Anda di halaman 1dari 20

1. Sebutkan senyawa penyusun asam nukleat?

= nukleotida yg terdiri dri fosfat, gula pentosa dan basa nitrogen


2. Jelaskan perbedaan DNA dan RNA ?
 Pada umumnya molekul RNA lebih pendek dari molekul DNA.

 DNA pada umumnya terdapat di kromosom, sedangkan RNA tergantung dari macamnya

 DNA berfungsi memberikan informasi atau keterangan genetik, sedangkan fungsi RNA
tergantung dari macamnya,
 Bagian pentosa RNA adalah ribosa, sedangkan bagian pentosa DNA adalah dioksiribosa

 Bentuk molekul DNA adalah heliks ganda, bentuk molekul RNA berupa rantai tunggal
yang terlipat,
3. Jelaskan syarat-syarat suatu senyawa dapat di golongkan sebagai hormon?
 Dihasilkan oleh tanaman
 Bersifat mobil dalam jaringan tanaman
 Merupakan senyawa organik
4. Jelaskan mekanisme kerja hormon giberelin dalam proses perkecambahan?
 Hormon giberelin berpengaruh terhadap konsentrasi kadar auksin melalui
pembentukan enzim proteolitik yang akan melepaskan asam amino triptofan
(pembentuk auksin) sehingga akan meningkatkan kadar auksin pada tumbuhan
serta merangsang pembentukan polihidroksi asam sinamat, yang mampu
menghambat kerja enzim IAA oksidase dimana enzim ini merupakan enzim
perusak auksin
 Giberelin dapat memacu terbentuknya enzim α-amilase yang akan menghidrolisis
pati sehingga kadar gula dalam sel akan naik. Hal ini akan mengakibatkan air
lebih banyak masuk sehingga proses pemanjangan sel terjadi.
5. Jelaskan definisi enzim dan sebutkan bagian-bagian beserta fungsinya?
o Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis (senyawa
yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia
organik.bagian-bagian enzim antara lain:
 Apoenzim
Apoenzim ialah bagian protein dari suatu enzim, sifatnya tidak tahan terhadap
panas, serta memiliki fungsi dalam menentukan kekhususan dari enzim. Contoh,
dari substrat yang sama bisa menjadi senyawa yang berbeda, tergantung dari
enzimnya.
 Koenzim
Koenzim dikenal juga dengan gugus prostetik jika terikat sangat erat dengan
apoenzim. Akan tetapi, koenzim dasarnya tidak terlalu erat dan gampang sekali
dipisahkan dari apoenzim. Koenzim sifatnya termostabil (tahan terhadap panas)
serta didalamnya terkandung ribose dan fosfat.Fungsi Koenzim ialah menentukan
sifat dari reaksinya.
6. Sebutkan 5 enzim beserta substratnya?
 Enzim selulose yang berperan mengurai selulosa atau polisakarida menjadi
senyawa selabiosa atau disakarida.
 Enzim amylase yang berperan mengurai amilum atau polisakarida menjadi
senyawa maltosa, yakni senyawa disakarida.
 Enzim pektinase yang berfungsi mengurai petin menjadi senyawa asam
pektin.Enzim maltosa yang berfungsi mengurai maltosa menjadi senyawa
glukosa.
 Enzim sukrosa yakni enzim yang berperan mengubai sukrosa menjadi senyawa
glukosa dan juga fruktosa.
 Enzim laktosa yakni enzim yang berperan mengubah senyawa laktosa menjadi
senyawa glukosa dan juga galaktosa
 Enzim pepsin yang berperan memecah senyawa protein menjadi senyawa asam
amino.
 Enzim tripsin yakni enzim yang berperan mengurai pepton menjadi senyawa asam
amino.
 Enzim entrokinase yakni enzim yang berperan mengurai senyawa pepton menjadi
senyawa asam amino.
 Enzim peptidase, enzim berperan dalam mengurai senyawa peptide menjadi
senyawa asam amino.
 Enzim renin, berperan sebagai pengurai senyawa kasein dan juga susu.
 Enzim gelatinase, berperan dalam mengurai senyawa gelatin
 Enzim lipase, berperan dalam mengurai lemak menjadi senyawa gliserol dan juga
asam lemak.
 Enzim fostatase, berperan dalam mengurai suatu ester dan mendorong terjadinya
pelepasan asam fosfor.

