MODIFIKASI AIR PERASAN JERUK NIPIS SEBAGAI PENGGANTI KOMPOSISI LARUTAN
TURK UNTUK HITUNG JUMLAH LEUKOSIT
OLEH :
ABU ZAR ASWAD
AK.12.001
AKADEMI ANALIS KESEHATAN
KENDARI
2015
ABSTRAK
Abu Zar Aswad (AK.12.001) "Modifikasi Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus
auratifolia Swingle) Sebagai Pengganti Komposisi Larutan Turk Untuk Hitung
Jenis Leukosit" dibawah bimbingan Sernita,S.Si sebagai pembimbing I dan Ani
Umar,S.ST sebagai pembimbing II.
(x + 40 halaman + 11 gambar + 4 lampiran)
Leukosit adalah bagian dari darah yang berwarna putih dan merupakan unit
mobil dari sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi yang terdiri dari
granulear dan agranular. Dimana granular meliputi : basofil, eosinofil,
neutrofil batang, neutrofil segmen. Sedangkan agranular meliputi : limfosit,
monosit, dan sel plasma.
Untuk mengetahui perbandingan modifikasi air perasan jeruk nipis (Citrus
auratifolia Swingle) dengan larutan turk (kontrol), jenis penelitian ini
menggunakan jenis penelitian eksperimen, dan menggunakan desain
penelitian Cross sectional.
Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan signifikan jumlah leukosit
manual menggunakan larutan Turk dan Modifikasi dengan uji T diperoleh nilai
signifikansi 0,000 (p,<0,05).
Daftar pustaka : 10 (2000-2008)
Kata kunci : Leukosit, Turk, dan Modifikasi.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Darah adalah cairan jaringan tubuh. Fungsi utamanya adalah
mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah
juga menyuplai tubuh dengan nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme,
dan mengandung berbagai macam penyusun sistem imun yang bertujuan
mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit.
Leukosit adalah bagian dari darah yang berwarna putih dan merupakan
unit mobil dari sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi yang terdiri dari
granuler dan agranuler. Dimana granular meliputi : basofil, eusinofil,
neutrofil batang, neutrofil segmen. Sedangkan agranular meliputi : limfosit,
monosit, dan sel plasma.
Asam sitrat pada jeruk nipis mempunyai sifat yang mirip dengan asam
asetat yaitu sifat keasaman sebagai asam lemah dan pH serta mampu
melisiskan eritrosit,
Lanjutan
B. Rumusan Masalah
Apakah modifikasi air perasan jeruk nipis dapat digunakan sebagai pengganti komposisi larutan
turk untuk hitung jumlah leukosit ?
C. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum
Untuk mengetahui modifikasi air perasan jeruk nipis dapat digunakan sebagai pengganti
komposisi larutan turk untuk hitung jumlah leukosit.
2. Tujuan khusus
Untuk mengetahui modifikasi air perasan jeruk nipis sebagai pengganti komposisi larutan
turk.
Untuk mengetahui jumlah leukosit dengan menggunakan modifikasi air perasan jeruk
nipis sebagai pengganti komposisi larutan turk.
Lanjutan...
D. Manfaat Penelitian
1. Manfaat bagi masyarakat
Sebagai bahan bacaan atau informasi mengenai modifikasi air
perasan jeruk nipis sebagai pengganti komposisi larutan turk untuk hitung
jumlah leukosit secara umum.
2. Manfaat bagi akademik
Sebagai bahan tambahan referensi bagi akademik dan sebagai
bahan acuan untuk penelitian selanjutnya.
3. Manfaat bagi peneliti
Menambah pengetahuan dan wawasan mengenai modifikasi air
perasan jeruk nipis sebagai pengganti komposisis larutan turk untuk hitung
jumlah leukosit.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. BAB II TINJAUAN PUSTAKA : Terlampir
B. Kerangka Konsepsional
Larutan Turk
Jumlah Leukosit
Larutan Modifikasi
Keterangan :
: Variabel bebas
: Variabel terikat
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini bersifat eksperimen
B. Desain Penelitian
Desain penelitian yang digunakan yaitu perbandingan statistik dengan menggunakan
dua kelompok subjek yaitu kelompok modifikasi dan kelompok turk.
