Anda di halaman 1dari 100

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Berdasarkan kepada Rencana Strategis ( Renstra ) SMK Negeri 1 Sragen Tahun
2020 / 2021 dan program kerja tahun 2020 / 2021 bertumpu pada sasaran
program peningkatan mutu dan relevansi pendidikan yang tergambar pada Visi
dan Misi SMK Negeri 1 Sragen.

Visi : “”Terwujudnya Insan Yang Berakhlak Mulia, Cerdas Dalam Iq, Eq Sq Dan
Peduli Terhadap Lingkungan Agar Mampu Bersaing Secara Global”

Dan dituangkan dalam Misi Sekolah antara lain :


a. Membentuk warga sekolah yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia dan
berbudi pekerti luhur dengan mengembangkan sikap dan perilaku religius
baik di dalam sekolah maupun diluar sekolah;
b. Mengembangkan budaya gemar membaca, rasa ingin tahu, bertoleransi,
bekerjasama, saling menghargai, displin, jujur, kerja keras, kreatif dan
inovatif;
c. Meningkatkan nilai kecerdasan, cinta ilmu dan keingin tahuan peserta didik
dalam bidang akademik maupun non akademik;
d. Menciptakan suasana pembelajaran yang menantang, menyenangkan,
komunikatif, tanpa takut salah, dan demokratis;
e. Mengupayakan pemanfaatan waktu belajar, sumber daya fisik, dan manusia
agar memberikan hasil yang terbaik bagi perkembangan peserta didik;
f. Menanamkan kepedulian sosial dan lingkungan, cinta damai, cinta tanah air,
semangat kebangsaan, dan hidup demokratis;

B. Dasar
1. Permendiknas RI. Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi
2. PermendiknaS RI. Nomor 18 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi Guru Dalam
Jabatan.

1 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


3. Permendiknas RI Nomor 14 Tahun 2007 Tentang Standar Isi untuk Program
A, Program Paket B dan Program Paket C.
4. Permendiknas RI Nomor 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan
5. Permendiknas RI Nomor 20 Tahun 2007 Tentang Standar Penilaian
Pendidikan
6. Permendiknas RI Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana dan
Prasarana
7. Permendiknas RI Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi
Lulusan
8. Permendiknas RI Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah

C. Maksud dan Tujuan


Maksud disusunnya Rencana Pengembangan Sekolah ini adalah sebagai pedoman
kerja bagi sekolah dalam melaksanakan tugas dan fungsi sekolah. Khususnya
dalam pelaksanaan Rencana Pengembangan Sekolah Tahun Anggaran 2020 / 2021
Adapun Tujuan disusunnya Rencana Pengembangan Sekolah ini adalah dalam
rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsi sekolah agar lebih terarah, efektif
dan efisien sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Disamping itu sebagai
tolak ukur pencapaian akuntabilitas kinerja sekolah sebagai bahan evaluasi tingkat
pencapaian sasaran dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi sekolah melalui
pelaksanaan Program dan kegiatan skala prioritas.

D. Tugas Pokok dan Fungsi SMK


1. Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan
sikap profesional.
2. Menyiapkan siswa agar mampu memilih karier, mampu berkompetensi dan
mampu mengembangkan diri.
3. Menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia
kerja dan industri pada saat sekarang maupun yang akan datang.
4. Menyiapkan tamatan agar menjadi manusia yang produktif dan mampu
menciptakan tenaga wirausaha sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.
5. Menyiapkan lulusan SMK Negeri 1 Sragen agar menjadi manusia produktif
dan mampu mengembangkan wirausaha yang handal.

2 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


E. ARTI PROGRAM TAHUNAN
1. Program Tahunan disusun sebagai kelengkapan sekolah untuk dijadikan
pendoman / dasar dalam pengelolaan sekolah sehingga langkah – langkah
dalam pencapaian sasaran akan terencana dan teratur.
2. Program Tahunan juga merupakan komponen administrasi yang paling
menentukan maju dan berkembangnya suatu sekolah karena sebagai alat
untuk mengevaluasi hambatan dan kekurangan pada program tahunan
sebelumnya.
3. Program Tahunan merupakan acuan kegiatan sekolah sehingga berfungsi :
a. Alat evaluasi segala kegiatan dan kebijaksanaan sekolah
b. Alat pembinaan mekanisme kerja seluruh personil sekolah
c. Kesenambungan kegiatan dan pembinaan dari tahun ke tahun
4. Program Pembangunan
a. Rehabilitas Bangunan
b. Penyedian Sarana dan Prasarana
c. Meningkatkan kualitas guru dan pegawai
d. Pengadaan Lab., Akuntansi dan Multimedia
e. Pengadaan sarana B. Inggris, Komputer, Olah Raga

BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN

3 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


A. Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan
1. Menyusun Kurikulum 2013
a. Menyusun Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dalam bentuk
dokumen Standar Isi sekolah.
b. Menyusun SKL dalam bentuk dokumen sekolah.
c. Menyusun/merevisi Silabus dengan bimbingan Pengawas SMK.
d. Menyusun “ulang” Kurikulum 2013.
2. Menandatangankan Kurikulum 2013 kepada Kepala Dinas Provinsi Jawa
Tengah
3. Menyusun Kurikulum Implementatif dengan institusi pasangan masing-
masing Program Keahlian.

B. Standar Proses
1. Menyiapkan perangkat pembelajaran dengan bimbingan Pengawas SMK
a. Menyusun kalender pendidikan.
b. Menyusun Program Semesteran dan Program Tahunan.
c. Menyusun RPP.
d. Menyiapkan bahan, sumber, modul.
e. Menyusun job sheet bagi pelaksanaan pembelajaran praktik.
f. Menyusun jadwal pembelajaran.
g. Menyiapkan/merancang program remedial dan pengayaan.
h. Menyusun program pengawasan pembelajaran, jadwal pengawasan,
perencanaan pengawasan dan pelaksanaan pengawasan serta rencana
tindak lanjut hasil pengawasan
2. Melaksanakan proses pembelajaran yang PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif.
Efektif, dan Menyenangkan) dengan berpedoman pada Tujuan Pendidikan
Nasional, baik menyangkut bidang Normatif, Adaptif, maupun Produktif.
3. Merancang pembelajaran di DU/DI melalui kegiatan PKL
a. Menyusun program PKL.
b. Menjajaki DU/DI tempat siswa PKL.
c. Menyiapkan jurnal PKL.
d. Merancang penempatan siswa PKL.
e. Mensosialisasikan program PKL kepada siswa dan orang tua siswa.
f. Memberangkatkan siswa PKL.

4 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


4. Melaksanakan supervisi pembelajaran dan menindaklanjuti hasil supervisi.

C. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan


1. Kualifikasi Akademi Tenaga Pendidik
a. Guru mengajar sesuai dengan bidang dan jurusannya, minimal 85 %.
b. Kualifikasi guru S-1 atau D-IV minimal 85 %.
c. Kualifikasi guru S-2 minimal 40 %
d. Guru memiliki Akta IV minimal 95 %
e. Mendorong pendidik secara bertahap sesuai kuota untuk memiliki
sertifikasi preofesi guru.
f. Memiliki guru BP/BK yang berkelayakan untuk membantu layanan
peserta didik, baik akademik maupun non akademik.
g. Memiliki kecukupan jumlah guru sesuai rasio Standar Pelayanan Minimal
(SPM).
2. Tenaga Kependidikan
a. Memiliki Kasubag TU yang kompeten, dibantu oleh tenaga administrasi
yang sesuai dengan kebutuhan.
b. Memiliki tenaga laboran.
c. Memiliki tanaga perpustakaan.
d. Memiliki tanaga kebersihan.
3. Kualifikasi tenaga kependidikan minimal S1.

D. Standar Sarana dan Pasarana


1. Satuan Pendidikan
a. Memiliki minimal 42 rombongan belajar.
b. Jumlah siswa per kelas 36 orang sesuai dengan Standar Nasional
Pendidikan.
2. Lahan
a. Memiliki lahan sekolah seluas 13.570 M2, untuk pembangunan seluas
4.271 M2, untuk lapangan upacara, lapangan olahraga, taman seluas
9000 m2.
b. Status hak atas tanah Hak Milik
3. Bangunan Gedung

5 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


a. Pemeliharaan bangunan meliputi: pemeliharaan Gedung sesuai program
sekolah
b. Perbaikan ruang Kelas, Laboratorium, dan Perpustakaan
4. Ruang Kelas
a. Penambahan ruang kelas sebanyak 2 Ruang.
b. Kapasitas ruang kelas : 36 peserta didik (sesuai SSN).
c. Jumalah siswa 1226 orang siswa
d. Melengkapi fasilitas ruang kelas.
e. Pengecatan ruangan kelas.
5. Ruang Perpustakaan
6. Laboratorium
a. Lab komputer menggunakan AC.
b. Jumlah komputer minimal 36 unit, printer 5 Unit.
c. Pemeliharaan komputer setiap hari Sabtu ( Rencana Shcedule ).
d. Merencanakan pembangunan lab Multimedia seluas 64 m2.
e. Merencanakan membangun Studio Multimedia
f. Melengkapi lab praktik program keahlian AP, AK, PM dan Tata Busana
g. Melengkapi sarana praktik di lab Teknik Komputer dan Jaringan
7. Melengkapi perabot ruang pimpinan, para wakil, dan para ketua kompetensi
keahlian.
8. Melengkapi perabot dan sarana lain ruang guru.
9. Melengkapi perabot dan sarana lain ruang tata usaha
10. Menyiapkan ruang OSIS, Pramuka.
11. Memperbaiki lapangan olahraga, Basket

E. Standar Pengelolaan
1. Perencanaan Program
Visi sekolah : “ ”Terwujudnya Insan Yang Berakhlak Mulia, Cerdas Dalam Iq,
Eq Sq Dan Peduli Terhadap Lingkungan Agar Mampu Bersaing Secara Global”

2. Misi

6 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


a. Membentuk warga sekolah yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia
dan berbudi pekerti luhur dengan mengembangkan sikap dan perilaku
religius baik di dalam sekolah maupun diluar sekolah;
b. Mengembangkan budaya gemar membaca, rasa ingin tahu, bertoleransi,
bekerjasama, saling menghargai, displin, jujur, kerja keras, kreatif dan
inovatif;
c. Meningkatkan nilai kecerdasan, cinta ilmu dan keingin tahuan peserta
didik dalam bidang akademik maupun non akademik;
d. Menciptakan suasana pembelajaran yang menantang, menyenangkan,
komunikatif, tanpa takut salah, dan demokratis;
e. Mengupayakan pemanfaatan waktu belajar, sumber daya fisik, dan
manusia agar memberikan hasil yang terbaik bagi perkembangan
peserta didik;
f. Menanamkan kepedulian sosial dan lingkungan, cinta damai, cinta tanah
air, semangat kebangsaan, dan hidup demokratis;

F. Tujuan SMK Negeri 1 Sragen


1. Mewujudkan tamatan yang berakhlak mulia, berkepribadian luhur, mampu
beradaptasi, berkualitas, dan mampu menjawab semua tantangan zaman dan
mewujudkan sekolah yang terpercaya dalam menghasilkan tenaga yang
trampil dan professional di bidangnya;
2. Mendidik Sumber Daya Manusia yang mempunyai etos kerja dan kompetensi
berstandar nasional dan bahkan internasional;
3. Membekali peserta didik dengan keterampilan hidup agar mampu mandiri,
ulet, gigih, serta memiliki mental dan daya tahan;
4. Membekali peserta didik agar mampu mengembangkan diri, karir, dan
berkompetisi, beradaptasi, melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi;
5. Mendidik peserta didik yang menjadi manusia yang beriman, bertaqwa
kepada Tuhan yang Maha Esa, beraklak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif
dan mandiri;
6. Membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan memberantas
pengangguran;
7. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengacu pada SPM
(standard pelayanan Minimal);

7 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


8. Mengoptimalkan sumber daya pendidikan untuk meningkatkan mutu
pembelajaran;
9. Mewujudkan lingkungan yang bersih sehat hijau sehingga terjaga
keseimbangan alam dilingkungan sekolah dan sekitarnya;
10. Mendidik peserta didik untuk ramah lingkungan;

G. Pelaksanaan Pengembangan Pedoman Sekolah


1. Menyusun kode etik dan tata tertib guru.
2. Menyusun tata tertib siswa dilengkapi dengan sanksinya.
3. Menyusun tata tertib praktik di laboratorium.
4. Menyusun pedoman PKL, ujian semester, ujian akhir kenaikan kelas, uji
kompetensi, ujian sekolah, dan ujian nasional.

H. Pelaksanaan Pengembangan Struktur Organisasi Sekolah


1. Menyusun struktur organisasi dengan uraian tugas dan tanggung jawabnya.
2. Kepala Sekolah dibantu oleh 4 orang wakil yang membidangi: Kurikulum,
Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hubin/ Humas
3. Organisasi Kompetensi Keahlian terdiri atas : Ketua Kompetensi Keahlian,
Kepala Bengkel, Toolman dan Lab. Bahasa.
4. Menyusun struktur organisasi tata usaha.
5. Menyusun organisasi Unit Produksi.
6. Pelaksanaan Kegiatan Sekolah
7. KBM dilaksanakan mulai :
– Praktek : Pkl. 13.00 s.d Pkl. 16.00 WIB
– Teori : Pkl. 07.00 s.d Pkl. 14.00 WIB
8. KBM dilaksanakan 1 ship.
9. Mengadakan kerja sama / membuat MoU dengan :
a. Perusahaan – perusahaan yang ada di Karisidenan Surakarta
b. Dll.
10. Rapat rutin dengan guru minimal 3 bulan sekali.
11. Pertemuan rutin ( sebulan sekali ) dengan Institusi Perusahaan.
12. Pertemuan dengan orang tua siswa/Komite Sekolah ( Satu Tahun
sekali/sesuai dengan kondisi )
13. Pelaksanaan Rencana Kerja Bidang Kesiswaan

8 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


14. Menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan PPDB, MPLS, LDKS.
15. Melaksanakan bimbingan konseling kepada seluruh peserta didik.
16. Melaksanakan kegiatan pengembangan diri melalui BK dan kegiatan ekstra
kurikuler :
a. PRAMUKA
b. Ekskul Futsal
c. Ekskul Silat
d. Ekskul Karate
e. Ekskul ROHIS
f. Dan sebagainya
17. Melaksanakan penelusuran lulusan melalui kegiatan :
– Program Bursa Kerja Khusus
– Kunjungan Industri
18. Melaksanakan promosi sekolah untuk meningkatkan animo masyarakat,
melalui kegiatan :
a. Open House SMK N 1 Sragen
b. Pemasangan Pamflet dan penyebaran brosur
c. Pemasangan Spanduk dan Buka Stand di sekolah SMPN/Swasta & SMK
Negeri

I. Pelaksanaan rencana Kerja Bidang Kurikulum dan Kegiatan


Pembelajaran
1. Penyusunan KTSP memperhatikan SKL, SI, dan Bintek BSNP.
2. KTSP dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah, potensi atau karakeristik
daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik.
3. Memiliki kalender pendidikan yang sesuai dengan yang dikeluarkan oleh
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.
4. Pelaksanaan pembelajaran didasarkan pada SKL, SI, dan peraturan pelaksa-
naannya, serta standar proses dan standar penilaian.
5. Melaksanakan sistem RKS dan KHS.
6. Menilai hasil belajar untuk seluruh MP yang didokumentasikan dan dilaporkan
dalam bentuk KHS, buku Laporan Pendidikan.

9 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


7. Menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional yang mengatur mekanisme
penyampaian ketidakpuasan peserta didik dan penyelesaiannya mengenai
penilaian hasil belajar.
8. Menyusun dan menetapkan peraturan akademik, yang meliputi:
a. persyaratan minimal kehadiran siswa untuk mengikuti pelajaran dan
tugas dari guru;
b. ketentuan mengenai ulangan, remedial, ujian (uji kompetensi, ujian
sekolah, dan UN), kenaikan kelas, dan kelulusan;
c. ketentuan mengenai hak siswa untuk menggunakan fasilitas belajar,
laboratorium, perpustakaan, penggunaan buku pelajaran, buku
referensi, dan buku perpustakaan;
d. ketentuan mengenai layanan konsultasi kepada guru MP, wali kelas, dan
konselor.

J. Pelaksanaan Rencana Kerja Bidang Sarana Prasarana


a. Menyusun program pengelolaan sarana prasarana yang mengacu pada
Standar Sarana dan Prasarana.
b. Mengadakan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan dan mendaya-
gunakannya.
c. Pengelolaan perpustakaan dilakukan dengan kondisi:
a. menyediakan petunjuk pelaksanaan operasional peminjaman buku dan
bahan pustaka lainnya;
b. merencanakan fasilitas peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya
sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan pendidik;
c. membuka pelayanan minimal enam jam sehari pada hari kerja;
d. Laboratorium dikembangkan sesuai dengan perkembangan IPTEK serta
dilengkapi dengan manual yang jelas, sehingga tidak terjadi kekeliruan
yang dapat menimbulkan kerusakan.
e. Fasilitas fisik untuk kegiatan ekstrakurikuler disesuaikan dengan
perkembangan kegiatan ekstrakurikuler peserta didik.

K. Pelaksanaan Rencana Kerja Bidang Hubungan Industri

10 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


1. Menyusun program kegiatan Hubungan Kerjasama Industri untuk
memudahkan kegiatan Praktik Kerja Industri (PKL) dan/atau kegiatan Uji
Kompetensi, serta pemasaran lulusan.
2. Membuka Bursa Kerja Khusus (BKK) bekerja sama dengan Disnaker.
3. Melaksanakan rencana penempatan siswa PKL pada DU/DI yang relevan
dengan Program Keahlian siswa.
4. Memasarkan tamatan bekerja sama dengan orang tua siswa, Komite Sekolah,
dan DU/DI.
5. Mendata masukan, saran, dan umpan balik dari perusahaan/industri pemakai
tenaga kerja tamatan.
6. Mengkomunikasikan masukan, saran, dan umpan balik kepada Kepala
Sekolah, Program Keahlian, BP/BK, wali kelas, dan seluruh pendidik di
sekolah.

L. Pengawasan dan Evaluasi


1. Pengawasan dilaksanakan secara objektif, bertanggung jawab, dan berkelan-
jutan
2. Komite Sekolah melakukan pemantauan pengelolaan sekolah secara teratur
dan berkelanjutan untuk menilai efisiensi, efektifitas, dan akuntabilitas
pengelolaan.
3. Supervisi pengelolaan akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan
oleh Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.
4. Laporan hasil evaluasi dan penilaian dari guru sekurang-kurangnya setiap
akhir semester kepada kepala sekolah.
5. Laporan pelaksanaan teknis dari tenaga kepandidikan kepada kepala sekolah,
sekurang-kurangnya setiap akhir semester.
6. Kepala Sekolah melaporkan hasil evaluasi kepada Komite Sekolah, kepada
Pengawas Sekolah, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan, sekurang-
kurangnya setiap akhir semester.
7. Melaksanakan Evaluasi Diri terhadap kinerja sekolah.
8. Melakukan evaluasi, revisi, dan pengembangan KTSP baik KTSP 2006
maupun KTSP Kurikulum Revisi 2013
9. Melakukan evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan.
10. Melakukan upaya untuk meningkatkan Status Akreditasi.

11 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


11. Hasil akreditasi sekolah mencapai nilai A
12. Sistem Informasi Manajemen
13. Mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung
kegiatan administrasi pendidikan yang efektif, efisien, dan akuntabel.
14. Memiliki fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan mudah diakses.
15. Menugaskan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk melayani permin-
taan informasi maupun pemberian informasi dan didokumentasikan dengan
baik.

M. Standar Pembiayaan
  Jenis dan Sumber Pembiayaan
1. Mengalokasikan biaya pendidikan untuk investasi (penyediaan sarana
prasarana, pengembangan SDM, dan modal kerja tetap), biaya
operasional (gaji pendidik dan tenaga kependidikan), bahan atau
peralatan pendidikan habis pakai, biaya operasi pendidikan tak
langsung, dan biaya personal.
2. Mengoptimalkan sumber-sumber pembiayaan pendidikan untuk
memenuhi kebutuhan pembiayaan pendidikan secara mandiri
 Program Pembiayaan
1. Memiliki program dan upaya menggali dan mengelola, serta
memanfaatkan dana dari berbagai sumber melalui laporan
pertanggungjawaban secara akuntabel dan transfaran.
2. Memiliki pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional yang
mengacu pada Standar Pembiayaan.
3. Pembiayaan pendidikan dirancang dalam RAPBS.

N. Standar Penilaian Pendidikan


1. Perangkat Penilaian
a. Memiliki rancangan jadwal pelaksanaan penilaian termasuk remedial
oleh setiap guru mata pelajaran.
b. Menyiapkan perangkat penilaian (berupa format penilaian tahapan
kompetensi dan penilaian kognitif, afektif, dan psikomotor).
c. Memiliki bank soal ulangan dan bank soal ujian.

12 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


d. Menerbitkan laporan hasil belajar siswa (berupa: KHS, Raport, SKHUN,
Ijazah), dan Sertifikat Uji Kompetensi (oleh DU/DI atau Asosiasi
Profesi).