7. Sebutkan definisi vitamin berdasarkan kelarutannya?


 Bedasarkan kelarutannya vitamin dibedakan menjadi 2(dua),yaitu:
o vitamin yang larut dalam air,meliputi vitamin B dan vitamin C.
o vitamin yang larut dalam lemak,meliputi vitamin A,D,E,dan vitamin K.
8. Jelaskan fungsi-fungsi/kegunaan vitamin tersebut?
 Vit A: menjaga kesehatan mata, sebagai sumber antioksidan, berperan dalam
kesehatan kulit, meningkatkan sistem imun dan membuat kulit lebih kencang
sehingga mencegah penuaan dini.
 Vit B: membantu mencegah penyakit beri-beri, menjaga kesehatan jantung dan
sistem syaraf, meningkatkan nafsu makan, menghasilkan senyawa asam, menjaga
kesehatan kulit dan mencegah anemia.
 Vit C: menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan sistem imunitas, berperan
sebagai antioksidan, menjaga kesehatan gusi dan gigi, serta memproduksi sel
darah merah.
 Vit D: menjaga kekuatan gigi dan tulang .
 Vit E: menjaga kesehatan kulit serta mengontrol kadar asam lemak dalam tubuh.
 Vit K: mencegah osteoporosis, membantu metabolisme tubuh dan diabetes
9. Sebutkan beberapa contoh bahan dengan kandungan vitaminnya?
 Wortel: mengandung Vit A
 Susu,gandum mengandung Vit B
 Kuning telur,ayam mengandung Vit E
 Keju mengandung Vit D
 Brokoli,kembang kol mengandung Vit K
10. Perbedaan enzim dan vitamin?
Enzim: mempercepat proses pembentukan vitamin
Vitamin: Tidak dapat dihasilkan oleh tubuh

11. Jelaskan apa pengertian pemuliaan tanaman serta sebut dan jelaskan dengan
singkat bidang-bidang ilmu lain yang terkait erat dengan pemuliaan tanaman !
Pengertian: upaya pengaturan genetik tanaman sehingga tanaman tersebut akan
mempunyai nilai sosial, budaya, ekonomis dan aspek teknologis yang lebih baik dengan
memperhatikan faktor lingkungan
Bidang ilmu lainnya:
 Botani: struktur sel tanaman,klasifikasi taksonomi,anatomi,morfologi,mekanissme
reproduksi
 Genetika: mekanisme pewarisan pada tanaman yang di dasarkan pada
pengetahuian tentang gen dan pewarisannya
 Fisiologi : adaptasi cv. dipengaruhi oleh respon tanaman thd lingkungan pemulia
modifikasi proses fisiologi tanaman sehingga lebih efisien pd lingkungan tumbuh
ybs.
 Agronomi : budidaya yg dibutuhkan untuk cv. baru, aktual = potensial
 Biokimia : pengembangan cv. menyangkut karakter kimia spt kualitas hasil
gilingan dan bakaran terigu, kehalusan dan kekuatan serat kapas
 Patologi dan Entomologi : pemuliaan resistensi, mengurangi keb. pestisida
 Statistika : dasar evaluasi data hasil pengukuran karakter ,pengujian optimum,
interpretasi data yg akurat
 Komputer : pembuatan rencana pemuliaan yg sistematik, inventarisasi hasil
analisis dan interpretasi data

12. Keberhasilan hibridisasi untuk sifat kualitatif relatif lebih mudah dicapai
dibandingkan hinridisasi untuk sifat kuantitatif. Mengapa demikian ?
 Karena sifat kualitatif lebih mudah diseleksi, gen sederhana
(monogenik).,pengaruh lingkungan kecil. hanya Diperlukan cukup 1 tetua

13. Reproduksi tanaman secara generatif dapat terjadi secara menyerbuk sendiri dan
menyerbuk silang. Jelaskan apa hubungan kedua cara penyerbukan tersebut
dengan program pemuliaan tanaman !
 Salah satu tujuan dari pemuliaan tanaman adalah menciptakan tanaman yang
unggul. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan persilangan. Persilangan itu
sendiri adalah kegiatan menyatukan dua tetua dengan susunan genetik yang
berbeda. Dengan persilangan diharapkan sifat-sifat baik dari kedua tetua dapat
muncul pada anakannya, sehingga anakan tersebut memiliki sifat-sifat unggul dari
induknya.serta untuk menentukan prosedur pemulian yang akan digunakan untuk
perbaikan genetic suatu spesies tanaman.