3. Populasi dan Sampel
1. Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah 40 orang mahasiswa Analis A angakatan
2012 Akademi Analis Kesehatan Kendari.
2. Sampel
Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 21 sampel darah
mahasiswa Analis A angkatan 2012 Akademi Analis Kesehatan Kendari.
Lanjutan
D. Lokasi dan waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Akademi
Analis Kesehatan Kendari pada Bulan Mei 2015.
E. Variabel Penelitian
1. Variabel bebas ( Variabel Independent )
Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modifikasi air perasan
jeruk nipis
2. Variabel Terikat ( Variabel Dependent )
Variabel terikat dalam penelitian ini adalah jumlah leukosit.
Lanjutan
F. Defenisi Oprasianal
1. Modifikasi larutan turk adalah merubah sebagian atau
keseluruhan komponen larutan yang digunakan untuk hitung
jumlah leukosit manual.
2. Larutan turk adalah larutan yang tersusun atas Kristal gentian
violet, asam asetat glasial, dan aquadest yang digunakan
untuk pemeriksaan hitung jumlah leukosit.
3. Leukosit adalah sel darah putih yang berfungsi sebagai sistem
pertahanan tubuh terhadap infeksi mikroorganisme.
4. Hitung jumlah leukosit adalah metode pemeriksaan jumlah
leukosit dengan menggunakan kamar hitung improved
neubauer.
Lanjutan.
G. Alat dan Bahan
H. Prosedur Kerja (Terlampir)
Lanjutan..
Kerangak Opersional pasien
Punksi fena
Sampel dara EDTA
Larutan turk Larutan Modifikasi
Kamar hitung
Hitung Jumlah
Hasil
leukosit
Lanjutan .
J. Analisis Data
1. Jenis data
Data primer: data yang diperoleh melalui pemeriksaan secara
langsung terhadap penentuan jumlah leukosit.
2. Pengumpulan data
Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan hitung
jumlah leukosit secara manual.
3. Pengolahan data
Untuk membuktikan apakah modifikasi air perasan jeruk nipis
sebagai pengganti komposisi larutan turk untuk hitung jumalah leukosit
maka nalisis kuantitayif data primer yang digunakan dalam penelitian ini
adalah uji T sampel berpasangan (paired sample t test) dengan
menggunakan Output SPSS 16. Pengujian pada = 0,5%
4. Penyajian data
Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel kemudian dinarasikan.
BAB IV
A. HASIL PENELITIAN
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di
Laboratorium Mikrobiologi Akademi Analis Kesehatan
Kendari tentang modifikasi air perasan jeruk nipis (Citrus
aurantifolia Swingle) sebagai pengganti komposisi larutan
turk untuk hitung jumlah leukosit, diperoleh hasil sebagai
berikut :
BAB V
A. Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah
sebagai berikut:
1. Rata-rata jumlah eritrosit dengan menggunakan
larutan turk (kontrol) sebesar 6.302/mm3.
2. Rata-rata jumlah eritrosit dengan menggunakan
larutan modifikasi air perasan jeruk nipis sebesar
5.748/mm3.
3. Terdapat perbedaan antara modifikasi air perasan
jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) dengan
larutan turk (kontrol) dengan nilai sig. 0,000 <
0,05
LANJUTAN
A. SARAN
Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk
melanjutkan penelitian ini dengan menitik beratkan
pada konsentrasi dan stabilitas air perasan jeruk
nipis(Citrus aurantifolia Swingle) sebagai pengganti
komposisi larutan turk untuk hitung jumlah leukosit
SEKIAN
&
TERIMA KASIH
MOHON Kritik dan sarannya............