Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN HASIL AUDIT FUNGSI SUMBER DAYA

MANUSIA PADA PT. WARISAN EURINDO BANYUWANGI

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah


Pengauditan Manajemen

Disusun Oleh

1. Adynda Dwy Cahyani (32.16.21)


2. Siti Nur Inda.H (32.16.2164)

FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI AKUNTANSI


UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945
BANYUWANGI
2020
Laporan Hasil Audit

Banyuwangi, 11 Januari 2020

No : 020/KAP/I/2020
Lampiran : 3 eksemplar
Perihal : Laporan Hasil Audit Manajemen

Kepada
Yth. PT. Warisan Eurindo
Di Banyuwangi

Kami telah melakukan audit atas Perencanaan SDM, Rekrutmen SDM dan
Seleksi SDM periode tahun 2019. Audit kami tidak dimaksudkan untuk
memberikan pendapat atas kewajaran laporan keuangan perusahaan dan oleh
karenanya kami tidak memberikan pendapat atas laporan keuangan tersebut. Audit
kami hanya mencakup bidang Perencanaan SDM, Rekkrutmen SDM dan Seleksi
SDM yang dimiliki (terjadi pada) PT. Warisan Eurindo. Audit tersebut
dimaksudkan untuk menilai ekonomisasi (kehematan), efisiensi (daya guna), dan
efektifitas (hasil guna) atas Perencanaan SDM, Rekrutmen SDM dan Seleksi
SDM yang dilakukan dan memberikan saran perbaikan atas kelemahan pelayanan
yang ditemukan selama audit, sehingga diharapkan di masa yang akan datang
dapat dicapai perbaikan atas kekurangan tersebut dan perusahaan dapat beroperasi
dengan lebih ekonomis, efisien dan lebih efektif dalam mencapai tujuannya.

Hasil audit kami sajikan dalam bentuk laporan audit yang meliputi :
Bab I : Informasi latar belakang
Bab II : Kesimpulan Audit yang didukung dengan temuan audit
Bab III : Rekomendasi
Bab IV : Ruang lingkup audit
Dalam melaksanakan audit kami telah memperoleh banyak bantuan,
dukungan, dan kerja sama dari berbagai pihak jajaran direksi maupun staf yang
berhubungan dengan pelaksanaan audit ini. Untuk itu kami mengucapkan
terimakasih atas kerjasamanya.

Kantor Akuntan Publik


Rahadi & Rekan

Nurinda Adynda
Bab I

Informasi Latar Belakang


Perusahaan furniture PT. Warisan Eurindo yang beralamatkan di Jl. Letjend
Suprapto No. 69 Keacamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi didirikan pada
tahun 1994 oleh John Paul yang berstatus Warga Negara Asing asal Italia dalam
bentuk badan usaha Perseroan Terbatas (PT)
Pada saat berdirinya perusahaan hanya mempunyai 50 orang tenaga kerja dan
beberapa mesin penunjang pembuatan furnitur. Namun seiring dengan
perkembangan perusahaan yang cukup baik sampai saat ini karyawan perusahaan
sebanyak 350 karyawan, yang terbagi atas tenaga kerja langsung 305 karyawan,
dan tenaga kerja tidak langsung 45 karyawan. Hasil dari perusahaan ini
seluruhnya diekspor keluar negeri,.

Susunan Direksi:
1. Presiden Direktur : John Paul (Mr)
2. Direktur Operasi Produksi : Paul Matthews (Mr)
3. Direktur Sampel Produksi : Jorg Jepsen (Mr)
4. HRD & GA Manager : Wiwik Gita Arywiyanti (Mrs)

Sedangkan tujuan dilakukannya audit adalah untuk:


1. Menilai kecukupan prosedur perencanaan SDM, Rekrutmen SDM, dan
Seleksi SDM
2. Menilai ekonomisasi, efisiensi dan efektifitas perencanaan SDM, Rekrutmen
SDM, dan Seleksi SDM
3. Memberikan berbagai saran perbaikan atas perencanaan SDM, Rekrutmen
SDM, dan Seleksi SDM yang ditemukan
Bab II
Kesimpulan Audit