2. Pelaksanaan Penilaian
a. Teknik penilaian dilakukan sesuai dengan KD yang harus dikuasai oleh
siswa, dapat berupa tes tertulis, observasi, tes praktik, penugasan
secara individu atau kelompok, dan projeck work.
b. Melaksanakan kerja sama dengan lembaga pendidikan lain, dengan
DU/DI atau dengan Asosiasi Profesi untuk melaksanakan penilaian Uji
Kompetensi.
c. Seluruh pendidik telah melakukan penilaian hasil belajar untuk
memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk
ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan
ulangan kenaikan kelas.
d. Penilaian untuk kelompok mata pelajaran: Pendidikan Agama dan
Akhlak Mulia, PKn dan Kepribadian, Olahraga dan Kesehatan, serta Seni
Budaya dan Estetika, dilakukan oleh guru mata pelajaran dan dewan
guru, dengan menetapkan KKM masing-masing 75 (Baik).
 
3. Hasil Penilaian
1. Rerata nilai UN untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris 8,00, Kompetensi Keahlian Teori minimal 8,00,
Kompetensi Keahlian Praktek 9,00
2. Nilai kelompok mata pelajaran: Pendidikan Agama dan Akhlak mulia,
PKn dan Kepribadian, Olahraga dan Kesehatan, serta Seni Budaya dan
Estetika, minimum memperoleh predikat BAIK (7,5).
3. Persentase kelulusan UN 100 % untuk setiap tahun.

13 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


14 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen
Action Plan Program Kerja SMK Negeri 1 Sragen
Tahun 2020/2021

Penanggung
No Uraian Kegiatan Waktu Pelaksanaan Target Ketercapaian Pelaksana
Jawab
1 Validasi Kurikulum Juni 2020 Mempunyai Kurikulum yang Kurikulum Kepala Sekolah
sudah tervalidasi DU/DI Ka. Kompetensi
Keahlian
2 Pembuatan RPP Juni 2020 Semua Guru membuat RPP Semua Guru Wk. Kurikulum
standar SMK Negeri 1 Sragen
3 Menjalin Kerjasama Juni 2020  Penyusunan Kurikulum Wk. Hubin Kepala Sekolah
dengan DU/DI  Memiliki Program Prakerin Wk. Kurikulum
yang terpadu dan sinergis Ka. Kompetensi
dengan DU/DI Keahlian
 Pelaksanaan pembelajaran Guru Produktif
di DU/DI melalui kegiatan
Prakerin
 Penyerapan Tenaga Kerja
4 Menjalin Kerja sama Juni 2020  Studi banding Wk. Hubin Kepala Sekolah
Penanggung
No Uraian Kegiatan Waktu Pelaksanaan Target Ketercapaian Pelaksana
Jawab
dengan sekolah lain  Sharing Informasi Ka. Kompetensi
Keahlian
Semua Guru
5 Kelengkapan Administrasi Juni 2020 Memiliki Administrasi Sekolah Semua wk. Kepala Kepala Sekolah
Sekolah yang lengkap Sekolah dan TU
6 Rekruitment Pendidik dan Juni 2020 Memiliki Pendidik dan Tenaga Semua Wakil Kepala Kepala Sekolah
Tenaga Pendidikan SMK Pendidikan yang sesuai Sekolah
Negeri 1 Sragen kualifikasi
7 Pelatihan Pendidik dan Juni 2020 Memiliki Pendidik dan Tenaga Semua Guru dan TU Semua Wakil
Tenaga Pendidikan SMK Pendidikan yang Kompeten Kepala Sekolah
Negeri 1 Sragen dan Profesional
PPDB Juni 2020 Jumlah siswa mencapai 36 x Wk. Kesiswaan Kepala Sekolah
42 rombel = 1512
8 Ekstrakurikuler Juni 2020  Memiliki Kegiatan Pembina Ekskul Wk. Kesiswaan
Ekstrakulikuler lengkap
 Mengikuti Kegiatan LKS
9 Penambahan Ruang Kelas Oktober 2020  Memiliki 42 ruang kelas / Wk. Sarpras Kepala Sekolah
42 Rombel
10 Rehab Ruang Kelas Oktober 2019  Memiliki Ruang Kelas Wk. Sarpras Kepala Sekolah

1 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


Penanggung
No Uraian Kegiatan Waktu Pelaksanaan Target Ketercapaian Pelaksana
Jawab
sesuai standar
11 Pemeliharaan Lingkungan Berkala Terciptanya lingkungan Wk. Sarpras Kepala Sekolah
sekolah yang Indah, asri
dan nyaman
12 Penyedian Peralatan Juni 2020 Memiliki peralatan untuk Wk. Sarpras Kepala Sekolah
penunjang KBM kegiatan praktek dan teori Ka. Kompetensi
sesuai standar Keahlian
13 Proses Pembelajaran yang Tahun Pelajaran  Tercapainya KKM semua Semua Komponen Kepala Sekolah
PAKEM 2020/2021 Mata Pelajaran SMK Negeri 1
 Kelulusan Siswa 100% Sragen
14 Kegiatan Unit Produksi Juli 2020 Memiliki Unit Produksi pada Ka. Kompetensi Kepala Sekolah
masing-masing Kompetensi Keahlian
Keahlian

2 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


BAB III
PENUTUP

Demikian Rencana Pengembangan SMK Negeri 1 Sragen disusun guna menjadi


acuan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab masing-masing komponen
sekolah. Kami berharap sumbangan pikiran dan tenaga semua komponen sekolah
terhadap penyempurnaan program kerja dan pelaksanaannya agar SMK Negeri 1
Sragen dapat berkembang dan mampu memenuhi tuntutan perkembangan di
masyarakat.

Dukungan dan kerjasama dari semua pihak yang terkait dengan perkembangan
SMK Negeri 1 Sragen sangat kami harapkan untuk bersama-sama mendidik anak
bangsa agar mereka menjadi manusia utuh yang berguna bagi nusa, bangsa dan
agama. Amin.

Sragen, Juni 2020

Kepala SMK Negeri 1 Sragen

Drs. SARNO, M,Pd.


NIP. 19610613 199003 1 003

3 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


LAMPIRAN :

PROGRAM KERJA TIM PENGEMBANG


SMK NEGERI 1 SRAGEN

4 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


Di Susun Oleh :

Tim Pengembang Sekolah


SMK Negeri 1 Sragen

TIM PENYUSUN PROGRAM KERJA TIM PENGEMBANG SEKOLAH

5 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


SUSUNAN PERSONIL TIM PENGEMBANG SEKOLAH
SMK NEGERI 1 SRAGEN
TAHUN PELAJARAN 2020/2021

No. Jabatan Nama Unsur


1 Penanggungjawab Drs. Sarno, M.Pd. Kepala Sekolah
2. Penjamin Mutu Sapto Prasetyo, S.Pd., M.Pd. ISO
3. Koordinator Standar :
Standar Isi Basuki Eryanto, S.Kom. Waka Humas
Standar Proses Agus Supardi, S.Pd., MM. Waka Kurikulum
Standar Kompetensi
Winardi, S.Pd. Waka Kesiswaan
Lulusan
Standar Pendidik &
Lina Dwi Susanti, SE., M.Pd. Ketenagaan
Tenaga Kependidikan
Standar Sarana dan
Sunarto, S.Pd. Waka Sarpras
Praasarana
Standar Pengelolaan Indro Sulistyo, S.Pd. Koordinator Adiwiyata
Standar Pembiayaan Dra. Budi Ratnawati Kaprog. PM
4. Sekretaris 1 Slamet Yulianto Bagian SIM
Sekretaris 2 Basuki Eryanto, S.Kom. Guru
5. Bendahara 1 Dra. Hartini, MM. Bendahara BOS
Bendahara 2 Nur Atik Juwanti, S.Pd. Bendahara BOP
6. Anggota : 1. Wahyudi Wijayanto, ST. Kaprog. TKJ
2. Harjanto, S.Pd. Kaprog. Akuntansi
3. Dra. Sugiyanti Kaprog. AP
4. Ema Farida P., S.Pd. Kaprog. Tata Busana
5. Drs. Sutar Koord. BKK
6. Drs. Joko Sugiyarto Koord. BP/BK
7. Indro Sulistyo, S.Pd. Koord. Ekstrakurikuler
8. Anil Pujiastuti, S.Pd. Koord. Unit Produksi
Bambang Waluyo,
9. Koord. Bin RT.
S.Pd.,MM.
10. Sukirdi Koord. TU

Kepala Sekolah

Drs. Sarno, M.Pd.


NIP. 19610613 199003 1 003

KATA PENGANTAR

6 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 63 Tahun 2009 tentang
Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 3 ayat (2) memberi rambu-rambu
bahwa dalam peningkatan mutu dilakukan atas dasar prinsip keberlanjutan,
terencana, dan sistematis dengan kerangka waktu dan target capaian yang jelas.
Dalam rangka memenuhi ketentuan tersebut, khususnya dalam memperkuat
kerangka waktu dan target-target capaiannya, SMK Negeri 1 Sragen menyusun
rencana kerja pengembangan mutu pembelajaran selama tiga tahun ke depan
sehingga akselerasi peningkatan mutu pendidikan melalui pemenuhan delapan
Standar Nasional Pendidikan di sekolah terprogram dengan baik dan dapat
memenuhi Visi dan Misi SMK Negeri 1 Sragen.

Pemetaan ini disusun dengan memperhatikan berbagai peraturan dan


produk hukum yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. Dengan adanya pemetaan
ini semua stakeholder pendidikan dapat bergerak bersama-sama mememenuhi
SNP dengan rincian langkah-langkah pemenuhan, personil yang dapat dilibatkan,
waktu atau durasi, dan hasil yang ditargetkan. Sasaran utamanya adalah agar
semua warga sekolah dapat mencapai SNP dalam waktu yang terukur.

Akhirnya dengan adanya Rencana/Program Kerja ini, kiranya semua pihak


dapat memanfaatkannya dengan baik terutama bagi stakeholder pendidikan dan
bagi semua pihak yang terlibat dalam peningkatan mutu pendidikan di lingkungan
SMK Negeri 1 Sragen. Terima kasih.

Sragen, Juni 2020

Tim Pengembang Sekolah

7 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


BAB I
PENDAHULUAN

A. Tujuan
Tujuan umum penyusunan Rencana/Program Kerja ini adalah untuk memberikan
acuan bagi satuan pendidikan dalam melaksanakan pengembangan pendidikan secara
sinergis dan berkelanjutan.

Secara khusus Rencana/Program Kerja ini bertujuan untuk:

1. memberi penjelasan tentang indikator esensial pada delapan Standar


Nasional Pendidikan yang diuraikan berdasarkan argumentasi perlunya
pemenuhan indikator esensial, langkah pemenuhannya, waktu dan durasi
implementasi pemenuhannya, dan hasil yang dapat diukur.
2. mengatur peran dan tanggung jawab setiap unsur organisas dan pihak
terkait lainnya untuk mencapai mutu pendidikan berdasarkan acuan mutu
delapan Standar Nasional Pendidikan.
3. memberi petunjuk pengelolaan dan koordinasi pengembangan mutu
pendidikan di SMK Negeri 1 Sragen yang diawali dari pemetaan mutu
pendidikan dengan berbagai penggunaan instrumen, pemenuhan standar
yang mengacu pada SNP atau Standar mutu pendidikan di atas SNP, serta
evaluasi mutu pendidikan.

B. Dasar Hukum
1.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301),
2.Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496),
3.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar
Isi (SI),
4.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun
2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar
Dan Menengah, dan
5.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 12/2007 Tentang Standar

8 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


Pengawas Sekolah/Madrasah,
6.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 13/2007 Tentang Standar Kepala
Sekolah/Madrasah,
7.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16/2007 Tentang Standar Kualifikasi
Akademik Dan Kompetensi Guru,
8.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19/2007 Tentang Standar
Pengelolaan Oleh Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah,
9.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 Tentang Standar
Penilaian Pendidikan,
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 Tentang
Standar Sarana Dan Prasarana Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
(SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs),
dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA),
11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 41 Tahun 2007 Tentang Standar
Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah,
12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2008 Tentang
Standar Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah,
13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 25/2008 Tentang Standar
Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah,
14. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 26/ 2008 Tentang Standar
Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah,
15. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 27/2008 Tentang Standar
Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Konselor,
16. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 63 Tahun 2009 Tentang
Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan,
17. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 69 Tahun 2009 Tentang
Standar Biaya Operasi Non Personalia Tahun 2009.

9 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


BAB II
PROGRAM KERJA TIM PENGEMBANG SEKOLAH
SMK NEGERI 1 SRAGEN
TAHUN 2020/2021

1. STANDAR ISI
INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Melakukan sosialisasi tentang Sekolah melaksanakan Kurikulum Tingkat Satuan Guru, konselor, Awal tahun  Tersedianya Dokumen
kebijakan KTSP.2013 pengembangan Pendidikan (KTSP) 2013 kepala sekolah, KTSP (buku I)
 Melakukan rapat koordinasi untuk kurikulum dengan merupakan kurikulum yang komite sekolah,
menyusun KTSP
melibatkan unsur guru, memiliki prinsip otonomi nara sumber, dan
 Menyusun draft KTSP oleh 2 – 3 orang
guru yang memiliki wawasan tentang konselor, kepala yang menuntut partisipasi pihak-pihak lain
KTSP sekolah, komite sekolah, warga sekolah dan semua yang terkait.
 Melaksanakan musyawarah untuk dan nara sumber, dan stakeholder pada tingkat
mengambil keputusan tentang isi dan pihak-pihak lain yang satuan pendidikan. Arah dan
struktur KTSP. terkait. kebijakan KTSP serta
 Hasil keputususan ditinjau kembali di keberhasilannya ditentukan
setiap awal tahun.
oleh kerjasama semua pihak
yang terkait

 Melakukan analisis terhadap standar isi Sekolah, Standar isi merupakan Guru, Wakasek Setiap awal  Tersedianya Dokumen
 Melakukan analisis kebutuhan untuk mengembangkan bagaian inti dari struktur Kurikulum (atau semester KTSP (buku I)
pengembangan KTSP yang relevan kurikulum berdasarkan kurikulum (KTSP) yang Tim Pengembang  Terjaminnya relevansi
dengan visi dan misi sekolah, antara visi, misi, tujuan,
acuan dan prinsip- ditampilkan dalam bentuk Kurikulum), dan
pembiayaan, dan kondisi lingkungan dan struktur mata
prinsip pengembangan mata pelajaran sesuai

10 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Menetapkan kebijakan tentang struktur kurikulum dalam standar yang berlaku dan Kepala Sekolah pelajaran yang diberikan.
kurikulum (susunan mata pelajaran, Standar Isi. muatan lokal.
jumlah jam pelajaran, jadwal, dan Pengembangan mata
tenaga pendidik).
pelajaran diuraikan dalam
 Merencanakan pencapaian tujuan
sekolah sesuai visi dan misinya bentuk silabus dan RPP.
dipertimbangkan dari formasi atau
struktur mata pelajaran yang akan
disampaikan
 Kajian terhadap Peraturan Pemerintah Kurikulum sekolah Peraturan Pemerintah Kepala Sekolah, Setiap awal  Tersedianya Dokumen
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar mencakup kelima Nomor 19 Tahun 2005 Guru, Wakasek semester KTSP (buku I)
Nasional Pendidikan. kelompok mata tentang Standar Nasional Kurikulum (atau  Terjaminnya relevansi
 Memasukkan lima kelompok mata antara visi, misi, dan
pelajaran dengan Pendidikan pasal 6 ayat (1) Tim Pengembang
pelajaran pada kerangka KTSP yang tujuan dengan indikator
dibuat. karakteristiknya menyatakan bahwa Kurikulum). pencapaian dari lima
 Menetapkan sebaran jumlah jam masing-masing sesuai kurikulum untuk jenis kelompok mata pelajaran.
pelajaran untuk lima kelompok mata dengan Standar Isi. pendidikan umum, kejuruan,  Tersosialisasinya tujuan
pelajaran sesuai dengan visi dan misi dan khusus pada jenjang kelompok mata pelajaran
sekolah dengan tetap sesuai dengan pendidikan dasar dan yang relevan dengan visi
ketentuan dan rambu-rambu yang menengah terdiri atas dan misi sekolah
berlaku
kelompok mata pelajaran
 Mendiskusikan indikator pencapaian
tujuan dari masing-masing kelompok agama dan akhlak mulia;
mata pelajaran kelompok mata pelajaran
 Sosialisasi kepada guru untuk kewarganegaraan dan
memperhatikan tujuan pokok kelima kepribadian; kelompok mata
kelompok mata pelajaran. pelajaran ilmu pengetahuan
dan teknologi; kelompok
mata pelajaran estetika;

11 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

kelompok mata pelajaran


jasmani, olahraga dan
kesehatan. Dengan demikian
menjadi persyaratan wajib
yang harus dipenuhi oleh
setiap penyelenggaraan
pendidikan

 Kajian terhadap lampiran Peraturan Sekolah menerapkan Kurikulum dikembangkan Kepala Sekolah, Awal tahun  Tersedianya Dokumen
menteri pendidikan nasional nomor 22 beban belajar sesuai dengan sejumlah prinsip Guru, Wakasek KTSP (buku I)
tahun 2006 tanggal 23 mei 2006 dengan Standar Isi yaitu diantaranya Kurikulum (atau  Tersosialisasinya beban
tentang Standar Isi belajar kepada siswa dan
memperhatikan kebutuhan Tim Pengembang
 Memasukkan keterangan beban belajar orang tua siswa.
pada KTSP Buku I kehidupan, menyeluruh, dan Kurikulum)
 Sosialisasi kepada guru, siswa, dan memperhatikan
orang tua peserta didik tentang beban keseimbangan antara
mengajar dalam berbagai bentuk kepentingan nasional dan
kesempatan pertemuan. kepentingan daerah. Oleh
karrena itu perlu diatur
beban belajar supaya dapat
memberi pelayanan kepada
peserta didik secara
proprsional sesuai usia dan
tingkat perkembangannya

 Kajian terhadap lampiran Peraturan Kurikulum sekolah Lampiran Peraturan Kepala Sekolah, Di awal semester  Tersedianya Dokumen
menteri pendidikan nasional nomor 22 dibuat dengan menteri pendidikan nasional Guru, Wakasek KTSP (buku I)
tahun 2006 tanggal 23 mei 2006 mempertimbangkan nomor 22 tahun 2006 Kurikulum (atau  Tersosialisasinya tentang

12 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

tentang Standar Isi karakter daerah, tanggal 23 mei 2006 Tim Pengembang visi, misi, dan kebijakan
 Memasukkan prinsip berpusat pada kebutuhan sosial tentang Standar Isi Kurikulum), dan sekolah yang telah
potensi, perkembangan, kebutuhan, dan masyarakat, kondisi mengatakan bahwa komite sekolah. mempertimbangkan
kepentingan peserta didik dan karakter daerah,
budaya, dan usia pengembangan KTSP harus
lingkungannya pada naskah KTSP kebutuhan sosial
(Buku I) yang tercermin dalam visi dan peserta didik. memperhatikan prinsip masyarakat, kondisi
misi sekolah serta muatan lokal yang berpusat pada potensi, budaya, dan usia peserta
dipilih oleh satuan pendidikan perkembangan, kebutuhan, didik. Bentuk
 Sosialisasi kepada guru, siswa, dan dan kepentingan peserta sosialisasinya dapat
orang tua peserta didik tentang visi, didik dan lingkungannya. berupa poster, spanduk,
misi, dan kebijakan sekolah yang telah Hal ini perlu dijadikan dan dalam berbagai
mempertimbangkan karakter daerah, pertemuan.
rambu-rambu karena esensi
kebutuhan sosial masyarakat, kondisi
budaya, dan usia peserta didik. dari KTSP bersifat otonomi
dan kontekstual dengan
keadaan lingkungan
sekitarnya.

 Menganalisis permasalahan siswa. Sekolah melakukan Kegiatan BK memiliki Kepala Sekolah Harian  Deskripsi identifikasi
 Menyusun program BK berdasarkan kegiatan pelayanan kedudukan yang sangat dan guru BK potensi dan
hasil analisis konseling yang penting dalam membina permasalahan
 Menganalisis kebutuhan bakat dan perkembangan peserta
diperuntukkan bagi peserta didik untuk dapat
minat siswa didik
 Menetapkan jadwal rutin pelayanan BK. semua peserta didik berkembang sesuai dengan  Dokumen program
 Penyediakan buku pemantauan yang berkenaan dengan potensi dan bakat yang layanan BK untuk satu
perkembangan belajar siswa. masalah diri pribadi dimilikinya. Selain itu BK tahun berjalan
 Membuat daftar giliran layanan BK dan kehidupan sosial, memiliki perananan yang  Daftar hadir harian
untuk semua siswa (bersifat rutin) dan layanan BK yang

13 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

mencatat kasus pelayanan bagi siswa belajar, dan penting untuk membantu memuan nama siswa,
yang membutuhkan pengembangan karier peserta didik dalam waktu, dan isi layanan BK.
 Melaporkan perkembangan kemajuan peserta.didik mengatasi masalah diri
siswa secara terbatas dalam waktu
pribadi dan kehidupan
tertentu dihadapan kepala sekolah dan
pengawas. sosial, belajar, dan
pengembangan karier
peserta.didik.

 Menyusun program BK berdasarkan Sekolah melaksanakan Program BK merupakan Kepala Sekolah Bulanan  Deskripsi identifikasi
hasil analisis kegiatan BK secara kegiatan yang tidak dapat dan guru BK potensi dan
 Menganalisis kebutuhan bakat dan terprogram, yang dipisahkan dari kurikulum permasalahan
minat siswa perkembangan peserta
meliputi: perencanaan, dan layanan pendidikan.
 Menyusun program kerja BK dalam didik
satu tahun berjalan pelaksanaan, evaluasi, Oleh karen aitu menjadi  Dokumen program
 Melakukan layanan BK dan tindak lanjut. indikator mutu karena layanan BK untuk satu
 Melakukan evaluasi terhadap merupakan kelengkapan tahun berjalan
efektivitas program BK tiap bulan. dalam membina siswa. Bukti  Laporan bulanan hasil
 Membuat program tindak lanjut sesuai kegiatan BK dapat direkam evaluasi layanan BK.
program dan memperhatikan hasil sesuai panduan yang
evaluasi bulanan.
tersedia.

