Anda di halaman 1dari 13

PELATIHAN DASAR CPNS

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH III JAKARTA


PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

LAPORAN RANCANGAN AKTUALISASI

JUDUL RANCANGAN AKTUALISASI


PENINGKATAN PEMAHAMAN PEDOMAN TEKNIS
REVIU BAGI AUDITOR DAN CALON AUDITOR
MELALUI MEDIA BUKU SAKU DAN VIDEO PENDEK
DI LINGKUNGAN INSPEKTORAT IV

DISUSUN OLEH :
NAMA : MARTA MUHAMMAD THOHIR, SE
NIP : 199103012019031006

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH III JAKARTA


PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
TAHUN 2019
LEMBAR PERSETUJUAN IDE GAGASAN

Rancangan aktualisasi diajukan oleh :

Nama : Marta Muhammad Thohir


NIP : 199103012019031006
Kelas : C
Nomor Absen : 26
Judul Rancangan Aktualisasi : Peningkatan Pemahaman Pedoman Teknis
Reviu bagi Auditor dan Calon Auditor Melalui
Media Buku Saku dan Video Pendek di
Lingkungan Inspektorat IV

Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan kelulusan pelatihan dasar CPNS
Batch II di Balai Pendidikan dan Pelatihan PUPR Wilayah III Jakarta, tahun 2019.

Jakarta , 9 Agustus 2019


Menyetujui,
Mentor

Dodi Suryadi, ST, CFrA, QIA

NIP : 197712272005021002
DAFTAR ISI

1.1. Profil Instansi ................................................................................................................ 1


1.2. Tugas dan Fungsi Aparatur Sipil Negara ...................................................................... 2
1.3. Tujuan dan Manfaat ...................................................................................................... 3
1.4. Identifikasi Isu .............................................................................................................. 3
1.5. Gagasan Pemecahan Masalah ....................................................................................... 5
1.6. Tahapan Kerja ............................................................................................................... 6
1.7. Matrik Rancangan Aktualisasi ...................................................................................... 7
1.8. Rencana Jadwal Aktualisasi ........................................................................................ 10

i
1.1. Profil Instansi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah sebuah


lembaga pemerintah yang membantu presiden dalam menyelenggarakan urusan di
bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Kementerian PUPR dipimpin oleh
seorang Menteri PUPR. Kementerian PUPR memiliki sebelas unit organisasi yang
terdiri dari Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal Sumber Daya
Air, Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat
Jenderal Penyediaan Perumahan, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur
Pekerjaan Umum dan Perumahan, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Badan
Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia,
dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Semua unit organisasi dipimpin oleh seorang
pejabat setingkat Eselon I.
Inspektorat Jenderal adalah salah satu unit organisasi di bawah dan
bertanggungjawab langsung kepada Menteri PUPR atas pelaksanaan pengawasan
intern di lingkungan Kementerian PUPR. Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang
Inspektur Jenderal. Bentuk dari pelaksanaan pengawsan intern pemerintah adalah
melakukan penyusunan kebijakan teknis pengawasan intern, pelaksanaan pengawasan
yang terdiri dari audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan pengawasan lainnya. Selain
itu Inspektorat Jenderal juga terdapat penugasan langsung dari Menteri PUPR untuk
melakukan pengawasan dengan tujuan tertentu. Hasil dari pengawasan akan dibuat
laporan hasil pengawasan. Sebagai unit organisasi, Inspektorat Jenderal juga
melaksanakan kegiatan administrasi di internalnya. Inspektorat Jenderal terdiri dari
lima inspektorat dan satu sekretariat sebagai pelaksana admistrasi. Inspektorat I
melakukan pengawasan di wilayah Pulau Sumatera, Kep. Riau, dan Kep. Bangka
Belitung. Inspektorat II melakukan pengawasan di Pulau Jawa, Inspektorat III
melakukan pengawasan di wilayah Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi, Inspektorat
IV melakukan pengawasan di wilayah Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Maluku Utara,
dan Pulau Papua, dan Inspektorat V melakukan pengawasan di unit organisasi di
tingkat pusat dan pengawasan khusus lainnya.

