkan preparat yang akan diamati
4. Carilah tempat yang memungkinkan agar mikroskop dapa memperoleh cahaya yang
dibutuhkan

Tahap Inti
1. Letakkan mikroskop di atas meja, untuk memindahkan mikroskop gunakan cara yang
benar yaitu tangan kiri memegang lengan mikroskop dan tangan kanan menopang kaki
(dasar) mikroskop.
2. Putar revolver sehingga lensa obyektif
dengan perbesaran lemah berada pada posisinya satu poros dengan lensa okuler yang
ditandai bunyi klik pada revolver.
3. Mengatur cermin dan diafragma untuk melihat kekuatan cahaya masuk, hingga dari lensa
okuler tampak terang berbentuk bulat (lapang pandang).
4. Tempatkan preparat pada meja benda tepat pada lubang preparat dan jepit dengan
penjepit obyek/benda!
5. Aturlah fokus untuk memperjelas gambar obyek dengan cara memutar pemutar kasar,
sambil dilihat dari lensa okuler. Untuk mempertajam putarlah pemutar halus !
6. Apabila bayangan obyek sudah ditemukan, maka untuk memperbesar gantilah lensa
obyektif dengan ukuran dari 10 X,40 X atau 100 X, dengan cara memutar revolver hingga
bunyi klik
7. Apabila telah selesai menggunakan, bersihkan mikroskop dan simpan pada tempat yang
tidak lembab
untuk lebih jelasnya mengenai Cara menggunakan mikroskop siswa, lihat gambar diatas.


HusnulAndy
Jumat, 01 Maret 2013
BAGIAN-BAGIAN MIKROSKOP BESERTA FUNGSINYA

1. Pengertian Mikroskop

Mikroskop adalah alat yang di gunakan untuk melihat, atau mengenali benda-benda renik
yang terlihat kecil menjadi lebih besar dari aslinya.
Mikroskop sangat berguna dalam penelitian biologi, yaitu untuk membantu mengamati
benda-benda yang sangat kecil seperti mikroorganisme dan bagian-bagian sel. Mikroskop
pertama digunakan Leeuwenhoek untuk mengamati mikroorganisme.
Saat ini telah dikembangkan berbagai mikroskop optik untuk tujuan khusus, antara lain,
mikroskop stereoskopik, mikroskop fotografi, mikroskop ultraviolet, mikroskop petrografi,
mikroskop bidang gelap, mikroskop fase, dan yang terbaru mikroskop bidang dekat.

2. Bagian- Bagian Mikroskop beserta fungsinya


FUNGSI BAGIAN-BAGIAN MIKROSKOP

1. Lensa Okuler
Lensa okuler, adalah lensa mikroskop yang terdapat di bagian ujung atas tabung
berdekatan dengan mata pengamat, dan berfungsi untuk memperbesar bayangan yang
dihasilkan oleh lensa obyektif berkisar antara 4 hingga 25 kali.

2. Tabung Mikroskop
Untuk mengatur fokus, dapat dinaikkan dan diturunkan

3. Tombol pengatur fokus kasar
Untuk mencari fokus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop turun atau
naik dengan cepat

4. Tombol pengatur fokus halus
Untuk memfokuskan bayangan objek secara lambat, sehingga tabung mikroskop turun atau
naik dengan lambat

5. Revolver
Untuk memilih lensa obyektif yang akan digunakan

6. Lensa Objektif
Lensa obyektif berfungsi guna pembentukan bayangan pertama dan menentukan struktur
serta bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir serta berkemampuan untuk
memperbesar bayangan obyek sehingga dapat memiliki nilaiaperturayaitu suatu ukuran
daya pisah suatu lensa obyektif yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga
mampu menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai dua benda yang terpisah.
Untuk menentukan bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati. Umumnya
ada 3 lensa objektif dengan pembesaran 4x, 10x, dan 40x.