 Menganalisis kebutuhan bakat dan Sekolah melaksanakan Kegiatan ekstrakurikuler Guru yang dipilih Bulanan  Deskripsi identifikasi
minat siswa kegiatan ekstra merupakan bagian dari untuk membina potensi peserta didik
 Menganalisis potensi dan kompetensi kurikuler secara kegiatan pengembangan kegiatan kaitannya dengan
guru untuk pemenuhan kebutuhan kegiatan ektrakurikuler
terprogram, yang dalam struktur KTSP. ektrakurikuler
program ekstrakurikuler.  Program kurikuler yang
 Menetapkan jadwal kegiatan meliputi: perencanaan, Keberadaannya tidak dapat sekurang-kurangnya

14 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

ektrakurikuler dan jenis ekstrakurikuler pelaksanaan, evaluasi, dilepaskan dari kedudukan membuat nama kegiatan,
yang akan dibina dan tindak lanjut. KTSP itu sendiri. tujuan, target, langkah
 Melakukan pembinaan kegiatan pembinaan
ektrakurikuler ekstrakurikuler, dan
 Melaporkan perkembangan kemajuan dampak yang diharapkan
siswa dalam kegiatan ektrakurikuler. (pembinaan karakter,
 Melakukan tindak lanjut untuk kewirausahaan, dan
peningkatan mutu kegiatan prestasi).
ektrakurikuler dengan memasukkan  Daftar hadir guru
program pada tahun berikutnya atau pembina dan peserta
melakukan perbaikan secara spontan didik.
setelah ditemukan peluang untuk  Agenda kegiatan
pengembangan ektrakurikuler yang
memuat hari/tanggal,
jumlah siswa, guru
pembina, dan isi kegiatan
ektrakurikuler
 Menganalisis potensi dan kompetensi Sekolah melaksanakan Kegiatan ektrakurikuler Guru yang dipilih Bulanan  Deskripsi identifikasi
guru untuk pemenuhan kebutuhan kegiatan ekstra merupakan kegiatan untuk membina potensi peserta didik
program ekstrakurikuler. kurikuler bagi semua pembelajaran yang tidak kegiatan kaitannya dengan
 Menetapkan jadwal kegiatan kegiatan ektrakurikuler
siswa sesuai dengan terstruktur dalam mata ektrakurikuler
ektrakurikuler dan jenis ekstrakurikuler  Program kurikuler yang
yang akan dibina minat dan bakat dan pelajaran tetapi sangat sekurang-kurangnya
 Melakukan pembinaan kegiatan kondisi sekolah berpengaruh terhadap membuat nama kegiatan,
ektrakurikuler pembinaan peserta didik tujuan, target, langkah
 Melaporkan perkembangan kemajuan sebagai manusia seutuhnya pembinaan
siswa dalam kegiatan ektrakurikuler. karena dikembangkan ekstrakurikuler, dan
sesuai dengan minat dan dampak yang diharapkan
(pembinaan karakter,
bakat peserta didik. Oleh

15 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

karena itu perlu kewirausahaan, dan


dikembangkan secara prestasi).
sungguh-sungguh.  Daftar hadir guru
pembina dan peserta
didik.
 Agenda kegiatan
ektrakurikuler yang
memuat hari/tanggal,
jumlah siswa, guru
pembina, dan isi kegiatan
ektrakurikuler

2. STANDAR PROSES

INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS


URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Workshop penyamaan persepsi tentang  Kegiatan untuk Silabus merupakan Guru dan wakil Awal tahun  Silabus untuk masing-
format silabus sesuai ketentuan yang merencanakan perencanaan pembelajaran kepala sekolah masing mata
berlaku dan relevansi muatan silabus pembelajaan yang harus disediakan oleh bidang pelajaran yang telah
dengan visi sekolah  Kepemilikan silabus dilelegalisasi oleh
guru sesuai perundang- kurikulum,dan
 Penyusunan draft silabus oleh masing-  Komponen silabus kepala sekolah yang
masing guru  Keterkaitan antar undangan yang berlaku. kepala sekolah sebelumnya telah di
 Review draft silabus melalui wokshop komponen dalam Secara teoritis, silabus dapat periksa oleh tim ahli.
sehingga menghasilkan isi silabus yang silabus dijadikan dokumen mutu yang

16 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

inovatif sesuai standar proses. berfungsi sebagai bagian


 Pendokumentasian silabus yang berlaku perencanaan, penilaian, dan
untuk tahun berjalan bahan acuan (base line) untuk
 Harus diusahakan ada salah seorang ahli
mencapai derajat kompetensi
yang bertanggungjawab sebagai nara
sumber/fasilitator dalam pengembangan yang lebih tinggi
silabus
Kualitas dari silabus harus
dikontrol oleh kepala sekolah
sebagai penanggung jawab
kegiatan, atau salah seorang
yang dipercaya sebagai ahli
untuk mengawal kualitas
silabus. Hal ini dilakukan
karena silabus tidak hanya
sekedar ada secara
administratif tetapi juga
harus mememuhi komponen
yang berkualitas dan memiliki
Keterkaitan antar komponen
dalam silabus.

 Wokshop penyaman persepsi tentang  Kepemilikan RPP RPP merupakan perencanaan Guru dan wakil Awal tahun  RPP untuk setiap kali
format RPP sesuai ketentuan yang berlaku  Komponen RPP pembelajaran yang harus kepala sekolah ajaran pertemuan yang
dan pemuatan inovasi pembelajaran yang  Keterkaitan antar disediakan oleh guru sesuai bidang kurikulum, dipisahkan masing-
aktif dan kontekstual komponen RPP masing mata
perundang-undangan yang kepala sekolah
 Penyusunan draft RPP oleh guru untuk  Keterkaitan RPP pelajaran dan guru
seluruh pertemuan yang akan dilakukan dengan silabus berlaku. Secara teoritis, RPP yang telah

17 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Review dan penyelarasan draft RPP oleh  Kelayakan kegiatan merupakan kelengkapan guru dilelegalisasi oleh
guru sebelum mengajar sehingga pembelajaran profesional sebelum kepala sekolah yang
melahirkan RPP yang kontekstual baik melaksanakan proses sebelumnya telah di
waktu dan tempat periksa oleh ahlinya
pembelajaran di kelas.
 Pendokumentasian RPP yang berlaku
untuk tahun berjalan. Kualitas dari RPP harus
 Harus diusahakan ada salah seorang ahli
dikontrol oleh kepala sekolah
yang bertanggungjawab sebagai nara
sumber/fasilitator dalam penyusunan RPP sebagai penanggung jawab
kegiatan, atau salah seorang
yang dipercaya sebagai ahli
untuk mengawal kualitas RPP.
Kualitas RPP antara lain
dicirikan oleh kelengkapan
komponen RPP dengan
indikator yang terukur dan
skenario pembelajaran yang
mendorong siswa aktif. Selai
itu terdapat keterkaitan antar
komponen RPP dan
keterkaitan RPP dengan
silabus.

 Rapat koordinasi untuk mencantumkan  Ketersedian buku teks, Buku teks, buku panduan, dan Guru dan wakil Setiap Awal  Daftar inventaris judul

18 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

mata anggaran pada RKS untuk buku panduan, sumber belajar lainnya kepala sekolah Tahun dan jumlah eksemplar
menyediakan berbagai sumber belajar sumber belajar lain merupakan bagian terpenting bidang kurikulum,  Bukti fisik buku dan
atau mengusulkan pengadaannya kepada  Pemanfaatan buku sebagai mendukung kegiatan kepala sekolah sumber belajar lain
pihak dinas pendidikan dan dunia industri. teks, buku panduan, yang tercatat.
pembelajaran. Kedudukan
 Membuat aturan tentang optimasi sumber belajar lain  Aturan pemanfaatan
pemanfaatan buku dan sumber belajar sumber belajar yang berupa buku teks, buku
lainnya baik dalam kegiata belajar di kelas buku teks dan lainnya sama panduan, sumber
maupun di luar kelas dengan kedudukan guru. belajar lain
 Mensosialisasikan budaya baca dan
pemanfaatan sumber belajar di sekolah
dan di luar lingkungan sekolah.
 Menyiapkan ruang kelas dan  Pengelolaan kelas Pengelolaan kelas merupakan  Guru dan kepala Setiap akhir  Daftar hadir guru di
perlengkapannya sebaik mungkin sesuai kegiatan inti dari standar sekolah pekan kelas dalam bentuk
strandar sarana dan prasarana pendidikan proses. Efektivitas pendidikan agenda pembelajaran
 Guru mereview skenario pembelajaran  Agenda pertemuan
salah satunya ditentukan oleh
yang telah disusunnya pada RPP lesson study di akhir
 Menyiapakan berbagai bahan ajar dan efektivitas pengelolaan kelas. pekan (jam yang
sumber belajar Dengan demikian, pengelolaan digunakan setelah
 Guru melaksanakan pembelajaran kelas harus diperhatikan proses pembelajaran
 Secara rutin di akhir pekan, salah seorang dengan seksama dalam dan atau pada waktu
guru menyampaikan pengalamannya di peningkatan mutu pendidikan jam ekstrakurikuler)
kelas di depan guru-guru lain dalam dan keterampilan pengelolaan
kerangka kegiatan lesson study.
kelas merupakan ukuran
terhadap tingkat kompetensi
dan profesionalisme guru.

 Sebelum masuk kelas, guru membaca  Kesesuaian Kesesuaian pelaksanaan Guru Setiap akhir jam  Naskah RPP
kembali RPP yang telah disusunnya pelaksanaan pembelajaran dengan RPP pembelajaran di  Catatan akhir
terutama pada komponen langkah- pembelajaran dengan baik pada tahap pendahuluan, (anekdot)

19 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

langkah pembelajaran dan indikatir RPP untuk inti, maupun penutup sangat setiap kelas pembelajaran yang
pencapaiannya. pendahuluan penting karena RPP yang telah dibuat oleh guru
 Mengapresiasi tahap inti pada skenario  Kesesuaian disusun tidak bermakna dengan memuat
pembelajaran dengan kerangka aspek pelaksanaan keterangan nama
apapun jika guru tidak
eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. pembelajaran dengan mata pelajaran, jam
 Guru melakasanakan pembelajaran sesuai RPP untuk inti melaksanakannya di kelas. pelajaran, temuan di
dengan RPP yang disusunya  Kesesuaian Oleh karena itu kesesuaian kelas, rencana
 Melakukan refleksi segera setelah selesai pelaksanaan pelaksanaan pembelajaran perbaikan di masa
melakukan pembelajaran sehingga dapat pembelajaran dengan dengan RPP perlu yang akan datang.
ditentukan tingkat kesesuaian antara RPP RPP untuk penutup diperhatikan dengan baik.
dengan pelaksanaanya di kelas.
 Penyebaran angket penggalian masalah Pelaksanaan Kegiatan Pemantauan, Kepala sekolah 1 semester  Angket
pembelajaran. Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi  Laporan singkat
 Analisis kebutuhan supervisi pembelajaran Pengawasan, dan (persiapan, proses, penilaian), analisis kebutuhan
 Observasi kelas setiap penampilan guru  Lembaran observasi
Evaluasi (persiapan, dan tindak lanjut merupakan
sekurang-kurangnya dilakukan 1 kali yang teriisi
dalam satu semester proses, penilaian). kegiatan supervisi yang  Catatan refleksi
 Refleksi langsung antara kepala sekolah bermanfaat untuk  Laporan hasil
dengan guru yang bersangkutan peningkatan mutu proses supervisi akademik
pembelajaran

 Rekapitulasi data hasil observasi kelas Tindak lanjut Tindak lanjut hasil supervisi Kepala Sekolah dan 1 semester  Laporan analisis
 Laporan dan ulasan hasil observasi kelas merupakan implementasi Guru obervasi kelas
 Pembinaan dan peningkatan proses peningkatan mutu. Dengan  Daftar hadir peserta
pembelajaran minimal 1 kali di akhir Pembinaan dan
demikian memiliki kedudukan
semester dipimpin oleh kepala sekolah peningkatan proses
(dapat menghadirkan nara sumber dari yang sangat penting dalam pembelajaran.
luar). proses peningkatan mutu.  Notulen kegiatan
 Memberi tugas pelatihan bagi guru untuk pembinaan guru
meningkatkan kemampuannya dalam

20 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

pembelajaran

3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS


URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Merancang kegiatan yang membuka Siswa memperoleh Tujuan pendidikan salah Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku
peluang bagi peserta didik merasakan pengalaman belajar satunya menumbuhkan sikap guru, dan guru BK I)
pengalamannya untuk mengembangkan untuk menumbuhkan percaya diri dan bertanggung  Dokumen program
sikap percaya diri dan bertanggung jawab. layanan BK untuk satu
dan mengembangkan jawab. Sikap percaya diri
Rancangan diawali dengan tahun berjalan
mencantumkannya pada KTSP yaitu dalam sikap percaya diri dan adalah modal untuk  Daftar hadir harian
komponen pengembangan diri. bertanggung jawab menumbuhkan keberanian layanan BK yang
 Membina sikap percaya diri dan untuk melakukan sesuatu memuat nama siswa,
bertanggung jawab di ruang kelas, pada yang dianggap benar bagi waktu, dan isi layanan
kegiatan ektrakurikuler, dan bimbingan BK dirinya, namun untuk BK.
secara berkelanjutan memupuk percaya diri perlu
 Terus memantau hasil pembinaan sikap
dibarengi dengan rasa
percaya diri dan bertanggung jawab

21 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

peserta didik melalui catatan BK. tanggung jawab agar percaya


diri peserta didik adalah yang
bertanggung jawab.

 Merancang kegiatan yang membuka Siswa memperoleh Keterampilan peserta didik Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku
peluang bagi peserta didik meningkatkan pengalaman belajar untuk mencari informasi/ guru, dan guru BK I)
keterampilan mencari informasi/ melalui program pengetahuan lebih lanjut dari  Dokumen program
pengetahuan lebih lanjut Rancangan layanan BK untuk satu
pembiasaan untuk berbagai sumber belajar
diawali dengan mencantumkannya pada tahun berjalan
KTSP yaitu dalam komponen mencari informasi/ merupakan kunci dari segala  Daftar hadir harian
pengembangan diri. pengetahuan lebih proses pembelajaran. Jika layanan BK yang
 Membina keterampilan mencari informasi/ lanjut dari berbagai peserta didik mampu mencari memuat nama siswa,
pengetahuan lebih lanjut dapat dilakukan sumber belajar informasi/ pengetahuan waktu, dan isi layanan
di ruang kelas, pada kegiatan sendiri maka ia akan BK.
ektrakurikuler, dan bimbingan BK secara berkembang sesuai minat dan
berkelanjutan
potensi yang dimilikinya
 Terus memantau hasil pembinaan
keterampilan mencari informasi/
pengetahuan lebih lanjut peserta didik
melalui catatan BK.
 Menganalisis potensi Kriteria Ketuntasan Sekolah memiliki Kelulusan dan nilai rata-rata Guru Awal semester  Surat keputusan dan
Minimal (KKM). prestasi yang US/UN merupakan indikator lampiran tentang
 menetapkan KKM mata pelajaran dengan ditunjukkan dengan mutu pendidikan yang penetapan KKM
mempertimbangkan tiga aspek kriteria,
tingkat kelulusan dan dilakukan di akhir kegiatan
yaitu kompleksitas, daya dukung, dan
intake peserta didik. rata-rata nilai US/UN pembelajaran. Dengan hasil
 KKM dijadikan acuan untuk melakukan yang tinggi ujian yang diperoleh, kita
penilaian harian, tengah semester, dan dapat menarik kesimpulan
akhir semester sehingga tingkat kelulusan tentang keberhasilan sistem

22 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

dan rata-rata nilai US/UN dapat dipantau. pendidikan yang


 KKM yang ditetapkan disosialisaikan diselenggarakan di sekolah
kepada pihak-pihak yang berkepentingan,
yaitu peserta didik, orang tua, dan dinas
pendidikan.
 Merancang kegiatan yang membuka Siswa memperoleh Pengalaman belajar untuk Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku
peluang bagi peserta didik untuk mengenal pengalaman belajar mengenal pemanfaatan guru, dan guru BK I)
pemanfaatan lingkungan secara produktif untuk mengenal lingkungan secara produktif  Dokumen program
dan bertanggung jawab.Rancangan layanan BK untuk satu
pemanfaatan dan bertanggung jawab
diawali dengan mencantumkannya pada tahun berjalan
KTSP yaitu dalam komponen lingkungan secara merupakan salah satu pilar  Daftar hadir harian
pengembangan diri. produktif dan dalam pembelajaran siswa layanan BK yang
 Membina pemanfaataan lingkungan secara bertanggung jawab aktif baik PAKEM maupun memuat nama siswa,
produktif dan bertanggung Contextual Teaching Learning waktu, dan isi layanan
jawabketerampilan mencari informasi/ (CTL). Dengan selalu BK.
pengetahuan lebih lanjut dapat dilakukan mendorong peserta didik
di ruang kelas, pada kegiatan
untuk memanfaatkan
ektrakurikuler, dan bimbingan BK secara
berkelanjutan lingkungan secara produktif
 Terus memantau hasil pembinaan dan bertanggung jawab
mengenal pemanfaatan lingkungan secara diharapkan akan terjadi
produktif dan bertanggung jawabmelalui akselerasi peningkatan mutu
catatan BK. pendidikan.

 Merancang kegiatan yang membuka Siswa memperoleh Kebiasaan hidup bersih, sehat, Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku
peluang bagi peserta didik untuk pengalaman belajar bugar dan aman adalah guru, dan guru BK I)
memperoleh pengalaman belajar yang yang menunjukkan tujuan umum dari seluruh  Dokumen program
menunjukkan kebiasaan hidup bersih, layanan BK untuk satu
kebiasaan hidup bersih, proses pendidikan. Kebiasaan
sehat, bugar dan aman. Rancangan diawali tahun berjalan
sehat, bugar dan aman hidup bersih, sehat, bugar dan

23 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

dengan mencantumkannya pada KTSP aman adalah keterampilan  Daftar hadir harian
yaitu dalam komponen pengembangan diri. hidup bagi peserta didik layanan BK yang
 Membina kebiasaan hidup bersih, sehat, sebagai bekal hidupnya. memuat nama siswa,
bugar dan aman dapat dilakukan di ruang waktu, dan isi layanan
kelas, pada kegiatan ektrakurikuler, dan BK.
bimbingan BK secara berkelanjutan
 Terus memantau hasil pembinaan
kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar dan
aman melalui catatan BK.
 Merancang kegiatan agar iswa Siswa memperoleh Tujuan pokok dari pendidikan Guru Akhir semester  Jadwal pengayaan
memperoleh pengalaman belajar yang pengalaman belajar adalah menyiapkan peserta dan remedial
disiapkan melanjutkan ke jenjang agar mampu menguasai didik untuk dapat hidup di  Daftar hadir siswa
pendidikan yang lebih tinggi. dan guru dalam
pengetahuan untuk masyarakat (bekerja) dan
Rancangannya dituangkan dalam KTSP kegiatan pengayaan
yaitu dalam kalender penddikan melanjutkan ke jenjang melanjutkan ke jenjang dan remedial.
 Membina pengalaman belajar yang pendidikan yang lebih pendidikan yang lebih tinggi.
disiapkan melanjutkan ke jenjang tinggi Dengan demikian menguasai
pendidikan yang lebih tinggi dapat pengetahuan untuk
dilakukan di ruang kelas dan kegiatan melanjutkan ke jenjang
remedial serta pengayaan pendidikan yang lebih tinggi
 Terus memantau hasil pembinaan di
adalah komponen yang paling
berbagai kesempatan.
penting.

 Merancang kegiatan praktek agar siswa Siswa memperoleh Khusus untuk SMK, Guru Akhir semester  Jadwal praktek
memperoleh pengalaman untuk pengalaman belajar pengalaman belajar dalam  Daftar hadir siswa
penguasaan kompetensi keahlian dan agar menguasai penguasaan kompetensi dan guru dalam
kewirausahaan baik melalui kegiatan kegiatan praktek.
kompetensi keahlian keahlian dan kewirausahaan
pembelajaran studi kasus, nyata, dan
rekaan. Rancangannya dituangkan dalam dan kewirausahaan baik melalui kegiatan

24 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

KTSP yaitu dalam struktur kurikulum dan melalui kegiatan pembelajaran studi kasus,
kalender penddikan pembelajaran studi nyata, dan rekaan adalah
 Membina pengalaman untuk penguasaan kasus/nyata dan rekaan sangat penting karena lulusan
kompetensi keahlian dan kewirausahaan
(hanya untuk SMK). SMK disiapkan untuk siap
dapat dilakukan di ruang kelas dan
praktek kerja. bekerja dan siap melanjutkan
 Terus memantau hasil pembinaan di ke jenjang pendidikan yang
berbagai kesempatan. lebih tinggi.