14. Apa yang dimaksud dengan nilai duga heritabilitas? Apa kegunaan nilai duga
heritabilitas ini dalam pemuliaan tanaman ?
 Nilai duga heritabilitas adalah nilai variasi penampilan tanaman yang ditimbulkan
oleh factor genetik
 Nilai duga heritabilitas dibutuhkan untuk mengetahui proporsi penampilan yang
diakibatkan oleh pengaruh genetik yang diwariskan kepada keturunannya

15. Berikut adalah produktivitas rata-rata (ton/ha) hasil persilangan beberapa inbred
jagung

Inbred A B C D

E 1.20 2.40 1.90 2.00


F 3.50 3.55 3.55 3.45
G 4.70 4.40 4.30 4.40
Menurut pendapat saudara, inbred-inbred manakah yang berpotensi untuk dijadikan
sebagai tetua untuk menghasilkan varietas hibrida. Jelaskan dasar pertimbangan
saudara !

16. Dalam metode pemuliaan tanaman menyerbuk sendiri dikenal beberapa metode
seleksi antara lain seleksi galur murni, seleksi massa, dan hibridisasi. Jelaskan
maksud dan tujuan dari ketiga metode seleksi ini !
 Seleksi galur murni :Galur murni merupakan Individu-individu yang dikembangkan
melalui proses penyerbukan sendiri dari tanaman tunggal.
Tujuan dari metode seleksi galur murni adalah untu mendapatkan varitas yang
dikembangkan dari individu homosigot superior.
 Seleksi massa: Seleksi massa adalah pemilihan individu secara visual untuk
karakterkarakter yang diinginkan, Tujuan seleksi massa ialah memurnikan varietas
pengotoran dari percampuran, persilangan alami dan juga mutasi alami dalam produksi
benih.
 Hibridisasi merupakan perkawinan antara berbagai varietas atau spesies. Tujuan
hibridisasi adalah untuk memperoleh genotipe baru yang diinginkan

