Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN PRAKTIKUM MEKATRONIKA

MODUL A4

“MIKROPROSESOR”

NAMA : Wahyu Robi’ah Nuralhasanah


NPM : 16020009
GROUP : 2K1
DOSEN : Yusi S. S., S.Si., M.T.

POLITEKNIK STTT BANDUNG


2018
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dewasa ini penggunaan mikroprosesor sudah menjadi kebutuhan di berbagai
bidang baik elektronik, elektrik, permesinan, pengerjaan logam, kayu maupun di dunia
otomotip, mengapa demikian karena mikroprosesor merupakan jantung sistem kendali
otomasi yang aplikasinya sangat luas bentuk fisiknya sebuah chip (IC) yang sistem
kerjanya melalui program.
Adapun fungsi mikroprosesor adalah sebagai pengontrol atau pengolah utama
dalam suatu rangkaian elektronik yang sering dikenal dengan istilah CPU (Central
Processing Unit). Dalam aplikasinya kontrol menggunakan mikroprosessor sangat luas
mulai dari motor step, kontrol PWM, Wattmeter, konverter thyristor, kontrol proses,
kontrol terkait dengan berbagai gerakan mekanik, sistem kontrol mesin otomotip,
penerapan hukum kontrol (PID), sistem kontrol pada peralatan modern, kontrol jarak
jauh (remote), kontrol otomasi di industri, sistem robot dan peralatan pada otomasi kantor
dengan sistem jaringannya. Mikroprosesor yang digunakan adalah jenis arduino. Arduino
dikatakan sebagai sebuah platform dari physical computing yang bersifat open source
dan tidak berbayar. Pertama-tama perlu dipahami bahwa kata “platform” di sini adalah
sebuah pilihan kata yang tepat. Arduino tidak hanya sekedar sebuah alat pengembangan,
tetapi ia adalah kombinasi dari hardware, bahasa pemrograman dan Integrated
Development Environment (IDE) yang canggih. IDE adalah sebuah software yang sangat
berperan untuk menulis program, meng-compile menjadi kode biner dan meng-upload
ke dalam memory microcontroller.

1.2 Tujuan
 Mengetahui dan memahami bagaimana memprogram mikroprosesor dengan
software arduino uno
 Mampu membuat rangkaian dengan menggunakan LED dan pushbutton
BAB II

DASAR TEORI

2.1 Mikroprosesor
Mikroprosesor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai
otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer. Mikroprosesor merupakan hasil
dari pertumbuhan semikonduktor. Prosesor adalah chip yang sering disebut
“Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai gigahertz. Ukuran tersebut
adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor
yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel.
Pertama kali Mikroprosesor dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp, yaitu
Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit. Dengan penambahan
beberapa peripheral (memori, piranti I/O, dsb) Mikroprosesor 4004 di ubah menjadi
komputer kecil oleh intel. Kemudian mikroprosesor ini di kembangkan lagi menjadi 8080
(berasitektur 8bit), 8085, dan kemudian 8086 (berasitektur 16bit). Microprocessor 4004
Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh
Federico Faggin. Microprocessor 4004.Processor di awali pada tahun 1971 dimana intel
mengeluarkan processor pertamanya yang di pakai pada mesin penghitung buscom. Ini
adalah penemuan yang memulai memasukan system cerdas kedalam mesin.
Mikroprosesor 4004 mempunyai 2.250 transistor PMOS, menangani data 4 bit,
dan dapat mengeksekusi 60 ribu operasi per detik. Mikroprosesor 4004 ini adalah salah
satu dari seri IC untuk komponen kalkulator tersebut: 4001: memori ROM 2.048 bit;
4002: memori RAM MIKROPROSESOR 8008 Pada tahun 1972 intel mengeluarkan
microprocessor 8008 yang berkecepatan hitung 2 kali lipat dari MP sebelumnya. MP ini
adalah Mikroprosesor 8 bit pertama. Mp ini juga di desain untuk mengerjakan satu
pekerjaan saja. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa
pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.
Mikroprosesor 8080 Pada tahun 1974 intel kembali mengeluarkan Mikroprosesor
terbaru dengan seri 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali
pendahulunya. Pada seri ini intel melakukan perubahan dari Mikroprosesor multivoltage
menjadi triple voltage, teknologi yang di pakai NMOS, lebih cepat dari seri sebelumnya
yang memakai teknologi PMOS. Mikroprosesor ini adalah otak pertama bagi komputer
yang bernama altair. Pada saat ini pengalamatan memory sudah sampai 64 kilobyte.
Kecepatanya sampai 10X mp sebelumnya.