 Merancang kegiatan agar iswa Siswa memperoleh Kemampuan berkomunikasi Guru Akhir semester  Jadwal pengayaan
memperoleh pengalaman belajar pengalaman dalam baik lisan maupun tulisan dan remedial
berkomunikasi baik lisan maupun tulisan berkomunikasi baik secara efektif dan santun akan  Jadwal kegiatan
secara efektif dan santun Rancangannya ekstrakurikuler yang
lisan maupun tulisan menjadi ukuran keberhasilan
dituangkan dalam KTSP yaitu dalam relevan
kalender penddikan secara efektif dan pendidikan karakter. Selain  Daftar hadir siswa
 Membina pengalaman belajar santun itu, kemampuan dan guru dalam
berkomunikasi dapat dilakukan di ruang berkomunikasi adalah tujuan kegiatan pengayaan
kelas, kegiatan ektrakurikuler, dan utama dari pendidikan karena dan remedial.
kegiatan remedial serta pengayaan. itu perlu dijadikan indikator
 Terus memantau hasil pembinaan di pemenuhan standar nasional
berbagai kesempatan.
pendidikan

 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memperoleh Melaksanakan ajaran agama Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku
kesempatan peserta didik melaksanakan pengalaman belajar dan akhlah mulia merupakan guru, dan guru BK I)
ajaran agama dan akhlah untuk melaksanakan salah satu tujuan pendidikan  Dokumen program
mulia.Rancangan diawali dengan layanan BK untuk satu
ajaran agama dan di Indonesia yang
mencantumkannya pada KTSP yaitu dalam tahun berjalan
komponen pengembangan diri. akhlak mulia berketuhanan yang mahaesa.  Daftar hadir harian
 Membina peserta didik melaksanakan Jika peserta didik tidak layanan BK yang
memperoleh pengalaman

25 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

ajaran agama dan akhlah mulia melalui belajar melaksanakan ajaran memuat nama siswa,
kegiatan di ruang kelas, pada kegiatan agama dan akhlak mulia waktu, dan isi layanan
ektrakurikuler, dan bimbingan BK secara dapat dikatakan kegiatan BK.
berkelanjutan
pembelajaran gagal total. Hal
 Terus memantau hasil pembinaan secara
rutin dan terencana. ini karena tujuan pendidikan
nasional dilandasi oleh salah
satu sila Pancasila yaitu
Ketuhanan yang Maha Esa.

 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memiliki Untuk dapat menjalankan Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku
kesempatan peserta didik melaksanakan pengetahuan, sikap, dan ajaran agamanya, peserta guru, dan guru BK I)
ajaran agama dan akhlah mulia yang perilaku yang baik didik perlu dibekali dengan  Silabus dan RPP
sekalus menambah pengetahuan, sikap, pendidikan agama
setelah belajar akhlak pengetahuan, sikap, dan
dan perilaku baiknya.Rancangan diawali  Dokumen program
dengan mencantumkannya pada KTSP mulia sesuai ajaran pembiasaan perilaku yang layanan BK untuk satu
yaitu dalam strukur kurikulum (pendidikan agama yang dianutnya terkait dengan ajaran tahun berjalan
agama) dan pengembangan diri. agamanya. Sebaliknya  Daftar hadir harian
 Membina peserta didik melaksanakan pembelajaran ajaran agama layanan BK yang
ajaran agama dan akhlah mulia melalui yang dianturnya akan memuat nama siswa,
kegiatan di ruang kelas, pada kegiatan membina pengetahuan, sikap, waktu, dan isi layanan
ektrakurikuler, dan bimbingan BK secara BK.
dan perilaku yang baik.
berkelanjutan
 Terus memantau hasil pembinaan secara Dengan demikian kedua pihak
rutin dan terencana. saling mempengaruhi.

 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memperoleh Indonesia merupakan negara Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku
kesempatan peserta didik untuk pengalaman belajar yang multikultur, multi guru, dan guru BK I)
memperoleh pengalaman belajar untuk untuk menghargai agama, bangsa, suku dan ras.  Dokumen program
menghargai keberagaman agama, bangsa, layanan BK untuk satu
keberagaman agama, Pendidikan di Indonesia

26 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

suku, ras, dan golongan sosial bangsa, suku, ras, dan memiliki misi untuk membina tahun berjalan
ekonomi.Rancangan diawali dengan golongan sosial peserta didik agar memiliki  Jadwal kegiatan
mencantumkannya pada KTSP yaitu dalam ekonomi. jiwa saling menghargai antar ektrakurikuler yang
komponen pengembangan diri. menunjukkan
warga negara yang berbeda
 Pemberian peluang untuk memperoleh kegiatan saling
pengalaman belajar untuk menghargai agama, bangsa, suku, dan ras. menghargai antar
keberagaman agama, bangsa, suku, ras, siswa dengan
dan golongan sosial ekonomimelalui berbagai latar
kegiatan di ruang kelas, pada kegiatan belakang.
ektrakurikuler, dan bimbingan BK secara
berkelanjutan
 Terus memantau hasil pembinaan secara
rutin dan terencana.
 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memperoleh Kehidupan di masyarakat Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku
kesempatan peserta didik untuk pengalaman belajar penuh dengan aturan-aturan guru, dan guru BK I)
memperoleh pengalaman belajar untuk untuk berpartisipasi sosial. Pendidikan memiliki  Dokumen program
berpartisipasi dalam penegakan aturan- layanan BK untuk satu
dalam penegakan misi menyiapkan peserta didik
aturan sosial.Rancangan diawali dengan tahun berjalan
mencantumkannya pada KTSP yaitu dalam aturan-aturan sosial. untuk dapat hidup di  Jadwal kegiatan
komponen pengembangan diri. masyarakat yang penuh ektrakurikuler yang
 Pemberian peluang untuk memperoleh aturan-aturan sosial. Oleh menunjukkan
pengalaman belajar berpartisipasi dalam karena itu dianggap penting kegiatan pembiasaan
penegakan aturan-aturan sosial melalui dijadikan indikator mutu berpartisipasi dalam
kegiatan di ruang kelas, pada kegiatan pendidikan. penegakan aturan-
ektrakurikuler, dan bimbingan BK secara aturan social.
berkelanjutan
 Terus memantau hasil pembinaan secara
rutin dan terencana.
 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memperoleh Pendidikan salah satunya Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku

27 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

kesempatan peserta didik untuk partisipasi pengalaman belajar memiliki misi untuk tetap guru, dan guru BK I)
siswa dalam kehidupan bermasyarakat, yang dapat melibatkan menjaga keutuhan sebuah  Jadwal kegiatan
berbangsa, dan bernegara secara partisipasi siswa dalam negara. Dengan demikian ektrakurikuler yang
demokratis dalam wadah NKRI.. menunjukkan
kehidupan mutu lulusan perlu memberi
Rancangan diawali dengan kegiatan latihan
mencantumkannya pada KTSP yaitu dalam bermasyarakat, peluang pembinaan agar partisipasi siswa
komponen pengembangan diri dan berbangsa, dan siswa mampu partisipasi dalam kehidupan
pendidikan karater bernegara secara dalam kehidupan bermasyarakat,
 Melaksanakan pendidikan yang demokratis dalam bermasyarakat, berbangsa, berbangsa, dan
terintegrasi dengan semua mata pelajaran wadah NKRI. dan bernegara secara bernegara secara
dan kegiatan ektrakurikuler demokratis dalam wadah demokratis dalam
 Terus memantau hasil pembinaan secara wadah NKRI seperti
NKRI.
rutin dan terencana. pramuka, paskibra,
PMR, dan lain-lain.
 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memperoleh Pendidikan salah satunya Kepala Sekolah, Mingguan  Dokumen KTSP (buku
kesempatan peserta didik untuk belajar pengalaman belajar memiliki misi untuk guru, dan guru BK I)
menunjukkan kecintaan dan kebanggaan yang dapat menumbuhkan rasa cinta dan  Jadwal kegiatan
terhadap bangsa, negara dan tanah air ektrakurikuler yang
menunjukkan kecintaan bangga terhadap bangsa,
Indonesia. Rancangan diawali dengan menunjukkan
mencantumkannya pada KTSP yaitu dalam dan kebanggaan negara dan tanah air kecintaan dan
komponen pengembangan diri dan terhadap bangsa, Indonesia. Dengan demikian kebanggaan terhadap
pendidikan karater. negara dan tanah air perlu dijadikan indikator mutu bangsa, negara dan
 Melaksanakan pendidikan yang Indonesia. lulusan tanah air
terintegrasi dengan semua mata pelajaran Indonesiaseperti
dan kegiatan ektrakurikuler pramuka, paskibra,
 Terus memantau hasil pembinaan secara PMR, dan lain-lain.
rutin dan terencana.
 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memperoleh Tujuan pendidikan adalah Guru Mingguan  Silabus dan RPP
kesempatan peserta didik untuk belajar pengalaman belajar mengembangan ilmu

28 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

iptek secara efektif. Rancangan diawali iptek secara efektif. pengetahuan dan tekologi
dengan mencantumkannya pada silabus yang disampaikan dengan
dan RPP pada mata pelajaran yang pendekatan siswa aktif. Oleh
relevan.
karena itu Siswa memperoleh
 Melaksanakan pembelajaran aktif pada
setiap mata plajaran yang relevan dengan pengalaman belajar iptek
penyampaian mata iptek. secara efektif dijadikan
indikator mutu lulusan.

 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memperoleh Belajar untukmengenali dan Guru Mingguan  Silabus dan RPP
kesempatan peserta didik untuk mengenali pengalaman belajar menganalisis gejala alam dan
dan menganalisis gejala alam dan social. untukmengenali dan social dapat menyiapkan
Rancangan diawali dengan
menganalisis gejala peserta didik hidup di
mencantumkannya pada silabus dan RPP
pada mata pelajaran yang relevan. alam dan sosial. masyarakat dengan penuh
 Melaksanakan pembelajaran aktif pada wawasan. Keterampilan
setiap mata plajaran yang relevan. menganalisis gejala alam dan
social akan membantu
mempertahankan diri dan
menyesuaikan diri dengan
lingkungan hidupnya.

 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memperoleh Belajar untukmemperoleh Guru Mingguan  Dokumen KTSP (Buku
kesempatan peserta didik untuk pengalaman pengalaman mengekspresikan I)
mengekspresikan diri melalui kegiatan seni mengekspresikan diri diri melalui kegiatan seni dan  Silabus dan RPP
dan budaya. Rancangan diawali dengan
melalui kegiatan seni budaya dapat menyiapkan
mencantumkannya pada KTSP yaitu pada
pengembangan diri, memasukkan pada dan budaya. peserta didik untuk
silabus dan RPP pada mata pelajaran yang mengembangan potensi dan
bakat seni di masyarakat.

29 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

relevan. Selain itu, melatih


 Melaksanakan pembelajaran aktif pada keterampilan dalam
setiap mata plajaran yang relevan. mengembangkan budaya
luhur.

 Merancang kegiatan yang memberi Mengembangkan dan Belajar Guru Mingguan  Dokumen KTSP (Buku
kesempatan peserta didik untuk memelihara kebugaran untukmengembangkan dan I)
mengembangkan dan memelihara jasmani serta pola hidup memelihara kebugaran  Silabus dan RPP
kebugaran jasmani serta pola hidup sehat.
sehat jasmani serta pola hidup sehat
Rancangan diawali dengan
mencantumkannya pada KTSP yaitu pada dapat menyiapkan peserta
pengembangan diri, memasukkan pada didik untuk mengembangan
silabus dan RPP pada mata pelajaran yang potensi dan bakat olah raga di
relevan. masyarakat.
 Melaksanakan pembelajaran aktif pada
setiap mata plajaran yang relevan.

 Merancang kegiatan yang memberi Siswa memahami Belajar untukmemahami Guru Mingguan  Dokumen KTSP (Buku
kesempatan peserta didik untuk perawatan tubuh serta perawatan tubuh serta I)
memahami perawatan tubuh serta lingkungan, mengenal lingkungan, mengenal  Silabus dan RPP
lingkungan, mengenal berbagai penyakit
berbagai penyakit dan berbagai penyakit dan cara
dan cara pencegahannya serta menjauhi
narkoba. Rancangan diawali dengan cara pencegahannya pencegahannya serta
mencantumkannya pada KTSP yaitu pada serta menjauhi narkoba menjauhi narkoba dapat
pengembangan diri, memasukkan pada menyiapkan peserta didik
silabus dan RPP pada mata pelajaran yang hidup sehat dan terhindar dari
relevan. bahaya narkoba dan obat-

30 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Melaksanakan pembelajaran aktif pada obatan yang berbahaya.


setiap mata plajaran yang relevan.

4. STANDAR KOMPETENSI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

31 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Kepala sekolah dan pengawas mendorong Guru mempunyai Tuntutan sebagai guru Kepala sekolah, 4,5 tahun  Kualifikasi pendidikan
guru yang belum S1/DIV untuk kualifikasi minimal profesional harus memenuhi guru, pengawas guru S1/DIV
melanjutkan studi yang sesuai. persyaratan sesuai PP no. 74 dibuktikan dengan
 Kepala sekolah dan guru mengajukan th. 2008 tentang Guru dan ijazah
beasiswa untuk studi S1/DIV. Dosen dan Permendiknas No.  Guru melanjutkan
16 tahun 2007 tentang studi S1/DIV dengan
Standar Kualifikasi Akademik biaya beasiswa
dan Kompetensi Guru (Pemda, Pemprov,
Pusat, pihak lainnya)
 Kepala sekolah mengajukan penambahan Jumlah guru memenuhi Pemenuhan jumlah guru yang Kepala sekolah, Menjelang awal  Semua kebutuhan
jumlah guru kepada pemerintahan persyaratan minimal sesuai dengan rombongan komite sekolah tahun ajaran guru untuk
kab./kota melalui dinas pendidikan belajar/mata pelajaran baru rombongan belajar
kab./kota; yang ada di sekolah
memberikan dukungan
 Jika pengajuan ini belum direspon, padahal dapat terpenuhi
sekolah membutuhkan penambahan guru, kebermutuan layanan
kepala sekolah bersama dengan komite pembelajaran
sekolah dan guru-guru melakukan rapat
untuk mempertimbangkan perekrutan
guru honorer yang dibiayai dari dana
sekolah
 Kepala sekolah membuka komunikasi
dengan kepala sekolah lain di sekitar
sekolah, jika ada kelebihan jumlah
guru/guru yang kekurangan jam
mengajar, dapat diberi jadwal pada
sekolah tersebut.
 Kepala sekolah melakukan penilaian Guru mempunyai  Bagian dari tuntutan Kepala Sekolah, Sepajang tahun  Kompetensi guru yang
kompetensi guru (PKG) kompetensi yang Permendiknas No. 16 Guru, komite ajaran kurang (hasil dari
 Kepala sekolah bersama komite sekolah dipersyaratkan Tahun 2007 tentang sekolah PKG) dapat

32 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

menyusun dan mengesahkan program Standar Kualifikasu ditingkatkan


peningkatan kompetensi guru untuk satu Akademik dan Kompetensi  Guru memiliki
tahun. Guru kebiasaan untuk
 Kepala sekolah dan guru-guru  Untuk mendapatkan mengimplementasikan
melaksanakan program peningkatan kebermutuan dalam kemampuannya dalam
kompetensi guru. memberikan layanan layanan bagi peserta
pembelajaran bagi didik.
peserta didik
 Kepala sekolah melanjutkan studi S1/D4; Kepala sekolah memiliki Merupakan syarat formal Kepala sekolah Sepanjang tahun  Kepala sekolah dapat
 Mengajukan bea siswa S1/D4 ke kualifikasi pendidikan yang harus dipenuhi dari ajaran menyelesaikan studi,
Pemerintahan kab./kota atau ke Pusat minimal Permendiknas No. 13 tahun minimal S1/D4.
atau perusahaan sekitar melalui program
2007 tentang standar kepala
CSR
sekolah/madrasah

 TAS, Pustakawan, penanggungjawab  Konselor Merupakan syarat formal Kepala Sekolah, 1 – 4 tahun TAS, Pustakawan,
bengkel, dan Konselor melanjutkan studi mempunyai yang harus dipenuhi dari TAS, Pustakawan, Laboran, Konselor
sesuai dengan tuntutan permendiknas kualifikasi Permendiknas No. 24 tahun Penanggungjawab memiliki kualifikasi yang
(SMA/SMK, D3, S1/D4) pendidikan minimal 2008 tentang Standar TAS/M, bengkel, Konselor sesuai dengan
 Kepala sekolah mendorong dan  Tenaga Administrasi
memfasilitasi TAS, Pustakawan, Permendiknas No. 25 tahun Permendiknas, yaitu:
mempunyai
penanggungjawab bengkel, Konselor untuk kualifikasi 2008 tentang Standar Tenaga
Perpustakaan sekolah/ TASD = SMK/sederajat
melanjutkan studi sesuai dengan pendidikan minimal
kualifikasi pada masing-masing  Tenaga Madrasah, Permendiknas No. TASMP = D3
Permendiknas. perpustakaan 26 tahun 2008 tentang
 Jika sekolah merekrut tenaga honorer mempunyai Standar Tenaga TASMA/K = S1/D4
untuk TAS, Pustakawan, kualifikasi minimal Laboratorium Sekolah/
Penanggungjawab bengkel, Konselor,  Penanggung-jawab
Madrasah, Permendiknas No. Kepala perpustakaan
diusahakan untuk merekrut yang sudah bengkel mempunyai
27 tahun 2008 tentang (pendidik) = S1/D4
memenuhi kualifikasi. kualifikasi

33 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

pendidikan minimal Standar Kualifikasi Akademik Kepala perpustakaan


dan Kompetensi Konselor (Non-pendidik) = D2
Ilmu perpustakaan

Tenaga perpustakaan =
SMA/sederajat

Kepala Laboratorium
(pendidik) = S1/D4

Kepala Laboratorium
(laboran) = D3

Teknisi Laboratorium =
D2

Laboran sekolah =
SMA/Sederajat

Konselor = S1

 Jika memungkinkan, Kepala sekolah Sekolah mempunyai Untuk memelihara dan Kepala sekolah Sepanjang tahun Sekolah memiliki
merekrut satu atau beberapa penjaga penjaga sekolah menjaga sekolah dari ajaran penjaga sekolah sesuai
sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah gangguan sosial, bencana, dan kebutuhan
 Kepala sekolah mengajukan pemenuhan
lingkungan sekitar.
tenaga penjaga sekolah kepada
Pemerintah daerah kab./kota.

34 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Kepala sekolah melakukan penilaian diri Kepala Sekolah Mengelola dan memimpin Kepala sekolah Sepanjang tahun Kepala sekolah
sendiri untuk mengetahui sejuahmana mempunyai kompetensi sekolah merupakan hal yang ajaran menguasai kompetensi
sudah/belum menguasai kompetensi yang yang dipersyaratkan kompleks dilihat dari urusan- yang dipersyaratkan
disyaratkan. Hal ini dapat dilakukan
urusan dan masalah-masalah
dengan cara refleksi diri atau pengisian
daftar checklist, atau bertanya kepada yang harus ditangani dan
warga sekolah mengenai kekurangan dipecahkan oleh seorang
kepala sekolah. kepala sekolah, karena itu,
 Kepala sekolah menyusun rencana tanpa penguasaan kompetensi
pengembangan profesi secara yang disyaratkan dalam
berkelanjutan Permendikan No. 13 tahun
 Kepala sekolah mengimplementasikan
2007, kemajuan sekolah akan
program/kegiatan pengembangan diri
melalui berbagai bentuk dan jenis kegiatan sangat lambat, bahkan
seperti: 1) mengikuti kegiatan sekolah tidak akan berhasil
pengembangan profesi di K3S atau MKKS. mencapai visi dan misinya
2) meminta dibina secara langsung oleh
pengawas pada kompetensi-kompetensi
yang belum dikuasai, dll.
 Tenaga konselor melakukan penilaian Konselor mempunyai Layanan tenaga konselor Kepala Sekolah, Sepanjang tahun Kompetensi tenaga
kompetensi sebagai konselor, baik melalui kompetensi yang berkaitan langsung dengan Tenaga konselor ajaran konselor sekolah terus
pengisian instrument, penilaian dari dipersyaratkan pengembangan atau meningkat stiap
kepala sekolah, penilaian pengawas, atau
pemecahan masalah peserta tahunnya sesuai dengan
pihak lain yang dianggap kompeten.
 Tenaga konselor menyusun rencana didik, sehingga kompetensi kebutuhan/hasil
pengembangan keprofesian untuk satu yang harus dimiliki harus pemetaan kompetensi.
tahun ajaran yang dilakukan setiap betul-betul dikuasai. Jika
tahunnya. tidak, maka tindakan yang
 Tenaga konselor melaksanakan dilakukan oleh konselor akan

