Anda di halaman 1dari 28

Clinical Science Session

PRESBIKUSIS

Oleh :
Putri Aliya 1010070100014

PRESEPTOR
dr. Elfahmi Sp.THT-KL

Anatomi telinga

Fisiologi pendengaran

Gangguan Pendengaran

adalah suatu kondisi fisik yang ditandai dengan


berkurang atau bahkan hilangnya pendengaran
seseorang.

Klasifikasi menurut letaknya dibagi menjadi 3


tipe yaitu :

Tuli Konduktif
disebabkan oleh adanya gangguan
telinga luar dan telinga tengah.
Tuli
Sensorineural
disebabkan oleh adanya
telinga bagian dalam.

pada

gangguan

pada

disebabkan oleh adanya gangguan


telinga luar, tengah, dan dalam.

pada

Tuli Campuran

Definisi

presbikusis

adalah tuli sensorineural frekuensi tinggi,


umumnya terjadi mulai usia 65 tahun,
simetris pada telinga kiri dan kanan.
Presbikusis dapat mulai pada frekuensi 1000
Hz atau lebih.

Etiologi

Umumnya diketahui bahwa presbikusis


merupakan akibat dari proses degenerasi,
namun diduga kejadian presbikusis memiliki
hubungan dengan berbagai faktor etiologi
yang lain seperti herediter, pola makan,
metabolisme,
hipertensi,
arteriosklerosis,
bising, dan merokok.

Herediter
Penegakan diagnosis sensorineural karena
herediter (genetik) sangat sulit, tetapi genetik
tetap harus dipertimbangkan sebagai salah satu
faktor predisposisi dari presbikusis.

Pola makan dan


metabolisme
Pola makan (diet) harus diperhatikan karena
gangguan metabolisme seperti pada penyakit
diabetes mellitus dan hiperlipidemia dapat
menjadi faktor penyebab presbikusis.
Diabetes mellitus dan hiperlipidemia dapat
menyebabkan arteriosklerosis.
Keadaan
tersebut
dapat
menyebabkan
gangguan aliran darah dan transpor oksigen.

Vaskular
Penyakit vaskular yang banyak dihubungkan
diantaranya adalah hipertensi, arteriosklerosis
dan aterosklerosis.
Arteriosklerosis
adalah
penebalan
dan
kehilangan elastisitas dinding pembuluh
darah. Arteriosklerosis cukup sering terjadi
pada orang tua.
Aterosklerosis
merupakan
suatu
penyempitan lumen pembuluh darah karena
pembesaran plak.
Baik arteriosklerosis maupun aterosklerosis
dapat menyebabkan hipertensi yang akan

Bising
Bising (frekuensi, intensitas, dan durasi
paparan)
memiliki
hubungan
langsung
dengan kerusakan organ dalam telinga,
namun bising dapat menyebabkan kerusakan
organ dalam pada semua usia dan tidak
terfokus hanya pada lansia saja.
Bising termasuk ke dalam salah satu
penyebab yang dapat memperparah keadaan
presbikusis.
kerusakan akibat bising termasuk ke dalam
kerusakan mekanik.

Merokok
Rokok
mengandung
nikotin
dan
karbonmonoksida yang bersifat ototoksik
secara langsung, dan merusak sel saraf organ
koklea.
Karbonmonoksida
memproduksi
karboksihemoglobin
(ikatan
antara
CO
dan
haemoglobin) sehingga hemoglobin menjadi
tidak efisien mengikat oksigen.
Akibatnya, terjadi gangguan suplai oksigen ke
organ korti di koklea dan menimbulkan efek
iskemia.
Selain itu, efek juga menyebabkan spasme
pembuluh darah, kekentalan darah, dan
arteriosklerotik.

K
l
a
s
I
f
I
k
a
s
i

Sensorik (11,9 %)

Neural (30,7 %)

Metabolik (34,6
%)

Mekanik (22,8 %)

Presbikusis tipe sensorik

Pemeriksaan audiometri memperlihatkan


gambaran penurunan curam (sloping) di batas
frekuensi tinggi

Presbikusis tipe neural

Hanya terdapat penurunan sedang di frekuensi


tinggi

Presbikusis tipe metabolik (strial presbycusis)

Atrofi stria vaskularis mengakibatkan


hilangnya pendengaran diwakili oleh kurva
mendengar datar karena seluruh koklea
terpengaruh.

Presbikusis tipe mekanik (cochlear presbycusis)

Manifestasi
Klinis
Keluhan
utama

berkurangnya pendengaran secara


perlahan dan progresif, simetris
pada kedua telinga.

Telinga berdenging (tinitus nada tinggi).


Pasien dapat mendengar suara percakapan,
tetapi sulit untuk memahaminya terutama bila
diucapkan dengan cepat ditempat dengan latar
belakang yang bising (cocktail party deafness).
Bila intensitas suara ditinggikan akan timbul
rasa nyeri di telinga.

Diagnosis
Anamnesis
Akan didapatkan mengenai :
Data umum seperti usia tua, umur,
jenis kelamin, pekerjaan, dll.
Manifestasi klinis
faktor resiko penyebab presbikusis.

Pemeriksaan
fisik
Otoskopi
Gambaran membran timpani yang
suram, mobilitasnya berkurang.
Untuk menyingkirkan diagnosa banding
bagi
gangguan
dengar
tipe
sensorineural,
seperti:
perforasi
membran
timpani,
timpanosklerosis,
kolesteatoma (keganasan).
Penala
Tuli sensori neural

Pemeriksaan penunjang
Audiometri

Audiometri nada
murni
menunjukkan :
Suatu tuli
saraf nada
tinggi
Bilateral
Simetris

Audiometri tutur
menunjukkan
adanya gangguan
diskriminasi wicara
(speech
discrimination)
yang terlihat jelas
pada jenis neural
dan koklear.

Penatalaksanaan

Prinsip

penatalaksanaan
pada
penderita presbikusis berupa
rehabilitasi medik dengan
menggunakan
alat
bantu
dengar (hearing aid) dan
dibantu dengan konseling.

Alat bantu dengar

adalah suatu perangkat elektronik


yang berguna untuk memperkeras
(amplifikasi) suara yang masuk ke
dalam telinga, sehingga si pemakai
dapat mendengar lebih jelas suara
yang ada disekitarnya.

Jenis jenis alat bantu dengar


Tipe behind the ear (BTE) : jenis alat bantu
dengar yang ditempatkan di belakang
telinga.
Tipe in the ear (ITE) : alat bantu dengar yang
ditempel menutupi konkha telinga.
Tipe in the canal (ITC) : alat bantu dengar
yang diletakkan pada setengah bagian luar
liang telinga.
Tipe completely in the canal (CIC) : alat
bantu dengar terkecil dan dipasang pada sisi
dalam liang telinga yang lebih dekat dengan
gendang telinga.
Tipe contralateral routing of signal (CROS) :
alat bantu dengar yang dibuat dan

Pemasangan alat bantu dengar perlu


dikombinasikan dengan :
latihan membaca ujaran (speech reading)
latihan mendengar (auditory training)
prosedur pelatihan tersebut dilakukan
bersama ahli terapi wicara (speech
therapist).

Thank you