Anda di halaman 1dari 9

MASQUELET

TEHNIQUE
DEFENISI
Teknik yang digunakan untuk pengobatan pada
defect tulang yang cukup besar.

Penyebab defect bisa karena trauma, infeksi,


kongenital, atau neoplasma.
2 Tahap
* Menutup defect tulang dengan Bone cement
* Melakukan Teknik Bone Graft

Teknik Pengerjaan
Tahap 1
• Melakukan debridement dan irigasi
terlebih dahulu pada bagian yang
akan dilakukan teknik masquele
• Bersihkan jaringan yang kotor
Tahap 1

• Selanjutnya defect tulang yang luas dan telah


dilakukan deberidement, bagian tulang diisi
dengan bone cement menggunakan
Polymethylmetharylate (PMMA). Lalu
dilakukan teknik flap dan skin graft
bersamaan setelah bagian tuluang disi bone
cement.
• Dipertahankan selama 7-8 minggu kemudian
untuk dilakukan evaluasi kembali
• Jika hasil bagus maka akan masuk ke tahap ke
2
Tahap 2

• Jika hasil evaluasi bagus maka akan memasuki tahap


ke 2
• Pada tahap 2 lakukan insisi kembali pada flap dan
skin graft.
• Jika berhasil maka akan tampak membran yang
menyelubungi bone cement
• Membran tersebut dibuka seminimal mungkin untuk
diisi dengan bone graft
Jenis Bone Graft
• Auto Graft Bagian cangkok tulang yang
diambil dari bagian tubuh pasien sendiri
• Allograft Biasanya diambil dari pendonor
tulang yang masih satu spesies dengan yang
didonorkan, atau bisa diambil dari bank tulang
• Cenograft Diambil dari spesies lain,
contohnya binatang
• Syntetic Bahan sintetik contohnya:
Hydroxyapatite dan Bioompatible Substances
Mekanisme Bone
Graft
• Osteokonduktif
• Osteoinduksi
• Osteogenik
Tahap 2

• Setelah dilakukan bone graft diharapkan


tulang akan kembali terbentuk untuk
menghilangkan defect tulang yang telah
terjadi

• Pada sebagian kasus dilakukan internal fiksasi pada


tulang yang telah patah