35 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

program/kegiatan pengembangan sangat beresiko menyebabkan


kompetensi melalui berbagai cara, disorientasi kepribadian
misalnya: penelitian tindakan, pembinaan peserta didik.
oleh kepala sekolah, pembinaan oleh
pengawas, MGMP BK, dll.
 Pustakawan sekolah/madrasah melakukan Tenaga perpustakaan Pengelolaan perpustakaan Kepala sekolah, Sepanjang tahun Kompetensi yang belum
penilaian kompetensi sebagai tenaga mempunyai kompetensi merupakan kegiatan yang tenaga ajaran dikuasai oleh
perpustakaan sekolah/madrasah, baik yang dipersyaratkan secara langsung berkaitan perpustakaan pustakawan sekolah
melalui pengisian instrument, penilaian
dengan penyediaan atau sekolah/ madrasah dapat dikuasai secara
dari kepala sekolah, penilaian pengawas,
atau pihak lain yang dianggap kompeten. fasilitasi belajar peserta didik, bertahap dalam setiap
 Pustakawan sekolah/madrasah menyusun khususnya di ruang tahunnya sesuai dengan
rencana pengembangan keprofesian untuk perpustakaan. Untuk hasil pemetaan
satu tahun ajaran yang dilakukan pada memberikan dukungan yang kompetensi
setiap tahunnya. optimal, diperlukan layanan
 Pustakawan sekolah/madrasah yang professional, karenanya
melaksanakan program/kegiatan
tenaga perpustakaan sekolah
pengembangan kompetensi melalui
berbagai cara, misalnya: workshop haruslah orang-orang yang
pengembangan layanan perpustakaan, memiliki kompetensi
pembinaan langsung dari KS, pembinaan sebagaimana dipersyaratkan
langsung dari pengawas, mengikuti dalam Permendiknas No. 25
kegiatan asosiasi pustakawan tahun 2008 tentang Standar
sekolah/madrasah, pelatihan ICT untuk Tenaga Perpustakaan
tenaga perpustakaan, dll.
sekolah/ Madrasah

36 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA

INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS


URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Kepala sekolah dan komite sekolah Luas lahan sekolah sesuai Untuk kepentingan Kepala sekolah. Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
membandingkan lahan yang dimiliki dengan SNP pelayanan yang memadai komite sekolah ajaran desain
sekolah dengan SNP sesuai jenjang sekolah bagi peserta didik dan proses pengembangan
 Kepala sekolah menyusun kebutuhan sarana dan prasana
kerja bagi PTK, lahan sekolah
penambahan lahan sekolah disertai sekolah
dengan rencana desain pengembangan harus distandarkan  Sekolah melakukan
sarana dan prasarana sekolah pengajuan
 Kepala sekolah dan komite sekolah pemenuhan lahan
mengajukan pemenuhan lahan sekolah sekolah kepada
sesuai dengan SNP ke pemerintah berbgai pihak terkait
kab./kota atau pihak-pihak yang  Sekolah memiliki

37 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

berkepentingan lahan sekolah sesuai


dengan SNP
 Kepala sekolah dan komite sekolah Perabot yang dimiliki Pemenuhan perabot yang Kepala sekolah. Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
mengidentifikasi perabor masing-masing ruang kelas sesuai dengan dibutuhkan sesuai SNP akan komite sekolah ajaran rincian kebutuhan
kelas yang dimiliki sekolah kemudian SNP memberikan kenyamanan perabot kelas yang
membandingkannya dengan kebutuhan sudah dimiliki dan
bagi peserta didik dalam
bagi peserta didik yang ada. belum dimiliki
 Kepala sekolah menyusun kebutuhan KBM  Sekolah melakukan
penambahan atau pemeliharaan perabot pengajuan
kelas sesuai kebutuhan pemenuhan perabot
 Kepala sekolah dan komite sekolah kelas yang belum
mengajukan pemenuhan perabot kelas dimiliki kepada
sesuai dengan SNP ke pemerintah berbgai pihak terkait
kab./kota atau pihak-pihak yang  Sekolah memiliki
berkepentingan kelengkapan perabot
kelas sesuai dengan
SNP
 Sekolah memprogramkan kenyamanan Kelayakan/kenyaman Kelayakan kelas merupakan Kepala sekolah, Penyusunan  Sekolah dapat
sekolah dalam RKAS ruang kelas untuk belajar pra-syarat bagi keberhasilan penjaga sekolah, RKAS dan melakukan program
 Sekolah menyusun aturan mengenai belajar siswa peserta didik, sepanjang tahun kenyamanan kelas
kenyamanan ruang kelas  Lingkungan kelas
guru
 Warga sekolah melakukan pemeliharaan dirasakan nyaman
terhadap fasilitas ruang kelas sesuai oleh peserta didik
dengan perannya masing-masing dan guru untuk
 Kepala sekolah mengevaluasi proses pembelajaran
keterlaksanaan program pemenuhan  Diketahuinya kondisi
kenyamanan ruang kelas kenyamanan
lingkungan kelas
 Kepala sekolah mengidentifikasi jumlah Buku perpustakaan sesuai untuk mencapai mutu hasil Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki

38 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

buku yang ada dan kebutuhan buku dengan standar yang belajar peserta didik, sekolah komite sekolah, ajaran informasi mengenai
perpustakaan yang belum dimiliki berlaku harus melengkapi kebutuhan pustakawan kondisi buku di
 Kepala sekolah bersama komite sekolah belajar peserta didik, perpustakaan dan
menyusun proporal untuk pemenuhan kebutuhannya
khususnya buku-buku
buku yang dibutuhkan di perustakaan  Sekolah memiliki
 Kepala sekolah dan komite sekolah perpustakaan sebagai salah proposal pemenuhan
mengajukan pemenuhan kebutuhan buku satu sumber belajar bagi buku perpustakaan
perpustakaan kepada berbagai pihak peserta didik  Buku-buku yang
terkait. dibutuhkan di
perpustakaan
sekolah lengkap
sesuai kebutuhan
 Kepala sekolah dan komite sekolah Ketersediaan peralatan Peralatan multimedia di Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
menganalisis kebutuhan peralatan multimedia di ruang perpustakaan diperlukan komite sekolah, ajaran informasi mengenai
multimedia di perpustakaan perpustakaan untuk mendukung layanan pustakawan kondisi peralatan
 Kepala sekolah dan komite sekolah multimedia di
sumber belajar secara online
menyusun proporal untuk pemenuhan perpustakaan dan
kebutuhan multimedia di perpustakaan atau sumber belajar yang kebutuhannya
kepada berbagai pihak terkait bebasis teknologi informasi,  Sekolah memiliki
 Kepala sekolah dan komite sekolah seperti penggunaan BSE, proposal pemenuhan
mengajukan pemenuhan kebutuhan sumber belajar bahasa peralatan
peralatan multi media di perpustakaan inggris dll. multimedia di
kepada berbagai pihak terkait. perpustakaan
 Peralatan
multimedia yang
dibutuhkan di
perpustakaan
sekolah lengkap
sesuai kebutuhan

39 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Sekolah memprogramkan kenyamanan Kelayakan/kenyamanan Kelayakan ruang Kepala sekolah, Penyusunan  Sekolah dapat
ruang perpustakaan dalam RKAS ruang perpustakaan perpustakaan untuk belajar penjaga sekolah, RKAS dan melakukan program
 Pustakawan menyusun aturan mengenai untuk belajar merupakan pra-syarat bagi peserta didik, sepanjang tahun kenyamanan
kenyamanan ruang perpustakaan perpustakaan
keberhasilan belajar siswa di pustakawan
 Lingkungan
perpustakaan perpustakaan
 Warga sekolah melakukan pemeliharaan dirasakan nyaman
terhadap fasilitas ruang perpustakaan oleh peserta didik
sesuai dengan perannya masing-masing dan guru untuk
 Kepala sekolah mengevaluasi proses pembelajaran
keterlaksanaan program pemenuhan  Diketahuinya kondisi
kenyamanan ruang perpustakaan untuk kenyamanan
belajar peserta didik lingkungan
perpustakaan
 Kepala sekolah dan komite sekolah Peralatan pendidikan di Kelengkapan peralatan di Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
menganalisis kebutuhan peralatan laboratorium IPA lengkap laboratorium akan penjaga sekolah, ajaran informasi mengenai
laboratorium di laboratorium IPA memudahkan peserta didik laboran, guru kondisi peralatan
 Kepala sekolah dan komite sekolah peralatan
dan guru dalam proses IPA
menyusun proporal untuk pemenuhan laboratorium di
kebutuhan peralatan laboratorium di praktikum laboratorium IPA
laboratorium IPA kepada berbagai pihak dan kebutuhannya
terkait  Sekolah memiliki
 Kepala sekolah dan komite sekolah proposal pemenuhan
mengajukan pemenuhan kebutuhan peralatan peralatan
peralatan peralatan laboratorium di laboratorium di
laboratorium IPA kepada berbagai pihak laboratorium IPA
terkait.  Peralatan yang
dibutuhkan di
laboratorium IPA

40 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

lengkap sesuai
kebutuhan
 Kepala sekolah dan komite sekolah Peralatan pendidikan di Kelengkapan peralatan di Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
menganalisis kebutuhan peralatan laboratorium Fisika laboratorium akan penjaga sekolah, ajaran informasi mengenai
laboratorium di laboratorium Fisika lengkap memudahkan peserta didik laboran, guru kondisi peralatan
 Kepala sekolah dan komite sekolah peralatan
dan guru dalam proses IPA (fisika)
menyusun proporal untuk pemenuhan laboratorium di
kebutuhan peralatan laboratorium di praktikum laboratorium Fisika
laboratorium Fisika kepada berbagai dan kebutuhannya
pihak terkait  Sekolah memiliki
 Kepala sekolah dan komite sekolah proposal pemenuhan
mengajukan pemenuhan kebutuhan peralatan peralatan
peralatan peralatan laboratorium di laboratorium di
laboratorium Fisika kepada berbagai laboratorium Fisika
pihak terkait.  Peralatan yang
dibutuhkan di
laboratorium Fisika
lengkap sesuai
kebutuhan
 Kepala sekolah dan komite sekolah Peralatan pendidikan di Kelengkapan peralatan di Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
menganalisis kebutuhan peralatan laboratorium kimia laboratorium akan penjaga sekolah, ajaran informasi mengenai
laboratorium di laboratorium Kimia lengkap memudahkan peserta didik laboran, guru kondisi peralatan
 Kepala sekolah dan komite sekolah peralatan
dan guru dalam proses IPA (kimia)
menyusun proporal untuk pemenuhan laboratorium di
kebutuhan peralatan laboratorium di praktikum laboratorium kimia
laboratorium kimia kepada berbagai dan kebutuhannya
pihak terkait  Sekolah memiliki
 Kepala sekolah dan komite sekolah proposal pemenuhan
mengajukan pemenuhan kebutuhan peralatan peralatan

41 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

peralatan peralatan laboratorium di laboratorium di


laboratorium kimia kepada berbagai laboratorium kimia
pihak terkait.  Peralatan yang
dibutuhkan di
laboratorium kimia
lengkap sesuai
kebutuhan
 Kepala sekolah dan komite sekolah Peralatan pendidikan di Kelengkapan peralatan di Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
menganalisis kebutuhan peralatan laboratorium biologi laboratorium akan penjaga sekolah, ajaran informasi mengenai
laboratorium di laboratorium biologi lengkap memudahkan peserta didik laboran, guru kondisi peralatan
 Kepala sekolah dan komite sekolah peralatan
dan guru dalam proses IPA (biologi)
menyusun proporal untuk pemenuhan laboratorium di
kebutuhan peralatan laboratorium di praktikum laboratorium biologi
laboratorium biologi kepada berbagai dan kebutuhannya
pihak terkait  Sekolah memiliki
 Kepala sekolah dan komite sekolah proposal pemenuhan
mengajukan pemenuhan kebutuhan peralatan peralatan
peralatan peralatan laboratorium di laboratorium di
laboratorium biologi kepada berbagai laboratorium biologi
pihak terkait.  Peralatan yang
dibutuhkan di
laboratorium biologi
lengkap sesuai
kebutuhan
 Kepala sekolah dan komite sekolah Peralatan pendidikan di Kelengkapan peralatan di Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
menganalisis kebutuhan peralatan laboratorium bahas laboratorium akan penjaga sekolah, ajaran informasi mengenai
laboratorium di laboratorium bahasa lengkap memudahkan peserta didik laboran, guru kondisi peralatan
 Kepala sekolah dan komite sekolah peralatan
dan guru dalam proses Bahasa (inggris,
menyusun proporal untuk pemenuhan laboratorium di
praktikum Indonesia,

42 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

kebutuhan peralatan laboratorium di daerah) laboratorium bahasa


laboratorium bahasa kepada berbagai dan kebutuhannya
pihak terkait  Sekolah memiliki
 Kepala sekolah dan komite sekolah proposal pemenuhan
mengajukan pemenuhan kebutuhan peralatan peralatan
peralatan peralatan laboratorium di laboratorium di
laboratorium bahasa kepada berbagai laboratorium bahasa
pihak terkait.  Peralatan yang
dibutuhkan di
laboratorium bahasa
lengkap sesuai
kebutuhan
 Kepala sekolah dan komite sekolah Peralatan pendidikan di Kelengkapan peralatan di Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
menganalisis kebutuhan peralatan laboratorium IPS lengkap laboratorium akan penjaga sekolah, ajaran informasi mengenai
laboratorium di laboratorium IPS memudahkan peserta didik laboran, guru IPS kondisi peralatan
 Kepala sekolah dan komite sekolah peralatan
dan guru dalam proses
menyusun proporal untuk pemenuhan laboratorium di
kebutuhan peralatan laboratorium di praktikum laboratorium IPS
laboratorium IPS kepada berbagai pihak dan kebutuhannya
terkait  Sekolah memiliki
 Kepala sekolah dan komite sekolah proposal pemenuhan
mengajukan pemenuhan kebutuhan peralatan peralatan
peralatan peralatan laboratorium di laboratorium di
laboratorium IPS kepada berbagai pihak laboratorium IPS
terkait.  Peralatan yang
dibutuhkan di
laboratorium IPS
lengkap sesuai
kebutuhan

43 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Kepala sekolah dan komite sekolah Peralatan pendidikan di Kelengkapan peralatan di Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
menganalisis kebutuhan peralatan laboratorium TIK lengkap laboratorium akan penjaga sekolah, ajaran informasi mengenai
laboratorium di laboratorium TIK memudahkan peserta didik laboran, guru kondisi peralatan
 Kepala sekolah dan komite sekolah peralatan
dan guru dalam proses TIK
menyusun proporal untuk pemenuhan laboratorium di
kebutuhan peralatan laboratorium di praktikum laboratorium TIK
laboratorium TIK kepada berbagai pihak dan kebutuhannya
terkait  Sekolah memiliki
 Kepala sekolah dan komite sekolah proposal pemenuhan
mengajukan pemenuhan kebutuhan peralatan peralatan
peralatan peralatan laboratorium di laboratorium di
laboratorium TIK kepada berbagai pihak laboratorium TIK
terkait.  Peralatan yang
dibutuhkan di
laboratorium TIK
lengkap sesuai
kebutuhan
 Kepala sekolah dan komite sekolah Peralatan kerja di ruang Kelengkapan peralatan di Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah memiliki
menganalisis kebutuhan peralatan di bengkel lengkap ruang bengkel akan penjaga sekolah, ajaran informasi mengenai
ruang bengkel memudahkan peserta didik guru praktik, kondisi peralatan di
 Kepala sekolah dan komite sekolah ruang bengkel dan
dan guru dalam proses teknisi bengkel
menyusun proporal untuk pemenuhan kebutuhannya
kebutuhan peralatan di ruang bengkel praktikum  Sekolah memiliki
kepada berbagai pihak terkait proposal pemenuhan
 Kepala sekolah dan komite sekolah peralatan di ruang
mengajukan pemenuhan kebutuhan bengkel
peralatan peralatan di ruang bengkel  Peralatan yang
kepada berbagai pihak terkait. dibutuhkan di ruang
bengkel lengkap

44 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

sesuai kebutuhan
 Kepala sekolah menganalisis kebutuhan Kelayakan ruang kerja Kelayakan ruang kerja KS Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
ruang kerja bagi kepala sekolah pimpinan menjadi unsur pendukung komite sekolah ajaran melaksanakan
 Membuat keputusan bersama antara bagi keberhasilan kerja program
kepala sekolah dengan komite sekolah peningkatan
kepala sekolah, dan menjadi
untuk program peningkatan kualitas kelayakan ruang
ruang kerja melalui pembangunan ruang ruang untuk penerimaan kerja kepala sekolah
kerja KS atau renovasi ruang kerja KS tamu sekolah  Sekolah memiliki
 Penajaga sekolah melakukan perawatan ruang kerja
terhadap ruang kerja kepala sekolah pimpinan sekolah
secara rutin yang layak untuk
 Mengevaluasi keterlaksanaan program bekerja
pemenuhan kelayakan sekolah
 Kepala sekolah menganalisis kebutuhan Kelengkapan sarana Kelengkapan ruang kerja KS Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
kelengkapan ruang kerja kepala sekolah ruang kerja pimpinan menjadi unsur pendukung komite sekolah ajaran melakukan
 Membuat keputusan bersama antara bagi keberhasilan kerja pemenuhan
kepala sekolah dengan komite sekolah kebutuhan ruang
kepala sekolah, dan menjadi
untuk program peningkatan kualitas kerja kepala sekolah
ruang kerja melalui melengkapi perabotan ruang untuk penerimaan  Ruang kerja
ruang kerja KS tamu sekolah pimpinan sekolah
 Mengevaluasi keterlaksanaan program nyaman untuk
pemenuhan kelengkapan sekolah bekerja
 Kepala sekolah dan guru menganalisis Kelayakan ruang kerja Kelayakan ruang kerja guru Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
kebutuhan ruang kerja guru guru menjadi unsur pendukung komite sekolah, ajaran melaksanakan
 Membuat keputusan bersama antara untuk keberhasilan kerja guru program
kepala sekolah dengan komite sekolah peningkatan
guru
untuk program peningkatan kualitas kelayakan ruang
ruang kerja guru melalui pembangunan kerja guru
ruang kerja guru atau renovasi ruang  Sekolah memiliki

45 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

kerja guru ruang kerja guru


 Penajaga sekolah melakukan perawatan yang layak untuk
terhadap ruang kerja guru secara rutin bekerja
 Mengevaluasi keterlaksanaan program
pemenuhan kelayakan ruang kerja guru
 Kepala sekolah dan guru menganalisis Kelengkapan saran ruang Kelengkapan ruang kerja Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
kebutuhan kelengkapan ruang kerja guru kerja guru guru menjadi unsur komite sekolah, ajaran melakukan
 Membuat keputusan bersama antara pendukung bagi keberhasilan guru pemenuhan
kepala sekolah dengan komite sekolah kebutuhan ruang
kerja guru
untuk program peningkatan kualitas kerja guru
ruang kerja melalui melengkapi perabotan  Ruang kerja guru
ruang kerja guru nyaman untuk
 Mengevaluasi keterlaksanaan program bekerja
pemenuhan kelengkapan ruang kerja guru
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelayakan/kenyamanan Kelayakan/kenyaman ruang Warga sekolah Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan ruang ibadah ruang ibadah ibadah menjadi unsur ajaran melaksanakan
 Membuat keputusan bersama antara penting untuk meningkatkan program
kepala sekolah dengan komite sekolah peningkatan
praktik ibadah warga
untuk program peningkatan kualitas kelayakan ruang
ruang ibadah melalui pembangunan atau sekolah di ruang ibadah ibadah
renovasi ruang ibadah  Sekolah memiliki
 Warga sekolah melakukan perawatan ruang ibadah yang
terhadap ruang ibadah secara rutin sesuai layak/nyaman untuk
dengan perannya masing-masing ibadah warga
 Mengevaluasi keterlaksanaan program sekolah
pemenuhan kelayakan ruang ibadah
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelengkapan sarana Kelengkapan sarana ruang Warga sekolah Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan kelengkapan ruang ibadah iabadah menjadi unsur ajaran melakukan
ruang ibadah pendukung untuk motivasi pemenuhan

46 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

 Membuat keputusan bersama antara beribadah di ruang ibadah kebutuhan ruang


kepala sekolah dengan komite sekolah ibadah
untuk program peningkatan kualitas  Ruang ibadah
ruang kerja melalui melengkapi sekolah nyaman
kelengkapan ibadah di ruang ibadah untuk dijadikan
 Mengevaluasi keterlaksanaan program tempat ibadah
pemenuhan kelengkapan ruang sarana di
ruang ibadah
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelayakan/kenyamanan Kelayakan/kenyaman ruang Warga sekolah Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan ruang jamban ruang jamban jamban menjadi unsur ajaran melaksanakan
 Membuat keputusan bersama antara penting untuk meningkatkan program
kepala sekolah dengan komite sekolah peningkatan
praktik hidup sehat di
untuk program peningkatan kualitas kelayakan ruang
ruang jamban melalui pembangunan atau sekolah jamban
renovasi ruang jamban  Sekolah memiliki
 Warga sekolah melakukan perawatan ruang jamban yang
terhadap ruang jamban secara rutin layak/nyaman
sesuai dengan perannya masing-masing
 Mengevaluasi keterlaksanaan program
pemenuhan kelayakan ruang jamban
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelengkapan sarana Kelengkapan sarana jamban Warga sekolah Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan kelengkapan jamban menjadi unsur pendukung ajaran melakukan
sarana jamban untuk meningkatkan praktik pemenuhan
 Membuat keputusan bersama antara kebutuhan ruang
hidup sehat di sekolah
kepala sekolah dengan komite sekolah jamban
untuk program peningkatan kualitas  Sarana jamban
jamban melalui melengkapi kelengkapan sekolah nyaman
sarana jamban untuk digunakan
 Mengevaluasi keterlaksanaan program oleh warga sekolah