Contoh gambar mikroprosesor

2.2 Arduino
Arduino UNO adalah sebuah board mikrokontroler yang didasarkan pada
ATmega328 (datasheet). Arduino UNO mempunyai 14 pin digital input/output (6 di
antaranya dapat digunakan sebagai output PWM), 6 input analog, sebuah osilator Kristal
16 MHz, sebuah koneksi USB, sebuah power jack, sebuah ICSP header, dan sebuat
tombol reset. Arduino UNO memuat semua yang dibutuhkan untuk menunjang
mikrokontroler, mudah menghubungkannya ke sebuah computer dengan sebuah kabel
USB atau mensuplainya dengan sebuah adaptor AC ke DC atau menggunakan baterai
untuk memulainya.
Arduino Uno berbeda dari semua board Arduino sebelumnya, Arduino UNO
tidak menggunakan chip driver FTDI USB-to-serial. Sebaliknya, fitur-fitur Atmega16U2
(Atmega8U2 sampai ke versi R2) diprogram sebagai sebuah pengubah USB ke serial.
Arduino adalah salah satu yang sering digunakan dalam pengembangan mesin-
mesin otomasi di industri dan di perguruan tinggi bahkan di lembaga penelitian. Saat ini
ada bermacam-macam bentuk papan Arduino yang disesuaikan dengan peruntukannya
seperti diperlihatkan berikut ini :
Bentuk Papan Arduino

Komponen utama di dalam papan Arduino adalah sebuah mikrokontroller 8 bit


dengan merk ATmega yang dibuat oleh perusahaan Atmel Corporation. Berbagai papan
Arduino menggunakan tipe ATmega yang berbeda-beda tergantung dari spesifikasinya,
sebagai contoh Arduino Uno menggunakan ATmega328 sedangkan Arduino Mega 2560
yang memiliki kualitas lebih baik menggunakan ATmega2560. Dengan mengambil
contoh sebuah papan Arduino Uno tipe USB, bagian-bagiannya dapat dijelaskan sebagai
berikut:

Bagian pada Arduino Uno


14 pin input/output digital (0-13)
Berfungsi sebagai input atau output, dapat diatur oleh program. Khusus untuk 6
buah pin 3, 5, 6, 9, 10 dan 11, dapat juga berfungsi sebagai pin analog output dimana
tegangan output-nya dapat diatur. Nilai sebuah pin output analog dapat diprogram antara
0 – 255, dimana hal itu mewakili nilai tegangan DC antara 0 – 5V. pada pin A0 hingga
A5 digunakan untuk membaca data-data analog. Pada pin 1 hingga 13 merupakan pin
aktuator dan sensor digital yang digunakan untuk menjalankan program yang tidak
memerlukan adanya serial monitor. Pada pin A0 hinga A5 umumnya digunakan untuk
mnejalankan program analog seperti sensor analog yang dapat ditampilkan pada layar
serial monitor.

Tombol Reset
Digunakan untuk mereset papan sehingga program akan mulai lagi dari awal.
Tombol ini digunakan jika arduino tidak dapat membaca data secara baik.

