Anda di halaman 1dari 5

Sistem Respirasi

Proses pertukaran gas dengan insang pada ikan kerapu macan sama halnya pada ikan pada
umumnya. Prosesnya bermula dengan filamen insang yg mengandung darah mengikat O2
terlarut dalam darah secara difusi, darah mengandung O2 diedarkan ke seluruh tubuh untuk
respirasi sel-sel. Setelah respirasi sel, darah mengikat CO2 hasil respirasi sel kemudian darah
yang mengandung CO2 dialirkan ke insang dan dikeluarkan secara difusi CO2 dari
darah pada filament insang ke air (lingkungan)

Sistem Sekresi dan Osmoregulasi


Sistem sekresi dan osmoregulasi pada ikan kerapu macan sama dengan system sekresi dan
osmoregulasi pada ikan air laut lainnya, yaitu hidup pada lingkungan air laut yang hipertonik
dibandingkan cairan tubuhnya, sehingga cairan tubuhnya akan keluar ke lingkungan secara terusmenerus. Toleransi dilakukan dengan terus-menerus meminum air dan menghilangkan garamnya.
Garam dikembalikan ke laut dengan transport aktif pada insangnya. Teleostei air laut umumnya
memiliki Glomerulus-Ginjal yang kecil atau tidak punya sama sekali karena dengan kecilnya
glomerulus dan tubul, maka sedikit pula garam-garam yg harus direabsorpsi.

Sistem Peredaran Darah


Sistem peredaran darah ikan kerapu macan adalah system peredaran tertutup dan system
peredaran darah tunggal, yaitu darah terdapat di dalam pembuluh di seluruh peredarannya dan
hanya melewati jantung satu kali. Sistem peredaran darah tertutup membawa gas-gas untuk
respirasi, zat-zat ekskresi, serta mineral dan nutrient (baik terlarut maupun tersuspensi). Jadi
sistem peredaran darah sangat terkait dgn sistem respirasi, kesetimbangan zat-zat dalam cairan
tubuh (sistem osmoregulasi), sistem ekskresi, dan sistem digesti. Ikan memiliki jantung dengan 2
ruang, 1 atrium (serambi) dan 1 ventrikel (bilik) yang membentuk sistem pompa tunggal.
Proses peredaran darah:
Darah terkumpul dari seluruh badan ikan kemudian darah menuju atrium/serambi (ruangan
jantung yg berdinding tipis), jantung kendur dan darah mengalir melalui katub ke ventrikel/bilik
(ruangan jantung yg berdinding tebal). Ketika ventrikel berkontraksi darah terdesak keluar
menuju arteri yang berhubungan dengan insang dan terjadi pertukaran gas di insang. Darah yang
kaya O2 mengalir dari insang ke seluruh tubuh, pada saat yang bersamaan juga terjadi pertukaran
bahan makanan dengan jaringan setelah itu darah kembali menuju atrium.

Sistem Saraf dan Indera


Sistem saraf
System ikan terdiri atas sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat
terdiri atas otak dan spinal cord sedangkan system saraf tepi terdiri atas serabut saraf otak dan
serabut saraf tulang belakang. Otak ikan terdiri atas otak depan, otak tengah, otak kecil, dan
sumsum lanjutan. Otak ikan adalah pelebaran dari ujung anterior spinal cord. Otak dan spinal
cord berwarna keputihan dan bertekstur lembut. Spinal cord memanjang di neural canal dalam
vertebral column. Ukuran cerebellum dan cerebrum ikan hampir sama

1.Olfactory lobe
2.Cerebrum
3.Optic lobe
4.Cerebellum
5.Medulla
6.Spinal cord

Sistem indra
Organ dengan sel-sel tertentu yang dapat menerima stimulus dari lingkungan maupun
dari dalam badan sendiri untuk diteruskan sebagai impuls saraf melalui serabut saraf ke pusat
susunan saraf.

Indera Penglihat

Indera penglihatan pada ikan berupa mata yang dilapisi lapisan tipis tembus cahaya. Kornea mata
ikan berbentuk datar dan lensanya berbentuk bulat. Akomodasi lensa mata tidak dilakukan
dengan memipihkan dan mencembungkan mata tetapi dengan mengubah kedudukan lensa. Mata
ikan dilindungi oleh selaput tembus cahaya dan tidak dilengkapi dengan kelopak.

Indera Pendengaran (telinga internal)

Indera pendengar pada ikan hanya berupa telinga bagian dalam yang berfungsi menangkap
getaran suara melalui tulang kepala. Organ ini juga berfungsi sebagai alat keseimbangan. Telinga
ikan terletak di bagian dalam yang tertutup kulit luar kepalanya. Kedua telinga itu terletak pada
kedua sisi yang tertutup tadi.

Indera Pembau

Indera pembau pada ikan digunakan untuk mencari makanan mereka. Indera pembau
ikan terletak di dekat mulut dan berisi ujung saraf yang sensitif terhadap zat kimia di air

Gurat Sisi

Sedangkan gurat sisi pada ikan berfungsi untuk mengetahui perubahan tekanan air
sehingga ikan dapat mengetahui kedudukannya di dalam air. Gurat sisi terletak di belakang
kepala hingga ke ekor.