47 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

pemenuhan kelengkapan sarana jamban


 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelayakan/kenyamanan Kelayakan/kenyaman ruang Warga sekolah Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan ruang UKS ruang UKS UKS menjadi unsur penting ajaran melaksanakan
 Membuat keputusan bersama antara untuk meningkatkan praktik program
kepala sekolah dengan komite sekolah peningkatan
hidup sehat di sekolah
untuk program peningkatan kualitas kelayakan ruang
ruang UKS melalui pembangunan atau UKS
renovasi ruang UKS  Sekolah memiliki
 Warga sekolah melakukan perawatan ruang UKS yang
terhadap ruang UKS secara rutin sesuai layak/nyaman
dengan perannya masing-masing
 Kepala sekolah mengevaluasi
keterlaksanaan program pemenuhan
kelayakan ruang UKS
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelengkapan sarana Kelengkapan sarana ruang Warga sekolah Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan kelengkapan ruang UKS UKS menjadi unsur ajaran melakukan
sarana UKS pendukung untuk pemenuhan
 Membuat keputusan bersama antara kebutuhan ruang
meningkatkan praktik hidup
kepala sekolah dengan komite sekolah UKS
untuk program peningkatan kualitas sehat di sekolah  Sarana UKS sekolah
ruang UKS melalui melengkapi nyaman untuk
kelengkapan sarana UKS digunakan oleh
 Mengevaluasi keterlaksanaan program warga sekolah
pemenuhan kelengkapan sarana UKS
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelayakan/kenyamanan Kelayakan/kenyaman ruang Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan ruang konseling ruang konseling konseling menjadi unsur komite sekolah, ajaran melaksanakan
 Membuat keputusan bersama antara penting dalam memberikan guru BK, penjaga program
kepala sekolah dengan komite sekolah peningkatan
layanan bimbingan dan sekolah
untuk program peningkatan kualitas kelayakan ruang
konseling peserta didik dan

48 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

ruang konseling melalui pembangunan guru BK konseling


atau renovasi ruang konseling  Sekolah memiliki
 penjaga sekolah melakukan perawatan ruang konseling
terhadap ruang konseling secara rutin yang layak/nyaman
 Kepala sekolah mengevaluasi
keterlaksanaan program pemenuhan
kelayakan ruang konseling
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelengkapan sarana Kelengkapan sarana Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan kelengkapan ruang konseling konseling menjadi unsur komite sekolah, ajaran melakukan
sarana konseling penting dalam memberikan guru BK pemenuhan
 Membuat keputusan bersama antara kebutuhan ruang
layanan bimbingan dan
kepala sekolah dengan komite sekolah konseling
untuk melengkapi kelengkapan sarana konseling peserta didik dan  Sarana konseling
ruang konseling guru BK sekolah nyaman
 Mengevaluasi keterlaksanaan program untuk digunakan
pemenuhan kelengkapan sarana ruang oleh peserta didik
konseling dan guru BK
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelayakan/kenyamanan Kelayakan/kenyaman tempat Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan tempat tempat bermain/OR bermain/OR menjadi unsur komite sekolah, ajaran melaksanakan
bermain/OR penting dalam layanan guru olahraga, program
 Membuat keputusan bersama antara peningkatan
kepada peserta didik penjaga sekolah
kepala sekolah dengan komite sekolah kelayakan tempat
untuk pembangunan atau renovasi tempat bermain/ OR
bermain/OR  Sekolah memiliki
 Warga sekolah melakukan perawatan tempat bermain/OR
terhadap tempat bermain/OR secara rutin yang layak/nyaman
sesuai dengan perannya masing-masing
 Kepala sekolah mengevaluasi
keterlaksanaan program pemenuhan

49 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

kelayakan tempat bermain/OR


 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelengkapan sarana Kelengkapan sarana tempat Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan kelengkapan tempat bermain/OR bermain/OR menjadi unsur komite sekolah, ajaran melakukan
tempat bermain/OR penting dalam layanan guru olahraga pemenuhan
 Membuat keputusan bersama antara kebutuhan tempat
kepada peserta didik
kepala sekolah dengan komite sekolah bermain/OR
untuk melengkapi kelengkapan sarana  Sarana tempat
tempat bermain/OR bermain/OR sekolah
 Mengevaluasi keterlaksanaan program nyaman untuk
pemenuhan kelengkapan sarana tempat digunakan oleh
bermain/OR peserta didik dan
guru OR
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelayakan/kenyamanan Kelayakan/kenyaman ruang Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan ruang sirkulasi ruang sirkulasi sirkulasi akan mempermudah komite sekolah, ajaran melaksanakan
 Membuat keputusan bersama antara layanan bagi peserta didik guru olahraga, program
kepala sekolah dengan komite sekolah peningkatan
dalam mencari sumber penjaga sekolah
untuk pembangunan atau renovasi ruang kelayakan ruang
sirkulasi belajar sirkulasi
 Warga sekolah melakukan perawatan  Sekolah memiliki
terhadap ruang sirkulasi secara rutin ruang sirkulasi yang
sesuai dengan perannya masing-masing layak/nyaman
 Kepala sekolah mengevaluasi
keterlaksanaan program pemenuhan
kelayakan ruang sirkulasi
 Kepala sekolah dan pustakawan sekolah Kelengkapan sarana Kelengkapan ruang sirkulasi Kepala sekolah, Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan kelengkapan ruang sirkulasi akan mempermudah layanan komite sekolah, ajaran melakukan
ruang sirkulasi bagi peserta didik dalam pustakawan pemenuhan
 Membuat keputusan bersama antara kebutuhan ruang
mencari sumber belajar
kepala sekolah dengan komite sekolah sirkulasi

50 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

untuk melengkapi kelengkapan sarana  Sarana ruang


ruang sirkulasi sirkulasi sekolah
 Mengevaluasi keterlaksanaan program nyaman untuk
pemenuhan kelengkapan sarana ruang digunakan oleh
sirkulasi peserta didik dan
pustakawan
 Kepala sekolah dan warga sekolah Pencemaran lingkungan Sekolah yang bebas dari Warga sekolah Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis pencemaran lingkungan pencemaran lingkungan ajaran melaksanakan
sekolah merupakan salah satu bentuk program
 Membuat keputusan bersama antara pencegahan
pengkondisian hidup sehat
kepala sekolah dengan komite sekolah pencemaran
untuk penanganan pencemaran bagi peserta didik lingkungan sekolah
lingkungan sekolah, semisal dengan  Lingkungan sekolah
memprogramkan sekolah hijau layak/nyaman
 Warga sekolah melakukan penanganan sebagai tempat
pencemaran lingkungan sekolah secara belajar bagi peserta
rutin sesuai dengan perannya masing- didik
masing
 Kepala sekolah mengevaluasi
keterlaksanaan program penanganan
pencemaran lingkungan sekolah
 Kepala sekolah dan warga sekolah Kelengkapan sarana Kelengkapan sarana Warga sekolah Sepanjang tahun  Sekolah dapat
menganalisis kebutuhan sarana drainase, drainase, pembuangan drainase, pembuangan ajaran melakukan
pembuangan limbah, pepohonan limbah, pepohonan limbah, pepohonan pemenuhan
(perindang) kebutuhan sarana
(perindang) (perindang) memberikan
 Membuat keputusan bersama antara drainase,
kepala sekolah dengan komite sekolah kenyamanan bagi warga pembuangan limbah,
untuk melengkapi kelengkapan sarana sekolah untuk tinggal di pepohonan
drainase, pembuangan limbah, pepohonan sekolah (perindang)

51 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


INDIKATOR ALASAN PEMILIHAN WAKTU/DURAS
URAIAN KEGIATAN SASARAN HASIL
PEMENUHAN INDIKATOR I PEMENUHAN

(perindang)  Lingkungan sekolah


 Mengevaluasi keterlaksanaan program nyaman bagi warga
pemenuhan kelengkapan sarana sarana sekolah
drainase, pembuangan limbah, pepohonan
(perindang)

52 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


6. STANDAR PENGELOLAAN

53 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

Visi, misi, dan tujuan sekolah dirumuskan Sosialisasi visi, misi dan Visi, misi, dan tujuan sekolah PTK di sekolah, Satu bulan Sekolah memiliki visi, misi,
bersama antara sekolah dengan para tujuan sekolah merupakan rujukan utama dalam komite sekolah, dan tujuan sekolah yang
pemangku kepentingan dilakukan kepada penyusunan rencana kerja jangka pemangku dimiliki bersama oleh
semua warga sekolah. pendek, menengah maupun panjang kepentingan sekolahd an para pemangku
sekolah, missal: kepentingan
alumni, DU/DI,
dll.

Visi, misi, dan tujuan sekolah dirumuskan Warga sekolah Visi, misi, dan tujuan sekolah yang PTK di sekolah, 1 bln Semua/kecenderungan
bersama antara sekolah dengan para memahami visi, misi tidak dipahami tidak akan komite sekolah, warga sekolah dapat
pemangku kepentingan dan tujuan sekolah memberikan energy untuk berkontribusi untuk
pencapaian visi dan tujuan dan pencapaian visi dan tujuan
pelaksanaan misi-misi sekolah sekolah, dan
mengimplementasikan misi
sekolah karena mereka
memahami visi, misi, dan
tujuan sekolah

 KTSP dibuat dalam versi ringkas Sosialisasi KTSP  KTSP merupakan produk Kepala sekolah, Menjelang Stakeholders sekolah dapat
(resume) dan versi lengkap. Versi sekolah dilakukan bersama yang mencerminkan guru-guru, atau awal dengan mudah menerima
ringkas diperuntukan bagi kepada semua warga layanan pokok sekolah bagi komite sekolah tahun ajaran dan memahami informasi
masyarakat umum, sedangkan versi peserta didiknya. Karena itu,
sekolah yang terkandung dalam
lengkap diperuntukan bagi pengelola semua pihak yang terlibat
sekolah. dengan penyelenggaraan sekolah KTSP
 Minimal satu tahun satu kali, pihak ybs harus mengetahui dan
sekolah wajib mengundang para memahami informasi yang
pemangku kepentingan tertuang dalam KTSP dengan

54 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

(stakeholders) untuk melakukan baik


proses sosialisasi KTSP.  Supaya tidak terjadi pemaknaan
 Jika sekolah memiliki website, proses yang berbeda atau salah
sosialisasi dapat dilakukan melalui terhadap hal-hal yang harus
pengunduhan di website sekolah. dilakukan oleh berbagai pihak
 Jika sekolah memiliki Koran/majalah dalam memberikan layanan bagi
sekolah, sosialisasi dapat dilakukan peserta didik, khususnya layanan
melalui perantara Koran/majalah pendidikan.
sekolah.  Supaya semua orang yang
berkepentingan dapat ikut
berkontribusi terhadap
penyelenggaraan sekolah secara
proporsional sesuai dengan
perannya masing-masing.
Sekolah menyelenggarakan workshop Sekolah memiliki  Penyusunan rencana program Kepala sekolah, Antara 1 - 4  Stakeholder skolah
untuk menyusun rencana kerja sekolah dokumen rencana kerja merupakan salah satu dari fungsi komite sekolah, hari terlibat dalam
bersama dengan stakeholders dalam sekolah dalam bentuk manajemen sekolah unsur peserta penyusunan RPS dan
bentuk RKS dan RKAS RKS dan RKAS  RKS dan RKAS merupakan didik, unsur PTK RKAS
pedoman bagi semua warga  Sekolah memiliki
lainnya,
sekolah dalam mengelola dan dokumen RKS dan RKAS
mengembangkan sekolah untuk pengawas, dan yang merupakan
mencapai visi dan misi sekolah pihak-pihak yang produk bersama
 RKS dan RKAS menjadi salah satu dinilai sekolah
rujukan dalam proses evaluasi berkontribusi
keberhasilan program dalam mengelola
kerja/kegiatan sekolah dalam sekolah, seperti
setiap tahunnya.
DU/DI, tokoh

55 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

masyarakat yg
tidak masuk
dalam komite
sekolah, dll.

 Penyusunan/workshop/lokakarya Penyusunan RKS  Komite sekolah, dewan Kepala sekolah, Antara 1 - 4  RKS dan RKAS dibuat
RKS dan RKAS melibatkan para memperhatikan pendidikan, dinas pendidikan komite sekolah hari secara bersama dengan
stakeholders sekolah pertimbangan komite kab./kota, atau yayasan melibatkan stakeholder
 Pengesahan RPS dan RKAS sekolah, disetujui oleh merupakan bagian yang tidak sekolah
mencantumkan “mengetahui” pihak dapat dipisahkan dengan  RKS dan RKAS
Dewan Pendidikan, dan
komite sekolah, dewan pendidikan, pengelolaan sekolah. Karena itu ditandatangani oleh
dan dinas pendidikan kab./kota atau disahkan berlakunya RKS dan RAKS perlu untuk komite sekolah, dewan
pihak yayasan (khusus bagi sekolah oleh Dinas Pendidikan diberikan pertimbangan oleh pendidikan, dinas
swasta). kab./kota atau oleh unsur-unsur tersebut. pendidikan kab./kota
penyelenggara sekolah  Sekolah merupakan bagian dari atau yayasan (khusus
bagi sekolah swasta komunitas yang lebih besar, sekolah swasta)
seperti masyarakat kelurahan,
kecamatan, dst.
 Kepala sekolah dan guru Rencana kerja sekolah Guru yang berkualitas merupakan Kepala sekolah, Ketika  Dalam RKS dan RKAS
mengusulkan untuk memasukan mendukung kunci utama keberhasilan sekolah guru penyusunan mencantumkan
program kerja pengembangan karir pengembangan karir dalam memberikan layanan pokok RKS dan RKAS program
guru ke dalam RKS dan RKAS. guru (pembelajaran/KBM). pengembangan karir
 Sekolah harus membuat indikator guru
Pengembangan karir guru
keberhasilan pengembangan karir  Kegiatan
guru untuk kepentingan pencapaian, merupakan salah satu upaya untuk pengembangan karir
evaluasi pencapaian dan tindaklanjut menjadikan guru memiliki motivasi guru didukung oleh
dari evaluasi tersebut. yang tinggi dalam memberikan kepala sekolah
layanan yang professional kepada  Kegiatan

56 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

peserta didik dan berbagai pihak pengembangan karir


terkait. guru didukung oleh
pendanaan sekolah
 Penyusunan program–program Sekolah melaksanakan Program yang diselenggarakan oleh Warga sekolah Sepanjang  Dalam satu tahun
sekolah didasarkan pada masalah- program peningkatan sekolah harus berorientasi mutu (KS, guru, TAS, tahun ajaran ajaran, sekolah mampu
masalah dan tantangan-tantangan mutu sekolah bukan sekedar pelaksanaan program pustakawan, melaksanakan program
yang dihadapi sekolah. tanpa ada orientasi peningkatan laboran, peningkatan mutu yang
 Sekolah menyusun indikator tertuang dalam RKAS
mutu. Hal ini dikarenakan proses konselor,
kebermutuan sekolah/pemenuhan lebih dari 80%.
standar nasional pendidikan yang manajemen sekolah diorientasikan penjaga sekolah,  Mutu/prestasi
dijadikan sebagai acuan dalam upaya untuk pencapaian tujuan secara komite sekolah, akademik dan non
pemenuhan SNP. efektif dan efisien peserta didik) akademik sekolah
 Kepala sekolah mempertimbangkan (guru, siswa, KS) terus
dampak mutu ketika memutuskan meningkat dari tahun
program atau kegiatan yang akan ke tahun
dilakukan
 Pengelolaan program dan kegiatan
dilakukan secara transparan
sehingga banyak orang/pihak yang
akan memberikan pemikiran untuk
kebermutuannya.
 Sekolah melakukan EDS dan Penyusunan program Untuk kesinambungan program dan Kepala sekolah, 1 bulan  Program peningkatan
mengolahnya menjadi profil mutu peningkatan mutu hasil yang lebih baik, penyusunan komite sekolah, mutu sekolah
sekolah sekolah mendasarkan program peningkatan mutu perlu unsur peserta didasarkan pada data
 Berdasarkan profil mutu sekolah pada: hasil evaluasi mengggunakan hasil evaluasi diri, didik, unsur dan informasi yang
kemudian disusun program kerja akurat dan up todate
diri, hasil akreditasi akreditasi sekolah, dan kelulusan orang tua,
jangka menengah (RKS-4 tahunan)  RKS dan RKAS
dan tahunan (RKAS). sekolah, dan kelulusan siswa.

57 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

siswa

 Kepala sekolah bersama komute Sekolah merealisasikan Pencapaian visi dan misi sekolah Kepala sekolah, Sepanjang  KBM yang dilaksanakan
sekolah dan guru-guru membuat visi dan misi ke dalam tidak dapat dilakukan secara guru, peserta tahun ajaran sesuai atau
indikator keberhasilan visi sekolah pelaksanaan kegiatan terpisah-pisah (parsial). Semua didik, komite mencerminan upaya
sebagai acuan untuk mengetahuai pembelajaran, kegiatan yang dilakukan harus sekolah, unsur pencapaian visi dan misi
ketercapaian visi sekolah. sekolah.
pengelolaan PTK, dan sesuai dengan upaya pencapaian visi orang tua,
 Kepala sekolah melakukan rapat  PTK memiliki
sekolah untuk membahas upaya pelaksanaan kegiatan dan misi sekolah. Demikian halnya kemampuan dalam
pencapaian visi sekolah melalui peran kesiswaan pengelolaan PTK dan kesiswaan memberikan layanan
dan tugas masing-masing orang di merupakan bagian dari manajemen bagi peserta didik dan
sekolah. sekolah yang tujuan intinya adalah stakeholders lainnya
 Kepala sekolah memberikan bagaimana mencapai visi dan misi  Program kesiswaan
penguatan kepada warga sekolah sekolah. dapat memfasilitasi
mengenai pentingnya kebermutuan pengembangan potensi
layanan pokok sekolah, yaitu peserta didik secara
”pendidikan bagi peserta didik yang memadai.
dirancang oleh guru dan difasilitasi
oleh sekolah”

 Untuk menstimulasi motivasi warga


sekolah dalam pencapaian visi dan
misi sekolah, kepala sekolah
membuat program pemeliharaan dan
peningkatan kinerja bagi warga
sekolah, seperti dalam bentuk:
pemilihan siswa terbaik untuk setiap

58 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

semester, pemilihan guru terbaik,


pemberian penghargaan kepada
warga sekolah yang berprestasi, dll.
 Kepala sekolah memberikan petunjuk Sekolah menyusun Pedoman pengelolaan memberikan Kepala sekolah Sepanjang Sekolah memiliki dokumen-
kepada penanggungjawab program/ pedoman-pedoman kemudahan bagi warga sekolah tahun ajaran dokumen POS, khususnya
kegiatan untuk menyusun atau pengelolaan sekolah dalam melaksanakan tugas-tugasnya dalam implementasi
mengembangkan pedoman-pedoman untuk mencapai tujuan sekolah layanan pokok sekolah.
yang dibutuhkan dalam pelaksanaan
kerja masing-masing (menyusun POS)
 Jika POS ini sudah ada, kepala
sekolah melakukan kajian mengenai
efektifitas POS dan kemudian
memperbaiki hal-hal yang dianggap
lemah/kurang.
 ISO
 Kepala sekolah menjadi teladan Budaya dan Pembelajaran sebagai layanan pokok Kepala sekolah Sepanjang Secara psikis, social, dan
dalam perilaku ideal yang diharapkan lingkungan sekolah sekolah tidak akan tercapai secara dan semua tahun ajaran budaya, Lingkungan
 Sekolah mengeluarkan aturan tata kondusif untuk efektif jika budaya dan lingkungan warga sekolah sekolah nyaman untuk
tertib yang dilaksanakan secara pembelajaran sekolah tidak kondusif. Terlebih jika belajar bagi peserta didik
konsisten, baik untuk PTK maupun
sekolah memiliki kondisi toxic culture dan nyamana untuk bekerja
peserta didik.
 Penataan lingkungan sekolah dan (mindset, kebiasaan, dan bagi PTK
kelas diakukan dengan artifac/simbol-simbol yang
memperhatikan kenyamanan psikis, bertentangan dengan proses
sosial, dan budaya belajar bagi pendidikan)
peserta didik
 Jika memungkinkan semua PTK dan Warga sekolah dapat  Transaparansi dan akuntabilitas PTK di sekolah Sepanjang Warga sekolah dapat
komite sekolah diberikan photo copy mengakses laporan pengelolaan keuangan terlibat dalam menentukan

59 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

RKAS pengelolaan keuangan merupakan bagian dari indikator tahun ajaran anggaran dan dengan
 RKAS ditempel di mading atau pada sekolah secara good governance. mudah mengakses
media yang digunakan oleh warga transparan dan  Transparansi dan akuntabilitas informasi mengenai
sekolah akuntabel akan memicu profesionalitas pengelolaan keuangan
yang lebih tinggi dalam
sekolah (baik dalam proses
pelaksanaan setiap pekerjaan
 Sekolah mengeluarkan laporan yang dilakukan penganggaran,
keuangan bulanan, tiga bulanan, penggunaan, maupun
semesteran, dan tahunan yang pertanggyngjawaban)
dipublikasikan secara rutin kepada
warga sekolah, baik melalui rapat,
media madding atau media yang
paling memunginkan digunakan oleh
sekolah
 Setiap anggaran yang digunakan oleh
sekolah disertai oleh
pertanggungajawaban, baik secara
adeministratif dat/atau kesepakatan
bersama (pihak sekolah dengan
komite sekolah).
 Kepala sekolah mengidentifikasi Sekolah menjalin  Pengelolaan sekolah sangat tidak Kepala sekolah, Sepanjang Sekolah memiliki
pihak-pihak yang potensial untuk kemitraan dengan mungkin dilakukan hanya oleh komite sekolah tahun ajaran kesepahaman dan kerja
menjadi mitra sekolah dalam lembaga lain untuk kepala sekolah dan guru, tetapi sama dengan berbagai
mencapai visi dan misi sekolah, baik mendukung harus melibatkan pihak lain di pihak terkait (eksternal)
secara perorangan, kelompok, luar sekolah, seperti orang tua,
implementasi rencana dalam mencapai tujuan
maupun organisasi. DU/DI, dan para pemangku
 Kepala sekolah menjalin/membuka kerja sekolah kepentingan lainnya. sekolah.
pembicaraan dengan stakeholders  Sumber daya sekolah amat

