Anda di halaman 1dari 14

Presentasi Kasus Bangsal

Stroke Haemorragic

Identitas Pasien
Nama: Tn.S
Umur: 61 tahun
Alamat: Bojongsari Rt 01/05
Pekerjaan: Pedagang
Agama: Islam
Jenis kelamin: laki-laki

Subyektif
Keluhan Utama: Kelemahan anggota gerak kanan,

tidak bisa bicara dengan jelas


Riwayat penyakit sekarang:
o Onset: 3 hari yang lalu (masuk RSMS tgl 5 12
2015)
o Kronologi: Pasien sedang duduk dibangku tiba-tiba
terjatuh mendadak lalu anggota gerak kanan tidak
bisa digerakkan, gangguan berbicara, nyeri kepala
hebat, muntah hebat, kemudian pasien dibawa ke RS
Harapan ibu, di RS HI dilakukan pemeriksaan
penunjang berupa CT-Scan lalu di dapatkan
gambaran lesi hiperdens pada ventrikel lateralis
sinistra dan thalamus sinistra

Kuantitas: Anggota gerak kanan pasien

melemah mendadak sehingga pasien sulit


melakukan aktifitas
Kualitas: Keluhan dirasakan semakin
memberat hingga pasien di rujuk ke RSMS
Gejala penyerta: tidak ada
Faktor yang memperingan: tidak ada
Faktor yang memperberat: tidak ada

Riwayat penyakit dahulu


Mempunyai riwayat Hipertensi grade 2

sejak 2 tahun yang lalu


Riwayat stroke di sangkal
Riwayat trauma pada kepala di sangkal
Riwayat penyakit keluarga
Riwayat keluhan yang sama disangkal
Riwayat hipertensi dan dm disangkal

Keadaan Sosial Ekonomi

Pasien adalah seorang pedagang dengan 1 istri dan


5 anak pasien merupakan keluarga dari ekonomi
menengah kebawah
Hubungan antara keluarga
Hubungan dengan anggota keluarga baik
Riwayat Gizi
Pasien makan 3x sehari dengan porsi cukup
Riwayat psikologis
Kondisi psikologis pasien baik
Riwayat Spiritual
Taat beribadah

Obyektif
Status Internus Pasien
1. Keadaan umum: Lemah
2. Tekanan darah : 180/100
3. Nadi: 98 x/menit
4. Suhu: 37,6C
5. Pernafasan: 20 x/menit
6. BB
7. TB
8. Paru: Sd vesikuler +/+, rh +/+, wh +/+
9. Jantung: s1>s2 reguler m -, G
10. Abdomen: supel datar timpani BU (+)N
11. Eks: hangat, edem (-)

Status Neurologis
Kesadaran: Compos mentis
Kwantitatif: GCS E4VafasiaM6
Kwalitatif:
Sensibilitas: Sdn
Badan: Eutrofi

Nervus cranialis
1. Tidak di lakukan
2. Sulit di nilai
3. Normal
4. Normal
5. Normal
6. Normal
7. Parese dextra pada sudut mulut, meringis,

mengembuskan pipi
8. Tidak dilakukan
9. Sdn
10. Denyut 98 x /menit
11. Normal
12. Parese ke arah kanan

Motorik
Superior

1.

Gerak T/B

2.

Kemampuan motorik 1/5

3.

Tonus N/N

4.

Trofi Eutrofi/Eutrofi

5.

RF +/+

6.

RP -/-

7.

Klonus -/-

Inferior

1.

Gerak T/B

2.

Kemampuan motorik 1/5

3.

Tonus N/N

4.

Trofi Eutrofi/Eutrofi

5.

RF +/+

6.

RP -/-

7.

Klonus -/-

Assesment
DK: Hemiparese Dextra, Afasia Global
DT: ICH Ventrikel Lateralis (S), Thalamus (S)
DE: Stroke Hemoragik
DD: Stroke Non Hemoragik

Planning
Diagnostik: Px darah rutin, Ekg, Kimia

darah, Ct Scan
Monitoring: keadaan umum dan tanda vital,
Efek samping obat
Usulan pemeriksaan: Pemeriksaan lab,
kimia klinik, Ekg, CT-Scan

Terapi
Farmakologi

Non-Farmakologi
O2 4 lpm Nk

Inf Mannitol 4 x 125 cc


Inf Nacl 0,9% 20 tpm
Inf Paracetamol 3 x 500 mg
Perdipin per 7 jam
P.O kalnex 3 x 500 mg
P.O Diovan 1 x 80 mg
P.O Amlodipin 2 x 10 mg
P.O Ranitidin 2 x 1 tab

Elevasi kepala 30
Keadaan umum dan tanda vital
Latihan menelan
Menggerakkan anggota tubuh yg

masih sehat

Edukasi
Menejelaskan tentang penyakit pasien kepada

keluarga pasien dan pasien itu sendiri


Sesekali menggerakan anggota tubuh bila sudah
bisa digerakkan
Dilatih untuk makan dan minum melalui mulut
Istirahat cukup dan kurangi stress
Kontrol tekanan darah
Prognosis
Ad vitam: ad bonam
Ad fungsionam: dubia