17. Bila saudara diminta untuk melakukan pemuliaan tanaman menyerbuk sendiri,
langkah-langkah apa saja yang harus saudara lakukan mulai dari awal program
pemuliaan sampai tanaman tersebut dapat dilepas ke petani sebagai varietas
unggul.
 Koleksi Plasma Nutfah
Langkah awal bagi setiap program pemuliaan tanaman adalah koleksi berbagai
genotipe, yang kemudian dapat digunakan sebagai sumber untuk mendapatkan
genotipe (varietas) yang diinginkan atas dasar tujuan pemuliaan tanaman.
 Karakterisasi: Setelah dilakukan koleksi, tanaman-tanaman tersebut diseleksi
sesuai dengan karakter-karakter yang diinginkan.
 Seleksi: Seleksi adalah memilah tanaman yang memiliki karakter yang dinginkan
untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya.
 Perluasan keragaman genetik: Untuk memunculkan karakter yang diinginkan
,ketika melakukan seleksi, diperlukan perluasan keragaman genetik sehingga
seleksi akan menjadi lebih efektif. Perluasan keragaman genetik umumnya terbagi
empat, yaitu Hibridisasi, Mutasi, Fusi protoplas, dan Rekayasa Genetik.
 Seleksi setelah perluasan keragaman genetik.
 metode seleksi yang digunakan adalah metode bulk, pedigree, single descend,
diallel selective mating system,dan back cross. Dan umumnya varietas yang
dihasilkan tanaman menyerbuk sendiri adalah varietas galur murni.
 Evaluasi dan Pengujian: Setelah dilakukan seleksi dan sudah didapat karakter
yang dinnginkan, maka selanjutnya adalah melakukan uji multilokasi dan
penilaian terhadap tanaman yang sudah diseleksi.
 Pelepasan Varietas dan perbanyakan
Pelepasan varietas memiliki syarat yaitu :Silsilah Jelas,Deskripsi
lengkap,Unggul,Benih penjenisnya tersedia dengan cukup
18. Pertambahan jumlah penduduk memaksa manusia untuk meningkatkan produksi
tanaman yang merupakan kebutuhan hidupnya. Menurut pendapat anda, jalan
apakah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan produksi tanaman? Di manakah
peran pemuliaan tanaman dalam hal ini ?
Peningkatan produktivitas tanaman umumnya merupakan tujuan yang paling sering
dilakukan pemulia dalam merakit suatu kultivar. Hal ini karena peningkatan produktivitas
berpotensi menguntungkan secara ekonomi, selain itu beberapa peran pemuliaan antara
lain:
1. Peningkatan produktivitas
2. Perluasan daerah produksi.
3. Penggunaan varietas hibrida (hybrid vigor).
4. Tahan terhadap hama dan penyakit
5. Peningkatan kualitas.
6. Kesesuaian terhadap mesin pemanenan
7. Menggalakkan teknologi pertanian modern.
19. Jika anda seorang breeder kedelai, jelaskan karakter-karakter apa saja yang akan
anda pilih untuk anda kembangkan?
 ukuran biji: dikembangkan untuk menghasilkan kedelai berbiji besar dan
dikonsumsi oleh industri (tahu, tempe, dll) untuk mengurangi ketergantungan
import.
 potensi hasil: hasil tinggi tentu saja membuat keuntungan bagi petani kedelai
 umur tanam: Tentunya selain dapat terhindar dari ancaman kekeringan, menanam
kedelai berumur genjah juga dapat lebih menekan biaya perawatan dan
meningkatkan indeks pertanaman dalam setahun
 kemampuan untuk beradaptasi terhadap lingkungan ekstrim: Selain pada lahan
pertanian pada umumnya, penanam kedelai juga diupayakan untuk ditanam di
lahan – lahan suboptimal seperti pada lahan hutan dan perkebunan, lahan kering,
lahan kering masam, dan di lahan pasang surut

20. Menurut pendapat anda antara sistem reproduksi vegetatif dan reproduksi
generatif manakah yang memberikan kontribusi lebih besar dalam pemuliaan
tanaman, jelaskan !
Menurut saya, system reproduksi vegetative lebih berkontribusi besar dalam pemuliaan
tanaman, karena tujuan dari pemuliaan tanaman adalah menghasilkan cv tanaman baru
yang unggul untuk semua karakter biologi atau karakter lain yang dikaitkan dengan segi
ekonomi dan estetika.

21. Menurut pendapat anda dapatkah sistem klasifikasi binomial yang digunakan saat
ini digunakan sebagai dasar yang akurat untuk memprediksi keberhasilan suatu
hibridisasi ? Jelaskan !
22. Jika anda adalah seorang breeder tanaman padi, jelaskan setidak-tidaknya 5
karakter yang dapat anda pilih untuk dikembangkan
 Bulir padi besar
 Daun padi kecil
 Tahan terhadap serangan hama dan penyakit
 Malainya panjang
 Kandungan gizi yang tinggi

23. Pada tabel berikut disajikan hasil persilangan beberapa inbred jagung

A B C D E F Rerata
A 86 84 98 98 92 92
B 86 91 105 102 86 94
C 84 91 87 80 65 81
D 98 105 87 97 100 97
E 98 102 80 97 96 95
F 92 86 65 100 96 88

Dengan mempertimbangkan daya gabung umum (DGU) dan daya gabung khusus
(DGK), menurut pendapat saudara inbred-inbred manakah yang berpotensi untuk
dijadikan sebagai tetua untuk menghasilkan varietas hibrida. Jelaskan !
24. Berikut adalah produktivitas rata-rata (kw/ha) hasil persilangan beberapa inbred
jagung

