Anda di halaman 1dari 47

SENYAWA BIOAKTIF

ANTIINFEKSI
Kelompok 10:
1. Ike Purwanti (10513018)
2. Eduwardo

(10513030)

3. Ainun Nadhiroh (10513038)


4. Furika Arkani(10513048)

INFEKSI

Disebabkan oleh mikroba patogen:


Bakteri
Fungi
Virus
Parasit

ANTIBIOTIK
Antibiotik didefinisikan sebagai suatu senyawa yang dapat membunuh atau

menghambat pertumbuhan bakteri.

Jenis antibiotik yang dikategorikan berdasarkan struktur kimia adalah

sebagai berikut:

Penisilin (Penicillins)
Sefalosporin (Cephalosporins)
Aminoglikosida (Aminoglycosides)
Makrolid (Macrolides)
Sulfonamida (Sulfonamides)
Fluoroquinolones
Tetrasiklin (Tetracyclines)
Polipeptida (Polypeptides)

Sulfonamide

PENEMUAN ANTIBIOTIK
Pada tahun 1928, Alexander Fleming menemukan penisilin antibiotik

pertama yang dihasilkan oleh suatu jamur (mould) Penicilium notatum


yang tumbuh di atas cawan yang berisi bakteri Staphylococcus yang
sedang tumbuh

Selanjutnya walaupun telah diencerkan 800 kali kultur jamur tersebut tetap

dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

PENICILLIN DERIVATIVES

AMOKSISILIN

ENZYMATIC SYNTHESIS OF AMOXICILLIN


VIA A ONE-POT
ENZYMATIC HYDROLYSIS AND
CONDENSATION CASCADE PROCESS
IN THE PRESENCE OF ORGANIC COSOLVENTS
QI WU & CHUN-XIU CHEN & LI-LI DU & XIAN-FU LIN

INTRODUCTION

INTRODUCTION
Amoksisilin merupakan salah satu antibiotik -lactam dengan beberapa kelebihan:

aktivitas spektrum yang luas, kelarutan tinggi, kecepatan absorpsi tinggi, dan stabil pada
kondisi asam.

Gram-positive bacteria

Staphylococcus sp

Gram-negative bacteria

Pasteurella sp

Streptococcus (Streptococcus suis,

Mannheimia haemolytica

Streptococcus pneumoniae, ...) Haemophilus sp


Corynebacterium (Corynebacterium sp, ...)Actinobacillus sp
Clostridium (Clostridium perfringens,

Escherichia coli

Clostridium tetani, Clostridium sp, ...) Salmonella sp


Bacillus anthracis Moraxella sp
Listeria monocytogenes Fusobacterium sp
Erysipelothrix rhusiopathiae

EFEK SAMPING
amoksisilin tidak hanya membunuh bakteri patogen tetapi juga bakteri baik

yang merupakan flora alami usus


mual dan muntah
sakit perut
diare
gangguan pencernaan (dispepsia)
dubur gatal
reaksi alergi

Amoksisilin merupakan salah satu antibiotik -lactam dengan

beberapa kelebihan: aktivitas spektrum yang luas, kelarutan


tinggi, kecepatan absorpsi tinggi, dan stabil pada kondisi asam.

Sekarang ini, sebagian besar amoksisilin diproduksi dalam

industri dengan metode kimia seperti rute Dane anhidrida.

Kekurangan:

a. lebih dari 10 langkah


b. suhu rendah (30 C)
c. pelarut organik yang bersifat toksik, seperti methylene
chloride dan silylation reagents
d. Produksi 1kg amoksisilin akan menghasilkan 3040 kg
sampah non-recyclable

SINTESIS ENZIMATIK AMOKSISILIN


Dikatalisis oleh penicillin G acylase (PGA)
Kelebihan:

1. Mengurangi jumlah langkah-langkah reaksi


2. Mengurangi jumlah produk sampah

ANALISIS RETROSINTESIS

6-APA

D-HPGM

6-AMINOPENICILLANIC ACID (APA)

Hasil hidrolisis dari Penicilin G potassium salt (PGK)

Harga PGK lebih murah daripada 6-APA

PGA

PGK

p-Hydroksyphenylglycine methyl ester (D-HPGM)

+
D-HPGM

p-hydroksyphenylglycine

methanol

MATERIALS AND METHOD

Materials

1. Immobilized Penicillin Acylse (IPA) dari Escherichia


coli
2. p-OH-phenylglycine
3. Penicilin G potassium salt (PGK)
4. Ethylene Glycol (EG)
5. metanol
6. thionyl chloride
7. D-HPGM

Method
thionyl chloride ditambahkan tetes demi tetes ke

campuran p-OH-phenylglycine dan metanol di


bawah pengadukan kontinu dalam penangas es
Setelah penambahan, pindahkan dari penangas es

dan campuran diaduk pada suhu ruang


Campuran reaksi diuapkan dan p-OH-phenylglycine

methyl ester hydrochloride (HPGM.HCl) didapatkan


HPGM.HCl dilarutkan dalam air dan NaOH 4 M

untuk membentuk endapan HPGM.

