Anda di halaman 1dari 1

KASUS BORANG

1. TBC
Ny. S; 57th; 155cm; 45kg

pasien dirawat dengan keluhan batuk berlendir yang dialami ±10 hari SMRS, darah (-), sesak
nafas (+). Batuk terutama pada malam hari, keringat malam (+). Pasien juga mengeluhkan
lemas (+) sejak pagi hari SMRS, pusing (+), Sakit ulu hati (+), mual (+), muntah (+), demam
(+), menggigil (+). Pasien mengeluhkan nafsu makan berkurang sejak mulai batuk. BAB
biasa, frekuensi 2 kali sehari, warna coklat, BAK lancar, warna kuning.

Riwayat DM (+), HT (+)

Pemfis:

TD: 150/70 mmHg


N: 92x/mnt
P: 28x/mnt
S: 37,9ºC
Kepala: normochepal, an-/-, icterus-/-
Thorax:
Inspeksi : ekspansi paru simetris
Palpasi : Vokal fremitus ka=ki
Perkusi : sonor +/+
Auskultasi : BN: Rh +/+, Wh -/-
BJ: I/II murni, reguler, mur-mur (-)
Abdomen:
Inspeksi : Kesan datar
Auskultasi : Peristaltik (+), Kesan Normal
Perkusi : tympani
Palpasi : NT regio epigastrium (+), hepar/lien sulit dinilai

laboratorium:
WBC :18.000
Hb : 12.4
PLT : 460.000
Sputum BTA (+++)

-IVFD RL 20tpm
-Omeprazole 40mg/12jam/iv
-Ondansetron 4mg/8jam/iv
-Ambroxol syr 3xCII
-Mulai pengobatan dengan OAT KDT setelah ku stabil