A B C D E F G H I J Rerata
A 86 84 98 98 92 92 96 77 88 90
B 86 91 105 102 86 92 79 76 90 90
C 84 91 87 80 65 84 93 71 83 82
D 98 105 87 97 100 101 97 87 80 95
E 98 102 80 97 96 83 93 74 83 90
F 92 86 65 100 96 80 93 110 70 88
G 92 92 84 101 83 80 90 70 72 85
H 96 79 93 97 93 93 90 87 96 92
I 77 76 71 87 74 110 70 87 74 81
J 88 90 83 80 83 70 72 96 74 82
88

Menurut pendapat saudara, inbred-inbred manakah yang berpotensi untuk


dijadikan sebagai tetua untuk menghasilkan varietas hibrida. Jelaskan dasar
pertimbangan saudara berdasarkan DGU (Daya Gabung Umum) dan DGK (Daya
Gabung Khusus) !
25. Jelaskan manfaat penggunaan galur CMS (Cytoplasmic Male Sterile = Mandul
Jantan Sitoplasmik) dalam pengembangan kultivar hibrida
 Pembuatan benih hibrida dengan harapan mencapai kemurnian mencapai 100%
(pure hybrid) dan mengurangi biaya tenaga kerja dan menghemat waktu karena
tidak perlu melakukan emakulasi/kastrasi bunga jantan.
 Mandul jantan akan meningkatkan terjadinya persilangan secara alami sehingga
mengakibatkan perubahan gen secara cepat, meningkatkan keragaman,
heterozigositas, dan vigor hibrida.
26. Jelaskan 2 sistem penyerbukan pada tanaman dan konsekuensinya terhadap struktur
genetik dan pemuliaan tanaman !
- Penyerbukan sendiri secara alami
Tanaman dapat diketahui apakah secara alami melakukan penyerbukan sendiri dengan
melakukan pengamatan morfologi terutama pada alat kelamin (bunga) dan percobaan
persilangan sekerabat. Kelengkapan alat kelamin pada bunga suatu tanaman menjadi salah
satu dasarnya, apabila benang sari dan putik terdapat lengkap pada suatu bunga maka
tanaman itu ada kemungkinan melakukan penyerbukan sendiri. Sebaliknya, apabila benang
sari dan putik terpisah pada bunga yang berbeda atau mungkin tanaman yang berbeda maka
dapat dipastikan tanaman itu tidak melakukan penyerbukan sendiri secara alami. Pada bunga
sempurna, perlu ditinjau lebih lanjut waktu penyerbukanya. Apabila tanaman melakukan
penyerbukan sebelum bunga mekar, maka tanaman tersebut melakukan penyerbukan sendiri
secara alami. Pada cara yang kedua yaitu percobaan persilangan antar tanaman sekerabat,
pengamatan dilihat pada tanaman hasil keturunan persilangan sekerabat. Apabila tanaman
keturunan tidak menunjukkan gejala penurunan kualitas baik pada penampilan dan hasil
maka tanaman itu biasanya termasuk tanaman menyerbuk sendiri.
- Penyerbukan sendiri buatan
Pada tanaman yang secara alami melakukan penyerbukan silang, penyerbukan sendiri dapat
dilakukan secara buatan atau rekayasa oleh manusia dan lebih sering disebut persilangan
sendiri (selfing). Penyerbukan sendiri buatan dilakukan dengan cara mengumpulkan serbuk
sari dari kepala sari suatu tanaman dan mengoleskan atau menaruhnya pada putik bunga
yang sama atau bunga pada tanaman yang sama sebelum diserbuki. Tujuan dari Penyerbukan
sendiri pada tanaman menyerbuk silang adalah untuk mendapatkan keturunan yang
mempunyai komponen genetik yang sama dengan tetuanya. Keturunan hasil penyerbukan
sendiri tanaman menyerbuk silang biasanya akan mengalami penurunan baik dalam hal
penampilan dan hasil dibanding tetuanya.