Berdasarkan temuan (bukti) yang kami peroleh selama audit yang kami
lakukan, kami dapat menyimpulkan sebagai berikut:

Perencanaan SDM
Kondisi
PT. Warisan Eurindo belum melakukan prediksi kebutuhan SDM pada
saat ini maupun masa mendatang. Perencanaan SDM PT. Warisan Eurindo hanya
dilakukan ketika terdapat kekosongan karyawan dalam suatu departemen. Apabila
diketahui terdapat kekosongan karyawan, maka dibuatlah perencanaan berapa
jumlah yang akan diterima, dalam hal ini perusahaan tidak menginformasikan
lowongan kerja, karyawan yang melamar keperusahaan hanya dari mulut ke mulut
karyawan yang sudah bekerja di perusahaan.
Kriteria
a. Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Bab IV
pasal 7-8 yang berbunyi :
Pasal 7
(1) Dalam rangka pembangunan ketenagakerjaan, pemerintah menetapkan
kebijakan dan menyusn perencanaan tenaga kerja
(2) Perencanaan tenaga kerja meliputi :
a. Perencanaan tenaga kerja makro, dan
b. Perencanaan tenaga kerja mikro
(3) Dalam penyususnan kebijakan, strategi, dan pelaksanaan program
pembangunan ketenagakerjaan yang berkesinambungan, pemerintah
harus berpedoman pada perencanaan tenaga kerja sebagaimana
dimaksud pada ayat (1)
Pasal 8
(1) Perencanaan tenaga kerja disusun atas dasar informasi ketenagakerjaan
yang antara lain meliputi:
a. Penduduk dan tenaga kerja
b. Kesempatan kerja
c. Pelatihan kerja termasuk kompetensi kerja
d. Produktivitas tenaga kerja
e. Hubungan industrial
f. Kondisi lingkungan kerja
g. Pengupahan dan kesejahteraan tenaga kerja, dan
h. Jaminan social tenaga kerja
(2) Informasi ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud ayat (1), diperoleh
dari semua pihak terkait, baik instansi pemerintah maupun swasta.
(3) Ketentuan mengenai tata cara memperoleh informasi ketenagakerjaan
dan penyusunan serta pelaksanaan perencanaan tenaga kerja
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan
pemerintah
Penyebab
PT. Warisan Eurindo belum memiliki prosedur yang mengatur mengenai
perencanaan sumber daya manusia.
Akibat.
Perencanaan SDM yang tidak terdokumentasi secara jelas mengakibatkan
pemenuhan kebutuhan SDM secara kuantitas dan kualitas belum dapat tepenuhi
secara tepat dan pada saat yang diperlukan.

Rekrutmen SDM
Kondisi
PT. Warisan Eurindo belum melakukan prediksi kebutuhan SDM pada
saat ini maupun masa mendatang. Perencanaan SDM PT. Warisan Eurindo hanya
dilakukan ketika terdapat kekosongan karyawan dalam suatu departemen. Apabila
diketahui terdapat kekosongan karyawan, maka dibuatlah perencanaan berapa
jumlah yang akan diterima, dalam hal ini perusahaan tidak menginformasikan
lowongan kerja, karyawan yang melamar keperusahaan hanya dari mulut ke mulut
karyawan yang sudah bekerja di perusahaan
Kriteria
a. Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Bab III pasal
5-6 yang berbunyi :
Pasal 5
Setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi
untuk memperoleh pekerjaan.
Pasal 6
Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa
diskriminasi dari perusahan.
Penyebab
PT. Warisan Eurindo belum memiliki prosedur/metode yang mengatur
mengenai rekrutmen karyawan.
Akibat
PT. Warisan Eurindo dalam memperoleh karyawan hanya dari orang-
orang yang melamar pekerjaan di perusahaan jadi kualifikasi SDM yang ada
tergantung dari pelamar yang ingin bekerja diperusahaan dan kemungkinan
mendapatkan karyawan terbaik sangat rendah, tetapi karyawan yang diterima
bekerja adalah orang-orang yang memenuhi persyaratan perusahaan.