USB
Digunakan untuk memuat program dari komputer ke dalam papan serta sebagai
komunikasi serial antara papan dan komputer. Arduino dapat langsung disambungkan ke
sebuah komputer melalui kabel USB. Selain berfungsi sebagai penghubung untuk
pertukaran data, kabel USB ini juga akan mengalirkan arus DC 5 Volt kepada papan
Arduino sehingga praktis tidak diperlukan sumber daya dari luar. Saat mendapat suplai
daya, lampu LED indikator daya pada papan Arduino akan menyala menandakan bahwa
arduino siap bekerja..

Komunikasi
Uno Arduino memiliki sejumlah fasilitas untuk berkomunikasi dengan komputer,
Arduino lain, atau mikrokontroler lain. ATmega328 ini menyediakan UART TTL (5V)
komunikasi serial, yang tersedia pada pin
digital 0 (RX) dan 1 (TX). Sebuah ATmega16U2 pada saluran board ini
komunikasi serial melalui USB dan muncul sebagai com port virtual untuk perangkat
lunak pada komputer. Firmware Arduino menggunakan USB driver standar COM, dan
tidak ada driver eksternal yang dibutuhkan.
Namun, pada Windows, file. Inf diperlukan. Perangkat lunak Arduino termasuk
monitor serial yang memungkinkan data sederhana yang akan dikirim ke board Arduino.
RX dan TX LED di board akan berkedip ketika data sedang dikirim melalui chip USB-
to-serial dan koneksi USB ke komputer. ATmega328 ini juga mendukung komunikasi
I2C (TWI) dan SPI. Fungsi ini digunakan untuk melakukan komunikasi inteface pada
sistem.

Programming
Uno Arduino dapat diprogram dengan perangkat lunak Arduino. Pilih Arduino
Uno dari Tool lalu sesuaikan dengan mikrokontroler yang digunakan. Para ATmega328
pada Uno Arduino memiliki bootloader yang memungkinkan Anda untuk meng-upload
program baru untuk itu tanpa menggunakan programmer hardware eksternal. Ini
berkomunikasi menggunakan protokol dari bahasa C.
Perangkat Lunak (Arduino IDE)
Lingkungan open-source Arduino memudahkan untuk menulis kode dan meng-
upload ke board Arduino. Ini berjalan pada Windows, Mac OS X, dan Linux.
Berdasarkan Pengolahan, avr-gcc, dan perangkat lunak sumber terbuka lainnya.

2.3 Push button


Push Button adalah saklar tekan yang berfungsi sebagai pemutus atau penyambung
arus listrik dari sumber arus ke beban listrik. Suatu sistem saklar tekan push button terdiri
dari saklar tekan start, stop reset dan saklar tekan untuk emergency. Push button memiliki
kontak NC (normally close) dan NO (normally open).
Prinsip kerja Push Button adalah apabila dalam keadaan normal tidak ditekan maka
kontak tidak berubah, apabila ditekan maka kontak NC akan berfungsi sebagai stop
(memberhentikan) dan kontak NO akan berfungsi sebagai start (menjalankan) biasanya
digunakan pada sistem pengontrolan motor – motor induksi untuk menjalankan
mematikan motor pada industri – industri.

Gambar push button


2.4 Sensor photocell
Photo Cell merupakan sejenis rangkaian elektronik yang berisi komponen
LDR (light dependent resistor) di dalamnya, berfungsi sebagai saklar otomatis yang on
dan off-nya bisa disetting secara otomatis berdasarkan sensor cahaya. Cara Kerja Photo
Cell Prinsip kerja resistor dengan sensitivitas cahaya (LDR=Light Dependent Resistor).
Apabila kondisi gelap maka nilai resistansi akan menjadi rendah sehingga arus
mengalir dan lampu akan menyala. Sebaliknya pada kondisi terang, nilai resistansi
menjadi tinggi sehingga arus tidak dapat mengalir dan lamp akan mati.