7. Lengan Mikroskop
Untuk pegangan saat membawa mikroskop


8. Meja Preparat
Meja preparat merupakan tempat meletakkan objek (preparat) yang akan dilihat. Objek
diletakkan di meja dengan dijepit dengan oleh penjepit. Dibagian tengah meja terdapat
lengan untuk dilewat sinar. Pada jenis mikroskop tertentu,kedudukan meja tidak dapat dinaik
atau diturunkan. Pada beberapa mikroskop, terutama model terbaru, meja preparat dapat
dinaik-turunkan

9. Penjepit Objek Glass
Untuk menjepit preparat di atas meja preparat agar preparat tidak bergeser.

10. Kondensor
Kondensor tersusun dari lensa gabungan yang berfungsi mengumpulkan sinar. lensa
onbjektif. Pada mikroskop dengan tabung miring, pengatur kasar dan halus untuk
menaikturunkan meja preparat.

11. Diafragma
Berupa lubang-lubang yang ukurannya dari kecil sampai selebar lubang pada meja objek.
Berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang akan masuk mikroskop.
12. Reflektor/cermin
Untuk memantulkan dan mengarahkan cahaya ke dalam mikroskop. Ada 2 jenis cermin,
yaitu datar dan cekung. Bila sumber cahaya lemah, misalkan sinar lampu, digunakan cermin
cekung tetapi bila sumber cahaya kuat, misalnya sinar matahari yang menembus ruangan,
gunakan cermin datar.
13. Kaki Mikroskop
Untuk menjaga mikroskop agar dapat berdiri dengan mantap di atas meja.



DAFTAR PUSTAKA

http://sulistyaindriani.wordpress.com/2010/07/12/bagian-bagian-mikroskop-dan-fungsinya/
http://yuda-pangestu.blogspot.com/2011/12/bagian-dan-fungsi-mikroskop-cahaya.html
http://www.sibarasok.web.id/2012/12/mikroskop-bagian-dan-fungsi-nya.html
http://tugasinstrumen.blogspot.com/2012/10/mikroskop.html




Diposkan oleh Andi Husnul Khatimah di 09.22
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook








Langkah langkah menggunakan mikroskop
leave a response
Sebelum melakukan praktikum dengan menggunakan mikroskop cahaya maka perhatikan
langkah-langkah berikut:








1. Letakkan mikroskop di atas meja dengan cara memegang lengan mikroskop sedemikian
rupa sehingga mikroskop berada persis di hadapan pemakai !
2. Putar revolver sehingga lensa obyektif dengan
perbesaran lemah berada pada posisi satu poros dengan
lensa okuler yang ditandai bunyi klik pada revolver


3. Mengatur cermin dan diafragma untuk
melihat kekuatan cahaya masuk, hingga dari
lensa okuler tampak terang berbentuk bulat
(lapang pandang).

4. Tempatkan preparat pada meja benda tepat pada lubang preparat dan jepit dengan penjepit
obyek/benda!

5. Aturlah fokus untuk memperjelas gambar obyek
dengan cara memutar pemutar kasar, sambil dilihat
dari lensa
okuler. Untuk mempertajam putarlah pemutar halus !







6. Apabila bayangan obyek sudah ditemukan, maka
untuk memperbesar gantilah lensa obyektif dengan
ukuran dari 10 X,40 X atau 100 X, dengan cara
memutar revolver hingga bunyi klik.
7. Apabila telah selesai menggunakan, bersihkan
mikroskop dan simpan pada tempat yang tidak lembab























Cara Menggunakan Mikroskop dengan Benar

Sebelum melakukan praktikum dengan menggunakan mikroskop cahaya maka perhatikan langkah-
langkah berikut:


1. Letakkan mikroskop di atas meja dengan cara memegang lengan mikroskop sedemikian rupa
sehingga mikroskop berada persis di hadapan pemakai !