1
2

Inspektorat IV merupakan unit kerja yang melaksanakan pengawasan di


wilayah timur indonesia. Dimana wilayah timur ini terdiri dari Bali, Nusa Tenggara,
Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Jumlah sumber daya manusia di
Inspektorat IV adalah 39 orang. Terdiri dari dua pejabat struktural, 24 orang auditor,
tiga staf penunjang, lima orang staf Pelaksana, dan lima orang Calon Pegawai Negeri
Sipil (CPNS). Tugas dan fungsi di Inspektorat IV adalah melaksanakan kegiatan
pengawasan yang terdiri dari Audit, Reviu, Evaluasi, Pemantauan, dan Pengawasan
lainnya.

1.2. Tugas dan Fungsi Aparatur Sipil Negara

Berdasarkan undang-udang No. 5 tahun 2014 pasal 10 ASN memiliki fungsi


sebagai berikut:
1. Pelaksana kebijakan publik
2. Pelayan publik
3. Perekat dan pemersatu bangsa
Sedangkan pada pasal 11 ASN memiliki tugas sebagai berikut:
1. melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat Pembina Kepegawaian
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
2. memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas; dan
3. mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Merujuk kepada Satuan Kinerja Pegawai (SKP) tahun 2019, auditor golongan
III/a memiliki tugas sebagai berikut:
1. Melaksanakan tugas - tugas pengawasan dengan kompleksitas tinggi dalam audit
kinerja
2. Melaksanakan tugas - tugas pengawasan dengan kompleksitas tinggi dalam
kegiatan reviu
3. Melaksanakan tugas - tugas pengawasan dengan kompleksitas tinggi dalam
kegiatan evaluasi

2
3

4. Melaksanakan tugas - tugas pengawasan dengan kompleksitas tinggi dalam


kegiatan pengawasan lainnya
5. Melaksanakan tugas-tugas pengawasan dengan kompleksitas tinggi dalam rangka
membantu melaksanakan kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengendalian
dan evaluasi pengawasan
6. Mengikuti kegiatan pelatihan dikantor sendiri/ bimbingan teknis di bidang
pengawasan

1.3. Tujuan dan Manfaat

Secara umum tujuan pelaksanaan aktualisasi di unit kerja untuk menerapkan


dan mengimplementasikan rancangan kegiatan-kegiatan profesi ASN yang dikaitkan
dengan nilai-nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu,
dan Anti korupsi (ANEKA). Aktualisasi juga bertujuan untuk mengukur tingkat
kemampuan diri terkait sejauh mana nilai-nilai dasar ANEKA mampu diterapkan di
dalam melaksanakan tugas di unit kerja. Aktualisasi bermanfaat untuk melatih
kemampuan peserta dalam menyusun rencana kegiatan kerja sehingga dapat
mengantisipasi kendala dan hambatan yang akan terjadi di dalam kegiatan pekerjaan
serta mengevaluasi kegiatan kerja yang telah dilakukan.
Secara khusus tujuan dari perancangan adalah untuk memenuhi kewajiban
sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam menerima Pelatihan Dasar sesuai
dengan Undang-undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Perka
LAN No. 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS
golongan III.

1.4. Identifikasi Isu

Tugas dan Fungsi Inspektorat Jenderal yaitu menyelenggarakan pengawasan


internal di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Inspektorat IV adalah salah satu unit kerja di bawah naungan Inspektorat Jenderal yang

3
4

melakukan tugas pengawasan di wilayah Indonesia bagian timur. Indonesia bagian


timur disini terdiri dari Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku,
Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. Pelaksanaan pengawasan di Inspektorat IV
terdiri dari Audit, Reviu, Evaluasi, Pemantauan, dan Pengawasan lainnya. Hal ini
tertuang dalam Permen-PUPR No. 03 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Kementerian PUPR pada pasal 989-991.