Gambar LDR/photocell

2.5 LED
LED adalah salah satu komponen elektronik yang tidak asing lagi dikehidupan
manusia saat ini, LED saat ini sudah banyak dipakai, seperti untuk penggunaan lampu
permainan anak-anak, untuk rambu-rambu lalu lintas, lampu indikator, pengeras suara
(speaker), harddisk eksternal, proyektor, LCD dan berbagai perangkat elektronik
lainnya. Sebagai indikator bahwa sistem sedang berasa dalam proses kerja, dan biasanya
berwarna merah atau kuning. LED ini banyak digunakan karena konsumsi daya yang
dibutuhkan tidak terlalu besar dan beragam warna yang ada dapat memperjelas bentuk
atau huruf yang akan ditampilkan, dan banyak lagi. Pada dasarnya LED itu merupakan
komponen elektronika yang terbuat dari bahan semi konduktor jenis dioda yang mampu
memancarkan cahaya. LED merupakan produk temuan lain setelah dioda. Strukturnya
juga sama dengan dioda, tetapi belakangan ditemukan bahwa elektron yang menerjang
sambungan P-N. Untuk mendapatkan emisi cahaya pada semikonduktor, doping yang
pakai adalah galium, arsenic dan photoporus. Jenis doping berbeda menghasilkan warna
cahaya yang berbeda pula
Gambar LED

2.6 Resistor
Resistor adalah salah satu peralatan dasar elektronik yang paling sering dipakai
selain transistor dan transformator / travo. Resistor ini di buat dari bebagai bahan bisa
menggunakan kawat email khusus ataupun yang sering digunakan adalah karbon yang
memiliki besaran serta nilai hambatan tertentu . Fungsi resistor ini adalah memberikan
hambatan arus listrik tegangan rendah yang akan masuk dan dibatasi sesuai dengan
besarnya hambatan yang tertera didalam reistor itu sendiri. Sehingga resistor ini juga
kerap disebut sebagai hambatan. memiliki satuan nilai ohm.
Bentuk dari resistor ini bermacam macam yang pada umumnya berbentuk
panjang dengan memiliki dua buah kutup. Pada bagian luarnya terdapat garis garis
berwarna warni yang menyatakan besaran bilangan hambatan didalamnya. Cara kerja
dari resistor ini cukup simple yakni menghambat arus yang mengalir dari ujung kutub
yang satu ke ujug kutub yang lain dengan nilai hambatan bervariasi sesuai yang tertera
pada resistor tersebut yang kemudian arus dialirkan lagi ke komponen elektronika yang
membutuhkan arus lebih kecil sehingga komponen elektronika ini dapat terpelihara
keawetannya. Selain sebagai pembatas arus resistor memiliki fungsi lain diantaranya
adalah pembagi arus,penurun arus pembagi tegangan.
BAB III

METODE PERCOBAAN

3.1 Alat dan Bahan


1) Papan Arduino Uno
2) Project board
3) LED
4) Pushbutton
5) LDR
6) Resistor
7) Kabel penghubung
8) Kabel USB
9) Software Arduino

3.2 Cara Kerja


1) Siapkan alat dan bahan
2) Kabel penghubung antara Arduino dan komputer dihubungkan.
3) Menyusun rangkaian LED, pushbutton, dan resistor pada project board lalu
dihubungkan dengan kabel ke papan Arduino.
4) Membuat source code pada software Arduino agar dapat menjalankan LED atau
pushbutton sesuai dengan yang telah diinstruksikan
5) Mengecek rangkaian pada project board dan memastikan rangkaian berjalan sesuai
source code yang dibuat.
6) Data diambil untuk lampiran laporan praktikum
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Data Percobaan


