Anda di halaman 1dari 4

Gigitan Ular, Penyakit Tropis yang Terabaikan

By: Sioux Indonesia


17 November 2013 Auditorium Fakultas Kehutanan IPB

Pengobatan korban gigitan ular secara medis dilakukan pertama kali dengan
penggunaan serum anti bisa ular, serum bisa ular ini yang biasa disebut antivenin dapat
bersifat monovalen ataupun polivalen, monovalen digunakan untuk menetralisir satu spesies
ular dan polivalen digunakan untuk menetralisir berbagai macam spesies ular

MENGENALI ULAR BERBISA DARI BENTUK KEPALA


Ular berbisa cenderung memiliki bentuk kepala yang hampir segitiga seperti pada gambar:

MENGENALI DARI WARNA


MENGENALI DARI BENTUK GERAKAN

MENGENAL DARI BENTUK TARING

Ular yang bergigi aglifa tidak mempunyai taring hampir seluruh giginya teratur namun
kadang jumlahnya cukup banyak,ular bertipe gigi aglifa tidak berbisa namun bisa di katakan
cukup berisiko terkena bakteri jika tergigit karna ular bertipe aglifa juga mampu menyobek
kulit manusia jenis-jenis ular bertipe gigi aglifa diantaranya dari family cylindropidae, family
phytonidae, family colubrde:

tepe gigi jenis ini mempunyai sepasang taring yang berada di belakang jika tergigit ular ini
dalam waktu sekejab mungkin tidak akan beresiko terkena racunya karna ular berjenis gigi
opistolifa harus memasukkan lebih da...lam objek yang tergigit agar dapat menyuntikkan bisa
jenis ular yang memiliki taring seperti ini kebanyakan masih terdapat pada
family colubridae seperti:
-ular picung (rhabdophis subminiatus)
-ular pucuk (ahaetulla.sp)
-hognose snake (hetorodon nasicus)
ular bergigi opistoglifa masih tergolong berbisa menengah efek yang di timbulkan hanya
pembengkakan sekitar area namun kita harus tetap hati2.

tipe gigi solenoglifa sangat special dan bisa di katakan lebih canggih,sepasang taring panjang
yang terdapat di bagian depan dapat di lipat dan di sembunyikan ke bagian atas rahang
idak hanya berfungsi sebagai penyuntik bisa sepasang taring semacam ini dapat di gunakan
untuk mendorong mangsa untuk masuk ke dalam perut ular. ular yang memiliki gigi bertipe
solenoglfa kebanyakan terdapat di dalam suku viperidae seperti:
-ular bangkai laut (trimeresurus albolabris)
-ular b.puspo (vipera ruselly)
-ular tanah/gibuk (calloseasma rhodistoma)

ular yang mempunyai gigi bertipe proteroglifa mempunyai taring depan yang panjang dan
bagian ujung taring tersebut seperti melengkung kebelakang, ular bertipe gigi seperti ini
tergolong sangat mematikan meskipun ukuran taringnya tidak sepanjang taring solenoglifa
tapi kemampuan menyuntikkan bisanya tidak di ragukan lagi ular yang mempunyai gigi
bertipe proteroglifa kebanyakan berasal dari famili elipidae seperti:
-cobra (naja sputatrix)
-ular welang (bungarus candidus)
-ular cabe (maticora intestianalis).

MENGENALI JENIS RACUN ULAR


ada dua jenis racun yang terkandung di dalam bisa ular yaitu neorotoxin (menyebar ke
jaringan syaraf dan berlawanan dengan transmisi rangsangan syaraf yang terhubung oleh otot
syaraf) terdapat pada bisa ular dari family elipidae dan hemotoxin (menyerang sistim
peredaran darah dan sirkulasinya termasuk juga enzim pemecah protein selain itu juga
terdapat enzim hyaluroidase yang menyerang jaringan otak ) terdapat pada bisa ular dari
family viperidae.
posisi lubang bisa

Hal hal yang perlu diperhatikan:


1. Hindari pertolongan dengan menghisap bisa ular dengan mulut
2. Gigitan pada ular berbisa, usahakan letakkan bagian tubuh yang terkena gigitan diatas
jantung, agar peredaran darah terhambat.
3. Sebaliknya Gigitan pada ular yang tidak berbisa, usahakan letakkan bagian tubuh
yang terkena gigitan dibawah jantung. Tangani seperti halnya luka biasa.
Penanganan gigitan ular dengan insisi
1.
2.
3.
4.
5.

Buat psikologi korban tenang


Pasang torniket untuk menghambat penyebaran
Sterilisasi
Irisan vertikal dari posisi gigitan ular
Diusahakan luka jangan dibiarkan menutup