Wilayah kerja Inspektorat IV adalah daerah yang mempunyai akses lebih jauh
dan lebih rendah dibanding wilayah lain di Indonesia. Frekuensi penugasan di
Inspektorat IV pun tergolong tinggi, dimana lama satu kali penugasan bisa berkisar 4-
14 hari kalender. Sedangkan jumlah auditor di Inspektorat IV belum ideal terhadap
banyaknya penugasan. Tahun ini Inspektorat IV mendapat penambahan pesonil
sebanyak sepuluh orang yang terdiri dari lima orang PNS 2017, empat orang CPNS
2018, dan satu orang CPNS STAN. Sepuluh orang ini nantinya akan diarahkan untuk
menjadi calon auditor di lingkungan Inspektorat IV.

Permasalahan utama pada saat ini adalah calon auditor di lingkungan


Inspektorat IV belum memiliki pengalaman yang berarti terkait pelaksanaan
pengawasan. Salah satu penyebabnya ada terkendala aturan yang menyatakan bahwa
personil yang dapat melaksanakan pengawasan adalah seseorang yang sudah memiliki
kompentensi atau qualified di bidang pengawasan, khususnya adalah orang yang sudah
lulus ujian kompetensi auditor dan memiliki sertifikat yang menyatakan berkompenten
menjadi Auditor.

Selain itu, auditor yang sudah berpengalaman belum maksimal dalam


membimbing dan berbagi informasi terkait pelaksanaan kegiatan pengawasan,
penyebabnya adalah overload penugasan yang menjadi tanggungjawab di Inspektorat
IV. Apabila calon auditor ingin belajar sendiripun belum tersedia media yang dapat
mengakomodir dan membantu peningkatan pemahaman terhadap kegiatan
pengawasan.

4
5

Pada saat ini Inspektorat IV sedang banyak melaksanakan kegiatan pengawasan


berupa reviu. Reviu adalah kegiatan melakukan pengecekan kesesuaian pelaksanaan
kegiatan atau program dari unit kerja terhadap peraturan yang berlaku. Peraturan yang
dimaksud bisa berupa Surat Edaran, Peraturan Menteri, Peraturan Pemerintah, dan bisa
juga berupa Undang-Undang. Sedangkan sumber daya manusia di lingkungan
Inspektorat IV sangat terbatas. Sehingga dibutuhkan instrumen-instrumen berupa
media yang dapat mempercepat transfer-knowledge dari auditor berpengalaman
kepada calon auditor di Inspektorat IV.

1.5. Gagasan Pemecahan Masalah

Gagasan pemecahan untuk menyelesaikan permasalahan terkait adalah belum


adanya instrumen-instrumen berupa media pedoman reviu untuk meningkatkan
pemahaman auditor dan calon auditor adalah dengan membuat buku saku yang mudah
dibawa kemanapun pergi dan disertai pembuatan video pendek yang mencakup
pedoman teknis reviu yang mudah dipahami dan bisa ditonton dibanyak media
elektronik. Buku saku dirancang dengan ukuran yang mudah dibawa dan mencakup
poin-poin penting pelaksanaan reviu. Kemudian video pendek dibuat dengan konsep
semenarik mungkin agar orang yang menonton dapat memahami tahapan-tahapan
reviu dengan baik dan lengkap disertai dengan dokumen-dokumen peraturan yang
terkait dengan pelaksanaan reviu tersebut.

Pembuatan buku saku dan video pendek pedoman teknis reviu ini diharapkan
dapat membantu auditor dan calon auditor dalam memahami kegiatan reviu di
lingkungan Inspektorat IV. Sehingga setiap auditor yang ditugaskan untuk
melaksanakan reviu dapat bekerja secara efektif, efisien, ekonomis, dan optimal.
Diharapkan hasil output yang dihasilkan dalam catatan hasil reviu juga tepat dan akurat
yang akan bermanfaat bagi auditee untuk memperbaiki kesalahan atau pelanggaran
terhadap aturan yang tidak mereka sadari sebelumnya.