SINTESIS D-HPGM

p-hydroxyphenylglycine

D-HPGM

Sintesis Enzimatik Amoxicillin

- reaksi enzimatik amoxicillin dilakukan dalam pengaduk vial pada 200


rpm
- media reaksi: buffer sodium phosphate dan EG
- penghentian reaksi dilakukan dengan penambahan air berlebih dan
menyaring enzim

MEKANISME SINTESIS REAKSI ENZIMATIK AMOKSISILLIN

PGA

Recycling of IPA

- setelah 10 jam, reaksi dihentikan dan campuran


hasil reaksi disaring
- IPA dicuci dengan campuran buffer-EG sebanyak
lima kali
- pelarut dipisahkan

RESULT AND
DISCUSSION

OPTIMIZATION OF ENZYMATIC CASCADE


PROCESS IN WATER MEDIA
6-Aminopenicillanic acid diproduksi melalui hidrolisis PGK
oleh PGA dalam air. Kebanyakan reaksi sintesis amoxicillin
dilakukan dengan media air.
berdasarkan hasil dari percobaan ini hidrolisis PGK
dalam larutan penyangga alkali (pH 7-8) lebih efisien
daripada dalam asam (pH 6). Hal ini disebabkan karena
hidrolisis PGK dalam suasana asam akan terbentuk asam
phenylacetic yang bertindak sebagai inhibitor kompetitif
kuat dari PGA.
disimpulkan bahwa larutan penyangga alkali (pH 7-8)
sangat ideal tidak hanya untuk reaksi hidrolisi PGK
melainkan juga untuk sintesis PGA.

SELECTION OF POSITIVE COSOLVENTS

Pelarut organik dapat meningkatkan kinerja enzim. Etilena


glikol (EG) paling banyak digunakan sebagai cosolvent
dalam sintesis antibiotik -laktam.

dilakukan
percobaan
dengan
membandingkan
penggunaan berbagai pelarut organik dengan % Yield yang
didapatkan dengan reaksi selama 12 jam dengan 20 jam.
bila menggunakan pelarut 20% tidak ada perbedaan
besar dari % Yield amoxicillin yang bereaksi selama 20 jam
(kecuali pelarut tert-pentanol). % Yield dalam campuran
cosolvent ini mirip dengan hasil dari %Yield menggunakan
pelarut air. Namun, heksana memiliki %Yeild yang sedikit
lebih baik saat berekasi selama 12 jam daripada reaksi

Sedangkan pada tert-pentanol %Yield nya paling


rendah daripada pelarut yang lain dalam waktu
beraksi yang sama. Hal tersebut juga terlihat saat
konsentrasi pelarut diganti 50%. (lihat grafik 2a dan
2b)
hal ini dikarenakan adanya kemungkinan efek
unfavorable terhadap keaktifan PGA sintesis
amoxicillin dan hidrolisis PGK.
Sehingga didapatkan kesimpulan dengan memilih
etilen glikol (EG) sebagai pelarut yang digunakan
karena memiliki %Yield yang besar dan cocok untuk
optimasi lebih lanjut.

OPTIMIZATION OF EG CONCENTRATION IN BUFFEREG


COSOLVENT
MIXTURE
%Yield
amoxicillin
meningkat dari 35% (100% buffer) menjadi
56% (60% EG konsentrasi), kemudian %Yieldnya menurun
dengan meningkatnya konsentrasi Etilen Glikol.
Peningkatan %Yield dengan seiring meningkatnya konsentrasi
EG disebabkan oleh penurunan aktivitas air dan penekanan
insidental hidrolisis amoxicillin. Namun saat konsentrasi EG
sebesar 100%, hidrolisis dari PGK tidak bisa dilakukan secara
efisien, dan hasil ini menyebabkan penurunan %Yield
amoxicillin. Aktivitas enzim juga terhambat pada pelarut
organik konsentrasi tinggi.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa EG 60 % dalam campuran
dipilih sebagai konsentrasi optimal cosolvent yang dapat