1) Percobaan Blink

Source code untuk percobaan Blink

Saat LED mati Saat LED menyala


2) Percobaan LED dengan perintah pushbutton

Source code percobaan LED dengan perintah pushbutton

LED mati jika LED menyala jika


pushbutton tidak ditekan pushbuttonditekan
3) Percobaan LED dan LDR
4.2 Pembahasan
Pada praktikum yang telah dilakukan, praktikan mampu memahami dan
mengoprasikan arduino uno. Arduino ini memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan
dengan board yang lain. Selain bersifat open source, arduino juga mempunyai bahasa
pemrograman sendiri yang berupa bahasa C sehingga mudah untuk dipahami karena
bahasanya yang sangat popular dan banyak digunakan oleh programmer-programer.
Percobaan yang dilakukan praktikan ada 3, yang pertama adalah “Blink” atau
membuat LED menyala-mati/kedip-kedip sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Praktikan dapat mengatur waktu nyala dan mati LED dengan mengisi angka setelah kata
‘delay’ pada source code. Angka yang ada adalah angka ribuan, 1000 berarti 1 detik.
Jadi, jika memasukkan 1000 pada delay di bagian LED LOW, itu artinya lampu akan
mati selama 1 detik.
Percobaan kedua adalah menyalakan LED dengan tombol pushbutton. Praktikan
membuat pushbutton sebagai input dsn LED sebagai output. LED akan menyala jika
pushbutton ditekan, jika tombol pushbutton dilepaskan, LED akan kembali mati.
Dan yang terakhir adalah menyalakan LED dengan sensor cahaya/LDR. Pada
percobaan ini, prinsip utamanya adalah LED akan menyala bila LDR merasa kurang
adanya cahaya. Jadi, jika LDR dibiarkan menerima banyak cahaya, LED akan mati.
Tetapi jika kita menutupi LDR dengan jari dan membuat LDR tidak menerima banyak
cahaya, LED akan menyala.
4.3 Tugas Akhir
1) Buatlah rangkaian dan source code LED dengan LDR!
Jawab
Rangkaian

Source Code
int LDR;
#define pin_LDR A0
#define LED 11
void setup() {
Serial.begin(9600);
pinMode(LED,OUTPUT);
Serial.println(“Sensor LDR”);
}
void loop() {
LDR = analogRead(pin_LDR);
if(LDR>350) digitalWrite(LED,HIGH);
else digitalWrite(LED,LOW);
Serial.print(“Data LDR = ”);
Serial.println(LDR);
delay(1000);
{

2) Sebutkan rumus membaca tegangan dari nilai LDR yang muncul dalam software
Arduino dan analisa mengapa LED dapat menyala-mati?
Jawab
Arduino Uno dapat menerima nilai hingga 10 bit sehingga dapat mengkonversi data
analog menjadi 1024 keadaan (210 = 1024). Artinya nilai 0 merepresentasikan
tegangan 0 volt dan nilai 1023 merepresentasikan tegangan 5 volt. Data yang
sebelumnya analog dikonversi menjadi data digital.
Contoh mengkonversi 5 Volt menjadi data digital 10 bit :

Artinya setiap 1 angka desimal mewakili tegangan (yang muncul pada software
Arduino) adalah sebesar 0,004887585 Volt.

Contoh mengkonversi angka pada software Arduino ke dalam nilai tegangan yang
sebenarnya :

Analisa mengapa LED dapat menyala dan mati :


Pada saat kondisi gelap nilai resistansi LDR sangat besar bahkan melebihi 1 M,
sementara pada kondisi terang resistansi nya hanya beberapa Ohm saja. Sifat inilah
yang dipakai untuk lampu penerangan di pinggir-pinggir jalan Pada kondisi gelap
lampu akan menyala sedangkan pada kondisi terang lampu akan mati dengan
sendirinya dan ini terjadi secara otomatis. Pada rangkaian lampu otomatis terdapat
transistor NPN yaitu transistor yang aktif jika basis diberi tegangan positif walaupun
tegangan basis tersebut. Untuk kaki kolektor terhubung dengan relay ke kutub positif
sementara kaki kolektor terhubung ke kutub negatif. Kaki basis terhubung dengan
resistor menuju kutub positif selain itu kaki basis juga terhubung dengan LDR
menuju kutub negatif.
Saat cahaya gelap maka resistansi LDR sangatlah tinggi ini memungkinkan kaki
basis teraliri arus sehingga transistor aktif dan mengaktifkan relay sehingga lampu
yang terhubung dengan relay menyala. Sementara saat kondisi terang resistansi LDR
sangat rendah ini membuat arus yang menuju basis akan tertarik menuju LDR arus
yang mengalir ke LDR kemudian menuju kutub negatif sehingga mengakibatkan
basis pada transistor mati dan relay mati serta lampu pun mati. Kondisi tersebut
terjadi secara otomatis sehingga tidak memerlukan saklar manual untuk menyalakan
lampu.