27. Jelaskan peranan pemuliaan dalam peningkatan produksi tanaman !


Peningkatan produktivitas tanaman umumnya merupakan tujuan yang paling sering
dilakukan pemulia dalam merakit suatu kultivar. Hal ini karena peningkatan
produktivitas berpotensi menguntungkan secara ekonomi, selain itu beberapa peran
pemuliaan antara lain:
1. Peningkatan produktivitas
Dengan diciptaknya varietas genjah dan berdaya hasil tinggi, maka produktivitas
pertanian dapat ditingkatkan perkesatuan luas (ha) dan perkesatuan waktu (tahun).
2. Perluasan daerah produksi.
Dengan merubah sifat tertentu tanaman, maka daerah produksinya dapat diperluas,
seperti: pada lahan marginal.
3. Penggunaan varietas hibrida (hybrid vigor).
Dengan diketemukannya varietas hibrida produksi pertanian dapat ditingkatkan,
seperti pada tanaman pangan (terutama jagung), hortikultura (cabai besar,
tomat,melon, semangka)
4. Tahan terhadap hama dan penyakit
Varietas unggul baru yang dihasilkan diharapkan toleran/ tahan terhadap hama dan
penyakit.
5. Peningkatan kualitas.
Varietas unggul yang dihasilkan diharapkan memiliki kualitas hasil tinggi, untuk
dapat memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat yang makin maju.
6. Kesesuaian terhadap mesin pemanenan
Varietas-varietas yang dihasilkan sebaiknya berbatang pendek, sehingga sesuai
dengan mesin pemanenan.
7. Menggalakkan teknologi pertanian modern.
Dengan diketemukannya varietas berdaya hasil tinggi, maka akan merubah dari
pertanian tradisional ke pertanian modern.

28. Keragaman yang luas merupakan salah satu aspek penting dalam pemuliaan
tanaman. Jelaskan mengapa reproduksi generatif/seksual lebih berperan
dalam menghasilkan keragaman jika dibandingkan dengan reproduksi
vegetatif/aseksual !

29. Suatu populasi persilangan kedelai mempunyai nilai varians sebagai berikut

Generasi Varians ( )
P1 0,84
P2 0,73
F1 1,20
F1R 1,85
BC1 1,18
BC2 1,42
F2 1,54

Hitunglah nilai duga heritabilitas arti luas dan heritabilitas arti sempit dari
karakter tersebut !

30. a. Apa yang di maksud dengan poliploidi ? Berikan contoh tanaman poliploidi yang
berhasil dikembangkan !

b. Sebutkan macam-macam poliploidi berdasarkan jumlah kromosomnya

a. Poliploidi adalah salah satu teknik atau cara agar dapat peningkatan varian genetik dan
digunakan untuk salah satu metode pemuliaan tanaman, sehingga mampu menghasilkan
organisme dengan jumlah set kromosom yang berlipat (lebih dari 2). Tanaman yang
berhasil di kembangkan : Anggrek Bulan (Phalaenopsis Sp.),papaya,kacang
tanah,kedelai,pacar air,jahe putih,cabai

b, Autopoliploid (autoploid) dan Allopoliploidi (alloploid)


31. a.Jelaskan arti sterilitas dalam pemuliaan tanaman, beri contoh tanaman yang
memiliki sterilitas !
b.Sebutkan kegunaan sterilitas dalam pemuliaan tanaman
a. Ketidakmampuan tanaman membentuk biji karena kegagalan tepung sari/sel
telur berfungsi secara normal,terdapat pada tanaman yang benangsari atau tangkai
putik cacat,tepung sari rusak dan sel telur abortus
b. kegunaan sterilitas: untuk menghindari pekerjaan emaskulasi dengan tangan
sebelum hibridisasi(poespodarsono,1988)
32. Jelaskan konsep inkompatibilitas dan beri contoh tanaman yang memiliki
inkompatibilitas !
Tanaman yang termasuk dalam kelompok completely self incompatible adalah
tanaman yang tidak dapat menghasilkan biji yang viabel dari setiap penyerbukan
sendiri. Contoh: persilangan antar bunga H. polyrhizus
33. a. Jelaskan arti heterosis (vigor hibrid) !
b. Bagaimana cara kita menilai suatu tanaman memiliki/menunjukkan gejala
heterosis
a. Peningkatan ukuran, vigor atau produktivitas pada suatu tanaman hibrida
(individu F1) melebihi tetua-tetuanya atau rata-rata kedua tetua
b. penurunan penampilan pada individu keturunan perkawinan sekerabat.

