Anda di halaman 1dari 12

KELOMPOK 7

Anggota:
Kuntum Zahro Wardati (1300023200)
Pangestu Asri
(1300023201)
Intan Kurnia Ratri
(1300023202)
Emyrza Afdiny
(1300023203)

PERMANGANOMETRI

Oksidimetri adalah metode titrasi redoks yang


larutan bakunya bersifat sebagai oksidator.
Reaksi oksidasi-reduksi atau reaksi redoks
adalah reaksi yang melibatkan penangkapan
dan pelepasan elektron.
Dasar reaksi oksidimetri adalah reaksi
oksidasi-reduksi antara zat penitrasi dan yang
dititrasi.

TITRASI REDOKS
Macam-macam titrasi yang menggunakan
oksidimetri, yaitu :
a.Permanganometri
b.Dikromatometri
c. Serimetri
d.Iodo-iodimetri
e.Bramatometri

PERMANGANOMETRI
Permanganometri adalah titrasi yang dilakukan
berdasarkan reaksi oleh Kalium Permanganat
( KMnO4 ).
Kalium permanganat bukan larutan baku primer,
maka larutan KMn04 harus distandarisasi,
antara lain dnegan : Arsen (III) Oksida dan
Natrium Oksalat.

Sifat- sifat Kalium Permanganat


Kalium permanganat biasa digunakana
sebagai agen pengoksidasi.
Reagen ini dapat diperoleh secara mudah,
tidak mahal, dan tidak membutuhkan
indikator terkecuali untuk larutan yang terlalu
encer.
Satu tetes 0,1 N permanganat memberikan
warna merah muda yang jelas pada volume
dari larutan yang biasa dipergunakan dalam
titrasi.warna ini di gunakan untuk m
engindikasi kelebihan reagen tersebut.

Kalium Permanganat, selain sebagai


oksidator dalam suasana asam, juga
dapat berlangsung dalam suasana basa
maupun netral.

Standarisasi Kalium Permanganat


Ada beberapa standar primer untuk
standarisasi permanganat, yaitu :
i. Arsen (III) Oksida
ii. Natrium Oksalat

Dasar Reaksi
Dalam suasana asam
MnO4- + 8H+ + 5e- Mn2+ + 4H2O
Keasaman sangat rendah
MnO4- + 4H+ +3e- MnO2 (s) + 2H2O
Suasana Basa
MnO4- ( violet ) + e- MnO42-

( hijau )

Contoh Soal
1. Sebanyak sampel Natrim Oksalat 150 mg,
dilarutkan dengan H2SO4 pekat 0,1 N
sebanyak 4ml dan dititrasi dengan KMnO4
yang menghasilkan volume KMnO4 sebesar
15,5 ml. Tentukanlah Normalitas dari KMnO4.

Jawaban
Diket : v H2SO4 = 4 ml
N H2SO4 = 0,1 N
V KMnO4 = 15,5 ml
Berat sampel = 150 mg
Dit: N KMnO4 ...?
Jawab:
N KMnO4 = mg (Na2C 2O4) x valensi Na Oksalat
ml KMnO4 x BM Na Oksalat
= 150 mg x 2
15,5 ml x 133,8
= 0.14 N

2. Sebanyak 150 mg asam oksalat


dilarutkan dalam asam sulfat dan dititrasi
dengan larutan KMnO4 0,14 N sebanyak 16
ml. Berapa kadar oksalat yang ada pada
sampel?

Jawab:
Diket: v KMnO4 = 16 ml
berat sampel = 150 mg
N KMnO4 = 0,14 N
Dit: Kadar oksalat?
Jawab:
Kadar = ml KMnO4 x N KMnO4 x 4,5
Mg sampel x 0,1
= 16 ml x 0,14 x 4,5
150 x 0,1
= 67,2 %