60 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

untuk kerjasama yang mutualisme sangat terbatas, sedangkan


 Sekolah mengirimkan secara berkala sumber daya masyarakat di
informasi mengenai perkembangan sekitar sekolah itu tidak terbatas.
sekolah kepada stakeholders.
 Sekolah mengadakan pertemuan
secara berkala dengan pihak-pihak
yang dianggap potensial, untuk
memelihara dan meningkatkan
komitmen dalam pencapaian visi
bersama sekolah
 Pada setiap akhir semester dilakukan Sekolah melakukan Evaluasi rencana kerja dilakukan PTK, komite Setiap akhir Sekolah memiliki rencana
rapat evaluasi bersama mengenai evaluasi rencana kerja untuk mengetahui tingkat sekolah semester tindak untuk pemecahan
capaian kinerja PTK dan kinerja sekolah minimal 1 kali ketercapaian rencana, sehingga masalah yang dihadapi oleh
sekolah per tahun dapat dilakukan tindak lanjut untuk masing-masing maupun
 Berdasarkan evaluasi tersebut, jika
perbaikan atau peningkatan oleh satuan pendidikan
diperlukan, rencana kerja sekolah
direvisi/diperbaiki/disesuaikan

Kepala sekolah membuat program Program supervisi dan Pelaksanaan supervisi jika tidak Kepala Sekolah, Sepanjang Guru mengalami
supervisi tahunan untuk semua guru. evaluasi meliputi: dibarengi dengan tindaklanjut, tidak guru tahun ajaran perbaikan/peningkatan
Setiap guru minimal mengalami proses pemantauan, evaluasi akan memberikan perbaikan pada dalam layanan
supervise sebanyak 3 kali untuk melihat dan tindak lanjut proses pembelajaran. pembelajaran
apakah tindak lanjut yang dilakukan
berhasil atau tidak

61 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

 Setiap akhir semester kepala sekolah Sekolah Hasil evaluasi program kerja sekolah PTK, komite Setiap akhir  PTK dan komite sekolah
mengadakan rapat dengan PTK dan mensosialisasikan merupakan informasi penting yang sekolah semester memahami tingkat
komite sekolah untuk membahas laporan hasil harus diketahui oleh warga sekolah capaian, kendala, dan
laporan hasil pelaksanaan program pelaksanaan program untuk ditindaklanjuti oleh warga pemecahan masalah
sekolah. yang harus diambil ke
sekolah sekolah melalui proses perbaikan
 Program kerja sekolah yang tidak depannya
sesuai/tidak memungkinkan dicapai atau peningkatan (continuous  Program kerja sekolah
direvisi improvement) yang telah direvisi, jika
ada kebutuhan untuk
revisi program kerja
 Kepala sekolah, guru, pustawakan, Sekolah melakukan Tindaklanjut merupakan upaya PTK Setiap akhir  PTK termotivasi untuk
laboran, TAS menganalisis hasil tindak lanjut hasil pemecahan masalah atau semester dan bekerja lebih baik
evaluasi terhadap pelaksanaan evaluasi pelaksanaan peningkatan mutu, tanpa tindak Sepanjang  PTK yang kinerjanya
program kerja sekolah program/kegiatan lanjut, maka evaluasi dapat tahun ajaran rendah dapat
 Melakukan perencanaan meningkatkan
sekolah dikatakan tidak memiliki makna
ulang/penyesuaian terhadap kinerjanya secara
program kerja yang belum apa-apa. bertahap
direalisasikan dan dirasakan perlu
untuk direvisi
 Merancang program kerja untuk
tahun ajaran selanjutnya yang
didasarkan pada hasil evaluasi hasil
pelaksanaan program kerja yang
telah lalu.
 Memberikan reward kepada PTK atas
capaian keberhasilan kerja sesuai
ketentuan sekolah
 Melakukan pembinaan kepada PTK

62 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

yang kinerjanya rendah


 Menjelang tengah semester dan akhir Sekolah melakukan Proses kerja guru perlu dianalisis KS, guru Menjelang  Kepala sekolah dan
semester kepala sekolah dan guru evaluasi dalam proses pencapaian tujuan. tengah dan guru mengalami proses
melakukan analisis terhadap capaian pendayagunaan Apakah efektif atau tidak? Proses akhir evaluasi bersama
KKM peserta didik. pendidik pada setiap evaluasi ini dilakukan untuk semester terhadap efektivitas
 Berdasarkan capaian KKM siswa ini, KBM dan beban kerja
akhir semester membandingkan antara apa yang
kepala sekolah berdiskusi dengan guru
guru-guru mengenai apa yang dilakukan dengan apa yang  Sekolah memiliki
menjadi kendala bagi guru dalam direncanakan atau membandingkan informasi mengenai
KBM dan apa yang harus diperbaiki. apa yang diharapkan dengan apa capaian KKM dan
 Kepala sekolah dan guru yang menjadi kenyataan dari guru- efektivitas beban kerja
membandingkan efektifitas beban guru di sekolah guru
kerja guru dengan ketercapaian KKM
pada masing-masing kelas/mata
pelajaran.
 Kepala sekolah dan guru membuat
kesimpulan-kesimpulan terhadap
proses kerja yang telah dilakukan,
misal: beban kerja guru terlalu berat,
sehingga banyak tugas-tugas siswa
yang tidak terperiksa. Dll.
 Menjelang tengah semester dan akhir Sekolah melakukan Proses kerja tenaga kependidikan KS, pustakawan, Menjelang  Kepala sekolah dan
semester kepala sekolah dan tenaga evaluasi perlu dianalisis dalam proses laboran, TAS, tengah dan mengalami proses
kependidikan sekolah melakukan pendayagunaan tenaga pencapaian tujuan. Apakah efektif konselor akhir evaluasi bersama
analisis terhadap implementasi kependidikan pada atau tidak? Proses evaluasi ini semester terhadap implementasi
tupoksi masing-masing Tupoksi masing-masing,
setiap akhir semester dilakukan untuk membandingkan
 Berdasarkan implementasi tupoksi beban kerja, dan daya
masing-masing, kepala sekolah antara apa yang dilakukan dengan dukung kerja masing-

63 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

berdiskusi dengan tenaga apa yang direncanakan atau masing


kependidikan (TK) mengenai apa membandingkan apa yang  Sekolah memiliki
yang menjadi kendala bagi TK dalam diharapkan dengan apa yang informasi mengenai
melaksanakan tupoksinya dan apa capaian kerja masing-
menjadi kenyataan dari tenaga
yang harus diperbaiki kemudian. masing TK dan
kependidikan di sekolah
 Kepala sekolah dan TK sekolah efektivitas beban kerja
membandingkan efektifitas beban TK
kerja masing-masing TK dengan
ketercapaian target kerja masing-
masing.
 Kepala sekolah dan TK membuat
kesimpulan-kesimpulan terhadap
proses kerja yang telah dilakukan,
misal: implementasi pelayanan
pustakawan terkendala oleh
kemampuan pustakawan dalam
menyusun buku-buku refensi. Dll.
 Kepala sekolah mengadakan rapat Sekolah mengikuti  Akreditasi diperlukan sebagai Warga sekolah Sesuai  Sekolah memiliki SK tim
sekolah untuk membahas proses akreditasi oleh BAN-SM salah satu bentuk kebutuhan akreditasi sekolah
akreditasi sekolah dan penyusunan untuk melakukan pertanggungjawaban sekolah  Sekolah memiliki
tim akreditasi sekolah status akreditasi terhadap para pemangku sejumlah persyaratan
kepentingan untuk akreditasi
sekolah
 Akreditasi diperlukan untuk sekolah
kepentingan sekolah dalam  Sekolah memiliki nilai
mengeluarkan izajah bagi akreditasi sekolah yang
 Kepala sekolah menyusun tim peserta didik dikeluarkan oleh BAN-
akreditasi sekolah yang dikukuhkan  Akreditasi diperlukan untuk SM
melalui surat keputusan KS mengenai berbagai kepentingan

64 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

tim akreditasi sekolah pengelolaan sekolah, seperti


 Kepala sekolah memfasilitasi tim pembinaan oleh kepala sekolah
akreditasi untuk melakukan tugas- dan pengawas, dll.
tugasnya.
 Tim akreditasi menyiapkan semua
persyaratan untuk akreditasi, seperi
pengisian EDS, dll sesuai petunjuk
akreditasi BAN-SM
 Kepala sekolah memeriksa persiapan
syarat-syarat untuk diakreditasi yang
sudah disiapkan oleh tim akreditasi
sekolah.
 Jika dinilai sudah memenuhi berbagai
persyaratan akreditasi, Kepala
sekolah mengajukan, melalui dinas
pendidikan kab./kota untuk
dilakukan proses akreditasi.

 Kepala sekolah menampung semua Guru dilibatkan dalam  Keterlibatan guru dalam KS, guru Menjelang  Aspirasi guru-guru
aspirasi guru untuk perumusan visi, perumusan visi, misi perumusan visi, misi, dan tujuan awal tahun dapat diidentifikasi oleh
misi, dan tujuan sekolah dan tujuan serta sekolah perlu karena guru ajaran baru kepala sekolah
 Kepala sekolah menghadirkan guru- penyusunan rencana menjadi bagian penting dalam (penyusunan  Sekolah memiliki
guru dalam rapat penyusunan visi, pencapaian visi, misi, dan tujuan rumusan visi, misi, dan
kerja sekolah RPS/RKS)
misi, dan tujuan sekolah sekolah. tujuan sekolah
 Pelibatan guru akan menguatkan
komitmen guru dalam proses
pencaaian visi, misi, dan tujuan

65 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

sekolah
 Pelibatan guru dalam
merumuskan visi, misi, dan
tujuan sekolah akan
mengakibatkan iklim sekolah
menjadi lebih terbuka dan
terbangunnya tim kerja sekolah
yang lebih solid.
 Kepala sekolah melakukan evaluasi Sesuai kompetensinya  Keteladanan kepala sekolah KS Sepanjang  Perilaku kepala sekolah
diri terhadap proses kepala sekolah dapat merupakan bagian dari proses tahun ajaran mencerminkan nilai-
kepemimpinannya secara berkala, dijadikan teladan bagi pendidikan di sekolah, khususnya nilai yang dianut oleh
seperti seminggu sekali semua warga sekolah bagi peserta didik. sekolah
 Kepala sekolah mendengarkan suara-  Perilaku teladan kepala sekolah  Warga sekolah
suara warga sekolah, baik secara menjadi perilaku pembanding menghormati
langsung maupun tidak langsung bagi warga sekolah dalam kepemimpinan KS
mengenai proses kepemimpinannya menjalankan tupoksi masing- karena kesesuaian
 Perilaku kepala sekolah konsisten masing antara perilaku
dalam menjalankan aturan-aturan  Keteladanan lebih keseharian KS dengan
sekolah bermakna/efektif dalam proses nilai yang dianut
kepemimpinan kepala sekolah
dibandingkan perintah atau
petunjuk lisan
 Kepala sekolah secara konsisten Kepemimpinan sekolah Kepemimpinan sekolah yang efektif KS Sepanjang  Warga sekolah dapat
menjaga kesesuaian antara apa yang mampu menerapkan menjadi kunci untuk kinerja sekolah, tahun ajaran mengikuti
diucapkan dengan apa yang ciri-ciri kepemimpinan kinerja guru, kinerja tenaga kepemimpinan kepala
dilakukan dalam proses yang efektif kependidikan sekolah dalam sekolah
kepemimpinannya  Perilaku kepala sekolah
mencapai visi, misi, dan tujuan
 Kepemimpinan kepala sekolah jadi teladan bagi warga

66 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
INDIKATOR
URAIAN KEGIATAN ALASAN PEMILIHAN INDIKATOR SASARAN ASI HASIL
PEMENUHAN
PEMENUHAN

dilakukan sesuai dengan situasi dan sekolah sekolah


kondisi sekolah
 Kepala sekolah bersama dengan Warga sekolah mudah  Kemudahan mengakses informasi Kepala sekolah Sepanjang  Sekolah memiliki
warga sekolah membuat mekanisme mengakses informasi dan pengaduan terkait dengan tahun ajaran mekanisme pengaduan
pengaduan terhadap pengelolaan dan pengaduan terkait pengelolaan sekolah merupakan terkait dengan
sekolah, seperti menggunakan dengan pengelolaan bagian dari indikasi good pengelolaan sekolah
kotapengaduan, SMS, email, dll. governance.  Sekolah menyediakan
sekolah
 Kepala sekolah mengumumkan  Kemudahan mengakses informasi media pengaduan
(lisan/tulisan) mengenai keterbukaan dan pengaduan terkait dengan  Warga sekolah dapat
informasi terkait dengan pengelolaan pengelolaan sekolah akan memberikan masukan,
sekolah kepada para pemangku membuka peluang yang lebih koreksi, gagasan
kepentingan sekolah besar dalam proses peningkatan dengan mudah untuk
 Kepala sekolah/pihak yang mutu secara berkelanjutan perbaikan dan
ditugaskan merespon pengaduan-  Kemudahan mengakses informasi peningkatan mutu
pengaduan yang masuk ke sekolah dan pengaduan terkait dengan sekolah
pengelolaan sekolah akan  Iklim organisasi
mempermudah kepala sekolah (sekolah) terbuka
dan warga sekolah lainnya untuk
memperbaiki kekurangannya

67 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


7. STANDAR PEMBIAYAAN

WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

Penyusunan RKS dan RKAS dilakukan dengan Ada unsur masyarakat yang Keterlibatan masyarakat Kepala sekolah, Lokakarya/  Masyarakat memiliki
mengundang/menghadirkan unsur-unsur berpartisipasi dalam rapat dalam penetapan biaya guru, komite rapat komitmen yang lebih
Kepala sekolah, guru, komite sekolah, penetapan besaran sekolah merupakan bagian sekolah, perwakilan penyusunan tinggi untuk
perwakilan orang tua, tokoh masyarakat, pembiayaan yang harus penting dari penguatan orang tua, tokoh RKAS/RKT kemajuan sekolah
 Ada kesepakatan
aparat RT, RW, Kelurahan, dan stakeholders ditanggung oleh orang tua komitmen (rasa memiliki) masyarakat, aparat
warga sekolah dan
lainnya yang memungkinkan murid masyarakat terhadap RT, RW, Kelurahan stakeholders sekolah
sekolah mengenai besaran
biaya per bulan yang
harus ditanggung
orang tua siswa/wali
murid untuk biaya
operasional sekolah
 Sebelum sekolah mengalokasikan biaya Besaran biaya operasi non- Setiap pengeluaran biaya Kepala sekolah, Pada saat  RKAS disusun
operasi non-personalia, terlebih dahulu personalia dihitung oleh sekolah harus bendahara sekolah, penyusunan dengan mengikuti
dianalisis standar biaya per berdasarkan standar biaya didasarkan pada komite sekolah RKAS standar biaya yang
sekolah/program keahlian per sekolah/ program pertimbangan rasional dan berlaku
 Rapat penyusunan RKAS menyetujui  Sekolah memiliki
keahlian dapat
besaran biaya operasi non personalia besaran biaya
berdasarkan standar biaya per dipertanggungjawabkan operasi non
sekolah/program studi baik secara internal personalia
maupun eksternal sekolah, berdasarkan standar
karenanya biaya yang biaya persekolah/

68 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

dikeluarkan harus program keahlian


mengikuti standar yang
berlaku atau yang
diberlakukan oleh sekolah
sesuai dengan aturan yang
ditetapkan pemerintah

 Sebelum sekolah mengalokasikan biaya Besaran biaya operasi non- Besaran biaya yang Kepala sekolah, Pada saat  RKAS disusun
operasi non-personalia, terlebih dahulu personalia dihitung dihitung berdasarkan bendahara sekolah, penyusunan dengan mengikuti
dianalisis standar biaya per rombel berdasarkan standar biaya perbandingan dengan komite sekolah RKAS standar biaya yang
 Rapat penyusunan RKAS menyetujui per rombongan belajar rombel akan berlaku
besaran biaya operasi non personalia  Sekolah memiliki
mempermudah sekolah dan
berdasarkan standar biaya per rombel informasi mengenai
stakeholders dalam menilai satuan biaya operasi
efektiftas dan efisiensi biaya non-personalia per
sekolah rombel

 Sebelum sekolah mengalokasikan biaya Besaran biaya operasi non- Besaran biaya yang Kepala sekolah, Pada saat  RKAS disusun
operasi non-personalia, terlebih dahulu personalia dihitung dihitung berdasarkan bendahara sekolah, penyusunan dengan mengikuti
dianalisis standar biaya per peserta didik berdasarkan standar biaya perbandingan dengan komite sekolah RKAS standar biaya yang
 Rapat penyusunan RKAS menyetujui per peserta didik peserta didik akan berlaku
besaran biaya operasi non personalia  Sekolah memiliki
mempermudah sekolah dan
berdasarkan standar biaya per peserta informasi mengenai
didik stakeholders dalam menilai satuan biaya operasi
efektiftas dan efisiensi biaya non-personalia per
sekolah peserta didik

69 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

 Sebelum sekolah mengalokasikan biaya Sekolah menghitung Setiap pengeluaran biaya Kepala sekolah, Pada saat  RKAS disusun
ATS, terlebih dahulu dianalisis standar besaran persentase oleh sekolah harus bendahara sekolah, penyusunan dengan mengikuti
pembiayaan yang berlaku/diberlakukan minimum biaya ATS didasarkan pada komite sekolah RKAS standar biaya yang
 Rapat penyusunan RKAS menyetujui berdasarkan standar pertimbangan rasional dan berlaku
persentase minimum biaya ATS  Persentase biaya ATS
pembiayaan dapat
berdasarkan standar pembiayaan yang ditetapkan
berlaku/diberlakukan dipertanggungjawabkan berdasarkan standar
baik secara internal pembiayaan
maupun eksternal sekolah,
karenanya biaya yang
dikeluarkan harus
mengikuti standar yang
berlaku atau yang
diberlakukan oleh sekolah
sesuai dengan aturan yang
ditetapkan pemerintah

 Sebelum sekolah mengalokasikan biaya Sekolah menghitung Setiap pengeluaran biaya Kepala sekolah, Pada saat  RKAS disusun
BAHP, terlebih dahulu dianalisis standar besaran persentase oleh sekolah harus bendahara sekolah, penyusunan dengan mengikuti
pembiayaan yang berlaku/diberlakukan minimum biaya BAHP didasarkan pada komite sekolah RKAS standar biaya yang
 Rapat penyusunan RKAS menyetujui berdasarkan standar pertimbangan rasional dan berlaku
persentase minimum biaya BAHP  Persentase biaya
pembiayaan dapat
berdasarkan standar pembiayaan yang BAHP ditetapkan
berlaku/diberlakukan dipertanggungjawabkan berdasarkan standar
baik secara internal pembiayaan
maupun eksternal sekolah,
karenanya biaya yang

70 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

dikeluarkan harus
mengikuti standar yang
berlaku atau yang
diberlakukan oleh sekolah
sesuai dengan aturan yang
ditetapkan pemerintah

 Rapat RKAS menganalisis kebutuhan Sekolah menghitung Untuk kepentingan Kepala sekolah, Pada saat RKAS mengalokasi dana
biaya selain biaya operasi non personalia, besaran biaya operasi pengelolaan keuangan bendahara sekolah, penyusunan untuk membiayai
ATS, dan BAHP selain biaya operasi non sekolah, sekolah harus komite sekolah RKAS operasi sekolah selain
 Rapat RAKS menetapkan biaya sekolah personalia, ATS, dan BAHP menghitung semua biaya operasi operasi
selain biaya operasi non personalia, ATS,
pengeluaran sekolah untuk non personalia, ATS, dan
dan BAHP
setiap tahunnya. BAHP

 Kepala sekolah dan bendahara sekolah Kemudahan mengakses Akses dokumen keuangan Kepala sekolah, Sepanjang Warga sekolah dapat
mempublikasikan dokumen RKAS kepada dokumen pengelolaan sekolah yang mudah bagi bendahara sekolah, tahun ajaran dengan mudah
warga sekolah pembiayaan sekolah pihak-pihak komite sekolah mengakses dokumen
 Kepala sekolah dan bendahara sekolah berkepentingan merupakan pengelolaan keuangan
mempublikasikan laporan keuangan
bagian dari implementasi sekolah
sekolah secara berkala. Misal per tiga
bulan sekali, per semester sekali, dsb. transaparansi (good
governance)

 Dalam penyusunan RKAS, Kepala sekolah, Besaran perolehan dana Penyusunan keuangan Kepala sekolah, Pada saat Dokumen RKAS
bendahara sekolah, komite sekolah yang bersumber dari sekolah harus bendahara sekolah, penyusunan mencantumkan rencana
mengidentifikasi besaran semua Pemerintah Pusat, mengidentifikasi semua komite sekolah RKAS pemasukan keuangan
pemasukan keuangan sekolah secara Pemerrintahan Provinsi, pemasukan keuangan sekolah per sumber

