Analisis Measurement Performance
PT. Kimia Farma Indonesia.Tbk
( Tugas Akuntansi Manajemen )
Disusun Oleh :
Sandra Hanania / 120110180024
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Padjadjaran
2019
1. Analisis Financial Measurement
Return on Sales (ROS) merupakan rasio profitabilitas yang menampilkan tingkat keuntungan
perusahaan setelah pembayaran biaya-biaya variabel produksi seperti upah pekerja, bahan baku,
dan lain-lain sebelum dikurangi pajak dan bunga. Rasio ini menunjukkan tingkat keuntungan
yang diperoleh dari setiap rupiah penjualan yang juga disebut margin operasional (operating
margin) atau Margin pendapatan operasional (operating income margin). Berikut ini rumus untuk
menghitung return on sales (ROS).
ROS = Operating Income / Revenue * 100%
ROS = 892.565.000 / 4.879.559.000. * 100%
= 18.29191941%
Jadi, tingkat pengembalian penjualan atau Return on Sales (ROS) adalah sebesar
18.29191941% Hal ini berarti laba penjualan yang diperoleh Dapur Ina di setiap total
penjualannya sebesar 18.29191941% Laba dari total penjualan yang tidak terlalu besar
disebabkan oleh tingginya COGS, terutana untuk fixed costnya, seperti sewa, karyawan, dll.
2.
3. Analisis Non Financial Measurement
Balance Scorecard
Balance scorecard adalah alat untuk menerjemahkan visi dan misi perusahaan .Untuk
mengevaluasi performance atau kinerja suatu perusahaan, baik perusahaan manufaktur
maupun perusahaan jasa, dapat dilihat dari faktor-faktor internal dan eksternal
perusahaan. Beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi perkembangan perusahaan
antara lain perkembangan politik, ekonomi makro , sosial , budaya, dan kebijakan
pemerintah. Sedangkan dari faktor internal yang mempengaruhi perkembangan
perusahaan adalah dari aspek finansial ataupun dari aspek kinerja manajerial. Penilaian
kinerja perusahaan secara internal salah satunya dapat dilihat dari Balance Scorecard.
Balance Scorecard adalah suatu konsep untuk mengukur apakah aktivitas-aktivitas
operasional dalam suatu perusahaan sejalan dengan visi dan strategi perusahaan dalam
mencapai tujuannya. Balance Scorecard menejermahkan visi dan misi perusahaan dalam
tujuan operasional dan ukuran kinerja kedalam 4 perspektif yakni
Perspektif Strategi Uraian Strategi Indikator
Keuangan Pertumbuhan Program ekspor Melakukan ekspor
keuntungan yang Peningkatan brand melalui 11 agen di luar
berkelanjutan image Indonesia dan
meningkatkan kerja
sama dengan beberapa
perusahaan lain
Pelanggan Produk yang Memproduksi dengan Teknologi yang dimiliki
berkualitas teknologi yang oleh Ultrajaya seperti
mutakhir pengolahan dengan
sistem UHT yang
menghasilkan
kepercayaan masyarakat
terhadap produk
Ultrajaya
Proses Bisnis Peningkatkan Meningkatkan banyak Memproduksi berbagai
Internal kualitas produk produk macam produk seperti
susu, jus buah dan
minumah teh
Peningkatan laba Meningkatkan kinerja Meningkatkan kapasitas
operasional produksi dengan
menambah lini-lini
produksi untuk
meningkatkan kapasitas
produk
Pembelajaran Meningkatkan Budaya kompetensi Penempatan karyawan
dan kualitas kinerja seluruh karyawan yang sesuai dengan
Pertumbuhan yang lebih baik Ultrajaya kemampuan, melakukan
training pada karyawan
Strategy Map
2.5.1. Strategy Map
Peningkatan Laba yang
berkelanjutan
Financial Perspective
Kepuasan dan kepercayaan
Customer Perspective Pelanggan Baru
pelanggan terhadap produk Customer retain
ultrajaya
Internal Business Meningkatkan kualitas
Peningkatan Laba
Process Perspective dan produktivitas
Learning & Growth Meningkatkan gaji pegawai
Perspective sehingga performa pegawai
meningkat
Implementasi strategi PT. Ultrajaya diterapkan dalam program-program yang akan dilakukan
secara bertahap di masa yang akan datang dan implementasi perusahaan diterapkan dalam
Balance Scorecard dan Peta Strategi.