5
6

1.6. Tahapan Kerja

Tahapan Kerja dari Penulisan ini adalah sebagai berikut :

1. Konsultasi dengan Mentor, Coach, dan Pimpinan terkait aktualisasi


2. Pengumpulan Peraturan dan Pedoman tentang Reviu
3. Membuat Buku Saku
4. Membuat Video Pendek
5. Finalisasi Buku Saku dan Video Pendek
6. Penulisan Laporan Akhir

6
7

1.7. Matrik Rancangan Aktualisasi

Unit Kerja : Inspektorat IV

Identifikasi Isu : Terbatasnya jumlah SDM dan tingginya frekuensi penugasan luar kantor di Inspektorat IV

Isu yang diangkat : Belum tersedia media pembelajaran secara mandiri di Inspektorat IV

Gagasan Pemecahan Isu : Peningkatan Pemahaman Pedoman Teknis Reviu Bagi Auditor dan Calon Auditor Melalui

Media Buku Saku dan Video Pendek Lingkungan Inspektorat IV

Keterkaitan
Kontribusi Penguatan
Output/ Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Terhadap Visi Nilai
Hasil Mata
Misi Organisasi Oraganisasi
Pelatihan
1 Konsultasi dengan Mentor,  Berkoordinasi dengan terkait judul Dokumentasi Etika Publik, Meningkatkan Profesional,
Coach, dan Pimpinan aktualisasi kegiatan Akuntabilitas kinerja Etika
 Membahas sistematika dan tahapan
untuk pelaksanaan aktualisasi
 Membahas langkah-langkah
penyelesaian aktualisasi

7
8

Keterkaitan
Kontribusi Penguatan
Output/ Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Terhadap Visi Nilai
Hasil Mata
Misi Organisasi Oraganisasi
Pelatihan
2 Pengumpulan Peraturan  Mencari peraturan dan pedoman Database Akuntabilitas, Meningkatkan Profesional,
dan Pedoman Tentang tentang reviu Peraturan dan Komitmen kinerja Visioner,
Reviu  Mengumpulkan peraturan dan Pedoman Mutu, Etika Etika
pedoman reviu Reviu Publik

3 Membuat Buku Saku  Merancang konsep buku saku Buku Saku Akuntabilitas, meningkatkan Profesional,
 Pencetakan buku saku Pedoman Komitmen kinerja Visioner,
Reviu Mutu, dan Etika
Etika Publik

4 Membuat Video Pendek  Merancang konsep video pendek Video Akuntabilitas, meningkatkan Profesional,
 Pengambilan gambar untuk video Pendek Komitmen kinerja Visioner,
pendek Tentang Mutu, dan Etika
Pedoman Etika Publik
Reviu

8
9

Keterkaitan
Kontribusi Penguatan
Output/ Substansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Terhadap Visi Nilai
Hasil Mata
Misi Organisasi Oraganisasi
Pelatihan
5 Finalisasi Buku Saku dan  Melakukan pengecekan akhir buku Buku Saku Komitmen Meningkatkan Profesional,
Video saku dan video pendek dan Video Mutu, Etika kinerja Visioner,
 Memproduksi buku saku dan video Pendek yang Publik, Etika
pendek Siap Akuntabilitas
Digunakan

6 Penulisan Laporan Akhir  Menulis Laporan Akhir Terkait Lapoan Komitmen Meningkatkan Profesional,
Aktualisasi Aktualisasi Mutu, Etika kinerja Visioner,
 Koordinasi dengan mentor dan Publik, Etika
coach Akuntabilitas

9
10

1.8. Rencana Jadwal Aktualisasi

Rancangan aktualisasi ini akan diimplementasikan mulai tanggal 13 Agustus – 23 September 2019. Untuk jadwal per
kegiatan disajikan pada tabel berikut:

AGUSTUS SEPTEMBER
No Kegiatan
13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

Konsultasi dengan Mentor,


1
Coach, dan Pimpinan
Pengumpulan Peraturan dan
2
Pedoman T entang Reviu
3 Membuat Buku Saku

4 Membuat Video Pendek

5 Finalisasi Buku Saku dan Video

6 Penulisan Laporan Akhir

10