EFFECT OF IPA CATALYST LOADING ON CASCADE


PROCESS
Loading enzim menunjukkan pengaruh yang signifikan pada
sintesis enzimatik amoxicillin dalam campuran EG/buffer (gambar
4). %Yield Sintesis yang rendah diperoleh ketika loading enzim
kecil. Ini disebabkan oleh kurangnya jumlah katalis, dan efek
penghambatan pelarut organik atau adanya produk samping
asam fenilasetat hasil hidrolisis dari PGK.
Seiring meningkatnya loading enzim berarti makin banyak
enzim yang tersedia untuk sintesis, sehingga %Yield amoxicillin
meningkat. Namun, ketika jumlah PGA mencapai 50 IU/mL,
%Yield reaksi menurun setelah waktu reaksi yang lama. Hal ini
dapat dijelaskan karena hidrolisis amoxicillin dan D-HPGM
menghasilkan kelebihan enzim. Loading PGA 50 IU/mL juga dapat
mempercepat waktu reaksi, sehingga pada saat yang sama

PENGARUH IPA SEBAGAI KATALIS


1. Hasil yield rendah saat ditambahkan enzim dengan jumlah

yang sedikit
2. Hasil yield tinggi saat ditambahkan enzim dengan jumlah yang

banyak
3. Penambahan PGA 50 UI/mL menghasilkan penurunan reaksi

dalam waktu yang lama

PENGARUH IPA SEBAGAI KATALIS


Jika digunakan PGA > 50 UI/mL menghasilkan hasil yang
kurang bagus seperti subtrat terdispersi secara tidak
efisien
Sehingga dalam percobaan ini yang menghasilkan hasil
yang optimum adalah penggunaanPGA 50 UI/mL

PENGARUH SUHU TERHADAP SINTESIS AMOKSISILLIN


1. Suhu 25 C terjadi laju sintesis yang rendah sehingga

membutuhkan waktu yang lama yaitu 10 jam untuk


menghasilkan yield yang maksimum.
2. Diantara ketiga suhu tersebut, hasil yield paling

bagus adalah suhu 25 C. Karena terjadi penurunan


laju dari hasil hidrolisis pada temperatur rendah.
3. Suhu 35 C terjadi reaksi yang lebih cepat. Ini

karena aktivitas PGA yang tinggi yang mendekati


suhu optimal.
4. Suhu ditas atau dibawah 35 C menghasilkan

penurunan laju dan membutuhkan waktu yang lama

PENGARUH SUHU TERHADAP REAKSI ENZIMATIK

Dibandingkan suhu 35C dan 50 C, hasil


yield maksimum teradi pada suhu 25 C,
setelah 10 jam. Oleh karena itu, suhu 25
dianggap sebagai suhu optimum dengan
hasil yield 52,8%

KONDISI OPTIMAL SINTESIS ENZIMATIK DARI AMOXICILIN

Reaksi dilakukan dalam pencampuran 40 %


buffer fosfat pada pH 6 dan 60% EG (v/v)pada
suhu 25 C selama 10 jam, 50 IU/mL IPA-750
ditambahkan dengan konsentrasi awal PGK
dan D-HPGM adalah 150mM dan 450 mM.
Hasil yield yang diperoleh mencapai 55,2 %.

DAUR ULANG IPA

Dilakukan dalam buffer/EG

DAUR ULANG IPA

Pencampuran reaksi dengan katalisis IPA

dilakukan dengan sistem tertutup


IPA dapat digunakan kembali sampai 9 kali
pemakaian

PERBANDINGAN SENYAWA ANTIINFEKSI

Chloroquine

Sulfonamide
(antibiotik untuk
infeksi ginjal)

CONCLUSIONS
Antibiotik adalah obat yang biasa digunakan untuk mengobati berbagai

jenis infeksi bakteri pada tanaman, hewan, dan manusia.

Antibiotik hanya dapat melawan infeksi bakteri, antibiotik tidak bekerja

terhadap infeksi virus seperti flu, masuk angin, sakit tenggorokan, gondok,
bronkitis, dll.

Antibiotik yang diambil untuk mengobati infeksi justru dapat

membahayakan tubuh apabila dosis antibiotik tersebut tidak berpengaruh,


dan meningkatkan kemungkinan bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.

Setiap orang perlu mengikuti petunjuk yang diberikan oleh dokter dengan

hati-hati saat menggunakan antibiotik.

TERIMA
TERIMA
TERIMA
TERIMA
KASIH
KASIH
TERIMA
TERIMA KASIH
TERIMA
KASIHKASIH
TERIMA
TERIMA
KASIH
KASIH
KASIH
TERIMA
TERIMA
KAS
TERIMA
KASIH
KASIH
TERIMA
KASIH
TERIMA
KASIH
TERIMA KASIH TERIMA
KASIH
TERIMA
TERIMA KASIH TERIMA TERIMA
KASIH
TERIMA
TERIMA
KASIH
KASIH
TERIMA
KASIH
TERIMA
TERIMA
TERIMA
KASIH
KASIH
TERIMA
KASIH
KASIH KASIH
KASIH
TERIMA
KASIH
KASIH