3) Buatlah source code (serial komunikasi) untuk a+b ; axb ; b+c ; d-b dan a+b+c jika
diketahui a=5; b=3; c=7 dan d=4!
Jawab
 Source code untuk a+b
int a;
int b;
void setup(){
Serial.begin(9600);
}
void loop(){
Serial.println(“5”);
while(!Serial.available());
a = Serial.parseInt();
Serial.println(“3”);
while(!Serial.available());
b = Serial.parseInt();
Serial.println(a+b);
}

 Source code axb


int a;
int b;
void setup(){
Serial.begin(9600);
}
void loop(){
Serial.println(“5”);
while(!Serial.available());
a = Serial.parseInt();
Serial.println(“3”);
while(!Serial.available());
b = Serial.parseInt();
Serial.println(a*b);
}

 Source code b+c


int b;
int c;
void setup(){
Serial.begin(9600);
}
void loop(){
Serial.println(“3”);
while(!Serial.available());
a = Serial.parseInt();
Serial.println(“7”);
while(!Serial.available());
b = Serial.parseInt();
Serial.println(b+c);
}

 Source code d-b


int d;
int b;
void setup(){
Serial.begin(9600);
}
void loop(){
Serial.println(“4”);
while(!Serial.available());
a = Serial.parseInt();
Serial.println(“3”);
while(!Serial.available());
b = Serial.parseInt();
Serial.println(d-b);
}

 Source code a+b+c


int a;
int b;
int c;
void setup(){
Serial.begin(9600);
}
void loop(){
Serial.println(“5”);
while(!Serial.available());
a = Serial.parseInt();
Serial.println(“3”);
while(!Serial.available());
b = Serial.parseInt();
Serial.println(“7”);
while(!Serial.available());
c = Serial.parseInt();
Serial.println(a+b+c);
}

4) Buatlah source code LED yang berkedip semakin cepat (LED flasher)!
Jawab
const int LED=8;
void setup() {
pinMode(LED,OUTPUT);
}
int timeDelay=1000;
void loop() {
timeDelay=timeDelay-100;
if (timeDelay<=0) {
timeDelay=1000;
}
digitalWrite(LED,HIGH);
delay(timeDelay);
digitalWrite(LED,LOW);
delay(timeDelay);
}
BAB V

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa praktikum
mikroprosesor dapat dilakukan dengan lat dan software jenis Arduino uno. Percobaan yang
dilakukan adalah membuat rangkaian serta source code program Blink, LED dengan
pushbutton dan LED dengan LDR dalam software Arduino uno. Percobaan yang telah
dilakukan dinyatakan berhasil karena LED dapat menyala sesuai dengan instruksi.
DAFTAR PUSTAKA

Hendri, S. (2015). Belajar Pemograman. Arduino UNO. [online]. Tersedia: http://belajar-


dasar-pemrograman.blogspot.co.id/2013/03/arduino-uno.html [2018, 11 Maret]
Kurnia, Anas. (2013). Sejarah dan Pengertian Mikroprosesor. [online]. Tersedia:
https://www.kompasiana.com/robotnew/sejarah-dan-pengertian-
mikroprosesor_5529f4236ea8343e11552d4d [2018, 12 Maret]
Putra, V. G. V, Ngadiono, & Purnomosari, E. (2016). Pengantar Listrik Magnet dan
Terapannya. Yogyakarta: CV. Mulia Jaya.
Kiswoyo, Budi. (2016). Pengertian dan Cara Kerja LDR. [online]. Tersedia:
https://www.jalankatak.com/id/ldr/ [2018,12 Maret]