71 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

komprehensif Pemerintahan Kab./Kota, sekolah, sehingga sekolah masukan dan secara


orang tua siswa, dan dapat dengan mudah keseluruhan
masyarakat memetakan pemenuhan
kebutuhan biaya
 Dalam penyusunan RKAS diketahui operasional & investasi
ancangan jumlah pemasukan keuangan sekolah ketika menyusun
sekolah secara keseluruhan dan per RKAS
sumber pemasukan
 Setiap uang yang dikeluarkan sekolah Sekolah menyusun laporan Laporan pembiayaan Kepala sekolah, Sepanjang Sekolah memiliki
disertai dengan bukti otentik pengelolaan pembiayaan merupakan bagian dari bendahara sekolah, tahun ajaran laporan pengelolaan
 Setiap realisasi pengeluaran dan akuntabilitas pengelolaan komite sekolah, keuangan sekolah
pemasukan keuangan sekolah direkap keuangan sekolah, yang departemen/
sesuai dengan ketentuan akuntasi yang
akan digunakan untuk program studi
berlaku
 sekolah menyusun laporan keuangan kepentingan internal dan masing-masing, PTK
beradasarkan sistem akuntansi keuangan eksternal sekolah.
Negara
 Kepala sekolah dan bendahara sekolah Kemudahan akses terhadap  Kemudahan akses Kepala sekolah, Sepanjang Warga sekolah dapat
mempublikasikan dokumen RKAS kepada laporan pengelolaan informasi pengelolaan bendahara sekolah, tahun ajaran dengan mudah
warga sekolah keuangan keuangan merupakan komite sekolah mengakses dokumen
 Kepala sekolah dan bendahara sekolah bagian dari good pengelolaan keuangan
mempublikasikan laporan keuangan governance.
sekolah
sekolah secara berkala. Misal per tiga  Kemudahan akses
bulan sekali, per semester sekali, dsb. informasi pengelolaan
keuangan akan
membangun
“kepercayaan” dan

72 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

komitmen (rasa
memiliki) para
pemangku kepentingan
terhadap sekolah

73 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


8. STANDAR PENILAIAN

WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

 Workshop penyamaan persepsi tentang Guru membuat rancangan Untuk memperoleh data wakasek bidang Awal tahun Sekolah memiliki buku
teknik-teknik penilaian yang sesuai dengan penilaian yang pengukuran dengan hasil kurikulum dan guru panduan tentang teknik
data hasil belajar yang akan diperoleh. menggunakan berbagai yang tepat dibutuhkan penilaian sesuai dengan
 Penyusunan buku panduan tentang teknik
teknik penilaian, misal tes teknik penilaian yang valid karakter hasil belajar
penalaian yang berlaku di sekolah
 Review draft panduan teknik penilaian untuk prestasi belajar, dan reliabel. Dengan mata pelajaran.
melalui wokshop sehingga menghasilkan pengamatan untuk demikian setiap penilaian
model yang mengandung unsur inovatif perilaku, lembar penilaian harus dirancang dengan
sesuai standar penilaian. untuk proses pencapaian memperhatikan berbagai
 In House Traning bagi semua guru dalam kompetensi teknik penilaian.
menggunakan teknik-teknik penilaian
 Workshop penyamaan persepsi tentang Guru menyusun instrumen Instrumen penilaian yang Guru Awal tahun Sekolah memiliki
pengembangan instrumen penilaian yang yang memenuhi syarat dikembangkan oleh guru instrumen atau bank soal
memenuhi syarat substansi, konstruksi, dan substansi, konstruksi, dan akan lebih bermakna dan yang dibuat oleh guru.
bahasa.
bahasa tepat sasaran dalam
 Masing-masing guru mengembangkan
instrumen pada setiap mata pelajaran yang pengukuran hasil belajar.
diampu. Dengan demikian dianggap
 Uji coba instrumen yang bekerjasama penting dan dijadikan
dengan sekolah lain untuk menjaga indikator pemenuhan
reliabilitas dan validitas alat ukur (khusus standar penilaian jika
untuk instrumen ujian akhir semester) instrumen dikembangkan
 Pemanfataan instrumen dalam kegiatan
oleh masing-masing guru.
evauasi
 Pendokumentasian instrumen sebagai bank

74 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

soal sekolah.

 Workshop penyamaan persepsi tentang Satuan pendidikan Instrumen yang baik adalah Guru Awal tahun Sekolah memiliki
pengujian validasi instrumen. melakukan validitas instrumen yang memiliki instrumen atau bank soal
 Uji coba instrumen yang bekerjasama empirik terhadap tingkat validitas yang baik yang dibuat oleh guru.
dengan sekolah lain untuk menjaga validitas
instrument penilaian dan teruji secara empirik.
alat ukur (khusus untuk instrumen ujian
akhir semester)

 Pemanfataan instrumen dalam kegiatan


evaluasi.
 Pendokumentasian instrumen sebagai bank
soal sekolah.
 Workshop penyamaan persepsi tentang Satuan pendidikan memiliki Persyaratan instrumen Guru Awal tahun Sekolah memiliki
kriteria instrumen yang baik. instrumen yang berkualitas yang baik adalah yang instrumen atau bank soal
 Guru mengembangkan instrumen mampu mengukur dari apa yang dibuat oleh guru.
 Uji coba instrumen yang bekerjasama
yang akan diukur, memiliki
dengan sekolah lain untuk menjaga validitas
alat ukur (khusus untuk instrumen ujian daya pembeda, dan reliabel.
akhir semester)
 Pemanfataan instrumen dalam kegiatan
evaluasi.
 Pendokumentasian instrumen sebagai bank
soal sekolah.
 Setelah melakukan ulangan, guru Siswa menerima informasi Tujuan dari kegiatan Guru Harian Siswa menerima
memeriksa lembar jawaban hasil ulangan harian evaluasi adalah mengukur informasi hasil ulangan

75 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

 Mengolah data hasil ulangan menjadi kemampuan atau harian yang dibuktikan
infrormasi yang bermakna bagi peserta kompetensi peserta didik. dengan pengumuman
didik. Oleh karena itu peserta pada papan
 Membagian hasil ulangan kepada peserta
didik berhak memperoleh pengumuman.
didik setelah data hasil ulangan direkap oleh
guru informasi tentang hasil-
hasil ulangan umum.

 Setelah melakukan ulangan, guru Guru menyampaikan hasil Kompetensi peserta didik Guru Harian Siswa menerima
memeriksa lembar jawaban penilaian akhir kepada yang diukur memiliki informasi hasil ulangan
 Mengolah data hasil ulangan menjadi peserta didik dalam bentuk berbagai dimensi. Nilai harian yang dilengkapi
infrormasi yang bermakna bagi peserta
satu nilai disertai deskripsi yang dikeluarkan dengan deskripsi makna
didik.
 Membagian hasil ulangan kepada peserta mengandung makna yang nilai ulangan.
didik setelah data hasil ulangan direkap oleh multitafsir oleh karena itu
guru. Pada nilai dijelaskan tentang makna perlu dijelaskan dari makna
dari nilai-nilai tersebut nilai tersebut.

 Setelah melakukan ulangan, guru Guru memberikan remidi Pembelajaran memiliki Guru Harian Jadwal remedial
memeriksa lembar jawaban pada siswa yang belum prinsip ketuntasan. Setiap
 Mengolah data hasil ulangan menjadi mencapai KKM peserta didik berhak Laporan kegiatan
infrormasi yang bermakna bagi peserta remedia yang membuat
memperoleh pelayanan
didik. tanggal, waktu, tempat,
 Membagian hasil ulangan kepada peserta guru jika mereka belum
mencapai KKM melalui materi yang
didik setelah data hasil ulangan direkap oleh
remidi. Tujuan remidi disampaikan, jumlah
guru.
 Guru memberi kegiata remidi terhadap adalah memberi peserta didik, dan guru

76 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

pokok bahasan yang belum berhasil dicapoi kesempatan bagi peserta mengajar.
siswa pada waktu yang telah ditentukan didik untuk menuntaskan
KKM

 Workshop penyamaan persepsi tentang Guru menggunakan Untuk memperoleh data wakasek bidang Awal tahun Sekolah memiliki buku
teknik-teknik penilaian yang sesuai dengan berbagai teknik penilaian pengukuran dengan hasil kurikulum dan guru panduan tentang teknik
data hasil belajar yang akan diperoleh untuk menilai hasil belajar yang tepat sesuai aspek penilaian sesuai dengan
(kognitif, afektif, dan psikomotor)
kognitif, keterampilan, dan kognitif, afektif, dan karakter hasil belajar
 Penyusunan buku panduan tentang teknik
penalaian yang berlaku di sekolah afektif keterampilan dibutuhkan mata pelajaran.
 Review draft panduan teknik penilaian teknik penilaian yang valid
melalui wokshop sehingga menghasilkan dan reliabel. Dengan
model yang mengandung unsur inovatif demikian setiap penilaian
sesuai standar penilaian. harus dirancang dengan
 In House Traning bagi semua guru dalam memperhatikan berbagai
menggunakan teknik-teknik penilaian
teknik penilaian dan aspek
yang akan dinilai

 Workshop penyamaan persepsi tentang Guru mengolah/ Analisis hasil penilaian wakasek bidang Akhir tahun Setiap guru memiliki
analisis hasil penilaian untuk kegiatan menganalisis hasil penilaian merupakan tindak lanjut kurikulum dan guru dokumen hasilanalisis
perbaikan, mengetahui kemajuan dan untuk mengetahui upaya monitoring dan penilaian dan dokumen
kesulitan belajar siswa
kemajuan dan kesulitan laporan hasil belajar untuk hasil untuk kegiatan
 Melakukan analisis hasil penilaian oleh
masing-masing guru. belajar siswa kegiatan perbaikan, perbaikan.
 Kajian analisis hasil penilaian melalui mengetahui kemajuan dan
wokshop sehingga menghasilkan keputusan kesulitan belajar. Analisis
untuk melakukan perbaikan. hasil penilaian merupakan
 Pendokumentasian hasil penilaian kegiatan pemaknaan dari

77 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

perbaikan. pengumpulan dokumen


hasil penilaian.

 Setelah melakukan ulangan, guru Guru memanfaatkan hasil Hasil penilaian memiliki Guru Akhir tahun Setiap guru memiliki
memeriksa lembar jawaban penilaian banyak manfaat, yaitu tidak dokumen hasilanalisis
 Mengolah data hasil ulangan menjadi sekedar mengukur penilaian dan dokumen
infrormasi yang bermakna bagi peserta
kompetensi siswa tetapi hasil untuk kegiatan
didik.
 Memanfaatkan data hasil penilaian untuk cerminan dari rangkaian perbaikan.
perbaikan pembelajaran di masa yang akan proses pembelajaran. Oleh
datang. karena itu hasil penilaian
 Pe Pendokumentasian hasil penilaian untuk harus dimaknai dan
dibandingkan dengan hasil penilaian yang dimanfaatkan untuk
akan datang. perbaikan pembelajaran
dan laporan kepada pihak-
pihak terkait.

 Setelah melakukan ulangan, guru Setiap akhir semester, guru Melaporkan hasil penilaian Guru Akhir tahun Setiap guru memiliki
memeriksa lembar jawaban melaporkan hasil penilaian merupakan bagian dari dokumen hasilanalisis
 Mengolah data hasil ulangan menjadi pelaksanaan prinsip penilaian dan dokumen
infrormasi yang bermakna bagi peserta
akuntabilitas dalam hasil penilaian dalam
didik.
 Melaporkan hasil penilaian kepada pihak pendidikan. bentuk laporan.
sekolah yang selanjutnya disampaikan
kepada para stakeholder terkait.
 Setelah melakukan penilaian aspek akhlak Guru melaporkan hasil Penilaian akhlak menjadi Guru Akhir tahun Setiap guru memiliki
(yang terkait dengan mata pelajaran), penilaian akhlak kepada sangat penting untuk dokumen hasilpenilaian
melaporkan hasil penilaian akhlak kepada guru agama disaampaikan kepada guru

78 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

guru agama) agama agar dapat akhlak


 Melaporkan hasil penilaian akh;lak kepada ditindaklanjuti perbaikan
pihak sekolah. dan pembinaan secara Guru agama mnerima
terarah laporan dalam bentuk
deskripsi akhlak yang
perlu diperbaiki.

 Setelah melakukan penilaian aspek Guru melaporkan hasil Penilaian kepribadian Guru Akhir tahun Setiap guru memiliki
kepribadian (yang terkait dengan mata penilaian kepribadian menjadi sangat penting dokumen hasilpenilaian
pelajaran), melaporkan hasil penilaian kepada guru PKN untuk disaampaikan akhlak
akhlak kepada guru PKn.
kepada guru PKn agar
 Melaporkan hasil penilaian akh;lak kepada Guru PKn menerima
pihak sekolah. dapat ditindaklanjuti
perbaikan dan pembinaan laporan dalam bentuk
secara terarah deskripsi akhlak yang
perlu diperbaiki.

 Rapat koordinasi menentukan nilai akhir Satuan pendidikan Nilai akhir peserta didik Kepala Sekolah, Akhir Notulensi rapat dewan
peserta didik mengadakan rapat dewan merupakan putusan yang Guru BK dan Guru semester guru dalam menentukan
 Menetapkan kelulusan guru untuk menentukan akan dipublikasikan secara kelas/mata nilai akhir peserta didik
 Mempublikasikan kepada pihk terkait dan
nilai akhir peserta didik luas dan akan menjadi pelajaran (termasuk kenaikan kelas
orang tua siswa
(termasuk kenaikan kelas laporan kemajuan peserta dan kelulusan)
dan kelulusan) didik bagi orang tuanya
masing-masing karena itu
perlu dirapatkan oleh
dewan guru.

 Rapat koordinasi menentukan kriteria Satuan pendidikan Kriteria kenaikan kelas dan Kepala Sekolah, Awal  Notulensi rapat dewan

79 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

kenaikan kelas dan KKM melaksanakan: kriteria KKM menjadi acuan dalam Guru BK dan Guru semester guru tentang kriteria
 Mempublikasikan kepada pihk terkait dan kenaikan kelas, KKM menentukan lulusan dan kelas/mata kenaikan kelas dan
orang tua siswa tentang kriteria kenaikan menjadi target bagi semua pelajaran KKM.
kelas dan KKM  Ketetapan kriteria
siswa dalam mencapai
kenaikan kelas dan
ketuntasan belajar karena KKM dalam surat
itu sekolah harus keputusan
memfasilitasi dengan baik
pencapaian setiap mata
pelajaran.

 Rapat koordinasi menentukan nilai akhir Satuan pendidikan Nilai akhir peserta didik Kepala Sekolah, Akhir  Notulensi rapat dewan
peserta didik melaporkan hasil penilaian merupakan putusan hasil Guru BK dan Guru semester guru dalam
 Menetapkan kelulusan setiap akhir semester belajar yang perlu kelas/mata menentukan nilai akhir
 Menyampaikan hasil penilaian kepada kepada semua peserta didik
diketahui oleh peserta didik pelajaran
orang tua siswa orangtua/wali siswa.  Dokumentasi serah
dan orang tuanya karena terima dokumen hasil
orang tua/wali adalah penilaian kepada orang
pihak yang “menitipkan” tua siswa
pendidikan anak-anaknya
kepada pihak sekolah

 Menetapkan kriteria hasil UN dari sekolah Satuan pendidikan Hasil Ujian Nasional dari Kepala sekolah dan Awal tahun  Dikumen ketetapan
pada jenjang dibawahnya yang dapat memanfatkan hasil UN sekolah pada jenjang guru ajaran kriteria hasil UN yang
diterima. untuk seleksi masuk, dibawahnya perlu menjadi yang dapat diterima.
 Melaksanakan seleksi administratif
acuan seleksi masuk

80 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

berdasarkan hasil UN sebagai bentuk


 Melaksanakan seleksi akademik jika kepercayaan antar sekolah,
dianggap perlu sesuai kebijakan sekolah lebih selektif, dan efisiensi
masing-masing.
dalam penyelenggaraan
pendidikan.

 Mempelajari ketetapan batas kelulusan UN Satuan pendidikan memiliki Sekolah Standar Nasional Guru Awal  Kisi kisi-kisi soal
 Mengembangkan estimasi kisi-kisi soal UN rata-rata UN setinggi UN merupakan sekolah yang semester estimasi UN
 Mengembangkan instrumen (soal) yang SSN telah memenuhi  instrumen (soal) yang
setara UN setara UN
persyaratan minimal dala
 Tryout untuk peserta didik yang akan  jadwal tryout untuk
menghadpi UN penyelenggaraan peserta didik yang akan
pendidikan. Dengan menghadpi UN
demikian secara rasional
akan mebghasilkan lulusan
yang berkualitas yang
ditunjukkan dengan rata-
rata UN sama denga atau
lebih tinggi dari standar.

 Mengembangkan instrumen penilaian yang Satuan pendidikan Daya serap peserta didik Wakasek kurikulum Akhir  Kisi kisi-kisi soal
didasarkan pada tingkat kesulitan UN. memanfaatkan hasil terhadap isi materi dan guru semester estimasi UN
 Melaksanakan test analisis daya serap pelajaran dapat dijadikan  instrumen (soal) yang
 Pengolahan hasil tes yang diarahkan pada setara UN
estimasi terhadap
pengukuran daya serap matei ajar  Deskripsi analisis daya
 Laporan dan tindak lanjut penguasaan kompetensi. serap.
Daya serap diukur melalui
test. Hasil analisis data

81 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

tentang daya serap sangat


bermanfaat untuk
meningkatkan kinerja
pembelajaran supaya dapat
mencapai KKM dan
kelulusan UN.

 Menyusun panduan penilaian tes praktek Guru melakukan penilaian Tes praktek merupakan tes Guru Akhir  Kisi kisi pengembangan
sesuai dengan materi praktek. terhadap perilaku kerja perbuatan yang hasilnya semester tes praktek
 Review panduan penilaian tes praktek oleh siswa sewaktu praktik di berupa produk atau  Pengembangan
tim ahli yang ditunjuk instrumen penilaian tes
bengkel perilaku yang sesuai
 Menyelenggarakan tes praktek praktek
 Mengolah hasil penilaian praktek dan dengan harapan tujuan
melaporkannya pembelajaran. Proses
penilaian uji praktek adalah
pengamatan atau observasi.

 Menyusun panduan penilaian produk sesuai Guru menilai produk hasil Penilaian produk Guru Akhir  Kisi kisi pengembangan
dengan materi praktek. praktik siswa merupakan bagian dari semester penilaian produk
 Review panduan penilaian produk oleh tim portofolio hasil belajar yang  Pengembangan
ahli yang ditunjuk instrumen penilaian
dinilai sesuai dengan
produk.
harapan tujuan
 Menyelenggarakan penilaian produk oleh pembelajaran. Proses

82 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

guru penilaian produk adalah


 Mengolah hasil penilaian produk dan observasi produk hasil
melaporkannya praktek.

 Memerika dan mereview setiap kisi-kisi soal Pemantauan terahadap Kualitas soal memiliki Wakasek kurikulum Awal  Kisi-kisi soal dan butir
yang dikembangkan oleh guru kualitas soal kedudukan yang penting dan Guru semester soal yang
 Memeriksa dan mereview setiap butir soal dalam mengukur dikembangkan oleh
yang dikembangkan oleh guru atau pihak guru
keberhasilan belajar.
lain  Berita acara review
 Melakukan uji coba kualitas soal Kualitas soal ditentukan kisi-kisi dan butir soal
 Melakukan dkumentasi soal dalam bank soal oleh tingkat validitas,
milik sekolah reliabilitas, daya pembeda,
dan kualitas distraktor
(pilihan ganda). Setiap soal
yang dikembangkan harus
dipantau agar mampu
megukur apa yang akan
diukur. Soal yang kualitas
rendah harus dibuang

dan tidak perlu digunakan.

 Membentuk panitia penyelenggaraan tes Pemantauan terhadap Pemantauan pelaksanaan Guru Akhir  Panduan
 Menggandakan soal sesuai jumlah siswa pelaksanaan ujian ujian merupakan bagian semester penyelenggaraan ujian
 Menetapkan jadwal ujian yan berisi yang sangat menentukan  Surat pernyataan
tanggal/hari, waktu, tempat, mata ujian, pengawas di atas
dalam kegiatan penilaian.
dan pengawas ujian. materai
 Membuat pedoman atau ketentuan Jika pelaksanaan ujian  Sampel soal dan lembar

83 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


WAKTU/DUR
ALASAN PEMILIHAN
URAIAN KEGIATAN INDIKATOR PEMENUHAN SASARAN ASI HASIL
INDIKATOR
PEMENUHAN

penyelenggaraan ujian tidak tertib, banyak jawaban


 Setiap pengawas membuat surat pernyataan kecurangan, dan dengan
untuk berlaku jujur, disiplin, menjaga suasana yang tidak
ketertiban, serta tidak melakukan tindakan
kondusif maka hasil ujian
yang mengarah pada perbuatan membantu
siswa dalam pengerjaan soal selama ujian dianggap tidak sah. Oleh
berlangsung. karena ini perlu
 Melaksanakan ujian dengan tertib pemantauan yang ketat
 Memeriksa hasil ujian, mengolah, dan dalam penyelenggaraan
melaporkan. ujian

84 Rencana Pengembangan Sekolah | SMK Negeri 1 Sragen


BAB III

PENUTUP

Program Kerja ini diharapkan dapat dijadikan acuan sekolah untuk mencapai
tujuan dalam pengembangan sekolah melalui 8 standar nasional pendidikan.
Berhasil tidaknya program kerja ini sangat tergantung dukungan dan kerja sama
dari semua pihak yang terkait.

Untuk itu kami Tiem Pengembang Sekolah sangat mengharap komitmen dan
tanggungjawab dari semua Personil Tim Pengembang Sekolah untuk
mengkoordinasi semua lini agar proram kerja yang telah disusun dapat terlaksana
dan mencapai tujuan dengan maksimal.