34. Jelaskan konsep dasar pemuliaan tanaman menyerbuk sendiri dan sebutkan
macam-macam seleksinya

35. Pada tanaman menyerbuk silang kita jumpai macam-macam seleksi,


jelaskan !
 Seleksi Massa: pemilihan tetap berdasarkan pada individu tanaman dan
penilaian fenotipe. Sebagai bahan seleksi adalah populasi kawin acak yang
tidak memperhatikan asal gamet jantan.
 Seleksi Tongkol ke Baris (ear to row selection)
Pada awalnya seleksi ini hanya digunakan pada tanaman jagung, karena ada
istilah “tongkol” pada tanamannya. Namun selanjutnya, metode seleksi ini
digunakan juga untuk tanaman menyerbuk silang lainnya. Metode ini
dikenal sebagai seleksi saudara tiri (half sibs) karena tanaman yang
diseleksi hanya diketahui induk betinanya.
 Seleksi Daur Ulang (recurrent selection)
o Seleksi daur ulang fenotipe
o Seleksi daur ulang daya gabung umum
o Seleksi daur ulang daya gabung khusus
o Seleksi daur ualang resiprok

36. Berikut adalah data jumlah polong berisi per tanaman pada tiga generasi tanaman
kedelai

Rata jumlah biji per


Generasi
tanaman
P1 (Var. Petek) 291,25
P2 (Var. Jayawijaya) 455,75
F1 (Jayawijaya x Petek) 488,50
Hitunglah nilai Mid Parent Heterosis dan High Parent Heterosis untuk karakter
jumlah polong berisi per tanaman di atas !
37. Gambarkanlah kromosom-kromosom pada sel tanaman berikut :
Prunus almygdalus : 2n = 2x = 8
Citrullus vulgaris : 2n = 3x = 33
Triticum durum : 2n = 4x = 28

38. a.Jelaskan apa pengertian pemuliaan tanaman serta sebut dan jelaskan dengan
singkat bidang-bidang ilmu lain yang terkait erat dengan pemuliaan tanaman !
b.Sebutkan apa saja kegunaan koleksi plasmanutfah. Jelaskan ?

39. a. Jelaskan karakter tanaman yang Sdr. ketahui berdasarkan gen pengendalinya,
beri contoh karakter tersebut.
b. Pada penilaian fenotipe (karakter kuantitatif) seorang pemulia sering mengalami
kesulitan akibat adanya pengaruh lingkungan (mikro) .Jelaskan usaha-usaha yang
dapat dilakukan untuk memperkecil pengaruh tersebut !
40. Jelaskan arti poliploidi dan sebutkan macam-macam penyebab terjadinya

Poliploidi adalah salah satu teknik atau cara agar dapat peningkatan varian genetik dan
digunakan untuk salah satu metode pemuliaan tanaman, sehingga mampu menghasilkan
organisme dengan jumlah set kromosom yang berlipat (lebih dari 2).

Poliploid secara alami dapat terjadi karena perubahan dari kondisi lingkungan, sedangkan
poliploid buatan dapat terjadi apabila dibuat dengan memberikan tambahan zat-zat kimia
tertentu.

41. Apa arti mutasi dan kegunaannya bagi pemuliaan tanaman ?

perubahan yang terjadi tiba2 pada materi hereditas sel di mana perubahan ini diturunkan
pada generasi selanjutnya