SELEKSI DAN PENEMPATAN KARYAWAN


Kondisi
Manajemen PT. Warisan Eurindo melaksanakan proses selesi dan
penempatan karyawan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Kriteria
a. Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Bab VI
pasal 31.-32 yang berbunyi :
Pasal 31
Setiap tenaga kerja mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk
memilih, mendapatkan, atau pindah pekerjaan dan meperoleh penghasilan
yang layak di dalam atau diluar negeri.
Pasal 32
1. Penempatan tenaga kerja dilaksanakan berdasarkan asas terbuka,
bebas, obyektif, serta adil, dan setara tanpa diskriminasi.
2. Penempatan tenaga kerja diarahkan untuk menempatkan tenaga kerja
pada jabatan yang tepat sesuai dengan keahlian, keterampilan, bakat,
minat dan kemampuan dengan memperhatikan harkat, martabat, hak
asasi, dan perlindungan hokum.
3. Penempatan tenaga kerja dilaksanakan dengan memperhatikan
pemerataan kesempatan kerja dan penyediaan tenaga kerja sesuai
dengan kebutuhan program nasional dan daerah.
Penyebab
Proses seleksi yang dilakukan perusahaan antara lain :
a. Untuk tenaga kerja tidak langsung (staff) meliputi syarat administrasi, tes
wawancara, pengalaman/sertifikasi.
b. Untuk seleksi karyawan tidak langsung atau dengan keahlian khusus
proses seleksi meliputi syarat administrasi, tes wawancara, dan praktik.
Calon karyawan yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan perusahaan
diterima sebagai pekerja dengan masa percobaan selama 3 (Tiga) bulan terhitung
sejak calon karyawan tersebut mulai bekerja di perusahaan. Apabila dapat
meyelesaikan masa percobaan dengan baik, selanjutnya akan diangkat sebagai
pekerja status kontrak.
Akibat
PT. Warisan Eurindo dapat menyeleksi orang-orang yang tepat untuk
mengisi lowongan pekerjaan yang ada kemudian dapat menempatkan karyawan
tersebut dalam posisi pekerjaan yang paling tepat sesuai dengan bidang
kemampuannya.
Bab III
Rekomendasi

Hasil audit yang dilakukan menemukan beberapa kelemahan yang harus


menjadi perhatian manajemen di masa yang akan datang. Kelemahan ini dapat
dikelompokkan menjadi:
1. Kelemahan yang terjadi pada Manajemen PT. Warisan Eurindo pada
perencanaan SDM perusahaan tidak melakukan peramalan kebutuhan SDM
pada saat ini dan masa yang akan datang.
2. Program Rekrutmen Karyawan di PT. Warisan Eurindo belum efektif dan
belum didokumentasikan, serta PT. Warisan Eurindo belum memiliki
prosedur/metode tepat untuk merekrut karyawan.

Atas keseluruhan kelemahan yang terjadi, maka diberikan rekomendasi


sebagai koreksi atau langkah perbaikan yang bisa diambil manajemen untuk
memperbaiki kelemahan tersebut.

Rekomendasi:
1. Perusahaan sebaiknya mempunyai perencanaan SDM yang terdokumentasi
dengan jelas sehingga ada gambaran jelas mengenai kebutuhan SDM serta
kebutuhan SDM yang terpenuhi.
2. Perusahaan sebaiknya membuat program rekrutmen karyawan agar dalam
memperoleh jumlah karyawan yang tepat dengan kemampuan-kemampuan
yang dibutuhkan untuk mengisi jabatan-jabatan yang tersedia.

Keputusan untuk melakukan perbaikan atas kelemahan ini sepenuhnya ada


pada manajemen, tetapi jika kelemahan ini tidak segera diperbaiki kami
mengkhawatirkan terjadi akibat yang lebih buruk pada prosedur rekrutmen
karyawan pada perusahaan di masa yang akan datang.
Bab IV
Ruang Lingkup Audit

Sesuai dengan penugasan yang kami terima, audit yang kami lakukan hanya
meliputi masalah prosedur Rekrutmen SDM pada PT. Warisan Eurindo periode
tahun 2019. Audit kami mencakup Perencanaan SDM, Rekrutmen SDM, dan
Seleksi SDM.