2. Putar revolver sehingga lensa obyektif dengan perbesaran lemah berada pada posisi satu poros
dengan lensa okuler yang ditandai bunyi klik pada revolver



3. Mengatur cermin dan diafragma untuk melihat kekuatan cahaya masuk, hingga dari lensa okuler
tampak terang berbentuk bulat (lapang pandang).



4. Tempatkan preparat pada meja benda tepat pada lubang preparat dan jepit dengan penjepit
obyek/benda!


5. Aturlah fokus untuk memperjelas gambar obyek dengan cara memutar pemutar kasar, sambil
dilihat dari lensa okuler. Untuk mempertajam putarlah pemutar halus !


6. Apabila bayangan obyek sudah ditemukan, maka untuk memperbesar gantilah lensa obyektif
dengan ukuran dari 10 X,40 X atau 100 X, dengan cara memutar revolver hingga bunyi klik.


7. Apabila telah selesai menggunakan, bersihkan mikroskop dan simpan pada tempat yang tidak
lembab.

sumber : http://www.akujagoan.com/2011/01/cara-menggunakan-mikroskop-yang-benar.html


Redaktur Administrator Tuesday, January 18, 2011
Category: Biologi






















Cara merawat Mikroskop
Mikroskop merupakan peralatan biologi atau yang perlu dirawat dengan baik. Pemeliharaan alat
laboratorium sangat diperlukan dalam rangka kesinambungan kegiatan laboratorium, termasuk dalam
hal ini pemeliharaan mikroskop. Beberapa ketentuan dalam hal pemeliharaan mikroskop adalah
sebagai berkut :
1. Mikroskop harus disimpan di tempat sejuk, kering, bebas debu dan bebas dari uap asam dan
basa.Tempat penyesuaian yang sesuai ialah kotak mikroskop yang dilengkapi dengan silica gel, yang
bersifat higroskopis, sehingga lingkungan sekitar mikroskop tidak lembab. Selain itu dapat pula
diletakkan dalam lemari yang diberi lampu untuk mencegah tumbuhnya jamur, atau seperti gambar ini
.

2. Bagian mikroskop non optik, terbuat dari logam atau plastik, dapat dibersihkan dengan
menggunakan kain fanel. Untuk membersihkan debu yang terselip di bagian mikroskop tersebut
dapat digunakan kuas kecil atau kuas lensa kamera.

3. Lensa-lensa mikroskop (okuler, objektif, dan kondensor) dibersihkan dengan menggunakan tisue
lensa yang diberi alkohol 70%. Jangan sekali-kali membersihkan lensa menggunakan sapu tangan
atau lap kain.



4. Sisa minyak imersi pada lens objektif dapat dibersihkan dengan xilol (xylene). Pada penggunaan
xilol haruslah hati-hati, jangan sampai cairan xilol menempel pada bagian mikroskop non optik,
karena akan merusak cat atau merusak bahan plastik, dan juga jangan menggunakan larutan ini
kebagian lensa yang lain kecuali produsennya menyatakan bahwa tindakan tersebut aman.

5. Sebelum menyimpan mikroskop, bersihkan selalu mikroskop tersebut, terutama hapus semua
minyak imersi di permukaan lensa, sehingga partikel yang halus tidak menempel dan menggumpal
serta mengering. Minyak dan partikel halus pada lensa dapat mengaburkannya dan menyebabkan
goresan. Hal ini menurunkan kemampuan lensa. Preparat yang tertinggal di atas meja mikroskop
merupakan pertanda jelas suatukelalaian/kecerobohan.

6. Sebelum menyimpan mikroskop, meja mikroskop diatur lagi dan lensa objektif dijauhkan dari
meja preparat dengan memutar alat penggeraknya ke posisi semula, kondensor diturunkan kembali,
lampu dikecilkan intensitasnya lalu dimatikan (kalau mikroskop listrik).

Dengan mematuhi petunjuk penggunaan dan pemeliharaan mikroskop, diharapkan mikroskop dapat
bertahan lebih lama untuk dipergunakan pada semua kegiatan laboratorium yang lainnya