Anda di halaman 1dari 8

Critical Book Report

MK. Manajemen Berbasis


Sekolah
PRODI : PGSD

MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

DisusunOleh

Nama :AlvionitaSurbakti

Nim : 1171111003

Kelas : A reguler 2017

DosenPengampu : Dra. Sorta Simanjuntak , M.S

Mata Kuliah : Manajemen Berbasis Sekolah

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN – UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2020

1
KATA PENGATAR

Assalamua’alaikum Wr.Wb
Segala puji dan syukur saya panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
atas rahmat dan hidayahnya saya dapat menyelesaikan tugas critical book report ini tepat
pada waktunya meskipun bentuknya sangat jauh dari kesempurnaan, selanjutnya salawat dan
salam saya kirimkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW sebagaimana beliau telah
mengangkat derajat manusia dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang.

Dan ucapan terima kasih saya kepada:

1. Dosen yang telah membimbing dalam menyusun laporan ini, semoga ilmu yang dosen
berikan di balas dengan kebaikan oleh Allah Yang Maha Esa.
2. Kedua orang tua yang memberi bantuan berupa material dan doa nya sehingga
laporan ini dapat diselesaikan.

Penulis menyadari dalam penulisan laporan ini sangat jauh dari kesempurnaan, maka
saran dan kritik yang membangun dari semua pihak sangat penulis harapkan demi
penyempurnaan berikutnya. Semoga laporan ini bermanfaat bagi semua pihak, khususnya
bagi penulis dan para pembaca umumnya.

Wassalamu’alaikum wr.wb
Medan, 02 Februari 2020

Alvionita Surbakti
1171111003

2
DAFTAR ISI

Kata Pengantar…………………………………………………………………………… 2

Daftar Isi………………………………………………………………………………… 3

BAB I. PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi pentingnya CBR…………………………………………………….. 4


B. Tujuan penulisan CBR……………………………………………………………. 4
C. Manfaat CBR……………………………………………………………….…….. 4
A. Identitas Buku Yang Direview………………......………………………………... 4

BAB II. RINGKASAN BUKU...………………..............………………………………... 5

BAB III. PEMBAHASAN

A. Kelebihan dan kekurangan buku……………………………………………….... 6

BAB IV. PENUTUP

A. Kesimpulan………………………………………………………………....…… 7
B. Saran……… ……………………………………………………………..…..…. 7

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………... 8

3
BAB I

PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi Pentingnya CBR

Sering kali kita bingung memilih buku referensi untuk kita baca dan pahami.
Terkadang kita memilih satu buku, namun kurang memuaskan hati kita. Misalnya dari segi
analisis bahasa, pembahasan tentang berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Oleh
karena itu, penulis membuat Critical Book Report ini untuk mempermudah pembaca dalam
memilih buku referensi, terkhusus pada pokok bahasa tentang manajemen berbasis sekolah.

B. Tujuan penulisan CBR

Mengkritisi tentang manajemen berbasis sekolah

C. Manfaat CBR
 Untuk menambah wawasan tentang manajemen berbasis sekolah .
 Untuk mengetahui tentang manajemen berbasis sekolah.

D. Identitas buku
1. Judul Buku : Manajemen Berbasis Sekolah
2. Pengarang / Editor : Dr. E. Mulyasa, M.Pd 
3. Penerbit : PT Remaja Rosdakarya – Bandung
4. Edisi : Cetakan Pertama
5. Tahun terbit : 2012
6. Tebal Buku : 216 Halaman
7. ISBN : 979 – 692 – 196 – 0