peran dalam pemuliaan tanaman Memperbesar keragaman genetic, Sulit menghasilkan


bahan pemuliaan yg baik ,Sifatnya untung-untungan

42. Jelaskan arti heterosis (vigor hibrid)


Peningkatan produksi tanaman sangat penting mengingat kebutuhan manusia akan tanaman baik
langsung ataupun tidak langsung, diantaranya sebagai (1)sandang, (2)bangunan, (3)Papan,dan
(4) makanan ternak
Pemuliaan tanaman adalah suatu ilmu dan seni untuk (5) memperbaiki faktor genetik
tanaman, sehingga diperoleh tanaman yang menguntungkan bagi manusia. Ilmu pemuliaan
tanaman pada dasarnya adalah ilmu (6) seleksi, pekerjaan ini sebenarnya telah lama dilakukan
sejak orang mengenal budidaya tanaman. Orang yang melakukan pekerjaan pemuliaan tanaman
dikenal dengan sebutan (7)breeder
Variasi/keragaman genetik merupakan syarat utama pemuliaan tanaman karena hal ini
berhubungan dengan keleluasaan menyeleksi. Beberapa cara yang dapat ditempuh untuk
membuat variasi diantaranya (8)hibridisasi, (9)induksi variasi genetic dan (10)mutase pada
kultur sel
Pemuliaan tanaman tidak terlepas dari sistem reproduksi tanaman. Dikenal 2 tipe reproduksi
tanaman yaitu (11)seksual dan (12)aseksual dari kedua tipe reproduksi ini yang erat
hubungannya dengan variabilitas genetik adalah (13)seksual
Penampilan luar suatu tanaman atau disebut dengan (14)fenotip setidaknya dipengaruhi oleh 2
hal yaitu faktor (15genotip, dan faktor (16)Lingkungan Perbandingan antara proporsi varians
kedua faktor ini dikenal dengan istilah (17) vigor hibrid yang dilambangkan dengan
simbol (18)H/h2
Nilai heritabilitas dapat dinyatakan dengan dua cara yaitu (19)luas dan (20)sempit Beberapa
cara estimasi nilai heritabilitas diantaranya adalah (21) Komponen varians, (22) Regresi tetua
turunan, dan (23)backcross
Salah satu fenomena berupa peningkatan vigor dan ukuran tanaman hasil persilangan (hibrida)
adalah fenomena heterosis, dikenal juga dengan istilah (24)Vigor hibrid Ada beberapa teori
yang mencoba menjelaskan fenomena ini, misalnya asumsi bahwa vigor hibrid diakibatkan oleh
gen2 dominan yang baik (favorable) yang dibawakan secara bersamaan, hipotesis ini dikenal
dengan nama (25)hipotesis dominan , hipotesis lainnya adalah (26)Over dominan yang
berpendapat bahwa heterosigositas akan lebih unggul dibandingkan homosigositas. Fenomena
ini banyak digunakan dalam
perakitan kultivar hibrida. Perakitan kultivar hibrida sendiri, misalnya pada jagung, dimulai
dengan melakukan (27) inbreeding untuk memperoleh inbred. Inbred-inbred ini selanjutnya
akan disilang-silangkan untuk memperoleh hibrida terseleksi. Ada dua cara pengukuran
besarnya heterosis secara kuantitatif yaitu (28) Mid Parent Heterosis.di mana rata-rata F1
dibandingkan dengan (29)rata” tetua, dan (30)high parent heterosis di mana rata-rata F1
dibandingkan dengan (31) tetua dengan penampilan lebih baik
Manipulasi kromosom adalah salah satu cara untuk memperluas variabilitas genetik. Di
antaranya dengan teknik poliploidi. Ada 2 konsep yang dikenal jika kita berbicara mengenai
jumlah kromosom. Pertama adalah yang berhubungan dengan variasi pada sejumlah kecil
kromosom disebut (32)aneuploidi dan yang berhubungan dengan variasi jumlah pada pada set
kromosom dasar (genom) dikenal dengan istilah (33)euplodi
Umumnya di alam tanaman mempunyai 2 set kromosom dasar (2n=2x) disebut (34)diploid
namun demikian ditemukan juga tanaman yang mempunyai set kromosom lebih dari 2, yaitu 3X
disebut (36)triploid., 4X (37)tetraploid,5X (38)pentaploid,6X = (39)hexaploid
Poliploid dibedakan menjadi (40)Autopoliploid yaitu jika genom-genom identik dengan
kromosom asli dan (41)Allopoliploid, yaitu jika genom-genom berasal dari dua spesies yang
berbeda. Induksi poliploiud dapat dilakukan dengan menggunakan zat kimia (42).............
Beberapa contoh tanaman poliploid adalah (43)kentang (44)tembakau(45)semangka tanpa biji