0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
256 tayangan16 halaman

Karsinoma Anorektal: Epidemiologi dan Tatalaksana

Referat ini membahas tentang karsinoma anorektal yang meliputi definisi, anatomi, epidemiologi, faktor risiko, patologi, manifestasi klinis, diagnosis, staging, dan penatalaksanaan karsinoma anorektal dan anal.

Diunggah oleh

Daning Yuniartika
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
256 tayangan16 halaman

Karsinoma Anorektal: Epidemiologi dan Tatalaksana

Referat ini membahas tentang karsinoma anorektal yang meliputi definisi, anatomi, epidemiologi, faktor risiko, patologi, manifestasi klinis, diagnosis, staging, dan penatalaksanaan karsinoma anorektal dan anal.

Diunggah oleh

Daning Yuniartika
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REFERAT

CA ANOREKTAL O LE H :
D A N IN G YU N I A RT I KA
13 201 110 101 0
 
P E MBI MB IN G :
D R . D U R I YA N T O OE SM A N , SP. B

SM F I LMU B E D A H R S D D R .SO E BA ND I JE MB E R
FAKU LTA S KE D OKT E R A N
U N I V E R SITAS J E MB ER
2 017
DEFINISI
Karsinoma pada bagian anorektal menurut anatominya terbagi menjadi tiga kelompok yaitu:
A. Karsinoma pada margin anal
B. Karsinoma pada kanalis analis
C. Karsinoma pada rektum bagian bawah

Jean-Jacques Mazeron, Erik Van Limbergen. 2002. Anorectal Cancer. Handbook of Brachyteraphy.
ANATOMI ANOREKTAL

Netter. 2012. Interactive Atlas of Human Anatomy. Edisi 3.0. Elsevier.


EPIDEMIOLOGI
• Kanker pada bagian anal margin dan anal kanal lebih jarang terjadi dibandingkan bagian rektum
• Kanker anal canal lebih banyak terjadi pada wanita
• kanker anal margin lebih banyak terjadi pada pria

Jean-Jacques Mazeron, Erik Van Limbergen. 2002. Anorectal Cancer. Handbook of Brachyteraphy
FAKTOR RESIKO
Kanker Rektum Kanker Anal Margin dan Anal Canal
• Faktor genetik (familial adenomatous • HPV Infection
polyposis (FAP), hereditary • Homosexual
nonpolyposis colorectal cancer • Riwayat merokok
(HNPCC) ) • Infeksi HIV
• Riwayat polip rektum
• Umur di atas 40 tahun
• Inflamatory bowel disease seperti
penyakit crohn, kolitis ulseratifa
• Diet tinggi lemak rendah serat

Kurniawan, Lilik. 2009. Karsinoma Rektum. Fakultas Kedokteran: Universitas Riau


Knox, Jennifer dan McNamara, Mairead. 2015. Anal Cancer. Princess Margaret Cancer Centre Clinical Practice Guidlines: UHN.
PATOFISIOLOGI
PATOLOGI
Kanker Rektum Kanker Anal Margin dan Anal Canal
• Adenocarcinoma (85-90%) • Squamous cell carcinoma (80-90%)
• Mucinous adenocarcinoma • Adenocarcinoma (10-15%)
• Signet ring cell carcinoma • Undifferentiated carcinoma (2-3%)
• Squamous & adenosquamous
carcinoma
• Small cell carcinoma
• Medullary carcinoma
• Undifferentiated carcinoma

Manuaba. 2010. Panduan Penatalaksanaan Kanker Solid. Peraboi: Sagung Seto


Knox, Jennifer dan McNamara, Mairead. 2015. Anal Cancer. Princess Margaret Cancer Centre Clinical Practice Guidlines: UHN.
MANIFESTASI KLINIS
Kanker Rektum Kanker Anal Margin dan Anal Canal
• Nyeri saat defekasi • Perdarahan rektum
• Defekasi berulang • Nyeri atau sensasi massa pada rektum
• Tenesmus • Rasa gatal pada anus
• Defekasi darah lendir • Benjolan pada paha apabila kanker
• Diarhea-konstipasi berulang telah menyebar

Manuaba. 2010. Panduan Penatalaksanaan Kanker Solid. Peraboi: Sagung Seto


DIAGNOSIS CA REKTUM
• Adanya faktor risiko
Anamnesis • Adanya perubahan pola defekasi
• Adanya penurunan berat badan
secara bermakna
• Anoreksia, muntah

• Nyeri saat defekasi


• Defekasi berulang
• Tenesmus
Pemeriksaan Klinis • Defekasi darah lendir
• RT  teraba tumor yang letaknya
8-9cm dari anus
• Barium Enema
• CT Scan
Pemeriksaan • Colonoscopy
• Foto Thorax
Penunjang • USG
• Biopsi

Manuaba. 2010. Panduan Penatalaksanaan Kanker Solid. Peraboi: Sagung Seto


DIAGNOSIS CA ANUS
• Infeksi HPV
• Pasca transplantasi organ
Anamnesis  immunocompromised
• Homoseksual

• Perdarahan anus

Pemeriksaan • Nyeri, tenesmus pada anus


• Pembesaran KGB inguinal

Klinis
• CT Scan
Pemeriksaan •

Foto Thorax
USG
Penunjang • Biopsi

Manuaba. 2010. Panduan Penatalaksanaan Kanker Solid. Peraboi: Sagung Seto


Manuaba. 2010. Panduan Penatalaksanaan Kanker Solid. Peraboi: Sagung Seto
STAGING CA ANAL
Tumor Primer (T)
Tx = Tumor primer tidak dapat dinilai
T0 = Tidak ada bukti tumor primer
Tis = Karsinoma in situ
T1 = Tumor <2cm
T2 = Tumor >2cm tetapi <5cm
T3 = Tumor >5cm
T4 = Tumor berapapun ukurannya yang menyerang organ yang berdekatan, contohnya vagina, uretra, buli buli
Kelenjar Limfe Regional (N)
Nx = Kelenjar limfe regional tidak dapat dikenali
N0 = Tidak ada metastasis kelenjar limfe regional
N1 = Metastasis di kelenjar limfe perirektal
N2 = Metastasis di kelenjar limfe iliaka internal unilateral dan atau di inguinal unilateral
N3 = Metastasis di kelenjar limfe perirektal dan inguinal dan atau iliaka internal bilateral dan atau kelenjar limfe inguinal bilateral
Metastasis Jauh (M) Stage 0 Tis N0 M0
M0 = Tidak terdapat metastasis jauh
M1 = Terdapat metastasis jauh Stage I T1 N0 M0

Stage II T2, T3 N0 M0

Stage III A T1, T2, T3 N1 M0

T4 N0 M0

Stage IIIB T4 N1 M0

Any T N2, N3 M0

Stage IV Any T Any N M1


TATALAKSANA
CA REKTUM

a. Pembedahan
-Trans-anal resection
-Low Anterior Resection (LAR)
-Abdominoperineal Resection (APR)
b. Radioterapi
c. Kemoterapi

Manuaba. 2010. Panduan Penatalaksanaan Kanker Solid. Peraboi: Sagung Seto


TATALAKSANA
CA ANAL
a. Pembedahan
b. Radioterapi
c. Kemoterapi

Manuaba. 2010. Panduan Penatalaksanaan Kanker Solid. Peraboi: Sagung Seto


PROGNOSIS
• Stadium I - 72%
• Stadium II - 54%
• Stadium III - 39%
• Stadium IV - 7%

Anda mungkin juga menyukai