4
BAB II

RINGKASAN BAB

BAB – 4     Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah


Untuk mengimplementasikan manajemen brbasis sekolah secara efektif dan efisien,
kepala sekolah perlu memiliki pengetahuan kepemimpinan, perencanaan, dan pandangan
yang luas tentang sekolah dan pendidikan. Kepala sekolah dituntut melakukan fungsinya
sebagai manajer sekolah dalam meningkatkan proses belajar mengajar, dengan melakukan
supervisi kelas, membina, memberikan saran-saran positif kepada guru.
Setrategi dalam mengimplementasikan MBS perlu adanya pengelompokan sekolah
berdasarkan tingkat kemampuan manajemen masing-masing, kemudian dia dakan pentahapan
yang tepat yaitu adanya program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Implementasi MBS tidak lepas dari perangkat implementasi MBS yang terdiri dari
perencanaan, monitoring, dan evaluasi serta laporan pelaksanaan.
Model MBS yang telah di implementasikan di Australia menempatkan sekolah
sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan menyangkut visi,
misi, dan tujuan/ sasaran sekolah yang membawa implikasi terhadap pengembangan
kurikulum sekolah dan program-program operatif lainya. MBS dibangun dengan
memperhatikan kebijakan dan panduan dari pemerintah negara bagian di stau pihak dan
partisipasi masyarakat. Per paduan dari dua kepentingan ini dituangkan dalam dokumen
1) School policy(yang memuat visi, misi, sasaran, pengembangan kurikulum, dan prioritas
program), 2) school planning review (Untuk jangka waktu tiga tahun), 3) School annual
planning quality assurance, dan accountability dilakukan melalui kegiatan yang
disebut external dan internal monitoring.

5
BAB III

PEMBAHASAN

KELEBIHAN BUKU

1.    Buku ini memberikan paradigma pendidikan baru pada tahun sekitar 2000, yang 
memaparkan konsep-konsep dalam pengimplementasianya.
2.     Memaparkan contoh implementasi dari negara lain yang telah sukses 
      menerapkan MBS.
3.  Dalam implementasi di bidang pengelolaan kuangan, konsep MBS ini masih
bertahan dan efisien jika di terapkan dalam manajemen pendidikan disekolah menyangkut
kerjasama dalam pihak internal maupun eksternal.
4.  Seiring dengan perkembangan zaman manajemen pendidikan bersifat dinamis,
sehingga dengan berjalannya waktu memberikan pembaharuan sistem dan proses
pengelolahan yang berkembang  misalnya Manajemen peningkatan mutu, manajemen peserta
didik berbasis sekolah dan manajemen-manajemen pembaharuan lainya.
5.  Karena MBS merupakan  salah satu wujud dari reformasi pendidikan, yang 
menawarkan pada sekolah untuk menyediakan pendidikan yang lebih baik dan memadai bagi
peserta didik sesuai dengan karakteristik sekolah, maka MBS dapat di kembangkan sesuai
dengan karakteristik yang ingin dicapai oleh satuan pendidikan, misalnya sekolah dengan
manajemen berbasis Lingkungan, dalam pengelolaannya dapat digunakan prinsip-prinsip
MBS.

KEKURANGAN BUKU

6
1.    Penulisan dalam buku ini menggunakan bahasa yang jelas, akan tetapi kurang
menarik dalam mengemukakan konsepnya, sehingga pembaca cenderung langsung pada
teori, ibarat tidak terdapat angin segar pada pembuka konsep.
2.   Cover dalam buku ini terbilang kurang menarik khusunya bagi pembaca yang
inovatif.
3.  Adanya beberapa sub bab yang sulit dipahami, karena tidak menyebutkan
penjelasan serta contoh secara realistis yang terjadi dilingkungan sekitar

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dalam konteks manajemen pendidikan, keberhasilan dari pelaksanaan fungsi-


fungsi manajerial bukan hanya ditandai dengan sistem kepemimpinan dan
pengorganisasi yang baik disebuah lembaga pendidikan, baik dari aspek
capacity yang terdiri atas kecerdasan, kewaspadaan, kemampuan bicara,
keterampulan serta kemampuan nilai. Dari aspek achievment yang meliputi gelar
kesarjanaan, pengetahuan, keberhasilan maupun kesehatan jasmani.

B. Saran
Lembaga pendidikan harus mampu melaksanakan fungsi-fungsi manajemen
pendidikan bukan hanya dalam pengertian mikro saja, namun juga dalam pengertian
yang makro. Artinya dalam melaksanakan manajemen pendidikan harus melihat
faktor lain diluar masalah utama sistem pendidikan. Selain itu metode maupun
program studi yang ditawarkan oleh lembaga pendidikan juga harus sesuai dengan
tuntutan zaman. Agar tujuan utama didirikannya lembaga pendidikan dapat tercapai
dengan baik serta dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh manusia maupun
insan yang akan menggunakan produk dari lembaga pendidikan.

7
DAFTAR PUSTAKA

Mulyasa E. 2002. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung : PT Remaja  Rosdakarya